Jumat, 09 Januari 2026

GMNI Aceh Tengah Soroti Minimnya Empati PLN PLTA Peusangan Pasca Bencana Hidrometeorologi

GMNI Aceh Tengah Soroti Minimnya Empati PLN PLTA Peusangan Pasca Bencana Hidrometeorologi






KabarPesisirNews.Com
TAKENGON BANDA ACEH,    -
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah menyoroti sikap PT PLN (Persero) melalui pengelolaan PLTA Peusangan I dan II yang dinilai belum menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tengah.


Sekretaris GMNI Aceh Tengah, Hamzah, menyampaikan kekecewaannya karena hingga 38 hari pascabencana, pihak PLN PLTA Peusangan dinilai belum terlihat memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak. 


Padahal, menurutnya, sejumlah perusahaan lain di wilayah Aceh Tengah telah menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan sosial.


“Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tengah menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Namun sampai hari ini, kami belum melihat langkah nyata dari pihak PLN PLTA Peusangan dalam membantu korban bencana,” ujar Hamzah dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026). 


Hamzah menilai, sebagai perusahaan berskala besar dan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), PLN seharusnya memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap daerah tempat perusahaan tersebut beroperasi.


Ia menegaskan, kehadiran perusahaan tidak hanya untuk mengambil keuntungan ekonomi, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama saat terjadi bencana.


“Kami berharap pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah. Jangan sampai hanya mengambil keuntungan dari wilayah ini, namun abai ketika masyarakat sedang membutuhkan bantuan,” katanya.


GMNI Aceh Tengah berharap PLN PLTA Peusangan dapat segera menunjukkan empati dan tanggung jawab sosialnya dengan mengambil peran aktif dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun program sosial lainnya."****





EDITOR           :      REDAKSI 



Kamis, 08 Januari 2026

Polres  Meranti Panen Raya Jagung Serentak di Bagan Melibur, Perkuat Swasembada Pangan Nasional 2026

Polres Meranti Panen Raya Jagung Serentak di Bagan Melibur, Perkuat Swasembada Pangan Nasional 2026






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti menunjukkan komitmen konkret dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I, Kamis (8/1/2026).


Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat tani dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Polres Kepulauan Meranti, Deputi Area Manager PT. ITA Hadi Purnawan, Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Danramil 06 Merbau Kapten Arh Rikman Sinaga, Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., Sekretaris Desa Bagan Melibur Soni Afrizal, S.Pd., M.M., Kelompok Tani Jaya Desa Bagan Melibur, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Merbau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan dari Deputi Area Manager PT. ITA, serta sambutan Kapolres Kepulauan Meranti. Acara kemudian dilanjutkan dengan panen jagung secara simbolis, sesi foto bersama, dan partisipasi dalam Zoom Panen Raya Jagung Serentak Nasional Tahun 2026 yang digelar secara terpusat.


Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk ketahanan dan swasembada pangan.


“Panen raya jagung ini merupakan bentuk dukungan nyata Polres Kepulauan Meranti terhadap program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026, sekaligus wujud kolaborasi Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah,” tegas Kapolres.


Ia berharap, kegiatan ini mampu memperkuat stabilitas pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ke depan, Polres Kepulauan Meranti akan terus melakukan koordinasi dengan Bulog terkait penyerapan hasil panen, sekaligus mendorong keberlanjutan program pertanian berbasis kemitraan antara aparat, pemerintah, dunia usaha, dan kelompok tani.


Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Kepulauan Meranti optimistis kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan berkelanjutan."****




SUMBER         :
Humas Polres Kep.Meranti
EDITOR           :    Redaksi 
Mafirion: Presidensi Dewan HAM PBB Perkuat Posisi Indonesia sebagai Jembatan Global

Mafirion: Presidensi Dewan HAM PBB Perkuat Posisi Indonesia sebagai Jembatan Global





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Indonesia akan resmi ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) di Jenewa, Swiss, pada Kamis (8/1/2025).


Rencana penetapan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto, pada Senin (5/1/2025).


Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion, menilai penunjukan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB merupakan capaian diplomasi yang sangat strategis sekaligus amanah besar di tingkat global.


“Menjadi Presiden Dewan HAM PBB bukan sekadar prestise internasional, melainkan tanggung jawab besar untuk memimpin dengan keteladanan, dialog, dan prinsip keadilan global,” ujar Mafirion di Jakarta, Rabu (7/1/2025).


Menurut Mafirion, posisi tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu aktor kunci dalam kepemimpinan global di bidang hak asasi manusia.


Kepercayaan internasional ini akan memperkuat posisi tawar diplomatik Indonesia di berbagai forum internasional, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai negara demokrasi besar yang mampu menjadi penyeimbang dan jembatan dialog di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.


Ia menjelaskan, terdapat sejumlah keuntungan strategis yang dapat diperoleh Indonesia dari jabatan tersebut, antara lain penguatan posisi diplomatik global. Dengan menjabat Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia memiliki peran langsung dalam penentuan agenda serta proses pengambilan keputusan.


“Selain itu, sebagai representasi Global South, Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk mengangkat isu-isu HAM dari perspektif negara berkembang, seperti hak atas pembangunan, keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, hingga dampak perubahan iklim terhadap kelompok rentan,” ungkapnya.


Mafirion juga menilai penunjukan ini akan meningkatkan citra dan kredibilitas internasional Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, perdamaian, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.


Indonesia pun dinilai dapat memberikan pengaruh lebih besar terhadap arah kebijakan HAM global melalui pendekatan dialog, kerja sama, serta upaya mencegah politisasi isu HAM yang kerap terjadi di forum internasional.


“Lebih dari itu, kepemimpinan di Dewan HAM PBB berpotensi menjadi dorongan kuat bagi percepatan reformasi HAM di dalam negeri. Standar dan perhatian internasional yang meningkat harus dijadikan pemicu untuk memperbaiki sistem perlindungan HAM nasional secara nyata,” tegasnya.


Ia menambahkan, peran Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB juga akan memperkuat kepemimpinan Indonesia di kawasan ASEAN, khususnya dalam isu-isu HAM regional dan kemanusiaan. Dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya kepercayaan global terhadap stabilitas hukum dan politik Indonesia, yang pada akhirnya dapat menciptakan iklim investasi dan ekonomi yang lebih kondusif.


Meski demikian, Mafirion mengingatkan bahwa kepemimpinan di Dewan HAM PBB harus diiringi dengan konsistensi penerapan prinsip-prinsip HAM di dalam negeri.


“Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia harus memberi contoh. Penerapan prinsip HAM di dalam negeri menjadi kunci agar kepemimpinan Indonesia dihormati dan memiliki legitimasi moral,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pemajuan HAM harus berjalan seiring dengan upaya menjaga perdamaian, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta menghormati keberagaman budaya tanpa mengurangi substansi dan prinsip universal hak asasi manusia.


“Kepemimpinan ini harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memajukan pendekatan HAM yang inklusif, berimbang, dan berorientasi pada solusi, sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,” pungkas Mafirion."****




EDITOR         :      REDAKSI 
Bupati Asmar Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tegaskan Kerukunan sebagai Energi Pembangunan

Bupati Asmar Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tegaskan Kerukunan sebagai Energi Pembangunan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama. 


Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/1/2026).


Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi sebagai energi kebangsaan yang produktif untuk mendorong kemajuan bangsa.


“Kerukunan adalah sinergi yang mampu merajut perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif bagi pembangunan nasional,” ujar Asmar.


Ia menyampaikan bahwa kehadiran Kementerian Agama sejak awal berdirinya Republik Indonesia merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Menurutnya, Republik Indonesia dibangun atas sinergi seluruh elemen bangsa, bukan oleh satu golongan tertentu.


Bupati Asmar menilai para pendiri Kementerian Agama telah meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berperan aktif dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, adil, rukun, dan sejahtera. 


Delapan dekade perjalanan Kementerian Agama menjadi bukti perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.


“Peran Kementerian Agama saat ini semakin luas dan krusial, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, perawatan kerukunan umat, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan bangsa,” jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar juga mengapresiasi berbagai capaian Kementerian Agama sepanjang tahun 2025 melalui program Kemenag Berdampak. 


Transformasi digital yang dilakukan dinilai berhasil menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat kepada masyarakat.


Selain itu, penguatan ekonomi umat melalui pesantren serta optimalisasi dana sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, kolekte, dana punia, dana paramita, dan dana kebajikan dinilai turut mendorong kemandirian lembaga keagamaan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.


Di bidang pendidikan, Asmar menilai kualitas madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan terus mengalami peningkatan signifikan dan mampu bersaing dengan institusi pendidikan lainnya.


Ia juga menyoroti keberhasilan program Desa Sadar Kerukunan yang dinilai mampu memindahkan wacana kerukunan dari ruang diskusi ke praktik nyata di tengah masyarakat.


Menghadapi tantangan global, termasuk era VUCA dan perkembangan Artificial Intelligence (AI), Bupati Asmar menekankan pentingnya peran Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan mencerahkan.


“Algoritma masa depan tidak boleh hampa dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. AI harus menjadi alat pemersatu, bukan pemicu perpecahan,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, dan responsif dalam melayani umat dengan empati serta integritas.


Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di Kepulauan Meranti ditutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan dan harapan agar Kementerian Agama ke depan semakin baik dalam menjalankan pengabdian bagi umat, bangsa, dan negara.


“Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Teruslah menjadi cahaya pencerah bagi Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat,” pungkas Bupati Asmar."****




LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :    REDAKSI 

Rabu, 07 Januari 2026

HUTAMA KARYA EVALUASI TRAFIK SELAMA NATARU 2025/2026, LEBIH DARI 2,4 JUTA KENDARAAN MELINTAS DI TOL TRANS SUMATERA YANG DIKELOLA

HUTAMA KARYA EVALUASI TRAFIK SELAMA NATARU 2025/2026, LEBIH DARI 2,4 JUTA KENDARAAN MELINTAS DI TOL TRANS SUMATERA YANG DIKELOLA





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     -
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melakukan evaluasi layanan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan pencatatan volume lalu lintas selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. 


Selama periode tersebut, total kendaraan yang melintas di ruas tol operasi tercatat 2.491.021 kendaraan atau lebih tinggi 43,32% dibandingkan trafik normal dan meningkat 7,63% dibandingkatrafik Nataru 2024/2025. 


Puncak arus mudik terjadi pada 21 Desember 2025 dengan total 140.419 kendaraan (naik 38% dari kondisi normal), sementara puncak arus balik tercatat pada 4 Januari 2026 dengan 154.420 kendaraan (naik 78,33% dari kondisi normal). 


_Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan  pengoperasian selama Nataru berbasis data dan berorientasi pada kenyamanan pengguna. 


“Kami memantau pergerakan kendaraan setiap hari dan menyiapkan langkah antisipasi di lapangan agar arus tetap terkendali, terutama saat puncak mudik dan balik,” ujarnya. 


Memahami Pola Arus, Menjaga Perjalanan Tetap Terkendali


Berdasarkan evaluasi, Tol Kuala Tanjung – Sinaksak yang dikelola anak usaha Hutama Karya, Hutama Marga Waskita, menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 599.514 kendaraan. Tingginya volume kendaraan pada ruas ini dipengaruhi posisinya sebagai koridor vital yang menghubungkan pergerakan masyarakat dan aktivitas wisata dari kawasan Kuala Tanjung menuju Sinaksak maupun sebaliknya, terutama saat periode libur Nataru. 


Sementara itu, peningkatan persentase tertinggi dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh yang mencapai 87,50%, didorong oleh penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum yang memperkuat alternatif jalur di wilayah Aceh dan meningkatkan konektivitas perjalanan selama Nataru. 


“Dari data tersebut, kami tidak hanya melihat besaran trafik, tetapi juga memetakan titik dan waktu yang paling membutuhkan penguatan layanan. 


Dengan begitu, respons di lapangan bisa lebih cepat, terarah, dan dampaknya langsung terasa bagi pengguna,” tambah Mardiansyah. 


Dukungan Perjalanan dari Hulu ke Hilir: Potongan Tarif, Akses Fungsional Tambahan, dan Fasilitas di Rest Area*


Untuk membantu perjalanan masyarakat terasa lebih ringan selama Nataru, Hutama Karya memberlakukan potongan tarif pada arus Natal 22–24 Desember 2025 serta arus Tahun Baru 31 Desember 2025–1 Januari 2026 di ruas Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Indralaya–Prabumulih, Tol Pekanbaru–Dumai, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Tol Indrapura–Kisaran, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, serta Tol Sigli–Banda Aceh. 


Pada periode yang sama, Hutama Karya juga mengoperasikan ruas tol fungsional untuk memperkuat akses selama Nataru, yaitu Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 yang dibuka secara fungsional pada 7 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026 dengan total trafik hingga saat ini (04/01/2026) sebanyak 37.138 kendaraan, serta Tol Palembang – Betung Seksi 2 yang dibuka pada 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan total trafik 45.358 kendaraan. Pengoperasian Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 turut mendukung akses bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur. 


Sebagai pelengkap layanan, Hutama Karya menyediakan layanan _Work From Anywhere_ (WFA) pada 29–31 Desember 2025 di rest area Tol Pekanbaru–Dumai, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, dan Tol Indralaya–Prabumulih dengan menghadirkan_ co-working space_ yang nyaman, dilengkapi free Wi-Fi dan fasilitas pendukung agar pengguna tetap produktif saat beristirahat. 


Selain itu, pos pelayanan dengan fasilitas tambahan seperti kursi pijat, area istirahat, kopi gratis, _charging station_, free Wi-Fi, dan fasilitas pendukung lainnya juga dihadirkan pada rest area dengan trafik tinggi, antara lain Rest Area Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung KM 215 Jalur B dan KM 234 Jalur A, serta Rest Area Tol Pekanbaru–Dumai KM 45 dan KM 65. 


“Kami menyiapkan dukungan layanan yang menyeluruh, mulai dari potongan tarif, penguatan akses lewat ruas fungsional, sampai fasilitas istirahat yang lebih nyaman termasuk _co-working space_ bagi pengguna jalan yang menerapkan WFA dan juga agar pengguna bisa menjaga stamina dan tetap fokus selama perjalanan,” kata EVP Sekretaris Perusahaan Huama Karya, Mardiansyah. 


Tolusa Ramadhona, pengguna jalan asal Palembang yang melintas di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung pada periode potongan tarif, menyampaikan bahwa program ini terasa langsung manfaatnya bagi perjalanan keluarga. “Dengan potongan tarif, biaya perjalanan jadi lebih ringan. Jadi masih ada sisa untuk kebutuhan lain selama liburan,” ujarnya. 


Menutup Nataru, Menatap Layanan yang Lebih Baik


Hutama Karya menilai layanan Nataru 2025/2026 di JTTS dapat berjalan dengan baik berkat kesiapan operasional, sinergi lintas pemangku kepentingan, serta dukungan fasilitas layanan pengguna jalan di titik-titik strategis. 


Sejumlah strategi layanan yang diterapkan selama periode Nataru, mulai dari optimalisasi manajemen trafik di titik rawan kepadatan, penguatan informasi layanan dan komunikasi publik secara terintegrasi, hingga peningkatan kesiapsiagaan layanan rest area dan fasilitas pengguna, berhasil dilaksanakan dan menjadi bekal penting untuk perbaikan berkelanjutan. Seluruh catatan evaluasi Nataru ini akan menjadi dasar penyempurnaan layanan serta rujukan utama dalam menyiapkan pelayanan Mudik Lebaran 2026 mendatang, agar pengendalian arus kendaraan semakin presisi, fasilitas semakin siap, dan informasi semakin mudah dipahami pengguna. 


Sejalan dengan komitmen penguatan konektivitas di Sumatra, sepanjang tahun 2025 Hutama Karya juga telah mengoperasikan 3 (tiga) seksi baru dan 1 (satu) junction, yakni Tol Binjai–Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan, Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin, Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) Seksi Tempino–Ness, serta  _Junction_ Palembang.  


“Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan layanan kami ke depan, termasuk sebagai bahan penyusunan langkah operasional untuk pelayanan Mudik Lebaran 2026. Kami ingin pengguna jalan merasakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terbantu setiap kali melintas di JTTS,” tutup EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah."****





LIPUTAN        :     RD
EDITOR          :     REDAKSI 
MoU Pemkab Kepulauan Meranti–PA Selatpanjang, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Pasca Perceraian

MoU Pemkab Kepulauan Meranti–PA Selatpanjang, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Pasca Perceraian





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Pengadilan Agama Selatpanjang menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak pasca perceraian, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Penandatanganan MoU tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Paselpa Award 2025 dan launching Aplikasi Pengadilan Agama Selatpanjang Mobile (Paselmob), Selasa (6/1/2026), di Aula Utama Pengadilan Agama Selatpanjang.


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Pengadilan Agama Selatpanjang. 


Menurutnya, MoU ini menjadi langkah strategis dalam memastikan hak-hak perempuan dan anak tetap terlindungi secara hukum.


“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan aspek hukum, sosial, dan keadilan. Kehadiran Pengadilan Agama Selatpanjang sebagai mitra strategis sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang sadar hukum,” ujar Asmar.


Bupati Asmar berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan semata, namun ditindaklanjuti melalui langkah konkret, program yang terukur, serta koordinasi berkelanjutan antar perangkat daerah terkait agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.


Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Selatpanjang, Ahmad Satiri menjelaskan bahwa tujuan utama MoU ini adalah mewujudkan perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak pasca perceraian, termasuk memastikan pemenuhan hak-hak mereka secara adil dan berkelanjutan.


“MoU ini juga bertujuan meningkatkan koordinasi dan kejelasan peran antar lembaga, serta membangun sistem rujukan dan layanan yang responsif dan berkeadilan,” jelasnya.


Ahmad Satiri menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan harus berdampak nyata bagi masyarakat, serta membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam pelaksanaannya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD terkait, serta undangan lainnya."****





LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI 

Jembatan Overpass STA 203+279 Lingkar Pekanbaru Akan Dibangun, Jalan Ruas Sp Palas – Bts Kota Pekanbaru KM 17+500 Akan Diterapkan Pengalihan Jalur

Jembatan Overpass STA 203+279 Lingkar Pekanbaru Akan Dibangun, Jalan Ruas Sp Palas – Bts Kota Pekanbaru KM 17+500 Akan Diterapkan Pengalihan Jalur





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Sehubungan dengan kelanjutan pekerjaan Jembatan Overpass STA 203+279 pada Proyek Tol Lingkar Pekanbaru yang menghubungkan daerah Pekanbaru menuju Minas, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) akan melakukan pengaturan lalu lintas berupa pengalihan jalur sementara (detour) pada Jalan Ruas Sp Palas – Bts Kota Pekanbaru KM 17+500. 


Pengalihan dilakukan dalam dua tahap, yakni uji coba pengalihan pada 6–7 Januari 2026, kemudian pengalihan jalur dari jalan eksisting ke detour mulai 8 Januari hingga 18 September 2026. 


_Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas ini merupakan langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung serta mendukung kelancaran pelaksanaan konstruksi di lapangan. 


“Agar lalu lintas tetap aman dan terkendali selama proses pekerjaan berlangsung, kami berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Riau Kementerian Perhubungan, Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polres Kampar, Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perhubungan Provinsi Riau,” ujar Mardiansyah. 


Lebih lanjut, jalur detour yang digunakan berada di sisi jalan eksisting dan akan dilengkapi rambu-rambu, marka, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya. 


Hutama Karya juga menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial dan melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi untuk memastikan informasi pengalihan jalur tersampaikan kepada masyarakat. 


“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Kami mengimbau pengguna jalan agar mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar,” tambah Mardiansyah. 


Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang ±30,5 km merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) pada koridor ruas Pekanbaru–Rengat, yang akan terhubung langsung dengan Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Tol Pekanbaru–Dumai. Ruas ini berperan penting dalam mengurai kemacetan di wilayah perkotaan Pekanbaru sekaligus memperlancar arus logistik menuju kawasan industri di Provinsi Riau. Setelah beroperasi penuh, Tol Lingkar Pekanbaru diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari kawasan Panam menuju Kubang Raya atau Bangkinang dari sekitar 60 menit menjadi hanya 20–25 menit, sehingga mendukung efisiensi pergerakan barang dan mobilitas masyarakat. 


Sebagai informasi tambahan, masyarakat dapat memantau pembaruan informasi melalui akun resmi Jalan Tol HutamaKarya di media sosial @hutamakaryatollroad."****





LIPUTAN        :     SAD
EDITOR          :      REDAKSI 
Jelang Idul Fitri, PT ITA Rehab Jalan Poros Kecamatan Merbau

Jelang Idul Fitri, PT ITA Rehab Jalan Poros Kecamatan Merbau





KabarPesisirNews.Com
KEP.MERANTI RIAU,    -
Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi yang berdampak hingga ke tingkat desa, kolaborasi lintas sektor kembali menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga konektivitas dan pelayanan publik. 


PT Imbang Tata Alam (PT ITA) mengambil langkah nyata dengan menurunkan alat berat untuk membantu perbaikan jalan poros di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau.


Langkah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT ITA, Pemerintah Kecamatan Merbau, dan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) dalam merespons kondisi jalan poros yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera demi keselamatan serta kelancaran mobilitas masyarakat.


Ruas jalan yang dilakukan perbaikan meliputi jalur lintas dari perbatasan Kelurahan Teluk Belitung menuju Desa Mekar Sari, Sungai Anak Kamal, Pelantai hingga Desa Meranti Bunting. Jalan ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, distribusi barang, serta jalur penghubung antar desa, dengan total panjang penanganan mencapai 11.950 meter dan lebar 6 meter.


Ketua FKKD Kecamatan Merbau sekaligus Kepala Desa Bagan Melibur, Isnadi Esman, menjelaskan bahwa kondisi jalan lintas tersebut sudah lama memprihatinkan. 


Menurutnya, banyaknya cekungan yang menimbulkan genangan air saat hujan serta struktur permukaan jalan yang labil dengan batu kerikil tidak rata menjadikan jalur tersebut rawan kecelakaan bagi masyarakat pengguna jalan.


“Jalan lintas Pemda ini merupakan urat nadi utama yang menghubungkan Kecamatan Merbau dengan Kecamatan Tasik Putri Puyu, sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Siak dan Bengkalis. Dengan kondisi jalan yang rusak, kami dari FKKD bersama Camat Merbau berupaya mencari solusi. Dalam kondisi keuangan daerah saat ini, sangat sulit jika hanya bergantung pada Pemda,” ujarnya.


Ia menambahkan, melalui komunikasi dan koordinasi yang dibangun bersama manajemen PT ITA, FKKD mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi jalan tersebut dan mendapat respons positif dari perusahaan.


“Alhamdulillah permohonan kami disetujui. Kami sangat berterima kasih kepada PT ITA yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. 


Harapan kami ke depan, jalan lintas ini dapat memperoleh perhatian pemerintah daerah untuk ditingkatkan menjadi jalan semenisasi atau pengaspalan,” lanjut Isnadi Esman.


Pekerjaan perbaikan jalan dimulai pada 26 Desember 2025 dan selesai pada awal tahun ini. 


Dalam pelaksanaannya, PT ITA menurunkan alat berat berupa motor grader dan compactor, serta mendukung operasional dengan penyediaan bahan bakar diesel. 


Total anggaran lebih dari Rp 132 juta, mencakup biaya sewa alat berat dan kebutuhan operasional selama pekerjaan berlangsung.


Area Manager PT ITA, Bonar Ari Nindito, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasional.


“Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Merbau dan FKKD, PT ITA mengambil peran aktif membantu perbaikan jalan umum. Infrastruktur yang baik tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap keselamatan, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya, Senin (5/1/2026).


Langkah ini sejalan dengan semangat Kolaborasi Merawat Merbau, di mana dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat bersinergi menjaga serta memperbaiki fasilitas umum, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Idul Fitri."****





LIPUTAN          :     RD
EDITOR            :      REDAKSI 
Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu, Puluhan Paket Diamankan

Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu, Puluhan Paket Diamankan





KabarPesisrNews.Com
KEP.MERANTI RIAU,   -
Sebuah rumah di Jalan Dorak Gang Babussalam, Selatpanjang Timur, digerebek polisi, Selasa (6/1/2026) sore. Dari penggerebekan itu, jajaran Polsek Tebing Tinggi meringkus dua pria yang diduga pengedar dan kurir narkotika jenis sabu.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP J.A Lubis SH MH mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.


"Berdasarkan laporan yang diterima, tim Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan di rumah yang dicurigai,” ujar J.A Lubis, Rabu (7/1/26).


Penggerebekan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Ipda Sapta Anwar SH. Saat digerebek, satu tersangka sempat berusaha melarikan diri melalui pintu belakang, namun berhasil diamankan. Sementara satu pelaku lainnya ditangkap di dalam kamar rumah tersebut.


Kedua tersangka masing-masing berinisial US alias U (37) yang diduga berperan sebagai pengedar, serta RS alias R (27) yang berperan sebagai kurir.


Dari hasil penggeledahan yang disaksikan ketua RT setempat, polisi menemukan 76 paket kecil sabu, satu paket sedang sabu, alat hisap (bong), dua kaleng penyimpanan, gunting, mancis, uang tunai, satu unit ponsel, serta satu unit sepeda motor.


"Total berat kotor barang bukti sabu yang diamankan mencapai 28,15 gram," jelas J.A Lubis. 


Di hadapan polisi, kedua tersangka juga mengakui sempat menggunakan sabu sebelum penangkapan. 


"Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif methamphetamine dan amphetamine," tambahnya. 


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


"Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Tebing Tinggi untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkas JA Lubis."****




SUMBER         :
Humas Polres Kep.Meranti
EDITOR           :     Redaksi 
Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Nyatakan Dukungan ke Pemda Kepulauan Meranti di Tengah Tekanan Fiskal Nasional

Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Nyatakan Dukungan ke Pemda Kepulauan Meranti di Tengah Tekanan Fiskal Nasional




KabarPesisirNews.Com
KEP.MERANTI RIAU,   – 
Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Hidayah Selatpanjang menyatakan dukungan moral kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang tengah menghadapi tekanan fiskal akibat keterbatasan anggaran daerah.


Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DEMA STAI Nurul Hidayah, M. Subhi, bersama sejumlah pengurus saat melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, di ruang kerja bupati, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Bupati Kepulauan Meranti.


Dalam pertemuan tersebut, Subhi menyampaikan bahwa kedatangan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi pemerintahan daerah yang saat ini menghadapi tantangan serius, khususnya dalam aspek keuangan daerah yang berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan sejumlah program sepanjang tahun 2025.


“Kami datang untuk memberikan dukungan di tengah gelombang kritik dan hujatan yang muncul akibat beberapa program pemerintah yang belum berjalan maksimal. Situasi ini perlu dipahami secara objektif, karena salah satu faktor utamanya adalah keterlambatan serta pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat,” ujar Subhi.


Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional sebesar Rp50,59 triliun. Kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap daerah-daerah yang sangat bergantung pada dana transfer pusat, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurutnya, dana yang terdampak meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), khususnya DBH sektor migas dan pajak, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun nonfisik yang pencairannya tidak sepenuhnya terealisasi sesuai jadwal. Akibatnya, sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di daerah terpaksa mengalami penyesuaian bahkan penundaan.


“Sekitar 90 persen APBD Kepulauan Meranti bersumber dari dana transfer pusat dan provinsi. Ketika DBH terlambat dan sebagian DAK tidak tersalurkan secara optimal, tentu daerah mengalami tekanan fiskal yang cukup berat,” tambahnya.


Meski demikian, Subhi optimistis kondisi keuangan daerah pada tahun 2026 dapat membaik di bawah kepemimpinan Bupati Asmar. Ia menilai Kepulauan Meranti memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan sebagai penggerak ekonomi daerah, seperti sektor perkebunan sagu, perikanan tangkap dan budidaya, industri hilir sagu, serta wisata bahari dan budaya.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, menyambut baik dan mengapresiasi sikap konstruktif yang ditunjukkan oleh mahasiswa. Ia menegaskan bahwa persoalan fiskal tidak hanya dialami Kepulauan Meranti, melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan adik-adik mahasiswa. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, menghadapi persoalan fiskal yang serupa,” kata Asmar.


Bupati Asmar menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya mengelola anggaran secara bijak dengan memprioritaskan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap kondisi fiskal daerah dapat membaik seiring dengan perbaikan kebijakan transfer pusat pada tahun 2026.


“Jika kondisi keuangan daerah membaik, kami akan memprioritaskan program-program strategis, termasuk beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi, serta penguatan sektor unggulan daerah,” tutupnya.


Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti optimistis mampu bangkit dan memaksimalkan potensi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026 dan seterusnya."****





LIPUTAN          :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
RT dan RW Alai Selatan Resmi Dikukuhkan, Kepala Desa Alai Selatan beserta Camat Tebing Tinggi Barat Tegaskan Peran Strategis Jaga Harmoni Sosial

RT dan RW Alai Selatan Resmi Dikukuhkan, Kepala Desa Alai Selatan beserta Camat Tebing Tinggi Barat Tegaskan Peran Strategis Jaga Harmoni Sosial






KabarPesisirNews.Com
KEP.MERANTI RIAU,     – 
Pemerintah Desa Alai Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, resmi melantik dan mengukuhkan perangkat desa serta pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), Rabu (7/1/2026). 


Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Alai Selatan tersebut menjadi momentum penguatan peran pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.


Pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Alai Selatan, Masnor, bersama Camat Tebing Tinggi Barat, M. Nazir, S.Pd., M.Si, disaksikan unsur Forkopimcam, Ketua BPD, para kepala dusun, pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, serta awak media.


Dalam Sambutannya, 
Camat Tebing Tinggi Barat Muhammad Nazir,S.Pd,M.Si menekankan bahwa RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik dan perpanjangan tangan pemerintah di tingkat paling bawah.


“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi Barat mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang telah dikukuhkan sebagai Ketua RT dan RW. 


Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi demi kepentingan masyarakat,” ujar Muhammad Nazir,S.Pd,M.Si


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada RT dan RW periode sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas.


“Kepada RT dan RW yang telah purna tugas, kami sampaikan terima kasih atas kerja sama, dedikasi, dan pengabdian dalam melayani masyarakat selama ini,” tambahnya.


Lebih lanjut, Camat Tebing Tinggi Barat Muhammad
Nazir,S.Pd,M.Si  menegaskan bahwa RT dan RW tidak hanya berperan dalam urusan administrasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, keamanan lingkungan, serta membangun keharmonisan sosial di tengah masyarakat.


“RT dan RW harus menjadi teladan, bekerja secara profesional, serta hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Pemerintah kecamatan akan terus memberikan dukungan sekaligus melakukan pembinaan dan pengawasan,” tegasnya.


Camat Tebing Tinggi Barat 
Muhammad Nazir,S.Pd,MSi  juga mengimbau agar RT dan RW aktif mengajak masyarakat menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama memantau kondisi lingkungan, termasuk membimbing generasi muda agar terhindar dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.


Menurutnya, sinergi yang kuat antara RT, RW, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni menciptakan masyarakat Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.


Pelantikan dan pengukuhan perangkat desa serta RT dan RW ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat peran kelembagaan desa dalam mendukung pembangunan dan stabilitas sosial di Desa Alai Selatan."****




LIPUTAN         :     MP
EDITOR           :     REDAKSI