Kamis, 12 Maret 2026

Mediasi Pembangunan Gereja HKBP LBJ di Inhu Belum Capai Kesepakatan

Mediasi Pembangunan Gereja HKBP LBJ di Inhu Belum Capai Kesepakatan





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU RIAU,   -
Polemik pembangunan Gereja Huria Kristen Protestan Batak (HKBP) di Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ), Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, hingga kini belum menemui titik temu antara pihak gereja dan masyarakat setempat.

Upaya mediasi telah dilakukan di Aula Kantor Camat Lubuk Batu Jaya pada Rabu (11/3/2026). Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Camat Lubuk Batu Jaya, Armin. Turut hadir Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Indragiri Hulu, Arifin, perwakilan Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam pertemuan yang dipimpin Camat Armin, pembahasan difokuskan pada kesepakatan yang pernah dibuat pada 2024 lalu, terkait kewajiban pemenuhan persyaratan administrasi sesuai ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Dua Menteri tentang pendirian rumah ibadah.

“Saya hanya membacakan kembali surat kesepakatan yang dibuat bersama pada tahun 2024 lalu,” ujar Armin.

Armin juga menyampaikan kepada pengurus Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Indragiri Hulu, Paiman Simatupang SH, bahwa pemerintah kecamatan menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh pemeluk agama di wilayah Lubuk Batu Jaya. Namun, terkait pembangunan gereja, pihak gereja diminta tetap memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang berlaku.

Sementara itu, Ketua FKUB Inhu, Arifin, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pembahasan, kegiatan pembangunan gereja untuk sementara diminta dihentikan. Namun, kegiatan ibadah tetap diperbolehkan berlangsung.

“FKUB Inhu hadir hari ini untuk memberikan kesejukan bagi kedua belah pihak. Untuk administrasi perizinan, kita menunggu hingga seluruh persyaratan terpenuhi. Jika sudah lengkap, FKUB akan memberikan akses sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pendeta Manurung dari Gereja HKBP Lubuk Batu Jaya mengaku menyayangkan keputusan penghentian sementara pembangunan gereja tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Gereja HKBP Lubuk Batu Jaya telah terdaftar secara resmi dan memiliki sertifikat hak milik dengan nomor 05.03.00004508.0. Menurutnya, gereja tersebut juga telah memiliki badan hukum serta legal standing yang jelas, sebagaimana tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan negara melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Secara hukum kami sudah memiliki hak. Sangat disayangkan jika pembangunan belum mendapat persetujuan untuk dilanjutkan. Saya merasa kecewa,” ujar Pdt Manurung.

Hingga kini, proses mediasi masih berlanjut dan para pihak diharapkan dapat menemukan solusi terbaik dengan tetap mengedepankan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Indragiri Hulu."****





LIPUTAN INHU  :  JULPAN HAMIDI PANE
EDITOR              :   REDAKSI 

Pemkab Meranti Laksanakan Safari Ramadan di Tasik Putri Puyu

Pemkab Meranti Laksanakan Safari Ramadan di Tasik Putri Puyu





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H bersama masyarakat Kecamatan Tasik Putri Puyu yang dipusatkan di Masjid Besar As-Sobirin, Desa Bandul, Rabu (11/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti. Safari Ramadan itu diisi dengan rangkaian ibadah bersama masyarakat, mulai dari buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, hingga salat Tarawih berjemaah.

Dalam sambutannya, Sudandri Jauzah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat serta pengurus Masjid Besar As-Sobirin. Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat sekaligus wadah mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta semakin memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Momentum Ramadan ini hendaknya kita manfaatkan untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar semakin maju, sejahtera, dan religius,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tasik Putri Puyu, Zainal, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah melaksanakan Safari Ramadan di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Zainal juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. 

"Kami mengajak para orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak menyalakan petasan saat malam takbiran serta menjaga kekhusyukan ibadah selama bulan Ramadan," katanya. 

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa santunan kepada 20 orang kaum dhuafa masing-masing sebesar Rp500.000, serta 150 paket bantuan konsumtif bagi para mustahik di Kecamatan Tasik Putri Puyu.

Safari Ramadan itu juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Muhammad Mahdi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Tasik Putri Puyu beserta Upika, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah Masjid Besar As-Sobirin."****





SUMBER       :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR         :   REDAKSI 


Wabup Muzamil Safari Ramadan di Desa Semukut, Warga Usulkan Semenisasi Halaman Masjid At-Taqwa

Wabup Muzamil Safari Ramadan di Desa Semukut, Warga Usulkan Semenisasi Halaman Masjid At-Taqwa







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Rabu malam (11/3/2026).

Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti itu menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Muzamil didampingi sejumlah kepala dinas dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Camat Pulau Merbau, serta Kepala Desa Semukut. Acara juga dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan jamaah Masjid At-Taqwa.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori Rizal Fahmi.

Ketua Masjid At-Taqwa, Buni Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Masjid At-Taqwa telah ditetapkan sebagai masjid kecamatan sejak tahun 2011. 

Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait rencana kegiatan reuni santri yang diperkirakan akan dihadiri ribuan orang.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak pengurus masjid mengusulkan agar halaman masjid dilakukan semenisasi sepanjang sekitar 200 meter.

Sementara itu, Camat Pulau Merbau, Hermansyah, mengatakan bahwa Safari Ramadan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan tersebut penting untuk menumbuhkan semangat membangun desa, kecamatan hingga kabupaten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kecamatan Pulau Merbau.

Selain itu, Hermansyah menjelaskan bahwa kondisi wilayah Pulau Merbau hingga saat ini tetap kondusif berkat kolaborasi yang baik antara pihak kecamatan dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan kepada masyarakat. Secara simbolis, bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) disalurkan kepada 120 kaum duafa. Selain itu, bantuan bagi rumah tangga miskin juga diberikan secara simbolis kepada 131 penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wabup Muzamil mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, khususnya karena masih diberi kesempatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

“Semoga dengan senantiasa bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepada kita semua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan.

“Mari saling bersatu padu dan saling membantu untuk kebaikan di bulan mulia ini. Jaga kampung dan persaudaraan agar negeri ini menjadi maju dan diridai Allah,” ajaknya.

Wabup Muzamil juga mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan serta tidak saling menghujat, terutama melalui media sosial.

Menanggapi aspirasi pengurus Masjid At-Taqwa terkait rencana semenisasi halaman masjid, ia menyatakan pemerintah daerah akan berupaya membantu merealisasikan usulan tersebut.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Al-Jufri. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dalam membangun daerah serta senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT demi kemakmuran dan keberkahan negeri."****





LIPUTAN        :    NUR
EDITOR           :   REDAKSI 
Ramadan Berbagi, Jajaran Kemenimipas di Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat

Ramadan Berbagi, Jajaran Kemenimipas di Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat






KabarPesisirNews.Com
MEDAN SUMUT,   – 
Dalam semangat kepedulian dan berbagi di bulan suci Ramadan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Ramadan Berbagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Wilayah Sumatera Utara”, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kediaman Bunda Indah Komplek Bumi Seroja Permai Blok H45 serta di Pesanggrahan Pendawa, Jalan Advokat Raya No. 9 Kanal – Marendal. Pada kegiatan ini disalurkan sebanyak 4.000 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan rincian 1.500 paket di Kediaman Bunda Indah dan 2.500 paket di Pesanggrahan Pendawa.

Bakti sosial ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Indra Kesuma, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara. 

Dalam pelaksanaannya, ia didampingi oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sumut, Rindra Wardhana, bersama para JFT Pengamanan  Kanwil Ditjenpas Sumut, serta berkolaborasi dengan tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara.

Penyaluran bantuan dilaksanakan secara terorganisir dan sistematis guna memastikan seluruh paket bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan. 

Kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat setempat serta warga penerima manfaat yang hadir langsung dalam proses penyaluran bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Kesuma menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus bentuk implementasi nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan Ramadan Berbagi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan dan Imigrasi tidak hanya menjalankan tugas administratif dan penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat kepedulian dan kemanusiaan. Ini adalah refleksi dari nilai integritas dan humanisme yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Indra Kesuma.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap berbagai program yang dijalankan oleh kementerian.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga stabilitas sosial di masyarakat, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Melalui momentum bulan suci Ramadan, kegiatan “Pemasyarakatan Peduli” ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang positif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang membawa nilai kepedulian dan kemanusiaan."****




LIPUTAN        :    RED
EDITOR          :    REDAKSI 
Silaturahmi Ramadan di Pekanbaru, Bupati Asmar Serap Aspirasi Warga Meranti di Perantauan

Silaturahmi Ramadan di Pekanbaru, Bupati Asmar Serap Aspirasi Warga Meranti di Perantauan





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Meranti yang berada di Kota Pekanbaru, Rabu (11/3/2026), di Ballroom Hotel Furaya Pekanbaru.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat Kepulauan Meranti yang tinggal di Pekanbaru, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para mahasiswa dan mahasiswi. 

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat Meranti yang berada di perantauan.

Menurutnya, Safari Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Kegiatan safari ini merupakan media bagi kami untuk menyampaikan informasi sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam melaksanakan pembangunan ke depan,” ujar Asmar.

Ia berharap momentum silaturahmi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Meranti di Pekanbaru untuk terus menjaga kebersamaan serta memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam upaya membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami sangat berharap masukan dari saudara-saudara semua, terutama dalam hal membangun Kabupaten Kepulauan Meranti ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Asmar juga mengungkapkan rasa bangganya karena dapat kembali bertemu dengan masyarakat Meranti di Pekanbaru setelah beberapa tahun kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan. Menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Meranti meskipun berada di daerah yang berbeda.

“Inilah bukti kekompakan kita bersaudara. Walaupun berada di lokasi yang berbeda, namun kita tetap bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam acara berbuka bersama seperti ini,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Asmar juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti dapat terus menjaga kekompakan dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami berharap masyarakat terus mendoakan kami agar tetap akur dalam menjalankan pemerintahan dan tetap istiqomah dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Kabupaten (Permaskab) Kepulauan Meranti, H. Nazaruddin Nasir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Meranti di Pekanbaru untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Ia mengatakan, meskipun masyarakat Meranti di Pekanbaru berasal dari berbagai profesi, latar belakang, serta kampung halaman yang berbeda, namun tetap memiliki identitas yang sama sebagai orang Meranti.

“Kita yang hadir di sini berasal dari berbagai profesi, berbagai asal kampung, bahkan dari berbagai kampus. Namun ada satu hal yang mempersatukan kita semua, yaitu kita adalah orang Meranti,” ujarnya.

Nazaruddin juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang menggelar kegiatan silaturahmi tersebut sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat Meranti di Pekanbaru.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat Meranti yang berada di perantauan.

“Kebersamaan ini sangat penting. Ketika pemerintah dan masyarakat saling mendengar, saling mendukung, dan saling menguatkan, maka Insya Allah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melangkah lebih jauh ke depan,” ungkapnya.

Nazaruddin berharap Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus berkembang di berbagai sektor, baik ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Meranti terus berkembang, ekonominya tumbuh, pendidikannya semakin baik, masyarakatnya semakin sejahtera, dan generasi muda memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya."****





SUMBER       :
DINAS KOMINFO KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Rabu, 11 Maret 2026

HUTAMA KARYA GELAR APEL SIAGA MUDIK LEBARAN 2026, PERKUAT KESIAPAN LAYANAN DI JALAN TOL KELOLAAN

HUTAMA KARYA GELAR APEL SIAGA MUDIK LEBARAN 2026, PERKUAT KESIAPAN LAYANAN DI JALAN TOL KELOLAAN





KabarPesisirNews.Com
SUMATRA SELATAN,    -
Dalam rangka menyambut peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 di Rest Area KM 397 Jalur B Tol Palembang–Betung (Paltung), Selasa (10/3). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah kesiapan perusahaan dalam memastikan layanan jalan tol berjalan optimal, sekaligus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung perjalanan mudik dan balik Lebaran yang lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
 
Apel siaga tersebut dilaksanakan dengan Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, bertindak selaku Pembina Apel. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal penguatan kesiapan operasional Hutama Karya menjelang periode mudik, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam memastikan pelayanan jalan tol berjalan optimal.

Sinergi Lintas Instansi Perkuat Kesiapan Layanan Mudik Lebaran 2026
 
Turut mengadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumatra Selatan Bobi Novian; Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatra Selatan Nurhadi Unggul; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Selatan Musni Wijaya; Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan Panji Krisna Wardana; Kepala Bagian Bin Ops Kompol Asep Supriyasi; Tim Penanganan Layanan Mudik Lebaran 2026; serta jajaran manajemen Anak Usaha Hutama Karya.
 
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Hutama Karya juga melakukan pengukuhan perwakilan Tim Penanganan Layanan Mudik Lebaran 2026 sebagai simbol kesiapan organisasi dalam menjalankan tugas pelayanan selama periode mudik dan balik Lebaran. 

Pengukuhan tersebut diwakili oleh Ketua Tim Penanganan Layanan Dwi Aryono Bayuaji, Koordinator Area Jakarta Untung Joko Ristyono, Koordinator Area Sumatra Bagian Utara Taufiq Hidayat, Koordinator Area Sumatra Bagian Tengah Bromo Waluko Utomo, Koordinator Area Sumatra Bagian Selatan Arief Yeri Krisnanto, Koordinator Area Jambi Hanung Hanindito, Koordinator Fungsional Tol Paltung Struktur Dinny Suryakencana, serta Koordinator Fungsional Tol Paltung Seksi 1–2 Fakhrudin Hariyanto.
 
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemencetan tombol sirine oleh perwakilan Hutama Karya bersama instansi terkait sebagai tanda dimulainya kesiapan operasional, pengecekan kendaraan dan peralatan layanan mulai dari kendaraan patroli, derek, rescue, hingga ambulans, serta penempelan stiker pada armada siaga sebagai penanda bahwa kendaraan tersebut laik digunakan untuk mendukung pelayanan Mudik Lebaran 2026. 

Dalam rangkaian agenda yang sama, Hutama Karya juga menggelar konferensi pers dengan mengundang 20 awak media sebagai wujud keterbukaan dan transparansi informasi kepada publik terkait kesiapan layanan selama periode mudik dan balik Lebaran.
 
Pada saat amanatnya, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan harapannya agar seluruh petugas siap menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026 serta memberikan pelayanan terbaik demi menjamin kelancaran, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengguna jalan. 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan layanan mudik memerlukan sinergi yang kuat antara Hutama Karya dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, BBPJN, BPTD, BPBD, serta pemerintah daerah. “Dengan proyeksi peningkatan trafik sebesar 47,67% dibandingkan kondisi normal di Jalan Tol Trans Sumatera, seluruh Tim Satgas diminta untuk bekerja optimal, memastikan kondisi jalan, fasilitas pendukung, dan Tempat Istirahat dan Pelayanan tetap prima, serta sigap merespons berbagai potensi gangguan layanan di lapangan,” tutur Iwan.
 
*Penguatan Operasional dan Infrastruktur untuk Dukung Kelancaran Arus Lebaran*
 
Sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan selama periode Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya telah menuntaskan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin dan berkala di JTTS pada Selasa (10/03). 

“Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya dipastikan berada dalam kondisi siap melayani pengguna jalan dan tidak ada pekerjaan di lapangan,” tambah Iwan.
 
Pada periode Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya mengoperasikan total 822,609 km ruas jalan tol, yang terdiri atas 692,854 km ruas operasi bertarif, 52,2 km ruas operasi belum bertarif, serta 77,555 km ruas/seksi fungsional. 

Secara keseluruhan, Hutama Karya mengelola 14 ruas operasi, yang mencakup 12 ruas operasi bertarif, 1 ruas operasi belum bertarif, dan 2 ruas/seksi fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
 
*Strategi Pelayanan Hutama Karya Hadapi Arus Mudik dan Balik 2026*
 
Untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran, Hutama Karya menyiapkan sejumlah strategi pelayanan melalui peningkatan layanan operasi di seluruh ruas kelolaan. Langkah tersebut dilakukan melalui penyediaan sarana keselamatan, penerapan teknologi keselamatan dan _Integrated Traffic System_ (ITS), penyediaan rest area yang nyaman, serta pengetatan pelaksanaan putar balik bagi kendaraan _Over Dimension Over Load_ (ODOL).

Dalam mendukung kemudahan perjalanan pemudik, pada kesempatan ini Hutama Karya juga meluncurkan _Trans Sumatera Guide Book_: Mudik Lebaran Dekat dan Hangat di Jalan Tol Hutama Karya yang dapat diunduh melalui website resmi Hutama Karya di https://www.hutamakarya.com/info-lebaran-2026. 

Panduan ini memuat berbagai informasi penting yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari peta jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, lokasi Tempat Istirahat dan Pelayanan, tarif tol, call center, hingga berbagai imbauan keselamatan berkendara, sehingga diharapkan dapat membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
 
Selain itu, Hutama Karya bersama para pemangku kepentingan juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, salah satunya melalui penerapan skema _holding system_ di rest area agar arus kendaraan di ruas tol utama tetap terkendali dan perjalanan pengguna jalan berlangsung lebih lancar.
 
*Komitmen Hutama Karya Hadirkan Perjalanan Mudik yang Aman dan Nyaman*
 
Melalui Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 ini, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan jalan tol yang andal bagi seluruh pengguna jalan. 

Hutama Karya juga terus mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama selama perjalanan mudik dan balik Lebaran.
 
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna JTTS untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi, menggunakan satu kartu untuk satu kendaraan, mematuhi batas kecepatan yang berlaku, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. 

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama agar perjalanan mudik berlangsung lancar, aman, dan nyaman. Untuk kondisi darurat dan informasi terkini, pengguna jalan dapat menghubungi _call center_ masing-masing ruas tol atau mengakses kanal resmi jalan tol Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad,” tutup Iwan Hermawan."****





LIPUTAN       :    RED
EDITOR         :    REDAKSI 
 
Ciptakan Ramadhan Aman Tim Raga Polres Meranti Intensip Berikan Himbauan Kamtibmas.

Ciptakan Ramadhan Aman Tim Raga Polres Meranti Intensip Berikan Himbauan Kamtibmas.






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Tim Raga Polres Kepulauan Meranti Gelar Patroli Dalam Rangka Pemberantasan Premanisme dan Genk Motor dalam mencegah Kejahatan yang tejadi selama bulan Ramadhan yang berada Di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti Selasa (10/3/2026) Malam.


Selain itu, kegiatan patroli antisipasi dan pemberantasan Premanisme serta terjadinya tindak kejahatan juga memberikan himbauan dengan memberikan penyuluhan dalam pemberantasan premanisme dan gangguan Kamtibmas lainnya.


" Kita Melakukan Preemtif dengan Melaksanakan sambang ke masyarakat serta objek vital dan memberikan himbauan untuk antisipasi Premanisme dan Genk Motor, Mendatangi Masjid untuk memastikan masyarakat menjalankan Ibadah Tarawih dgn aman dan kondusif apabila ada hal yang mencurigakan cepat kirim pesan 110 Polres Siap Sedia menerima laporan masyarakat,"Kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Tim Raga Polres Meranti Ipda Akbar Firmana, S.H., M.H.


Tim Raga juga Mengingatkan masyarakat, bila menemukan tindakan premanisme yang meresahkan utk segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat atau melalui 110.


" Kami juga Melaksanakan patroli di lingkungan atau tempat yang terindikasi adanya premanisme dan genk motor,
juga Mendatangi tempat perkumpulan anak remaja dan memberikan pesan Kamtibmas serta menghimbau agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu Aktivitas Peribadatan dan ketertiban Masyarakat," ujar Ipda Akbar.


Bukan hanya itu, Tim Raga Polres Kepulauan Meranti juga Memberikan teguran kepada masyarakat agar tidak memainkan petasan disaat pelaksanaan ibadah Tarawih dan Mendatangi lokasi keramaian masyarakat guna memastikan tidak adanya kegiatan Pungli maupun Premanisme. 


" Selama kegiatan kami juga Melakukan riksa atau geledah badan dan orang, benda-benda dan tempat yang dicurigai yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.


Adapun sasaran kegiatan Tim Raga yakni Orang,Remaja dan muda mudi, Tempat Rawan C3 dan Masyarakat Setempat di Seputaran Kota Selatpanjang," jelasnya.


Tim Raga juga Memberikan himbauan terhadap masyarakat yang dijumpai dengan menyampaikan himbauan pemberantasan premanisme dan kejahatan.


" Dalam Melaksanakan kegiatan Sambang  dan dialogis Kamtibmas ke pos Satkamling dan menghimbau agar melakukan patroli secara berkala dilokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan, Mendatangi Masjid yang menjadi tempat Masyarakat melaksanakan Ibadah Tarawih," terangnya."****






SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :    REDAKSI 
Safari Ramadan Pemprov Riau di Meranti, Sekda Sudandri Sambut Rombongan dan Salurkan Berbagai Bantuan untuk Masyarakat

Safari Ramadan Pemprov Riau di Meranti, Sekda Sudandri Sambut Rombongan dan Salurkan Berbagai Bantuan untuk Masyarakat





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipusatkan di Masjid Darul Ulum, Selatpanjang, Selasa (10/03/2026). 


Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah.


Safari Ramadan ini dihadiri oleh Plt. Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan beserta rombongan. 


Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti, para staf ahli bupati, para asisten, seluruh pimpinan OPD, kepala bagian Setda, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Meranti, Ketua Dewan Masjid Indonesia, Ketua BAZNAS, Camat Tebing Tinggi, kepala desa se-Kecamatan Tebing Tinggi, serta para tokoh agama, imam, dan pengurus masjid.


Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Di antaranya bantuan Program Seribu Paket Santunan Idulfitri (SPSI) sebesar Rp20 juta yang diberikan kepada pengurus masjid untuk 40 penerima manfaat.


Selain itu, turut disalurkan Program Kado Da’i Riau sebesar Rp10 juta untuk para dai di masjid dan mushalla, serta bantuan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.


Rombongan Safari Ramadan juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp30 juta untuk Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang.


Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris masyarakat Kepulauan Meranti, masing-masing sebesar Rp42 juta. Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Suratno dari Desa Lukit atas nama Surinah serta ahli waris almarhum Awaluddin dari Desa Insit atas nama Sumaryati.


Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas kunjungan Safari Ramadan tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah melaksanakan Safari Ramadan di daerah kami. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami,” ujar Sudandri.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti serta masyarakat.


Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi sarana penting bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat guna mendukung pembangunan daerah.


Sudandri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik pembangunan fisik maupun nonfisik, demi mewujudkan Meranti sebagai daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera.


Namun demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan masih menghadapi tantangan, terutama akibat kondisi ekonomi global dan nasional yang berdampak pada kebijakan efisiensi anggaran.


“Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi Riau, terutama dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi di wilayah Kepulauan Meranti,” jelasnya.


Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Riau M. Job Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Riau untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah.


Ia juga mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki hari ke-20 Ramadan, yang berarti mulai memasuki sepuluh malam terakhir yang penuh keberkahan.


“Semoga pada malam-malam terakhir Ramadan ini kita dapat meningkatkan ibadah dan meraih keberkahan Lailatul Qadar,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi daerah tetap aman dan kondusif.


Pemerintah Provinsi Riau juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan, BBM, dan LPG dalam kondisi aman dan mencukupi hingga setelah Idulfitri.


“Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena pemerintah bersama pihak terkait terus memastikan distribusi berjalan dengan baik,” katanya.


Terkait pembangunan di Kepulauan Meranti, M. Job Kurniawan menyampaikan bahwa pemerintah provinsi memahami harapan besar masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan jembatan di wilayah tersebut.


Menurutnya, pembangunan tersebut telah menjadi bagian dari prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Riau, meskipun pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap karena kondisi efisiensi anggaran.


Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau juga berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) kepada Kabupaten Kepulauan Meranti.


Adapun kewajiban tersebut meliputi Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp10,58 miliar dan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp13,26 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp23,85 miliar yang akan diselesaikan secara bertahap.


Dalam kesempatan itu, pemerintah provinsi juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan cukup tinggi tahun ini.


Pemerintah meminta camat, lurah, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.


Kegiatan Safari Ramadan ini pun ditutup dengan doa bersama dan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat dalam membangun Kepulauan Meranti yang lebih maju dan sejahtera."****





LIPUTAN         :    NUR
EDITOR           :    REDAKSI 

Selasa, 10 Maret 2026

Adanya Dugaan Pelanggaran Perlindungan Data Pribadi, Advokat DePA-RI Laporkan Polresta Denpasar ke Propam Mabes Polri

Adanya Dugaan Pelanggaran Perlindungan Data Pribadi, Advokat DePA-RI Laporkan Polresta Denpasar ke Propam Mabes Polri





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA - 
Tim Advokasi Profesi Advokat Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePARI) secara resmi melaporkan sejumlah pejabat Polresta Denpasar ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri pada Selasa (10-03-2026) atas dugaan penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran kode etik kepolisian, serta penyebaran data pribadi warga negara melalui media sosial institusi kepolisian. 


Laporan tersebut diajukan oleh tim advokasi untuk dan atas nama Adv. Tumpal Hamonangan Lumban T., S.H., M.H., seorang advokat yang sebelumnya pernah dimintai klarifikasi oleh penyidik Polresta Denpasar dalam sebuah pengaduan masyarakat.


Kontroversi muncul setelah pada 28 Februari 2026, akun Instagram resmi Polresta Denpasar mempublikasikan unggahan dengan narasi: “DAFTAR PENCARIAN SAKSI” yang menampilkan:


1. Foto Advokat Tersebut
2. Nama Lengkap
3. Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara terbuka.


Padahal, yang bersangkutan tidak pernah berstatus sebagai tersangka maupun buronan, melainkan hanya dimintai klarifikasi sebagai saksi.


DIDUGA LANGGAR PROSEDUR HUKUM


Tim Advokasi DePARI menilai publikasi tersebut merupakan tindakan yang sangat problematik secara hukum.


Dalam sistem hukum acara pidana Indonesia, mekanisme pemanggilan saksi telah diatur secara jelas dalam UU No. 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Mekanisme pemanggilan saksi dalam proses penyidikan merupakan bagian dari kewenangan penyidik untuk memperoleh keterangan yang diperlukan guna membuat terang suatu peristiwa pidana. 


Kewenangan ini secara tegas diatur dalam Pasal 7 ayat (1) huruf i, menyatakan bahwa penyidik berwenang memanggil orang untuk diperiksa dan didengar keterangannya sebagai SAKSI, ahli, atau tersangka dalam rangka penyidikan suatu tindak pidana.


Pelaksanaan pemanggilan saksi tersebut HARUS DILAKUKAN melalui prosedur formal berupa surat panggilan yang sah. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 26 ayat (1) dan ayat (2) KUHAP 2025, yang menyatakan bahwa penyidik berwenang memanggil tersangka dan/atau SAKSI untuk dilakukan pemeriksaan, dan pemanggilan tersebut harus dilakukan dengan SURAT PANGGILAN YANG SAH dengan memperhatikan jangka waktu yang wajar serta menyebutkan alasan pemanggilan secara jelas. 


Ketentuan ini dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan kesempatan yang cukup bagi saksi untuk memenuhi panggilan penyidik.


Tindakan penyidik mempublikasikan status “DAFTAR PENCARIAN SAKSI” dilakukan tanpa:


1. Pemanggilan saksi pertama
2. Pemanggilan saksi kedua
sebagaimana diatur dalam Pasal 26 ayat (1) dan (2) KUHAP.


Apabila saksi tidak memenuhi panggilan tersebut tanpa alasan yang sah, penyidik dapat melakukan pemanggilan kembali atau mendatangi tempat tinggal saksi untuk melakukan pemeriksaan. 


Mekanisme ini menunjukkan bahwa hukum acara pidana menempatkan saksi sebagai pihak yang harus dihormati hak-haknya serta tidak boleh diperlakukan seolah-olah sebagai pelaku tindak pidana.


Apabila seorang saksi kemudian diumumkan di media sosial dengan label “DAFTAR PENCARIAN SAKSI” dan ditampilkan dengan format visual yang menyerupai DPO, misalnya dengan menampilkan foto, identitas, serta narasi pencarian oleh aparat penegak hukum, maka praktik tersebut berpotensi menimbulkan persepsi publik bahwa orang tersebut adalah pelaku kejahatan yang sedang diburu oleh aparat. 


Kondisi ini dapat menimbulkan stigmatisasi sosial, merusak reputasi, dan bahkan berpotensi melanggar prinsip Presumption Of Innocence (asas praduga tak bersalah) yang menjadi salah satu asas fundamental dalam sistem peradilan pidana.


Dalam perkara ini, penyidik tidak menjalankan mekanisme tersebut dan justru melakukan publikasi identitas saksi melalui media sosial. 


Hukum acara pidana tidak mengenal mekanisme "DAFTAR PENCARIAN SAKSI". Istilah yang dikenal dalam praktik penegakan hukum hanyalah: DAFTAR PENCARIAN ORANG (DPO) yang berlaku terhadap tersangka yang melarikan diri.


Dengan demikian tindakan tersebut merupakan penyimpangan serius terhadap prosedur hukum acara pidana.


DIDUGA MELANGGAR UU PERLINDUNGAN DATA PRIBADI


Selain menyimpang dari prosedur hukum acara pidana, tindakan tersebut juga diduga melanggar Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.


Dalam unggahan tersebut, identitas advokat yang bersangkutan dipublikasikan secara terbuka kepada publik, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang merupakan data pribadi yang dilindungi oleh undang-undang.


Tim advokasi menilai tindakan tersebut berpotensi memenuhi unsur pengungkapan data pribadi tanpa hak sebagaimana diatur dalam ketentuan pidana UU Perlindungan Data Pribadi.


ISU PELANGGARAN HAM DAN PRIVASI


Tim Advokasi DePARI juga menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia atas privasi serta kehormatan individu.


Hak tersebut dijamin oleh konstitusi, khususnya Pasal 28G UUD 1945 yang memberikan perlindungan terhadap kehormatan, martabat, dan rasa aman setiap warga negara.


Selain itu, publikasi identitas seseorang yang masih berstatus saksi berpotensi melanggar asas praduga tidak bersalah (presumption of innocence) yang merupakan prinsip fundamental dalam sistem peradilan pidana.


KUTIPAN LANGSUNG TIM ADVOKASI


Ketua Tim Advokasi DePARI, Adv. Yusuf Istanto, menegaskan bahwa langkah hukum ini dilakukan untuk menjaga integritas penegakan hukum serta melindungi hak warga negara dari tindakan aparat yang tidak proporsional.


“Kami memandang tindakan mempublikasikan identitas seseorang dengan label ‘Daftar Pencarian Saksi’ sebagai tindakan yang sangat berbahaya bagi sistem hukum. 


Dalam hukum acara pidana, konsep tersebut tidak dikenal. Yang ada hanya DPO untuk tersangka, bukan untuk saksi,” ujar Yusuf Istanto.


Ia menambahkan bahwa penggunaan media sosial institusi kepolisian untuk mempublikasikan identitas seseorang tanpa dasar hukum merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan aparat negara.


“Ini bukan sekadar persoalan reputasi seseorang. Ini menyangkut prinsip negara hukum dan perlindungan hak warga negara. Aparat negara tidak boleh menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang terhadap warga negara,” tegasnya.


DESAK PROPAM PERIKSA PEJABAT POLRESTA DENPASAR


Dalam laporan yang diajukan ke Propam Mabes Polri, Tim Advokasi DePARI meminta pemeriksaan terhadap:


1. Kasat Reskrim Polresta Denpasar
2. Kasi Humas Polresta Denpasar
3. Kapolresta Denpasar sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengawasan internal.


Tim advokasi menilai terdapat indikasi:


1. Penyimpangan prosedur penyidikan
2. Penyalahgunaan kewenangan (abuse of power)
3. Maladministrasi penyidikan
4. Pelanggaran perlindungan data pribadi
5. Pelanggaran kode etik profesi Polri.


TEKANAN PUBLIK UNTUK AKUNTABILITAS POLRI


Kasus ini dinilai penting karena menyangkut akuntabilitas penggunaan media sosial oleh aparat penegak hukum.


Tim advokasi menilai perlu ada evaluasi serius terhadap praktik komunikasi publik institusi kepolisian agar tidak digunakan untuk tindakan yang berpotensi merugikan warga negara.


“Kami berharap Propam Mabes Polri memproses laporan ini secara objektif dan transparan. Penegakan disiplin internal sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” kata Yusuf Istanto.


SERUAN MENJAGA SUPREMASI HUKUM


Tim Advokasi DePARI menegaskan bahwa langkah hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta profesionalitas aparat penegak hukum di Indonesia.


"Kasus ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat akuntabilitas aparat negara serta memastikan bahwa setiap tindakan penegakan hukum tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusi," Harap Adv Yusuf Istanto, SH, MH, CRA menutupi.


Turut hadir dalam mendampingi laporan tersebut Dr. TM Luthfi Yazid, Dr. A.A. Azis Zein, Nurdamewati Sihite, SH, MH, dan Bachtiar Marasabessy, SH, MH."****





LIPUTAN      :     MEGY
EDITOR         :     REDAKSI 
Sekda Sudandri Sambut Ulama Palestina dalam Safari Dakwah Ramadan di Masjid Agung

Sekda Sudandri Sambut Ulama Palestina dalam Safari Dakwah Ramadan di Masjid Agung





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, menghadiri kegiatan Safari Dakwah bersama ulama asal Palestina, Syekh Dr. Ibrahim Nazmi Al Mansy, di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Sabtu (7/3/2026) malam.


Kehadiran ulama dari Palestina tersebut menjadi momen istimewa bagi masyarakat Meranti di bulan suci Ramadan. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah islamiyah, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan empati dan solidaritas terhadap rakyat Palestina.


Acara diawali dengan salat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Syekh Dr. Ibrahim Nazmi Al Mansy di hadapan ratusan jamaah yang memadati masjid.


Dalam sambutannya, Sekda Sudandri Jauzah menyampaikan ucapan selamat datang kepada Syekh Ibrahim Nazmi Al Mansy di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia mengungkapkan rasa bahagia masyarakat Meranti atas kehadiran ulama dari Palestina tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Al-Mukarrom Syekh Dr. Ibrahim Nazmi Al Mansy di daerah kami. Masyarakat Meranti menyambut dengan bahagia dan tangan terbuka,” ujar Sudandri.


Ia menilai kehadiran Syekh Ibrahim di bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat doa dan dukungan moral bagi rakyat Palestina yang sedang menghadapi berbagai ujian.


Menurutnya, masyarakat Meranti mungkin tidak dapat membantu secara langsung dalam perjuangan di medan perang, namun masih dapat memberikan dukungan melalui doa dan bantuan kemanusiaan.


“Kita memang tidak bisa membantu mereka untuk ikut berperang, tetapi paling tidak kita bisa membantu melalui harta dan juga doa. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, kekuatan, perlindungan dan juga kemerdekaan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ungkapnya.


Sudandri juga menegaskan bahwa kegiatan Safari Dakwah di bulan Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


Selain memperkuat silaturahmi dan keimanan, ia berharap kegiatan tersebut juga dapat membangkitkan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Kami berharap kunjungan Syekh di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga beliau dapat melanjutkan perjalanan dakwah dengan baik. Semoga perlindungan Allah SWT senantiasa menyertai langkah beliau di mana pun berada,” katanya.


Kegiatan Safari Dakwah tersebut ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan sesi salam-salaman antara Syekh Dr. Ibrahim Nazmi Al Mansy dengan para jamaah Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang."****






EDITOR         :    REDAKSI 
Jelang Lebaran, Bupati Asmar dan BBPOM Pekanbaru Sidak Minimarket di Meranti, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

Jelang Lebaran, Bupati Asmar dan BBPOM Pekanbaru Sidak Minimarket di Meranti, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Alex Sander, S.Farm., Apt., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket di Selatpanjang, Selasa (10/03/2026).


Sidak tersebut dilakukan di salah satu minimarket di kawasan Jalan Teuku Umar, tepatnya di sekitar SMP Negeri 1 Selatpanjang. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Kesehatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar mengatakan kegiatan pengawasan tersebut rutin dilakukan, terutama menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Tujuannya untuk memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.


“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami bersama BBPOM Provinsi, Dinas Kesehatan dan OPD terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah minimarket,” ujar Asmar.


Ia menegaskan, pengawasan ini penting dilakukan guna memastikan produk yang dijual kepada masyarakat layak edar dan tidak mengandung bahan berbahaya.


“Di Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan ini rutin kita lakukan untuk mengecek mana produk yang pantas dijual dan mana yang tidak. Apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadan dan sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.


Dari hasil pengecekan sementara, kata Asmar, belum ditemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, baik dari produk lokal maupun luar daerah.


“Sejauh ini belum ditemukan barang-barang atau produk yang menggunakan bahan berbahaya. Namun pengawasan akan terus kita lakukan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander menjelaskan bahwa pengawasan pangan selama Ramadan dilakukan secara intensif bersama pemerintah daerah.


“Hari ini kami dari Balai Besar POM Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan,” katanya.


Ia menyebutkan, tim telah melakukan pengecekan di beberapa lokasi penjualan. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah produk dengan kemasan rusak serta produk yang telah kedaluwarsa.


“Tadi kita menemukan beberapa produk yang sudah kedaluwarsa dan ada juga kemasan yang rusak. Produk-produk tersebut langsung diminta untuk diretur oleh pihak distributor atau pengelola toko,” jelas Alex.


Menurutnya, produk dengan kondisi kemasan rusak, penyok, maupun yang telah melewati masa berlaku tidak diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat.


“Tujuan kegiatan ini untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti selama Ramadan,” ujarnya.


Selain itu, pada sore harinya tim juga akan melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual masyarakat.


“Kita akan melakukan pengujian terhadap sekitar 22 sampel takjil untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks maupun pewarna yang tidak diperbolehkan,” terangnya.


Alex juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan produk pangan yang diduga ilegal, rusak, atau tanpa izin edar.


“Silakan masyarakat melaporkan ke BBPOM atau Dinas Kesehatan jika menemukan produk yang mencurigakan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya."****





LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI