Rabu, 04 November 2026

Ketua TP-PKK Meranti Ajak Kader Perkuat Gerakan Posyandu Aktif

Ketua TP-PKK Meranti Ajak Kader Perkuat Gerakan Posyandu Aktif






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, S.E., mengajak seluruh kader Posyandu memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan keaktifan pelayanan secara rutin guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.


Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Gerakan Posyandu Aktif dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang dipusatkan di Posyandu Melati, Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Selasa (3/11/2026).


Ismiatun mengatakan, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Perannya kini tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berkembang sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui pelayanan terpadu.


“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan, Gerakan Posyandu Aktif harus diwujudkan melalui kegiatan pelayanan yang rutin, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat.


Ismiatun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang selama ini telah meluangkan waktu dan tenaga untuk melayani masyarakat.


Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan Posyandu, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan seluruh pihak dalam memperkuat Gerakan Posyandu Aktif di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ismiatun menegaskan, komitmen tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan keberlanjutan program di lapangan.


“Komitmen ini harus menjadi janji dan tanggung jawab kita bersama untuk terus menghidupkan Posyandu, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memastikan keberlanjutan kegiatan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.


Ia berharap momentum Hari Kesehatan Nasional semakin memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghidupkan Posyandu sebagai salah satu garda terdepan pelayanan dasar.


Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat, Kapolsek Rangsang Barat, Kepala KUA Rangsang Barat, Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, serta Ketua TP-PKK dan TP-Posyandu tingkat kecamatan dan desa.


Selain penguatan komitmen, kegiatan Gerakan Posyandu Aktif juga diisi dengan berbagai pelayanan kesehatan masyarakat, meliputi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, pemeriksaan ibu hamil dan nifas, deteksi dini kesehatan remaja, pemeriksaan kelompok dewasa dan lansia, serta penyuluhan dan edukasi kesehatan."****





LIPUTAN       :      NUR
EDITOR          :      REDAKSI 
Grand Final Turnamen Gasing Se-Riau IV Berlangsung Meriah, Komgas Teluk Belitung Sukses Lestarikan Budaya Melayu.

Grand Final Turnamen Gasing Se-Riau IV Berlangsung Meriah, Komgas Teluk Belitung Sukses Lestarikan Budaya Melayu.






KabarPesisirNews.com
MERBAU KEP.MERANTI RIAU-,
Gelanggang Gasing H. Yahya di Hulu Asam, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bergemuruh pada Selasa (03/11/2026) malam. 


Grand Final Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 sukses digelar dengan meriah dan penuh antusiasme warga.


Acara penutupan tahun ini terasa lebih semarak dari tahun sebelumnya. Panitia dari Komunitas Gasing (Komgas) Teluk Belitung membagikan ratusan kupon berhadiah door prize kepada penonton yang beruntung, membuat suasana lapangan semakin hidup hingga larut malam.


Turnamen yang mengusung tema “Dari Tradisi untuk Generasi, Budaya Tak Pernah Mati” ini tidak hanya menyajikan adu ketangkasan gasing, namun juga diselingi dengan pertunjukan silat tradisional. 


Kolaborasi dua warisan budaya Melayu ini menjadi bukti nyata upaya pelestarian permainan tradisional di tengah derasnya arus modernisasi.
Setelah melalui persaingan ketat selama beberapa hari, empat tim terbaik akhirnya berhasil melaju ke babak grand final.


Adapun daftar juara Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 adalah:
1.  Juara I: Tim Perkasanya dari Bengkalis
2.  Juara II: Tim Selayang Pandan dari Rupat
3.  Juara III: Tim Tuah Sekate dari Rupat
4.  Juara IV: Tim Laskar Hangtuah dari Bengkalis


Keempat tim tersebut berhasil menyisihkan puluhan tim lainnya yang berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Penutupan turnamen secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Merbau, Idrus, SE.


Dalam sambutannya, Sekcam Merbau Idrus, SE, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komgas Teluk Belitung. Menurutnya, Komgas telah berhasil menghidupkan kembali antusiasme masyarakat terhadap permainan tradisional gasing dan seni silat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Melayu Riau.


“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Merbau sangat bangga. Komgas ini luar biasa. Di tengah gempuran game online, mereka masih konsisten menjaga tradisi kita. Ini harus terus didukung,” ujar Idrus dalam sambutannya.


Idrus juga menegaskan bahwa permainan tradisional memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, sekaligus menjadi penghubung nilai-nilai budaya dari masa lalu, masa kini, hingga masa mendatang. 


Ia berharap ke depan turnamen ini terus berkembang dan mampu menarik peserta dari luar Riau, sehingga menjadi agenda budaya kebanggaan masyarakat Merbau dan Kabupaten Kepulauan Meranti.


Sementara itu, Ketua Komgas Teluk Belitung, Andi Saputra, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangganya atas suksesnya penyelenggaraan tahun keempat ini.


