Kamis, 05 November 2026

DPRD Diminta Kawal Anggaran dan Pembangunan

DPRD Diminta Kawal Anggaran dan Pembangunan






KabarPesisirNews.Com
ROKAN HULU RIAU,    -
Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tidak cukup hanya dirayakan melalui seremoni dan pidato resmi. Di tengah keterbatasan fiskal dan tuntutan efisiensi anggaran, momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar deretan program dan laporan keberhasilan.


Pesan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, didampingi unsur pimpinan DPRD lainnya. Hadir dalam kegiatan itu Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, tokoh adat, tokoh agama, serta sejumlah undangan.


Mengusung tema “Maju Bersinergi, Membangun Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Rokan Hulu.


Namun, sinergi tidak boleh berhenti sebagai slogan. Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, pemerintah dituntut makin cermat menentukan prioritas, sedangkan DPRD harus memastikan setiap kebijakan dan alokasi anggaran benar-benar menjawab kebutuhan publik.


Efisiensi Anggaran, Ujian Nyata Pembangunan
Keterbatasan fiskal menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah daerah harus mampu memilah program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat, tanpa mengabaikan kualitas pelayanan dasar.



Pemerataan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat desa masih menjadi pekerjaan penting yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.


Dalam kondisi tersebut, efektivitas belanja daerah menjadi krusial. Setiap anggaran yang dialokasikan harus memiliki sasaran yang jelas, pelaksanaan yang terukur, serta hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


Publik tentu berharap efisiensi tidak sekadar dimaknai sebagai pengurangan belanja, tetapi juga sebagai upaya menghilangkan pemborosan, memperbaiki tata kelola, dan memastikan anggaran yang tersedia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


DPRD Harus Memastikan Sinergi Berbuah Hasil
Sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan bersama pemerintah daerah melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.


Karena itu, peringatan Hari Jadi ke-27 Rokan Hulu semestinya menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan APBD. Transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian antara perencanaan dan realisasi harus menjadi bagian penting dari evaluasi pembangunan daerah.


Pengawasan yang efektif juga diperlukan agar program prioritas tidak sekadar tercantum dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar terlaksana dan memberikan dampak bagi masyarakat.



Di sisi lain, partisipasi masyarakat perlu mendapat ruang yang memadai. Aspirasi warga, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan ketimpangan pembangunan ant wilayah, harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan.



Usia 27 Tahun, Saatnya Mengukur Hasil
Memasuki usia ke-27, Rokan Hulu memiliki perjalanan panjang pembangunan yang patut menjadi bahan refleksi. Namun, capaian masa lalu tidak boleh membuat pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mengabaikan persoalan yang masih membutuhkan penyelesaian.


Ukuran kemajuan daerah bukan hanya terlihat dari kegiatan pemerintahan yang terlaksana, tetapi juga dari makin mudahnya masyarakat memperoleh pelayanan, membaiknya akses infrastruktur, meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan, serta terbukanya peluang ekonomi yang lebih merata.


Semangat “Maju Bersinergi, Membangun Negeri” harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, kebijakan yang tepat, dan keberanian melakukan evaluasi terhadap program yang belum terlaksana."****
(GALERI SEKWAN ROHUL).-





LIPUTAN ROHUL        :      IWANTO 
EDITOR                         :      REDAKSI 


Bupati Asmar Perjuangkan Revitalisasi Sekolah Berlanjut pada 2027, Usulkan Sekolah Terintegrasi

Bupati Asmar Perjuangkan Revitalisasi Sekolah Berlanjut pada 2027, Usulkan Sekolah Terintegrasi






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,      - 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Salah satunya dengan mendorong keberlanjutan program revitalisasi sekolah yang telah menjangkau 72 satuan pendidikan di Meranti sepanjang 2026 agar kembali dilaksanakan pada 2027.


Upaya tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar dalam audiensi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Ruang Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI), Jakarta, Rabu (4/11/2026).


Dalam pertemuan yang difasilitasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau tersebut, Bupati Asmar diterima langsung Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., beserta jajaran.


Audiensi itu menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi pendidikan di Kepulauan Meranti, termasuk kebutuhan pembangunan sarana dan prasarana sekolah serta sejumlah usulan program strategis yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.


Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan, khususnya melalui program revitalisasi sekolah.


Menurutnya, program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi satuan pendidikan di Kepulauan Meranti. Karena itu, ia berharap pelaksanaannya dapat berlanjut pada 2027 sehingga semakin banyak sekolah yang memperoleh bantuan perbaikan.


"Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Meranti. Program revitalisasi sekolah ini sangat membantu daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut pada 2027 dan menjangkau lebih banyak sekolah," ujar Asmar.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengungkapkan sebanyak 72 sekolah telah mendapatkan program revitalisasi sepanjang 2026 dengan total anggaran lebih dari Rp50 miliar.


