Rabu, 21 Oktober 2026

Ngopi Bersama Kapolres Meranti, Becak Pelabuhan Jadi Perhatian: Bahas Penataan, Pariwisata hingga Kesejahteraan Masyarakat

Ngopi Bersama Kapolres Meranti, Becak Pelabuhan Jadi Perhatian: Bahas Penataan, Pariwisata hingga Kesejahteraan Masyarakat






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   – 
Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menggelar kegiatan Kumpul Bareng Masyarakat (Ngopi Bersame Kapolres Kep. Meranti) bersama organisasi becak di kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di Kantin Sentosa, Jalan Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, tersebut menjadi wadah bagi para pengemudi becak, instansi pemerintah, dan kepolisian untuk berdialog secara terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Kepala KSOP Selatpanjang Derita Adi Prasetya, S.Si.T., M.Si., Manager Pelindo Regional I Selatpanjang Bruri Sumantri, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fahri, S.KM., perwakilan Dinas Sosial Rokhaizal, Ketua Becak Ojek Terminal Selatpanjang (BOTS) Epi, Ketua Becak Motor Wisata (BMW) Saiful, Ketua PMII Kabupaten Kepulauan Meranti Amri Sukarles, serta perwakilan pengemudi becak dan ojek.


Kapolres Ajak Masyarakat Terbuka Menyampaikan Aspirasi
Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan bahwa kegiatan ngopi bersama masyarakat merupakan salah satu upaya membangun kedekatan antara Polri dan warga.


Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir untuk mendengarkan keluhan, menyerap aspirasi, serta membantu menjembatani persoalan masyarakat dengan instansi terkait.


Melalui komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai permasalahan dapat dibicarakan bersama sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


“Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi perlu terus kita jaga agar setiap persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama,” demikian inti pesan Kapolres dalam kegiatan tersebut.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaan tradisi Perang Air yang menjadi salah satu daya tarik khas Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan dukungan bersama, kegiatan tersebut diharapkan dapat berlangsung lebih meriah, aman, tertib, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.


Penataan Becak Jadi Sorotan
Salah satu persoalan yang mengemuka dalam dialog tersebut adalah penataan becak dan ojek di pintu keluar Pelabuhan Tanjung Harapan yang dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu kelancaran penumpang yang baru tiba.


Ketua Becak Motor Wisata (BMW), Saifulizan, menyampaikan pertanyaan mengenai upaya menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kepulauan Meranti sekaligus mencari solusi atas penumpukan becak dan ojek di kawasan pintu keluar pelabuhan.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya siap menjadi fasilitator dalam mendorong komunikasi dan koordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang pariwisata maupun transportasi.


Menurutnya, penataan becak membutuhkan perencanaan yang matang dan kesepakatan bersama agar kepentingan pengemudi tetap diperhatikan, sementara kenyamanan pengunjung juga terjaga.


Kapolres berharap becak di Kepulauan Meranti dapat ditata menjadi moda transportasi yang tertib, nyaman, dan memiliki ciri khas daerah, sehingga menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat maupun wisatawan.


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, menyampaikan bahwa penataan becak di kawasan pelabuhan akan dikoordinasikan bersama Dinas Pariwisata dan pihak terkait lainnya.


Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan sistem antrean dan pembagian giliran pelayanan yang adil, sehingga para pengemudi tidak saling berebut penumpang serta mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional.


Perlinsos dan Peluang Kerja bagi Masyarakat
Selain membahas transportasi dan pariwisata, Kapolres juga menyoroti pentingnya pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), terutama bagi masyarakat yang berpotensi memenuhi persyaratan bantuan pemerintah tetapi belum terdata.


Polres Kepulauan Meranti menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan mengikuti proses pendataan sesuai persyaratan yang berlaku. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses verifikasi oleh pihak berwenang sehingga penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.


Kapolres juga menyampaikan rencana program Polisi Peduli Pengangguran yang akan dikembangkan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya.


Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang belum memiliki pekerjaan melalui pelatihan keterampilan, peningkatan kompetensi, serta perluasan akses terhadap kesempatan kerja, termasuk bagi penyandang disabilitas.


Melalui pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, masyarakat diharapkan memiliki bekal untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan keluarga.


Perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi salah satu pembahasan. Kapolres menyampaikan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah dilakukan terkait pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai salah satu peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.


Kebersihan Lingkungan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Persoalan kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kapolres mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, terutama di kawasan pelabuhan, pesisir, dan laut yang menjadi bagian penting dari wajah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak cukup hanya dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, tetapi juga harus didukung lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.


Dalam diskusi, perwakilan Dinas Sosial, Piskot Ginting, mengapresiasi perhatian terhadap persoalan sampah dan mengusulkan agar edukasi mengenai kebersihan lingkungan terus ditingkatkan.


Ia juga menilai perlunya regulasi yang disosialisasikan secara luas, penyediaan sarana pengelolaan sampah, serta penerapan ketentuan yang berlaku untuk mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan, khususnya ke laut.


Sementara itu, rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang tengah menjadi perhatian pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang. Namun, upaya tersebut perlu diiringi perubahan perilaku dan partisipasi aktif masyarakat.


Melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), instansi terkait diharapkan dapat memperkuat sosialisasi, menggerakkan kegiatan gotong royong, serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah.


Pengemudi Becak Berharap Ada Peremajaan dan Standar Tarif
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BOTS, Epi, menyampaikan sejumlah harapan terkait peningkatan pelayanan becak di kawasan terminal dan pelabuhan.


Ia menjelaskan bahwa tarif becak selama ini masih berdasarkan kesepakatan atau negosiasi antara pengemudi dan penumpang. Apabila nantinya ditetapkan tarif standar, diperlukan pembahasan bersama agar tarif tersebut dapat menjadi pedoman yang jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.


Selain persoalan tarif, para pengemudi juga berharap adanya perhatian terhadap peremajaan becak agar kendaraan tersebut terlihat lebih bersih, menarik, dan layak digunakan untuk melayani masyarakat maupun wisatawan.


Pengadaan seragam bagi pengemudi becak juga menjadi salah satu usulan yang disampaikan, khususnya untuk mendukung kegiatan Perang Air dan meningkatkan citra pelayanan transportasi lokal.


Harapan tersebut dinilai penting karena becak tidak hanya menjadi sarana mencari nafkah bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari identitas dan daya tarik wisata Kepulauan Meranti.


Dengan penataan yang baik, becak diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan kesan positif bagi para pengunjung.
Bangun Sinergi untuk Meranti yang Lebih Baik


Kegiatan Ngopi Bersame Kapolres ditutup dengan harapan agar komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, organisasi becak, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan.


Berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut akan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut, khususnya mengenai penataan becak, pengelolaan sampah, pendataan perlindungan sosial, pengembangan keterampilan tenaga kerja, serta peluang usaha bagi masyarakat.


Melalui sinergi tersebut, Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan semakin berkembang sebagai daerah yang aman, tertib, bersih, dan ramah terhadap wisatawan, tanpa mengabaikan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor transportasi dan usaha kecil.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif."****






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
PLN Datangkan Mesin 1 MW ke Teluk Belitung, Defisit Dua Kecamatan Bakal Teratasi, Jangka Panjang Siapkan Tambahan 2 MW.

PLN Datangkan Mesin 1 MW ke Teluk Belitung, Defisit Dua Kecamatan Bakal Teratasi, Jangka Panjang Siapkan Tambahan 2 MW.






KabarOesisirNews.com
MERBARU KEP.MERANTI RIAU,    -
Penantian panjang masyarakat terhadap perbaikan layanan listrik di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, akhirnya membuahkan harapan. PT PLN (Persero) ULP Selat Panjang resmi mendatangkan satu unit mesin pembangkit berkapasitas 1 Mega Watt (MW) ke PLN Sub Teluk Belitung, pada Rabu (21/10/2026).


Kehadiran mesin ini disambut suka cita warga. Selama ini, pelanggan PLN di dua kecamatan tersebut kerap menghadapi pemadaman bergilir akibat defisit daya dan keterbatasan kemampuan mesin pembangkit yang ada saat ini.


Kabar gembira ini dibenarkan langsung oleh Manajer PLN ULP Selatpanjang Rony saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan WhatsApp pribadinya.


Rony menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi intensif dengan tim pembangkit untuk memastikan mekanisme instalasi hingga mesin siap beroperasi secara optimal melayani pelanggan.


"Ya bg, coba saya kordinasikan dulu sama teman-teman pembangkit, kapan estimasi waktu akan beroperasi," ujar Rony menjelaskan lagi.


Manajer ULP PLN Selatpanjang menegaskan, mesin berkapasitas 1 MW yang baru tiba ini merupakan solusi jangka pendek yang sengaja didatangkan untuk segera menutupi kekurangan daya.


Namun, masyarakat diminta untuk tenang, karena untuk jangka panjang PLN telah menyiapkan rencana yang jauh lebih besar dan permanen, akunya.


"1 MW ini masih jangka pendek bang. Untuk jangka panjang ada usulan tambahan 2 MW  dan sudah disetujui namun masih proses di PLN pusat," ungkap Rony.


Artinya, ke depan total akan ada tambahan daya sebesar 2 MW yang akan memperkuat sistem kelistrikan di pulau Padang. Jika seluruh mesin tersebut beroperasi, maka persoalan listrik yang selama ini menjadi keluhan utama pelanggan mudah-mudahan akan teratasi sepenuhnya.


Dengan adanya tambahan mesin ini, PLN memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Beban puncak pada malam hari yang selama ini menjadi titik rawan pemadaman, akan jauh lebih aman.


Saat ini, tim teknis PLN di lapangan terus bekerja melakukan proses menyambut  kedatangannya mesin yang baru sampai dan mungkin nanti akan di lanjutkan instalasi, pengujian, dan sinkronisasi agar mesin 1 MW tersebut dapat segera beroperasi dan menyuplai listrik ke rumah-rumah pelanggan.


Masyarakat menyambut baik penambahan mesin ini dan berharap pelayanan kelistrikan di Kepulauan Meranti, khususnya di pulau Padang semakin prima."****






PENULIS        :       ALI SANIP 
EDITOR          :       REDAKSI
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka







KabarPesisirNews.Com
SUMATRA,    -
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) melalui pelaksanaan pemeliharaan berkala di sejumlah ruas yang dikelola, meliputi Jalan Tol Binjai–Langsa, Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), dan Jalan Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka). Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas pengguna jalan, sekaligus mendukung Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan kualitas infrastruktur nasional.


_Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan penanganan di masing-masing titik serta situasi lalu lintas agar aktivitas pengguna jalan tetap berjalan dengan aman dan lancar.


“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Hutama Karya untuk memastikan setiap ruas jalan tol yang kami kelola senantiasa berada dalam kondisi optimal. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta meminimalkan potensi gangguan terhadap arus lalu lintas,” ujar Hamdani.


Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan di ketiga ruas tersebut dikerjakan oleh anak usaha Hutama Karya yang bergerak di bidang pengelolaan dan pemeliharaan asset infrastuktur transportasi yaitu PT Hakaaston (HKA), sebagai pelaksana operasi dan pemeliharaan jalan tol, HKA menangani pekerjaan di lapangan, mulai dari evaluasi kondisi perkerasan, penentuan metode penanganan, hingga pengendalian mutu pada setiap titik pekerjaan.


Pada Jalan Tol Binjai–Langsa, pemeliharaan dilakukan melalui pekerjaan oprit Jembatan Batang Serangan di sekitar KM 55+100 hingga KM 55+300 dengan target penyelesaian pada akhir November 2026. Selain itu, dilakukan rekonstruksi perkerasan kaku di KM 62+900 Jalur A Lajur 1 dan 2 yang ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.
Sementara itu, pada Jalan Tol Permai, pekerjaan difokuskan pada perbaikan perkerasan lentur (flexible pavement) di empat titik Jalur A Lajur 2, meliputi KM 91+240 hingga KM 91+625, KM 91+800 hingga KM 92+000, KM 94+793 hingga KM 94+826, serta KM 101+720 hingga KM 101+740. Pekerjaan di seluruh titik tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026.


Adapun pada Jalan Tol Terpeka, pekerjaan pemeliharaan berupa rekonstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) dilaksanakan di empat titik Jalur A Lajur 1, yakni KM 172+315 hingga KM 172+325, KM 165+615 hingga KM 165+620, KM 174+260 hingga KM 174+270, serta KM 165+450 hingga KM 165+460. Seluruh pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026.


Selain pemeliharaan, pada Jalan Tol Terpeka juga tengah dilaksanakan pembangunan barrier gate di KM 281 dan Exit Tol Mataram Jaya di KM 274 sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas JTTS. Pembangunan akses baru ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dari dan menuju Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas perekonomian wilayah sekitar.


Selama proses pembangunan berlangsung, Hutama Karya memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penyempitan jalur kendaraan di KM 282 hingga KM 280 arah Palembang menuju Lampung. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas ketika melintasi lokasi pekerjaan.


Lebih lanjut, Hamdani menjelaskan bahwa seluruh kegiatan pemeliharaan dan pembangunan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi di lapangan serta mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan. 


Hutama Karya turut melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas melalui pemasangan rambu peringatan, perlengkapan keselamatan kerja, serta penyiagaan petugas sesuai kebutuhan. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas di area pekerjaan dijalankan bersama tim HKA yang bersiaga selama pekerjaan berlangsung.


“Kami terus berupaya menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Di sisi lain, pembangunan akses baru seperti Exit Tol Mataram Jaya juga menjadi bagian dari upaya kami untuk memperluas manfaat konektivitas JTTS bagi masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian daerah,” tambah Hamdani.


Untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, lokasi pekerjaan, dan layanan jalan tol, pengguna jalan dapat memantau akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad serta memanfaatkan aplikasi Mozy yang menyediakan berbagai fitur informasi perjalanan, seperti pemantauan CCTV secara langsung, informasi tarif tol, dan lokasi tempat istirahat dan pelayanan. Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut maupun bantuan selama perjalanan, pengguna jalan juga dapat menghubungi layanan call center terintegrasi Hutama Karya melalui nomor 150-700 atau WhatsApp 08112-77000.


“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap seluruh pengguna jalan dapat tetap tertib dan berhati-hati saat melintasi area pekerjaan. Sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati dan kampanye SETUJU (Selamat Sampai Tujuan), Hutama Karya berkomitmen menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan andal, sekaligus mendukung Asta Cita Pemerintah melalui penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatra,” tutup Hamdani."****





LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 
Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Jalan Rambutan Teluk Belitung.

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Jalan Rambutan Teluk Belitung.






KabarPesisirNewa.com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
MERBAU – Warga Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, digegerkan dengan peristiwa kebakaran satu buah rumah yang dihanguskan si jago merah. Kebakaran terjadi pada Rabu (21/10/2026) siang sekitar pukul 10.30 WIB.


Pantauan dilapangan, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah yang berbahan dari kayu. kobaran api terlihat membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat yang membubung ke langit.


Peristiwa yang terjadi di pemukiman padat penduduk itu membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga terlihat berusaha melakukan pemadaman secara manual dengan menggunakan ember dan peralatan seadanya.


Menurut informasi awal yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, saat kejadian rumah dalam keadaan berpenghuni, namun ditinggal kepasar seketika kejadian. Dua orang penghuni diduga mengalami syok dan panik berat melihat api yang begitu cepat membesar, hingga akhirnya pingsan.


Kedua korban kemudian dievakuasi warga dan segera dilarikan ke Puskesmas Teluk Belitung untuk mendapatkan pertolongan medis.


"Api besar sekali, cepat habis. Penghuninya panik langsung lemas," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.


Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi terkait penyebab  kebakaran maupun total kerugian materi akibat peristiwa tersebut.


Aparat kepolisian dan warga masih berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan api benar-benar padam agar tidak merembet ke rumah warga lainnya yang berdekatan.


Awak Media masih terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan update informasi lebih lanjut.****








PENULIS       ALI SANIP
REFAKSI.          REDAKSIKebakaran 

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polda Riau Gelar Donor Darah sebagai Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polda Riau Gelar Donor Darah sebagai Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     – 
Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri Tahun 2026, Bidhumas Polda Riau menggelar kegiatan donor darah dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri.”


Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus upaya memperkuat hubungan humanis antara kepolisian dan masyarakat.


Aksi kemanusiaan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial. Setetes darah yang didonorkan diharapkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian dan pengabdian Humas Polri kepada masyarakat.


“Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, kami ingin berbagi manfaat dan membantu sesama melalui setetes darah yang dapat menyelamatkan nyawa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri,” ujar Kombes Pol Akmadi.


Ia menegaskan, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen Polri untuk terus hadir, memberikan manfaat, serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.


Peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri juga menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan edukatif.


Melalui kegiatan donor darah ini, Bidhumas Polda Riau berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."****





SUMBER    :   BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR      :   REDAKSI 

Selasa, 20 Oktober 2026

Bupati Asmar Dorong Peremajaan 3.500 Hektare Kelapa dan Hilirisasi di Meranti

Bupati Asmar Dorong Peremajaan 3.500 Hektare Kelapa dan Hilirisasi di Meranti







KanarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendorong percepatan peremajaan tanaman kelapa seluas 3.500 hektare pada 2026 serta pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar mengatakan, pengembangan komoditas kelapa tidak cukup hanya mengandalkan penjualan hasil perkebunan dalam bentuk bahan mentah. Pengolahan produk turunan kelapa perlu dikembangkan agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan Asmar saat menghadiri syukuran petani kelapa se-Kecamatan Rangsang di kediaman Khairul Amri, Jalan A. Yani, Desa Citra Damai, Senin (19/10/2026).


Kegiatan tersebut diikuti 10 kelompok tani penerima program peremajaan kelapa tahap pertama. Syukuran ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan petani.


Asmar menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan perkebunan kelapa melalui penyediaan bibit unggul, penguatan kelompok tani, pendampingan, serta peningkatan infrastruktur penunjang perkebunan.


“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung petani, termasuk melalui pengembangan hilirisasi agar kelapa tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah,” ujar Asmar.


Menurutnya, peremajaan diperlukan untuk mengganti tanaman kelapa yang sudah tua dengan tanaman baru yang berpotensi menghasilkan produksi lebih baik. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus menjaga keberlanjutan komoditas kelapa di Kepulauan Meranti.


Selain itu, hilirisasi dinilai dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru melalui pengembangan berbagai produk turunan kelapa.


Asmar juga mengajak generasi muda terlibat dalam pengembangan komoditas tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.


“Generasi muda harus melihat perkebunan kelapa bukan hanya sebagai pekerjaan tradisional, tetapi juga sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan dengan teknologi dan pemasaran digital,” katanya.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kepulauan Meranti, Ifwandi, mengatakan program peremajaan kelapa pada 2026 menargetkan lahan seluas 3.500 hektare yang tersebar di delapan kecamatan.


Kecamatan Rangsang menjadi salah satu wilayah dengan sasaran peremajaan terbesar. Luas lahan yang menjadi sasaran di kecamatan tersebut mencapai hampir separuh dari total target program tahun ini.


Ifwandi menjelaskan, pada tahap pertama sebanyak 10 kelompok tani telah menerima bantuan berupa bibit kelapa, pupuk, dan dana penanaman.


“Pada tahap pertama, sebanyak 10 kelompok tani telah menerima bantuan berupa bibit kelapa, pupuk, dan dana penanaman. Bantuan tersebut telah ditanam di lahan masyarakat,” kata Ifwandi.


Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan awal, tetapi juga pada pemeliharaan tanaman dan pendampingan petani agar pertumbuhan serta produktivitas kelapa dapat optimal.


Karena itu, pemantauan dan pendampingan perlu terus dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan kelompok tani untuk memastikan perkembangan tanaman di lapangan.


Ifwandi juga mengapresiasi Asosiasi Peremajaan Kelapa Kecamatan Rangsang yang telah menginisiasi kegiatan syukuran tersebut. Menurutnya, keterlibatan kelompok tani dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.


Para petani menyambut baik program peremajaan kelapa tersebut. Mereka berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada penyediaan bibit dan penanaman, tetapi berlanjut hingga pemeliharaan, peningkatan produktivitas, dan pemasaran hasil perkebunan.


Petani juga berharap akses pasar dan industri pengolahan kelapa terus diperkuat agar hasil perkebunan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.


Pemkab Kepulauan Meranti menilai komoditas kelapa memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di wilayah yang bergantung pada sektor perkebunan. Melalui peremajaan tanaman, penguatan kelompok tani, dan pengembangan hilirisasi, kelapa diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.


Usai menghadiri syukuran petani kelapa, Asmar melanjutkan agenda dengan meninjau SDN 3 Teluk Samak untuk melihat progres rehabilitasi fasilitas sekolah.


Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan oleh siswa dan tenaga pendidik. Pemerintah daerah berharap rehabilitasi itu dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung kegiatan belajar mengajar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Rangsang, serta sejumlah undangan lainnya."****






LIPUTAN        :     NIR
EDITOR           :     REDAKSI 
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Meranti Bersama Insan Pers Gelar Donor Darah

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Meranti Bersama Insan Pers Gelar Donor Darah







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI,    – 
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti bersama insan pers menggelar kegiatan donor darah di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (20/10/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri bersama insan pers terhadap nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus bentuk dukungan dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., didampingi Direktur UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Romy Haris Nanda, S.H., M.Si., spesialis patologi klinik dr. Eti Dwi Purwati, Sp.PK., serta Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti, IPTU Iskandar Nopianto.


Turut hadir Ketua PWI Kabupaten Kepulauan Meranti, Wira, Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Arifin, serta personel Polres Kepulauan Meranti dan puluhan insan pers dari berbagai media online.


Sebanyak 25 personel Polres Kepulauan Meranti bersama 20 awak media turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi nyata tanpa memandang latar belakang profesi.


Perkuat Sinergi Polri dan Media Melalui Aksi Kemanusiaan


Peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat peran komunikasi publik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan donor darah ini, Polres Kepulauan Meranti bersama insan pers ingin menunjukkan bahwa hubungan kemitraan antara Polri dan media tidak sebatas penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan berpotensi membantu pasien yang menjalani perawatan medis dan membutuhkan transfusi darah.


Karena itu, keterlibatan personel kepolisian dan awak media dalam kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.


Dukung Ketersediaan Stok Darah di RSUD Meranti


Pelaksanaan donor darah di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.


Sinergi antara Polres Kepulauan Meranti, insan pers, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan, termasuk mendorong pelaksanaan donor darah secara berkala.


Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang positif, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan terus terpelihara, sehingga Polri dan insan pers dapat semakin solid dalam menjalankan peran masing-masing demi kepentingan masyarakat.


Kegiatan donor darah berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.


Melalui momentum Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti berharap semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, dan kemitraan bersama insan pers dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti."****







SUMBER      :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
Bunda PAUD Meranti Buka Workshop PAUD HI, Dorong Layanan Anak Usia Dini yang Berkualitas

Bunda PAUD Meranti Buka Workshop PAUD HI, Dorong Layanan Anak Usia Dini yang Berkualitas





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, membuka Workshop Peningkatan Kapasitas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Ballroom Afifa, Selatpanjang, Senin (19/10/2026).


Dalam sambutannya, Ismiatun menegaskan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh pendidikan, tetapi juga didukung kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan penuh kasih sayang, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.


“PAUD HI merupakan pendekatan pengembangan anak usia dini yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Kerja sama berbagai pihak sangat penting untuk memenuhi kebutuhan esensial anak, termasuk pendidikan,” ujar Ismiatun.


Ia berharap, melalui workshop yang berlangsung selama tiga hari tersebut, para peserta dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengembangkan serta melaksanakan layanan PAUD HI di satuan pendidikan masing-masing.


Ismiatun juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pemerintah kecamatan dan desa, organisasi mitra PAUD, pendidik, hingga orang tua, untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama.


Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan anak secara menyeluruh.


Pada kesempatan itu, Bunda PAUD Kepulauan Meranti turut mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh peserta membangun lingkungan PAUD yang ramah anak, inklusif, dan menyenangkan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi dan kebutuhannya.


“Keberhasilan pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif bukanlah tanggung jawab satu instansi saja, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat gotong royong, sinergi, dan komitmen yang kuat, kita optimistis dapat mewujudkan anak-anak Kepulauan Meranti yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, berakhlak mulia, terlindungi, dan siap menjadi generasi unggul di masa depan,” tutup Ismiatun."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Senin, 19 Oktober 2026

PEMDA MERANTI SIAP DUKUNG PROGRAM ITS MERANTI CERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA.

PEMDA MERANTI SIAP DUKUNG PROGRAM ITS MERANTI CERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA.








KabarPesisirNews.Com
Institut Teknologi Sains Meranti melalui IKA ITS Meranti mengadakan kunjungan kerja kepada Pemda Meranti, Senin (19/10/2026). Demikian keterangan ketua IKA ITS Meranti Selamat SM,S.P saat diwawancara awak media.


Kunjungan segenap Pengurus IKA ITS Meranti ini disambut oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tengku Arifin,S.Sos di ruang kerjanya Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Rombongan IKA ITS Meranti yang hadir, diantaranya : dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes kepala perwakilan sekretariat ITS, Selamat SM,S.P, Rudi Hartono,S.Kom Sekretaris IKA ITS Meranti, Jaka Insita,SP.,M.Si, Jamian, dan Mohd Isroy.


Secara prinsip IKA ITS Meranti minta dukungan Pemda Meranti terkait dengan program ITS Meranti, diantarnya kegiatan Seminar, Audiensi, dan Sosialisasi. Kegiatan Audiensi dan Sosialisasi akan dilaksanakan pada hari Senin, 26 Oktober 2026 di Aula Kuning.


Kegiatan Sosialisasi program ITS Meranti akan menghadirkan seluruh Kepala OPD & Camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan menghadirkan Narasumber Rektor ITS Meranti Dr H Mustaqim,SH.,SE.,S.IP.,MM dan Staf Ahli ORI dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes.


Tanggan Pemda Meranti melalui Asisten 1 Tengku Arifin,S.Sos menyatakan siap mendukung program ITS Meranti untuk mencerdaskan anak Negeri Meranti. Kami akan berkoordinasi dulu dengan pak Sekda Sudandri,SH, yang penting kami siap menerima Audiensi ITS Meranti Senin Pagi dan Sosialisasi di Senin siang, 26 Oktober 2026, ujar Asisten Tengku.


Rektor ITS Meranti Dr H Mustaqim,SH.,SE.,S.IP.,MM berterima kasih atas dukungan Pemda Meranti. Harapan Kami bagi ASN, Pegawai PPPK, Honorer, dan masyarakat yang masih lulusan SLTA bisa kuliah sambil kerja di ITS Meranti, bahkan yang tamatan D3 AMIK bisa mengikuti program khusus, dari D3 mengambil S1 Informatika, ujar Rektor Mustaqim."****






LIPUTAN      :    RLS
EDITOR.        :    REDAKSI 
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial di Desa Man tiasa

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial di Desa Man tiasa





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan bakti sosial di Masjid Al-Huda, Desa Mantiasa, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., tersebut menjadi wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan pengurus masjid.


Dalam kegiatan itu, Kapolres bersama personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi Barat menyerahkan bantuan sosial kepada lima orang anak yatim dan satu orang pengurus Masjid Al-Huda. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta meringankan kebutuhan para penerima.


Tidak hanya menyerahkan bantuan, Kapolres juga meluangkan waktu untuk berinteraksi dan berdialog langsung dengan anak-anak yatim. Dengan penuh perhatian, ia memberikan motivasi dan semangat kepada mereka agar terus rajin belajar, tidak mudah menyerah, serta tetap berusaha meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik.


Suasana kebersamaan dan keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan menumbuhkan rasa kedekatan antara Polri dengan warga.


Selain menyapa anak-anak yatim, Kapolres juga berdialog dengan Kepala Desa Mantiasa, Muhajir, serta pengurus Masjid Al-Huda. Dialog tersebut membahas kondisi masjid, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana yang masih perlu dilengkapi guna menunjang kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.


Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti, IPTU Iskandar Nopianto, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, IPDA D. Turnip, personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi Barat, serta pengurus Masjid Al-Huda.


Melalui momentum HUT ke-75 Humas Polri, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan upaya mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang harmonis melalui kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.


Bakti sosial tersebut sejalan dengan tema HUT ke-75 Humas Polri Tahun 2026, yakni “Polri Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri.” Tema ini menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan yang tulus.


Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Meranti berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok desa.


Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif."****







SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :   REDAKSI 
Ketimpangan Dana Bagi Hasil: Saat Perut Bumi Riau Dikeruk, Rakyatnya Masih di Garis Kemiskinan

Ketimpangan Dana Bagi Hasil: Saat Perut Bumi Riau Dikeruk, Rakyatnya Masih di Garis Kemiskinan







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Ironi yang masih terjadi: Riau sebagai salah satu lumbung sumber daya alam nasional, baik minyak, gas, maupun perkebunan, namun angka kemiskinan di daerah penghasil masih tinggi. Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak masyarakat Riau yang hidup di bawah garis kemiskinan.


"Ini fakta, bukan rekayasa. Hasil perut bumi Riau terus dikeruk untuk kepentingan nasional, sementara daerah penghasil belum sejahtera secara merata. Ini soal keadilan," ujar Karim, Pendiri Ikatan Koordinasi Pemuda Bangkinang (IKOPEB) saat dimintai tanggapannya, Senin (19/10/2026).


Menurutnya, langkah yang harus diambil Pemerintah Daerah bukanlah bentuk perlawanan terhadap Pemerintah Pusat, melainkan upaya konstitusional untuk meluruskan kebijakan agar Pemerintah Pusat kembali ke jalan yang benar, jalan yang diridhoi Allah SWT, yakni jalan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


"Intinya bukan melawan pusat. NKRI bagi rakyat Riau adalah harga mati. Rakyat Riau adalah rakyat Indonesia, bukan rakyat negara lain. Jadi wajar jika kita meminta pusat punya pertimbangan yang lebih adil," tegasnya.


Karim menilai, suara satu atau dua kepala daerah tidak akan cukup kuat. Diperlukan gerakan kolektif dan solid dari seluruh Pemerintah Daerah di Riau untuk secara bersama-sama membuka data riil dan menyampaikan fakta kemiskinan ini ke Pemerintah Pusat.


Jika Pemerintah Daerah kompak dalam satu forum resmi, menyampaikan kajian  dan data BPS tentang ketimpangan DBH dan angka kemiskinan, maka Pemerintah Pusat diyakini akan mempertimbangkan ulang formula bagi hasil yang selama ini dirasa belum berkeadilan.


Bayangkan, jika semua Kepala Daerah di Riau duduk bersama, membawa data yang sama, dan berbicara dengan bahasa yang sama tentang ketidakadilan DBH, pusat pasti mendengar. Karena ini bukan untuk kepentingan elit, tapi untuk rakyat," tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan DBH yang berkeadilan ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Agar pembangunan di Bumi Lancang Kuning lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
Tutupnya.'****





LIPUTAN        :     SANUSI 
EDITOR           :     REDAKSI