“Turnamen gasing ini adalah bukti bahwa budaya kita tidak akan pernah mati. Selama ada generasi yang mau menjaga, tradisi akan tetap hidup. Untuk itu mari bersama-sama kita bangkitkan kembali permainan tradisional kita yang menjadi warisan budaya leluhur kita,” tegas Andi.


Melihat antusiasme masyarakat dan seluruh tim yang ikut berpartisipasi begitu luar biasa, Andi memastikan turnamen gasing akan digelar setiap tahun sebagai agenda rutin Komgas.


Lebih dari itu, Andi juga membocorkan rencana besar Komgas ke depan. Selain turnamen gasing, pihaknya telah mewacanakan akan mengadakan lomba silat pengantin (persembahan) untuk tiga kabupaten serta lomba zapin tradisional.


“Ini merupakan penyelenggaraan yang keempat yang dilaksanakan di gelanggang gasing Komgas H. Yahya Hulu Asam ini. Tanpa kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh pengurus Komgas dan panitia, kegiatan ini tidak mungkin sesukses ini,” tambahnya.
Mewakili seluruh pengurus Komgas, Andi juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga Hulu Asam yang telah dengan tulus menyiapkan rumahnya sebagai tempat tinggal (homestay) bagi para peserta dari luar daerah. Menurutnya, kehangatan dan keramahan warga Hulu Asam patut diacungi jempol.


Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada PT. ITA yang telah menjadi sponsor tunggal pada open turnamen gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 ini, sehingga acara dapat berjalan lancar dan sukses.


Di akhir acara, Sekcam Merbau Idrus, SE, didampingi Ketua Komgas, secara langsung menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang turnamen.


Tampak hadir dalam acara penutupan tersebut : Sekcam Merbau Idrus, SE, Bhabinkamtibmas, Ketua Umum Komgas sekaligus Ketua PERGASI Kabupaten Kepulauan Meranti Andi Saputra beserta seluruh pengurus dan anggota Komgas, LAM Merbau Syafruddin, S.Hum, Lurah Teluk Belitung Islawadi, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Darsini, SM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh tim terbaik yang masuk ke babak final.


Dengan berakhirnya Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 ini, Komgas Teluk Belitung sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu. Semangat “Dari Tradisi untuk Generasi” yang digaungkan malam ini diharapkan tidak berhenti di gelanggang H. Yahya Hulu Asam saja, melainkan terus menyebar dan membakar semangat generasi muda Meranti untuk mencintai budayanya sendiri.


Turnamen ini pun ditutup dengan harapan besar, insyaallah pada tahun mendatang Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-V dapat digelar dengan lebih meriah, diikuti lebih banyak peserta, dan semakin mempertegas posisi Kecamatan Merbau sebagai arah pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Kepulauan Meranti.****







PENULIS.    :       ALI SANIP
EDITOR        :       REDAKSI

Polres Kepulauan Meranti Polres Meranti Edukasi Siswa MAN 2 tentang Bahaya Judi Online dan Penipuan Digital

Polres Kepulauan Meranti Polres Meranti Edukasi Siswa MAN 2 tentang Bahaya Judi Online dan Penipuan Digital







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Upaya mencegah pelajar terjerat judi online dan penipuan digital dilakukan Polres Kepulauan Meranti melalui edukasi langsung ke sekolah. Sebanyak 90 siswa MAN 2 Kepulauan Meranti mengikuti penyuluhan yang digelar di aula sekolah, Selasa (3/11).


Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Abdul Roni, S.H. Penyuluhan itu menjadi bagian dari langkah kepolisian meningkatkan pemahaman pelajar terhadap berbagai ancaman kejahatan di ruang digital.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K, melalui IPTU Abdul Roni mengatakan, perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan pemahaman dan kewaspadaan, terutama di kalangan remaja.


Menurut dia, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena aktivitas mereka tidak terlepas dari penggunaan internet dan media sosial. Tanpa pemahaman yang memadai, mereka berisiko terpengaruh praktik judi online maupun menjadi korban penipuan digital.


"Pelajar perlu memahami bahaya judi online dan mengenali berbagai modus penipuan digital. Jangan sampai kemudahan mengakses internet justru dimanfaatkan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri," ujar Abdul Roni.


Ia menjelaskan, edukasi tersebut merupakan langkah pencegahan untuk membangun lingkungan sekolah yang bersih dari praktik judi online dan penipuan digital. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital serta kesadaran hukum di kalangan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.


Polres Kepulauan Meranti juga mendorong adanya pengawasan internal di lingkungan sekolah serta kerja sama dengan orang tua. Langkah tersebut dinilai penting agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan saat kegiatan edukasi, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.


Dalam kegiatan tersebut, Abdul Roni didampingi Kasubsiluhkum Sikum Polres Kepulauan Meranti Ipda Hendiyanto, S.H., Kanit Binmas Polsek Rangsang Barat Aiptu T. Ishak, Bhabinkamtibmas Aipda Assobirin, serta Bripda Erlian Andesco.


Sementara itu, pihak sekolah diwakili Wakil Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti Bidang Kurikulum Muhammad Taufik, S.Pd.I., M.Pd. Sebanyak 90 siswa mengikuti kegiatan tersebut.


Melalui edukasi ini, Polres Kepulauan Meranti berharap para pelajar semakin bijak menggunakan teknologi digital, mampu mengenali risiko kejahatan di ruang siber, serta tidak mudah tergiur tawaran yang berkaitan dengan judi online maupun penipuan."****





SUMBER        :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 
Ketua Devisi Investigasi LSM - KPK, Kesalkan Bea Cukai Asal Tangkap Kayu untuk Rumah Penerima BSPS

Ketua Devisi Investigasi LSM - KPK, Kesalkan Bea Cukai Asal Tangkap Kayu untuk Rumah Penerima BSPS




SELATPANJANG RIAU,     – 
Rencana masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni melalui program bantuan pemerintah kini menjadi perhatian DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. Pasalnya, 


Ketua Devisi Investigasi LSM - Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) kesalkan Satgas Bea Cukai Riau - Kepri tangkap kapal pengangkut sekitar 18 ton kayu olahan yang disebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Merah Putih.


Muhamad Rafi, sebagai Ketua Devisi Investigasi LSM - Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) memaparkan, "Seharusnya rencana masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni melalui program bantuan pemerintah itu, terutama untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang masuk dalam daerah 3T ini semestinya mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pihak Bea Cukai Riau, agar program nasional yang  benar - benar bermanfaat bagi masyarakat ini dapat terealisasi dengan baik.


" Tentunya kami dari LSM - KPK sangat kesal terhadap kinerja Satgas Bea Cukai Riau - Kepri yang kita duga keras asal tangkap saja. Kinerja Satgas Bea Cukai seperti ini tentunya mendesak kami agar Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto segera membentuk Tim Investigasi melalui  Kementerian berwenang bersama  Aparat Penegak Hukum yang ada untuk segera memeriksa semua kinerja Kanwil Bea Cukai Riau - Kepri terutama terkait hal penangkapan kapal pengangkut sekitar 18 ton kayu olahan yang disebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Merah Putih yang diketahui bertolak dari Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, menuju Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir pada Kamis (29/10/2026)", tegas Rafi.


Karena menurut Muhamad Rafi,"  Masih banyak kerja Bea Cukai Riau yang menjadi kewajibannya yang  benar-benar tupoksinya seperti kegiatan dugaan manifes ekspor impor yang sengaja menghindari kewajiban pajak  dibeberapa daerah yang ada di Riau - Kepri yang kita duga marak terjadi melalui beberapa pelabuhan tikus khususnya di Riau Namun sayangnya, selama ini  terkesan pihak Bea Cukai diduga tutup mata dan sengaja membiarkan", tuturnya kepada Jurnalis Kabarpesisirnews.com Selasa (3/11/2026)


Rafi juga mengatakan, " LSM - KPK sangat mendukung suara dan  perhatian khusus secara serius dari beberapa Anggota DPRD  Meranti yang memiliki dan kepedulian terhadap kepentingan hajat dan hidup masyarakat untuk dapat memiliki dan menikmati rumah tempat tinggal keluarga yang layak dalam meningkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti secara serius.


" Jika perlu DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti kita dukung, kita desak segera membawa persoalan ini langsung ke DPR RI. Supaya DPR RI langsung kita minta  secepatnya dapat memberikan jaminan  program nasional pemerintah  demi Kepentingan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti ini dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat ", Ucap Ketua Devisi Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) ini. Tutup nya"****






EDITOR       :      REDAKSI 


Selasa, 03 November 2026

Pelita ASN dan Ikan Patin Diluncurkan, Pemkab Meranti Perkuat Layanan Adminduk Digital

Pelita ASN dan Ikan Patin Diluncurkan, Pemkab Meranti Perkuat Layanan Adminduk Digital







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus peluncuran dua inovasi administrasi kependudukan, yakni Pelayanan Administrasi Kependudukan Terintegrasi bagi ASN (Pelita ASN) dan Identitas Kependudukan Digital untuk Pelayanan Administrasi Terintegrasi (Ikan Patin).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (3/11/2026), dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah.


Dalam sambutannya, Sudandri mengatakan administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.


Menurutnya, diperlukan sinergi antarperangkat daerah, khususnya dalam mendukung verifikasi dan validasi serta pemanfaatan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Ia menyambut baik penandatanganan PKS tersebut sebagai langkah memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam pemanfaatan data kependudukan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.


Sudandri berharap, kehadiran Pelita ASN dan Ikan Patin dapat memberikan kemudahan serta mempercepat pelayanan administrasi kependudukan, meningkatkan pemutakhiran data ASN, sekaligus mendorong pemanfaatan identitas digital dalam pelayanan publik.


"Saya berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan kerja sama dan inovasi ini secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepulauan Meranti, Agustia Widodo, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut bertujuan mendukung verifikasi dan validasi data penduduk sesuai kewenangan masing-masing pihak guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.


"PKS ini bukan sepenuhnya menggantikan hak akses, melainkan sebagai dasar koordinasi dan komitmen semua pihak sesuai dengan kewenangannya," jelas Agustia.


Ia berharap, melalui kerja sama tersebut, pemanfaatan data kependudukan dapat semakin optimal dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan di masing-masing perangkat daerah.


Penandatanganan PKS tersebut turut dihadiri Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Bakharudin; Kepala Bappedalitbang, Sakinul Wadi; perwakilan Dinas Kesehatan, Ade Suhartian; Kepala Dinas Sosial, Piscot Ginting; serta sejumlah undangan lainnya."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Senin, 02 November 2026

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama










KabarPesisirNews.Com
SUMATRA,     – 
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan jalan tol yang tidak hanya mengutamakan kelancaran perjalanan, tetapi juga kenyamanan di setiap titik persinggahan. Mengusung semangat Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya berupaya menjaga kebersihan dan kualitas fasilitas rest area di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan istirahat yang bersih, sehat, dan nyaman.


Saat ini, Hutama Karya mengelola sebanyak 35 rest area yang tersebar di sejumlah ruas JTTS, terdiri dari 30 rest area Tipe A dan 5 rest area Tipe B. Fasilitas tersebut tersebar di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba), Pekanbaru–Dumai (Permai), Pekanbaru–Bangkinang, Padang–Sicincin, Binjai–Stabat, Indrapura–Kisaran (Inkis), Sigli–Banda Aceh, serta Betung–Tempino–Jambi (Betejam). Perbedaan tipe rest area pada setiap ruas disesuaikan dengan perencanaan dan kebutuhan pelayanan, dengan mempertimbangkan karakteristik ruas, volume lalu lintas, jarak perjalanan, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Meski memiliki kelengkapan fasilitas yang berbeda, seluruh rest area tetap mengedepankan kebersihan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan, Hutama Karya juga mengajak pengguna jalan untuk memanfaatkan aplikasi Mozy melalui fitur MoRestArea guna memperoleh informasi lokasi rest area di sepanjang perjalanan.


Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penyediaan rest area mini di Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra). Meskipun ruas tol ini hanya memiliki panjang sekitar 22 kilometer dan berdasarkan ketentuan yang berlaku tidak diwajibkan menyediakan rest area, Hutama Karya tetap menghadirkan fasilitas istirahat yang dilengkapi toilet, musala, serta pilihan jajanan bagi pengguna jalan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan berkendara, khususnya dalam mengantisipasi risiko kecelakaan akibat rasa kantuk dan kelelahan. Melalui fasilitas tersebut, Hutama Karya ingin memastikan pengguna jalan tetap memiliki kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan, sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara Selamat Sampai Tujuan (SETUJU). 


Sebagai salah satu fasilitas pendukung perjalanan, rest area memiliki peran penting bagi pengguna jalan untuk melepas lelah, memulihkan kondisi tubuh, hingga mempersiapkan diri sebelum kembali berkendara. Untuk mendukung kenyamanan tersebut, Hutama Karya memberikan perhatian terhadap kebersihan berbagai fasilitas, mulai dari toilet, musala, area makan, hingga ruang publik yang digunakan bersama oleh para pengunjung.


Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyampaikan bahwa kebersihan rest area merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan yang terus diupayakan perusahaan bagi seluruh pengguna jalan.
 

“Bagi kami, pelayanan yang baik tidak selalu hadir melalui hal-hal besar. Toilet yang bersih, tempat beristirahat yang nyaman, hingga lingkungan yang tertata merupakan bentuk perhatian sederhana yang memiliki arti bagi pengguna jalan. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin memastikan setiap pengguna jalan dapat merasakan kenyamanan, tidak hanya ketika berkendara, tetapi juga saat singgah untuk beristirahat,” ujar Iwan.


Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya terus mengupayakan pemeliharaan kebersihan melalui pembersihan fasilitas secara berkala, pemantauan kondisi sarana dan prasarana, serta koordinasi dengan petugas pengelola rest area. Perhatian khusus diberikan pada fasilitas dengan intensitas penggunaan tinggi, terutama toilet, yang kondisinya dapat berubah seiring dengan aktivitas pengunjung. Oleh karena itu, selain pembersihan rutin oleh petugas, kebiasaan sederhana dalam menggunakan fasilitas umum turut menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.


Penggunaan toilet sesuai peruntukannya, seperti menyiram kembali setelah digunakan, menggunakan toilet duduk dengan posisi yang semestinya, serta menjaga lantai dan area wastafel tetap bersih, menjadi bentuk kepedulian yang dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung berikutnya. Begitu pula dengan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan musala, dan merapikan kembali fasilitas setelah digunakan. Langkah-langkah sederhana tersebut memiliki dampak besar dalam menciptakan lingkungan rest area yang nyaman bagi semua.


“Kami memahami bahwa rest area merupakan fasilitas bersama yang digunakan oleh banyak orang dengan kebutuhan dan kebiasaan yang beragam. Petugas kami terus berupaya menjaga kebersihan secara berkala, namun kenyamanan yang berkelanjutan tentu akan lebih mudah terwujud apabila setiap pengunjung turut mengambil peran. Hal sederhana seperti menyiram toilet setelah digunakan atau membuang sampah pada tempatnya merupakan bentuk kepedulian kepada sesama pengguna jalan. Karena pada akhirnya, fasilitas yang kita jaga bersama akan memberikan manfaat bagi kita semua,” tambah Iwan.


Di balik kebersihan rest area, terdapat dedikasi para petugas yang bekerja menjaga fasilitas agar tetap nyaman digunakan. Hutama Karya senantiasa mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas, termasuk melalui evaluasi kondisi kebersihan dan respons terhadap kebutuhan pengguna jalan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan berorientasi pada pengalaman pengguna jalan.
Hutama Karya juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyampaikan masukan apabila menemukan fasilitas yang membutuhkan perhatian petugas. Dengan komunikasi dan kepedulian yang terbangun antara pengelola dan pengguna jalan, diharapkan kualitas pelayanan rest area dapat terus ditingkatkan secara berkesinambungan.


“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami percaya bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya dibangun melalui fasilitas yang tersedia, tetapi juga melalui kepedulian terhadap orang lain. Mari bersama-sama menjaga rest area sebagai ruang singgah yang bersih dan nyaman, karena setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat menjadi bentuk perhatian bagi pengguna jalan berikutnya,” tutup Iwan.
 

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Hutama Karya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh ruas tol yang dikelola. Melalui pengelolaan rest area yang berkelanjutan serta partisipasi aktif masyarakat, Hutama Karya berharap setiap perjalanan di JTTS tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tetapi juga pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkesan, sebagai wujud nyata semangat Melayani Sepenuh Hati.


Selain itu, Hutama Karya terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan terkait kebersihan maupun kondisi fasilitas rest area yang dapat disampaikan melalui layanan call center terintegrasi di nomor 150-700, WhatsApp 0811-277-000, atau fitur Feedback pada aplikasi Mozy yang tersedia di App Store dan Google Play Store. Setiap masukan dari pengguna jalan menjadi bagian penting dalam evaluasi dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Hutama Karya untuk terus Melayani Sepenuh Hati."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu

Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan guna memperlancar konektivitas dan mobilitas masyarakat, baik antardesa maupun antarkecamatan. Peningkatan akses jalan ini diharapkan dapat mempermudah distribusi barang dan hasil perkebunan sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan ruas jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang, yang saat ini tengah dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut bersama Kepala Dinas PUPR, jajaran bidang dan staf teknis Bina Marga, Camat Rangsang, serta para kepala desa se-Kecamatan Rangsang, Senin (2/11/2026).


Dalam peninjauan itu, Asmar menyampaikan bahwa pembangunan jalan memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 6 hingga 7 meter. Pekerjaan tersebut didukung anggaran APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 sebesar kurang lebih Rp4,8 miliar.


"Alhamdulillah, hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk melihat progres pekerjaan jalan di Pulau Rangsang. Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan mobilitas hasil perkebunan," ujar Asmar.


Ia mengatakan, pemerintah daerah berharap pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan hingga ke kawasan Desa Sungai Gayung Kiri agar masyarakat semakin mudah membawa hasil perkebunan untuk dipasarkan.


"Insyaallah, apabila anggaran memungkinkan dan ada rezekinya, pembangunan ini akan kita lanjutkan sampai ke Gayung Kiri. Harapan kita, masyarakat semakin mudah membawa hasil kebunnya ke pasar dan perekonomian masyarakat Pulau Rangsang semakin meningkat," harapnya.


Menanggapi perhatian masyarakat terhadap kondisi jalan yang sebelumnya sempat viral di media sosial, Asmar menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.


"Kami terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Silakan sampaikan pendapat, tetapi berikan juga saran-saran yang baik agar menjadi masukan bagi kami dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan," ungkapnya.


Terkait prioritas pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2027 di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas, Asmar mengatakan pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan mengupayakan alokasi anggaran, termasuk melalui dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.


"Insyaallah, kita akan fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kita berharap melalui perencanaan dan dukungan anggaran yang ada, pembangunan dapat terus dilaksanakan secara bertahap," jelasnya.


Pada kesempatan itu, Asmar juga menyampaikan rencana kedatangan sekitar 600 personel batalion ke Kecamatan Rangsang pada Januari mendatang. Ia berharap kehadiran satuan tersebut nantinya dapat memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat setempat.


Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, S.T., menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu memiliki target panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 6 hingga 7 meter. Ketebalan badan jalan disesuaikan dengan kondisi tanah di lapangan, yakni berkisar antara 30 hingga 45 sentimeter.


"Kalau kondisi tanahnya masih keras, ketebalannya bisa sekitar 30 sentimeter. Namun, jika kondisi tanah berlumpur, bisa mencapai 45 sentimeter. Ini disesuaikan agar konstruksi jalan dapat memenuhi kebutuhan kondisi lapangan," jelasnya.


Rahmat yang akrab disapa Aang itu menambahkan, apabila pembangunan dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya, penanganan ruas jalan tersebut berpotensi diperpanjang sekitar 3 hingga 4 kilometer.


Selain di Kecamatan Rangsang, Dinas PUPR juga tetap memprioritaskan penanganan sejumlah ruas jalan dengan kondisi rusak berat di wilayah lainnya, termasuk Kecamatan Pulau Merbau, Rangsang Pesisir, dan Rangsang Barat.


Aang juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan Lukit akan mendapat dukungan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT ITA dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar.


Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer, termasuk pekerjaan jalan beton di Desa Sungai Tengah. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendukung operasional penyeberangan RoRo Lukit.


Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Meranti yang telah turun langsung meninjau pembangunan jalan di wilayah mereka.


Ia mengungkapkan, kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai membaik setelah dilakukan pembangunan. Pemerintah desa bersama masyarakat berharap peningkatan jalan tersebut dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau ruas-ruas lainnya.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi jalan di desa kami. Alhamdulillah, jalan yang sebelumnya rusak sekarang sudah mulai bagus. Kami berharap pembangunannya dapat dilanjutkan agar semakin banyak akses masyarakat yang terbantu," tuturnya.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil perkebunan, serta membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Rangsang."****





LIPUTAN         :      NUR
EDITOR            :      REDAKSI 
Serah terima jabatan kepala kantor Yang Baru. UPP kelas lll dabo yg lama Di Ganti yang baru

Serah terima jabatan kepala kantor Yang Baru. UPP kelas lll dabo yg lama Di Ganti yang baru






KabarPesisirNews.Com
LiNGGA KEPRI,      -
UPP kelas lll dabo singkep mengelar acara pisah sambut dengan yang baru, sertijab pada Minggu malam jam 20 WIB 1 November 2026 di rumah makan buk gayah atau di sebut kaparinyo. jabatan yang baru resmi di serah terima dari pejabat yang lama MAHYUDDIN S.Sos.M.H kepada kepala kantor yang baru ERIADI M.M Minggu malam 1 November 2026


MAHYUDDIN,S.Sos M.H, kepala kantor Syahbandar kelas lll dabo singkep yang lama dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas di upp kelas lll dabo singkep terdapat kekurangan maupun hal hal yang belum optimal saya mintak maap. Dan yang baru lebih optimal lagi untuk kedepan nya


 Mahyuddin,mengucapkan terima kasih kepada staf pegawai kantor selama saya menjabat,ada kata kata mau pun salah dan hilap, saya mohon maap dan terus tetap membangun komunikasi yang baik dan sabar, senyum ,dan sapa dan menghadirkan pelayanan yang terbaik, berempati serta membangun kepercayaan publik,  Mahyuddin 


masyarakat berharap Syahbandar UPP kelas lll dabo singkep terus menjalankan tugasnya secara optimal terutama dalam memperhatikan aspek keselamatan pelayaran, ketertiban operasional kapal dan pelayaranan publik di wilayah Kepulauan kabupaten lingga dalam hal pas kecil 


Acara di lanjutkan dengan serah terima jabatan antara kepala kantor lama dan baru serta penyerahan cendera mata dari pegawai staf kantor UPP kelas lll dabo singkep dan di lanjutkan sesi poto bersama.


Hadir pada kesempatan ini antara lain, toko agama, tokoh masyarakat, agen pelayaran serta undangan lain yang ikut hadir menyaksikan momen peralihan serah terima jabatan tersebut yang acaranya penuh dengan hikmat 


Acara pisah sambut itu sampai selesai dengan acara karoke bersama stap dan rekan rekan. Yang ada dalam acara undangan tersebut. Saya ucapkan terimakasih buat kabupaten lingga telah Terima saya dinas  selama 4 tahun 2 bula.dan mudah mudahan UPP kelas lll Dabo maju selalu."****






LIPUTAN LINGGA      :    IJAL 
EDITOR                         :   REDAKSI 
Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun, Pengguna hingga Pengedar Ditindak Tegas

Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun, Pengguna hingga Pengedar Ditindak Tegas







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    - 
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., memberikan peringatan keras kepada seluruh personel Polda Riau dan jajaran Polres agar tidak terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti menjadi pengguna ataupun pengedar narkoba.


Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolda Riau, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau, Irwasda, para pejabat utama (PJU), serta personel Polda Riau.


Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama pelaksanaan tugas. Menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga sikap tampang, perilaku, etika berkomunikasi, serta cara berinteraksi dengan pimpinan, sesama anggota dan masyarakat.


Ia juga mengingatkan agar tidak ada sikap arogan dalam lingkungan organisasi. Setiap pimpinan harus menghargai kerja keras bawahannya, sementara seluruh personel wajib menjaga etika dan saling menghormati.


“Lupakan yang lalu, kita lihat ke depan bagaimana kita bisa berbuat lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya.


Selain itu, Kapolda meminta jajaran meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, terutama mengantisipasi banjir dan genangan di wilayah rawan, khususnya Kota Pekanbaru. Personel yang bertugas di lapangan juga diminta mempersiapkan perlengkapan keselamatan dan memastikan kendaraan serta administrasi perorangan dalam kondisi lengkap.


Terkait persoalan narkoba, Kapolda mengaku masih menerima informasi adanya anggota yang terlibat, bahkan menjadi pengedar. Ia menegaskan pengguna narkoba akan dikenakan sanksi demosi selama tiga tahun, sedangkan pengedar akan dipertimbangkan untuk dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).


“Tidak ada ampun untuk para pengguna maupun pengedar narkoba. Bagaimana kita akan melakukan tindakan terhadap narkoba di masyarakat kalau di internal sendiri masih ada anggota yang bermain dengan barang haram tersebut,” tegasnya.


Kapolda juga menyiapkan pola pembinaan khusus bagi anggota yang terbukti menyalahgunakan narkotika. Setelah menjalani penempatan khusus (patsus) dan proses penindakan, personel tersebut akan menjalani pembinaan di lingkungan Satbrimob dengan pengawasan melekat dari Provos. Langkah ini diharapkan memberikan efek jera dan mencegah pelanggaran berulang.


Dalam kesempatan itu, Kapolda turut menginstruksikan larangan penggunaan vape atau rokok elektrik di lingkungan Polda Riau dan Polres jajaran, baik oleh personel maupun masyarakat yang berkunjung. Kabid Propam diminta melakukan pengawasan dan menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai ketentuan.


Kapolda juga mengingatkan bahwa Polri merupakan pejuang kemanusiaan yang harus hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Ia meminta seluruh personel mengimplementasikan semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.


Tak kalah penting, personel dan keluarganya diminta bijak menggunakan media sosial serta menghindari unggahan maupun komentar yang dapat menimbulkan persoalan, khususnya terkait kebijakan pemerintah.


Menutup arahannya, Kapolda meminta seluruh jajaran menjadikan momentum tersebut sebagai langkah memperbaiki diri, meningkatkan disiplin, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


“Berikan yang terbaik kepada masyarakat. Jadikan polisi benar-benar dipercaya sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik dan masyarakat terlayani dengan baik,” pungkasnya."****






SUMBER     :  BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR       :  REDAKSI 
Jangan Asal Tangkap, DPRD Meranti Soroti Penangkapan Kayu Perumahan oleh Bea Cukai

Jangan Asal Tangkap, DPRD Meranti Soroti Penangkapan Kayu Perumahan oleh Bea Cukai







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Pengamanan kapal pengangkut sekitar 18 ton kayu olahan yang disebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah masyarakat penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Merah Putih di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat perhatian dari DPRD setempat.


Kapal yang mengangkut kayu tersebut diketahui berlayar dari Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, menuju Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir. Kapal itu dikabarkan diamankan oleh Satuan Tugas (Satgas) Bea Cukai Riau-Kepri pada Kamis (29/10/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kayu olahan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pembangunan rumah masyarakat penerima manfaat program BSPS Merah Putih, yang merupakan bagian dari program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Syaifi Hasan, meminta agar penanganan persoalan tersebut dilakukan secara proporsional dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat penerima bantuan perumahan.


Kepada wartawan Senin (2/11/2026), Syaifi mengatakan, aparat terkait perlu memberikan solusi agar persoalan pengangkutan kayu tidak menghambat pelaksanaan program bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


"Seharusnya program ini didukung, jangan asal tangkap saja. Pihak Bea Cukai harus mencari solusi bagaimana kayu untuk pembangunan perumahan dari program Presiden ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai penerima manfaat," ujarnya.


Menurut Syaifi, kayu tersebut berdasarkan informasi yang diterimanya bukan untuk dibawa ke luar daerah atau kepentingan ekspor, melainkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan rumah masyarakat setempat.


"Ini program Presiden, tetapi kayunya justru ditangkap. Bahan ini bukan untuk dibawa keluar, melainkan untuk kebutuhan lokal. Kalau semuanya ditangkap, masyarakat yang membutuhkan bahan untuk membangun rumah harus menggunakan apa?" katanya.


Ia juga meminta agar kondisi ekonomi masyarakat penerima bantuan menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.


Menurutnya, tidak semua masyarakat memiliki kemampuan ekonomi untuk membangun rumah menggunakan material permanen seperti batu dan beton. Karena itu, ketersediaan bahan bangunan yang sesuai dengan kemampuan masyarakat setempat perlu diperhatikan.


"Harus melihat kondisi masyarakat juga. Apakah semuanya mampu membangun rumah dari batu? Tidak semua masyarakat memiliki kemampuan seperti itu. Ini untuk membangun rumah melalui bantuan pemerintah," tambahnya.


Lebih lanjut, Syaifi meminta Menteri Keuangan Republik Indonesia melakukan evaluasi terhadap kinerja Bea dan Cukai di wilayah Riau, khususnya dalam menangani pengangkutan material yang menurut keterangan pihak terkait diperuntukkan bagi program bantuan pemerintah.


"Kami meminta Menteri Keuangan RI mengevaluasi kinerja Bea dan Cukai Riau. Ini bahan untuk menyukseskan program Presiden, mengapa justru dipersulit? Kalau memang ingin melakukan penertiban, silakan tertibkan pengangkutan kayu yang dibawa keluar untuk kepentingan ekspor," tegasnya.


Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas rumah agar memenuhi persyaratan kelayakan hunian.


Pelaksanaan bantuan perumahan tersebut harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perumahan dan kawasan permukiman, termasuk regulasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).


Dalam hal ini, Peraturan Menteri PKP Nomor 6 Tahun 2026 perlu menjadi salah satu rujukan dalam memastikan pelaksanaan program sesuai ketentuan, sepanjang substansi dan ruang lingkup pengaturannya memang berkaitan dengan program BSPS yang dimaksud.


Namun, keberadaan program bantuan pemerintah tidak serta-merta menghapus kewajiban pemenuhan ketentuan administrasi, legalitas asal-usul kayu, serta dokumen pengangkutan hasil hutan yang berlaku.


Karena itu, diperlukan kejelasan mengenai kelengkapan dokumen kayu, dokumen pengangkutan, dasar hukum pengamanan kapal, serta status hukum muatan yang diamankan.


Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Bea Cukai Riau-Kepri mengenai alasan pengamanan kapal beserta muatan sekitar 18 ton kayu olahan tersebut.


Klarifikasi dari pihak Bea Cukai diperlukan untuk mengetahui apakah pengamanan dilakukan berkaitan dengan dugaan pelanggaran administrasi, ketentuan kepabeanan, dokumen pengangkutan, atau aspek hukum lainnya.


Penegakan hukum tetap harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan. Di sisi lain, kepastian hukum dan penyelesaian persoalan secara transparan juga diperlukan agar masyarakat penerima manfaat tidak dirugikan akibat terhambatnya penyediaan material pembangunan rumah.


Pemerintah daerah, instansi terkait, penyedia material, serta pelaksana program BSPS diharapkan dapat berkoordinasi untuk mencari penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Dengan demikian, proses penegakan hukum tetap berjalan, sementara hak masyarakat untuk memperoleh manfaat program bantuan perumahan juga dapat terlindungi."****





LIPUTAN       :      ALDO
EDITOR          :      REDAKSI 
ITS MERANTI SIAP KOLABORASI DENGAN PPJS ORI RIAU MEMPERKUAT KOORDINASI & SOSIALISASI PROGRAM.

ITS MERANTI SIAP KOLABORASI DENGAN PPJS ORI RIAU MEMPERKUAT KOORDINASI & SOSIALISASI PROGRAM.





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Institut Teknologi dan Sains (ITS) Meranti siap berkolaborasi dengan Pos Perlindungan Jaminan Sosial Organisasi Rakyat Indonesia (PPJS ORI) DPD Riau untuk memperkuat program kerja masing masing.


Hal ini terungkap oleh ketua PPJS ORI DPD Riau dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes sesaat setelah Rakor Nasional secara virtual se-Indonesia, Minggu (01/11/2026). Rapat dipimpin oleh Sekjen ORI Ferri Nurzarli,SE.,SH.


Dr H Misri Hasanto melaporkan beberapa kegiatan PPJS ORI Riau, diantaranya : Donor Darah, Medical Check Up Gratis, Konsultasi Kesehatan Gratis, Pembagian Masker saat kabut asap melanda Riau, membuka Posko Perlindungan Jaminan Sosial, dan Diklat UMKM berskala Nasional.


Yang menariknya PPJS ORI Riau juga melakukan kolaborasi dengan salah satu Perguruan Tinggi ITS Meranti, dimana pemberdayaan masyarakat akan terpadu melalui sosialisasi program. Sehingga hak hak perlindungan jaminan sosial akan terakomodir, termasuk hak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi siswa dan mahasiswa, ujar dr Misri.


Lebih lanjut dr Misri menjelaskan, tugas utama PPJS ORI di Daerah Daerah adalah memberikan informasi & edukasi terkait hak dan kewajiban program jaminan sosial, melayani & menerima pengaduan masyarakat terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan, dan mendampingi masyarakat mendapatkan hak jaminan sosial.


Selanjutnya membantu masyarakat dalam hal administrasi & pelayanan jaminan sosial, melakukan advokasi terhadap masyarakat yang mengalami hambatan dalam memperoleh haknya, membangun koordinasi dengan instansi pemerintah, BPJS, Rumah Sakit, Perusahaan, Serikat Pekerja dan lainnya, serta membuat laporan berkala, ujar ketua dr H Misri.


Erick Suryadi Ketua DPD ORI Riau sangat menyambut baik program yang telah dilaksanakan oleh Ketua PPJS DPD Riau dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes. Memang benar kami telah memulai beberapa program PPJS ORI Riau, namun tentu masih banyak kekurangan yang masih kami benahi, ujar ketua Erick."****






LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI