Senin, 31 Agustus 2026

PBAK STAI Nurul Hidayah 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Akademik dan Kemahasiswaan

PBAK STAI Nurul Hidayah 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Akademik dan Kemahasiswaan







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
30 Agustus 2026.
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 pada 28–30 Agustus 2026.


Mengusung tema *“Membentuk Generasi Berkarakter untuk Mewujudkan Peradaban yang Bermartabat,”* kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus STAI Nurul Hidayah tersebut diikuti sebanyak 36 mahasiswa baru.


PBAK menjadi bagian dari proses awal mahasiswa dalam mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, sistem perkuliahan, serta kehidupan organisasi dan kemahasiswaan di STAI Nurul Hidayah.


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik STAI Nurul Hidayah, Dr. Syukron Darsyah, M.Pd.I. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan berbagai pembekalan yang berkaitan dengan kehidupan akademik maupun kemahasiswaan.


Salah satu materi yang diberikan yakni pengenalan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang disampaikan Ketua Yayasan, Hj. Hasnah. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan latar belakang dan lingkungan pendidikan yang menaungi STAI Nurul Hidayah.


Sementara itu, materi Sistem Akademik dan Registrasi disampaikan Dr. Syukron Darsyah, M.Pd.I. Materi tersebut membahas berbagai hal yang perlu dipahami mahasiswa baru, termasuk Kartu Rencana Studi (KRS), Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta administrasi akademik.


Materi lainnya, yakni Etika dan Kemahasiswaan di Kampus, disampaikan oleh Rubiana, S.Si., M.Pd. Adapun materi Motivasi Mahasiswa Belajar di Kampus STAI Nurul Hidayah disampaikan oleh Abdul Rauf, M.Pd.


Selain pembekalan akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.


Materi tersebut disampaikan oleh Imroatun Nasihah, Ketua DEMA STAI Nurul Hidayah. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui cerita, diskusi, dan permainan sehingga mahasiswa baru dapat lebih mudah memahami peran dan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam kehidupan mahasiswa.


Tidak hanya berfokus pada materi akademik, rangkaian PBAK juga diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta kesiapan mental mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan perkuliahan.


*Malam Keakraban Jadi Ruang Bangun Kebersamaan*


Salah satu kegiatan yang menjadi bagian berkesan dalam rangkaian PBAK adalah Malam Keakraban (Makrab).


Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun kedekatan dan kebersamaan, sekaligus menyalurkan minat dan bakat yang mereka miliki.


Malam Keakraban dikelola oleh Tim Sanggar Nurul Sujana dan dipandu oleh Duta Kampus STAI Nurul Hidayah. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan meriah dengan berbagai penampilan dari mahasiswa baru.


Sejumlah peserta menunjukkan kemampuan mereka, mulai dari seni bela diri silat hingga bernyanyi sambil bermain gitar. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta maupun panitia dan menjadi salah satu momen yang mempererat hubungan antarmahasiswa selama pelaksanaan PBAK.


Kegiatan PBAK turut dihadiri jajaran dosen dan staf Tata Usaha, Ketua Yayasan, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan di lingkungan STAI Nurul Hidayah. Di antaranya SEMA, DEMA, Duta Kampus, Sanggar, dan Menwa.


*Panitia Apresiasi Kolaborasi Organisasi Mahasiswa*


Ketua Pelaksana PBAK, Aidil Rinaldi, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan.


Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PBAK tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan STAI Nurul Hidayah.


«“Alhamdulillah, kegiatan PBAK berjalan dengan sukses. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antarorganisasi mahasiswa yang ada di kampus kita, STAI Nurul Hidayah Selatpanjang,” ujar Aidil.»


Ia berharap pelaksanaan PBAK ke depan dapat terus ditingkatkan. Berbagai kekurangan yang ditemukan selama kegiatan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan pada tahun berikutnya.


Melalui PBAK Tahun Akademik 2026/2027, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami sistem akademik, etika kemahasiswaan, organisasi, serta tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika STAI Nurul Hidayah.


Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam jargon “Bangkit, Bergerak, Berdampak.” Jargon ini menjadi pesan bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya dengan karakter yang kuat, keberanian untuk bergerak, serta semangat memberikan kontribusi positif bagi kampus dan masyarakat.


PBAK STAI Nurul Hidayah 2026
Bangkit! Bergerak! Berdampak!







LIPUTAN      :     REDAKSI 
EDITOR         :     REDAKSI 

Minggu, 30 Agustus 2026

Minggu Kasih Polres Meranti Sasar 8 Gereja, Sampaikan Pesan Kamtibmas, Karhutla dan Pilkades

Minggu Kasih Polres Meranti Sasar 8 Gereja, Sampaikan Pesan Kamtibmas, Karhutla dan Pilkades






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Polres Kepulauan Meranti bersama Polsek jajaran memperkuat pendekatan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih, Minggu (30/8/2026). Dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., kegiatan tersebut menyasar sedikitnya delapan gereja di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.


Dari gereja yang melaporkan jumlah kehadiran, sedikitnya 357 jemaat menerima secara langsung pesan dan imbauan kepolisian terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta ajakan menyukseskan Pilkades Serentak 2026. Sementara tiga gereja di wilayah Rangsang juga menjadi sasaran kegiatan, namun jumlah jemaatnya tidak tercantum dalam laporan.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk melalui rumah-rumah ibadah.


Salah satu kegiatan dipimpin langsung Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga di Gereja HKBP Selatpanjang Ressort Pekanbaru, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi. Sebanyak 100 jemaat mengikuti kegiatan tersebut.


Di hadapan jemaat, Wakapolres mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan setiap gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan Call Center 110.


“Apabila menemukan adanya peristiwa tindak pidana maupun membutuhkan bantuan atau pertolongan, dapat menghubungi layanan Polisi 110 dan pasti direspons dengan cepat,” ujar Kompol Detis.


Pesan mengenai Karhutla juga menjadi perhatian utama. Jemaat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.


“Membakar hutan dan lahan bukan solusi, tetapi bencana bagi kita semua,” tegasnya.


Menurutnya, Karhutla dapat berdampak luas, mulai dari mengganggu kesehatan akibat asap, merusak ekosistem, menghambat aktivitas masyarakat dan transportasi hingga menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.


Wakapolres juga mengajak jemaat ikut menjaga suasana tetap damai menjelang Pilkades Serentak 2026. Masyarakat diminta menghormati perbedaan pilihan dan tidak menjadikannya sebagai alasan untuk memicu konflik maupun isu SARA.


“Kita sama-sama menyukseskan Pilkades serentak. Beda pilihan jangan sampai menimbulkan konflik pribadi maupun SARA,” pesannya.


Pada waktu yang hampir bersamaan, kegiatan Minggu Kasih juga digelar di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Stasi Selatpanjang–Paroki Duma, Jalan Yos Sudarso Nomor 6, dengan jumlah 75 jemaat. Kegiatan dilaksanakan Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda Dominikus Turnip, S.E., bersama Kasi Keuangan Polres Kepulauan Meranti Ipda Rudi Siboro, S.H. dan personel lainnya.


Kemudian di Gereja GPDI Selatpanjang, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tebing Tinggi, sebanyak 100 jemaat menerima pesan Kamtibmas, pencegahan Karhutla dan Pilkades yang disampaikan Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti AKP Daniel Bakara bersama Plt. Kasat Tahti Ipda Dedi Santos Manullang, S.H.


Sementara itu, GPIB Pos Pelkes Solafide Selatpanjang, Jalan Teratai, Selatpanjang Barat, diikuti sekitar 12 jemaat. Kegiatan dipimpin KBO Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Ipda Rijen Gurning, S.H., M.H., bersama Ipda Dedy Aritonang dan personel Polres lainnya.


Di wilayah Polsek Rangsang, Bhabinkamtibmas Aipda Suharmoko melaksanakan Minggu Keliling di tiga gereja, yakni Gereja Lahai Roi Desa Bungur, Gereja GPDI Desa Tanjung Kedabu, dan Gereja Pantekosta di Indonesia Dusun Banau, Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir. Jemaat di tiga lokasi tersebut mendapat imbauan untuk menjaga Kamtibmas, mencegah Karhutla serta menciptakan Pilkades yang aman dan damai.


Sementara Polsek Merbau melalui Bhabinkamtibmas Desa Mengkirau Aipda R.C. Sitompul bersama perwakilan Kemenag Binmas Kristen Kepulauan Meranti Susan melaksanakan kegiatan di Pos PI Zending HKBP Suak Nipah, Jalan Panipahan Baru, RT 002/RW 003, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, yang diikuti sekitar 70 jemaat.


Dengan demikian, dari lokasi yang mencantumkan data kehadiran, 357 jemaat telah menerima langsung pesan-pesan kepolisian dalam rangkaian Minggu Kasih tersebut. Selain penyampaian imbauan, personel juga membagikan makanan dan minuman serta menyerahkan sarana kontak berupa kipas angin dan tali asih kepada sejumlah gereja.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga mengatakan, kehadiran polisi di rumah ibadah diharapkan tidak hanya memperkuat Kamtibmas, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan. Kami ingin hadir lebih awal, mendengar masyarakat dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya."****





SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 
Dibanjiri Puluhan Ucapan Selamat, Pengurus DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Resmi Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota

Dibanjiri Puluhan Ucapan Selamat, Pengurus DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Resmi Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    – 
Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) Provinsi DKI Jakarta resmi melantik dan mengukuhkan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMI Demokrat se-wilayah DKI Jakarta. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh optimisme ini digelar di Hotel Naraya, DKI Jakarta, pada Sabtu (29-08-2026)


Suasana sakral menyelimuti ruangan saat Surat Keputusan (SK) pelantikan dibacakan oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI Aditiya Utama, yang hadir mewakili Sekretaris Jenderal DPN BMI.


Melalui pembacaan SK tersebut, berikut adalah jajaran nakhoda baru DPC BMI Se-Wilayah DKI Jakarta yang resmi mengemban amanah perjuangan:


• Kota Jakarta Timur: Dimas Haryo Pribadi, S.Sos., M.M., CPC
• Kota Jakarta Utara: Jamaludin
• Kota Jakarta Pusat: Deni Herman Latuheru
• Kota Jakarta Barat: Muhammad Aulia Akbar
• Kota Jakarta Selatan: Robi Seftiahandi


Acara strategis organisasi sayap Partai Demokrat ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting lintas sektor, pejabat pemerintahan, hingga tokoh masyarakat, di antaranya :


• Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Drs. Abdul Khalit, M.Si., Ph.D.
• Polda Metro Jaya: Diwakili oleh Kasubdit Politik Intelijen Keamanan (Dit Intelkam), Bapak AKBP Danu Wiyata, S.I.K.
• Tokoh Bangsa & Partai: Hadir langsung salah satu pendiri sekaligus Ketua Umum pertama Partai Demokrat Prof. Dr. Subur Budhisantoso.
• Internal Demokrat: Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dari Badan Saksi Nasional (BSN), serta para Ketua Organisasi Sayap Partai.
• Elemen Masyarakat: Para Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Ketua-ketua Sayap Partai, serta jajaran Tokoh Masyarakat se-wilayah DKI Jakarta.


Dalam arahannya, Ketua Umum DPN BMI Farkhan Effendi yang akrab disapa “Cak Farkhan”, mengingatkan para kader tentang esensi dasar pergerakan yang berlandaskan moral dan spiritual


“Kerja organisasi harus senantiasa berada dalam koridor Agama agar perjuangan kita terarah dan tidak melenceng dari nilai-nilai luhur,” pesan Cak Farkhan.


Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPD BMI DKI Jakarta Mirza Mustakim, membakar semangat para pengurus baru dengan menegaskan peran strategis pemuda Jakarta sebagai motor penggerak zaman


“Pemuda BMI DKI Jakarta siap melakukan perubahan positif. Kami percaya bahwa perubahan besar itu harus dan akan terjadi mulai dari Jakarta. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan, membawa energi baru untuk ibu kota!” tegas Mirza optimis.


Langkah taktis organisasi dipertegas oleh Sekretaris DPD BMI DKI Jakarta, Darmawan. Ia menyebut pengukuhan serentak ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat akar rumput.


“Kesiapan administratif dan soliditas kader di tingkat cabang akan menjadi mesin penggerak utama dalam mengawal aspirasi pemuda di seluruh wilayah ibu kota,” jelas Darmawan.


Di sisi lain, Bendahara DPD BMI DKI Jakarta, Bapak Desmonth yang populer disapa “Bang Desmonth” menyoroti pentingnya aksi kemanusiaan nyata. Pegiat sosial pendiri komunitas “Sobat Bang Desmonth” ini menekankan bahwa politik harus membawa manfaat langsung bagi warga.


“Kerja-kerja organisasi pada hakikatnya adalah kerja-kerja sosial untuk kemaslahatan umat. Kehadiran BMI harus memberikan dampak positif, solusi nyata, dan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” tutur Bang Desmonth sembari mengajak pemuda Jakarta untuk lebih peka terhadap isu sosial sekitarnya.


Ketua Panitia Pelaksana Bhisma, mengapresiasi kelancaran acara dan menyatakan bahwa pelantikan ini adalah gerbang awal pergerakan yang inklusif bagi seluruh elemen pemuda yang ingin berkontribusi.


“Pelantikan ini merupakan momentum awal bagi kami semua untuk langsung turun ke lapangan melakukan aksi-aksi nyata di seluruh wilayah DKI Jakarta,” pungkasnya.


Melalui pengukuhan ini, DPC BMI se-DKI Jakarta secara resmi memulai langkah taktisnya untuk berkolaborasi aktif dengan segenap elemen masyarakat. BMI DKI Jakarta membuka pintu selebar-lebarnya dan mengundang seluruh generasi muda ibu kota untuk bergerak bersama, mengawal kebijakan publik yang pro-rakyat, serta menjadikannya sebagai wadah inkubasi bagi kepemimpinan pemuda yang berintegritas di Jakarta.


Tampak dalam Pengamatan Awak Media, puluhan ucapan selamat melalui karangan bunga memenuhi lokasi gedung disekitar acara."****







LIPUTAN JAKARTA      :     MEGY
EDITOR                           :     REDAKSI 
Jumat Keliling dan Jumat Berkah Kapolres Meranti, Warga Gogok Diajak Cegah Karhutla dan Jaga Pilkades Damai

Jumat Keliling dan Jumat Berkah Kapolres Meranti, Warga Gogok Diajak Cegah Karhutla dan Jaga Pilkades Damai




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., turun langsung menemui masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah di Masjid Jami' Al Muawanah, Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (28/8/2026).


Di hadapan para jemaah, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas, khususnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta menjaga situasi tetap aman menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Kepulauan Meranti Kompol Ali Azhar, S.Sos., Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Kasat Lantas AKP Sardianto, S.E., Kepala Desa Gogok, pengurus dan imam masjid, tokoh masyarakat serta personel Polres Kepulauan Meranti.


Gede Adi mengatakan, berdasarkan analisa kepolisian, kebakaran yang terjadi sejauh ini lebih banyak dipicu aktivitas manusia, baik disengaja maupun akibat kelalaian.


"Penyebab kebakaran sejauh ini bukan alam tapi dari manusia itu sendiri baik sengaja maupun tidak disengaja atau kecerobohan masyarakat yang beraktifitas di dalam kebun atau lahan," ujar Gede.


Ia juga mengingatkan masyarakat terhadap kondisi cuaca yang dapat meningkatkan potensi Karhutla.


"Antisipasi bahwa elnino merupakan salah satu faktor keadaan atau cuaca yang harus kita antisipasi dan memuncak untuk 2 bulan kedepan sehingga diperlukan langkah langkah nyata dan segera serta dilakukan massive oleh seluruh lapisan dan elemen masyarakat," katanya.


Kapolres meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan merun atau membakar sampah serta memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.


Kewaspadaan dinilai penting karena sebagian besar wilayah Meranti merupakan lahan gambut yang banyak dimanfaatkan untuk perkebunan sagu, kelapa dan karet. Kondisi tersebut membuat kebakaran lebih sulit ditangani apabila sudah meluas.


"96% lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti kita ini adalah lahan gambut dengan komoditi utama adalah perkebunan sagu, kelapa dan karet yang merupakan komoditi perkebunan dan lahan yang susah dipadamkan saat terjadi kebakaran lahan," jelasnya.


Selain Karhutla, Gede mengajak masyarakat menjaga persatuan selama tahapan Pilkades. Ia meminta perbedaan pilihan tidak berubah menjadi konflik.


"Untuk wilayah yang melaksanakan Pilkades, kami juga mengingatkan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan," kata Gede.


"Kami mengajak semua pihak menahan diri, tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi yang baik. Pilkades harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang memperkuat persatuan masyarakat, bukan sebaliknya," ujarnya.


Dalam rangka Jumat Berkah, Kapolres bersama jajaran juga makan bersama warga dan tokoh masyarakat. Ratusan kotak makanan dan air minum dibagikan kepada jemaah.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sarana kontak dan tali asih kepada pengurus Masjid Jami' Al Muawanah.


Gede menegaskan, kepolisian akan terus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan.


"Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin personel juga hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, menyampaikan imbauan dan bersama-sama mencegah potensi gangguan sejak dini," ujarnya.


Kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah berakhir sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polres Kepulauan Meranti mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah Karhutla serta menciptakan Pilkades yang aman dan damai.


Masyarakat juga diimbau tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan Kamtibmas di lingkungan sekitar."****








SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI 
Tak Sekadar Turunkan Armada, PLTU Tembilahan Komitmen Bantu Pemkab Inhil hingga Karhutla Padam

Tak Sekadar Turunkan Armada, PLTU Tembilahan Komitmen Bantu Pemkab Inhil hingga Karhutla Padam





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,      -
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Parit 18, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan.


Upaya tersebut turut mendapat dukungan dari PT PLN Nusantara Power Services PLTU Tembilahan. Perusahaan menerjunkan tim serta satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu operasi pemadaman di lapangan.


Dukungan PLTU Tembilahan telah berlangsung sejak Jumat (28/8/2026), dilanjutkan Sabtu (29/8/2026), dan direncanakan kembali berlanjut pada Minggu (30/8/2026). PLTU berkomitmen terus membantu Pemkab Inhil hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan kondusif.


Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, S.Sos., M.Si., mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri menghadapi kebakaran yang membutuhkan pengerahan personel dan sarana secara terpadu.


"Kita membutuhkan sinergi dan kepedulian semua pihak. Pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, perusahaan hingga masyarakat harus bergerak bersama agar kebakaran ini dapat segera kita kendalikan," kata Yuliantini.


Yuliantini mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah turun membantu tim gabungan, termasuk dukungan PLTU Tembilahan melalui pengerahan personel dan armada pemadam.


"Kami mengapresiasi dukungan PLTU Tembilahan yang ikut menerjunkan tim dan mobil pemadam. Dalam kondisi seperti ini, setiap dukungan sangat berarti bagi tim yang sedang bekerja di lapangan. Yang terpenting sekarang bagaimana kita bersama-sama mencegah api meluas, terutama menuju permukiman masyarakat," ujarnya.


Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat terus memperkuat koordinasi serta mengutamakan keselamatan personel selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung.


Sementara itu, Manager PLTU Tembilahan Agus Putranto menyatakan pihaknya siap terus bersinergi dengan Pemkab Inhil dan seluruh unsur tim gabungan dalam membantu penanganan karhutla Sungai Beringin.


"PLTU Tembilahan siap bersinergi dan mendukung pemerintah daerah dalam penanganan karhutla. Kami telah menerjunkan tim serta satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu rekan-rekan yang bekerja di lapangan," kata Agus.


Menurut Agus, keterlibatan PLTU merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi kebakaran yang terjadi di wilayah Tembilahan.


"Karhutla merupakan persoalan bersama. Karena itu, ketika dibutuhkan, tentu kami berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan dan sarana yang kami miliki. Harapan kita sama, api dapat segera dikendalikan dan masyarakat tetap terlindungi," ujarnya.


Agus menegaskan, dukungan tersebut tidak hanya dilakukan dalam satu hari. PLTU Tembilahan berkomitmen melanjutkan bantuan hingga kondisi di lapangan benar-benar terkendali.


"Kami membantu operasi pemadaman mulai Jumat, Sabtu dan dilanjutkan pada Minggu. PLTU Tembilahan berkomitmen untuk terus membantu Pemkab Inhil sampai api padam dan situasi kondusif, sehingga bencana karhutla ini dapat tertangani dengan baik," tegasnya.


Dukungan PLTU Tembilahan menambah kekuatan personel dan sarana dalam operasi gabungan yang melibatkan Pemkab Inhil bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pertanian, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur masyarakat.


Sinergi lintas sektor dinilai penting mengingat penanganan karhutla Sungai Beringin menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sumber air dan sulitnya akses menuju sejumlah titik kebakaran.


Kebakaran diketahui terdeteksi sejak Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan laporan penanganan pada Jumat (28/8/2026), luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.


Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pendinginan, dan isolasi kawasan guna mencegah api merambat lebih luas, terutama ke arah permukiman warga.


Salah satu tantangan terbesar dalam operasi pemadaman adalah sulitnya mendapatkan sumber air di sekitar titik kebakaran. Kondisi tersebut membuat distribusi air untuk mendukung operasional pompa membutuhkan upaya ekstra.


Untuk mengatasi persoalan itu, Dinas Pertanian menerjunkan satu unit ekskavator guna menggali embung yang dimanfaatkan sebagai sumber sekaligus tempat penampungan air darurat di sekitar lokasi.


BPBD Inhil juga menyiapkan embung portabel sedekat mungkin dengan titik api. Sementara armada tangki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil menyuplai air ke tempat penampungan tersebut guna mendukung operasi pemadaman.


Selain keterbatasan air, akses menuju sejumlah titik kebakaran juga sulit dilalui. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi mobilisasi personel maupun peralatan menuju lokasi.


Di tengah berbagai kendala itu, keterlibatan PLTU Tembilahan melalui pengerahan personel dan satu unit mobil pemadam kebakaran menjadi tambahan kekuatan dalam mendukung operasi pemadaman dari darat.


Tim gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran sekaligus memantau pergerakan titik api dan arah angin. Pemadaman dan pendinginan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah titik api kembali muncul maupun menjalar ke kawasan lainnya.


Sinergi Pemkab Inhil, TNI-Polri, instansi terkait, dunia usaha termasuk PLTU Tembilahan, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat pengendalian karhutla Sungai Beringin sekaligus melindungi kawasan permukiman.


Masyarakat di sekitar lokasi kebakaran juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap. Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, mata perih, sesak napas, atau gejala gangguan pernapasan lainnya.


Penanganan karhutla Sungai Beringin akan terus diperkuat hingga api benar-benar padam dan kondisi di lapangan kembali kondusif."****





LIPUTAN INHIL     :      SANDI 
EDITOR                   :      REDAKSI 
Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin Lantik Pengurus KONI Meranti 2026-2030

Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin Lantik Pengurus KONI Meranti 2026-2030







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan dan dilantik. Momentum tersebut menjadi awal baru bagi jajaran pengurus untuk memperkuat pembinaan atlet, membenahi tata kelola organisasi serta meningkatkan prestasi olahraga daerah.


Pengukuhan dan pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Grand Meranti, Jalan Kartini, Selatpanjang, Sabtu (29/8/2026) malam. Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, S.H.


Pengukuhan dan pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Riau, Ir. H. Iskandar Hoesin, M.H. Ia hadir didampingi Wakil Ketua Umum I KONI Riau, Dr. Khairul Fahmi, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Provinsi Riau, T. Zainudin Balok.


Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Ketua Umum KONI kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kehadiran para pimpinan KONI daerah itu menjadi bentuk dukungan terhadap kepengurusan baru KONI Kepulauan Meranti sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memajukan olahraga di Provinsi Riau.


Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penyerahan bendera KONI dari Ketua Umum KONI Provinsi Riau kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman, S.E.


Penyerahan bendera dilakukan sebelum pembacaan naskah Janji Prasetya Anggota KONI Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah bendera diserahkan, pembacaan naskah Janji Prasetya dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Riau.


Prosesi tersebut menjadi simbol diserahkannya amanah pembinaan olahraga kepada jajaran KONI Kepulauan Meranti masa bakti 2026-2030. Amanah itu tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, tetapi juga bagaimana KONI mampu membangun sistem pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan.


Turut hadir Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Andi Sahputra Sinaga, S.H., M.H., Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, Asisten III Setda Kepulauan Meranti Atan Ibrahim, sejumlah camat serta tamu undangan lainnya.


Ketua Panitia kegiatan, Suryaningsih, S.H., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pengukuhan dan pelantikan dapat terlaksana dengan baik.


Hidayat Abdurrahman, S.E., dipercaya memimpin KONI Kabupaten Kepulauan Meranti untuk masa bakti 2026–2030. Ia menegaskan kepengurusan baru akan berupaya membangun ekosistem olahraga yang lebih modern, berprestasi dan berkelanjutan.


Hidayat menyampaikan tiga pilar utama yang akan menjadi fokus kepengurusan KONI Meranti. Pertama, memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kedua, memperluas pembinaan atlet usia dini dengan menjaring bibit-bibit potensial dari sekolah dan kecamatan. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan serta fasilitas bagi atlet dan pelatih.


Ia juga meminta seluruh pengurus cabang olahraga segera menyusun program pembinaan dan latihan yang terukur. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang direncanakan berlangsung pada 2027.


"Kita harus bekerja keras dengan mengedepankan transparansi dan komitmen bersama. Mulai hari ini, tidak ada lagi waktu untuk bersantai. Kita harus merapatkan barisan dan mempersiapkan atlet agar Meranti mampu bersaing dengan daerah lain," ujar Hidayat.


Menurutnya, waktu menuju berbagai agenda pertandingan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pemetaan atlet potensial, penguatan cabang olahraga, peningkatan kualitas pelatih hingga pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana menjadi bagian yang harus mulai dipersiapkan sejak awal.


Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah, S.H., yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI yang baru dikukuhkan.


Ia mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan awal dari amanah besar untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti semakin maju dan berprestasi.


"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti menjadi semakin maju, berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah," kata Sudandri.


Sudandri mengatakan Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet muda yang cukup besar. Potensi tersebut perlu dibina secara konsisten agar dapat berkembang menjadi kekuatan olahraga daerah.


"Yang kita perlukan adalah bagaimana potensi tersebut dibina secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesempatan mengikuti berbagai kompetisi," jelasnya.


Ia menilai KONI tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian prestasi ketika kompetisi berlangsung. Sistem pembinaan harus dibangun secara terarah sehingga mampu menghasilkan atlet berprestasi secara berkelanjutan.


"Kita ingin melahirkan atlet-atlet Meranti yang bukan hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional," ujarnya.


Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan olahraga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, pelatih, orang tua, dunia usaha dan masyarakat harus dapat membangun sinergi dalam mendukung perkembangan atlet.


"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di bidang olahraga sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.


Namun, dukungan tersebut harus berjalan bersama tata kelola organisasi yang baik. Program kerja harus disusun secara jelas dan terukur, sementara penggunaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.


Kepada para atlet, Sudandri berpesan agar tidak mudah menyerah dalam menjalani proses pembinaan. Menurutnya, prestasi membutuhkan waktu, latihan yang konsisten dan mental yang kuat.


"Prestasi tidak lahir dalam waktu singkat. Ada proses panjang, ada keringat, ada kegagalan dan ada perjuangan yang harus dilalui," katanya.


Ia juga meminta para atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti.


Di sisi lain, Ketua Umum KONI Provinsi Riau, Ir. H. Iskandar Hoesin, M.H., mengatakan Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet yang cukup besar. Bahkan, sejumlah atlet asal Meranti telah mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.


Menurut Iskandar, potensi tersebut perlu dipetakan dan dianalisis secara serius agar pembinaan dapat dilakukan sesuai dengan karakter dan keunggulan masing-masing cabang olahraga.


"Kepulauan Meranti memiliki atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi lebih tinggi. KONI Kepulauan Meranti perlu mengkaji dan menganalisa lebih dalam potensi atlet dan cabang olahraga yang menjadi unggulan," ujar Iskandar.


Ia menilai pembinaan yang serius, terarah dan berkelanjutan akan membuka peluang bagi Kepulauan Meranti untuk menjadi salah satu daerah penghasil atlet berprestasi di Provinsi Riau.


Bahkan, dengan pengelolaan yang tepat, atlet-atlet Meranti diharapkan mampu bersaing lebih jauh hingga tingkat nasional dan internasional.


Pengukuhan pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026–2030 pun menjadi titik awal untuk membuktikan komitmen tersebut. Tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan prestasi yang telah ada, tetapi juga menciptakan pembinaan yang mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial dari berbagai kecamatan dan cabang olahraga.

Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI Riau, para pengurus cabang olahraga, pelatih, dunia usaha, masyarakat serta keluarga atlet, pembinaan olahraga di Kepulauan Meranti diharapkan dapat bergerak lebih kuat dan terarah.


"Kepada pengurus KONI masa bakti 2026–2030, sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan amanah. Mari kita satukan langkah, kita kuatkan pembinaan dan kita bangun prestasi olahraga Kepulauan Meranti secara bersama-sama," pungkasnya."*****








SUMBER      :   HUMAS KONI KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 

Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan

Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU,      – 
Polda Riau memperketat pengawasan terhadap areal bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memastikan kawasan yang telah terbakar tidak kemudian diolah atau dimanfaatkan. 


Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus kemungkinan adanya keuntungan dari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.


Pengawasan dilakukan jajaran Polres Rokan Hilir melalui patroli wilayah rawan karhutla serta pengecekan kembali plang larangan melakukan kegiatan di areal bekas terbakar.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemasangan plang tersebut merupakan bagian dari pola penanganan pascakebakaran yang telah dilakukan Polda Riau sejak tahun lalu. 


Areal yang mengalami kebakaran tidak serta-merta dilepas dari pengawasan setelah api berhasil dipadamkan.


“Sejak tahun lalu, pada sejumlah lokasi bekas karhutla telah dipasang plang larangan melakukan kegiatan. Tujuannya jelas, lahan yang sudah terbakar tetap berada dalam pengawasan dan tidak kemudian langsung diolah atau dimanfaatkan,” kata Akmadi, Sabtu (29/8/2026).


Menurut Akmadi, kebijakan tersebut membawa pesan penting bahwa kebakaran tidak boleh menjadi jalan pintas untuk membuka atau memperoleh manfaat dari suatu lahan.


“Jangan sampai ada anggapan bahwa setelah lahan terbakar, kemudian lahan itu bisa dibersihkan, diolah dan dimanfaatkan. Justru setelah terbakar, pengawasannya kami perketat. Dengan begitu, tidak ada insentif atau keuntungan yang bisa diperoleh dari pembakaran lahan,” tegasnya.


Salah satu pengecekan dilakukan jajaran Polsek Bangko di Jalan Parit Atmo atau Parit Iput, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.


Lokasi tersebut merupakan areal bekas terbakar yang telah dipasangi plang larangan melakukan kegiatan sejak 2025. Dalam pengecekan, petugas memastikan plang masih terpasang dan tidak menemukan adanya aktivitas pengolahan maupun pemanfaatan kembali lahan. Kondisi areal saat ini berupa semak belukar.


“Ini menunjukkan bahwa pemasangan plang bukan kegiatan seremonial. Setahun setelah dipasang, jajaran kami kembali ke lokasi untuk memastikan larangan tersebut tetap dipatuhi dan tidak ada aktivitas pemanfaatan lahan bekas terbakar,” ujar Akmadi.


Pengawasan serupa dilakukan Polsek Simpang Kanan. Pada Kamis (27/8/2026), personel bersama perangkat masyarakat melaksanakan patroli di kawasan Simpang Caltex, Bukit Dua, Kelurahan Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan.


Selain memantau wilayah rawan karhutla, petugas mengecek plang larangan membakar hutan dan lahan yang sebelumnya telah dipasang di lokasi terjadinya karhutla.


Patroli tersebut juga diikuti dengan edukasi kepada masyarakat. Polisi mengingatkan warga untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta menyampaikan konsekuensi pidana dan denda bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.


Akmadi mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penanganan karhutla secara berkelanjutan. 


Polisi tidak hanya hadir ketika api muncul, tetapi melakukan pengawasan sejak sebelum kebakaran hingga setelah kebakaran berhasil ditangani.


“Pencegahan kita lakukan melalui patroli dan edukasi. Ketika terjadi kebakaran, seluruh kekuatan dikerahkan untuk pemadaman dan pendinginan. Setelah api padam, lokasi tetap diawasi. Jadi mata rantai penanganannya tidak terputus,” katanya.


Polda Riau juga mendorong masyarakat ikut mengawasi wilayahnya dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran maupun upaya mengolah kembali areal bekas terbakar yang telah diberi larangan.


“Pesannya sederhana, membakar lahan tidak boleh menjadi cara murah untuk membuka lahan. Api kita padamkan, pelakunya kita tindak, dan lahan bekas terbakar tetap kita awasi. Tidak boleh ada pihak yang memperoleh keuntungan dari karhutla,” tutup Akmadi."****






SUMBER     :    SANDI/HUMAS POLDA RIAU
EDITOR       :     REDAKSI 
Ketua DPRD Meranti H.Khalid Ali SE, Hadir Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/ 2026 M, Di Masjid Taqwa Hulu Asam.

Ketua DPRD Meranti H.Khalid Ali SE, Hadir Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/ 2026 M, Di Masjid Taqwa Hulu Asam.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Pengurus Masjid Taqwa Hulu Asam Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, yang digelar di Masjid Taqwa Hulu Asam Sabtu (29/8/2026) malam.


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat diawali  Sholawat Nabi Muhammad SAW, oleh sejumlah santri didikan subuh Masjid Hulu Asam dan dilanjutkan membaca Al Qur'an oleh Khori terbaik/juara umum MTQ tingkat Kecamatan Merbau Muhammad Usman alias Sadam.


Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun ini panitia sengaja mendatangkan penceramah agama Ustadz  Hasan Basri dari ibu Kota Dumai Provinsi Riau.


Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H.Khalid Ali SE, Sekcam Merbau Idrus SE, didampingi beberapa orang Staf Kantor Camat Merbau, PLt  Lurah Teluk Belitung Islawadi, perwakilan PT.Imbang Tata Alam (ITA) Andi Saputra S.Pd, para RW/RT setempat, Ketua Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Syufri SE, beserta pengurus, imam Masjid, imam Musalla, alim Ulama, tokoh Masyarakat, ormas, tokoh pemuda, kaum perempuan, dan komponen lainnya. 


Ketua Masjid Taqwa Hulu Asam Zulkifli Nor S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut mendukung kegiatan tersebut, sehingga terlaksananya Maulid Nabi Muhammad SAW ini, malam hari ini rasa syukur kita dapat hadir mendatangi Masjid ini, tidak lain hanya mengikuti Maulid Nabi Muhammad SAW, ucapnya.


Tidak lupa dirinya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak, kami berharap agar peserta didikan subuh Masjid Hulu Asam dapat bertambah, kepada adik adik diharapkan dapat mencermati dan mengamati inti ceramah/tauziah dengan baik, imbuhnya.


Zulkifli Nor juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPRD Kepulauan Meranti (H.Khalid Ali, red)  yang mensupport dan membatu bangunan Masjid Taqwa Hulu Asam. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat ketaqwaan, keimanan kita kepada Allah SWT, pungkas Zulkifli.


Sementara, PLt Lurah Teluk Belitung Islawadi dalam sambutannya mengatakan, kami dari pemerintah Kelurahan Teluk Belitung mengapresiasi setinggi tingginya kepada pengurus Masjid Taqwa dapat melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW.


Diingatkannya, kami berharap dengan kondisi saat ini ia itu larangan pembakaran hutan, mari kita sama sama menjaga, jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuang puntung rokok sembarangan, nanti akan berdampak penyebab kebakaran, sehingga menjadi kasus Karhutla, imbuhnya.


Saya tidak mau masyarakat saya berurusan dengan hukum, andaikan ketemu kebakaran cepat lapor, kami siap bekerjasama dengan pihak perusahaan. Ia mengajak jaga hubungan baik, jaga kekompakan dengan baik, mari kita lestarikan kampung kita dengan meningkatkan hubungan silaturrahmi, ujar Islawadi.


Sekcam Merbau Idrus SE dalam kesempatan itu menyampaikan, kami dari pemerintah Kecamatan Merbau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Hulu Asam atas kekompakannya, sehingga terlaksananya Maulid Nabi Muhammad SAW, ucap Idrus.


Ia juga menyampaikan, kami mohon maaf karena belum bisa berbuat banyak, mohon do'a kami mudah mudahan kami bisa berbuat. Mari kita dukung lurah kita yang baru, semoga beliau bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, kata Idrus.


“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari hari,,” pungkas Sekcam Merbau Idrus.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Hasan Basri dalam tausiahnya menyampaikan sejalan dengan surah yang sebelumnya dibaca oleh Khori tadi, yang mengulas makna  tentang Ketauladanan Nabi Muhammad SAW,  Diharapkan melalui Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menambah iman dan Ihsan, dan akhlakul khorimah dalam kehidupan sehari-hari, intinya. Sesibuk apa pun aktivitas kita, ingat jangan lupa dengan Allah SWT, pesannya.


Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama,""****







LIPUTAN       :     ALI SANIP 
Editor             :     REDAKSI

Sabtu, 29 Agustus 2026

Pemasangan Spanduk Pemberitahuan di sambut arogan oleh Pihak Pengamanan PT Arara Abadi

Pemasangan Spanduk Pemberitahuan di sambut arogan oleh Pihak Pengamanan PT Arara Abadi





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,    -
Pemasangan spanduk 29-8-2026 pemberitahuan bahwa lahan TUKS PT Arara Abadi, yang  dimiilik keluarga Ali Usman batal dikarenakan arogansi Pihak Pengamanan PT Arara Abadi. 


Perkara TUKS tersebut sudah sejak lama berlangsung berbagai non litigasi telah ditempuh pihak Keluarga Ali Usman cs dan Kuasa Hukum.


Sempat terjadi cekcok dilapangan akibat penghadangan keras yang dilakukan oleh pihak pengamanan perusahaan PT Arara Abadi. Sehingga kuasa hukum mengalami luka ringan pada betis, "kami datang dengan baik-baik ingin memasang plang pemberitahuan namun disambut dengan sangat arogan oleh pihak pengamanan perusahaan" ungkap Ali Usman cs 


Pihak PT Arara abadi yakni humas Parlan dan Sukemi yang hadir menjelaskan bahwa ikuti saja proses hukum dan hal tersebut dijawab olah kuasa hukum Ali Usman cs "pemasangan spanduk ini adalah bentuk kami melindungi hak klien kami sesuai tugas kami advokat yang diatur dalam UU no  18 tahun 2003 tentang advokat jika terkait dari pengadilan iya itu benar memiliki kekuatan sita jaminan,dalam hal ini saya hanya bertindak mengumumkan bahwa lahan tersebut adalah milik Ali Usman dan keluarga sekaligus menerangkan bahwa izin nya sedang kami persoalkan".Jelas Muhammad Ali SH.


Namun pihak perusahaan melalui pengamanan tetap melakukan penghadangan bahkan Komandan security yang hadir pada waktu itu melontarkan kalimat-kalimat tantangan kepada tim Advokat dan memancing kerusuhan.


"Pihak Advokat telah bersurat,tentu harus dengan elegan jika pun ada komplain dari pihak perusahaan,tapi ternyata salah satu perusahaan raksasa di Pelalawan ini seolah mengedepankan premanisme" tutup Marzuki."****





LIPUTAN PELALAWAN     :    DAVIDSON
EDITOR                                :    REDAKSI
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama

Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     - 
Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau terus menunjukkan tren penurunan. Hingga Kamis (27/8), hotspot yang terpantau turun menjadi 79 titik, setelah sebelumnya mencapai 200 titik.


Penurunan tersebut dinilai tidak terlepas dari kerja bersama seluruh unsur dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, perusahaan hingga masyarakat.


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, kondisi karhutla yang terjadi saat ini harus ditangani dengan kekuatan bersama. Menurutnya, tidak ada satu pihak yang mampu menangani persoalan karhutla secara sendiri-sendiri.


"Kekuatan kita semua adalah bergotong royong. Tidak ada kegiatan yang tidak bisa kita laksanakan secara parsial untuk menghadapi karhutla yang sudah kita anggap sebagai kejadian extraordinary, kejadian luar biasa," ujar Herry saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di GOR Presisi Polda Riau, Kamis (27/8).


Herry menegaskan, status karhutla sebagai kejadian luar biasa membutuhkan pola penanganan yang juga luar biasa. Karena itu, seluruh elemen yang memiliki kemampuan dan sumber daya diminta terlibat dalam penanganan di lapangan.


"Karena itu, penanganannya juga membutuhkan langkah-langkah luar biasa dengan melibatkan seluruh kekuatan yang ada," katanya.


Ia meminta pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, perusahaan pemegang konsesi, masyarakat peduli api dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi. Terlebih, upaya penanganan tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar, tetapi juga melalui pencegahan dan deteksi dini.


"Penegasan Bapak Presiden itu serius dan ini menjadi kekuatan kita bersama, menjadi perintah. Panglima yang hadir di sini harus bisa wujudkan," tegasnya.


Meski hotspot mengalami penurunan, Herry mengingatkan agar kondisi tersebut tidak membuat seluruh pihak lengah. Patroli, pemantauan, pemadaman dini, penyediaan sumber air hingga penegakan hukum harus tetap dilakukan secara berkelanjutan.


"Enggak bisa sendiri-sendiri. Penanganan karhutla butuh uluran tangan semua pihak," ujarnya.


Kerumutan Zero Hotspot


Dalam rapat tersebut, Kapolda juga menekankan pentingnya memastikan data hotspot dari satelit diverifikasi langsung di lapangan. Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti Sipongi, LAPAN maupun dashboard GIS, harus menjadi dasar untuk ditindaklanjuti dengan pengecekan kondisi sebenarnya.


"Semua harus memastikan dengan melihat langsung bahwa apa yang terjadi dan apa yang akan kita lakukan benar-benar terjadi. Kita memadukan pasukan darat kita," jelasnya.


Herry menyebut, jumlah hotspot di Riau sebelumnya sempat mencapai sekitar 600 titik. Kini, angka tersebut turun menjadi 79 titik.


Penurunan itu merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan secara terpadu. Di antaranya pemadaman melalui operasi darat, pengerahan helikopter untuk pemadaman dari udara serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).


Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Karhutla di kawasan tersebut sebelumnya melanda sekitar 900 hektare lahan.


Saat ini, titik panas di lokasi tersebut telah dinyatakan nihil atau zero hotspot. Meski demikian, proses pendinginan dan pemantauan tetap harus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.


"Alhamdulillah, yang 900 hektare di Kerumutan sudah zero. Itu berkat pemadaman heli, doa, semuanya," ungkap Herry.


Selain penanganan dan pencegahan, Kapolda memastikan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan tetap berjalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah karhutla kembali terjadi.


Dengan kondisi hotspot yang mulai menurun, Herry meminta seluruh pihak tetap mempertahankan kesiapsiagaan. Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla sangat bergantung pada kekompakan seluruh elemen dalam bergerak secara bersama-sama."****






LIPUTAN       :    SANDI 
EDITOR          :    REDAKSI 
Jumat Keliling Jajaran Polsek Meranti, Perkuat Kamtibmas Jelang Pilkades dan Antisipasi Karhutla

Jumat Keliling Jajaran Polsek Meranti, Perkuat Kamtibmas Jelang Pilkades dan Antisipasi Karhutla




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAAN MERANTI RIAU,     - 
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus dilakukan dengan pendekatan langsung. Jajaran Polres Kepulauan Meranti tidak hanya mengandalkan patroli, tetapi turun ke tengah masyarakat untuk menyampaikan pesan keamanan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).


Langkah tersebut terlihat dalam kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan secara serentak oleh sejumlah Polsek jajaran, Jumat (28/8/2026). Personel menyambangi rumah ibadah dan sejumlah titik kegiatan masyarakat di wilayah hukum masing-masing.


Di Kecamatan Tebing Tinggi dan Rangsang, kegiatan difokuskan pada penyampaian imbauan Kamtibmas, pencegahan Karhutla serta ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga Pilkades berlangsung aman dan damai.


Sementara di Kecamatan Rangsang Barat, personel kepolisian hadir dalam kegiatan masyarakat sekaligus melakukan pengamanan. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Rangsang Barat juga memberikan sarana kontak berupa dua unit kipas angin untuk mendukung fasilitas Masjid Sahbilal Muhtadin, Desa Bantar.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., mengatakan kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk membangun komunikasi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.


“Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin personel juga hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, menyampaikan imbauan dan bersama-sama mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujar Gede.


Menurutnya, kondisi Kamtibmas tidak bisa dijaga hanya oleh aparat. Masyarakat memiliki peran penting karena banyak potensi gangguan justru dapat dicegah melalui kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya.


“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Karena itu kami mengajak seluruh warga menjaga lingkungan, mengaktifkan kembali Siskamling dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan,” katanya.


Di Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat Keliling berlangsung sekitar pukul 11.45 WIB di Masjid Babul Khoir, Jalan Kelapa Gading.


Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Timur BRIPKA Ade Fadhli dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Kota Brigadir Randa Maulana, di bawah jajaran Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H.


Di hadapan jemaah, personel mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan sekaligus mengajak warga mencegah Karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah, memerun maupun membuka lahan dan hutan dengan menggunakan api.


Selain persoalan lingkungan, polisi juga menyampaikan pesan terkait Pilkades. Warga diajak menjaga perbedaan pilihan agar tidak berkembang menjadi konflik serta bersama-sama menciptakan suasana demokrasi yang aman dan tertib.


Gede menegaskan, pencegahan Karhutla harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya dapat merugikan masyarakat dalam berbagai aspek.


“Jangan sampai kebiasaan membakar untuk membersihkan lahan atau sampah justru menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat. Kami meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” tegasnya.


Pesan yang sama juga dibawa jajaran Polsek Rangsang. Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., bersama Ps. Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas melaksanakan Jumat Keliling dengan menyambangi sejumlah masjid di wilayah hukumnya.


Kegiatan tersebut menyasar 16 masjid, di antaranya Masjid Al Irsyad, Al Islah dan Babussalam di Desa Tanjungsamak, Masjid Sabilunnaja Desa Dwi Tunggal, Masjid Al Ikhlas Desa Gemalasari, Masjid Ihtihad Desa Topang, serta masjid di Desa Sungai Gayung Kiri, Wonosari, Repan, Tanjung Gemuk, Tanjung Medang, Kayuara, Beting, Sonde dan Bungur.


Dalam kunjungan tersebut, personel mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan mengaktifkan kembali Siskamling. Warga juga diingatkan memanfaatkan layanan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan Kamtibmas.


Pencegahan Karhutla turut menjadi perhatian. Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan memerun, membuka lahan dengan cara dibakar maupun membuang puntung rokok sembarangan.


Sementara untuk wilayah yang melaksanakan Pilkades, Gede mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk terjadinya perselisihan.


“Untuk wilayah yang melaksanakan Pilkades, kami juga mengingatkan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan,” kata Gede.


Ia menilai keberhasilan menjaga keamanan Pilkades membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk calon, pendukung, tokoh masyarakat dan warga.


“Kami mengajak semua pihak menahan diri, tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi yang baik. Pilkades harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang memperkuat persatuan masyarakat, bukan sebaliknya,” ujarnya.


Di Kecamatan Rangsang Barat, jajaran Polsek di bawah kepemimpinan Kapolsek Rangsang Barat IPDA Sukardi, S.I.P., turut berada di tengah masyarakat dalam kegiatan keagamaan di Masjid Sahbilal Muhtadin, Desa Bantar.


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB tersebut turut dihadiri Camat Rangsang Barat Jefri, S.Ip., Ketua LAM Rangsang Barat H. Suardi, Ketua MUI Rangsang Barat H. Dahroji, S.Ag., penceramah Ustadz H. M. Khozin, MA., jemaah masjid serta personel Polsek Rangsang Barat.


Selain memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, jajaran kepolisian memberikan sarana kontak berupa dua unit kipas angin untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas masjid.


Pemberian sarana kontak tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan.


Gede mengatakan pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus diperkuat. Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan warga dapat membantu mengidentifikasi berbagai persoalan lebih cepat.


“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi selalu ada dan mudah dihubungi ketika membutuhkan bantuan. Dengan komunikasi yang baik, banyak potensi gangguan bisa kita cegah sebelum berkembang menjadi masalah,” pungkasnya.


Rangkaian Jumat Keliling yang dilaksanakan jajaran Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Rangsang serta pengamanan kegiatan masyarakat di Kecamatan Rangsang Barat berlangsung aman dan kondusif.


Polres Kepulauan Meranti memastikan upaya menjaga Kamtibmas akan terus dilakukan melalui pencegahan, komunikasi langsung dan peningkatan keterlibatan masyarakat.


Masyarakat juga diimbau tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan Kamtibmas di lingkungan sekitar."****






SUMBER      :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI