Jumat, 18 September 2026

Kapolda Riau dan Pangdam Tinjau Karhutla di Inhu, Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan

Kapolda Riau dan Pangdam Tinjau Karhutla di Inhu, Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU RIAU,     – 
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (16/9/2026).


Peninjauan tersebut turut diikuti Tenaga Ahli Kepala BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal, serta jajaran Forkopimda Indragiri Hulu.


Selain memantau proses pemadaman dan pendinginan, Kapolda bersama rombongan juga melaksanakan salat istisqa untuk memohon turunnya hujan seusai menunaikan salat Zuhur.


Ikhtiar tersebut dilakukan di tengah upaya personel gabungan mengendalikan kebakaran yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Riau.


Desa Pulau Jumat menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus. Kebakaran yang terdeteksi sejak 7 September 2026 telah menghanguskan sekitar 150 hektare lahan, dengan sekitar 100 hektare di antaranya berhasil dipadamkan.


Kondisi lapangan berupa semak belukar dan lahan gambut, ditambah angin kencang serta akses yang sulit dijangkau, menjadi tantangan bagi personel gabungan dalam mengendalikan kebakaran.


Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus mengevaluasi kebutuhan personel dan sarana pendukung di lapangan.


"Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi di lapangan serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan dengan baik," kata Herry.


Sebanyak 157 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, perusahaan, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut.


Upaya penanganan dilakukan melalui penggunaan cairan formula X-Fire, pendirian posko, serta pengerahan tiga alat berat untuk membuat sekat bakar dan membuka akses jalan. Tim gabungan juga membangun embung sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman.


Herry menegaskan, penanganan tidak boleh berhenti ketika api di permukaan terlihat padam. Karakteristik lahan gambut memungkinkan bara tetap tersimpan di bawah permukaan dan kembali memicu kebakaran.


"Khusus terhadap lokasi yang telah memasuki tahap pendinginan, saya sudah menekankan kepada jajaran agar tidak lengah dan tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan harus dipastikan benar-benar tuntas, kemudian dilanjutkan dengan patroli dan pemantauan secara berkala," tegasnya.


Berdasarkan pemantauan Dashboard Lancang Kuning pada 15 September 2026 hingga pukul 21.00 WIB, terdapat 48 hotspot di Provinsi Riau. Sebanyak 37 titik di antaranya berada di Kabupaten Indragiri Hulu, termasuk tiga titik kategori kepercayaan tinggi.


Jumlah tersebut menjadikan Indragiri Hulu sebagai salah satu fokus utama penanganan Karhutla. Secara keseluruhan, terdapat sembilan lokasi kebakaran yang menjadi perhatian Polda Riau di kabupaten tersebut.


Selain Desa Pulau Jumat, penanganan juga berlangsung di Desa Sipang, Pauh Ranap, Paya Rumbai, Talang Lakat, serta sejumlah lokasi lainnya yang telah memasuki tahap pendinginan.


Herry memerintahkan seluruh jajaran untuk segera melakukan pengecekan lapangan terhadap hotspot kategori tinggi dan sedang guna memastikan apakah titik tersebut merupakan api aktif, bara, atau anomali panas lainnya.


"Hotspot kategori High dan Medium kami perintahkan untuk segera dilakukan ground check dan verifikasi di lapangan," ujarnya.


Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan bertindak dan kekuatan sinergi seluruh unsur di lapangan.


Menurutnya, koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat harus terus diperkuat agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.


"Kita harus bergerak cepat dan bekerja bersama. Jangan berikan ruang bagi api untuk meluas. Seluruh unsur harus tetap solid, fokus pada pemadaman dan pendinginan, serta memastikan titik yang sudah ditangani tidak kembali terbakar," kata Agus.


Pangdam juga meminta seluruh prajurit dan personel gabungan tetap memperhatikan faktor keselamatan di tengah kondisi medan yang sulit dan situasi kebakaran yang dinamis.


Ia menekankan bahwa keselamatan personel harus menjadi perhatian tanpa mengurangi kesungguhan dalam menjalankan tugas pemadaman dan pendinginan hingga tuntas.


