Kamis, 29 Oktober 2026

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Polres Kepulauan Meranti mencatat 135 teguran terhadap pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 pada 26-28 Oktober. Dalam periode tersebut, polisi tidak melakukan penindakan melalui tilang manual maupun Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Sardianto, S.E., mengatakan kegiatan operasi difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta pencegahan kecelakaan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.


"Selama pelaksanaan kegiatan, kami mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar semakin disiplin serta memahami pentingnya keselamatan saat berkendara," ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).


Selain penegakan hukum, personel Satlantas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, patroli preventif, serta kegiatan strong point pada pagi hari. Petugas juga memantau situasi lalu lintas guna mengantisipasi pelanggaran dan potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Dalam kegiatan tersebut, polisi turut memberikan edukasi mengenai kewajiban menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta memastikan kelengkapan kendaraan dan surat-suratnya.


Menurut Sardianto, teguran yang diberikan merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pengendara lebih memahami risiko pelanggaran dan mengutamakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.


"Keselamatan harus menjadi kebutuhan bersama, bukan sekadar untuk menghindari sanksi. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas dan selalu berhati-hati saat berkendara," tegasnya.


Secara umum, pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 selama periode tersebut berjalan lancar. Situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti terpantau aman, tertib, dan lancar.


Polres Kepulauan Meranti mengajak seluruh pengguna jalan untuk terus meningkatkan disiplin berlalu lintas demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif."****






SUMBER      :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
Mafirion Turun Langsung Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Serukan Penyelamatan Pesisir Inhil

Mafirion Turun Langsung Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Serukan Penyelamatan Pesisir Inhil





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    -
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion Syamsuddin Rogo, mengajak seluruh pihak menjaga kelestarian hutan mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Menurutnya, keberadaan mangrove sangat penting untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keberlangsungan hidup masyarakat.


Hal itu disampaikan Mafirion saat menghadiri kegiatan penanaman 10.000 bibit mangrove yang digelar DPC PKB Inhil di Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Selasa (27/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PKB Inhil, Iwan Taruna, bersama jajaran pengurus dan anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.


Penanaman mangrove ini juga merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin yang mengajak seluruh kader berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan.


Mafirion mengatakan, hutan mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami kawasan pesisir. Selain menahan abrasi dan mengurangi dampak gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut, seperti ikan, udang, dan kepiting.


“Hutan mangrove Inhil merupakan kekayaan alam yang harus kita jaga bersama. Kelestariannya sangat penting untuk melindungi pantai, menjaga ekosistem laut, dan memastikan masyarakat pesisir tetap memiliki lingkungan yang baik bagi kehidupan generasi mendatang,” ujar Mafirion.


Mafirion menyebutkan, luas hutan mangrove di Kabupaten Inhil mencapai sekitar 131.000 hektare dari total 231.000 hektare kawasan mangrove di Provinsi Riau.


Namun, menurutnya, sekitar 16.000 hektare tutupan mangrove di Inhil telah mengalami kerusakan dalam beberapa tahun terakhir.


Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, baik pemerintah daerah, masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.


Mafirion menegaskan, upaya penyelamatan mangrove tidak cukup hanya melalui kegiatan penanaman bibit. Perawatan, pemantauan, serta keterlibatan aktif masyarakat juga diperlukan agar rehabilitasi berjalan maksimal.


“Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya mangrove setelah abrasi semakin parah dan masyarakat kehilangan lahan serta sumber penghidupannya. Kita harus bertindak sejak sekarang agar alam tetap terjaga dan anak cucu kita masih dapat menikmati manfaatnya,” tegasnya.


Ia berharap penanaman 10.000 bibit mangrove tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.


