KABAR PESISIR NEWS.ID
KEPULAUAN MERANTI RIAU, -
Jembatan Penghubung antata dua Desa yaitu Desa Kuala Merbau dengan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti , memang sudan sangat mengkuatirkan, jembatan yang diperkirakan sepanjang 150 samapi 200 meter itu kini kondisinya sudah sangat memprihatin kan , hal ini memang perlu perhatian kusus dari Pemerin tah daerah Meranti .
Selain dari rusak parah bahwa jembatan itu satu-satunya merupakan aset di kedua Desa tetsebut ,miskipun sedang rusak parah namun terpaksa harus dilewati oleh para warga sehari-harinya, karena jembatan itu sebagai sarana lalulintas masyarakat yang lalu lanlang dari kedua Desa itu.
Kini jembatan itu sudah sangat memprihatinkan hal ini perlu ditangani dengan serius oleh Pemerintah daerah .
Menurut impormasi yang dihimpun oleh wartawan dari masyarakat di sekitar jembatan itu mengatakan, sebenarnya jembatan itu sudah tidak layak lagi untuk dipergunakan sebab sudah sangat parah rusaknya maklum ianya terbuat dari kayu, akan tetapi mau tak mau masyarakat terpaksa menggunakan nya karena tak ada jalan lain yang dapat di lalui lagi miski terkadang harus menemui resiko yang besar, kata salah satu warga kepada Wartawan, Papar salah seorang warga
Bahkan dari Informasi Yang Beredar bahwa di jembatan itu sudah banyak memakan korban kecelakaan kusus honda yang terjatuh ke dalam sungai atau kebawah Jembatan tersebut
Sementara yang mengunakan Jembatan itu tidak sedikit pula dari anak-anak Siswa SMP, dan SMA serta anak SD yang dari Desa Tanjung Bunga untuk melanjut kan pendidikan di Desa seberang.
Warga sanagat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Meranti , untuk memprioritaskan pemba ngunan nya pada anggaran Tahun 2022 ini , sebutnya lagi.
Camat Pulau Merbau Atan Ibrahim,S.Pd,M.Pd ketika di konfirmasi terkait jembatan itu pada saat berada di Selatpanjang , ia mengatakan " memang jembatan itu merupakan sarana penting di kedua Desa itu ,kini jembatan itu memang sudah tua dan rusak parah namun kita sudah mengusulkan untuk memperbaikinya , mungkin pada awal tahun depan baru bisa kita laksanakan, karen mengingatkan APBD kita saat ini masih menyelesaikan program yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah, terang Atan Ibrahim,S.Pd,M.Pd."****
LAPORAN : ZAINI M
EDITOR : R.ARIFIN