"Utamakan keselamatan personel, tetapi tugas harus tetap dilaksanakan secara maksimal. Kita hadir di sini untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan memastikan penanganan Karhutla dilakukan sampai benar-benar tuntas," tegasnya."****






SUMBER    :   BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR      :.  REDAKSI
Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      — 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (17/9/2026).


Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan Harhubnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan transportasi yang aman sekaligus mendukung konektivitas masyarakat.


Dalam apel tersebut, Bupati Asmar membacakan sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Dalam sambutan itu disampaikan bahwa Harhubnas tidak hanya menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan transportasi, tetapi juga menjadi refleksi atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini.


Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban musibah transportasi dan keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi bagian utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.


“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.


Insan perhubungan juga memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan dan mobilitas masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi gunung berapi, gangguan penerbangan hingga kecelakaan pelayaran.


Dalam kondisi tersebut, jajaran perhubungan dituntut mampu menjaga keselamatan sekaligus memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap berjalan. Ketika operasional harus dihentikan karena faktor keselamatan, perlu disiapkan alternatif agar konektivitas masyarakat tidak terputus.


Perkuat Konektivitas Wilayah


Pembangunan konektivitas juga menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan transportasi ke depan. Konektivitas diharapkan mampu menghubungkan pusat-pusat produksi dengan kawasan permukiman sehingga biaya angkut dan logistik dapat ditekan serta pemerataan pembangunan semakin kuat.


Sejumlah langkah yang menjadi perhatian meliputi penguatan layanan angkutan perintis di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil), pengembangan angkutan massal perkotaan, integrasi antarmoda, serta pembenahan sistem logistik.


“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat kita,” pesan Menteri Perhubungan.


Dalam kesempatan tersebut, seluruh insan perhubungan juga diajak menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Momentum ini diharapkan menjadi penguat budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sepanjang tahun.


Apel Harhubnas 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudit, Sekretaris Daerah,Sudandri, staf ahli bupati, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.


Melalui peringatan Harhubnas 2026, Pemkab Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelayanan transportasi yang aman, tertib, dan mampu memperkuat konektivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan daerah."****







LIPUTAN         :         NUR
EDITOR            :         REDAKSI
Pemkab Meranti Sinkronkan Usulan Listrik Desa, Dorong Pemerataan Akses Energi

Pemkab Meranti Sinkronkan Usulan Listrik Desa, Dorong Pemerataan Akses Energi





PEKANBARU — 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendorong percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan yang masih terbatas layanan kelistrikannya.


Upaya tersebut dilakukan melalui sinkronisasi usulan lokasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) bersama PT PLN (Persero) dan pemerintah pusat di Kantor PLN UID Riau dan Kepri, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026).


Bupati Kepulauan Meranti diwakili Asisten I Setda Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos., didampingi Kabag Ekonomi. Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran PLN UID Riau dan Kepri serta perwakilan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.


Tengku Arifin mengatakan Pemkab Meranti siap mendukung proses pemutakhiran data lokasi yang membutuhkan akses listrik. Dukungan juga mencakup fasilitasi lahan, perizinan serta koordinasi dengan perangkat daerah dan pemerintah desa.


Menurutnya, validasi data penting agar usulan listrik desa benar-benar sesuai kondisi di lapangan dan tidak terjadi tumpang tindih pembangunan.


«“Pemkab Kepulauan Meranti siap bersinergi dengan PLN dan pemerintah pusat untuk memastikan usulan lokasi Listrik Perdesaan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Tengku Arifin.»


Sementara itu, General Manager PLN UID Riau dan Kepri Didik Wicaksono menyampaikan, pada 2026 PLN mendapat penugasan pembangunan Listrik Perdesaan di 102 lokasi di Provinsi Riau.


Namun, belum seluruh lokasi dapat dikerjakan karena masih terdapat sejumlah kendala, termasuk persoalan perizinan di kawasan hutan, data lokasi yang sudah teraliri listrik, hingga adanya data ganda.


“Untuk tahun ini, khusus Provinsi Riau, kami mendapat penugasan 102 lokasi listrik perdesaan. Dari 102 lokasi ini memang belum semuanya clear, ada beberapa yang perlu dukungan dan kerja sama,” ujar Didik.


Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Eri Nurcahyanto menjelaskan, penyediaan listrik dapat dilakukan melalui beberapa skema sesuai kondisi wilayah.


Untuk daerah yang dekat dengan jaringan PLN, listrik dapat diperluas melalui pembangunan jaringan distribusi. Sementara wilayah yang jauh dari jaringan dapat menggunakan PLTS komunal atau PLTS individual.


Eri juga meminta pemerintah daerah menyampaikan data sekolah yang berada di wilayah belum berlistrik. Data tersebut diperlukan untuk mendukung program digitalisasi sekolah.


Bagi Meranti, sinkronisasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat di wilayah perdesaan dan kepulauan masuk dalam perencanaan pembangunan.


Pemkab Meranti berharap koordinasi dengan PLN dan pemerintah pusat dapat menghasilkan data yang akurat sekaligus mempercepat penanganan wilayah yang masih membutuhkan akses listrik."****






LIPUTAN        :      NUR
EDITOR           :      REDAKSI
Satlantas Polres Inhil Ketuk Kesadaran Warga, Masker Dibagikan dan Larangan Bakar Lahan Kembali Digaungkan

Satlantas Polres Inhil Ketuk Kesadaran Warga, Masker Dibagikan dan Larangan Bakar Lahan Kembali Digaungkan






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     -
Di tengah kewaspadaan terhadap potensi kabut asap, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hilir (Inhil) turun langsung ke jalan. Tak hanya mengatur arus lalu lintas, polisi juga membagikan masker kepada masyarakat sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.


Sebanyak 500 masker N95 dibagikan kepada pengendara dan pengguna jalan dalam kegiatan penerangan keliling yang digelar pada Rabu (16/9/2026) mulai pukul 07.00 WIB.


Kegiatan menyasar sejumlah titik keramaian di Tembilahan, yakni Traffic Light Jalan M. Boya, Jalan Diponegoro, serta Traffic Light Batang Tuaka di Jalan Baharuddin Yusuf.


Masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Bersamaan dengan itu, personel Satlantas juga membagikan brosur keselamatan dan mengingatkan pengendara untuk selalu tertib serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan raya.


Namun, ada satu pesan lain yang turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.


“Jangan membuka lahan dengan cara membakar.” Pesan tersebut disampaikan personel Satlantas saat memberikan penerangan kepada masyarakat pengguna jalan. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mencegah munculnya titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan jajaran Polres Inhil di bawah kepemimpinan Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Inhil AKP Ricki Marzuki, S.H., bersama personel Satlantas.


Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Kaur Bin Ops Satlantas IPDA Daud Pangaribuan, S.S., Kanit Turjawali Satlantas IPDA Robby Nurdiansyah, S.E., PS Kanit Kamsel Aipda Arani Okritama, S.H., serta personel Satlantas Polres Inhil.


Di sela pembagian masker dan penyampaian imbauan, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat di sejumlah persimpangan tetap berlangsung aman, tertib dan lancar.


Bukan sekedar membagikan masker, polisi ingin mengetuk kesadaran masyarakat.


Keselamatan berkendara, kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat.


Karena itu, warga diajak tidak hanya tertib dan berhati-hati saat berkendara, tetapi juga ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan.


Satlantas Polres Inhil berharap kegiatan penerangan keliling tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas sekaligus semakin peduli terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.


Sebab, upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan bukan hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Pencegahan dimulai dari kesadaran sederhana, tidak membuka lahan dengan cara membakar."****






LIPUTAN INHIL       :    SANDI
EDITOR                     :    REDAKSI
Bripka Khairi, Personel Polres Kep. Meranti Raih Juara 1 Kompolnas Award 2026 Kategori Perorangan Desa 3T

Bripka Khairi, Personel Polres Kep. Meranti Raih Juara 1 Kompolnas Award 2026 Kategori Perorangan Desa 3T





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     – 
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polda Riau. Bripka Khairi, personel Polres Kepulauan Meranti berhasil meraih Juara 1 Perorangan untuk kategori Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dalam ajang Kompolnas Award Tahun 2026.


Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Bripka Khairi sebagai perwakilan dari Polda Riau atas dedikasi dan kinerjanya dalam pengabdian di wilayah 3T.yaitu melakukan kegiatan Perpustakaan keliling dari desa kedas kec Rangsang pesisir.kab.meranti.


Ajang Kompolnas Award Tahun 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja anggota Polri yang dinilai berprestasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan bahwa Kompolnas Award menjadi acuan penting dalam menilai kinerja Polri.


"Kompolnas Award ini sebagai acuan terhadap kinerja Polri. Mempermudah institusi Polri untuk mencari kinerja anggota Polri yang terbaik. Dengan adanya penilaian dari Kompolnas Award ini sangat membantu evaluasi kinerja Polri dan penilaian publik, serta evaluasi anggota kami untuk bekerja dengan baik. Dan sangat membantu kami. Yang dapat prestasi untuk mendorong insan-insan Polri yang lebih baik. Dan kami mohon dilanjutkan tradisi ini sampai ke generasi selanjutnya nantinya," ujar Kapolri.


Kapolri juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan motivasi kepada personel yang belum terpilih.


"Selamat yang terpilih. Yang belum terpilih masih ada waktu ke depannya untuk menjadi terpilih nantinya. Kompolnas adalah penilaian kinerja Polri. Menilai beberapa kategori, wadah penilaian kinerja anggota Polri dari Mabes sampai ke Polsek. Yang bisa dipercaya di mata masyarakat," tegas Kapolri.


Keberhasilan Bripka Khairi meraih juara 1 kategori perorangan untuk Desa 3T di tingkat nasional menjadi bukti nyata bahwa pengabdian di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan tetap mendapat perhatian dan penghargaan dari pimpinan.


Sebagai personel yang bertugas di wilayah kepulauan Kabupaten Kep. Meranti, yang secara geografis masuk dalam kategori 3T, dedikasi Bripka Khairi dianggap mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, menjaga Kamtibmas, serta memberikan pelayanan humanis yang dirasakan langsung oleh warga.dan anak-anak sekolah keterbatasan untuk mendapatkan buku pelajaran.


Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Kep. Meranti dan Polda Riau pada umumnya untuk terus bekerja ikhlas, tegas, dan tuntas dalam melayani masyarakat.


Kapolres Kep. Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan Kompolnas Award ini adalah kebanggaan bagi institusi dan menjadi pemacu semangat bagi anggota lain untuk berprestasi."****






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan.

Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Polres Kepulauan Meranti menggelar acara Kenal Pamit Pejabat Lama dan Pejabat Baru di lingkungan Polres Kepulauan Meranti. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk, penghormatan serta ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang akan pindah tugas, sekaligus menyambut pejabat baru.


Selain itu, Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang telah mendampingi dan membantu pelaksanaan tugas selama ini di Polres Meranti.


"Terima kasih kepada pejabat lama yang meninggalkan Polres Meranti atas dedikasi dan pengabdian selama ini mendampingi saya. Terima kasih juga kepada seluruh anggota saya yang berprestasi, seperti Bripka Khairi yang sekarang mendapatkan penghargaan Kompolnas Award tahun 2026. Ini menjadi kebanggaan bagi Polres Kepulauan Meranti," ujar Kapolres.


Kapolres juga mengatakan Kepada pejabat baru, Kapolres menekankan agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban serta dapat bekerja sama dengan pimpinan dan seluruh personel.


"Terhadap pejabat baru, harus menyesuaikan dengan tugas yang akan saudara laksanakan dan bisa bekerja sama dengan saya. Terima kasih atas pengabdian selama ini. Kita dinas di Meranti, kita tidak sendiri. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada," tegasnya.


Kendati demikian,Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk bekerja dengan prinsip ikhlas, tegas, dan tuntas.


"Kita harus kerja ikhlas, kerja tegas dan tuntas. Dan kita harus mendukung program Bapak Kapolda Riau yang sekarang ini berjalan, seperti Program Jalur Cerah, Raga dan program lainnya," kata Kapolres.


Bukan hanya itu, Kapolres juga memberikan penekanan keras terkait disiplin personel.


"Tolong awasi personel kita setiap  dan Jangan ada salah menggunakan Narkoba dan Judi Online. Ini pertama kali dan terakhir saya sampaikan. Bapak Kapolda Riau sudah ada penekanan kepada seluruh personel khususnya Polres Meranti," ucap Kapolres dengan tegas.


Ia juga menambahkan, Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier. Acara kenal pamit ini diharapkan mampu mempererat solidaritas internal Polres Meranti.


" Selalu Kapolres berpesan, agar sinergitas dengan stakeholder dan penekanan terhadap penyalahgunaan narkoba dan judi online menjadi atensi serius. Hal ini sejalan dengan program Kapolda Riau dalam menjaga marwah institusi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat," jelasnya 


Diakhir sambutannya, Kapolres Meranti juga memberikan contoh yakni Prestasi Bripka Khairi yang meraih Kompolnas Award 2026 juga menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."****






SUMBER       :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI

Kamis, 17 September 2026

Polsek Tebing Tinggi Dampingi Warga Kembangkan Perkebunan Pisang Nangka untuk Ketahanan Pangan

Polsek Tebing Tinggi Dampingi Warga Kembangkan Perkebunan Pisang Nangka untuk Ketahanan Pangan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     — 
Upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan perekonomian keluarga terus dilakukan jajaran Polsek Tebing Tinggi. Salah satunya melalui pendampingan dan pengecekan perkebunan pisang nangka milik warga di Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, berlokasi di Jalan Perumbi Gang Karya, Desa Banglas Barat.


Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Banglas Barat, Brigadir Rozi Permanda, bersama pemilik perkebunan, Samroji. Lahan yang menjadi lokasi pengecekan memiliki luas sekitar 35 x 25 meter.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman serta memantau jumlah tanaman yang telah ditanam dan perkembangan pertumbuhannya.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman pisang nangka milik warga tersebut berada dalam kondisi subur dan tumbuh dengan baik.


Selain melakukan pemantauan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara petani dengan pihak kepolisian selaku pendamping masyarakat.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha.


Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian keluarga melalui pengembangan usaha perkebunan masyarakat.


Petugas juga memberikan motivasi kepada pemilik lahan agar terus mengembangkan usaha perkebunan sehingga dapat memberikan manfaat bagi ketahanan pangan dan perekonomian keluarga.


Kegiatan pengecekan berlangsung sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan terhadap masyarakat dalam mengembangkan potensi usaha pertanian dan perkebunan di wilayah Desa Banglas Barat."****






LIPUTAN       :      ALD
EDITOR          :     REDAKSI
Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan, Briptu Syafrianto, melaksanakan pengecekan lahan pertanian milik warga

Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan, Briptu Syafrianto, melaksanakan pengecekan lahan pertanian milik warga






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan, Briptu Syafrianto, melaksanakan pengecekan lahan pertanian milik warga di Jalan Ibrahim RT 04 RW 02, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilakukan terhadap lahan pertanian milik warga bernama Leman dengan luas sekitar 50 x 50 meter. Pengecekan merupakan bagian dari pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan perekonomian keluarga.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat, khususnya dalam pengembangan usaha pertanian yang dapat memberikan manfaat bagi ketahanan pangan.


Dalam pengecekan tersebut, petugas melihat secara langsung kondisi tanaman palawija dan sayuran yang dibudidayakan masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman di lahan tersebut dalam kondisi subur dan tumbuh dengan baik.


Sejumlah tanaman yang ditemukan di lahan pertanian tersebut antara lain kangkung, bayam, kacang panjang, terung, dan mentimun.


Selain melakukan pengecekan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan koordinasi antara petani dengan pihak pendamping maupun petugas terkait. Petani juga diberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha pertanian sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.


Kegiatan berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Tebing Tinggi."****





LIPUTAN       :       ALD
EDITOR          :      REDAKSI
Dari Jual Jam Tangan  Hingga Batu Akik Kini Enal Geluti Usaha  Kedai Kopi

Dari Jual Jam Tangan Hingga Batu Akik Kini Enal Geluti Usaha Kedai Kopi





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -   
Berbagai usaha telah dilakoni. Mulai dari jual beli jam tangan,  jual beli batu akik, hingga kini menjadi pengusaha kedai kopi. Itulah perjalanan wirausaha yang dijalani pria yang akrab disapa Enal.


