Senin, 22 Juni 2026

Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU.

Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU.






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Baru sehari terpilih kembali jadi Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo langsung menjalankan skema pembohongan publik terkait krisis batubara yang menjadi penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa saat ini 


Lewat video yang dirilis oleh PLN pada Sabtu (20/6/2026), Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN telah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mendapatkan alokasi batubara dengan tingkat kandungan kalori menengah (medium rank coal). 


Dengan pasokan batubara tersebut, Darmawan menegaskan PLN akan melakukan perbaikan agar proses penyediaan tenaga listrik bisa kembali berjalan lancar.


"Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin mohon maaf karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," ungkap Darmawan.


Dikatakannya, PLN mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batubara, terutama untuk medium rank coal yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah. 


"Kami mengapresiasi kepada para pemasok batubara yang sudah mendapatkan penugasan dari Pemerintah dan juga sudah menandatangani kontrak dengan PT PLN dan juga pembangkit milik mitra kami," imbuh Darmawan.


Darmawan menyebut PLN berkoordinasi secara intens dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) sehingga proses penandatangan bisa berjalan dengan cepat. "Saat ini, proses penyaluran medium range coal mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau PLTU Independent Power Producer (IPP)," ungkap Darmawan.


Di Jawa bagian barat, antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Lontar, PLTU Labuan, PLTU Suralaya 1-8, PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 9 dan 10, PLTU Indramayu. Di Jawa bagian timur, di antaranya PLTU Paiton 1 dan 2, PLTU Paiton 9, PLTU Rembang, PLTU Pacitan dan PLTU Tanjung Awar-awar.


Selain itu, Darmawan menyampaikan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa. Tanpa merinci dua PLTU yang dimaksud, Darmawan menyebut PLTU tersebut dimiliki dan dioperasikan oleh swasta alias IPP. Dua PLTU besar tersebut mengalami gangguan teknis dan keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa.


"Untuk itu kami mengerahkan tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami agar perbaikan dua PLTU besar ini bisa berjalan dengan cepat dan berjalan lancar sehingga bisa pulih dan kembali memasok listrik di sistem kelistrikan di Pulau Jawa," tandas Darmawan.


Pernyataan Darmawan Prasodjo itu langsung diprotes Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira. Menurut Yudhis, apa yang disampaikan Darmo adalah pembohongan publik yang sangat keterlaluan.


"Jelas pernyataan tukang bohong dan dia berani menyatakannya di media. Dia (Darmo-red) bilang medium rank coal yg gak ada, padahal PLTU yang disebutkan namanya oleh dia, sebagian besar cukup pakai low rank coal karena bagian dari proyek 10.000 MW yang memang di-desain pakai low rank coal," kecamnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (22/6/2026).


Seperti diketahui, di tengah protes masyarakat terhadap buruknya pelayanan PT PLN (Persero) terkait sistem kelistrikan di tanah air, publik tiba-tiba terhenyak ketika Darmawan Prasodjo kembali terpilih menjadi Dirut PLN lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Kantor BP BUMN pada Kamis malam (18/6/2026).


*Darmo Sakti atau Terpilih Karena Transaksi*


Kata Yudhis, sebetulnya masalah di PLN ini sangat complicated. Karena faktanya, bila reserve margin dipenuhi PLB sesuai aturan kelistrikan, gak perlu ada pemadaman.


"Memang licin darmo ini. Ironisnya, dia malah bangun narasi seolah ESDM cq Dirjen Minerba yang salah atas situasi ini. Bahkan dia malah minta dirjen minerba diganti. Kacaukan. Dan memang pemegang saham PLN ini entah bodoh atau bego, kok dipilih lagi penipu itu. Apa karena masih bisa ngasih keuntungan ke lingkaran RI1?. Parah memang," pungkasnya.


Sementara itu, proses RUPS PLN yang terkesan sembunyi-sembunyi itu langsung memicu berbagai protes, terlebih terjadi di tengah pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Sumatera dan Pulau Jawa.


Bahkan selama era Darmawan Prasodjo, pemadaman listrik bergilir hingga blackout di Sumatera dan Jawa, seolah menjadi masalah klasik yang terus berulang. 


Kondisi tersebut semakin diperburuk dengan terjadinya blackout (padam listrik total) berulangkali di sejumlah wilayah tanah air selama mantan Deputi I KSP era Presiden Jokowi itu memimpin perusahaan setrum nasional tersebut hingga membuat banyak aktivitas perekonomian masyarakat lumpuh dan merugi dalam jumlah besar.


Menurut Yudhis, langkah pemerintah yang memilih mempertahankan Darmawan Prasodjo dan kroninya seperti Yusuf Didi Setiarto, Suroso Isnandar dan Arsyadani G Akmalaputri, jelas sangat menyakiti hati rakyat.


"Dan tentunya sangat aneh, orang-orang yang jelas-jelas tidak mampu menjaga marwah pemerintahan Prabowo dalam memberikan pelayanan kelistrikan untuk seluruh rakyat Indonesia, masih terus dipertahankan," tudingnya.


Apalagi, sambungnya, sejauh ini, tidak ada langkah taktis yang dilakukan Darmawan Prasodjo dalam mengatasi situasi tersebut, selain menyampaikan permohonan maaf.


Yudhistira juga kembali menegaskan, tidak bisa dipungkiri bahwa masa kelam PLN dimulai sejak pemerintahan Jokowi memutuskan Darmawan Prasodjo duduk sebagai Dirut PLN.


"Berulang kali sudah saya sampaikan, apa yang sudah diperbuat Darmo (panggilan Darmawan Prasodjo-red) selama lebih dari 5 tahun menjabat Dirut. Semua hanya pencitraan lewat penghargaan yang dibeli dan juga untuk memperkaya diri sendiri. Sudah jadi rahasia umumkan bagaimana lonjakan kekayaan ini orang selama jadi Dirut," beber Yudhis.


Belum lagi mengenai manuver Darmawan Prasodjo yang merusak meritokrasi lewat jalur profesional hire (prohire) yang memasukkan kroni dan koleganya ke dalam PLN dan langsung diberi jabatan empuk, sedangkan pegawai internal yang meniti karir dari bawah dan tidak masuk dalam lingkarannya, karirnya dihambat.


"Kerusakan-kerusakan ini di tubuh PLN ini menjadi bagian dari kebobrokan era Darmo. Tapi kok pemerintah seperti buta dan tuli, tidak mau peduli dengan hal ini. Padahal jelas PLN merupakan perusahaan monopoli yang mengatur denyut nadi perekonomian, penopang perekonomian dan kebutuhan primer paling dibutuhkan masyarakat. Harusnya orang-orang yang memahami bisnis ini ditempatkan sebagai Dirut dan jajarak Direksi, bukan orang yang mencari kekayaan dan memanfaatkan jabatan," sebutnya.


*Pemadaman Listrik Meluas*


Lebih jauh Yudhistira menyampaikankan, bahwa pihaknya baru menerima Tim Investigasi Re-LUN bahwa pemadaman listrik bergilir saat ini meluas hingga ke Kalimantan.


"Barusan kami terima laporan bahwa saat ini pemadaman listrik juga terjadi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Jadi sebenarnya Indonesia Gelap itu mendekati kenyataan dan ini fatal bagi pemerintahan Prabowo. Harus segera diambil langkah tegas dengan mencopot Darmawan Prasodjo dan mengantinya dengan orang yang tepat," ucapnya.


Tidak itu saja Yudhistira juga terus mendesak aparat penegak hukum seperti KPK, Polri dan Kejaksaan Agung jangan tutup mata atas permasalahan yang terjadi saat ini akibat pemadaman listrik bergilir.


"Pasti ada pidana dibalik kasus ini. Bukan hanya korupsi yang harus diselidiki, tapi ini juga bagian dari kejahatan kemanusiaan yang harus diusut tuntas. Presiden harusnya juga tegas menyikapi masalah yang sudah memicu keresahan masyarakat luas ini," pungkasnya."****






LIPUTAN        :      RED
EDITOR           :      REDAKSI 
Wabup Muzamil Ingatkan ASN dan Perangkat Desa Tetap Netral pada Pilkades 2026

Wabup Muzamil Ingatkan ASN dan Perangkat Desa Tetap Netral pada Pilkades 2026






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menegaskan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, dan penyelenggara menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang akan berlangsung di 12 desa.


Penegasan itu disampaikan Muzamil saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait pelaksanaan Pilkades 2026, Senin (22/6/2026), di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurut Muzamil, Pilkades merupakan salah satu proses demokrasi yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang agar berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


"Saya mengingatkan agar seluruh ASN, perangkat desa, dan penyelenggara Pilkades menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis. Netralitas merupakan bentuk komitmen kita dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan masyarakat," tegasnya.



Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta para camat menjalankan tugas secara profesional, transparan, akuntabel, dan netral. Selain itu, monitoring dan pembinaan terhadap desa-desa yang melaksanakan Pilkades harus terus dilakukan guna mencegah potensi pelanggaran yang dapat memicu sengketa maupun konflik di tengah masyarakat.


Muzamil menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan Pilkades. Dukungan Forkopimda, TNI, Polri, OPD terkait, camat, panitia Pilkades, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.


"Perbedaan pilihan dalam Pilkades adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun persatuan, kerukunan, dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat desa," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Meranti, Asroruddin, menjelaskan rapat koordinasi tersebut bertujuan meningkatkan sinergi antarinstansi, menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan kesiapan panitia dan pengamanan pelaksanaan Pilkades.


Ia menyebutkan Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan di 12 desa yang tersebar pada tujuh kecamatan dari total sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kepulauan Meranti, Katmuji, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan teknis melalui koordinasi dengan Dinas PMD. KPU juga akan membantu penyediaan data pemilih hasil pemilu terakhir untuk kebutuhan Pilkades dengan tetap mengacu pada ketentuan perlindungan data pribadi.


Menurut Katmuji, penguatan kapasitas penyelenggara dan kepastian aturan teknis menjadi faktor penting untuk mengantisipasi berbagai titik rawan yang kerap muncul dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa."****







LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan(GP3) Angkat Bicara Mengenai Kerusakan Ekosistem Sungai (DAS)

Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan(GP3) Angkat Bicara Mengenai Kerusakan Ekosistem Sungai (DAS)







KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,    -
Ekosistem sungai yang merupakan yang harus kita dijaga, oleh sebab itu bagi pihak-pihak yang merusak Daerah aliran sungai (DAS). Perusahaan korporasi yang diduga merusak Das, perusahaan PT. Sinar Haska Lestari (SHL),PT. Inti Indosawit Subur(IIS).


Sungai yang di tanami kebun sawit oleh pihak perusahaan korporasi Sungai Buluh,  Sungai Air hitam kanan. Diduga perusahaan korporasi inilah yang menanam sawit sepanjang aliran sungai.


Pegiat Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan, Juhendri alias Joe Kacaw, angkat bicara bagi korporasi yang merusak daerah aliran sungai (Das), akan tindak tegas. 


Lanjut Joe Kacaw "Penetapan tersangka oleh Polda Riau, dalam kasus dugaan kerusakan sempadan sungai yang melibatkan korporasi harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, untuk bersatu menjaga kelestarian lingkungan hidup di Bumi Lancang Kuning. 


Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga peringatan serius bahwa, kerusakan alam akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang.



Sungai dan anak sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Riau. Ketika sempadan sungai dirusak, maka yang terancam bukan hanya ekosistem, tetapi juga keselamatan lingkungan, sumber air, serta keberlangsungan hidup masyarakat di sekitarnya ujar Joe Kacaw. 


Karena itu, siapa pun yang terbukti merusak alam harus bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai alarm bersama, agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. 


Kami berharap penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan tidak pandang bulu, sehingga keadilan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.


Melindungi lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama. Sudah saatnya kita menyatukan kekuatan untuk menjaga sungai, hutan, dan seluruh ekosistem yang menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita di masa depan." tutup 
Juhendri."*****







LIPUTAN PELALAWAN    :    DAVIDSON
EDITOR                               :   REDAKSI 
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Pantau Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan UPTD Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Pantau Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan UPTD Pertanian






KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Jajaran Polsek Sabak Auh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Program Asta Cita Pemerintah. Salah satunya melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan pertanian milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak.


Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh, Aiptu Syarif Adli, SH, pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas pendukung ketahanan pangan tetap terawat dan berkembang dengan baik.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., mengatakan pihaknya secara aktif melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman pangan di wilayah binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.


"Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan tanaman yang dikelola masyarakat maupun instansi terkait dapat tumbuh optimal sehingga memberikan hasil yang maksimal saat panen nanti," kata Masri Nalzon.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil yang ditanam dengan sistem semai lubang tanam tersebut kini telah memasuki usia sekitar 91 hari. Lahan yang dipantau memiliki luas sekitar satu hektare dan berada di wilayah UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh.


Dari hasil pemantauan, kondisi tanaman secara umum terlihat tumbuh dengan baik. Perawatan terhadap tanaman juga masih dilakukan secara berkala dan berkelanjutan guna menjaga kualitas pertumbuhan hingga memasuki masa panen.


Meski demikian, petugas menemukan adanya pertumbuhan tanaman yang tidak merata di beberapa titik lahan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh karakteristik tanah yang didominasi unsur mineral dan pasir sehingga memengaruhi tingkat kesuburan serta perkembangan batang jagung.


"Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan sektor pertanian menjadi faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan," ujarnya.


Lahan ketahanan pangan yang dipantau berada pada titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39,9" BT. Hingga saat ini, kondisi tanaman masih terjaga dengan baik dan diharapkan mampu memberikan hasil yang optimal bagi pengembangan sektor pertanian di Kecamatan Sabak Auh.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sabak Auh menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak."****






LIPUTAN         :     SAD
EDITOR            :     REDAKSI 
300 Pelari Ramaikan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Polres Inhil Tebar Semangat “Polri untuk Masyarakat"

300 Pelari Ramaikan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Polres Inhil Tebar Semangat “Polri untuk Masyarakat"





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,   -
Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar kegiatan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run (RBR) dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, Minggu (21/6/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berlangsung meriah dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah, TNI-Polri, wartawan, elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas pelari, hingga masyarakat umum di Kota Tembilahan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Indragiri Hilir Hj. Yuliantini, S.Sos., M.Si., Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustofa Faturrahman, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Iwan Taruna, S.T., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Sugito, S.H., serta sejumlah pejabat Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, tokoh masyarakat, Bhayangkari, dan tamu undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan pelepasan peserta Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run, kemudian pembagian doorprize kepada peserta.


Para peserta menempuh rute sejauh kurang lebih 5 kilometer dengan titik start dan finish di Jalan Gajah Mada Tembilahan. Rute yang dilalui yakni Jalan Gajah Mada – Jalan M. Boya – Jalan Baharuddin Yusuf (Bundaran Pasar Pagi) – Jalan Soebrantas – Jalan Prof. M. Yamin – Jalan Veteran – Jalan Pangeran Hidayat – Jalan Hang Tuah – Jalan Sudirman – dan kembali ke Jalan Gajah Mada.


Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan peserta, panitia menyediakan dua titik layanan air minum (water station) serta pos kesehatan yang berada di depan Kantor DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dan di depan Mapolres Indragiri Hilir. Fasilitas tersebut disiapkan guna memenuhi kebutuhan peserta selama berlari serta memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan medis apabila diperlukan.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sesuai dengan Tema Polri untuk masyarakat ujarnya. 


Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, instansi terkait, komunitas olahraga, serta seluruh elemen masyarakat. Di samping itu, Fun Run ini juga menjadi ajang sosialisasi dan latihan bagi peserta yang akan mengikuti Riau Bhayangkara Run Tahun 2026 di Pekanbaru pada 19 Juli 2026 mendatang.


Melalui kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut, Polres Indragiri Hilir berharap dapat terus membangun citra Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar."****






LIPUTAN INHIL        :    SAD
EDITOR                      :    REDAKSI 
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan






KabarPesisirNews.Com
CILACAP,    -
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi 
kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan 
sekaligus pusat pembinaan kemandirian Warga Binaan. 


Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6), didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan  (Menimipas), Agus Andrianto.


Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja Konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat. 


“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” harapnya.


Menurutnya, Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pemasyarakatan berisiko tinggi 
telah bertransformasi menjadi kawasan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas pangan dan produk bermanfaat bagi masyarakat. 


“Nusakambangan yang kita dengar selalu seram, bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak 
produk bermanfaat untuk kita semuanya,” puji Titiek.


Sementara itu, Menimipas menyampaikan berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang telah berjalan. Ia menjelaskan jajaran 
Pemasyarakatan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle di seluruh Lapas dan Rutan sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.


“Tadi kami juga mohon beberapa evaluasi dan arahan, serta akan kami tindak lanjuti, termasuk upaya - upaya perbaikan dari apa yang sudah kita kerjakan. Kami sudah laporkan kepada beliau bahwa seluruh 
Lapas dan Rrutan memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” terang Agus.


Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat. 


Transformasi tersebut menjadi wujud 
komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyiapkan Warga 
Binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat."****







LIPUTAN      :     RED
EDITOR         :     REDAKSI 

Minggu, 21 Juni 2026

Bintang Cilik Inhil 2026! Alesha Mikayla Hadid Tampil Memukau dan Raih Mahkota Juara 1 Dara Anak

Bintang Cilik Inhil 2026! Alesha Mikayla Hadid Tampil Memukau dan Raih Mahkota Juara 1 Dara Anak






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN INHIL RIAU,   -
Alesha Mikayla Hadid berhasil meraih gelar Juara 1 Dara Anak pada ajang Pemilihan Bujang & Dara Indragiri Hilir (Inhil) 2026. Prestasi tersebut diumumkan pada malam puncak pemilihan yang berlangsung meriah di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, Jumat (19/6/2026).


Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir itu diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari anak, remaja hingga dewasa. Setelah melalui serangkaian tahapan penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan Alesha Mikayla Hadid sebagai Dara Anak terbaik tahun 2026.


Alesha Mikayla Hadid merupakan siswi Sekolah Kasih Lestari yang lahir pada 10 April 2018. Putri dari pasangan Abyadh Nadhiifun, ST dan Werie Irma Pamasih, SE ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara.


Keberhasilan Alesha tidak diraih secara instan. Selama masa karantina, seluruh finalis mendapatkan pembekalan terkait wawasan budaya, kepariwisataan, etika, serta kemampuan komunikasi sebagai calon duta daerah. Para peserta juga mengikuti sesi advokasi dan tanya jawab di hadapan dewan juri.


Malam final tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dijalani para finalis. Dewan juri yang terdiri dari Ketua Dekranasda Inhil Katerina Susanti Herman, tokoh budaya Riau Ahmadi, Dara Keisya Aurellia, perwakilan Ikatan Bujang Dara Riau Bujang Muhajir Arif, serta profesional tata rias Bang Rijak, melakukan penilaian berdasarkan kemampuan, wawasan, karakter, dan penampilan peserta.


Bupati Indragiri Hilir melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Ghaddafi, dalam sambutan yang dibacakannya menegaskan bahwa gelar Bujang dan Dara bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


"Sebagai Duta Daerah, Ananda sekalian memiliki tanggung jawab untuk menambah kecintaan terhadap warisan budaya, mendukung pariwisata berkelanjutan, dan ikut serta mengembangkan ekonomi kreatif daerah," ujar Muammar Ghaddafi.


Pada kategori Bujang Dara Anak, gelar Bujang diraih oleh Abizar Mauldan, sementara gelar Dara disandang oleh Alesha Mikayla Hadid. Kemenangan tersebut menjadikan Alesha sebagai salah satu duta muda Kabupaten Indragiri Hilir yang diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi seusianya.


Dengan prestasi yang diraihnya, Alesha Mikayla Hadid diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkenalkan budaya daerah, menumbuhkan kecintaan terhadap pariwisata lokal, serta menginspirasi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi sejak usia dini.


Keberhasilan Alesha menjadi Juara 1 Dara Anak Pemilihan Bujang & Dara Inhil 2026 sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Indragiri Hilir. Prestasi tersebut membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk berkembang dan membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir di masa mendatang."****






LIPUTAN INHIL       :    SAD
EDITOR                     :    REDAKSI 
1.000 Peserta Padati Fun Run Road To RBR 2026, Polres Kep. Meranti Peringati Hari Bhayangkara Ke-80

1.000 Peserta Padati Fun Run Road To RBR 2026, Polres Kep. Meranti Peringati Hari Bhayangkara Ke-80





KabarPesisirNews.Cpm
SELATPANJANG RIAU,     -
21    Juni    2026.
Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan Fun Run Road To Riau Bhayangkara Run 2026 dan Olahraga Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan berlangsung Minggu (21/6/2026) pukul 06.00 WIB di Jl. Pramuka, Kel. Selatpanjang Timur, Kec. Tebing Tinggi, dan diikuti lebih kurang 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat.


Fun Run menempuh jarak 8 kilometer. Angka 8 dipilih sebagai simbol Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini diperingati seluruh jajaran Polri. Rute lari ini menjadi representasi perjalanan panjang pengabdian Polri selama 8 dekade dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.


Hadir dalam Kegiatan  :
Wakil Bupati Kep. Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M. mewakili Bupati  
 Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H.  
Wakil Ketua I DPRD Kab. Kep. Meranti Ardiansyah, S.H.,M.Si. mewakili Ketua DPRD,  Kasubsi II Bidang Intelejen Kejari Kep. Meranti Hermawan Agung Widianto, S.H. mewakili Kajari  
Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dangoran,  Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Saiful Basri, S.T.  
Para PJU, Perwira, dan personel Polres Kep. Meranti,  Komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, ASN, TNI, pelaku usaha, dan masyarakat umum


Pembukaan dan apel persiapan peserta  
Pelepasan peserta Fun Run oleh Forkopimda Kab. Kep. Meranti sebagai tanda dimulainya lari 8K  
Sambutan Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H.
   

  Kapolres menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kep. Meranti, Forkopimda, instansi vertikal, perusahaan, komunitas, dan seluruh masyarakat yang hadir. Ia menegaskan Hari Bhayangkara ke-80 adalah momentum refleksi sekaligus mendekatkan Polri kepada masyarakat melalui kegiatan positif dan edukatif.  
   


  “8 kilometer ini simbol perjalanan panjang Polri 8 dekade. Kegiatan ini juga pemanasan menuju Riau Bhayangkara Run 2026 pada 19 Juli 2026 di Pekanbaru. Saya ajak seluruh masyarakat Kep. Meranti ikut berpartisipasi agar semangat olahraga dan jiwa sehat masyarakat pulau kita tunjukkan di tingkat provinsi,” ujarnya.  
   

   Kapolres juga mengajak masyarakat menjaga kamtibmas, menjauhi narkoba, menolak radikalisme dan intoleransi, serta mendukung pembangunan daerah demi masa depan generasi lebih baik.  
Sambutan Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M.
   

    Wabupmengapresiasi Polres Kep. Meranti atas inisiasi kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat masyarakat mencintai olahraga sekaligus memperkuat hubungan harmonis Polri dan masyarakat. 


Menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tapi tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi kita wujudkan Kep. Meranti aman, tertib, dan kondusif untuk pembangunan,” katanya. Wabup menutup sambutan dengan ucapan Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat.


Pembagian Doorprize untuk peserta beruntung  Foto bersama Forkopimda, peserta, dan panitia  Kegiatan selesai pukul 08.00 WIB dilanjutkan kurve gotong royong bersama masyarakat


Road to Riau Bhayangkara Run 2026 Polres Kep. Meranti mengusung tagline _“Run With Purpose, Move Forward With Riau”_. Tujuannya mempromosikan gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta mengampanyekan pelestarian alam dan perlawanan terhadap karhutla. Puncak Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar 19 Juli 2026 di Mapolda Riau, Pekanbaru, dengan kategori 5K, 10K, dan 21K Half Marathon.


Tingginya partisipasi 1.000 peserta menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polres Kep. Meranti dan citra Polri yang humanis, promotif, serta hadir di tengah masyarakat. Fun Run menjadi cooling system efektif untuk memperkuat kedekatan emosional.  
Kehadiran Wakil Bupati, Forkopimda, TNI, dan masyarakat dalam satu kegiatan mencerminkan sinergitas lintas sektoral yang solid. Modal sosial ini strategis bagi Polri menjaga kamtibmas menjelang puncak Hari Bhayangkara dan agenda daerah.  
Pesan kamtibmas Kapolres yang disampaikan lewat olahraga lebih mudah diterima masyarakat. Pendekatan persuasif ini membangun kesadaran kolektif untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung tugas Kepolisian.  


 Antusiasme masyarakat hingga kegiatan selesai menjadi indikator keberhasilan strategi community policing Polres Kep. Meranti, sekaligus momentum meningkatkan partisipasi pada Riau Bhayangkara Run 2026.yang akan di gelar di Mapolda Riau Nantinya."****







LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolsek Sabak Auh Tinjau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita di Siak, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Optimal

Kapolsek Sabak Auh Tinjau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita di Siak, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Optimal






KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh terus mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan melalui pemantauan lahan pertanian jagung pipil yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan baik serta tepat sasaran.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E, memimpin langsung pelaporan kegiatan pemantauan lahan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.


Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh yang ditanami jagung pipil dengan luas kurang lebih 1 hektare. Pemantauan dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas, Aiptu Syarif Adli, S.H., yang turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi tanaman.


Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung diketahui telah berusia sekitar 90 hari dengan sistem tanam semai lubang tanam. Secara umum, pertumbuhan tanaman dinilai cukup baik, namun masih terdapat ketidakteraturan pada sebagian area akibat kontur tanah mineral berpasir yang memengaruhi keseragaman pertumbuhan batang jagung.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E, menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani.


“Polsek Sabak Auh terus berupaya hadir dalam setiap program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Pemantauan ini penting agar kita dapat memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan kendala di lapangan bisa segera diantisipasi,” ujar IPDA Masri Nalzon.


Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan, termasuk berkoordinasi dengan UPTD Pertanian untuk mengatasi kendala teknis di lapangan, seperti kondisi tanah dan pola pertumbuhan tanaman yang tidak merata.


Berdasarkan laporan di lapangan, tanaman jagung pipil saat ini masih dalam tahap perawatan berkala. Pihak pengelola lahan terus melakukan pemeliharaan agar hasil panen nantinya dapat optimal sesuai target program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.


Meski terdapat beberapa kendala pada pertumbuhan tanaman, secara umum kondisi lahan dinilai masih dalam kategori baik dan berpotensi menghasilkan panen yang maksimal apabila perawatan dilakukan secara konsisten.


Kegiatan pemantauan lahan jagung pipil ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Polsek Sabak Auh terhadap program Asta Cita di bidang ketahanan pangan. Dengan adanya keterlibatan langsung aparat kepolisian di lapangan, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan."****






LIPUTAN       :      SAD
EDITOR          :      REDAKSI 
Road to RBR 2026: Kapolda Riau Ajak Berlari Lawan Karhutla dan Jaga Ekosistem

Road to RBR 2026: Kapolda Riau Ajak Berlari Lawan Karhutla dan Jaga Ekosistem





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80 akan segera digelar. Event lari terbesar se-Sumatera ini bukan hanya sekadar berlari, tetapi momentum untuk melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga alam dan ekosistem di Bumi Lancang Kuning.


Dalam agenda Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa setiap derap langkah dalam ajang ini membawa misi besar: menyatukan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi melawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta melestarikan satwa endemik Riau.


Tahun 2026 ini diprediksi menjadi tantangan berat bagi sektor lingkungan. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Riau tengah memasuki siklus cuaca ekstrem 30 tahunan, yang mana fenomena serupa terakhir kali melanda Indonesia pada tahun 1997 silam.


Menyikapi ancaman nyata tersebut, Kapolda Riau mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam menjaga kelestarian alam melalui kampanye positif di Riau Bhayangkara Run.


"Dengan berlari, kita ingin menggaungkan pesan bahwa menjaga alam dan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita satukan langkah dan rapatkan barisan untuk menanamkan upaya kolaboratif. 


Ini adalah langkah untuk mengubah mindset seluruh masyarakat Provinsi Riau agar selalu melindungi alam, menjaga ekosistem, termasuk melindungi satwa liar kita seperti gajah dan harimau Sumatera," kata Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Minggu (21/6/2026).


Ada tiga poin penting yang menjadi fous Polda Riau dalam ajang Road To Riau Bhayangkara Run 2026 ini, Yang pertama adalah mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi melawan karhuta dengan menjadikan ajang olahraga sebagai wadah edukasi agar seluruh lapisan masyarakat, swasta, dan instansi pemerintah siap bergerak bersama melakukan pencegahan dan penanganan dini jika titik api muncul.


Kegiatan ini juga sekaligus menjadi edukasi untuk konservasi satwa di Riau. Pada kesempatan ini, Kapolda turut mengkampanyekan perlindungan terhadap habitat gajah, harimau, dan fauna lainnya di Riau agar terhindar dari dampak kerusakan hutan akibat kebakaran atau perburuan.


Yang menarik, perhelatan Riau Bhayangkara Run tahun ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa dari teman-teman difabel yang ikut bergabung menyemarakkan rute lari. Menanggapi aspirasi mengenai pembuatan kategori khusus difabel, Kapolda Riau memberikan penjelasan sekaligus komitmennya untuk masa depan.


Mengingat keterbatasan waktu persiapan dan perlunya standardisasi jalur atau sarana khusus yang aman bagi pelari disabilitas, kategori khusus tersebut belum bisa diresmikan sepenuhnya pada RBR 2026.


"Bagi rekan-rekan difabel yang sudah mendaftar, silakan ikut berlari bersama-sama kita di rute umum. Nanti akan ada pengawasan saling menjaga dari panitia dan peserta lain karena mereka adalah prioritas. Insya Allah, sarana dan jalur khusus difabel akan kita siapkan matang-matang untuk tahun depan," jelas Kapolda Riau.


Di akhir penyampaiannya, Kapolda Riau mengapresiasi kerja keras tim panitia, termasuk Kombes Pol Manang Soebeti selaku Ketua Panitia RBR 2026, serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Diharapkan, melalui langkah nyata dan doa bersama, Provinsi Riau dapat melewati tahun 2026 ini dengan aman dan bebas dari bencana kabut asap.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi dan seluruh pejabat utama (PJU) Polda Riau. Turut hadir juga Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Nasdem, Cindy Monica Salsabila Setiawan.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke *Layanan Kepolisian 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau."****







SUMBER   :   PRESS RELEASE BIDHUMAS POLDA RIAU 
EDITOR     :   REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun, Dukung Ketahanan Pangan Desa Sungai Simbar

Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun, Dukung Ketahanan Pangan Desa Sungai Simbar





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    -
Personel Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau melaksanakan langsung proses pemeliharaan tanaman sayur sawi milik Bhabinkamtibmas sendiri di Desa Sungai Simbar, Sabtu, 20 Juni 2026.


Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di samping Pos Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simbar, Kec. Kateman. Pemeliharaan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Sungai Simbar, Aipda Zulham Efendi, bersama warga Sdra. Andik.


Kapolsek Kateman, KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas perintah langsung sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan daerah.


“Langkah ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat desa,” ujar KOMPOL Bachtiar.


Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zulham Efendi dan Sdra. Andik melakukan perawatan tanaman sawi mulai dari penyiangan, penyiraman, hingga pemupukan. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang turun langsung diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi warga untuk mengembangkan pertanian mandiri di pekarangan.


Warga menyambut baik kegiatan ini dan menilai kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan semangat serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.


Polsek Kateman berkomitmen untuk terus mendorong program ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di wilayah hukumnya."****






LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI