KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU, -
Puluhan awak media di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mendatangi kantor BPKAD pada 13 Maret 2026, mempertanyakan terkait pencairan kerjasama advetorial (Adv) dengan Kominfo Kepulauan Meranti yang tidak kunjung dicairkan.
Menurut keterangan beberapa awak media, pihak BPKAD siap mencairkan hanya 300 juta sesuai keadaan keuangan daerah saat ini. Namun, pihak Kominfo tidak mau menerima karena tidak cukup untuk dibagikan kepada awak media.
"Permintaan pihak Kominfo meminta dicairkan sesuai pengajuan mereka," kata Fajar, salah satu awak media, pada 13 Maret 2026.
Awak media mengatakan, seharusnya pihak Kominfo ada itikat baik untuk mencairkan anggaran yang ada, karena awak media ingin menghadapi hari raya. "Walaupun jumlah yang diterima awak media tidak seberapa, itu sangat penting bagi awak media untuk tambahan biaya banyak yang harus diselesaikan dalam menghadapi lebaran," katanya.
Pihak media juga mengatakan, setiap pencairan Advetorial (Adv) di Pemda melalui Kominfo selalu menjadi masalah semenjak kepimpinan saat ini. "Pada hal sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini," kata mereka.
Besok, 13 Maret 2026, awak media di Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan audiensi dengan pihak Kominfo untuk meminta kejelasan mengapa tidak mau dicairkan dana advetorial untuk awak media. "Kita mempertanyakan berapa jumlah media yang sebenarnya yang melakukan kerjasama advetorial, kita mau transparansi buka-bukaan data," kata mereka.
Awak media di Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengharapkan agar Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti dapat mencari solusi penyelesaian masalah antara pihak media dengan Kominfo. Mereka berharap agar pimpinan daerah dapat memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar yang terbaik.
"Kami berharap Bupati dan Sekda dapat membantu menyelesaikan masalah ini, agar awak media dapat menerima hak-hak mereka," kata salah satu awak media.
Mereka juga meminta agar Kominfo dapat transparan dan akuntabel dalam mengelola dana advetorial, serta memastikan bahwa dana tersebut digunakan untuk kepentingan publik dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Dengan adanya harapan ini, awak media di Kabupaten Kepulauan Meranti berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan dan hubungan antara pihak media dan Kominfo dapat kembali normal."****
EDITOR : REDAKSI