Kepada media ini, Kamis (17/9/2026), Enal menceritakan jatuh bangunnya dalam dunia usaha. Baginya, kunci utama dalam berbisnis adalah keseriusan, kegigihan, dan yang paling penting adalah kejujuran.


"Setiap usaha harus dijalani dengan serius, tidak ada kata menyerah. Saya pernah berbisnis jual beli jam tangan dan batu akik, untungnya sangat lumayan," ujar Enal.


Menurutnya, kejujuran adalah modal utama yang tidak bisa ditawar. Setiap barang yang diperjualbelikan harus dalam kondisi baik agar pembeli merasa puas. Prinsip itulah yang ia pegang teguh saat masih menggeluti bisnis otomotif.


"Seperti jam tangan  misalnya, sehingga pembeli merasa puas. Begitu juga jual beli batu akik, dari ratusan ribu sampai jutaan bahkan puluhan juta, tergantung jenis batu akiknya," jelasnya.


Kini, Enal merambah usaha baru dengan membuka kedai kopi di Jalan Tengku Umar Selatpanjang. Pemilihan usaha kedai kopi bukan tanpa alasan. Ia melihat budaya masyarakat Selatpanjang yang sangat lekat dengan tradisi minum kopi.


"Karena kita tahu dari sejak dulu, orang kita Selatpanjang apapun bentuk yang mau dibicarakan semuanya akan dibicarakan atau sekedar kongko-kongko itu selalu di dalam kedai kopi," ungkapnya.


Ia menambahkan, fenomena menjamurnya kedai kopi di Selatpanjang tidak membuatnya gentar. Justru hal itu membuktikan bahwa pangsa pasar penikmat kopi di kota ini sangat besar dan tidak pernah sepi pengunjung.


"Bisa kita lihat bersama di Selatpanjang ini banyak kedai kopi, namun tidak pernah sepi pengunjung, karena para pengunjungnya rata-rata adalah penikmat kopi," tuturnya.


Selain menjanjikan dari segi ekonomi, usaha kedai kopinya juga memiliki dampak sosial. Dengan membuka kedai kopi, ia turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.


"Untuk itulah saya buka usaha kedai kopi, di samping menjanjikan juga bisa mempekerjakan yang lainnya sebagai karyawan. Setidaknya walaupun satu dua orang karyawan yang bekerja di kedai kopi saya, setidaknya bisa mengurangi pengangguran," tutupnya."****





LIPUTAN        :     SANUSI
EDITOR           :     REDAKSI

Polsek Tebing Tinggi Cek Pertanian Jagung Manis Warga, Dukung Ketahanan Pangan

Polsek Tebing Tinggi Cek Pertanian Jagung Manis Warga, Dukung Ketahanan Pangan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Polsek Tebing Tinggi melaksanakan pengecekan kegiatan ketahanan pangan melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) berupa pertanian jagung manis milik warga di Jalan Pramuka 2, Kelurahan Selat Panjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (17/09/2026) sekitar pukul 08.15 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Selat Panjang Timur, Bripka Ade Fadhli, bersama pemilik lahan, Rusdi, 48 tahun. Lahan pertanian yang dilakukan pengecekan memiliki luas sekitar 30 x 40 meter.


Pengecekan dilakukan secara langsung untuk mengetahui kondisi tanaman jagung manis sekaligus memastikan kegiatan pertanian warga berjalan dengan baik. Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung manis milik warga diketahui dalam keadaan baik dan subur.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.


Selain melakukan pengecekan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dengan pihak pendamping atau petugas terkait.


Petugas turut memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan Program P2B sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi keluarga.


Kegiatan pengecekan berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari upaya pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi."****





LIPUTAN        :      ALD
EDITOR           :      REDAKSI
Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi Sekolah dan Lindungi Pelaku Kejahatan Terhadap Anak

Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi Sekolah dan Lindungi Pelaku Kejahatan Terhadap Anak







KabarPesisirNews.Com
DAIRI SUMATERA UTARA,     -
Kasus dugaan pelanggaran hak anak dan pemalsuan dokumen administrasi kependudukan mencuat di Kabupaten Dairi. Seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Dairi berinisial BS, yang mengaku berasal dari Komisi 3 membidangi pendidikan, diduga melakukan intervensi terhadap pihak sekolah dan terkesan melindungi pelaku kejahatan terhadap anak. Insiden ini terjadi di lingkungan SMP Negeri 1 Sidikalang.


Peristiwa bermula saat Richard Simanjuntak, orang tua kandung dari siswi bernama Dian Kasih Simanjuntak, mendatangi SMPN 1 Sidikalang untuk menemui anaknya. Kehadiran Richard juga bertujuan untuk mempertanyakan legalitas pendaftaran anaknya di sekolah tersebut, yang diduga dilakukan tanpa izin menggunakan dokumen yang bermasalah.


Alih-alih ditemui oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Sidikalang, Hotnida Lubis, S.Pd., M.Pd., Richard justru dihadapkan dengan oknum anggota DPRD Dairi, BS, di ruang Wakil Kepala Sekolah. Dalam pertemuan tersebut, BS secara terbuka menyatakan bahwa dirinya yang memerintahkan Herpen Cibero untuk mendaftarkan anak tersebut ke SMPN 1 Sidikalang dan menyatakan siap bertanggung jawab.


Richard Simanjuntak, yang juga berprofesi sebagai jurnalis dan anggota Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, menyayangkan sikap oknum wakil rakyat tersebut. Richard menjelaskan bahwa Herpen Cibero dan Tiorina Banurea sebelumnya diduga menggunakan akta kelahiran palsu untuk mendaftarkan anaknya sejak di SD Swasta Santo Yoseph Sidikalang. Namun, akta palsu tersebut kini telah resmi dibatalkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melalui putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).


"Secara hukum, seluruh administrasi kependudukan dan pendidikan anak ini mutlak berada di bawah hak saya sebagai orang tua kandung. Anak saya juga sudah resmi terdaftar dan diterima di SMPN 3 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau," ujar Richard.



Richard menilai sikap BS yang meminta anak tersebut tetap bersekolah di SMPN 1 Sidikalang selama proses hukum berjalan menunjukkan ketidakpahaman terhadap hukum sekaligus bentuk perlindungan terhadap pelaku kejahatan anak. Setelah didebat terkait jaminan keselamatan anak dan ancaman publikasi, oknum Anggota DPRD tersebut langsung meninggalkan ruangan wakil Kepala sekolah.


Menindaklanjuti kejadian ini, Richard Simanjuntak langsung mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi. Kedatangannya diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Mariyadi Simanjorang, mewakili Kepala Dinas Jaspin Sihombing.


Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh orang tua siswa dan berjanji akan segera memanggil Kepala Sekolah SMPN 1 Sidikalang untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.


Kami meminta maaf atas tindakan pihak sekolah yang membuat Bapak tidak nyaman. Segala informasi dan surat yang Bapak sampaikan akan segera saya teruskan kepada Kepala Dinas," pungkas Mariyadi Simanjorang.


Kasus ini kini menjadi sorotan publik terkait perlindungan hak anak dari jerat administrasi ilegal serta netralitas pihak sekolah dari intervensi oknum pejabat daerah.


Padahal perbuatan para pelaku dan orang yang melindungi Pelaku Kejahatan ada ancaman hukuman, apalagi terhadap anggota DPRD hal ini merujuk pada:


Pasal 76B jo Pasal 77B UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak: Melarang setiap orang menempatkan, membiarkan, melibatkan, atau menyuruh melibatkan anak dalam situasi salah perlakuan (ill-treatment) atau penelantaran yang dapat mengganggu tumbuh kembang dan hak-hak anak, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp100.000.000.


Dugaan Perintangan Hukum oleh Oknum Pejabat, Pasal 221 KUHP (Menyembunyikan Pelaku Kejahatan / Obstruction of Justice): Menjerat pihak yang dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan, dengan ancaman pidana maksimal 9 bulan penjara.


Pelanggaran UU No. 17 Tahun 2014 tentang MD3 (Kode Etik Anggota Dewan): Larangan keras bagi anggota DPRD menggunakan jabatannya untuk mengintervensi institusi pendidikan demi kepentingan pihak ketiga yang melanggar hukum, yang dapat berujung pada sanksi pencopotan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD."****







LIPUTAN      :        DAVIDSON
EDITOR         :        REDAKSI