Sabtu, 18 April 2026

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia dan akan Dimakamkan di Pekanbaru

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia dan akan Dimakamkan di Pekanbaru






KabarPesisrNews.Com
JAKARTA,     - 
Kabar duka datang dari dunia pers. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.


Zulmansyah mengembuskan napas terakhir pada pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung.


Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Pengurus PWI Pusat, Novrizon Burman. Ia menyampaikan bahwa almarhum wafat setelah sempat mendapatkan penanganan medis.


"Benar, beliau meninggal dunia dini hari tadi di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung," ujar Novrizon.


Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi dunia jurnalistik Indonesia, khususnya bagi keluarga besar PWI.


Semasa hidupnya, Zulmansyah dikenal aktif dalam pengembangan organisasi serta mendorong peningkatan profesionalisme wartawan di Tanah Air.


Jenazahnya sempat disemayamkan di RSUD Tangerang sebelum diterbangkan ke Pekanbaru untuk dimakamkan hari ini.
Lahir 2 Juli 1972 di Banda Aceh, Zulmansyah sehari-hari berpembawaan ceria, murah senyum dan dikenal ramah.


Pada Jumat petang Zul bersama Ketua Umum PWI Pusat Achmad Munir masih menghadiri deklarasai Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Jakarta.


Sebelum menjabat Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah pernah menjabat Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), setelah terjadinya masalah internal di organisasi kewartawanan tertua itu.


Dalam kongres terakhir yang berlangsung di Cikarang, Zul mendukung Munir yang kemudian terpilih menjadi Ketua Umum PWI Pusat menggantikan Hendri Ch Bangun."****






EDITOR        :      REDAKSI
GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau, Ketua Umum: Prestasi Spektakuler Selamatkan Generasi Bangsa

GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau, Ketua Umum: Prestasi Spektakuler Selamatkan Generasi Bangsa






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   – 
Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Riau atas keberhasilan dalam mengungkap peredaran gelap narkotika sepanjang Januari hingga April 2026.


Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP GRANAT, Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H., dalam surat resmi tertanggal 17 April 2026. Ia menilai kinerja Polda Riau bersama seluruh jajaran menunjukkan capaian luar biasa dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya.


“Keberhasilan ini merupakan prestasi yang sangat spektakuler dan membanggakan. Ini menunjukkan kesungguhan, profesionalitas, serta komitmen kuat jajaran Polda Riau dalam memerangi peredaran narkotika,” tegasnya.


Sepanjang periode Januari hingga April 2026, Polda Riau berhasil mengungkap 1.026 kasus dengan 742 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, aparat turut menyita barang bukti dalam jumlah besar, antara lain sabu seberat 77,22 kilogram, heroin 23,27 kilogram, ekstasi sebanyak 46.795 butir, ganja 28,69 kilogram, serta psikotropika jenis Happy Five sebanyak 10.111 butir. Selain itu, diamankan pula narkotika jenis atomidate sebanyak 592 botol dan happy water sebanyak 440 pcs.


Menurut Henry, capaian tersebut juga menjadi indikator bahwa wilayah Riau, khususnya jalur pesisir, masih menjadi salah satu pintu masuk jaringan narkotika internasional, terutama di wilayah Rokan Hilir.


Ia menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas terhadap pelaku, termasuk oknum aparat yang terlibat, serta penguatan sinergi lintas sektor.


“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi serta dukungan terhadap upaya rehabilitasi,” ujarnya.


GRANAT juga menilai pendekatan yang dilakukan Polda Riau tidak hanya bersifat represif, tetapi juga strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dari hulu hingga hilir.


Atas dedikasi dan kerja keras tersebut, Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Riau yang dinilai telah berkontribusi nyata dalam menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau






SUMBER       :      BIDHUMAS POLDA RIAU 
EDITOR         :      REDAKSI 

Siswa Meninggal  Akibat Ledakan Praktik Sains, Guru di Siak Ditetapkan Tersangka

Siswa Meninggal Akibat Ledakan Praktik Sains, Guru di Siak Ditetapkan Tersangka





KabarPesisirNews.Com
SIAK, RIAU -
Polres Siak, menetapkan seorang oknum guru berinisial IP, ( 35 )  jadi tersangka dalam kasus kecelakaan fatal berupa ledakan yang menyebabkan meninggalnya seorang siswa saat ujian praktik sains di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islamic Center Siak, Provinsi Riau. 


Kaporles Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menjelaskan, penetapan tersangka IP didasarkan unsur kealpaan atau kelalaian.


Tersangka IP sudah mengetahui bahwa karya siswa tersebut dapat mengeluarkan ledakan. Korban juga sudah memaparkan bahan-bahan yang digunakan serta cara kerjanya. Namun, tersangka tetap memberikan izin kepada korban untuk mempraktikkannya di lapangan hingga terjadi insiden mematikan ini," kata Kapolres di Siak, Selasa, 14 April 2026,


Dia mengatakan dalam kasus ini, " pihak kepolisian telah memeriksa 16 saksi, termasuk siswa, guru, dan dokter forensik. 


Sejumlah barang bukti juga telah disita, di antaranya printer 3D, laptop dan Kamera. Kemudian pecahan material printing 3D berbentuk popor dan lade senapan, dua buah besi hitam panjang 70,5 centimeter dan 81 cm serta 60 butir besi bulat.Tak hanya itu juga ada serbuk hitam, sumbu, mancis, dan potongan obat nyamuk yang diduga sebagai bahan pemicu ledakan.


Tersangka IP dijerat dengan Pasal 474 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atas kealpaannya yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.


Tersangka terancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda kategori V, " tutur Kapolres. 


Kronologis Maut :


Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 8 April 2026, saat sekolah sedang menyelenggarakan kegiatan "Science Show" atau ujian praktik mata pelajaran IPA. Korban, seorang siswa kelas IX berinisial MAA, (15 ) bersama kelompoknya hendak memperagakan hasil karya berupa senapan rakitan yang dibuat menggunakan teknologi 3D Printer di lapangan sekolah.


Ketika dimulai, yang bersangkutan memperingatkan teman-temannya untuk menjauh dari lokasi. Akan tetapi saat korban mengambil posisi dan melakukan tembakan, senapan 3D rakitan tersebut justru meledak.



Suara ledakan yang sangat keras terdengar hingga menghamburkan pecahan material senapan ke arah aula dan dinding kelas. Nahas, serpihan ledakan tersebut mengenai bagian wajah dan kepala korban. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Siak, nyawa remaja tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.


Semoga hal naas  seperti ini tidak pernah lagi terjadi di dunia pendidikan kita. Dan ini perlu dijadikan perhatian serius oleh semua pihak sekolah agar hal - hal yang tidak diinginkan, apapun itu tidak akan pernah terjadi."****





LIPUTAN SIAK    :   RUSTAM
EDITOR                :   REDAKSI
Perkuat SDM Lokal, Kabid Tenaga Kerja LMRB Siak Siap Perjuangkan Putra Daerah

Perkuat SDM Lokal, Kabid Tenaga Kerja LMRB Siak Siap Perjuangkan Putra Daerah






KabarPesisirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU,   -
17   April.  2026.
Kabid Tenaga Kerja Laskar Melayu Radar Bersatu (LMRB) Kabupaten Siak, Datuk Erwan Candra, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak dan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah asal Melayu. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan di wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada Jumat (17/04/2026).
 

Dt. Erwan Candra menekankan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal agar tenaga kerja lokal dapat terserap di perusahaan-perusahaan yang beroperasi, khususnya di kawasan Perawang dan di seluruh wilayah Kabupaten Siak pada umumnya.
 

Namun, ia juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, putra daerah yang bekerja harus benar-benar memiliki kompetensi dan bekerja secara profesional.
 

"Kami siap perjuangkan putra tempatan Melayu dalam hal tenaga kerja. Namun, asal betul-betul bekerja profesional di perusahaan yang ada di Perawang khususnya dan Siak umumnya," tegas Dt. Erwan Candra.
 

Pernyataan ini disambut baik oleh para hadirin, karena sejalan dengan upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing di dunia industri."****





LIPUTAN TUALANG SIAK    :    ANGGA 
EDITOR          :   REDAKSI
PW dan 5 PD se-Sumsel Resmi Dilantik, Yudhistira Ajak IWO Kontrol Lingkungan di Muba Sebagai Kawasan Tambang Minyak

PW dan 5 PD se-Sumsel Resmi Dilantik, Yudhistira Ajak IWO Kontrol Lingkungan di Muba Sebagai Kawasan Tambang Minyak





KabarPesisirNews.Com
MUBA SUMSEL,   -
Panji organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) di bawah kepemimpinan H Teuku Yudhistira Adi Nugraha, M.I.Kom terus berkibar di seluruh tanah air. Setelah menuntaskan pelantikan di beberapa wilayah tengah dan timur, pada Jumat siang (17/4/2026) panji organisasi wadah wartawan online ini kembali berkibar di Sumatera Selatan (Sumsel) seiring dengan pelantikan secara kolektif kepengurusan Wilayah IWO Sumatera Selatan (Sumsel) beserta 5 Pengurus Daerah IWO se-Sumsel dalam kegiatan yang digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin (Muba).


Tampak hadir dalam kegiatan sakral tersebut Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet, jajaran Forkopimda Muba, Sekda, perwakilan Gubernur Sumsel dan sejumlah perwakilan dari Kabupaten Lainnya.


Prosesi seremonial pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, pemberian SK hingga penyerahan pataka kepada masing-masing ketua yakni PW Sumsel, PD Musi Banyuasin, PD Musi Rawas Utara (Muratara), PD Lahat, PD OKU Timur dan PD Lubuk Linggau.


Di momen tersebut, Ketua Umum IWO Teuku Yudhistira mengatakan, pelantikan ini menjadi bukti eksistensi IWO di tanah air selama 2 tahun masa kepemimpinannya.


"Meski rintangan dan berbagai dinamika terus menerpa, hingga saat ini IWO yang menjadi payung kita bersama, sampai saya ini masih eksis dan terus berkembang. Rekan-rekan saya harap tidak terganggu dengan polemik yang ada, karena kita tetap on the track dalam membesarkan IWO tanpa embel-embel menjadikan organisasi ajang mencari keuntungan pribadi," tegasnya. 


Karena itu, untuk mewujudkan cita-cita bersama, Yudhistira berharap, seluruh anggota di jajaran PW dan PD IWO se-Sumsel bisa langsung bergerak cepat menjalankan program-program sebagai upaya membesarkan organisasi di masing-masing wilayah.


"Tentunya di samping bersinergi dan berkolaborasi dengan forkopimda kita tidak bisa melupakan peran pers sebagai kontrol sosial. 


Seperti di Muba yang dikenal sebagai negeri petro-dollar mengingat 40 persen dari seluruh Sumut minyak di tanah air ada di Muba ini. Tentunya ini perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam menjaga lingkungan. Jangan hanya menyedot hasil buminya, tapi lingkungannya tidak dijaga. Disini peran IWO dituntut untuk melakukan kontrol," ungkapnya.


Pada kesempatan itu, Ketua PD IWO Musi Banyuasin, Sandi Andika, SH selaku tuan rumah turut menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya merupakan kepengurusan yang sah dan memiliki legitimasi organisasi yang jelas.


“Dengan telah dilantiknya kepengurusan ini, kami tegaskan bahwa PD IWO Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan saya adalah kepengurusan yang sah. Ini adalah amanah organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas,” tegas Sandi Andika.


Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas dan tidak terpecah oleh kepentingan yang dapat merusak marwah organisasi. "Kami mengajak seluruh anggota untuk tetap solid, menjaga kekompakan, dan bersama-sama membesarkan IWO di Musi Banyuasin,” tambahnya.


Hal senada juga disampaikan Ketua PW IWO Sumsel Reinaldy Stanza. Ia berharap seluruh jajarannya terus menjadi soliditas agar seluruh program IWO bisa terlaksana dan cita-cita menjadi konstituen Dewan Pers bisa segera terealisasi.


Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, H.M.Toha Tohet, SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan IWO wilayah Sumatera Selatan dan pengurus daerah se-Sumatera Selatan periode 2025–2030 dan berharap organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah.Kami menyambut baik kehadiran dan pelantikan PD IWO Musi Banyuasin. 


"Pemerintah daerah membutuhkan peran media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Namun demikian, kami juga berharap IWO tetap menjaga independensi dan profesionalisme,” ujarnya 


Ia juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga keseimbangan informasi serta mendukung pembangunan daerah secara konstruktif."****





SUMBER    :   HUMAS PP IWO
EDITOR      :   REDAKSI 

Jumat, 17 April 2026

DPW Radar Bersatu Kab. Siak Hadiri Halal Bihalal, Ditekankan Pentingnya Persatuan Laskar Melayu

DPW Radar Bersatu Kab. Siak Hadiri Halal Bihalal, Ditekankan Pentingnya Persatuan Laskar Melayu






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
16 April 2026 – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Laskar Melayu Riau Daratan (Radar Bersatu) Kabupaten Siak menghadiri undangan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar MPP Laskar Melayu Bijuangsa dan Laskar Melayu SE Provinsi Riau. Acara yang penuh keakraban ini berlangsung di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Kamis (16/04/2026).
 

Dalam sambutannya, Panglima Utama MPP Dato’ Muhammad Uzer mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan. Ia mengapresiasi kehadiran para tokoh dan pimpinan organisasi yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan masing-masing.
 

"Alhamdulillah, terima kasih karena di tengah kesibukan semuanya, Bungo dan Panglimo bisa hadir dalam jemputan kami. Apapun laskar nyo, kito wajib bersatu di bumi Melayu," ujar Dt. Muhammad Uzer dengan tegas.
 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Sri H. Taufik Ikram Jamil, dalam kesempatan tersebut menekankan semangat kebangkitan dan persatuan. Ia menegaskan bahwa orang Melayu harus terus bersemangat dalam membangun negeri, dan seluruh elemen Laskar harus saling kompak.
 

"Melayu harus semangat dalam membangun negeri dan semua Laskar harus kompak. Ingatlah sejarah, pada abad ke-8 Kerajaan Melayu sangat disegani dunia. Sebut saja Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Siak Raja Kecik yang dahulunya menguasai Selat Malaka sebelum bergabung dengan NKRI," papar Datuk Taufik.
 

Kehadiran rombongan DPW Radar Bersatu Kabupaten Siak dalam acara ini semakin mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antar organisasi pencinta budaya Melayu di Provinsi Riau."****






LIPUTAN      :     ANGGA 
EDITOR         :     REDAKSI 
Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik

Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik

    



KabarPesisirNews.Com
ROKAN HILIR RIAU,   -
Usai mengukuhkan Duta Anti Narkoba Polda Riau di Pekanbaru, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/4/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah cooling system pasca aksi unjuk rasa yang sempat terjadi, sekaligus upaya membangun kembali kepercayaan publik dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir tersebut.


Kapolda hadir bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustatius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta jajaran Pejabat Utama Polda Riau. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama Panipahan.


Setibanya di Panipahan, Kapolda dan rombongan langsung melaksanakan silaturahmi dan dialog terbuka bersama masyarakat. Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus refleksi bersama atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.


Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Panipahan.


“Secara pribadi maupun sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Irjen Herry.


Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi Polri, khususnya dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penanganan narkoba.


“Kami menyadari bahwa apa yang terjadi tidak terlepas dari ketidakpuasan masyarakat. Ini menjadi evaluasi bagi kami bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” lanjutnya.  


Ia juga menekankan bahwa peristiwa Panipahan harus dimaknai sebagai momentum perubahan.


“Peristiwa ini menjadi wake-up call bagi kami. Pengingat keras agar kami benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap permasalahan secara nyata,” kata lulusan Akpol 1996 ini.


Dalam dialog tersebut, Kapolda mengungkap bahwa salah satu akar persoalan yang ditemukan di lapangan adalah belum terbangunnya komunikasi yang kuat antara aparat dan masyarakat. 


Untuk itu, ia meminta agar ke depan dibangun mekanisme komunikasi yang lebih terbuka, termasuk melalui forum bersama maupun kanal komunikasi langsung antara tokoh masyarakat dan aparat.


Sebagai bagian dari langkah korektif, Irjen Herry juga menegaskan bahwa Polda Riau telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap personel di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat dan penempatan personel baru yang telah melalui pemeriksaan ketat.


“Kami sudah melakukan evaluasi dan pembenahan. Personel yang bertugas harus benar-benar bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda bersama rombongan juga melakukan pengecekan terhadap personel yang baru ditempatkan, termasuk pelaksanaan tes urine sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.


Selain pendekatan keamanan, Kapolda juga menekankan pentingnya solusi sosial dan ekonomi dalam menangani persoalan narkoba. Salah satunya melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada masyarakat nelayan Panipahan.


“Kita tidak bisa hanya bicara penindakan. Kita juga harus membantu masyarakat agar memiliki alternatif ekonomi yang lebih baik. Ketika ekonomi bergerak, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Induk Panipahan, di mana Kapolda bersama para Duta Anti Narkoba memberikan imbauan langsung kepada masyarakat serta membagikan kaos kampanye anti narkoba.


Selanjutnya, Kapolda juga mengunjungi Yayasan Perguruan Kartini Panipahan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar dalam program Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba). 


Dalam kesempatan tersebut, para duta mengajak generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta menyelesaikan persoalan secara musyawarah tanpa kekerasan.


Rangkaian kegiatan ditutup di kawasan Pekong Imigrasi Panipahan dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan serta penyerahan bantuan mesin ketinting secara simbolis kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolda kembali menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi.


“Kalau ada persoalan, jangan diselesaikan dengan merusak atau melakukan tindakan anarkis. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Kita harus mengedepankan musyawarah dan dialog,” tegasnya.


Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, untuk turut mengambil peran dalam menyejukkan suasana dan membangun kembali harmoni sosial di Panipahan.


“Kami ingin tidak ada lagi jarak antara Polri dan masyarakat. Kita harus membangun kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama yang kuat demi menciptakan Panipahan yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutupnya. 


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau






SUMBER   :   BIDHUMAS POLDA RIAU
EDITOR     :    REDAKSI 

Kamis, 16 April 2026

Polri Rilis DPO Kasus Narkoba: Handoko Buron Terkait Jaringan Sabu di Pekanbaru

Polri Rilis DPO Kasus Narkoba: Handoko Buron Terkait Jaringan Sabu di Pekanbaru






KabarPesisirNews.Com
​JAKARTA,   – 
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba resmi menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pria bernama Handoko (40). Penetapan ini tertuang dalam surat nomor DPO/ 53 /IV/2026/Dittipidnarkoba yang dikeluarkan pada 10 April 2026.


​Kronologi dan Keterlibatan
​Handoko ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu. Peristiwa pidana tersebut diketahui terjadi di kawasan Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Jumat malam, 10 April 2026.


​Dalam pelariannya, Handoko diduga kuat berkaitan dengan jaringan tersangka lain atas nama Wahyu Hidayat alias Wahyu Bin Solekan. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal terkait dalam KUHP terbaru tahun 2023 dan UU Penyesuaian Pidana 2026.


​Profil dan Ciri-Ciri Tersangka
​Pihak kepolisian merilis detail identitas tersangka guna memudahkan masyarakat dalam melakukan identifikasi:
​Nama: Handoko
​Tempat/Tanggal Lahir: Pekanbaru, 12 Januari 1986
​Jenis Kelamin: Laki-laki
​Pekerjaan Terakhir: Wiraswasta
​Alamat Terakhir: Dusun II Kepanasan, RT 001/RW 001, Kelurahan Senama Nenek, Kec. Tapung Hulu, Kab. Kampar, Riau.
​Ciri Fisik: Tinggi badan ±165 cm, berat badan ±65 kg, rambut pendek hitam ikal, mata belo (lebar), dan kulit sawo matang.


​Imbauan Kepolisian
​Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, meminta masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan tersangka untuk segera melapor.


​"Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Handoko, diharapkan segera menghubungi penyidik atau kantor kepolisian terdekat, atau melalui nomor telepon operasional di 0813-4399-1491," tulis keterangan dalam dokumen tersebut.


​Polri menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika ini demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."****






EDITOR         :    REDAKSI 
Wabup Siak,  Syamsurizal Sampaikan LKPJ 2025 : Paparkan Capaian Kinerja

Wabup Siak, Syamsurizal Sampaikan LKPJ 2025 : Paparkan Capaian Kinerja





Kabarpesisirnews.com, 
SIAK RIAU,    – 
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Siak Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Siak, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Putri Kacamayang, Selasa (14/4/2026).


Syamsurizal menyampaikan, berbagai capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Siak sepanjang tahun 2025. Ia menjelaskan, diri nya bersama Bupati Siak baru dilantik pada 4 Juni 2025 lalu, pelaksanaan pemerintahan efektif berjalan selama kurang lebih enam bulan.


“Meski dalam waktu yang relatif singkat, Pemerintah Kabupaten Siak tetap berkomitmen menjalankan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.


Di bidang pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Siak terus berupaya meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), guna mengurangi ketergantungan terhadap Dana Transfer dari Pusat.


“Tentu strategi yang kita lakukan meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, serta optimalisasi sumber-sumber pendapatan lainnya,” sebutnya.


Ia merinci, target pendapatan daerah dalam APBD Tahun 2025 sebesar Rp2,626 triliun, dengan realisasi mencapai Rp2,241 triliun atau sebesar 85,32 persen.


Sementara itu, realisasi PAD mencapai Rp388 miliar atau sebesar 64,10 persen.
Pada sisi belanja daerah, anggaran tahun 2025 disusun berbasis kinerja dan difokuskan untuk mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten.


Hal ini mencakup 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib non-pelayanan dasar, 5 urusan pemerintahan pilihan, 5 fungsi penunjang, serta 4 fungsi pendukung dan pengawasan.


Namun demikian, realisasi belanja dan transfer daerah belum sepenuhnya terserap akibat keterbatasan kemampuan keuangan daerah, sehingga pemerintah harus melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran.


Lebih lanjut, Syamsurizal juga memaparkan indikator makro pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 5,87 persen, dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,37 persen.


Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,40 persen, turun 0,68 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka 5,08 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak tahun 2025 tercatat sebesar 77,19, meningkat 0,67 poin dari tahun 2024 sebesar 76,52.


“Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak saat ini masih berada di peringkat ketiga tertinggi di Provinsi Riau, setelah Kota Pekanbaru dan Kota Dumai,” jelasnya.


Ia berharap, penyampaian LKPJ ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama serta memperoleh masukan konstruktif dari DPRD Kabupaten Siak.


“Kami berharap laporan ini mendapatkan masukan dan pandangan positif dari anggota DPRD Kabupaten Siak demi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” pintanya.


Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Siak, Syarif, didampingi Wakil Ketua II Laiskar Jaya, serta dihadiri 24 anggota DPRD. Turut hadir pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Siak, instansi vertikal, pimpinan BUMD, serta perwakilan Lembaga Adat Melayu Siak."****







LIPUTAN SIAK    :    RUSTAM
EDITOR                :    REDAKSI
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., menerima kunjungan silaturahmi jajaran PLN Selatpanjang di ruang rapat Wakil Bupati, Kamis (16/04/2026).


Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Meranti, di antaranya para Asisten dan Kepala Bagian. Dari pihak PLN hadir General Manager UID Riau–Kepri Didik Wicaksono, Manager Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Kepulauan Meranti Rony Saputra, serta jajaran lainnya.


Manager UP3 Kepulauan Meranti, Rony Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya secara terbuka memaparkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, terutama terkait kondisi geografis Meranti yang cukup menantang.


Menurutnya, Wakil Bupati langsung merespons dengan memberikan dukungan penuh agar berbagai persoalan kelistrikan dapat segera ditindaklanjuti.


“Pak Wakil Bupati langsung mendelegasikan dan mendorong agar kendala yang ada bisa segera dieksekusi. Koordinasi di Meranti ini sangat baik dan saling mendukung,” ujarnya.


Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam menjaga stabilitas layanan listrik, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri.


Sementara itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi atas peningkatan pelayanan listrik, khususnya selama Ramadan hingga Idulfitri yang beririsan dengan tradisi sembahyang kubur (Ceng Beng) masyarakat Tionghoa.


Ia mengungkapkan, pada tahun-tahun sebelumnya, pemadaman listrik kerap terjadi pada waktu-waktu krusial seperti saat berbuka puasa. Namun kondisi tersebut tidak lagi terjadi tahun ini.


“Dulu sering terjadi pemadaman saat berbuka puasa. Tapi tahun ini saya tidak mendengar keluhan seperti itu dari masyarakat,” ungkapnya.


Menurut Muzamil, respons cepat PLN terhadap laporan masyarakat juga patut diapresiasi. Ia mencontohkan, saat menerima keluhan dalam kegiatan safari Ramadan di kecamatan, PLN langsung melakukan penanganan pada hari berikutnya.


Selain itu, ia juga menyoroti tantangan lain seperti gangguan jaringan akibat hewan, termasuk monyet, yang kerap terjadi di beberapa wilayah seperti Pulau Merbau. Namun, masalah tersebut kini dinilai mulai teratasi.


Di sisi lain, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan listrik, terutama terkait penggunaan kabel berkualitas rendah dan kebiasaan meninggalkan peralatan elektronik saat rumah kosong.


“Ini penting untuk mencegah kebakaran. Kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan listrik,” tambahnya.


Pertemuan tersebut diakhiri dengan harapan agar sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus terjaga dan semakin ditingkatkan.


Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pelayanan listrik di wilayah kepulauan tersebut semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan."****





LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
Polres Kep Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Polres Kep Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur





KabarPesisirNews.Com
SEPANJANG RIAU,    -
Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti berhasil menangkap seorang guru honorer yang diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan pada Rabu (15/4/2026) sekira pukul 17.00 WIB.


Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, S.H., M.H. membenarkan penangkapan tersebut.


Pelaku berinisial A, 44 tahun, warga Jl. Budaya Gg. Nurul Iman, Kel. Selatpanjang Timur, Kec. Tebing Tinggi, berprofesi sebagai karyawan honorer. Korban berinisial APF, 14 tahun, merupakan mantan murid pelaku saat masih duduk di bangku kelas 6 SD.


*Kronologi Kejadian*


Kasus ini terungkap setelah ibu korban berinisial S, 49 tahun, melapor ke Polres Kep. Meranti. Berdasarkan laporan polisi, peristiwa pencabulan diketahui terjadi pada Selasa, 18 April 2023 sekira pukul 09.00 WIB di ruang kelas.


Kasus terungkap pada Minggu (12/4/2026) pukul 22.00 WIB di rumah pelapor. Saat itu korban menangis sambil memeluk ibunya. Setelah ditanya, korban mengaku pernah mendapat perlakuan cabul dari wali kelasnya saat masih kelas 6 SD. Korban menyebut perbuatan tersebut dilakukan pelaku sebanyak 6 kali di dalam kelas dan disaksikan oleh sejumlah murid. Korban juga mengaku sering diejek oleh salah satu temannya terkait peristiwa itu.


Mendengar pengakuan anaknya, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kep. Meranti untuk diproses hukum.


*Penangkapan Pelaku*


Menindaklanjuti laporan, Tim Gabungan Opsnal Sat Reskrim dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Kep. Meranti melakukan penyelidikan. Pada Kamis (15/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB, tim mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di rumahnya di Jl. Budaya Gg. Nurul Iman.


Atas perintah Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, S.H., M.H., tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku sekira pukul 11.00 WIB. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Kep. Meranti untuk penyidikan lebih lanjut.


*Barang Bukti & Pasal yang Disangkakan*


Polisi menyita barang bukti berupa 1 helai baju kemeja lengan panjang SD warna putih, 1 helai rok panjang SD warna merah, dan 1 helai jilbab milik korban.


Pelaku dijerat Pasal 415 huruf b Jo Pasal 417 Jo Pasal 418 Ayat 2 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.


Polres Kep. Meranti mengimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, serta segera melapor jika mengetahui adanya dugaan tindak pidana terhadap anak."****






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :   REDAKSI