Rabu, 29 Juli 2026

Pemkab Meranti dan Unilak Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas SDM Daerah

Pemkab Meranti dan Unilak Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas SDM Daerah






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan kerja sama di bidang pendidikan.


Komitmen itu mengemuka saat Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima kunjungan silaturahmi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unilak di Gedung Dekranasda Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (29/7/2026).


Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan, serta sejumlah pejabat terkait.


Dekan FEB Unilak, Profesor Madya Dr. Dini Onasis, S.E., S.H., M.M., M.H., Ak., CA., ACPA menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menilai peningkatan kualitas SDM harus terus didorong melalui penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun peserta didik.


"Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama melalui penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun peserta didik," ujarnya.


Bupati Asmar menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.


"Meski kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi tantangan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tetap berupaya memberikan dukungan bagi dunia pendidikan, termasuk melalui program beasiswa bagi putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan," kata Asmar.


Ia menjelaskan, pada 2026 pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,2 miliar untuk program beasiswa mahasiswa asal Kepulauan Meranti. Sebelumnya, pada tahun lalu, pemerintah juga telah menyalurkan beasiswa sekitar Rp1,5 miliar.


Bupati berharap informasi mengenai program beasiswa dapat disosialisasikan secara luas kepada sekolah-sekolah sehingga semakin banyak generasi muda Meranti yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.


Selain membahas pengembangan pendidikan, kedua pihak juga bertukar gagasan mengenai peningkatan kualitas SDM, peluang kerja bagi generasi muda, serta peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.


Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Universitas Lancang Kuning guna mendukung kemajuan pendidikan dan mencetak SDM yang unggul serta berdaya saing."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Karang Taruna Tanjung Kedabu Gelar Turnamen Voli dan Sepak Bola, Cetak Bibit Atlet Muda Berprestasi

Karang Taruna Tanjung Kedabu Gelar Turnamen Voli dan Sepak Bola, Cetak Bibit Atlet Muda Berprestasi






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Dalam upaya membina generasi muda yang aktif, kreatif, mandiri, dan berdaya saing, Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, menggelar turnamen olahraga bola voli dan sepak bola yang diikuti para pemuda desa setempat.


Turnamen bola voli resmi dibuka pada 18 Juli 2026, sedangkan turnamen sepak bola dimulai pada 23 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar tujuh tim sepak bola yang berasal dari Desa Tanjung Kedabu.


Mewakili Kepala Desa Tanjung Kedabu, Amri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen olahraga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan desa.


Ketua Pelaksana, Amri, mengatakan bahwa turnamen ini memang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Tanjung Kedabu sebagai bentuk pembinaan olahraga sejak usia muda.


"Turnamen ini kami selenggarakan untuk mewujudkan generasi muda yang aktif, kreatif, mandiri, dan berdaya saing demi kemajuan Desa Tanjung Kedabu. Selain itu, kami juga ingin mencari bibit-bibit unggul yang nantinya dapat berkembang, baik di cabang olahraga bola voli maupun sepak bola," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu berharap kegiatan tersebut mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas sekaligus melahirkan atlet-atlet muda yang memiliki semangat tinggi dalam berolahraga.


"Kami berharap agenda ini mampu meningkatkan semangat sportivitas para pemuda Tanjung Kedabu. Dari kegiatan ini juga diharapkan muncul bibit-bibit baru yang memiliki potensi besar, khususnya di bidang olahraga sepak bola," katanya.


Dukungan juga datang dari mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah (STAI NH) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjung Kedabu. Ketua KKN STAI NH, Aswadi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Karang Taruna dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.


"Kami mahasiswa STAI NH mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu. Selain memberikan motivasi kepada generasi muda, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi, minat, dan hobi mereka, khususnya di bidang olahraga sepak bola," ungkap Muhammad Subhi selaku ketua kelompok KKN 01 desa tanjung kedabu.


Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan jiwa sportivitas, serta membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Desa Tanjung Kedabu di tingkat yang lebih tinggi."****






LIPUTAN          :      NUR
EDITOR             :      REDAKSI 
Khalid Ali: Mesin PLTG Merbau Tidak Layak Pakai, Harus Diganti Baru.

Khalid Ali: Mesin PLTG Merbau Tidak Layak Pakai, Harus Diganti Baru.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Khalid Ali, SE, menyoroti buruknya kondisi kelistrikan di Kecamatan Merbau. Ia menyebut mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Melibur yang ada saat ini sudah tidak layak pakai, harus diganti.


Hal itu disampaikannya Khalid Ali SE saat dirinya menghadiri acara Pengukuhan Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung (FPMPTB) di Aula Kantor Camat Merbau, Rabu, 29 Juli 2026.


Dalam sambutannya, Khalid Ali mengucapkan selamat kepada Ketua FPMPTB, Syufri, SE, beserta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.


“Semoga dengan dikukuhkannya forum ini dapat menjadi wadah yang mempererat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat pesisir, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi kemajuan Kecamatan Merbau dan Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Ketua DPRD Kepulauan Meranti itu.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari anggota DPRD lainnya yang tidak bisa hadir karena tengah mempersiapkan penyambutan kunjungan Kapolda Riau ke Kabupaten Kepulauan Meranti, tuturnya lagi.


Di sela acara, Khalid Ali menyinggung keluhan masyarakat terkait pelayanan PLN di Merbau yang sering mati, puluhan kali dalam satu hari. 
“Saya menilai semua mesin pembangkit untuk mensuplai daya ke PLN itu sudah tidak layak pakai lagi. Harusnya mesin yang layak dipakai itu umurnya sekitar 8 tahun, sementara mesin ini sudah dipakai dari tahun 2014 sampai sekarang,” tegasnya, ini sangat perlu diganti, bebernya mengarah kepada Ketua PLTG Melibur Acong.


Ia mengibaratkan kondisi mesin tersebut seperti orang tua yang sering sakit-sakitan, perlu obat. 
“Seperti kita sudah tua yang sering sakit-sakit batuk. Hari ini dikasih obat dan sehat, besok sakit lagi,” katanya.


Karena itu, Khalid Ali menegaskan agar seluruh mesin pembangkit PLN di Kecamatan Merbau diganti baru agar masyarakat bisa hidup tenang.


Selain itu, ia juga menyampaikan perkembangan pembangunan Jembatan Suak Nipah. Berdasarkan kesepakatan, pembiayaan jembatan akan ditanggung bersama oleh PT. Imbang Tata Alam (ITA), PT. RAPP, dan Pemkab Meranti. Namun saat ini kendalanya masih berada di Pemkab, ujarnya menjelaskan.


“Dari hasil kesepakatan kemarin, pembangunan jembatan itu akan dibiayai oleh tiga unsur. Namun yang menjadi kendala sekarang ini adalah di Pemkab kita,” harapan kita agar jambatan secepatnya dapat dibangun sesuai harapan kita bersama, pungkas Khalid Ali.****







LIPUTAN          :      ALI SANIP 
EDITOR            :      REDAKSI
133 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolda Riau: Bangun Kepercayaan Publik dengan Karya Nyata

133 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolda Riau: Bangun Kepercayaan Publik dengan Karya Nyata




KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    –
 Kerja keras, dedikasi, dan prestasi personel Polda Riau mendapat apresiasi. Sebanyak 133 penerima penghargaan, terdiri dari 123 personel Polri dan 10 penerima dari unsur eksternal, menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam upacara di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (29/7).


Penghargaan diberikan kepada personel yang dinilai berhasil menunjukkan profesionalisme, integritas, serta prestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun bidang kemanusiaan dan olahraga.


Sejumlah personel yang menerima penghargaan di antaranya AKBP Teddy Rinaldi, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Riau, atas keberhasilannya memimpin pengungkapan tindak pidana kehutanan berupa pengangkutan hasil hutan mangrove tanpa izin serta penggunaan alat berat secara ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir.


Penghargaan juga diberikan kepada AKP Krisi Oetel, Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir, yang berhasil mengungkap kasus perusakan ekosistem mangrove di wilayah Pasir Limau Kapas.


Di bidang pelayanan dan respons cepat, IPDA Indra Gunawan, Panit 2 Unit 7 Ditlantas Polda Riau, menerima penghargaan atas keberhasilannya memimpin pengejaran hingga mengamankan pelaku penculikan anak di ruas Tol Pekanbaru-Dumai menuju Sumatera Utara.


Sementara itu, Kompol dr. Firmansyah Dwi Saputra, Ps Karumkit Bhayangkara TK III Pekanbaru, mendapat penghargaan atas dedikasi dan kepeduliannya dalam memberikan pendampingan, pengobatan, dan terapi kesehatan kepada pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif.


Penghargaan juga diberikan kepada AKP Markus Timbul Sinaga, Kapolsek Bunut Polres Pelalawan, atas keberhasilannya saat menjabat Kasatresnarkoba Polres Kampar mengungkap kasus narkotika sekaligus mengamankan dua pucuk senjata api rakitan.


Selanjutnya, AKP I Putu Adi Juniwinata, Kasat Reskrim Polres Dumai, menerima penghargaan atas keberhasilannya mengungkap tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal.


Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi turut menerima penghargaan atas keberhasilannya saat menjabat Kapolres Kepulauan Meranti mengungkap jaringan narkotika dengan barang bukti puluhan kilogram sabu serta ratusan kemasan Etomidate.


Prestasi di bidang olahraga juga mendapat apresiasi. Bripda Mega Djuwita Siallagan, personel Satlantas Polres Kampar, menerima penghargaan setelah meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup Taekwondo ke-7 Tahun 2026. Sementara IPDA Nova Ria Angelina, personel Bidpropam Polda Riau, menerima penghargaan atas raihan medali perak cabang karate pada Kapolri Cup Tahun 2026.


Selain penghargaan kepada individu, apresiasi juga diberikan kepada puluhan personel yang tergabung dalam tim pengungkapan berbagai kasus menonjol, di antaranya pengungkapan kejahatan kehutanan, perusakan ekosistem mangrove, tindak pidana narkotika, penempatan pekerja migran Indonesia ilegal, penyelamatan korban penculikan, aksi penyelamatan warga yang hendak mengakhiri hidup di kawasan Turap Sungai Siak, serta tim medis Rumah Sakit Bhayangkara yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan. Dua yayasan juga menerima penghargaan atas kontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Riau.


Dalam amanatnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme.


"Prestasi bukan hanya soal keberhasilan mengungkap perkara. Prestasi adalah ketika kita mampu menghadirkan rasa aman, menyelamatkan nyawa, menjaga lingkungan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata," tegas Irjen Herry.


Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugas.


"Trust tidak lahir dari slogan. Trust lahir dari pengabdian yang konsisten, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, dan kepedulian kepada masyarakat. Itulah yang harus terus kita bangun di Polda Riau," ujarnya.


Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk terus menjadi polisi penolong yang hadir membawa solusi bagi masyarakat.


"Jadilah polisi penolong. Hadirkan rasa aman, bangun harapan, dan jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian. Masyarakat menilai Polri bukan dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari apa yang kita kerjakan," katanya.


Pada kesempatan itu, Irjen Herry juga mengumumkan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi akan dilepas pada 1 Agustus 2026 sebagai rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Ekspedisi tersebut akan menjangkau wilayah-wilayah terluar di Provinsi Riau sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


Menutup amanatnya, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta terus mengukir pengabdian terbaik bagi masyarakat.


"Teruslah berbuat baik, teruslah mengukir pengabdian. Ingat keluarga yang selalu menunggu kita pulang. Dan saya tegaskan, jangan ada lagi anggota yang mencoba-coba menggunakan narkoba," tutupnya."****






SUMBER          :     BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR            :     REDAKSI 
Camat Merbau Lantik Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Periode 2026-2028

Camat Merbau Lantik Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Periode 2026-2028






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      -
Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE MSi secara resmi melantik Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung (FPMPTB) Kacamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Pengukuhan kali ini berlangsung sukses yang mengambil tempat di Aula Kantor Camat Merbau pada Rabu (29/7/2026) pagi.


Pengukuhan ini menandai telah resminya organisasi atau Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung yang mengantongi notaris SK. Menteri Hukum Republik Indonesia nomor : AHU-02085.AH.02.01 tanggal 5 Maret 2025 untuk bergerak aktif melaksanakan tugas pokok organisasi kemasyarakatan sesuai undang-undang yang berlaku.


Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Muhamad Usman alias Sadam, Qori terbaik juara umum tingkat Kecamatan Merbau tahun 2025, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, dan Do'a.


Hadir pada acara pengukuhan tersebut, Ketua DPRD Meranti, Khalid Ali SE, Camat Merbau, Hj. Wan Jumiati SE MSi beserta Sekcam Merbau Idrus SE, beserta Staf Kantor Camat Merbau. Anggota/personil Polsek Merbau, anggota Koramil 06/Merbau, Lurah Teluk Belitung, Mashuri ST, Kades Bagan Melibur, Isnadi Esman SPd NL.P, Kades Mayang Sari, Ibrahim, Kades Mekar Sari Erman SPd, Kades Lukit Jumilan, Pj. Kades Tanjung Kulim Putri Apriza SE, Kades Meranti Bunting Isnaini, Ketua LAMR Kecamatan Merbau Syafruddin SHum, Ketua OPP Kelurahan Teluk Belitung Yoldi Asadi, Ketua Forum Masyarakat Suku Akit Meranti Acong, KUA Kecamatan Merbau, Asnawi S.Ag, sejumlah Kepala Sekolah di Teluk Belitung, seluruh pengurus Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung, dan komponen lainnya.


Kemudian turut hadir dari pihak Swasta, perwakilan PT. Imbang Tata Alam, Wan Zulfan dan Andi Saputra, S.Pd, Kepala PLTMG M. Nizar, serta Kepala Bank Riau Kepri Teluk Belitung.


Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE.MSi dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan selamat dan apresiasi atas inisiasi, gagasan dengan penuh semangat juang para petinggi senior Kecamatan Merbau yang turun kembali dalam berorganisasi, sekalipun sudah pensiun, namun tetap peduli terhadap kepentingan masyarakat Kecamatan Merbau, ucapnya.


"Forum Peduli Masyarakat Pesisir ini bekerja untuk kepentingan seluruh Kecamatan Merbau, kami menaruh harapan besar kepada Forum ini dapat membantu pemerintah daerah Kecamatan Merbau. Memang kami akui pihak Perusahaan PT. ITA Sering membantu masyarakat, begitu juga dengan PT. RAPP, ini juga dapat kita memgadu tetapi jika bersalah kedepannya maka tetap kita saling mengingatkan. Kami berharap agar pihak perusahaan dapat terus berkolaborasi dalam membangun Kecamatan Merbau kedepan," ungkap Camat Hj. Wan Jumiati.


Sebelumnya, Ketua Umum FPMPTB Kecamatan Merbau Syufri SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan mendukung forum bersama ini. Ia berharap sinergitas antara Forum tersebut bersama Pemda Mernti, DPRD Meranti, Pemcam Merbau dan seluruh Perusahaan di Kecamatan Merbau dapat dilakukan dengan baik dimasa mendatang.


"Kami terdorong untuk membentuk forum ini setelah melihat daerah kita tergolong tertinggal, padahal daerah kita merupakan penyumbang aset SDA nomor satu, sehingga ini menjadi perhatian kami dan kita semua. Kami sangat apresiasi atas perjuangan Ketua DPRD Meranti yang sudah berjuang dapat membangun berbagai infrastruktur seperti jalan dan lainnya di wilayah kita. Semoga Ketua dewan kita sukses dalam menjalankan tugasnya," harap Syufri.


Kepada pihak perusahaan PT.ITA dan PT. RAPP diminta untuk dapat berkolaborasi bersama dalam membangun Kecamatan Merbau kedepan lebih baik lagi. Diakuinya Forum ini berkomitmen untuk menjaga marwah organisasi agar dapat menjadi simbol persatuan dan cinta tanah air khususnya wilayah Kecamatan Merbau, ujarnya.


Menariknya lagi usai pelantikan tersebut dilaksanakan juga forum diskusi bersama anatara Ketua DPRD Meranti, UPIKA Merbau, perwakilan PT. Imbang Tata Alam, PLTMG, dan komponen lainnya dengan satu tujuan yang baik membangun Kecamatan Merbau."****







LIPUTAN        :      ALI SANIP
EDITOR           :     REDAKSI 
PT ITA dan Polres Kepulauan Meranti Perkuat Konservasi Mangrove, Dorong Keberlanjutan Operasi dan Ekonomi Pesisir.

PT ITA dan Polres Kepulauan Meranti Perkuat Konservasi Mangrove, Dorong Keberlanjutan Operasi dan Ekonomi Pesisir.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
PT Imbang Tata Alam (PT ITA) bersama Polres Kepulauan Meranti memperkuat kolaborasi konservasi mangrove melalui penanaman ratusan bibit mangrove di kawasan jeti Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (28/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026. Kegiatan yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Merbau, Kelompok Mangrove Formula Desa Lukit, serta masyarakat itu menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan operasi perusahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Kegiatan dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Camat Merbau Hj. Wan Jumiati, S.E., M.Si., Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., Danramil 06 Merbau Kapten Arh. Rikman Sinaga, Kepala Desa Lukit Jumilan, jajaran PT ITA, Kelompok Mangrove Formula, pelajar, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta masyarakat. Selain penanaman mangrove, rombongan juga meninjau Konservasi Bunga Mangrove Desa Lukit dan melihat berbagai produk olahan mangrove hasil pemberdayaan masyarakat.


Camat Merbau Hj. Wan Jumiati mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menjaga kawasan pesisir yang selama ini menghadapi ancaman abrasi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat, perusahaan, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mewariskan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang.


"Atas nama Pemerintah Kecamatan Merbau kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kepulauan Meranti, PT ITA, kelompok mangrove, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menjaga kelestarian alam di wilayah ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi amal bagi kita semua," ujarnya.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan.


"Peringatan Hari Mangrove Sedunia hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian kawasan pesisir. Menjaga mangrove bukan hanya tugas pemerintah atau perusahaan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Kapolres.


Act CSR Coordinator PT ITA Arip Hidayatulloh menjelaskan konservasi mangrove merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan operasi hulu migas melalui pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Menurutnya, kawasan pesisir yang terjaga tidak hanya membantu mengurangi risiko abrasi dan menyerap karbon, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi sejumlah fasilitas operasi perusahaan yang berada di sekitar pantai.


Program konservasi mangrove telah dijalankan PT ITA sejak 2015. Di Desa Lukit, perusahaan secara konsisten menanam sekitar 500 hingga 1.000 bibit mangrove setiap tahun sejak 2021 di kawasan perhutanan sosial seluas 79 hektare dengan area penanaman sekitar 5 hektare. Hingga saat ini, PT ITA telah menanam sekitar 929.000 bibit mangrove, terdiri atas 908.000 bibit melalui program Safety, Health, and Environment (SHE) serta 21.000 bibit melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).


Arip mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dalam mengelola kawasan konservasi. Pendampingan yang dilakukan PT ITA mendorong lahirnya usaha berbasis mangrove melalui produksi dodol kedabu dan sirup pedada, sekaligus membuka peluang pengembangan wisata edukasi yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.


"Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah mangrove yang ditanam, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi secara berkelanjutan. Ketika lingkungan tetap terjaga, operasi perusahaan dapat berjalan berkelanjutan dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang nyata," ujar Arip.


Ketua Kelompok Mangrove Formula Desa Lukit Syakirin mengatakan pendampingan PT ITA telah meningkatkan kapasitas kelompoknya dalam mengelola kawasan konservasi. Kelompok yang dibentuk pada 6 Juli 2020 itu kini mampu memperkuat manajemen organisasi, administrasi, pembibitan mangrove, serta pengelolaan Konservasi Bunga Mangrove Desa Lukit yang diresmikan pada 5 Januari 2023.


"Sebelum ada pendampingan dari PT ITA, pengetahuan kami tentang manajemen, kepemimpinan, administrasi, maupun pengelolaan kawasan konservasi masih sangat terbatas. Alhamdulillah, sekarang kami merasakan banyak perkembangan berkat pembinaan dan bantuan yang diberikan," ujar Syakirin.


Ketua Pemuda Desa Lukit Sahadan berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar pengelolaan kawasan konservasi tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat.


"Kelompok mangrove di Desa Lukit baru beberapa tahun berjalan sehingga masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan terus mendampingi kelompok mangrove sehingga manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat, seiring dengan upaya menjaga mangrove yang telah dilakukan selama ini," ujarnya."****







PENULIS       :       ALI SANIP
EDITOR          :      REDAKSI 
Bupati Asmar: PWI Mitra Strategis Pemerintah Sampaikan Informasi Pembangunan

Bupati Asmar: PWI Mitra Strategis Pemerintah Sampaikan Informasi Pembangunan







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2026–2029 di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selasa (28/7/2026) malam.


Pelantikan dipimpin Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, yang melantik Wira Saputra sebagai Ketua PWI Kepulauan Meranti periode 2026–2029.


Turut hadir Ketua DPRD H. Khalid Ali, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, jajaran pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar mengucapkan selamat kepada Wira Saputra beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat profesionalisme insan pers sekaligus menjaga marwah organisasi.


Menurut Asmar, di tengah pesatnya perkembangan informasi digital, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.


"Arus informasi berkembang sangat cepat. Karena itu, wartawan harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik," ujarnya.


Asmar menilai PWI memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus menjaga kualitas pemberitaan di daerah. Ia juga menyebut media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai program dan hasil pembangunan kepada masyarakat.


"Kita ingin media menghadirkan berita yang benar, bukan hoaks. Konfirmasi itu penting agar informasi yang disampaikan akurat dan dapat dipercaya masyarakat," tegasnya.


Ia mengajak PWI, dan seluruh insan pers untuk terus membangun komunikasi yang sehat dan sinergis dalam mengawal pembangunan menuju Kepulauan Meranti yang maju, agamis, dan sejahtera.


Sementara itu, Ketua PWI Kepulauan Meranti, Wira Saputra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti beserta seluruh mitra yang selama ini mendukung keberadaan PWI.


"Kami berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pers terus ditingkatkan, terutama dalam mendorong profesionalisme wartawan di daerah," kata Wira.


Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PWI terus terjalin dengan baik sehingga dapat mendukung peningkatan kompetensi wartawan dan menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.


Sementara itu, Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar menjadikan amanah organisasi sebagai tanggung jawab untuk menjaga integritas profesi wartawan.


"Setiap wartawan sesungguhnya sedang menulis sejarah dengan tangannya sendiri," ujarnya.


Ia menegaskan wartawan harus memegang teguh kode etik jurnalistik, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan melalui proses konfirmasi.


Selain pelantikan, PWI Kepulauan Meranti juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah mitra sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini."****






LIPUTAN         :      NUR
EDITOR            :      REDAKSI 
Raja Alfian Nahkodai PWRI Meranti, Ajak Wartawan Sinergi dengan Pemda dan Junjung UU Pers

Raja Alfian Nahkodai PWRI Meranti, Ajak Wartawan Sinergi dengan Pemda dan Junjung UU Pers





KabarPesisirNews.Com
KEPULALAN MERANTI RIAU,    – 
Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi memulai tugas di bawah kepemimpinan Raja Alfian. Hal itu disampaikan Raja Alfian dalam konferensi pers yang digelar di Meranti, Selasa (29/7/2026).
Menurut Raja Alfian, DPP PWRI menunjuk dia sebagai ketua DPC PWRI Meranti dan mengeluarkan SK no 03.07/SK/DPP PWRI/VII/2006.
Yang ditanda tangani oleh DPP PWRI, Ketua Umum 
DR Suriyanto.PD.SH.MH.M.KN dan Sekjen DR.Supriyanto.


Dalam kesempatan tersebut, Raja Alfian mengajak seluruh anggota PWRI Meranti untuk bekerja secara profesional dan membangun sinergi.

_“Kepada rekan-rekan yang telah bergabung di PWRI Meranti, mari kita sama-sama bekerja. Kita bangun hubungan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah dan pihak swasta, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan insan pers,”_ ujar Raja Alfian.


Ia juga menegaskan pentingnya insan pers bekerja sesuai koridor hukum. 


_“Mari kita tetap menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai payung hukum kita dalam bekerja. Independen, berimbang, dan bertanggung jawab,”_ tegasnya.

Raja Alfian juga membuka pintu lebar bagi rekan-rekan wartawan lainnya untuk bergabung bersama PWRI Meranti.


_“Dan kepada rekan-rekan wartawan lainnya, pada hari ini saya mengemban amanah sebagai nahkoda PWRI di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pintu PWRI terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin bersama-sama menjaga marwah profesi wartawan dan membangun Meranti yang lebih baik,”_ tutupnya.


Dengan kepengurusan baru ini, PWRI Meranti berharap dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat serta membangun daerah."****






SUMBER      :    PWIRI KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Selasa, 28 Juli 2026

Hari Mangrove Sedunia 2026Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Hari Mangrove Sedunia 2026Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Upaya Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., memimpin kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (28/7/2026).


Selain itu, Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., Danramil 06 Merbau Kapten Arh. Rikman Sinaga, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Roly Irvan, S.H., M.H., Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti IPTU Abdul Roni, S.H., jajaran manajemen PT ITA, Kepala Desa Lukit Jumilan, Ketua Pelaksana Kegiatan Syakirin, Forum Kelompok Mangrove se-Kecamatan Merbau, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Merbau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Ketua Pelaksana, sambutan Kapolres Kepulauan Meranti, sambutan Camat Merbau, dilanjutkan penanaman bibit mangrove secara simbolis, foto bersama, dan penutupan.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menegaskan bahwa pelestarian mangrove merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus menjadi benteng alami terhadap ancaman abrasi, gelombang tinggi, dan dampak perubahan iklim.


"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi menjadi komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. Mangrove memiliki manfaat besar, mulai dari melindungi garis pantai, menjadi habitat berbagai biota laut, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama," ujar Kapolres.


Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan, kelompok pemerhati mangrove, dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung kegiatan penghijauan tersebut.


Menurut Kapolres, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.


" Tentunya Kegiatan penanaman mangrove di Desa Lukit ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir Kecamatan Merbau yang selama ini berpotensi mengalami abrasi akibat gelombang laut. Dengan semakin banyaknya kawasan yang ditanami mangrove, diharapkan perlindungan terhadap garis pantai dapat semakin optimal," Jelas Kapolres Ke Sepuluh Di Meranti.


Sekedar Informasi, Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Aksi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui langkah-langkah nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan."****






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI 
Polres Karimun Apresiasi Langkah LMB, Kapolres Siap Mediasi Kasus Dugaan Penghinaan Bupati di Medsos

Polres Karimun Apresiasi Langkah LMB, Kapolres Siap Mediasi Kasus Dugaan Penghinaan Bupati di Medsos






KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,     – 
Polres Karimun menerima secara resmi Surat Pernyataan Sikap dari Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri Karimun terkait beredarnya unggahan di media sosial yang diduga menghina Bupati Karimun. Penyerahan dilakukan di Kantor Polres Karimun, Selasa (28/7/2026).


Surat tersebut diterima langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K, M.Si. Turut mendampingi, Wakapolres Kompol Heri Sujati, S.H., M.H, Kabagops AKP Andri Yusri, S.H, Kasatintel AKP Andri Warman, S.H, dan Kasipropam AKP Rizal, S.H.


Ketua DPW LMB Kepri Karimun, Dato' Panglima Sulung Khaidir, yang menyerahkan surat didampingi Sekretaris Bambang Sugianto, S.H, Timbalan Kanan Abd. Sahab, Timbalan Kiri Didang Syarifudin, serta jajaran pengurus LMB lainnya.


Dalam audiensi tersebut, LMB menyampaikan tuntutan agar pemilik akun yang diduga "Fajar" tidak hanya meminta maaf secara pribadi, tetapi juga melalui media sosial.


Kami meminta kepada yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka lewat media sosial juga. Jangan hanya pribadi. Karena penghinaan itu terjadi di ruang publik, maka permintaan maafnya juga harus di ruang publik,”_ tegas Khaidir.


Menanggapi hal itu, Kapolres Karimun *AKBP Yunita Stevani* mengapresiasi langkah konstitusional yang ditempuh LMB. 


_“Kami mengapresiasi langkah LMB yang menempuh jalur konstitusional dalam menyikapi persoalan ini. Untuk menindaklanjutinya, kami akan memediasi pihak-pihak terkait agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,”_ ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan surat pernyataan sikap tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


LMB berharap proses mediasi dan penegakan hukum ini dapat memberikan efek jera, serta menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial."****






EDITOR          :      REDAKSI 

Perempuan Bangsa Kepri Siap Jadi Pelopor Relawan Kebajikan Pancasila

Perempuan Bangsa Kepri Siap Jadi Pelopor Relawan Kebajikan Pancasila




KabarPesisirNnews.Com
BATAM KEPRI,     - 
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan siap menjadi pelopor Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Diskusi Relawan Kebajikan Pancasila yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia di Kota Batam, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan tersebut dibuka oleh Auditor Ahli Utama BPIP RI Agus Salim, S.E., M.M.Si., dan diikuti kader Perempuan Bangsa serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Batam.



Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PKB H. Mafirion, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Ibnu Sina Dr. Mulyadi, S.E., M.M., serta Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Hj. Helmiaty Basri, S.Sos., M.A.P.


Dalam kesempatan itu, Helmiaty Basri menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, khususnya melalui lingkungan keluarga.


Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai penjaga keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.


"Perempuan bukan hanya penjaga keluarga, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebangsaan. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang belajar tentang kejujuran, kasih sayang, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air. Karena itu, Perempuan Bangsa siap menjadi garda terdepan dalam Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila di Kepulauan Riau," ujar Helmiaty.


Ia mengatakan Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila harus mampu hadir sebagai contoh nyata di tengah masyarakat dengan mengedepankan persatuan, toleransi, musyawarah, kepedulian sosial, serta menangkal berbagai ancaman yang dapat memecah belah bangsa seperti hoaks dan ujaran kebencian.


Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PKB H. Mafirion menyebut penguatan nilai-nilai Pancasila bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Ketika perempuan bergerak, keluarga akan kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat akan kokoh. Karena itu, saya meyakini Perempuan Bangsa dapat menjadi motor penggerak Relawan Kebajikan Pancasila yang mampu menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Mafirion.


Ia mengajak kader Perempuan Bangsa untuk terus menjadi agen perubahan yang menghadirkan nilai kemanusiaan, persatuan, keadilan, dan gotong royong melalui berbagai aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.


Diskusi tersebut berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Sejumlah gagasan dibahas, mulai dari penguatan karakter kebangsaan sejak keluarga, peningkatan literasi digital, hingga upaya membangun masyarakat yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.


Melalui kegiatan ini, DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPIP dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila.


Perempuan Bangsa Kepri meyakini penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari keluarga, diperkuat melalui lingkungan masyarakat, dan diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan persatuan, kepedulian, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."****





LIPUTAN         :      SANDI 
EDITOR            :      REDAKSI