Menurut Mafirion, menjaga hutan mangrove bukan hanya persoalan melindungi alam, melainkan juga menyangkut keselamatan kawasan pesisir, keberlangsungan ekonomi masyarakat, serta masa depan generasi mendatang."****





LIPUTAN INHIL      :     SANDI 
EDITOR                    :     REDAKSI 
Wakil Bupati Muzamil Kawal Skema Perlindungan Pekerja Migran Meranti di Forum Bilateral Indonesia–Malaysia

Wakil Bupati Muzamil Kawal Skema Perlindungan Pekerja Migran Meranti di Forum Bilateral Indonesia–Malaysia






KabarPesisirNews.Com
BANDUNG JABAR,     – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mendorong pemufakatan Special Border Treatment (SBT) sebagai skema perlindungan bagi pekerja perbatasan asal Meranti dan Karimun di Malaysia.


Hal itu dibahas dalam Persidangan ke-41 Kelompok Kerja/Jawatankuasa Kerja Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (KK/JKK Sosek Malindo) 2026 di Savoy Homann Hotel, Bandung, Rabu (28/10/2026).


Ketua Delegasi Indonesia, Dr. Safrizal ZA, M.Si., mengatakan, pembahasan bersama Ketua Delegasi Malaysia, Datuk Badrul Shah bin Mohd Idris, dan jajaran delegasi Malaysia, menghasilkan kesepakatan terhadap sejumlah isu strategis termasuk SBT yang akan ditindaklanjuti kedua negara. 


Hadir juga Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri, Dr. Drs. Amran, M.T. Sementara dari delegasi Riau dan Kepulauan Riau hadir Sekda Riau Dr. H. Syahrial Abdi, A.P., M.Si., Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Meranti Muzamil Baharudin SM. MM., serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kepulauan Riau, Dr. H. Boniara, M.Si.


Special Border Treatment (SBT), Harapan Baru Perlindungan Pekerja Meranti di Malaysia


Perjuangan Special Border Treatment telah melalui serangkaian koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan perwakilan Indonesia di Malaysia. Sebelumnya pada 23 September 2026, rapat koordinasi di Batam menyepakati sejumlah syarat dan ketentuan awal skema tersebut. Pembahasan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak Malaysia sebelum diterapkan.


Konsep SBT diarahkan untuk membuka jalur kerja lintas batas yang legal, aman, dan terstruktur bagi warga Meranti dan Karimun yang bekerja di Johor dan Melaka, sekaligus memberikan kepastian hukum serta perlindungan bagi pekerja migran.


Wabup Muzamil menyambut positif perkembangan hingga ke tahap penting ini. Ia berharap proses yang telah berjalan dapat berlanjut hingga menghasilkan kebijakan nyata bagi masyarakat perbatasan.


“Alhamdulillah, perjuangan ini telah mencapai tahap penting. Kita berharap pembahasan SBT terus berlanjut hingga terwujud kebijakan yang memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat Meranti yang bekerja di Malaysia,” ujar Muzamil.


Menurutnya, SBT bukan sekadar mempermudah mobilitas lintas negara, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan perlindungan bagi warga yang memiliki hubungan sosial dan ekonomi erat dengan Semenanjung Malaysia.


“Kita ingin masyarakat dapat bekerja secara legal, aman, bermartabat dan sejahtera. Karena itu, sinergi pemerintah pusat dan daerah serta kesepahaman dengan Malaysia sangat penting agar skema ini dapat diwujudkan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.


Pemkab Kepulauan Meranti berharap Persidangan ke-41 Sosek Malindo memperkuat koordinasi kedua negara dan mendorong tindak lanjut SBT. Dengan demikian, perjuangan tersebut diharapkan membuka harapan baru bagi perlindungan dan kesejahteraan PMI asal Meranti di Malaysia.


SBT merupakan perlakuan khusus bagi warga dari wilayah Kepulauan Meranti dan Karimun yang memiliki kedekatan historis, geografis, dan demografis dengan Johor serta Melaka, Malaysia.


Usulan tersebut menyasar pekerja musiman di sektor perkebunan, perladangan, dan pertanian. Indonesia mengusulkan pemberian dokumen khusus dengan masa kerja selama tiga hingga enam bulan, yang pelaksanaannya disertai mekanisme pengawasan berdasarkan kesepakatan kedua negara.


Skema ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan mobilitas pekerja musiman di kawasan perbatasan tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Delegasi Malaysia, Datuk Badrul Shah bin Mohd Idris menyatakan, pihaknya akan membahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga terkait di Malaysia.


"Kami mencatat usulan ini untuk dibahas secara domestik antardepartemen sebelum menyepakati aturannya,” tandasnya.


KK-JKK Sosek Malindo merupakan forum bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang menjadi wadah koordinasi untuk membahas berbagai isu sosial ekonomi di kawasan perbatasan. Forum ini bertujuan memperkuat hubungan kerja sama kedua negara, mendorong pembangunan kawasan perbatasan, serta mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :    REDAKSI 

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar mengajak generasi muda untuk menanamkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dalam kehidupan sehari-hari. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga mengambil peran nyata dalam mendorong kemajuan daerah dan Indonesia.


Pesan tersebut disampaikan Asmar saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Dorak, Selatpanjang, Rabu (28/10/2026) pagi.


Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang mencintai tanah air, pantang menyerah menghadapi tantangan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.


Dalam amanatnya, Asmar membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam karakter generasi penerus bangsa. Semangat persatuan yang lahir pada 28 Oktober 1928 tersebut tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.


“Patriotik, yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih, yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa. Dan berempati, yang tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya,” demikian pesan dalam amanat yang dibacakan Asmar.


Ia menegaskan, kegigihan menjadi modal penting bagi pemuda untuk menghadapi perubahan zaman. Berbagai kesulitan dan kegagalan hendaknya dijadikan pengalaman untuk terus belajar, berkembang, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.


Sementara itu, patriotisme tidak hanya ditunjukkan melalui simbol maupun seremoni, tetapi juga melalui pengabdian, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Generasi muda diharapkan berani bermimpi besar, terus berkarya, serta memanfaatkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki untuk kemajuan bangsa.


Nilai empati juga menjadi perhatian penting. Menurutnya, keberhasilan pribadi perlu diiringi kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Pemuda tidak cukup hanya mengejar prestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga harus mampu memahami persoalan sosial dan mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, tetapi sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.


Peringatan HSP ke-98 di Kabupaten Kepulauan Meranti turut melibatkan organisasi kepemudaan dan pelajar dalam berbagai tugas upacara. Keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan kenegaraan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.


Ajudan Inspektur Upacara dipercayakan kepada Igo Julianto, S.Pd., perwakilan Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti. Perwira Upacara dijabat Husni Mubarak, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Meranti, sedangkan Komandan Upacara dijabat Sahroni dari Pemuda Pancasila.


Pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 dilakukan Fares Prakoso, S.Pd., perwakilan KNPI Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara itu, pembacaan doa dipercayakan kepada Muhammad Mansur, M.Pd., perwakilan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Kepulauan Meranti.


Petugas pengibaran Bendera Merah Putih berasal dari Pemuda Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kepulauan Meranti. Adapun paduan suara melibatkan siswa dan siswi SMA Negeri 1 Tebing Tinggi.


Usai upacara, Bupati Asmar menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba pidato tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HSP ke-98 Tahun 2026.


Pada kategori putra, juara pertama diraih Muhammad Harafi dari SMA Negeri 1 Tebing Tinggi. Sementara itu, juara pertama kategori putri diraih Saskia Ananda Alia dari sekolah yang sama.


Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kemampuan komunikasi, keberanian menyampaikan gagasan, dan kreativitas generasi muda.


Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah, S.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ASN, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, mahasiswa, pelajar, serta undangan lainnya.


Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap generasi muda semakin memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.


Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada peringatan setiap 28 Oktober, tetapi terus diwujudkan melalui karya, prestasi, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Indonesia."****






LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
Bupati Rohul bantu alat Olahraga kepada atlit NPCI

Bupati Rohul bantu alat Olahraga kepada atlit NPCI






KabarPesisirNews.Com
ROKAN HULU RIAU,     -
Bupati Rokanhulu Anton ST.MM menyerahkan bantuan peralatan Olahraga kepada NPCI,bantuan tersebut di serahkan langsung oleh Bupati Rokan hulu Anton ST.MM usai  Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 yang di gelar di Halaman Kantor Bupati. Rabu (28/10/2026).


Penyerahan bantuan didampingi oleh Wakil Bupati H. Syafarudin poti, Ketua DPRD Rohul, Hj Sumiartini,PJ.Sektetaris Daerah, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Alreza Ahyu.


Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan,
Penyerahan peralatan olahraga ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terhadap pembinaan atlet disabilitas yang tergabung dalam NPCI. Bantuan  itu  diharapkan dapat menunjang kegiatan latihan sekaligus mendorong para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi di bidang olahraga.


Ditempat yang dama , Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul, Alreza Ahyu, S.E., M.Si., mengatakan  bahwa penyerahan bantuan berupa perlengkapan alat olahraga kepada NPCI Rohul ini, guna mendukung dilaksanakannya Training Center (TC) kepada para Atlet disabilitas NPCI Rohul, menghadapi pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVIII yang dijadwalkan pada tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 


"Adapun bantuan yang diberikan melingkupi, raket, lempar lembing, tolak peluru serta beberapa alat olahraga lainnya,"  sebut Alreza. 


Reza   menilai atlet-atlet NPCI Kabupaten Rokan Hulu telah banyak mengukir prestasi ditingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional, sehingga Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu senantiasa mensupport dan mendukung NPCI untuk terus mengembangkan para atlet-atlet berprestasi. 


"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui pak Bupati siap mensupport, sehingga NPCI dapat terus berkembang, memiliki atlet-atlet yang dapat membanggakan daerah baik ditingkat Nasional maupun Internasional," tambahnya lagi. 


Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Rokan Hulu, Pius, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Rokan Hulu atas perhatian serta bantuan peralatan olahraga yang diberikan kepada para atlet NPCI.


Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk semakin bersemangat dalam menjalani latihan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.


"Insyaallah dalam satu bulan ini kita akan melakukan Training Center terhadap para atlet, persiapan seleksi di Provinsi Riau dalam rangka Peparnas tahun 2028," terang Pius. 


Sebanyak lebih kurang 15 atlet dari cabang olahraga atletik, badminton, anggar, catur dan lainnya ini akan mengikuti Training Center yang dilaksanakan oleh NPCI Kabupaten Rokan Hulu. 


"Alhamdulillah dari pak Bupati bersama Forkopimda lainnya sangat memperhatikan NPCI Kabupaten Rokan Hulu ini, dan kita berharap melalui Training Center ini dapat memperkuat Riau untuk dapat medali di Peparnas 2028 nanti," tambahnya mengakhiri."****






LIPUTAN RUHUL     :    IWANTO/SEKAR
EDITOR                     :    REDAKSI 

Rabu, 28 Oktober 2026

Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang

Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   – 
Seorang pria berinisial Abidin (68) ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berlokasi di Jalan Dorak, RT 002/RW 003, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.


Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Kamisah, saat terbangun dari tidur pada sore hari. Peristiwa tersebut sontak membuat keluarga terkejut dan segera mencari pertolongan kepada warga sekitar.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, sehari sebelum kejadian, tepatnya Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, korban sempat melakukan percobaan bunuh diri. Namun, tindakan tersebut diketahui oleh istrinya yang kemudian berupaya mencegahnya. Setelah kejadian itu, keduanya beristirahat.


Pada Rabu pagi, Kamisah pergi ke pasar sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara itu, korban berada di rumah bersama anak-anaknya. Sekitar pukul 13.00 WIB, Kamisah bersama kedua anaknya beristirahat di kamar.


Saat terbangun sekitar pukul 17.00 WIB, Kamisah mendapati suaminya dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon. Anak korban, Fahami, kemudian keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangga.


Ka.polsek Tebing tinggi AKP.J.A LUBIS SH.MH.Setalah mendapatkan informasi langsung bergerak ke TKP bersama Petugas piket Pamapta Polres Kepulauan Meranti bersama personel Polsek Tebing Tinggi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjalani pemeriksaan medis.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi tubuh kaku dengan tali yang melilit leher. Pemeriksaan dokter juga tidak menemukan luka-luka pada tubuh korban. Namun, ditemukan sejumlah kondisi fisik yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.


Dalam penanganan kasus tersebut, petugas melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, mengamankan sejumlah barang bukti, serta melakukan identifikasi terhadap jenazah.


Adapun barang bukti yang diamankan meliputi satu helai celana berwarna abu-abu, satu buah sarung berwarna cokelat, satu utas tali berwarna oranye, satu buah tangga besi, dua buah martil, serta uang tunai sebesar Rp1.748.000.


Keluarga Menerima Kepergian Korban


Pihak keluarga menyatakan menerima kepergian korban dengan ikhlas. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan.


Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk penyusunan laporan polisi dan penyelidikan lebih lanjut untuk melengkapi keterangan terkait peristiwa tersebut.


Peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Penanganan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian kejadian dan penyebab pasti meninggalnya korban."****





SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI 
STAF AHLI ORI RIAU dr H MISRI HASANTO,SH.,M.Kes DIMINTA SEBAGAI STAF PENGAJAR DI ITS MERANTI

STAF AHLI ORI RIAU dr H MISRI HASANTO,SH.,M.Kes DIMINTA SEBAGAI STAF PENGAJAR DI ITS MERANTI




KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Keberadaan Staf Ahli Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) DPD Riau dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Riau, termasuk di bidang Akademik. Saat ini dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes diminta oleh Rektor ITS Meranti sebagai staf pengajar (Dosen).


Hal ini diungkapkan oleh ketua IKA ITS Meranti Selamat SM,S.P saat diwawancara awak media, (28/10/2026). Memang benar staf ahli ORI Riau bapak dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes diminta oleh Rektor ITS Dr H Mustaqim,SE.,SH.,S.IP.,MM sebagai Dosen saat kegiatan Seminar, ujar Selamat.


Ketua Prodi Informatika Sandy Suwandana,S.Kom.,M.Kom membenarkan bahwa Bapak dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes menjadi Dosen salah satu mata kuliah pada program studi informatika ITS Meranti. Saya sudah tanda tangan jadwal perkuliahannya tanggal 26 Oktober 2026.


Dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes menanggapi diminta sebagai staf pengajar ITS Meranti dengan baik. Terima kasih saya ucapkan pada bapak Rektor Dr H Mustaqim,SE.,SH.,S.IP.,MM yang telah bersedia memberikan amanah sebagai Dosen. Insya Allah amanah ini akan saya laksanakan sebaik baiknya dan penuh dengan tanggung jawab, ujar dr H Misri."****






LIPUTAN     :    REDAKSI
EDITOR        :    REDAKSI 
KOTI MAHATIDANA MPC PP Kepulauan Meranti Kembali Dipercaya Sebagai Komandan Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke‑98

KOTI MAHATIDANA MPC PP Kepulauan Meranti Kembali Dipercaya Sebagai Komandan Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke‑98


 





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Syahroni dari KOTI MAHATIDANA Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Meranti kembali dipercaya menjabat sebagai Komandan Upacara dalam apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke‑98 tahun 2026.
 

Upacara peringatan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti pada Rabu, 28 Oktober 2026. Hadir pada apel Sumpah Pemuda tahun ini antara lain jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, para kepala perangkat daerah, unsur TNI dan Polri, pengurus organisasi kepemudaan, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan hikmat, tertib, dan lancar dari awal hingga selesai.
 

Segera setelah upacara usai, Bupati Kepulauan Meranti, selaku inspektur upacara memberikan ucapan selamat sekaligus apresiasi langsung kepada Syahroni atas keberhasilan memimpin jalannya apel peringatan.
 

Kepercayaan yang diberikan kepada Syahroni, menunjukkan pengakuan terhadap kedisiplinan, kemampuan memimpin barisan, serta komitmen KOTI MAHATIDANA MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti, dalam menjaga semangat persatuan generasi muda sesuai nilai‑nilai Sumpah Pemuda."****
 




EDITOR     :   REDAKSI 

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Polres Meranti Kobarkan Semangat Persatuan

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Polres Meranti Kobarkan Semangat Persatuan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Polres Kepulauan Meranti memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan menggelar upacara di Lapangan Apel Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Lintas Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Rabu (28/10).


Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga SH, selaku inspektur upacara. Kegiatan diikuti pejabat utama, para kapolsek jajaran, perwira, serta personel Polres Kepulauan Meranti.


Dalam amanatnya, Detis mengajak seluruh personel Polri untuk terus menanamkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 harus terus dijaga dan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas kepolisian.


"Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita jaga dan wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan merupakan kekuatan bangsa yang harus kita rawat bersama, meskipun kita memiliki perbedaan latar belakang, suku, budaya, dan bahasa," ujar Detis.


Ia menegaskan, perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dirawat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Detis juga mengingatkan bahwa semangat persatuan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


"Sebagai anggota Polri, kita harus mampu menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda melalui pelaksanaan tugas yang profesional, penuh tanggung jawab, dan humanis. Kehadiran kita harus memberikan manfaat serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat," katanya.


Melalui peringatan tersebut, ia berharap seluruh personel Polres Kepulauan Meranti semakin memperkuat solidaritas, meningkatkan integritas, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda terdahulu, lanjutnya, harus menjadi motivasi bagi setiap personel untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam pelaksanaannya, upacara berlangsung dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan ikrar Sumpah Pemuda.


Upacara berakhir sekitar pukul 08.00 WIB, dan ditutup dengan foto bersama."****





SUMBER      :     HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :     REDAKSI 
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkenda.

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkenda.







KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,        – 
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan berkendara di seluruh ruas jalan tol yang dikelola, termasuk di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Menyikapi berbagai kejadian kecelakaan lalu lintas, Hutama Karya secara berkelanjutan meningkatkan langkah pencegahan melalui edukasi keselamatan, pengawasan operasional, kesiapsiagaan petugas, serta peningkatan sarana dan prasarana jalan tol. Upaya ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap Asta Cita Pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.


Berdasarkan evaluasi terhadap sejumlah kejadian kecelakaan di ruas tol yang dikelola Hutama Karya, terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan, termasuk kondisi fisik pengemudi, tingkat konsentrasi, jarak aman antarkendaraan, serta kondisi kendaraan dan lingkungan jalan. Hal ini menjadi perhatian Hutama Karya untuk terus memperkuat langkah pencegahan secara menyeluruh, baik melalui peningkatan fasilitas dan layanan operasional maupun edukasi keselamatan berkendara, guna menciptakan perjalanan yang semakin aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.


Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyampaikan bahwa perusahaan terus memperkuat edukasi keselamatan berkendara melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media sosial, media konvensional, hingga media luar ruang di sepanjang jalan tol. Edukasi tersebut dilakukan secara konsisten melalui kampanye keselamatan SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) yang mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan.


“Keselamatan pengguna jalan selalu menjadi prioritas utama kami. Berbagai fasilitas keselamatan dan kesiapsiagaan petugas terus kami tingkatkan, namun kami juga ingin mengingatkan bahwa setiap pengemudi memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya. Karena itu, kami terus mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk lebih disiplin, memastikan kondisi fisik tetap prima, serta mematuhi tata tertib berkendara di jalan tol,” ujar Iwan.


Sebagai bentuk pencegahan langsung di lapangan, Hutama Karya secara rutin melaksanakan operasi keselamatan, termasuk Operasi _Microsleep_ dan Operasi Simpatik di sejumlah ruas tol yang dikelola. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kondisi pengemudi yang terindikasi mengalami kelelahan atau mengantuk, pemeriksaan kesehatan sederhana, serta pemberian kopi dan makanan ringan sebagai bentuk perhatian kepada pengguna jalan. Pengemudi yang mengalami kelelahan juga diimbau untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, petugas operasional secara berkelanjutan melakukan patroli bergerak untuk memantau kondisi lalu lintas, mengidentifikasi potensi bahaya, serta memberikan penanganan dini terhadap kondisi yang berisiko bagi keselamatan.


Dari sisi infrastruktur, Hutama Karya juga terus melakukan evaluasi dan peningkatan fasilitas keselamatan jalan melalui pemasangan dan pemeliharaan rambu peringatan, _rumble strip_, lampu peringatan, marka reflektif, serta perlengkapan keselamatan lainnya pada titik-titik yang memerlukan peningkatan kewaspadaan. Berbagai fasilitas tersebut berfungsi membantu pengemudi mengenali kondisi jalan, memberikan peringatan tambahan, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara pada malam hari maupun dalam kondisi jarak pandang terbatas.


Selain itu, Hutama Karya turut memperkuat pengawasan terhadap kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih atau _Over Dimension Over Loading_ (ODOL) melalui operasi bersama pemangku kepentingan terkait. Kendaraan ODOL memiliki risiko keselamatan yang lebih tinggi karena dapat mengalami penurunan kemampuan pengereman, kestabilan, dan pengendalian kendaraan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, termasuk meningkatkan risiko tabrakan dari belakang maupun kecelakaan beruntun. Melalui pengawasan dan edukasi yang berkelanjutan, Hutama Karya mendorong kepatuhan pengemudi serta pelaku usaha angkutan barang terhadap ketentuan dimensi dan muatan kendaraan.


Sejalan dengan berbagai upaya tersebut, Hutama Karya terus menggaungkan kampanye keselamatan SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) yang mencakup lima pesan utama, yakni SETUJU Keselamatan adalah Nomor Satu, SETUJU Pastikan Kondisi Kendaraan Prima, SETUJU Tidak Ngebut di Jalan Tol, SETUJU untuk Istirahat Jika Lelah atau Mengantuk, serta SETUJU Zero ODOL di Jalan Tol. Kelima pesan ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mulai dari memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi hingga mematuhi ketentuan berkendara selama perjalanan.


Hutama Karya juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman, menggunakan sabuk pengaman, serta mematuhi ketentuan penggunaan lajur. Pengemudi diimbau untuk tidak melakukan lane hogging, yaitu menggunakan lajur kanan secara terus-menerus tanpa keperluan mendahului kendaraan lain, karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan memicu manuver berisiko. Selain itu, bahu jalan hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat dan tidak boleh digunakan untuk berhenti atau beristirahat tanpa alasan mendesak. Kendaraan yang berhenti di bahu jalan berpotensi tertabrak kendaraan lain, terutama apabila pengemudi yang melintas mengalami penurunan konsentrasi atau kehilangan kendali.


“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk benar-benar menerapkan pesan SETUJU dalam setiap perjalanan. Jangan memaksakan diri ketika lelah atau mengantuk, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, patuhi batas kecepatan, hindari kendaraan ODOL, dan gunakan lajur sesuai peruntukannya. Apabila membutuhkan istirahat, manfaatkan tempat istirahat yang tersedia dan jangan berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Kami percaya bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, karena tujuan terpenting dari setiap perjalanan adalah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat,” tambah Iwan.


Hutama Karya menegaskan bahwa setiap kejadian kecelakaan menjadi perhatian serius perusahaan untuk terus melakukan evaluasi dan memperkuat langkah pencegahan secara menyeluruh. Melalui peningkatan kesiapsiagaan petugas, pemantauan kondisi jalan, penguatan fasilitas keselamatan, serta edukasi yang dilakukan secara konsisten, perusahaan berupaya membangun budaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab di seluruh ruas jalan tol yang dikelola.


Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya akan terus memperkuat implementasi kampanye SETUJU sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan andal. Upaya ini sekaligus mendukung terwujudnya konektivitas nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan masyarakat, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah. 


Untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol yang dikelola Hutama Karya, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi _Mozy_ atau mengikuti akun media sosial resmi _@HutamaKaryaTollRoad_. Apabila mengalami kendala maupun kondisi darurat selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Terintegrasi Hutama Karya di 150-700, melalui _WhatsApp_ 08112-77000, atau memanfaatkan fitur SOS pada aplikasi _Mozy_ untuk mendapatkan bantuan petugas. Hutama Karya senantiasa hadir memberikan pelayanan dan respons yang cepat demi memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, memberikan stimulus kepada masyarakat melalui penghapusan 100 persen sanksi administrasi atau denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).


Program relaksasi pajak tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 31 Desember 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang memiliki tunggakan sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.


Penghapusan denda tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kepulauan Meranti Nomor 365/HK/KPTS/X/2026 tentang Pemberian Stimulus PBB-P2 berupa Pengurangan Sanksi Pajak Daerah Tahun 2026.


Kebijakan itu juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-18 yang diperingati pada 19 Desember 2026.


Dengan adanya program tersebut, wajib pajak yang memiliki tunggakan PBB-P2 dapat menyelesaikan kewajibannya tanpa dikenakan sanksi administrasi berupa denda keterlambatan. Masyarakat cukup membayar pokok pajak sesuai ketentuan yang berlaku.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan, relaksasi tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama wajib pajak yang masih memiliki tunggakan PBB-P2.


“Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-18 Kabupaten Kepulauan Meranti, pemerintah daerah memberikan relaksasi berupa penghapusan denda administrasi PBB-P2 sebesar 100 persen hingga akhir tahun 2026. Kami berharap kebijakan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya,” ujar Asmar.


Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata menjadi momentum seremonial, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Karena itu, Asmar mengimbau masyarakat yang masih memiliki tunggakan PBB-P2 agar segera memanfaatkan program tersebut sebelum masa relaksasi berakhir.


“Saya mengajak masyarakat yang masih memiliki tunggakan PBB-P2 agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kepatuhan membayar pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” katanya.


Asmar menambahkan, penerimaan pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kepulauan Meranti.


“Melalui kesadaran dan kepatuhan membayar pajak, kita turut berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.


Penerimaan PBB-P2 Baru Capai 77,80 Persen


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kepulauan Meranti Agusyanto mengatakan, penghapusan denda tersebut diharapkan menjadi momentum bagi wajib pajak untuk menyelesaikan tunggakan tanpa terbebani akumulasi sanksi administrasi.


Menurut dia, program tersebut juga menyasar masyarakat yang selama ini menunda pembayaran karena besarnya denda yang harus dibayarkan bersamaan dengan pokok pajak.


Berdasarkan data Bapenda Kepulauan Meranti per 20 Oktober 2026, realisasi penerimaan PBB-P2 tercatat sebesar Rp3.112.005.516, atau 77,80 persen dari target penerimaan sebesar Rp4 miliar.


Di sisi lain, masih terdapat sekitar 28 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026 yang belum tertagih.


Untuk mengejar target penerimaan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat, Bapenda Kepulauan Meranti akan menggencarkan sosialisasi program penghapusan denda hingga ke tingkat desa dan kelurahan.



Sosialisasi tersebut akan dibarengi dengan penagihan aktif kepada wajib pajak, khususnya terhadap objek pajak potensial yang belum memenuhi kewajibannya.


Bapenda juga akan mengoptimalkan layanan jemput bola melalui mobil pelayanan keliling. Selain itu, akses pembayaran secara digital akan terus didorong agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.


Ditargetkan Tambah Penerimaan hingga Rp600 Juta


Bapenda Kepulauan Meranti memproyeksikan program relaksasi tersebut dapat memberikan tambahan penerimaan PBB-P2 sekitar Rp546 juta hingga Rp600 juta hingga akhir masa program.


Proyeksi tersebut disusun berdasarkan sejumlah indikator, antara lain potensi penerimaan, anomali data, durasi pelaksanaan program, tingkat kepatuhan wajib pajak, serta evaluasi capaian penerimaan pada tahun sebelumnya.


Pemkab Kepulauan Meranti berharap kebijakan penghapusan denda tersebut dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan kepatuhan pada tahun-tahun berikutnya.


Masyarakat yang masih memiliki tunggakan PBB-P2 diimbau tidak menunggu hingga batas akhir dan segera memanfaatkan program penghapusan 100 persen denda administrasi tersebut.


Program relaksasi PBB-P2 ini berlaku hingga 31 Desember 2026."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI