Minggu, 08 November 2026

Safari Dakwah Bersama Ustaz Rahmat Baiquni, Bupati Asmar Ajak Masyarakat Perkuat Iman Hadapi Tantangan Akhir Zaman

Safari Dakwah Bersama Ustaz Rahmat Baiquni, Bupati Asmar Ajak Masyarakat Perkuat Iman Hadapi Tantangan Akhir Zaman





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, menghadiri secara langsung kegiatan Safari Dakwah bersama dai nasional Ustaz Rahmat Baiquni yang mengangkat tema “Penguatan Nilai-Nilai Keislaman dan Penguatan Fondasi Keimanan Masyarakat dalam Menghadapi Tantangan Akhir Zaman”. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Darul Ulum, Jalan Siak, Selatpanjang, Minggu (8/11/2026) malam.


Kegiatan Safari Dakwah ini menjadi salah satu upaya memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan pemahaman agama, serta membangun ketahanan moral dan spiritual masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan pada era modern.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, serta jajaran tim Safari Dakwah.


Hadir pula para camat, kepala desa dan lurah, Ketua Komunitas Laskar Berbagi Ummah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jamaah dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Bupati H. Asmar menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Ustaz Rahmat Baiquni yang telah berkenan hadir di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melaksanakan Safari Dakwah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Al-Mukarrom Ustaz Rahmat Baiquni di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kehadiran Ustaz menjadi momentum yang tepat bagi kita semua untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta membangun ketahanan moral dan spiritual di tengah masyarakat,” ujar Asmar.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Laskar Berbagi Ummah yang telah bekerja sama dengan Dai Transformatif Dompet Dhuafa dalam menyelenggarakan kegiatan Safari Dakwah tersebut.


Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dan strategis, tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan agama, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.


Asmar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan Safari Dakwah karena menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat.


Ia menyadari bahwa kesibukan dalam menjalankan roda pemerintahan terkadang menghadirkan jarak formal antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan seperti Safari Dakwah, pemerintah daerah berupaya hadir secara langsung, bertatap muka, bersalaman, serta membangun kedekatan emosional tanpa sekat.


“Melalui Safari Dakwah ini, kami selaku jajaran pemerintah daerah ingin turun langsung, bertatap muka, bersalaman, dan merasakan kedekatan emosional yang erat dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Bupati Asmar menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, seperti infrastruktur jalan, gedung, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Menurutnya, pembangunan mental, spiritual, karakter, dan akhlak masyarakat merupakan fondasi penting yang harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik.


Ia berharap melalui tausiyah yang disampaikan Ustaz Rahmat Baiquni, masyarakat dapat memperoleh pencerahan, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.


“Pembangunan sebuah daerah tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata. Pembangunan mental-spiritual, karakter, dan akhlak masyarakat justru menjadi fondasi utama. Melalui tausiyah yang akan disampaikan guru kita nanti, mari kita bersihkan hati dan segarkan kembali komitmen untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik,” pesannya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti rangkaian Safari Dakwah dengan khusyuk, tertib, dan penuh perhatian hingga kegiatan selesai.


Ia berharap seluruh masyarakat yang hadir mendapatkan manfaat dari tausiyah yang disampaikan serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.


“Semoga setiap langkah kaki kita menuju majelis ini dicatat sebagai amal ibadah yang berlipat ganda,” tuturnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Ustaz Rahmat Baiquni. Dalam suasana penuh khidmat, para jamaah mengikuti ceramah keagamaan yang menjadi inti dari rangkaian Safari Dakwah tersebut.


Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Kepulauan Meranti, Ustaz Rahmat Baiquni, unsur Forkopimda, panitia penyelenggara, serta para tamu undangan dan jamaah yang hadir."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR          :      REDAKSI 
Ratusan Rakit PETI Diduga Rusak Sungai Indragiri, Warga: Pulau Domo Terancam Hancur dalam Hitungan Bulan

Ratusan Rakit PETI Diduga Rusak Sungai Indragiri, Warga: Pulau Domo Terancam Hancur dalam Hitungan Bulan






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU RIAU,   -
Kerusakan ekosistem Sungai Indragiri di wilayah Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kian memprihatinkan. Pantauan awak media di lapangan, Minggu (8/11/2026), ratusan rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) berjejer di aliran sungai di Desa Sengkilo dan Desa Kuantan Tenang.


Aktivitas tersebut diduga memicu munculnya pulau-pulau pasir kecil di tengah sungai. Kondisi itu menyebabkan pendangkalan di sejumlah titik, sekaligus memicu abrasi yang memperlebar pinggiran sungai.


Sejumlah warga yang ditemui mengaku resah, namun enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.


“Aktivitas penambangan emas tanpa izin ini memang sudah tak bisa dibendung lagi nampaknya. Kami sangat berharap tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Kalau hanya berharap kepada aparat desa setempat rasanya mustahil, sebab sudah menjadi rahasia umum kalau perangkat desa malah diduga mengambil keuntungan dari maraknya PETI,” ujar salah seorang warga.


Warga tersebut juga menyebut adanya dugaan pungutan kepada setiap rakit PETI.


“Sudah menjadi rahasia umum di sini, Pak. Kalau masing-masing PETI itu menyetor uang sebesar Rp5 juta, dan tiap per gram emas yang dihasilkan dari tambang tersebut dipungut sebesar Rp30.000. Bapak tanyakan saja langsung ke masing-masing kades,” ujarnya.


Kekhawatiran warga semakin besar setelah beredar informasi bahwa aliran Sungai Indragiri yang berbatasan dengan Pulau Domo akan dijadikan lokasi baru aktivitas PETI. Pulau Domo diketahui merupakan kawasan desa lama yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat.


“Pulau Domo itu dulunya desa lama. Saya dapat kabar di aliran sungai yang berbatasan dengan Pulau Domo akan dijadikan tempat baru dari kegiatan PETI. Kami sangat berharap tindakan dari aparat penegak hukum baik dari kepolisian maupun kejaksaan bertindak dengan cepat dan tegas, tegasnya itu tanpa kompromi. Sebab jika dilakukan pembiaran, maka bisa saya pastikan kehancuran Pulau Domo itu hanya dalam hitungan bulan,” ujar warga lainnya.


Informasi soal pergeseran aktivitas PETI ke sekitar Pulau Domo turut disampaikan seorang penadah atau pembakar emas yang ditemui awak media, Robi.


“Itu sudah mulai, Bang, kegiatannya, walaupun kata sepakat dari pihak desa maupun pihak komunitas nelayan belum putus. Yang mulai kerja sekarang itu gacok-gacoknya (pemain besar). Abang lihat sendiri tadi kan, sudah berapa ratus rakit yang berjejer di sana,” ujar Robi.


Robi juga menyebut salah seorang penadah besar yang diduga telah membuka dua tempat pembakaran emas di kawasan tersebut.


“Kalau kita ini cuma pemain kecil saja, Bang. Tapi kalau di sana itu (di sepanjang bantaran Pulau Domo, red.) itu pemain-pemain besar sudah masuk, bahkan yang dari luar kabupaten pun sudah turun. Bang Yos saja sudah buka dua tempat bakaran emas di sana,” pungkasnya.


Publik kini berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan mengusut tuntas dugaan aktivitas PETI dan dugaan aliran upeti yang menyertainya, termasuk keberadaan pemain besar di balik aktivitas tersebut."****





LIPUTAN     :    RED
EDITOR        :    REDAKSI 
LAMR Kepulauan Meranti Gelar Menapak Jejak Warisan Sejarah

LAMR Kepulauan Meranti Gelar Menapak Jejak Warisan Sejarah






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti mengelar kegiatan Menapak Jejak Warisan Sejarah yang  dilaksanakan di Komplek Pemakaman Yang Mulia Tengkoe Soeloeng Tjantik Saiyid Alwi Gelar Marhum Buntat,  Jalan Teuku Umar,  Selatpanjang,  Ahad, (8/112026).


Kegiatan ini bertujuan mengingatkan sejarah orang-orang yang berjasa di negeri ini sekaligus  mendorong pelestarian makam dan situs bersejarah di Kota Selatpanjang.


Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh-tokoh pendahulu yang berjasa dan jejak sejarah yang memiliki arti penting bagi daerah.


Menurutnya, sejarah lokal merupakan bagian dari identitas dan jati diri masyarakat yang perlu dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus.


“Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sejarah daerahnya, menghormati jasa para pendahulu, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan Kepulauan Meranti,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.


Kegiatan yang diawali dengan sambutan orang-orang patut,  Juru Pelihara Situs Cagar Budaya BPK Wilayah Riau,  Tengku Fadli Fahrudin, Kerabat Kesultanan Siak Sri Indrapura,  Puan Dra Tengku Syarifah Mashanum,  Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Afrizal Cik,  dan Bupati Kepulauan Meranti yang disampaikan oleh Sekda Sudandri Jauzah.


Selanjutnya diadakan tahlil dan doa bersama yang dipimpin Datuk Ustad Muhammad Rozi.


Kemudian berlanjut pada acara pemasangan kain kuning sebagai lambang kebesaran dan kemuliaan serta penaburan bunga rampai.  Makam yang dipasang kain kuning di antaranya adalah makam Almarhum Tengku Bagus Saiyid Thoha bin Tengku Busu Syarief Ahmad Syahbudin oleh Datuk Seri Afrizal Cik.  Makam Almarhum Tengku Ngah Haji bin Tengku Endut Saiyid Daud oleh Sekdakab Kepulauan Meranti.  Makam Almarhumah Tengku Beso Syarifah Kamlah binti Tengku Bagus Saiyid Thoha oleh Kapolres Kepulauan Meranti. Makam Almarhum Tengkoe Soeloeng Tjantik Saiyid Alwi oleh Kepala Kejaksaan  Negeri.  Makam Almarhum Tengku Putra Yuda Gelar Lela Indra bin Tengku Soeloeng Tjantik oleh Pabung Kodim 0303 Bks dan Dan Pos TNI AL Selatpanjang.


LAMR Kepulauan Meranti berharap kegiatan ini dapat membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, kalangan pendidikan, tokoh sejarah, dan masyarakat dalam menjaga warisan sejarah daerah.


"Melalui langkah tersebut, sejarah Selatpanjang diharapkan tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup sebagai sumber pembelajaran, kebanggaan, dan inspirasi bagi generasi mendatang," tutupnya. 


Hadir pada kegiatan ini Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Sekdakab Sudandri Jauzah,  S.H., M.H., Ketua Umum DPH LAMR,  Datuk Seri Afrizal Cik,  Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita,  S.IK., Kepala Kejaksaan Negeri,  Ricky Makado, S.H., M.H., Pabung Kodim 0303 Bks Mayor Inf Rusli,  Danramil 02 TT Kapten Arh Efri Nasution, Dan Pos TNI AL Selatpanjang,  Lettu Laut (P)  Hadi Ismanto,  para kepala sekolah, guru sejarah,  Kerabat Kesultanan Siak Sri Indrapura,  tokoh masyarakat, tokoh wanita, insan pers dan para pelajar. 


Acara ramah tamah bagi seluruh peserta dilanjutkan di Balai Adat LAMR,  Jalan Dorak Selatpanjang. Di sini terlihat keakraban antara Forkompimda, para peserta dan Pengurus LAMR Kepulauan Meranti."****







SUMBER     :   HUMAS LAMR KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 


Respons Cepat Pengaduan Halo Pak Kapolres, Tim Raga Polres Meranti Datangi Rumah Warga yang Resah

Respons Cepat Pengaduan Halo Pak Kapolres, Tim Raga Polres Meranti Datangi Rumah Warga yang Resah






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      - 
Polres Kepulauan Meranti merespons cepat pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan Halo Pak Kapolres terkait keresahan seorang warga setelah rumahnya didatangi pria tidak dikenal.


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Satreskrim bersama Tim Raga Polres Kepulauan Meranti langsung mendatangi kediaman pelapor berinisial AH untuk memastikan situasi sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.


Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, seorang pria yang tidak dikenal mendatangi rumah pelapor dan menemui istrinya yang sedang beraktivitas di bagian belakang rumah.


Pria tersebut menanyakan keberadaan seseorang yang disebut sebagai temannya. Ia mengaku orang tersebut telah membawa kabur uang miliknya.


"Apakah ada melihat teman saya? Dia membawa lari uang saya," demikian pertanyaan pria tersebut kepada istri pelapor.


Setelah mendapat jawaban bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan orang yang dimaksud, pria itu kemudian meminta nomor WhatsApp pelapor dan istrinya. Namun, permintaan tersebut ditolak sehingga pria tersebut meninggalkan lokasi.


Meski tidak menimbulkan kerugian materi, kejadian itu membuat pelapor dan istrinya merasa takut dan khawatir atas maksud kedatangan orang tidak dikenal tersebut.


Keresahan tersebut kemudian disampaikan melalui layanan pengaduan Halo Pak Kapolres Kepulauan Meranti. Pengaduan itu langsung ditindaklanjuti dengan kehadiran personel kepolisian ke rumah warga.


Kehadiran petugas mendapat apresiasi dari keluarga pelapor. Istri pelapor mengaku lega karena pengaduan yang disampaikan mendapat perhatian dan ditanggapi dengan cepat oleh kepolisian.


"Respon pihak kepolisian sangat cepat. Setelah kami menyampaikan pengaduan, petugas langsung datang ke rumah untuk melihat kondisi kami dan memberikan arahan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh personel yang sudah peduli serta cepat menanggapi keluhan masyarakat," ungkapnya.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Minggu (8/11/2026), mengatakan bahwa setiap pengaduan masyarakat menjadi perhatian kepolisian dan akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan pengaduan apabila mengalami atau mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Setiap informasi dari masyarakat akan kami respons dan tindak lanjuti," ujar Kapolres.


Dalam penanganan awal, personel kepolisian juga menanyakan kepada sejumlah tetangga pelapor untuk menggali informasi terkait keberadaan maupun aktivitas pria tidak dikenal tersebut. Namun, warga sekitar mengaku tidak melihat atau mengetahui kejadian itu.


Petugas kemudian memberikan imbauan kamtibmas kepada pelapor dan istrinya agar tetap waspada serta segera menghubungi kepolisian apabila kembali mengalami situasi serupa atau membutuhkan bantuan.


Kapolres menegaskan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 maupun WhatsApp Halo Pak Kapolres Kepulauan Meranti di nomor 0811-70739-110 untuk menyampaikan pengaduan dan informasi gangguan kamtibmas.


"Jangan ragu untuk melapor. Kami ingin masyarakat merasa aman dan terlindungi. Melalui layanan Halo Pak Kapolres, masyarakat bisa menyampaikan langsung keluhan maupun informasi kepada kami untuk segera ditindaklanjuti," tegasnya.


Polres Kepulauan Meranti mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif."****





SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI 
Pemkab Meranti Ziarah ke Makam Tengku Bagus Sayid Thoha, Telusuri Jejak Sejarah Kerajaan Melayu

Pemkab Meranti Ziarah ke Makam Tengku Bagus Sayid Thoha, Telusuri Jejak Sejarah Kerajaan Melayu






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong pelestarian sejarah dan kebudayaan Melayu sebagai bagian dari upaya menjaga identitas serta jati diri daerah. Salah satunya melalui kegiatan Menapak Jejak Warisan Sejarah di Kompleks Pemakaman Tengku Bagus Sayid Thoha, Jalan Tengku Umar, Selatpanjang, Minggu (8/11/2026).


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, dalam kegiatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H. Sudandri Jauzah, S.H. Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti itu turut dihadiri tokoh adat, ahli waris, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah undangan.


Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus menggali kembali perjalanan sejarah Negeri Tebing Tinggi dan perkembangan peradaban Melayu yang memiliki hubungan erat dengan Kesultanan Siak Sri Indrapura.


Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah daerah.


Menurutnya, sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan bagian penting dalam membentuk peradaban dan identitas masyarakat saat ini.


Ia menjelaskan, kompleks pemakaman tersebut menyimpan jejak sejarah pemerintahan Temenggung di Selatpanjang yang berlangsung sekitar 140 tahun, sejak 1805 hingga 1945.


Pada masa itu, kawasan tersebut memiliki struktur pemerintahan dan kepemimpinan tersendiri. Sejumlah tokoh yang dimakamkan di kompleks tersebut diketahui pernah memegang kedudukan penting, mulai dari Temenggung, Panglima, Datuk Bandar hingga Penghulu Balang.


Afrizal mengungkapkan, salah satu nilai sejarah yang patut menjadi teladan adalah sikap para pendahulu yang rela melepaskan kedudukan dan kewenangan pemerintahan demi bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air yang perlu diwariskan kepada generasi penerus.


"Kalau kita melihat sejarah, para pendahulu kita telah memberikan contoh luar biasa. Mereka rela melepaskan jabatan dan kedudukan demi sebuah persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.


Ia menegaskan, sejarah harus menjadi tempat masyarakat bercermin agar tidak melupakan perjuangan dan jasa orang-orang terdahulu.

"Elok sungai karena hulu, di hulu tempat orang berladang. Kalau tidak ada orang dahulu, takkan ada kita sekarang," ujarnya.


Afrizal juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti pada ziarah semata. Setelah doa bersama, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi pemasangan kain kuning kepada sejumlah pihak yang telah dimusyawarahkan bersama keluarga dan juru ziarah.


Dalam adat Melayu, kain kuning merupakan simbol penghormatan, kemuliaan, dan pemberian kehormatan kepada seseorang.


Sementara itu, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Riau, Tengku Fadli Fahrudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap keberadaan kompleks pemakaman bersejarah tersebut.


Ia menjelaskan, berdasarkan riwayat yang berkembang di lingkungan keluarga dan ahli waris, kompleks pemakaman itu berkaitan dengan sejarah pendirian Negeri Makmur Kencana Bandar Banting.


Salah satu tokoh penting dalam sejarah tersebut adalah Tengku Bagus Sayid Thoha, yang disebut sebagai tokoh pertama yang membuka negeri tersebut. Selanjutnya, terdapat nama Tengku Ngah, Syarifah Ramlah, serta Tengku Sulung Cantik Said Alwi yang dikenal pula dengan sebutan Marhum Buntat.


Fadli juga menyampaikan adanya kisah turun-temurun mengenai ukuran makam yang dikaitkan dengan ukuran Ka'bah. Kisah tersebut berawal dari riwayat mimpi Tengku Bagus Sayid Thoha yang didatangi leluhurnya, Syekh Usman Syahabuddin.


Dalam kisah tersebut, Tengku Bagus Sayid Thoha mendapat pesan untuk membuka makam keluarga serta mendirikan tempat ibadah yang berada tidak jauh dari lingkungan keluarga, yakni Al-Falah.


Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar sejarah yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat dapat kembali diperkenalkan dan menjadi pengetahuan bagi generasi mendatang.


"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkunjung ke makam ini. Selama ini keberadaannya mungkin masih kurang mendapat perhatian. Melalui kegiatan ini, kita berharap sejarah para leluhur dapat kembali dikenal," tuturnya.


Dari pihak keluarga ahli waris, Dra. Tengku Syarifah Mashanum Binti Tengku Said Idham, yang mewakili Kerajaan Bandar Kencana Siak Sri Indrapura dan Negeri Tebing Tinggi, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, serta seluruh undangan yang telah hadir.


Ia menilai, kehadiran berbagai unsur masyarakat dan pemerintah bukan sekadar kunjungan ke kompleks pemakaman, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap sejarah serta warisan leluhur.


Menurutnya, sejarah merupakan jati diri dan identitas yang harus dikenali, dihargai, serta diwariskan kepada generasi penerus.


Karena itu, pihak keluarga berharap keberadaan kompleks pemakaman Tengku Sulung Cantik Said Alwi atau Marhum Buntat mendapat perhatian bersama, khususnya dalam hal pelestarian, perawatan, pendataan, penelitian, dan pendokumentasian sejarah.


Ia menegaskan, tanggung jawab menjaga warisan leluhur tidak hanya berada di tangan keluarga ahli waris, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sejarah dan kebudayaan daerah.


"Kami berharap sinergi antara Lembaga Adat Melayu Riau, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga khazanah sejarah serta kebudayaan Melayu di tanah Kepulauan Meranti," ungkapnya.


Dalam sambutan Bupati Kepulauan Meranti yang disampaikan Sekda H. Sudandri Jauzah, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.


Pemerintah daerah menilai kegiatan Menapak Jejak Warisan Sejarah bukan hanya menjadi agenda ziarah, tetapi juga merupakan upaya menggali kembali sejarah, mengenang jasa para tokoh terdahulu, serta memperkuat persaudaraan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya Melayu.


Sudandri menegaskan bahwa daerah yang besar adalah daerah yang tidak melupakan sejarah dan jasa para pendahulunya. Oleh karena itu, keberadaan situs-situs bersejarah perlu mendapatkan perhatian serius melalui pendataan, penelitian, pendokumentasian, serta langkah-langkah pelestarian secara berkelanjutan.


Ia juga menyoroti pentingnya melihat Selatpanjang dan Negeri Tebing Tinggi sebagai kawasan yang memiliki perjalanan sejarah panjang. Bahkan, menurutnya, keberadaan Selatpanjang telah tercatat dalam peta-peta peninggalan zaman Belanda yang masih tersimpan di Den Haag, Belanda.


Hal tersebut menunjukkan bahwa kawasan Selatpanjang telah dikenal sejak masa lampau dan memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Melayu, khususnya yang berkaitan dengan pemerintahan Kesultanan Siak.


Sudandri turut mengingatkan bahwa tradisi ziarah merupakan salah satu bentuk penerapan nilai adat Melayu yang berlandaskan ajaran Islam, yakni adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.


Menurutnya, penghormatan kepada orang-orang yang telah meninggal dunia dapat diwujudkan melalui doa dan ziarah, sekaligus mengenang jasa serta keteladanan mereka selama hidup.


Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kesadaran masyarakat terhadap sejarah lokal semakin meningkat. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, ahli waris, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian situs sejarah sebagai bagian dari kekayaan budaya Melayu.


Kegiatan Menapak Jejak Warisan Sejarah ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan lebih luas keberadaan tokoh-tokoh pendiri dan pemimpin terdahulu, sekaligus memastikan warisan sejarah Kepulauan Meranti tetap terjaga dan dikenal oleh generasi yang akan datang.


Sejarah dijaga, adat dipelihara, warisan leluhur dikenang sepanjang masa."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
700 Anak TK se-Kecamatan Tebingtinggi Ikuti Peragaan Manasik Haji

700 Anak TK se-Kecamatan Tebingtinggi Ikuti Peragaan Manasik Haji






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Sebanyak 700 anak dari taman kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Tebingtinggi mengikuti Peragaan Manasik Haji yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Tebingtinggi di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Dorak, Selatpanjang, Minggu (8/11/2026) pagi. 


Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Alfian Husin, M.Pd., yang mewakili Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, S.E.


Dalam sambutan tertulis Bunda PAUD yang dibacakannya, Alfian Husin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak, khususnya IGTKI-PGRI Kecamatan Tebingtinggi, para guru, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.


Menurutnya, peragaan manasik haji bukan sekadar memperkenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan keagamaan sejak usia dini.


“Melalui kegiatan ini anak-anak dapat mengenal tahapan ibadah haji mulai dari mengenakan pakaian ihram, melakukan tawaf, sa'i, wukuf hingga rangkaian ibadah lainnya. Tentunya pengenalan ini disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi emas Kabupaten Kepulauan Meranti yang religius, berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing.


“Pendidikan anak usia dini ini bukan hanya tentang kemampuan membaca, menulis, dan berhitung tetapi juga tentang membangun karakter, menanamkan nilai moral, agama, dan budi pekerti,” pesannya.


Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini. Sebab, pendidikan dan keteladanan yang diberikan kepada anak-anak saat ini akan menjadi fondasi penting bagi masa depan mereka.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Siti Rahmatun, menyampaikan bahwa kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak TK se-Kecamatan Tebingtinggi tahun ini diikuti sekitar 700 anak dari seluruh TK yang ada di Kecamatan Tebingtinggi.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak, terutama kepala sekolah, guru, serta orang tua yang turut memberikan dukungan melalui iuran dari masing-masing sekolah.


“Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama dan gotong royong kita semua. Untuk itu, kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru serta ayah bunda yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.


Kepada para peserta, Siti Rahmatun berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dalam mengenal rangkaian ibadah haji, mulai dari mengenakan pakaian ihram, tawaf, sa'i, wukuf di Arafah hingga melontar jumrah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang P3NF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, pengurus IGTKI-PGRI Kecamatan Tebingtinggi, para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan TK, serta orang tua atau wali murid"****






LIPUTAN       :      NUR
EDITOR          :      REDAKSI 
Asisten I Tengku Arifin Hadiri Musda IV Partai Golkar Meranti

Asisten I Tengku Arifin Hadiri Musda IV Partai Golkar Meranti







KabarPesisirNewsCom
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (7/11/2026), di Ballroom Hotel Red 9 Selatpanjang.


Dalam forum yang mengusung tema Golkar Solid, Indonesia Maju tersebut, Iskandar menyerahkan kesempatan kepada kader internal terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan dan membesarkan partai berlambang pohon beringin itu di Kepulauan Meranti.


Musda IV dibuka dengan dihadiri Sekretaris DPD I Golkar Riau H Suparman, S.Sos., M.Si., Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Arifin, S.Sos., Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, Iskandar Budiman beserta jajaran pengurus DPD Golkar Meranti, serta seluruh ketua pimpinan kecamatan (PK).


Dalam kesempatan tersebut, Tengku Arifin menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Musda IV kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya menyampaikan selamat melaksanakan Musyawarah Daerah IV kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.


Menurutnya, musyawarah daerah bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun langkah ke depan, serta menentukan arah perjuangan organisasi agar semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman.


Ia berharap Musda IV tersebut dapat berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh kekeluargaan, dengan tetap menjunjung tinggi kepentingan organisasi serta masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.


Iskandar mengatakan, kehadiran kader dari berbagai tingkatan dalam Musda tersebut menjadi gambaran kebersamaan dan soliditas internal partai. Dia berharap seluruh rangkaian musyawarah berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga menghasilkan keputusan terbaik.


Dia juga mengungkapkan bahwa komunikasi dan musyawarah di internal partai telah dilakukan untuk mencapai kesepakatan. Namun, dirinya memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Meranti.


“Nanti kita berikan kepercayaan kepada kader terbaik. Yang jelas harus dari internal partai Golkar,” ungkapnya.
Menurut Iskandar, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum bagi seluruh kader untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, termasuk mengidentifikasi berbagai kelemahan dan mencari langkah perbaikan ke depan.
“Jadi, kita perlu terus membangun kebersamaan dan soliditas dalam membesarkan Golkar di Meranti,” pesannya.


Pada kesempatan itu, Iskandar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan pengurus apabila selama memimpin terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam berkomunikasi.


“Jika ada salah bahasa maupun kata dalam pergaulan sehari-harinya dengan bapak dan Ibu, saya mohon dimaafkan,” ucapnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Riau, H. Suparman, S.Sos., M.Si.; Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Hj. Evi Juliana, S.E., M.M.; Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis, Fakhtiar Qodri; Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Meranti, Iskandar Budiman, S.E., M.IP.; para Ketua DPK Partai Golkar dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, serta tamu undangan lainnya."****






LIPUTAN         :    NUR
EDITOR            :    REDAKSI 
PROGRAM TELEMEDICINE GRATIS PPJS ORI RIAU UNTUK MASYARAKAT INDONESIA

PROGRAM TELEMEDICINE GRATIS PPJS ORI RIAU UNTUK MASYARAKAT INDONESIA






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,      -
Posko Perlindungan Jaminan Sosial (PPJS) Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) DPD Riau sedang mengembangkan program Telemedicine Gratis ORI untuk rakyat Indonesia berkolaborasi dengan IKA Institut Teknologi dan Sains (ITS) Meranti.


Hal ini merupakan kerja sama inovasi program yang luar biasa dalam pelayanan Kesehatan terutama pada Daerah sulit dan terpencil. Karena wilayah Indonesia sangat luas dan terdiri dari lebih 17.000 pulau pulau, tentu akses pelayanan kesehatannya sangat terbatas, ujar ketua IKA ITS Meranti Selamat SM,S.P.


Sebagai program Telemedicine percontohan kami memilih Kabupaten Kepulauan Meranti, karena Daerah ini satu satunya Daerah Kepulauan di Riau yang tersulit, terluar, termiskin, tingkat pendidikan rendah, dan berbatas langsung dengan Malaysia dan Singapura.


Telemedicine adalah Praktek pelayanan kesehatan jarak jauh yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, agar pasien dapat berkonsultasi, diagnosis, dan dirawat dokter tanpa harus datang langsung ke Fasilitas pelayanan Kesehatan.


Manfaat Telemedicine adalah dapat memangkas jarak & waktu, terutama pada Daerah sulit & terpencil, biaya lebih efisien, dan segera mendapat solusi dari dokter terhadap keluhan pasien, ujar Ketua PPJS ORI Riau dr H Misri.


Untuk mewujudkan program Telemedicine tersebut, ketua PPJS ORI Riau dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes telah melakukan Audiensi dengan Pemda Kepulauan Meranti, sejumlah Dinas, Camat, pihak Sekolah, Bidan Desa, Kader Kesehatan, dan kelompok masyarakat.


Erick Suryadi Ketua DPD ORI Riau sangat mendukung program Telemedicine Gratis yang digagas oleh PPJS ORI Riau, ini suatu inovasi yang luar biasa yang dapat menjangkau seluruh pelosok negeri se-Indonesia.


Sekjen DPP ORI Ferri Nurzarli,SE.,SH sangat mendukung program Telemedicine Gratis ini, insya Allah Program ini akan kami jadikan ikon program PPJS di seluruh Daerah di Indonesia. Karena dengan memanfaatkan teknologi informasi saat ini kita bisa menjangkau seluruh Daerah, terutama Daerah sulit dan terpencil."****





LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Bunda PAUD Ismiatun Buka Gebyar Hari Anak Nasional 2026 di Meranti, Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Kreativitas Anak

Bunda PAUD Ismiatun Buka Gebyar Hari Anak Nasional 2026 di Meranti, Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Kreativitas Anak





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, SE, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diawali dengan senam massal di Gedung Afifa, Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak usia dini.


Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut mengandung pesan penting bahwa anak merupakan generasi penerus sekaligus investasi terbesar bagi masa depan bangsa dan daerah.


Dalam sambutannya, Hj. Ismiatun menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan dan pakaian, tetapi juga memberikan kasih sayang, perlindungan menyeluruh, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara sehat, aman, cerdas, dan ceria.


Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, mental, sosial, dan emosional. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, pemerintah hingga masyarakat.


“Anak-anak adalah investasi terbesar bagi bangsa ini. Di tangan merekalah masa depan daerah dan negara kita akan dititipkan. Tugas kita bukan sekadar memberi mereka makan dan pakaian, melainkan memberikan perlindungan yang utuh, kasih sayang yang tulus, serta ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk tumbuh secara sehat, aman, cerdas, dan ceria,” ungkap Ismiatun.


Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan senam massal menjadi salah satu upaya menanamkan kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak usia dini. Menurutnya, kondisi fisik yang bugar merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan dan pembentukan mental anak.


Ismiatun mengapresiasi antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Keceriaan dan semangat mereka dinilai menjadi energi positif bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Selain senam massal, Gebyar Hari Anak Nasional 2026 juga menghadirkan berbagai perlombaan sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengeksplorasi minat, bakat, potensi, dan kreativitas.


Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi Lomba Senam Anak Indonesia Hebat, Lomba Kolase, Lomba Solo Song, serta Lomba Fashion Show dengan memanfaatkan bahan bekas atau daur ulang.


Melalui berbagai kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan memperoleh pengalaman positif, meningkatkan keberanian tampil di depan umum, mengembangkan kreativitas, memperluas pergaulan, serta menumbuhkan nilai persahabatan dan sportivitas.


Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk memastikan bahwa lembaga PAUD menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.


Ia menekankan pentingnya menghindari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang dapat membuat anak merasa diabaikan atau tersisihkan.


“Biarkan mereka bermain, berani tampil, bersosialisasi, dan membangun rasa percaya diri. Tugas kita adalah mengarahkan dan menjaga agar masa emas (golden age) mereka terlewati dengan penuh kebahagiaan,” tuturnya.


Ismiatun turut memberikan pesan khusus kepada anak-anak agar senantiasa belajar dengan gembira, patuh kepada orang tua dan guru, serta berani menggantungkan cita-cita setinggi langit.


Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, S.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh tenaga pendidik PAUD dan TK untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi.


Ia mengakui bahwa menjadi guru TK maupun PAUD bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai tantangan dan rintangan membutuhkan kesabaran serta komitmen yang kuat dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.


Namun demikian, ia meyakini para guru PAUD di Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan tenaga pendidik hebat yang telah menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.


Raja Yusran juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk memperkuat komitmen melalui tiga hal penting.


Pertama, menjadikan sekolah PAUD sebagai rumah kedua bagi anak, yakni tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa adanya kekerasan maupun perlakuan diskriminatif.


Kedua, menghormati dan mendengarkan suara anak dengan memberikan ruang bagi mereka untuk bertanya, menyampaikan pendapat, berekspresi, serta bermain. Menurutnya, dunia anak merupakan dunia bermain sehingga proses pendidikan harus mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan.


Ketiga, memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan seluruh mitra pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan di sekolah tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga pendidik, tetapi membutuhkan kerja sama dan keterlibatan aktif orang tua.


“Pendidikan di sekolah hanya dapat berhasil apabila kolaborasi dan kerja sama antara guru yang ada di sekolah dengan orang tua siswa dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Suprapti, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gebyar Hari Anak Nasional 2026 diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan berakhlak mulia.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional sekaligus memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, bakat, minat, dan potensi diri.


Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti sekitar 260 peserta yang terdiri atas murid dan guru pendamping dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur pendidikan dan organisasi mitra, di antaranya Bunda PAUD Kecamatan, kepala sekolah PAUD, kepala sekolah SD se-Kecamatan Tebing Tinggi, koordinator wilayah pendidikan kecamatan, Pokja Bunda PAUD, IGTKI, serta HIMPAUDI Kabupaten Kepulauan Meranti.


Suprapti berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perkembangan anak melalui pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan ramah anak.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua beserta pengurus TP-PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, kepala sekolah PAUD, kepala sekolah SD se-Kecamatan Tebing Tinggi, para koordinator wilayah kecamatan, pengurus Pokja Bunda PAUD, IGTKI, HIMPAUDI, serta para guru, orang tua dan peserta didik.


Melalui Gebyar Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kebahagiaan anak merupakan tanggung jawab semua pihak demi membangun generasi masa depan yang berkualitas."****





LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
MN KAHMI   :   KASUS PENYADAPAN ILEGAL PRESIDEN MENGARAH PADA TINDAKAN MAKAR

MN KAHMI : KASUS PENYADAPAN ILEGAL PRESIDEN MENGARAH PADA TINDAKAN MAKAR







KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     -
Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) denganini memberikan pernyataan resmi menyikapi perkembangan situasi nasionalterkait kasus dugaan penyadapan ilegal (unlawful interception), akses tanpa izin,dan penghapusan bukti elektronik yang menyasar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat negara.MN KAHMI memandang persoalan ini sebagai ancaman serius yang luar biasa terhadap kedaulatan bangsa


Selain itu, juga bisa mengancam stabilitas politik nasional serta sebuah pelanggaran fundamental terhadap etika bernegara dan syariat agama.


Sikap resmi ini mendukung penuh pernyataan langsung dari pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menegaskan bahwa tindakan tersebut dikategorikan sangat sensitif, berpotensi mengarah keperbuatan makar, insubordinasi, mutiny (pemberontakan) serta membahayakankeselamatan pimpinan dan kepentingan negara.


Merespons urgensi perkara tersebut, Koordinator Presidium MN KAHMI RomoSyafii menyampaikan poin-poin pernyataan sikap sebagai berikut:


1. Mendukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo SubiantoMN KAHMI mendukung penuh langkah cepat dan ketegasan PresidenPrabowo Subianto yang langsung mengambil keputusan strategis demimenjaga marwah kepemimpinan nasional dan stabilitaspertahanan-keamanan negara. Tindakan tegas ini penting gunamemastikan institusi kepresidenan steril dari upaya sabotase informasiterlarang.

2. Mendorong Aparat Penegak Hukum Mengusut Tuntas KasusPenyadapan hingga ke AkarMN KAHMI mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),khususnya tim penyidik Bareskrim, untuk melakukan pengusutan secaramenyeluruh, transparan, dan objektif berbasis scientific crimeDipindai denganCS CamScanner®investigation. Investigasi wajib menyasar seluruh oknum penghianatnegara di dalam seluruh detasemen yang terlibat tanpa pandang bulu,termasuk pimpinannya, serta mengungkap motif dan aktor intelektualdibalik akses informasi sensitif kepresidenan tersebut.


3. Meminta Jaminan Keamanan Informasi Strategis NegaraMengingat sensitivitas informasi yang disasar dapat berdampak burukpada keselamatan negara dan pimpinan nasional, MN KAHMI memintapembenahan sistem keamanan siber nasional di seluruh lini pemerintahanpublik dan militer secara ketat agar kebocoran data strategis serupa tidakterulang kembali.

4. Menjaga Solidaritas Nasional dan Ketenangan PublikMN KAHMI mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang,menjaga persatuan, dan mempercayakan penanganan hukum sepenuhnyakepada aparat yang berwenang. MN KAHMI menegaskan pentingnyamenjaga jalannya pelayanan publik terbebas dari dampak dinamika hukumyang tengah berjalan.MN KAHMI berkomitmen mengawal penuh proses hukum ini demi tegaknyakeadilan dan memastikan NKRI tetap tegak, aman, stabil, dan bersih daritindakan makar yang merugikan kepentingan rakyat banyak.


Jakarta, 6 November 2026
Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI).- 
Dr. K.H. Romo H.R. Muhamma, S.H., M.Hum.
Koordinator Presedium."****






LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 
Tim Terpedo Kampung Bbalak Raih Juara Turnamen Mini Soccer M9R 2026, Momentum Sumpah Pemuda dan HUT ke-10 KabarPesisirNews.com

Tim Terpedo Kampung Bbalak Raih Juara Turnamen Mini Soccer M9R 2026, Momentum Sumpah Pemuda dan HUT ke-10 KabarPesisirNews.com






KabarPesisirNews.Com
Tim Terpedo dari Kampung balak berhasil keluar sebagai juara pertama dalam Turnamen Mini Soccer M9R 2026 yang digelar bersama KabarPesisirNews.com. 


Turnamen yang mengusung semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus mengajak generasi muda menjauhi bahaya narkoba tersebut resmi ditutup pada Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarpemain dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berprestasi, serta memiliki kegiatan positif.


Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Pimpinan Redaksi KabarPesisirNews.com, Rahmat Arifin, bersama Kepala Desa Banglas 
Abdul Aziz diwakili Sekretaris Desa (Sekdes), Ketua RT dan RW, serta perangkat Desa Banglas Sejumlah tokoh masyarakat.


Ketua Pelaksana, Miswan CPLA, menyampaikan bahwa turnamen tersebut berlangsung dengan lancar dan sukses berkat dukungan berbagai pihak serta antusiasme peserta dan masyarakat.


Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Tim Terpedo dari Kampung Baru berhasil menduduki posisi pertama. Sementara itu, juara kedua diraih Tim Bujang Mak dari Sungai Tohor, juara ketiga ditempati M9R Meranti, dan posisi keempat diraih Tim Penjuru dari masyarakat P3D Dorak.


Miswan mengatakan, penyelenggaraan turnamen mini soccer ini merupakan salah satu upaya menyediakan ruang positif bagi generasi muda, khususnya para pencinta sepak bola di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini perlu terus dikembangkan agar potensi dan bakat generasi muda di bidang sepak bola dapat tersalurkan dengan baik.


"Kegiatan seperti ini tentu akan terus kita gelar dan gerakkan sebagai wadah bagi generasi muda, khususnya pencinta mini soccer, agar semakin maju dan berkembang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau," ujar Miswan.


Ia juga menilai, pengembangan olahraga sepak bola membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk ketersediaan lapangan yang memadai, wasit yang profesional, serta peningkatan kualitas permainan dan pembinaan atlet.


Lebih lanjut, Miswan menjelaskan bahwa turnamen tersebut memiliki pesan sosial yang penting, yakni mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba.


Menurutnya, semangat Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat persatuan, membangun kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.


"Turnamen M9R bersama KabarPesisirNews.com berjalan sukses berkat dukungan semua pihak. Selain menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya mencegah generasi muda dari bahaya narkoba serta mempererat tali silaturahmi antarpencinta sepak bola," ungkapnya.


Sementara itu, Pimpinan Redaksi KabarPesisirNews.com Sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online Kepulauan Meranti Rahmat Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen mini soccer tersebut juga diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-10 KabarPesisirNews.com pada tahun 2026.


Ia berharap, momentum satu dekade perjalanan KabarPesisirNews.com dapat semakin memperkuat peran media dalam membangun kebersamaan, menjalin hubungan baik dengan masyarakat, serta mendukung berbagai kegiatan positif di tengah lingkungan sosial.



Rahmat juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari panitia, peserta, masyarakat, hingga seluruh unsur yang terlibat selama kegiatan berlangsung.


Rahmat Arifin berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memperoleh dukungan yang lebih luas dari masyarakat maupun berbagai pihak terkait.


"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diterima masyarakat dan terus ditingkatkan setiap tahunnya. Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya rekan-rekan yang telah bertugas dan membantu menyukseskan kegiatan ini," tutupnya.


Melalui turnamen ini, diharapkan olahraga mini soccer semakin berkembang di Kabupaten Kepulauan Meranti. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda, memperkuat persaudaraan, serta membangun komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI