Jumat, 16 Januari 2026

Bupati Asmar Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Ajak Wujudkan Kepulauan Meranti Unggul dan Agamis

Bupati Asmar Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Ajak Wujudkan Kepulauan Meranti Unggul dan Agamis






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Agung Darul Ulum, Jalan Siak, Selatpanjang, Kamis (15/1/2026). 


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jamaah dari unsur pemerintah dan masyarakat.


Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Membumikan Perintah Langit sebagai Jalan Menuju Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera”. 


Hadir dalam kesempatan itu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, camat, Direktur RSUD, serta pejabat eselon III, IV, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Selain itu, kegiatan juga dihadiri Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau dan Ketua LAM Riau Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua FKUB, Ketua LPTQ, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua GP Ansor, Ketua DMI Kepulauan Meranti, pimpinan perbankan, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tebing Tinggi, kepala sekolah, majelis guru, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh ASN, PPPK, tenaga paruh waktu, dan non-ASN di Kecamatan Tebing Tinggi.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.


“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, marilah kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Asmar.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah guna mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang religius, aman, damai, dan sejahtera.


“Dengan kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong, kita mampu mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” tambahnya.


Bupati Asmar menegaskan, nilai-nilai luhur dalam peristiwa Isra Mi’raj harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian, khususnya bagi aparatur pemerintah, agar senantiasa bekerja secara jujur, amanah, dan bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Nazriel Abdul Muluk, S.Ag., M.A. Dalam tausiahnya, ia mengulas makna spiritual Isra Mi’raj sebagai landasan penguatan iman, akhlak, dan disiplin ibadah umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan peringatan Isra Mi’raj tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan."****




LIPUTAN         :      NUR
EDITOR           :      REDAKSI 

Kamis, 15 Januari 2026

DPD Team Libas Meranti Desak Aparat Penegak Hukum Melakukan Investigasi di Desa Sendaur

DPD Team Libas Meranti Desak Aparat Penegak Hukum Melakukan Investigasi di Desa Sendaur





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Kegiatan penyiraman buras rabat bahu jalan di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, menuai protes warga. 


Pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2025 tersebut dinilai tidak berkualitas dan memunculkan dugaan adanya indikasi mark up anggaran.


Dua ruas jalan yang dipersoalkan warga yakni Jalan Paret Sentul Jaya dan Jalan Paret Nibung II. Kedua kegiatan tersebut baru diselesaikan awal 2026, meski pelaksanaannya disebut telah dimulai sejak awal 2025. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama karena hasil pekerjaan dinilai jauh dari harapan.


Ketua DPD Team Libas Kabupaten Kepulauan Meranti, T. L. Sahanry, S.Pd., CFLE., CLA., CPLA, menanggapi temuan awak media kabarpesisirnews.com dengan tegas. Ia meminta aparat penegak hukum segera turun ke lapangan melakukan investigasi menyeluruh. 


Bahkan, pihaknya berencana melayangkan surat resmi kepada aparat hukum disertai hasil investigasi dan keterangan saksi agar persoalan ini tidak berhenti di tempat.


“Jika dibiarkan, kasus seperti ini berpotensi menjadi preseden buruk dalam pengelolaan Dana Desa. Aparat penegak hukum harus hadir,” tegas Sahanry.


Pantauan awak media di lapangan pada Minggu (4/1/2026) membenarkan keluhan warga. 


Hasil penyiraman buras rabat pada kedua ruas jalan terlihat tipis, tidak merata, dan masih tampak lubang-lubang kecil pada dasar bahu jalan. 


Kondisi tersebut dinilai tidak memberikan dampak signifikan sebagaimana layaknya pekerjaan pengaspalan.


Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Kepala Desa serta aparat setempat. Namun, mereka menduga adanya kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut karena hasil pekerjaan dinilai asal jadi dan tidak sebanding dengan anggaran yang digelontorkan.


“Kami menduga ada indikasi mark up. Pekerjaannya tidak mencerminkan nilai anggarannya,” ujar salah seorang warga.
Upaya konfirmasi kepada Isman, selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sekaligus Bendahara Desa Sendaur, belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan tidak berhasil ditemui di kediamannya hingga berita ini diterbitkan.


Sementara itu, Kepala Desa Sendaur Ardianto, saat dikonfirmasi, mengakui adanya warga yang menyampaikan koreksi terhadap hasil pekerjaan tersebut. 


Namun ia menyatakan persoalan itu akan dibahas melalui musyawarah di kantor desa.


Ardianto juga menjelaskan bahwa dirinya baru menjabat sekitar empat bulan setelah dilantik untuk memperpanjang masa jabatan, menggantikan Penjabat (Pj) Kepala Desa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari sisa anggaran Dana Desa Tahun 2025 yang direncanakan pada masa kepemimpinan Pj Kepala Desa.


Ia merinci, penyiraman buras rabat bahu Jalan Paret Sentul Jaya memiliki dimensi 924 x 3.000 meter dengan anggaran Rp67.500.000, dan Jalan Paret Nibung II dengan dimensi 1.110 x 250 meter dengan anggaran yang sama. Total penggunaan minyak aspal dari dua lokasi tersebut, kata dia, sebanyak 18 drum dan seluruhnya telah sesuai dengan RAB serta RKP Desa.


Terkait tudingan dugaan mark up, Ardianto membantah keras. “Saya pastikan tidak ada indikasi mark up dalam kegiatan ini,” tegasnya. Namun demikian, ia juga meminta agar persoalan tersebut tidak diekspos ke publik.


Meski telah ada klarifikasi dari pihak pemerintah desa, sorotan dan kecurigaan masyarakat belum sepenuhnya reda. Warga berharap aparat penegak hukum dapat turun tangan agar penggunaan Dana Desa benar-benar transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat."****






LIPUTAN        :       TIM.RED/ZAINI
EDITOR          :       REDAKSI 



Polsek Merbau Menggelar Peringatan Isra' Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026.

Polsek Merbau Menggelar Peringatan Isra' Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026.







KabarPesisirNews.Com
TELUK BELITUNG RIAU,    -
Satuan Polres Kabupaten Kepulauan Meranti, Polsek Merbau menggelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Bhayangkari Mako Polsek Merbau, pada Kamis (15/1/2026) pagi.


Kegiatan keagamaan tersebut diikuti oleh  personel Polri, Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti, satuan Polsek Merbau, sebagai bagian dari pembinaan rohani dan mental di lingkungan kepolisian, khususnya satuan Polsek Merbau


Peringatan Isra' Mi’raj dihadiri langsung oleh Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH.MH, Ps Kasium Polsek Merbau AIPDA Gusman Huri, juga hadir Ps, Kanit Samapta Polsek Merbau AIPDA Mardoni, beserta personil Polsek Merbau, dan Bhayangkari  Polsek Merbau, Phl Polsek Merbau, dan pencerah agama Ustadz Junaidi, yang turut mengikuti rangkaian acara hingga selesai.


Acara diawali dengan membaca Shalawat Nabi Muhammad SAW secara bersama, dilanjutkan dengan ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Junaidi.


Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH. MH dalam arahannya mengatakan, bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi sarana refleksi diri bagi seluruh personel dan Bhayangkari khususnya satuan personil Polsek Merbau, ucapnya.


“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat agar nilai keagamaan senantiasa diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” imbuh orang nomor satu di jajaran Polsek Merbau itu.


Melalui peringatan Isra' Mi’raj ini, Polsek Merbau berkomitmen terus memperkuat iman, ketaqwaan, dan kepedulian sosial guna mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat, imbuhnya.


Kegiatan ini juga memperkuat tali silaturrahmi antar anggota Polsek Merbau dan masyarakat, menciptakan rasa kebersamaan dalam iman. Dengan semangat Isra' Mi'raj, diharapkan anggota Polsek Merbau dapat lebih mengedepankan nilai nilai akhlak dan pelayanan yang baik kepada masyarakat, pesan Polsek Merbau.


Kegiatan Isra' Mi'raj yang dipusatkan di Aula Bhayangkari Mako Polsek Merbau ini, diharapkan dapat memperteguh keimanan dan ketaqwaan personil Polri untuk masyarakat dalam aksi dan kepedulian sosial, pungkas Kapolsek Merbau Jimmy Andre.


Sementara Ustadz Junaidi dalam ceramah agamanya menyampaikan inti tauziahnya mengatakan, Isra' Mi' raj ini kita laksanakan dengan mengingat kembali sejarah kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW, ucapnya


Sebagai umat beragama Islam kita diharuskan mengikuti Sunnah Sunnah Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan melalui momentum Isra' Mi' raj ini kita dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, imbuh Ustadz Junaidi.****





LIPUTAN        :     ALI SANIP 
EDITOR           :    REDAKSI
Tim Raga Polres Meranti laksanakan Patroli kamtibmas Terpadu

Tim Raga Polres Meranti laksanakan Patroli kamtibmas Terpadu






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Tim RAGA Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan terpadu pemberantasan premanisme dan geng motor di wilayah hukumnya, Rabu malam (14/1/2026).


Selain itu, Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut melibatkan personel lintas fungsi, yakni dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Samapta Polres Kepulauan Meranti.


Saat dijumpai di lapangan, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Perwira Pengendali (Padal) Tim RAGA Ipda Hendiyanto, S.H., menyampaikan bahwa dengan melibatkan enam personel. Sementara dari fungsi Samapta dipimpin oleh Katim Bripka Elva Dison bersama 14 personel.


"Kami selalu mengedepankan, Tiga Pendekatan: Preemtif, Preventif, dan Gakkum Dalam pelaksanaannya, Tim RAGA mengedepankan tiga pendekatan utama, yaitu preemtif, preventif, dan penegakan hukum (gakkum)," ujar Ipda Hendiyanto.


Dikatakanya pula, Pada pendekatan preemtif, personel melakukan sambang dialogis kepada masyarakat dengan memberikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait pencegahan aksi premanisme dan aktivitas geng motor yang berpotensi meresahkan. Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi tindak kriminal.


Sementara itu, pada aspek preventif, Tim RAGA melaksanakan patroli intensif di sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. 


Petugas juga menyambangi kelompok masyarakat serta organisasi kemasyarakatan (ormas) guna mengajak bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.


"Adapun dalam penegakan hukum, personel melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, maupun tempat yang dicurigai dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, serta siap melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pelanggaran,"ungkapnya.


Sejumlah Ruas Jalan Jadi Sasaran Patroli Patroli Tim RAGA menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Kepulauan Meranti, di antaranya Jalan Gogok Darussalam, Jalan Pelajar, Jalan Diponegoro, Jalan Merdeka, Jalan Tebing Tinggi, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kartini, Jalan Kesehatan, Jalan Gelora, Jalan Dorak, dan Jalan Banglas.


Selain patroli jalan raya, personel juga melakukan sambang ke pos-pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). 


Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan motivasi kepada warga dan petugas ronda agar terus mengaktifkan kegiatan patroli malam, terutama di lingkungan permukiman dan objek-objek vital.


Situasi Aman dan Kondusif
Padal Tim RAGA Ipda Hendiyanto, S.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan adanya potensi gangguan kamtibmas maupun aksi premanisme dan geng motor selama patroli berlangsung.


“Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan kendala. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti terpantau aman dan kondusif,” ujarnya.


Kegiatan Tim RAGA ini merupakan bentuk komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah berkembangnya aksi kriminalitas, khususnya premanisme dan geng motor, demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif."****




SUMBER          :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR            :    REDAKSI 
Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Ber

Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Ber








KabarPesisirNews.Com
INHIL RIAU,     – 
Dugaan kepemilikan dan penguasaan lahan oleh warga negara asing (WNA) asal Malaysia di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian menjadi sorotan publik.


Persoalan ini dinilai bukan hanya persoalan agraria semata, tetapi telah menyentuh isu serius terkait kedaulatan negara, penegakan hukum, serta perlindungan hak masyarakat lokal.


Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, menegaskan bahwa pihaknya memandang persoalan ini sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aset tanah di wilayah perbatasan dan pesisir.


Muridi Susandi yang akrab disapa Sandi menyampaikan, PW IWO Riau akan mengambil langkah konkret dan terukur dengan menyurati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Surat tersebut akan berisi permintaan klarifikasi, audit, serta penelusuran menyeluruh terhadap status hukum lahan yang diduga dikuasai oleh WNA di Kuala Sebatu.


“Ini bukan isu kecil. Jika benar ada dugaan WNA menguasai lahan, maka ini menyangkut pelanggaran hukum dan kedaulatan negara. Pemerintah pusat harus turun tangan langsung. Kami akan menyurati Kementerian ATR/BPN RI agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegas Sandi, Rabu (14/1/26).


Lebih lanjut, Sandi mempertanyakan peran dan kinerja pemerintah desa serta pemerintah kecamatan yang dinilai tidak maksimal dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap tanah masyarakat. Ia menilai, mustahil persoalan sebesar ini terjadi tanpa adanya kelalaian, pembiaran, atau bahkan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu.


“Pemerintah desa dan kecamatan perlu dipertanyakan secara terbuka. Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru mengetahui tetapi membiarkan? Ini yang harus dijelaskan kepada publik,” ujarnya.


Menurut Sandi, masyarakat kecil di Desa Kuala Sebatu justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari lahan dan wilayah tersebut, namun kini harus menghadapi ketidakpastian akibat dugaan penguasaan tanah oleh pihak luar.


Ia menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil, sementara kepentingan tertentu justru terkesan lebih dilindungi.


“Terlalu banyak persoalan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Kehadiran pemimpin seharusnya melindungi, melayani, dan memberikan solusi. Bukan membiarkan rakyatnya tertekan, apalagi kehilangan hak atas tanahnya sendiri,” tegas pria kelahiran Inhil tahun 1985 itu.


Dalam pernyataannya, Sandi juga menyerukan agar dugaan praktik mafia tanah dibongkar secara menyeluruh dan transparan. Ia menduga, penguasaan lahan oleh WNA tidak mungkin berdiri sendiri, melainkan melibatkan jaringan dan kepentingan tertentu yang selama ini bermain di balik layar.


“Jika benar ada mafia tanah, maka mereka harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Praktik seperti ini hanya memperkaya segelintir orang dan menyengsarakan masyarakat luas. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tanah, apalagi jika melibatkan warga negara asing,” tandasnya.


Tak hanya berhenti di situ, Sandi juga menyoroti sikap anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) setempat yang dinilainya belum menunjukkan keberanian politik dalam membela masyarakat. Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan wajib hadir di tengah-tengah persoalan rakyat.


“Anggota DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya berdiri di garis depan, bersuara lantang, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Diam dalam situasi seperti ini sama saja dengan membiarkan rakyat dirugikan,” ucapnya dengan nada kritis.


PW IWO Riau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, menginvestigasi, dan menyuarakan persoalan ini hingga ada kejelasan hukum dan sikap tegas dari pemerintah. Sandi menekankan bahwa isu ini bukan semata kepentingan organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan negara.


“Tanah adalah sumber kehidupan rakyat. Jika tanah bisa dengan mudah dikuasai pihak asing, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan masyarakat dan daerah. PW IWO Riau akan berdiri bersama masyarakat hingga keadilan benar-benar ditegakkan,” pungkasnya."****





LIPUTAN INHIL      :    SAD
EDITOR                   :     REDAKSI
Korban Buat Surat Pernyataan berdamai perkara dihentikan atas Laporannya  Dugaan Pemerasan Pupuk 2023 di Ujung Batu.

Korban Buat Surat Pernyataan berdamai perkara dihentikan atas Laporannya Dugaan Pemerasan Pupuk 2023 di Ujung Batu.





KabarPesisirNews.Com
ROKAN HULU RIAU,    -
Laporan dugaan pemerasan pupuk yang terjadi pada 
28 Oktober 2023 di wilayah Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, resmi diselesaikan melalui mekanisme perdamaian.


Penyelesaian tersebut ditandai dengan dibuatnya surat pernyataan penghentian perkara oleh pihak pelapor.


Kesepakatan damai antara kedua belah pihak dicapai pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dan dituangkan dalam surat pernyataan tertulis yang ditandatangani secara sadar dan tanpa paksaan.


Pelapor, M. Fadli Amrindra, secara tegas menyatakan tidak keberatan dan mencabut laporannya terkait dugaan pemerasan yang sebelumnya sempat diberitakan dan dikaitkan dengan oknum LSM Korek. 


Dalam surat pernyataan tersebut, M. Fadli juga meminta secara resmi kepada pihak kepolisian Polsek Ujung Batu untuk menghentikan proses perkara yang dimaksud.


Adapun pihak-pihak yang sebelumnya dilaporkan dalam perkara tersebut, yakni Mulpo Haris Mamurung, Zainuddin, dan Elsa, hingga saat ini tidak pernah menjalani hukuman, serta status perkara belum sampai pada putusan pengadilan.


Pada kesempatan yang sama, Pimpinan LP NasDem Provinsi Riau, Barita Ritonga, yang didampingi Ketua Investigasi LP NasDem Provinsi Riau, Nurjanah, menegaskan bahwa perdamaian telah terjadi secara sah dan disepakati bersama oleh kedua belah pihak.


“Peristiwa ini disebut terjadi pada tahun 2023, dan pada hari ini, Rabu 14 Januari 2026, telah diselesaikan secara damai tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak mana pun,” tegas Barita Ritonga.


Barita Ritonga juga mengimbau kepada pihak kepolisian di wilayah hukum Polsek Ujung Batu agar dapat memahami dan memaklumi kondisi tersebut, termasuk dalam menyikapi pemberitaan yang telah beredar di media dan media sosial.


“Kami meminta agar pemberitaan yang telah beredar dapat ditinjau kembali dan dihapus, karena perkara ini sudah selesai melalui perdamaian dan tidak lagi menimbulkan persoalan hukum,” tambahnya.


Dengan adanya kesepakatan perdamaian ini, para pihak berharap tidak ada lagi opini liar, stigma negatif, maupun polemik berkepanjangan di tengah masyarakat, serta situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Ujung Batu tetap terjaga dengan baik."****




LIPUTAN ROHUL     :    AC
EDITOR                     :    REDAKSI 

Rabu, 14 Januari 2026

Sudandri Lantik Pengurus Mabiran dan Kwarran Tebingtinggi Barat

Sudandri Lantik Pengurus Mabiran dan Kwarran Tebingtinggi Barat





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Sudandri, melantik Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Tebingtinggi Barat periode tahun 2025-2028, bertempat di SDN 2 Alai Kecamatan Tebingtinggi Barat, Rabu (14/1/2026).


Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi Gerakan Pramuka dan meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di Kecamatan Tebingtinggi Barat.


Dalam sambutannya, Sudandri, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik, serta terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya.


"Terima kasih kepada pengurus yang baru dilantik atas kesediaan untuk mewakafkan waktu, pikiran, dan tenaga dalam mengemban amanah ini, kemudian terima kasih kepada kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan fondasi organisasi yang telah dibangun selama ini," ujar Sudandri.


Lebih lanjut, ia mengatakan jabatan yang kini melekat bukan sekadar simbolis, melainkan tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan koridor organisasi. 


"Oleh karena itu, ditekankan agar seluruh gerak langkah organisasi, mulai dari proses pengambilan keputusan hingga pelaksanaan setiap kegiatan, wajib berpedoman secara konsisten dan bertanggung jawab pada AD/ART Gerakan Pramuka," tegasnya.


Sudandri yang juga Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti itu, berharap Pengurus Mabiran dan Kwarran Tebingtinggi Barat dapat menjalankan tugas dengan baik dan meningkatkan prestasi kepramukaan di Kecamatan Tebingtinggi Barat. 


Sebelumnya, Ketua Mabiran Kecamatan Tebingtinggi Barat, Muhammad Nazir, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan.


"Semoga dengan pelantikan ini bisa  menambah semangat kerja bagi jajaran pengurus Kwarran di Kecamatan Tebingtinggi Barat," ujarnya.


Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Meranti, Tunjiarto, jajaran pengurus Kwarcab Kepulauan Meranti, Forkopimcam Tebingtinggi Barat, jajaran pengurus Kwarran Kecamatan Tebingtinggi Barat dan undangan lainnya."****





LIPUTAN         :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolda Riau Pimpin Sertijab, Wakapolda Resmi Dijabat Brigjen Hengki Haryadi

Kapolda Riau Pimpin Sertijab, Wakapolda Resmi Dijabat Brigjen Hengki Haryadi






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar serah terima jabatan (sertijab) wakil kepala kepolisian daerah (wakapolda). Brigjen Hengki Haryadi resmi menjabat sebagai Wakapolda Riau menggantikan Brigjen Adrianto Jossy Kusumo.


Upacara sertijab wakapolda ini digelar di halaman Mapolda Riau, dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Rabu (14/1/2026) pagi. Kegiatan ini turut dihadiri pada pejabat utama (PJU) Polda Riau.


"Hari ini tadi kita telah melaksanakan serah terima jabatan Wakapolda dari Pak Jossy ke Pak Hengki," ujar Irjen Herry Heryawan seusai sertijab.


Irjen Herry Heryawan menyampaikan rotasi adalah hal yang biasa terjadi sebagai bentuk penyegaran di institusi Polri. Ia menekankan bahwa jabatan baru yang diemban Brigjen Jossy di Kalimantan Timur merupakan sebuah promosi strategis.


"Ini adalah hal yang biasa kita lakukan karena ada rotasi, karena Pak Waka (Brigjen Jossy) dipromosikan ke Polda Kalimantan Timur sebagai Wakapolda. Tipenya beda, di atasnya Polda Riau, Kaltim itu di atasnya," imbuhnya.


Pada kesempatan itu, Herry Heryawan juga menyampaikan apresiasi khusus atas dedikasi Brigjen Jossy Kusumo selama bertugas di Bumi Lancang Kuning. Salah satu prestasi yang paling membekas adalah ketegasannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).


"Beliau ini (Brigjen Jossy Kusumo) sangat terkenal di Kuantan Singingi (Kuansing), tokoh pemberantasan PETI, saya sekali lagi menyampaikan terima kasih," imbuh Kapolda.


Selain jabatan Wakapolda, Irjen Herry menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya juga akan melaksanakan serah terima jabatan bagi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau lainnya yang masuk dalam daftar mutasi terbaru.


Kapolda berharap, dengan hadirnya Brigjen Pol Hengki Haryadi sebagai Wakapolda Riau yang baru, sinergitas di internal Polda Riau tetap terjaga dan program-program strategis, termasuk visi Green Policing, dapat terus berjalan berkesinambungan."****





SUMBER          :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR            :     REDAKSI

Selasa, 13 Januari 2026

Tanam Pohon Tanam Harapan Green Policing Polres Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso

Tanam Pohon Tanam Harapan Green Policing Polres Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan Green Policing atau penghijauan dengan penanaman pohon. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025, sekitar pukul 08.40 WIB, bertempat di SD Swasta Yosudarso, Jalan Yosudarso, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, KOMPOL Detis, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, di antaranya Kasi Propam AKP Daniel Bakara, Kasat Intelkam IPTU Roly Irvan, S.H., M.H., Kasi Humas IPTU Iskandar, KBO Sat Intelkam IPTU Mada Surya, Kanit III Sat Intelkam AIPTU Bobeen J. Rikardo, S.H., serta personel Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti menanam sejumlah bibit pohon buah yang terdiri dari tiga batang pohon sawo, satu batang pohon mangga, dan satu batang pohon jambu madu di lingkungan sekolah.


Wakapolres Kepulauan Meranti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program Green Policing, yakni gerakan kepolisian yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.


“Penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Saat ini kita merasakan dampak krisis iklim global, di mana suhu semakin panas akibat berkurangnya pepohonan dan meningkatnya polusi udara. Pohon memiliki peran penting dalam menghasilkan oksigen, menyejukkan udara, serta menjaga lingkungan tetap bersih dan indah,” ujar KOMPOL Detis 


Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dengan melibatkan anak-anak sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pohon yang ditanam bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga simbol harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.


“Anak-anak diharapkan dapat menjaga dan merawat pohon yang ditanam hari ini. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya orang dewasa,” tambahnya.


Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif bersama siswa serta pemberian hadiah, yang disambut antusias oleh para pelajar. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon secara bersama-sama dan foto bersama.


Secara keseluruhan, kegiatan Green Policing ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. 


Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, Polres Kepulauan Meranti berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar."****





SUMBER           :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR             :     REDAKSI 
Bupati Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah, Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan

Bupati Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah, Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima silaturahmi dan kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (13/1/2026). 


Kunjungan tersebut membahas peningkatan pelayanan keimigrasian, khususnya pengurusan paspor elektronik bagi masyarakat.


Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar menyambut baik kehadiran pihak Imigrasi Selatpanjang dan menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, mudah, serta berpihak kepada masyarakat Meranti.


Ia menilai, kemudahan pengurusan administrasi keimigrasian sangat dibutuhkan, mengingat banyak masyarakat Kepulauan Meranti yang bekerja di luar daerah bahkan ke luar negeri demi meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga.


“Apa lagi masyarakat kita banyak bekerja di luar daerah. Saya berharap pengurusan administrasi, khususnya paspor, dapat dipermudah,” ujar H. Asmar.


Bupati Asmar juga berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara Kantor Imigrasi Selatpanjang dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.


“Kalau kita bekerja sesuai tupoksi masing-masing dan saling berkolaborasi, pasti hasilnya akan baik. Prinsip ini harus kita terapkan di mana pun berada,” katanya.


Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap pihak yang memiliki niat membangun daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan sinergi.


“Saya membuka lebar siapa pun yang datang dengan niat membangun Meranti. Kita harus bersama-sama menyatukan pola pikir dan ide-ide cemerlang,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Dendi Surya Agung Nugraha, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan Bupati Kepulauan Meranti.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Meranti yang telah menerima kami dengan baik. Semoga silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Dendi.


Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terhadap kinerja Imigrasi Selatpanjang dalam memberikan pelayanan keimigrasian, khususnya paspor elektronik di wilayah Kepulauan Meranti.


Dalam kesempatan tersebut, Dendi mengungkapkan rencana pihaknya untuk membangun pos layanan pembuatan paspor di wilayah Tanjung Samak guna mempermudah masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah.


“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung rencana ini agar pelayanan keimigrasian semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” katanya.


Silaturahmi tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, di antaranya Zadi LalintasKim, Pison selaku Kabag Imigrasi, unsur Intelijen Imigrasi, serta Kasubsi Tikim.


Pertemuan itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kantor Imigrasi Selatpanjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah."****






LIPUTAN         :    NUR
EDITOR           :    REDAKSI 
Bupati Kepulauan Meranti Lantik Kepala Sekolah Definitif di Seluruh Kecamatan

Bupati Kepulauan Meranti Lantik Kepala Sekolah Definitif di Seluruh Kecamatan






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Sekolah definitif di seluruh kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti. 


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Kuning, Selasa (13/1/2026).


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik. 


Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa perubahan positif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Asmar.


Menurutnya, jabatan Kepala Sekolah merupakan posisi strategis yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan masa depan generasi muda Kepulauan Meranti.


Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan tertanggal 25 September 2025 tentang Himbauan Penyelesaian Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Dalam surat tersebut, daerah yang masih menugaskan guru sebagai Plt Kepala Sekolah diimbau untuk segera mengangkat Kepala Sekolah definitif dari guru yang memenuhi persyaratan sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, paling lambat 31 Desember 2025.


Bupati Asmar menjelaskan, pelantikan baru dapat dilaksanakan saat ini karena adanya sejumlah kendala teknis. 


Ia memaparkan, jumlah Plt Kepala Sekolah di Kepulauan Meranti saat ini sebanyak 30 sekolah. 


Dari jumlah tersebut, 22 orang diusulkan melalui sistem SIMKSPSTK, dengan 18 orang mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).


“Sementara itu, empat orang Plt Kepala Sekolah tidak terakomodir dalam SIMKSPSTK, karena dua orang dinyatakan pernah mengundurkan diri sebagai Kepala Sekolah dan dua orang lainnya pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah definitif. Sedangkan delapan orang Plt Kepala Sekolah belum dapat diusulkan karena masih menyelesaikan Program Revitalisasi,” jelas Asmar.


Ia juga berpesan kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik agar senantiasa bersemangat, bekerja keras, serta menjunjung tinggi komitmen dalam meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, loyalitas, dan integritas.


Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Kepulauan Meranti dan seluruh Kepala Sekolah yang dilantik."****





LIPUTAN          :    NUR
EDITOR            :     REDAKSI