Meski demikian, masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan bangunan maupun fasilitas penunjang pembelajaran. Sementara itu, kemampuan keuangan daerah masih terbatas untuk memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.


"Kita menyadari keterbatasan keuangan daerah. Untuk itu, kita harus terus melakukan berbagai upaya koordinasi dengan pemerintah pusat agar program-program nasional dapat dilaksanakan di daerah dan semakin banyak membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan," katanya.


Selain memperjuangkan keberlanjutan revitalisasi sekolah, Pemkab Kepulauan Meranti juga mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Rangsang.


Dalam audiensi tersebut, Bupati Asmar menyampaikan perkembangan usulan pembangunan SNT melalui skema konsolidasi. Sementara untuk skema pembangunan baru, pemerintah daerah masih menghadapi kendala ketersediaan lahan karena persyaratan yang ditetapkan mengharuskan penyediaan lahan minimal 20 hektare.


Pemkab Meranti berharap kendala tersebut dapat dicarikan solusi melalui koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat, sehingga rencana pembangunan sekolah terintegrasi dapat direalisasikan.


Direktur Jenderal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, dalam kesempatan itu turut menjelaskan konsep pengembangan sekolah terintegrasi yang menggabungkan beberapa jenjang pendidikan dalam satu kawasan, mulai dari SD, SMP hingga SMA.


Ia mencontohkan model kawasan pendidikan yang diterapkan di London, Inggris. Namun, menurutnya, penerapan konsep tersebut di Indonesia perlu mempertimbangkan kondisi demografi, persebaran penduduk, serta kebutuhan pendidikan masing-masing daerah.


Gogot juga menyoroti berkurangnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah negeri. Ia mencontohkan enam SD negeri di Kota Yogyakarta yang pada tahun ajaran 2026 memiliki jumlah murid kelas I kurang dari 10 orang.


Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan pendidikan perlu memperhatikan tidak hanya kebutuhan infrastruktur, tetapi juga jumlah peserta didik, persebaran penduduk, dan efektivitas pemanfaatan fasilitas sekolah.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kementerian serta lembaga pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan agar berbagai program nasional dapat menjangkau satuan pendidikan di Kepulauan Meranti.


Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari Provinsi Riau, yakni Bupati Bengkalis, Bupati Pelalawan, Penjabat Bupati Kuantan Singingi, dan Bupati Rokan Hulu.


Bupati Asmar didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Randolf Willy Huta Huruk, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Irmansyah, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Raja Yusran.


Melalui pertemuan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan semakin diperkuat, baik melalui keberlanjutan revitalisasi sekolah pada 2027 maupun realisasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Rangsang."****





SUMBER       :    DINAS KOMINFO KEP.MERANTI
EDITOR          :   REDAKSI 
DPRD Rohul Gelar Rapat Paripurna HUT Rohul ke-27, Tekankan Sinergi dan Pemerataan Pembangunan

DPRD Rohul Gelar Rapat Paripurna HUT Rohul ke-27, Tekankan Sinergi dan Pemerataan Pembangunan







KabarPesisirNews.com
ROKAN HULU RIAU,    -
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 di ruang rapat paripurna DPRD Rohul, Senin (12/10/2026).


Rapat paripurna berlangsung khidmat dengan mengusung semangat kebersamaan dan sinergi untuk memperkuat pembangunan daerah. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi perjalanan Kabupaten Rokan Hulu sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, didampingi Wakil Ketua DPRD M. Aidi dan Nono Patria Pratama.




Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., serta perwakilan Gubernur Riau yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur.


Turut hadir anggota DPR RI, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para pendiri Kabupaten Rokan Hulu, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-27 sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkokoh komitmen dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu.



Menurutnya, peringatan hari jadi daerah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi berdirinya Kabupaten Rokan Hulu.


Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus dilanjutkan melalui kerja nyata, kebersamaan, dan kontribusi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan daerah yang semakin maju dan sejahtera.


Sumiartini menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan kerja sama yang kuat antara DPRD, pemerintah daerah, dunia usaha, generasi muda, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat.



DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat juga memiliki peran strategis dalam mengawal aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi pengawasan, serta mendorong kebijakan pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.


“Melalui momentum hari jadi ini, mari kita perkuat kebersamaan dan terus berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat peringatan tersebut.


Ia berharap, bertambahnya usia Kabupaten Rokan Hulu menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan memperhatikan kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.


Sementara itu, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan pembangunan Kabupaten Rokan Hulu hingga memasuki usia ke-27 merupakan hasil perjuangan para pemimpin terdahulu serta kontribusi berbagai elemen masyarakat.


Bupati menegaskan, tema Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026, “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, mengandung pesan penting bahwa kemajuan daerah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan komitmen bersama.


“Tema Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026, yakni ‘Maju Bersinergi Membangun Negeri’, mengingatkan kita bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Anton.


Ia mengakui, keterbatasan kemampuan fiskal daerah serta kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan memprioritaskan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan.


Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurut Anton, penentuan skala prioritas dan penguatan sinergi menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam memastikan keterbatasan anggaran tidak menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.


Pada kesempatan yang sama, perwakilan Gubernur Riau, H. Zulkifli Syukur, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.


Sinergi tersebut terutama diarahkan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat.


Ia menyebutkan, Kabupaten Rokan Hulu memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan secara optimal agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.


Selain mengoptimalkan potensi daerah, Pemerintah Provinsi Riau juga mendorong pemerintah kabupaten untuk memanfaatkan berbagai program pemerintah pusat yang dapat mendukung percepatan pembangunan.


Sejumlah program yang menjadi perhatian di antaranya Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).


Khusus untuk program bantuan perumahan, Zulkifli meminta pemerintah kabupaten, camat, dan kepala desa memastikan data calon penerima bantuan benar-benar valid.


Menurutnya, keakuratan data sangat penting agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang tepat dan benar-benar membutuhkan.


“Apa yang dapat ditangani kabupaten kita dorong, apa yang dapat ditangani provinsi kita upayakan, dan apa yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat kita perjuangkan bersama,” tegasnya.


Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan selaras, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.


Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan daerah ke depan.


Bagi DPRD Rohul, momentum ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas hidup warga.


Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat melalui komunikasi yang konstruktif, pengawalan aspirasi masyarakat, pengawasan pelaksanaan program, serta dukungan terhadap kebijakan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


Di tengah keterbatasan anggaran dan beragam tantangan pembangunan, penentuan prioritas yang tepat, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pemanfaatan potensi daerah menjadi faktor penting untuk memastikan pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan.


Dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan akses pendidikan, memperkuat sektor ekonomi produktif, serta memperluas pemerataan kesejahteraan hingga ke wilayah pedesaan.


Dengan bertambahnya usia Kabupaten Rokan Hulu menjadi 27 tahun, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk membangun daerah secara bersama-sama.


Semangat “Maju Bersinergi Membangun Negeri” hendaknya tidak berhenti sebagai slogan peringatan hari jadi, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Melalui kolaborasi DPRD, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Riau, pemerintah pusat, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Rokan Hulu diharapkan mampu tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.


Peringatan Hari Jadi ke-27 ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kemajuan Negeri Seribu Suluk merupakan tanggung jawab bersama, dengan masyarakat sebagai tujuan utama dari setiap langkah pembangunan."****
(GALERI SEKWAN ROHUL).-





LIPUTAN  ROHUL      :     IWANTO
EDITOR                        :     REDAKSI 
( galeri/ac)
Pemdes Alah Air Dinas Perkimtan-LH  serta Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Gelar Gotong Royong Penebangan Pohon Berisiko, Dukung Jalan Desa Lebih Aman dan Terang

Pemdes Alah Air Dinas Perkimtan-LH serta Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Gelar Gotong Royong Penebangan Pohon Berisiko, Dukung Jalan Desa Lebih Aman dan Terang






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Pemerintah Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan kegiatan gotong royong penebangan dan penataan sejumlah pohon di sepanjang jalan utama desa. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan jalan yang lebih terang, tertata, dan nyaman bagi pengguna jalan.


Gotong royong tersebut dilaksanakan bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti serta Dinas Perhubungan. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup Dinas Perkimtan-LH, Zainal, dengan melibatkan pegawai dinas terkait, perangkat Desa Alah Air, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Alah Air Rahmat Arifin beserta anggota.


Penebangan dilakukan terhadap sejumlah pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Beberapa pohon diketahui telah mati, mengalami kerusakan, berisiko tumbang, mengganggu jaringan listrik, serta menghalangi pandangan pengguna jalan.


Pj Kepala Desa Alah Air, Tauhid Yusro, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya warga yang setiap hari menggunakan akses jalan utama desa.


"Kami dari Pemerintah Desa Alah Air melaksanakan gotong royong ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Pohon-pohon yang sudah mati, rusak, dan berpotensi tumbang perlu ditangani agar tidak membahayakan warga maupun pengguna jalan," ujar Tauhid Yusro.


Ia menjelaskan, penataan pohon tersebut juga diharapkan dapat membuat kawasan jalan utama di samping Masjid Istiqomah Desa Alah Air menjadi lebih terbuka dan terang, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat melintas.


"Kami berharap setelah dilakukan penataan, kondisi jalan menjadi lebih terang dan nyaman. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan penebangan atau tindakan yang melanggar ketentuan di sepanjang jalan utama desa," tambahnya.


Sementara itu, Kabid Lingkungan Hidup Dinas Perkimtan-LH Kabupaten Kepulauan Meranti, Zainal, menyampaikan bahwa penanganan pohon dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik pohon serta potensi bahaya yang dapat ditimbulkan.


Ia menegaskan bahwa pelaksanaan penebangan harus memperhatikan prosedur keselamatan, baik bagi petugas maupun masyarakat sekitar, serta tetap mempertimbangkan kelestarian lingkungan hidup.


Di tempat yang sama, Ketua LPM Desa Alah Air, Rahmat Arifin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya Dinas Perkimtan-LH, serta Dinas Perhubungan yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan gotong royong di Desa Alah Air.


"Kami dari LPM Desa Alah Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya Dinas Perkimtan-LH dan Dinas Perhubungan, yang telah bersama-sama mendukung kegiatan gotong royong ini. 


Kami sangat terbantu dengan perhatian pemerintah daerah dalam membantu mengatasi pohon-pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat," ungkap Rahmat.


Ia berharap kerja sama antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga kebersihan, keamanan, serta penataan lingkungan desa.


Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Pemerintah Desa Alah Air berharap terciptanya lingkungan jalan yang lebih aman, terang, dan nyaman. Selain mengantisipasi risiko pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kebersamaan pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas serta lingkungan umum."****







LIPUTAN      :     RED/NUR
EDITOR         :     REDAKSI 
Sambung Rasa, Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Berikan Semangat Warga Binaan untuk Berubah

Sambung Rasa, Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Berikan Semangat Warga Binaan untuk Berubah






KabarPesisirNews.Com
PASIR PANGARAYAN RIAU,     -
Dalam upaya memberikan motivasi dan semangat kepada warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan Sambung Rasa pada Rabu (4/11/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubsi Portatib Assaufi Mubarokh, Kasubsi Keamanan Andika Syaputra, serta Komandan Jaga M. Ruzen Suseno. Melalui Sambung Rasa, jajaran petugas memberikan motivasi sekaligus menyampaikan pesan pembinaan kepada warga binaan agar terus bersemangat menjalani proses pembinaan.


Dalam kesempatan tersebut, Moch. Subhan Zakaria menyampaikan pesan Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, agar seluruh warga binaan senantiasa memiliki semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.


“Bapak Kalapas berpesan agar seluruh warga binaan tetap semangat menjalani pembinaan dan menjadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Jangan sampai mengulangi perbuatan yang melanggar hukum. Jadilah pribadi yang baik, saling menghargai, dan mampu memberikan pengaruh positif bagi sesama di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan,” ujar Moch. Subhan Zakaria.


Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Sambung Rasa merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan.


“Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi melalui 15 Program Aksi terus mendorong peningkatan pelayanan pemasyarakatan. Hal ini sejalan dengan semangat bahwa pemasyarakatan pasti bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya memberikan pelayanan dan pembinaan terbaik agar warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.


Melalui kegiatan Sambung Rasa ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan, sehingga proses pembinaan berjalan optimal serta mampu menumbuhkan kesadaran untuk berubah dan menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat."****
(Humas lapas/yus)





LIPUTAN ROHUL      :     IWANTO
EDITOR                       :     REDAKSI 
Pemkab Meranti Apresiasi Prestasi Qabilah MTsS Muallimin, Sabet Tiga Penghargaan di Tingkat Riau

Pemkab Meranti Apresiasi Prestasi Qabilah MTsS Muallimin, Sabet Tiga Penghargaan di Tingkat Riau





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi kepada Qabilah MTsS Muallimin Selatpanjang atas keberhasilannya mengukir prestasi dalam ajang Perkemahan Besar Hizbul Wathan tingkat Provinsi Riau yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.


Penyambutan sekaligus pemberian penghargaan kepada para peserta berprestasi tersebut dilaksanakan di MTsS Muallimin Selatpanjang, Rabu (4/11/2026). Kegiatan itu dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos., yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar.


Dalam ajang tingkat provinsi tersebut, Qabilah MTsS Muallimin Selatpanjang berhasil membawa pulang tiga penghargaan, yakni Juara I Yel-Yel Putra, Juara III Yel-Yel Putri, serta Juara II Putri pada cabang Teknologi Tepat Guna dan Ramah Lingkungan.


Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsS Muallimin Selatpanjang. Keberhasilan para peserta menunjukkan bahwa pelajar dari Kabupaten Kepulauan Meranti mampu bersaing dan memperlihatkan kemampuan terbaiknya di tengah peserta dari berbagai daerah di Provinsi Riau.


Kepala Sekolah MDA, Zulhelmi, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perhatian serta kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam penyambutan para peserta.


Ia mengaku tidak menyangka pihak pemerintah daerah dapat hadir secara langsung untuk memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah berjuang membawa nama baik sekolah dan daerah.


Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, persiapan, serta kekompakan para peserta bersama pembina dan seluruh pihak sekolah.


"Kami dari pihak sekolah sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak kita mampu bersaing dengan kabupaten lain di tingkat provinsi dan berhasil meraih prestasi dalam sejumlah cabang yang diperlombakan," ungkapnya.


Ia menambahkan, pihak sekolah memandang penting pemberian penghargaan kepada siswa yang telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi dalam mengikuti kompetisi. Karena itu, penyambutan tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar para peserta terus mengembangkan potensi dan prestasinya.


Zulhelmi juga menyebutkan bahwa prestasi yang diraih MTsS Muallimin Selatpanjang mendapat apresiasi dari kalangan Muhammadiyah di tingkat Provinsi Riau. Menurutnya, pencapaian tersebut bukanlah hal yang mudah, mengingat para peserta harus bersaing dengan sekolah-sekolah yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam kegiatan Hizbul Wathan.


Sementara itu, Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Qabilah MTsS Muallimin Selatpanjang meraih tiga penghargaan dalam ajang tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Qabilah MTsS Muallimin Selatpanjang atas prestasi yang telah diraih. Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.


Ia menegaskan, kegiatan Hizbul Wathan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan.


Menurutnya, keberhasilan membawa pulang tiga penghargaan tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan dan kreativitas peserta, tetapi juga menunjukkan kekompakan serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi persaingan.


Tengku Arifin berharap prestasi yang telah diraih tidak membuat para peserta cepat berpuas diri. Sebaliknya, pencapaian tersebut harus dijadikan motivasi untuk terus belajar, mengasah kemampuan, mengembangkan kreativitas, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kesempatan berikutnya.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina dan pendamping yang telah mencurahkan waktu, tenaga, serta perhatian dalam mempersiapkan peserta hingga mampu meraih hasil membanggakan.


“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu membangun kualitas generasi muda serta membawa nama baik daerah. Teruslah berkarya, teruslah berprestasi, dan jadilah generasi muda yang membanggakan Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 

Rabu, 04 November 2026

Sekda Meranti Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan PTT-1 Widya Informatika Angkatan XXXII, 40 Peserta Resmi Lulus

Sekda Meranti Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan PTT-1 Widya Informatika Angkatan XXXII, 40 Peserta Resmi Lulus





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Program Terapan dan Terpadu Satu Tahun (PTT-1) Widya Informatika Selatpanjang Angkatan XXXII Tahun Ajaran 2025–2026.


Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Meranti, Rabu (4/11/2026), dan menjadi momentum penting bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan serta pelatihan keterampilan selama dua semester.


Acara itu turut dihadiri Direktur Widya Informatika Selatpanjang Iswanto, S.E., M.M., pimpinan perbankan, para kepala sekolah SLTA sederajat, para direktur, dosen, tenaga pendidik, jajaran pengelola Widya Informatika Selatpanjang, serta orang tua dan wali peserta didik.


Dalam sambutannya, Direktur Widya Informatika Selatpanjang, Iswanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah memulai perjalanan pendidikan dan pelatihan sejak 1995. Selama lebih dari tiga dekade, Widya Informatika terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.


Ia menyebutkan, hingga Angkatan XXXII, Widya Informatika telah meluluskan sekitar 3.850 alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari administrasi perkantoran, akuntansi dan perpajakan, desain grafis, teknologi informasi hingga kewirausahaan.


Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan gambaran dari perjalanan, harapan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh masa depan yang lebih baik melalui pendidikan keterampilan.


Iswanto menegaskan, perkembangan teknologi digital, otomatisasi, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah membawa perubahan besar terhadap pola kerja dan dunia usaha. Karena itu, lembaga pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dan memperbarui sistem pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.


Ia menilai, kemampuan mengoperasikan komputer saja tidak lagi cukup. Generasi muda juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, menguasai teknologi, memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijaksana, serta mengedepankan kreativitas, etika, dan integritas.


“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi kualitas manusia tetap menjadi penentu kemajuan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Iswanto menjelaskan bahwa peserta PTT-1 Widya Informatika Angkatan XXXII Tahun Ajaran 2025–2026 mulai mengikuti pendidikan pada 11 Agustus 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 47 orang.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 peserta mengikuti Program Akuntansi dan Perpajakan Berbasis Komputer (AKP), sedangkan 19 peserta lainnya mengikuti Program Ilmu Komputer dan Pemrograman (IKP).


Setelah menjalani proses pembelajaran dan evaluasi selama dua semester, sebanyak 40 peserta berhasil menyelesaikan pendidikan, terdiri dari 25 lulusan jurusan AKP dan 15 lulusan jurusan IKP.


Kepada para lulusan, Iswanto berpesan agar senantiasa menjaga integritas dan karakter, tidak berhenti belajar, serta berani menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.


Ia juga mengingatkan bahwa ijazah dan sertifikat merupakan salah satu pintu menuju kesempatan, tetapi kompetensi, karakter, dan integritas menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan seseorang.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti prosesi pelantikan dan pengukuhan PTT-1 Widya Informatika Selatpanjang Angkatan XXXII.


Menurut Sudandri, perkembangan teknologi informasi, digitalisasi, serta perubahan kebutuhan dunia kerja menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan peningkatan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia.


Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan secara teori, tetapi juga harus mampu membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.


“Pendidikan dan pelatihan keterampilan praktis memiliki peran yang sangat strategis. Kita tidak cukup hanya memiliki pengetahuan secara teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” demikian pesan Bupati melalui Sekda.


Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memandang keberadaan Widya Informatika Selatpanjang melalui Program Terapan dan Terpadu Satu Tahun sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.


Sudandri berharap Widya Informatika terus mempertahankan komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, relevan dengan perkembangan zaman, serta mampu melahirkan generasi muda yang terampil, mandiri, produktif, dan siap menghadapi persaingan.


Kepada para peserta Angkatan XXXII, ia berpesan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dapat dijadikan bekal untuk membangun masa depan. Para lulusan juga diharapkan tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kemampuan diri seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.


Selain itu, para lulusan diminta memanfaatkan teknologi informasi secara positif dan produktif, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga mampu menciptakan peluang serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater, menghormati orang tua dan para pendidik, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat, daerah, dan bangsa.


Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.


Daerah membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, kreativitas, inovasi, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta karakter dan integritas yang kuat.


“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing,” pesannya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para lulusan PTT-1 Widya Informatika Selatpanjang Angkatan XXXII mampu mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh, memasuki dunia kerja maupun dunia usaha, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti.


Pelantikan dan pengukuhan ini sekaligus menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam kehidupan nyata, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :   REDAKSI 
Muzamil Baharudin Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti

Muzamil Baharudin Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti




KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mendapat amanah baru sebagai Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau periode 2026–2030. Posisi tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dan membawa dampak positif bagi pengembangan dunia otomotif di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Muzamil dilantik bersama jajaran pengurus IMI Riau lainnya oleh Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, di Hotel Premier, Pekanbaru, Selasa (3/11/2026). Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin IMI Riau untuk periode keempat.


Muzamil menyampaikan ucapan selamat kepada Agung Nugroho dan seluruh pengurus yang dilantik. Ia berharap kepengurusan baru semakin solid dalam memajukan olahraga otomotif, memperkuat pembinaan atlet, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas otomotif.


Menurutnya, amanah tersebut juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi Kepulauan Meranti dalam pengembangan kegiatan otomotif di Provinsi Riau.


“Kita berharap dunia otomotif di Kepulauan Meranti dapat terus berkembang, baik melalui pembinaan komunitas, kegiatan olahraga otomotif maupun penyelenggaraan berbagai event. Dengan sinergi bersama IMI Riau, kita ingin Meranti juga memiliki ruang untuk berkontribusi dan mengambil bagian dalam kemajuan otomotif daerah,” ujar Muzamil.


Ia menambahkan, kegiatan otomotif tidak hanya berkaitan dengan olahraga dan hobi, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung promosi daerah. Event otomotif yang dikemas secara positif dapat menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan kunjungan masyarakat dari luar daerah.


Karena itu, ia berharap kolaborasi lintas lembaga dapat membuka peluang penyelenggaraan kegiatan otomotif di Kepulauan Meranti dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan.


Sementara itu, Agung Nugroho menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan dunia otomotif melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia juga ingin menghadirkan lebih banyak kegiatan otomotif dan event berskala nasional di Riau.


“Harapan kita tentu bisa berkolaborasi melalui dunia otomotif untuk membangun Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kita juga ingin menentang balapan liar, memajukan otomotif, serta memperhatikan seluruh atlet yang tergabung di dalamnya,” kata Agung.


Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, menekankan pentingnya peran pengurus provinsi dalam menjalankan program organisasi, khususnya pembinaan atlet sejak usia dini. Ia berharap IMI Riau dapat memperkuat kolaborasi dengan komunitas otomotif dan pemerintah daerah serta memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.


Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI 2026 yang dihadiri perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia. Untuk pertama kalinya, Rakernas IMI diselenggarakan di luar Jakarta dengan Kota Pekanbaru sebagai tuan rumah.


Melalui amanah tersebut, diharapkan hubungan kelembagaan IMI dengan pemerintah daerah semakin kuat, sekaligus membuka kesempatan bagi Kepulauan Meranti untuk berpartisipasi lebih luas dalam pengembangan olahraga otomotif dan kegiatan promosi daerah di Provinsi Riau."****





LIPUTAN       :     RED/OJA
EDITOR          :     REDAKSI 
DPRD Komisi II Bersama Pemkab Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian

DPRD Komisi II Bersama Pemkab Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian






KaarlPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,      – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Komisi II DPRD menggelar rapat koordinasi membahas inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta pemanfaatan aset kelistrikan desa berupa mesin genset, tiang, kabel, dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).


Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (4/11/2026), tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi keberadaan aset kelistrikan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat, sekaligus mencari solusi terhadap sejumlah persoalan jaringan listrik di berbagai kecamatan.


Rapat dipimpin Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Suardi, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Sekretaris Daerah.


Turut hadir Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Al Amin A, S.Pd., M.M., perwakilan DPPKAD, Dinas Perhubungan, manajemen PT PLN (Persero), serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam arahannya, Suardi menjelaskan bahwa aset daerah yang berada di bawah pengelolaan DPPKAD telah dilakukan pendataan. Ia mengungkapkan, sejak 2013 sejumlah kecamatan telah menerima bantuan mesin genset, baik dari PLN maupun pemerintah daerah.


Namun, seiring berjalannya waktu, sebagian aset kelistrikan tersebut mulai mengalami kerusakan. Bahkan, sejumlah jaringan kabel, tiang, dan mesin penunjang lainnya sudah tidak layak digunakan.


Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mengkaji langkah terbaik terhadap aset-aset tersebut, mulai dari kemungkinan peremajaan, pemusnahan, hingga penghibahan kepada masyarakat melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Al Amin A, S.Pd., M.M., menyoroti persoalan keselamatan masyarakat akibat keberadaan kabel listrik yang sudah tidak aktif dan masih berserakan di sejumlah lokasi.


Ia menyebutkan, berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat, kondisi tersebut ditemukan di jalanan, pekarangan rumah hingga kawasan perkebunan warga, khususnya di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir.


"Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Apalagi, masih terdapat jaringan listrik yang menggunakan tiang kayu sebagai penyangga. Kami berharap persoalan ini segera mendapatkan solusi konkret. Kami juga ingin mendengar masukan dari kecamatan lainnya agar penanganannya dapat dilakukan secara menyeluruh," ungkap Al Amin.


Dalam rapat tersebut, sejumlah camat turut menyampaikan kondisi jaringan kelistrikan serta berbagai persoalan infrastruktur di wilayah masing-masing.


Camat Rangsang Pesisir menjelaskan bahwa jaringan kabel dan tiang listrik di wilayahnya masih aktif digunakan. Namun, status kepemilikan aset, apakah milik pemerintah daerah atau PLN, masih perlu diperjelas.


Pihaknya berharap PLN dapat memberikan solusi, baik melalui penyediaan kabel baru maupun optimalisasi jaringan yang tersedia.


Camat Pulau Merbau menyampaikan bahwa satu unit transformator (trafo) saat ini melayani kebutuhan listrik untuk tiga dusun. Selain masih terdapat penggunaan tiang kayu, ia juga mengusulkan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan poros kecamatan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.


Sementara itu, Camat Tebing Tinggi menyoroti penataan kabel jaringan internet (WiFi) dan televisi kabel yang dinilai belum tertata dengan baik sehingga mengganggu keindahan dan kenyamanan lingkungan.


Camat Putri Puyu menyampaikan bahwa jaringan tiang dan kabel listrik di wilayahnya masih berfungsi dengan baik. Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan berat.


Adapun Camat Merbau meminta PLN segera menindaklanjuti laporan kabel listrik terbakar sepanjang kurang lebih 60 meter di Desa Mayang Sari yang hingga kini belum mendapatkan penanganan. Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat Dusun Sambu-Sambu, Desa Lukit, yang sampai saat ini belum terjangkau jaringan listrik PLN.


Dari aspek pengelolaan aset daerah, Kepala DPPKAD menjelaskan bahwa proses hibah Barang Milik Daerah harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Hibah aset tidak dapat dilakukan secara langsung kepada BUMN seperti PLN, melainkan harus melalui mekanisme dan pihak penerima yang diperbolehkan sesuai regulasi, termasuk pemerintah pusat atau pemerintah desa.


DPPKAD menyatakan siap mendukung proses penataan dan penghibahan aset-aset lama kepada masyarakat desa secara bertahap dan sesuai prosedur yang berlaku.


Menanggapi berbagai persoalan dan aspirasi tersebut, perwakilan PT PLN (Persero) menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan dalam rapat koordinasi. Pihak PLN menyatakan akan menginventarisasi berbagai persoalan yang muncul untuk selanjutnya dilaporkan kepada manajemen guna mendapatkan arahan serta merumuskan langkah teknis penanganan di lapangan.


Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperjelas status kepemilikan aset, mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan jaringan kelistrikan di desa-desa.


Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, PLN, kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kelistrikan yang lebih aman, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti."****





SUMBER       :  SEKWAN DPRD KEP.MERANTI
EDITOR          :   REDAKSI 
Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi hingga ke Wilayah Kepulauan Meranti

Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi hingga ke Wilayah Kepulauan Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menyatakan dukungannya terhadap upaya optimalisasi pelayanan keimigrasian agar semakin mudah diakses dan menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kepulauan Meranti di Rumah Dinas Bupati, Senin malam (2/11/2026).


Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan pelayanan keimigrasian, termasuk permohonan dukungan dan arahan Bupati dalam mengoptimalkan akses pelayanan bagi masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kepulauan Meranti, Dendi Surya Agung Nugraha, bersama jajaran juga berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, termasuk Sekretaris Daerah, guna memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga.


Bupati Asmar menyambut baik berbagai langkah dan inovasi yang dilakukan jajaran Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kemudahan akses, kecepatan, dan jangkauan pelayanan menjadi hal penting yang harus terus diperhatikan.


Ia menilai kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, diperlukan kerja sama antarlembaga agar masyarakat di berbagai kecamatan dan desa dapat memperoleh pelayanan keimigrasian secara lebih mudah.


“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung upaya peningkatan pelayanan keimigrasian. Kami berharap melalui koordinasi dan sinergi yang baik, masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan, tanpa harus menghadapi kendala jarak dan akses,” ujar Asmar.


Ia berharap Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kepulauan Meranti terus menghadirkan inovasi pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan kepastian prosedur.


Asmar juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara instansi vertikal dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin efektif dan berkualitas.


Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kepulauan Meranti, Dendi Surya Agung Nugraha, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun dukungan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelayanan keimigrasian.


Melalui koordinasi tersebut, diharapkan berbagai langkah peningkatan pelayanan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti."****







LIPUTAN        :    NUR
EDITOR           :    REDAKSI 
Ngopi Bersame Kapolres Meranti, Polres dan LAMR Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Ngopi Bersame Kapolres Meranti, Polres dan LAMR Perkuat Sinergi untuk Masyarakat





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   – 
Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan QW 1 Giat 4 Kumpul Bareng Masyarakat (Ngopi Bersame Kapolres Kep. Meranti) bersama Ketua dan Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (4/11/2026) siang.


Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 WIB di Lapangan Gedung LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi tersebut dihadiri langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bersama Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat utama Polres dan pengurus LAMR.


Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut. Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ngopi bersama ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka untuk menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi program Kapolri dalam mewujudkan ruang aman bagi masyarakat.


Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.


"Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi, menerima informasi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ungkap Kapolres.


Tidak hanya membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres juga memaparkan sejumlah program kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Salah satunya adalah membantu pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), khususnya bagi warga yang berpotensi memenuhi kriteria penerima bantuan pemerintah tetapi belum terdata. Upaya ini diharapkan dapat mendukung proses verifikasi sehingga bantuan sosial dapat disalurkan lebih tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, Polres Kepulauan Meranti juga menggagas program Polisi Peduli Pengangguran. Program tersebut akan dikembangkan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi terkait, antara lain dengan memberikan pelatihan keterampilan, sertifikasi kompetensi, serta membantu membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, termasuk penyandang disabilitas.


Di bidang pemberdayaan ekonomi, Kapolres juga menyampaikan rencana pemanfaatan ruang terbuka hijau melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ruang tersebut diharapkan dapat menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan pendapatan keluarga.


Kapolres turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman merupakan salah satu modal penting dalam mendukung pengembangan Kepulauan Meranti sebagai daerah tujuan wisata.


Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi salah satu pembahasan penting. Polres Kepulauan Meranti berencana mengembangkan program pembinaan dan pelatihan bagi siswa-siswi SMA/SMK yang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri.


Pembinaan tersebut meliputi latihan fisik, pembentukan mental dan kepribadian, peningkatan kedisiplinan, kemampuan akademik, serta pengenalan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri sesuai ketentuan yang berlaku.


"Harapan kita, putra-putri daerah memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri sejak dini, sehingga mampu bersaing secara sehat dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolres."****





SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI