Kamis, 19 Februari 2026

Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 670 Ribu Kendaraan

Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 670 Ribu Kendaraan






KabarPesisirNews.Com
SUMATRA,     - 
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat total 672.967 kendaraan melintasi ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah beroperasi selama periode libur panjang Perayaan Imlek 2026 (13–17 Februari 2026). Secara kumulatif, trafik tersebut meningkat 33,75% dibandingkan volume lalu lintas (VLL) normal.


“Selama periode libur panjang Imlek, Hutama Karya memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan, agar perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujar _Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah.


Puncak pergerakan kendaraan terjadi pada Sabtu (14/2) dengan total 148.048 kendaraan, atau naik 41,21% dibandingkan VLL normal. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, termasuk perjalanan wisata dan kunjungan keluarga.


Berdasarkan catatan trafik, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1–4/Kuala Tanjung–Pematang Siantar) menjadi ruas dengan volume tertinggi, mencapai 151.493 kendaraan. Tingginya trafik pada ruas ini didorong oleh meningkatnya mobilitas di koridor Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Pematang Siantar serta konektivitas menuju kawasan permukiman dan destinasi wisata di Sumatra Utara.


Sementara itu, dari sisi pertumbuhan persentase, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat peningkatan tertinggi, yakni 136,96% dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya pergerakan menuju kawasan perkotaan Banda Aceh dan sekitarnya selama masa libur panjang serta pengoperasian secara fungsional Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) yang menghubungkan ruas tol ini secara keseluruhan.


Kinerja layanan selama periode libur panjang ini ditopang oleh layanan operasional yang telah berjalan secara konsisten di seluruh ruas JTTS, dengan penguatan pengendalian lalu lintas dan penyesuaian pola layanan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas. Penguatan dilakukan melalui optimalisasi pemantauan kondisi trafik, penyiagaan personel pada titik-titik strategis, peningkatan kesiapsiagaan penanganan gangguan, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan. Informasi perjalanan turut disampaikan kepada pengguna jalan melalui Variable Message Sign (VMS), serta pembaruan berkala melalui kanal informasi resmi.


“Pelaksanaan layanan pada periode ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang, terutama dalam memastikan kecukupan personel, kecepatan respons penanganan gangguan, kesiapan fasilitas layanan pengguna jalan, serta efektivitas penyampaian informasi perjalanan. Hutama Karya akan terus meningkatkan kualitas layanan agar layanan jalan tol semakin andal, aman, dan nyaman,” tutup Mardiansyah.


Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan prima sebelum perjalanan, serta mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan. Untuk informasi terkini kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol Hutama Karya, pengguna jalan dapat memantau media sosial @HutamaKaryaTollroad dan @HutamaKarya, serta website resmi Hutama Karya di www.hutamakarya.com."****






LIPUTAN         :     RED
EDITOR           :      REDAKSI 

Bupati Asmar Lepas 75 Mubaligh Ramadhan di Meranti, Siap Sebarkan Dakwah dan Pesan Pembangunan ke Masyarakat

Bupati Asmar Lepas 75 Mubaligh Ramadhan di Meranti, Siap Sebarkan Dakwah dan Pesan Pembangunan ke Masyarakat





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Kuning, Selatpanjang, Rabu (18/2/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala dinas, kepala kantor, kepala badan, kepala bagian di lingkungan Pemkab Meranti, Kepala Kantor Kementerian Agama, perwakilan Kementerian Haji, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kepulauan Meranti, Dewan Masjid Indonesia, serta LPTQ Kepulauan Meranti.


Wakil Ketua P2A (Pembina Pengamalan Agama Islam) Kepulauan Meranti, Ustadz Tito Hortanto, SHI dalam laporannya menyampaikan bahwa mubaligh dan mubalighah yang akan bertugas selama Ramadhan berjumlah sekitar 75 orang.


“Mereka terdiri dari para dai, penyuluh agama Kementerian Agama, dai 3T, para ustaz senior, khatib, serta tokoh-tokoh agama yang selama ini aktif membina umat. Selain menyampaikan ceramah Ramadhan, mereka juga mengisi khutbah Jumat dan pembinaan keagamaan di masjid dan mushala,” ujarnya.


Ia menjelaskan, para mubaligh akan bertugas di puluhan masjid dan mushala di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya. Keberadaan P2A sendiri menjadi wadah berhimpunnya para dai dalam menyusun jadwal dakwah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat.


Menurutnya, para mubaligh memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental dan spiritual masyarakat.


“Kami berharap dukungan pemerintah daerah agar pembinaan keagamaan dapat terus berjalan, sehingga para mubaligh tetap istiqamah dalam membimbing masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan apresiasi atas pengabdian para mubaligh dan mubalighah yang selama ini konsisten memberikan pencerahan kepada masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para mubaligh dan mubalighah. Semoga apa yang dilakukan dilandasi keikhlasan dan menjadi amal ibadah untuk mendapatkan ridha Allah SWT,” ungkap Asmar.


Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mempersiapkan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadhan, termasuk Safari Ramadhan yang akan melibatkan para mubaligh terbaik daerah untuk menyampaikan tausiah di masjid dan mushala.


Menurutnya, kehadiran mubaligh di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan spiritual, tetapi juga membantu menyampaikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat.


“Safari Ramadhan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi pembangunan di setiap kecamatan,” jelasnya.


Asmar juga berharap para mubaligh dapat menjadi penyambung pesan pemerintah daerah, baik dalam bidang pembangunan maupun pembinaan keagamaan.


“Peran mubaligh sangat penting, bukan hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga membangun akhlak masyarakat serta memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara,” katanya.


Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama, Drs. H. Sulman, turut mengingatkan agar para penceramah menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan menjaga kerukunan umat, terutama di tengah keberagaman masyarakat.


Ia menekankan pentingnya dakwah yang menenangkan, bebas dari provokasi maupun kepentingan politik, serta mendorong persatuan menuju Indonesia Emas 2045.


“Kami berharap para mubaligh dapat menyejukkan umat, menjaga persaudaraan, serta membawa pesan kedamaian dan keberkahan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Acara ditutup dengan pernyataan resmi Bupati Kepulauan Meranti yang melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan.


“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 H/2026 M secara resmi saya nyatakan dilepas,” tutup Asmar."****




LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Asmar Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional dan Tekankan Disiplin ASN di Meranti

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Asmar Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional dan Tekankan Disiplin ASN di Meranti




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin apel bersama dalam rangka Hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan penyambutan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (18/2/2026).


Apel diikuti Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala badan, kepala dinas, kepala kantor, kepala bagian, Direktur RSUD, pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional, kepala OPD, PNS, PPPK, PPPK paruh waktu hingga tenaga non-ASN di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.


Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa Apel Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap bulan merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur pemerintah. 


Selain untuk meningkatkan disiplin, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpegawai serta dengan instansi vertikal di daerah.


“Apel ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja dan profesionalisme aparatur, sekaligus memperkuat kesadaran kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dalam menjalankan tugas serta kewajiban,” ujarnya.


Ia menambahkan, peringatan Hari Kesadaran Nasional juga harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Menurutnya, setiap aparatur dituntut mampu menyelesaikan tugas yang telah diamanatkan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan, loyalitas dan integritas di kalangan aparatur pemerintah.


“Kedisiplinan harus tumbuh dari kesadaran diri, bukan sekadar mengejar absensi. Kita tidak ingin ada pegawai yang secara administratif hadir, tetapi tidak memiliki kinerja yang jelas. Perilaku seperti itu hanya akan memperkuat stigma negatif masyarakat terhadap ASN,” tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti. Ia sekaligus memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik secara pribadi maupun kedinasan.


Ia mengajak seluruh masyarakat dan aparatur untuk menyambut Ramadan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak kegiatan sosial, membantu anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa, serta memakmurkan masjid dan tempat ibadah.


“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita isi dengan amal ibadah, kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan,” katanya.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN dan non-ASN bekerja dengan tulus dan ikhlas demi pembangunan daerah.


“Bekerjalah dengan keikhlasan sebagai kontribusi kita dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan kebersamaan, kecerdasan, dan ketulusan, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR         :    REDAKSI 
Gerindra Laksanakan Giat  Bakti Sosial Dalam rangka Harlah Ke 18 di Kabupaten Lingga.

Gerindra Laksanakan Giat Bakti Sosial Dalam rangka Harlah Ke 18 di Kabupaten Lingga.





KabarPesisirNews.Com
LINGGA KEPRI,   -
Dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) ke-18, Partai Gerakan Indonesia (Gerindra) melaksanakan gebrakan nyata melalui kegiatan bakti sosial (baksos) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (17/2/2026).  


Serentak pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Lingga turun langsung menyapa masyarakat serta mendistribusikan paket bantuan sosial di berbagai titik wilayah. 


Beberapa partisipan juga tampak bahu membahu serta turut andil menandakan kegiatan bantuan sosial ini mendapat respon positif dari masyarakat. 


Ketua DPC Gerindra Lingga, Tengku Nazwar, menuturkan "dilakukannya kegiatan ini merupakan aksi nyata dari Partai Gerindra sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terkhusus menjelang bulan suci Ramadhan dan perayaan imlek.


Terlaksananya bantuan sosial ini merupakan instruksi langsung dari Ketua DPD Gerindra Kepulauan Riau, Bapak Iman Sutiawan."


"Melalui DPC Gerindra Lingga menyalurkan sebanyak 1000 paket sembako yang telah terdistribusi ke berbagai desa di Kabupaten Lingga." ujar Tengku Nazwar saat diwawancarai.  


Pengurus DPC Gerindra Lingga menyerahkan bantuan sosial berbentuk paket sembako dari ketua DPD Iman Sutiawan dan Endipat Wijaya (Wasekjen DPP) atas instruksi ketua umum Bapak Prabowo Subianto.


Pembagian di panti jompo dilaksanakan oleh sekretaris dan bendahara DPC Gerindra Lingga.


Selanjutnya segenap pengurus DPC yang di pimpin langsung Ketua DPC Gerindra Lingga, Tengku Nazwar dan didampingi oleh Anggota DPRD Lingga dari Partai Gerindra, Tengku Firmana Syahputra, menyambangi langsung rumah-rumah warga di Desa Kampung Baru, Desa Kampung Tengah, dan juga Desa Pulau Mas Bangsal, di Kecamatan Kepulauan Posek.


Tampak kegiatan ini disambut positif oleh beberapa tokoh masyarakat Kepulauan Posek. "Kami dari segenap Pengurus DPC Gerindra Lingga berterimakasih atas sambutan yang sangat baik dari masyarakat Kepulauan Posek, harapan kami bantuan sosial yang tersalurkan ini dapat bermanfaat serta meringankan beban masyarakat." Ujar Tengku Firmana, saat diwawancarai di depan rumah salah satu warga.


Kegiatan bakti sosial yang telah terlaksana ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-18 Gerindra di berbagai daerah, sebagai wujud nyata perhatian partai dan dukungan langsung terhadap masyarakat."****




LIPUTAN LINGGA  :    IJAL 
EDITOR                    :    REDAKSI

Rabu, 18 Februari 2026

PSMTI Kepulauan Meranti Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas Jelang Imlek 2577 Kongzili/ Tahun 2026 dan Ramadhan 1447 H.

PSMTI Kepulauan Meranti Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas Jelang Imlek 2577 Kongzili/ Tahun 2026 dan Ramadhan 1447 H.





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya unsur Forkopimda, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung sehingga rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.


Ketua PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan Imlek tahun ini merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan sinergitas seluruh masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


Hal tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Sehubungan dengan masih berlangsungnya rangkaian perayaan Imlek serta akan datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, PSMTI mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta saling menghormati antarumat beragama. Momentum ini dinilai sebagai cerminan keunikan dan kekayaan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.


PSMTI juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai toleransi, saling menghargai perbedaan, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas. 


Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, diharapkan perayaan Imlek 2577 Kongzili/Tahun 2026 dan pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh keberkahan.


Melalui momentum ini, PSMTI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti."****




EDITOR           :    REDAKSI 
LAMR dan Polres Kepulauan Meranti Laksanakan Helat Susur Sungai Jelajah Kampung

LAMR dan Polres Kepulauan Meranti Laksanakan Helat Susur Sungai Jelajah Kampung





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti bekerja sama dengan Polres Kepulauan Meranti mengelar kegiatan Silaturahim Pemangku Adat, Susur Sungai Jelajah Kampung.  Titik puncak kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Tepian Sungai Bokor, Des a Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Selasa  (17/2/20 26).


Kegiatan Silaturahim Pemangku Adat, Susur Sungai Jelajah Kampung ini, bertambah meriah dan semarak dengan dihadiri oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.IK., M.H., M.Hum., Wakapolda Riau B rigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.IK., M.H., Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, S.IK., M.H., dan sejumlah Pejabat Utama Polda Riau. 


Turut hadir bersama, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa  Faroqi, S.H., S.IK., M.H.,  Ketua  DPRD H. Khalid Ali, S.E. ,  Pimpinan Forkompimda, Pimpinan Orga nisasi Perangkat Daerah, sertapimpinan instansi vertikal. Terlihat  juga tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh wa nita, dan utusan pelajar .
Secara runut, kegiatan  Silaturahim Pemangku Adat, Susur Sungai Jelajah Kampung ini, diawali dengan berangkatnya rombongan para pemanku adat dan pucuk pimpin an negeri dari Pelabuhan  Dorak Selatpanjang.


Dengan mengunakan tiga unit  alat transportasi air lokal yaitu kempang. R ombo n gan bergerak menyusuri K uala Sungai Suir, melintasi Selat Air Hitam, lalu masuk menyusuri Sungai Bokor.


Selama dalam perjalanan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menyampaikan sekelumit kearifan lokal Kepulauan M eranti kepada Kapolda Riau dan seluruh rombongan. Beberapa legenda dan asal mula kampung yang dilewati disampaikan juga oleh beliausebagai penambah cerita.


Sesekali t erdengar pula candaan darinya  yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan.
Sebagai “orang  patut”, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.IK., M.H., M.Hum., diminta untuk memberikan petuah amanah dan tunjuk ajarnya. Dengan  semangat kekeluargaan Kapolda Riau menyampaikan petuah amanah dan tunjuk ajarnya.  Persoalan penyelamatan lingkungan da n cinta alam menjadi topik pembicaraan utama. Dengan penuh antusias semua yang menyertai kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung mendengarkan kalimat demi kalimat yang penuh kebijsanaan yang disampaikan oleh Kapolda yang terkenal dengan program Green Policing itu.


“Kalau kita mencintai alam, maka alam akan mencintai kita. Tanpa kita sadari dengan  mencintai ala m akan ada balasan kebaikan  yang di berikan Tuhan Sang Pencipta kepada kita . Untuk itu, berbuat baiklah pada alam dan lingkungan , ” ungkap Kapolda.


Sambil menyeberangi selat dan menyusuri sungai, ba nyak hal - hal yang dibicarakan seiring dengan pandangan mata seperti h ijaunya hutan mangrove, bersihnya aliran sungai, dan deretan tual sagu."****





SUMBER     :
HUMAS LAMR KEP.MERANTI
Kapolda Riau Susur Sungai Jelajah Kampung, Ajak Warga Jaga Budaya dan Alam

Kapolda Riau Susur Sungai Jelajah Kampung, Ajak Warga Jaga Budaya dan Alam





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menghadiri kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kehadiran jenderal bintang dua ini tidak hanya untuk merayakan tradisi, tetapi juga membawa misi lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau antara lain Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda lainnya.


Sebagai informasi, Susur Sungai Jelajah Kampung adalah aktivitas ekowisata budaya yang umumnya berpusat di Desa Wisata Budaya Bokor, Kecamatan Rangsang Barat. Kegiatan ini menawarkan pengalaman otentik menjelajahi alam sungai dan kehidupan masyarakat lokal.


Dalam kunjungannya, Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri melakukan kegiatan susur sungai guna melihat langsung potensi ekowisata hutan mangrove di wilayah tersebut. Ia terpukau dengan keanekaragaman hayati (biodiversiti) yang masih terjaga dengan baik di Kepulauan Meranti."****





SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :    REDAKSI 

Selasa, 17 Februari 2026

Kapolda Riau Hadiri Festipal Cian Cui Meranti Budaya dan Lingkungan Di Suarakan Bersama

Kapolda Riau Hadiri Festipal Cian Cui Meranti Budaya dan Lingkungan Di Suarakan Bersama






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Festival Cian Cui di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung meriah. 


Gelaran 'Perang Air' ini menjadi simbol masyarakat pesisir dalam merawat warisan leluhur sekaligus mempererat persaudaraan.


Kegiatan ini digelar bersamaan dengan perayaan Imlek 2026, pada Minggu (17/2/2026). 


Bukan hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat lain juga tumpah ruah ikut memeriahkan Festival Cian Ciu ini.


Warga berkonvoi menggunakan becak motor di sepanjang jalan. Sebagian warga lainnya menunggu di pinggir jalan.


Peserta saling 'serang' dengan air yang dimasukkan ke dalam ember ataupun menggunakan pistol air. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi ikut hadir memeriahkan Cian Cui.


Kapolda Riau menegaskan bahwa Festival Cian Cui adalah gambaran nyata tentang bagaimana tradisi mampu menyatukan masyarakat dalam harmoni yang selaras dengan alam dan semangat gotong royong.


Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan, menyampaikan bahwa menjaga kelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan letak geografis Desa Bokor yang dikelilingi ekosistem mangrove sebagai benteng pertahanan pesisir.


"Momentum ini mengingatkan kita bahwa menjaga budaya harus berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Keduanya adalah sumber kehidupan dan jati diri yang akan kita wariskan kepada generasi mendatang," ujar Irjen Herry Heryawan.


Dalam kunjungan tersebut, ia juga turut menggelorakan semangat Green Policing yang menjadi pesan utama untuk disuarakan. 


Program ini menekankan peran kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan secara konvensional, tetapi juga aktif dalam perlindungan ekosistem demi kesejahteraan masyarakat luas.


Melalui Green Policing, Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Meranti untuk menjadi garda terdepan dalam merawat budaya lokal sekaligus melindungi kekayaan alam yang ada. 


Sinergi ini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif melalui sektor pariwisata budaya tanpa merusak ekosistem pesisir yang rapuh.


"Melalui semangat Green Policing, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat budaya, melindungi alam, dan memperkuat kesejahteraan bersama. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah," imbuh Herry Heryawan.


Selain merayakan tradisi, kehadiran jajaran Polda Riau di Desa Bokor juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat setempat menjelang bulan suci Ramadan. Suasana kekeluargaan yang tercipta di sepanjang festival menunjukkan bahwa hubungan antara aparat dan rakyat adalah fondasi utama terciptanya keamanan yang kondusif di wilayah perbatasan Indonesia ini.


Festival Cian Cui tahun ini sukses menjadi pengingat bahwa di balik percikan airnya, terdapat semangat besar untuk menjaga kedaulatan budaya dan kelestarian alam Meranti agar tetap tegak berdiri hingga masa depan.


Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Riau antara lain Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda lainnya."****





SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :   REDAKSI
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang

Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi membuka Opening Ceremony Festival Perang Air (Cian Cui) dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Kegiatan budaya tahunan itu digelar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Selatpanjang, Selasa (17/2/2026).


Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H.,
PJU Polda Riau,Kalaksa BPBD Provinsi Riau, jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan.


Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Ketua MUI, perwakilan NU dan Muhammadiyah, KONI, Pemuda Pancasila, pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Kerukunan Keluarga Besar Pejuang, Yayasan Sosial Vihara Sejahtera Sakti, umat Buddha, Majelis Agama Khonghucu Indonesia, serta Majelis Rohaniawan Tridharma Agung Indonesia.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan bahwa Festival Perang Air (Cian Cui) merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah masuk dalam Kalender Event Nasional. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga strategi pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata.


“Festival Perang Air ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar.


Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Selatpanjang, dalam memeriahkan perayaan Imlek tahun ini. Bupati berharap festival tersebut dapat menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadan.


“Melalui Festival Cian Cui mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” katanya.


Selain itu, Asmar mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Ia juga mengimbau peserta dan pengunjung festival untuk menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” tutupnya.


Festival Perang Air Cian Cui Selatpanjang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya di Provinsi Riau. Tradisi saling siram air ini melambangkan doa keselamatan, keberkahan, serta harapan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat."****




LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
Susur Sungai Jelajah Kampung, Upaya Pemkab Meranti Lestarikan Budaya Melayu

Susur Sungai Jelajah Kampung, Upaya Pemkab Meranti Lestarikan Budaya Melayu





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar kegiatan Silaturahim Pemangku Adat Susur Sungai Jelajah Kampung di halaman Gedung Serba Guna Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Selasa (17/2/2026).


Kegiatan yang sarat nilai budaya tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Riau Kombes Pol. Prabowo Santoso, S.I.K., M.H.,PJU Polda Riau,Kapolres Kepulauan Meranti beserta jajaran, unsur Forkopimda, pengurus LAMR, para datuk adat, camat, kepala desa se-Kecamatan Rangsang Barat, serta tokoh masyarakat.


Rombongan disambut secara adat oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Kepulauan Meranti Datuk Seri Asnawi Nazar dan Ketua DPH LAMR Datuk Seri Afrizal Cik melalui prosesi adat Melayu.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya mengangkat dan melestarikan kearifan lokal masyarakat Melayu yang diwariskan secara turun-temurun. 


Ia menjelaskan tradisi “makan bebedas” atau silaturahim antar kampung menjelang Ramadan kini dikemas sebagai kegiatan budaya dan pariwisata.


“Silaturahim Pemangku Adat Susur Sungai Jelajah Kampung adalah upaya kreatif menjaga kearifan lokal. Tradisi masyarakat Melayu menjelang Ramadan yang intinya mempererat silaturahim kini menjadi potensi budaya sekaligus pariwisata,” ujar Asmar.


Bupati juga mengapresiasi kolaborasi LAMR dan Polres Kepulauan Meranti dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. 


Menurutnya, kegiatan susur sungai ke depan akan semakin dikenal dan terorganisir dengan baik, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.


“Inilah Kepulauan Meranti, negeri yang adat dan budayanya masih terjaga. Negeri perbatasan yang penuh cerita dan hikayat,” tambahnya.


Asmar menegaskan bahwa budaya Melayu tidak terlepas dari nilai-nilai Islam, di mana silaturahim merupakan ajaran agama yang diwujudkan dalam tradisi budaya masyarakat. Ia mengajak seluruh pemangku adat untuk terus menjaga dan melestarikan adat istiadat.


“Jaga adat, lestarikan budaya. Lindungi tuah, jaga marwah,” pesannya.


Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mengatakan kegiatan susur sungai tidak hanya bermakna budaya, tetapi juga edukasi lingkungan. 


Dalam perjalanan menyusuri sungai, masyarakat diajak mengenal ekosistem mangrove dan keanekaragaman hayati yang menjadi penopang kehidupan pesisir.


Ia juga melibatkan pelajar SMA sebagai bagian dari pembinaan generasi muda agar mampu meneruskan pelestarian budaya dan lingkungan di masa depan.


“Kegiatan ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap alam serta membuka peluang ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran pimpinan Polda Riau di Desa Bokor disambut antusias warga, karena dinilai sebagai momen langka bagi masyarakat kampung pesisir tersebut.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap tradisi budaya Melayu tetap terjaga dan berkembang menjadi daya tarik wisata budaya menjelang bulan suci Ramadan."****





LIPUTAN         :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Ram Sawit menjamur  di Wilayah kawasan hutan lindung  Rokan IV koto

Ram Sawit menjamur di Wilayah kawasan hutan lindung Rokan IV koto





KabarPesisirNews.Com
ROKAN HULU RIAU ,   -
Pantauan beberapa awak Media di kawasan Hutan lindung Bukit Suligi Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu,terlihat tempat penjualan Buah Kelapa Sawit atau yang lebih dikenal dengan sebutan RAM lengkap dengan satu unit timbangan Digital serta tiga bangunan ruko permanen yang belum selesai senin 17/2/2026 .
 

Satu unit mobil colt diesel sedang  memuat ,buah sawit di RAM tersebut yang diduga milik  AI seorang  pegawai disalah satu instansi pemerintah Rokan Hulu.


Keberadaan timbangan elektrik buah sawit atau yang dikenal dengan sebutan RAM diduga kawasan Hutan lindung Bukit Suligi layak ditinjau ulang,apalagi dilengkapi dengan bangunan bangunan permanen
 

    Pengelola Ram keluarga, inisial BY mengatakan, bahwa RAM tersebut baru satu bulan berdiri ,rata-rata  dalam satu hari, menerima  dua  mobil cold diesel  bermuatan sawit, kalau masa buah trek seperti saat ini .


"Saya hanya pengelola baru satu bulan beroperasi,hasilnya lebih kurang dua mobillah perhari,pemiliknya AI pegawai di pasir".ujar BY.


    Dengan maraknya RAM tersebut  dikawasan Hutan lindung  ,menimbulkan kekhawatiran akan praktik kecurangan dalam proses Dilapangan.


      Salah seorang pengamat  menilai fenomena ini perlu segera diawasi agar tidak merugikan negara, dengan berdirinya Ram sawit dikawasan Hutan lindung
    

Persaingan antar-RAM yang semakin ketat dikhawatirkan membuka peluang terjadinya 'akan menjamur RAM diareal Hutan lindung, . Ada kemungkinan  , dapat mencemari  sungai didekat RAM tersebut
       

     Dalam hal ini mendesak agar pihak Badan Metrologi Legal bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian  dan kehutanan segera turun melakukan pemeriksaan sinkronisasi dan kalibrasi terhadap RAM yang berada di lapangan,daerah kawasan Hutan lindung. 
  

Penertiban RAM yang belum memiliki izin operasional resmi, demi menciptakan tata niaga sawit yang adil dan transparan di wilayah Rokan Hulu. 


Tujuan akhirnya agar RAM yang  ada  didaerah Kawasan Hutan lindung  ,dapat ditertibkan  ,dinas Kehutanan agar  tetap menjaga,kelestarian alam Rokan Hulu."****





LIPUTAN ROHUL    :    AC
EDITOR                    :    REDAKSI