Minggu, 26 Juli 2026

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau





KabarPesisirNews.Com
ROKAN HILIR RIAU,    -
Peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum bagi Yayasan Generasi Hijau Riau untuk memberikan penghargaan kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing.


Penghargaan berupa plakat Green Policing tersebut diserahkan langsung oleh Pengawas Yayasan Generasi Hijau Riau, Wais Al Qurni, di kawasan mangrove Kabupaten Rokan Hilir.


Penghargaan ini bertepatan dengan rangkaian kegiatan penanaman mangrove dan upaya pemulihan kawasan pesisir, dan peringatan hari Mangrove sedunia pada 26 Juli 2026 ini.


Wais Al Qurni mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap langkah nyata Polda Riau dalam mengedepankan perlindungan lingkungan hidup.


Khususnya penyelamatan ekosistem mangrove yang memiliki peran penting bagi keberlanjutan wilayah pesisir.


“Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia ini, kami dari Yayasan Generasi Hijau Riau memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolda Riau melalui penghargaan Green Policing. Kami melihat komitmen Polda Riau dalam menjaga lingkungan dan kawasan hutan sangat nyata, tidak hanya melalui penegakan hukum tetapi juga upaya pemulihan ekosistem,” kata Wais Minggu (26/7/2026).


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menerima langsung penghargaan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan.


“Terima kasih. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Irjen Herry.


Penghargaan tersebut diberikan di tengah komitmen Polda Riau memperkuat implementasi Green Policing sebagai pendekatan kepolisian yang mengintegrasikan penegakan hukum, pencegahan, edukasi, dan restorasi lingkungan.


Sebelumnya, Polda Riau berhasil mengungkap dua perkara dugaan tindak pidana lingkungan hidup di Kabupaten Rokan Hilir dengan luas kawasan yang diduga mengalami kerusakan mencapai 118,21 hektare.


Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan dua tersangka berinisial AF dan SA yang diduga melakukan pembukaan lahan serta merusak ekosistem mangrove menggunakan alat berat jenis excavator.


Irjen Herry menegaskan, Green Policing bukan hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku kejahatan lingkungan, tetapi juga mengedepankan pemulihan ekosistem melalui kolaborasi berbagai pihak.


“Green Policing adalah upaya kolaborasi yang kita lakukan. Ada upaya pencegahan, penegakan hukum, dan yang paling utama adalah upaya restoratif,” tegasnya.


Menurutnya, perlindungan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, TNI, akademisi, pelaku usaha, organisasi lingkungan, dan masyarakat.


Melalui penghargaan yang diberikan bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia tersebut, Yayasan Generasi Hijau Riau berharap semangat kolaborasi dalam menjaga hutan, mangrove, dan ekosistem lingkungan di Provinsi Riau terus diperkuat sehingga upaya pelestarian alam dapat berjalan secara berkelanjutan."****





EDITOR        :     REDAKSI 
Forum Anti Hotman Paris dan PW IWO Sulsel Kecam Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Wartawan

Forum Anti Hotman Paris dan PW IWO Sulsel Kecam Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Wartawan




KabarPesisirMews.Com
MAKASSAR SULSEL,    -
Pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada 17 Juli 2026, menuai reaksi dari berbagai kalangan. Sejumlah elemen yang tergabung dalam Forum Anti Hotman Paris menyampaikan pernyataan sikap yang mengecam ucapan tersebut karena dinilai telah merendahkan profesi wartawan.

Forum tersebut menilai ucapan seperti "lu punya otak nggak", "tanya kakekmu", "shut up", hingga "kalau kau punya otak lu tahu jawabannya" yang dilontarkan kepada wartawan dalam konferensi pers merupakan bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalistik dan tidak mencerminkan etika dalam ruang publik.

Koordinator Forum Anti Hotman Paris, Armand Rachman, menyatakan bahwa meski Hotman Paris telah menyampaikan permintaan maaf, persoalan tersebut tidak seharusnya berhenti pada permintaan maaf semata. Menurutnya, dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan perlu diproses sesuai ketentuan hukum agar memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menghormati kerja-kerja jurnalistik.

Forum juga mengajak seluruh organisasi pers di Indonesia bersatu menjaga marwah, harkat, dan martabat profesi wartawan serta mengawal proses hukum atas dugaan penghinaan tersebut hingga tuntas.

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir, SE., M.AP, menyayangkan pernyataan Hotman Paris yang dinilai telah merendahkan profesi wartawan.

Menurut Zulkifli, wartawan menjalankan tugas berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, setiap narasumber, terlebih seorang praktisi hukum senior, semestinya menghormati pertanyaan yang diajukan wartawan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

"Ucapan yang disampaikan dalam forum resmi itu sangat kami sesalkan karena terkesan merendahkan profesi wartawan. Pers memiliki kedudukan yang dilindungi undang-undang dan menjalankan tugas untuk kepentingan publik. Kritik atau ketidaksepahaman tidak seharusnya disampaikan dengan kalimat yang bernada menghina," kata Zulkifli.

Ia menegaskan, IWO Sulawesi Selatan akan berkoordinasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta organisasi-organisasi pers lainnya untuk mengawal penyelesaian persoalan tersebut sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

"IWO Sulsel bersama PWI dan organisasi pers lainnya akan mengawal kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan ini hingga tuntas. Tujuannya bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi agar ada kepastian hukum dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," tegasnya.

Zulkifli juga mengimbau seluruh insan pers tetap mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik dan menyerahkan penyelesaian persoalan tersebut kepada proses hukum yang berlaku, sembari berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang."****




SUMBER      :   PW IWO SULSEL
EDITOR        :   REDAKSI 

Muzamil Baharudin Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua FKA SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis se-Riau Kepri

Muzamil Baharudin Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua FKA SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis se-Riau Kepri







KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,    – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum Komunikasi Alumni (FKA) SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Pengukuhan tersebut berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Perumahan Rakyat Abdi Praja, Kabupaten Siak, Sabtu (25/7/2026 malam.


Pengukuhan Muzamil Baharudin sebagai ketua merupakan hasil musyawarah forum yang sebelumnya telah dilaksanakan dan secara mufakat menetapkannya untuk memimpin FKA SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Amanah tersebut kemudian dikukuhkan dalam acara yang dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.


Pengukuhan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat peran alumni dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.


Dalam sambutannya, Muzamil Baharudin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin forum alumni tersebut. Ia berkomitmen menjadikan FKA sebagai wadah yang solid, inklusif, serta mampu menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi seluruh alumni.


“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Forum ini bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya alumni, tetapi juga menjadi ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Muzamil.


Menurutnya, forum alumni tidak boleh hanya menjadi tempat bernostalgia, tetapi harus mampu menjadi wadah yang produktif dalam melahirkan gagasan, memperkuat jejaring, dan mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah masing-masing.


“Saya berharap seluruh alumni dapat terus menjaga kebersamaan dan semangat pengabdian. Dengan latar belakang profesi yang beragam, kita memiliki potensi besar untuk saling bersinergi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Mari kita jadikan forum ini sebagai rumah besar alumni yang senantiasa hadir untuk mempererat silaturahmi dan memberi inspirasi,” tambahnya.


Sebagai ketua yang baru diamanahkan, Muzamil Baharudin juga berkomitmen menghadirkan terobosan baru dalam pelaksanaan agenda forum alumni. Salah satunya dengan mengusulkan pelaksanaan reuni akbar yang selama ini digelar dua tahun sekali menjadi agenda tahunan.


“Insyaallah, ke depan kita akan membuat terobosan baru. Jika selama ini reuni akbar dilaksanakan setiap dua tahun sekali, kita akan upayakan menjadi satu tahun sekali agar silaturahmi antaralumni semakin erat dan berkelanjutan,” katanya.


Ia pun menyatakan kesiapan Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan reuni akbar pada tahun mendatang.


“Yang tentunya, tahun 2027 kami siap menjadi tuan rumah di Selatpanjang. Kami mengundang seluruh alumni untuk hadir dan bersama-sama mempererat kebersamaan dalam rumah besar Forum Komunikasi Alumni ini,” pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengucapkan selamat datang kepada seluruh alumni yang hadir di Kota Istana. Ia mengaku bangga karena Kabupaten Siak dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan reuni akbar dan pengukuhan pengurus FKA SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis yang dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.


“Selamat datang di Kota Istana, Kabupaten Siak. Kami merasa bangga karena agenda besar yang penuh nilai silaturahmi dan kebersamaan ini dilaksanakan di Siak. Semoga seluruh alumni dapat menikmati keindahan dan keramahan Kabupaten Siak,” ujar Afni.


Afni juga menyampaikan apresiasinya terhadap profesi guru yang telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin di berbagai bidang. Sebagai seorang dosen di Universitas Lancang Kuning, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia pendidikan.


“Saya juga seorang guru, dosen di Universitas Lancang Kuning. Karena itu, saya sangat menghargai jasa dan pengabdian para guru. Saya meyakini bahwa kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari peran para pendidik yang telah mencetak generasi-generasi terbaik bangsa,” ungkapnya.


Pada pagi harinya, sebelum prosesi pengukuhan digelar, Forum Komunikasi Alumni (FKA) SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis juga menggelar reuni akbar yang dipusatkan di kawasan bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, Kabupaten Siak. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti ratusan alumni yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.


Reuni akbar menjadi ajang temu kangen sekaligus mempererat silaturahmi antaralumni lintas angkatan. Berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam suasana penuh keakraban, menandai komitmen para alumni untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kontribusi forum di tengah masyarakat.


Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, Forum Komunikasi Alumni (FKA) SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis diharapkan semakin aktif dalam membangun jejaring alumni, mempererat silaturahmi, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.


Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, para dewan pengawas Forum Komunikasi Alumni (FKA) SPGN 197, KPG, dan PGSLP Bengkalis, para guru, serta tamu undangan lainnya."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
LMB Karimun Komitmen Jadi Mitra Pemerintah dan Jaga Kesejukan Masyarakat

LMB Karimun Komitmen Jadi Mitra Pemerintah dan Jaga Kesejukan Masyarakat







KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,    -
Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri Karimun menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai organisasi yang menaungi dan memberi solusi bagi masyarakat. Sekaligus siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menjalankan program-program pro rakyat.


Penegasan itu disampaikan Ketua DPW LMB Kepri Karimun, Dato' Panglima Sulung Khaidir, saat berbincang santai dengan awak media di Sekretariat DPW LMB Kepri Karimun, Jalan R. Oesman Kapling. Minggu (26/7/2026).


Dalam kesempatan itu, Khaidir memaknai organisasi LMB seperti filosofi sebuah payung.


_“Organisasi ini hadir di tengah masyarakat seperti payung. Bisa untuk berteduh saat hujan, dan bisa meneduhkan saat panas. Itulah semangat kami. Hadir memberi kesejukan, memberi solusi bagi masyarakat,”_ kata Khaidir.


Ia juga mengutip pepatah Melayu _“Bulat Air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat”_ sebagai dasar gerak organisasi yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.


Lebih lanjut, Khaidir menyoroti pentingnya kekompakan internal sebagai pondasi organisasi. Ia mengaku bangga dengan harmonisnya para pengurus LMB Karimun saat ini.


_“Bagi kami kekompakan sesama pengurus adalah semangat dan nadi dari organisasi. Karena setiap organisasi yang baik itu harus dibenahi dari dalam dulu. Kalau di dalam sudah kompak, sudah satu suara, maka insyaAllah program apapun yang kita jalankan akan berjalan dengan baik dan sejalan,”_ jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Khaidir menegaskan posisi LMB Karimun sebagai mitra pemerintah, bukan penghalang.


_“LMB akan mendukung setiap program pemerintah daerah yang pro rakyat. Tugas kami adalah membantu agar program-program baik itu sampai dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,”_ tambahnya.


Selain mendukung program pemerintah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas juga menjadi prioritas LMB di Karimun.


_“Kita ingin Kabupaten Karimun ini semakin asri, aman, dan nyaman. Kalau masyarakat merasa aman, tentu akan berdampak baik. Orang dari luar akan lebih banyak berkunjung ke Karimun. Para investor juga tidak akan ragu menanamkan modal, karena keamanan adalah kunci utama untuk kemajuan daerah,”_ tutup Dato' Panglima Sulung Khaidir."****






EDITOR           :     REDAKSI 

LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove

LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,     -
Sempena Hari Mangrove Sedunia, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menyerukan seluruh masyarakat untuk ikut merawat dan melestarikan tanaman mangrove.  Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti,  Datuk Seri Afrizal Cik,  S.Sos., M.Si. di Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti,  Jl.  Dorak, Selatpanjang,  Ahad (26/7/2026).


Menurut Datuk Seri Afrizal Cik, tanaman  mangrove memiliki  banyak manfaat. Merawat dan menjaganya merupakan suatu kearifan lokal bagi masyarakat Kepulauan Meranti. 


"Mari kita bersama ikut merawat,  menjaga dan melestarikan tanaman mangrove. Tanaman mangrove bukan sekadar identitas kawasan pesisir,  tapi adalah kekayaan alam yang mesti dijaga dan dipertahankan.  Dengan terjaga dan lestarinya tanaman mangrove,  jutaan benih ikan,  udang,  kepiting, lokan,  siput dan satwa laut lainnya dapat berkembang biak dengan baik.  Selain itu keberadaan tanaman mangrove yang baik juga dapat menyelamatkan tanah dan pulau dari abrasi dan kehancuran. Karena itulah orang-orang tua Melayu dahulu merawat,  menjaga dan menata tanaman mangrove dan tanaman lain di tepian pantai supaya tanah tidak runtuh dan tidak terjadi abrasi.  Hal ini merupakan kearifan lokal masyarakat Kepulauan Meranti yang telah hadir sejak dahulu", ungkap Datuk Seri Afrizal Cik. 


"Kami juga berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, penggiat lingkungan hidup,  instansi vertikal,  BUMN,  lembaga pendidikan,  dan pemerintah daerah untuk terus bersama-sama melakukan upaya penyelamatan tanaman mangrove. Selamatnya tanaman mangrove,  maka selamat pula kampung halaman kita ini, selamat satwa yang berkembang biak di sekitarnya,  mudah pula nelayan dan masyarakat mencari rezeki. Tentunya kalau tanaman mangrove sudah terselamatkan, di masa depan Kepulauan Meranti akan menjadi daerah penghasil makanan laut terbanyak dan terbaik", lanjut Datuk Seri Afrizal Cik.


Sebelum menutup pembicaraannya,  Datuk Seri Afrizal Cik mengucapkan selamat   hari mangrove sedunia. 


"Pada kesempatan ini saya mengucapkan Selamat Hari Mangrove Sedunia. Menjaga mangrove,  mengamankan generasi mendatang", Tutup Datuk Seri Afrizal Cik.*LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove."****






SUMBER     :    HUMAS LAMR KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
Polda Riau dan Avsec Bandara SSK II Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu 2,2 Kg, Satu Pelaku Ditangkap di Bandara Pekanbaru

Polda Riau dan Avsec Bandara SSK II Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu 2,2 Kg, Satu Pelaku Ditangkap di Bandara Pekanbaru







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AR beserta barang bukti sabu dengan total berat sekitar 2,2 kilogram.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol. Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan bermula dari informasi petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II yang mencurigai seorang penumpang saat menjalani pemeriksaan body checking/pat down pada Rabu (22/7) sekitar pukul 16.00 WIB.


“Menindaklanjuti informasi dari petugas Avsec, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Riau segera melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Dari hasil penggeledahan ditemukan satu bungkus besar dan satu bungkus sedang diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bagian selangkangan tersangka dan dibungkus lakban,” terang Kombes Putu, Minggu (26/7).


Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku telah menginap di salah satu hotel di sekitar Bandara SSK II selama kurang lebih dua pekan. 


Tim kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah kamar hotel yang ditempati tersangka dan menemukan satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.


Pengembangan kasus berlanjut setelah tersangka mengaku masih menyimpan barang bukti lainnya yang dititipkan di kawasan bandara. Tim kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan satu paper bag berwarna hitam yang dititipkan di resepsionis informasi Bandara Sultan Syarif Kasim II.


“Dari paper bag tersebut, petugas kembali menemukan satu bungkus besar dan satu bungkus sedang diduga narkotika jenis sabu sehingga total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak dua bungkus besar dengan berat sekitar dua kilogram dan dua bungkus sedang dengan berat sekitar 200 gram,” ujarnya.


Selain narkotika, petugas turut mengamankan satu unit telepon seluler, satu unit timbangan digital, serta kartu tanda penduduk milik tersangka sebagai barang bukti.


Kombes Putu menegaskan Ditresnarkoba Polda Riau terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan tersangka, termasuk menelusuri asal barang, tujuan pengiriman, aliran dana, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.


“Tidak berhenti pada kurir, kami akan terus mengembangkan perkara ini untuk mengungkap jaringan di atasnya, termasuk menelusuri aliran dana dan menerapkan penyidikan tindak pidana pencucian uang apabila ditemukan alat bukti yang cukup,” katanya.


Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Ditresnarkoba Polda Riau mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya."****






LIPUTAN          :      RED
EDITOR             :      REDAKSI 



Sabtu, 25 Juli 2026

Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan, Siapkan Penanaman Jagung Pipil Program Asta Cita

Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan, Siapkan Penanaman Jagung Pipil Program Asta Cita




KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., bersama personel Polsek Sabak Auh dan UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh melaksanakan pemantauan sekaligus pengecekan lahan yang akan digunakan untuk penanaman jagung pipil. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah melalui Asta Cita.


Pengecekan dilakukan pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak.


Dalam kegiatan tersebut, rombongan memastikan kesiapan lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung pipil pada kuartal III tahun 2026. Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39.9" BT.


Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon mengatakan pengecekan dilakukan sebagai bentuk sinergi Polri dengan instansi terkait dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan.


"Saat ini lahan akan dilakukan pembersihan karena memiliki kontur tanah mineral. Setelah proses tersebut selesai, lahan akan dipersiapkan untuk penanaman jagung pipil sesuai rencana pada kuartal III," ujarnya.


Program penanaman jagung pipil ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kecamatan Sabak Auh.


Selama kegiatan berlangsung, proses pengecekan lahan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar."****





LIPUTAN        :      SANDI 
EDITOR           :      REDAKSI 
Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI–Polri






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     – 
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Indragiri Hilir memberikan kejutan sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun ke-42 kepada Dandim 0314/Indragiri Hilir Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Makodim 0314/Inhil, Tembilahan, Jumat (24/7/2026) sore.


Kedatangan Kapolres bersama rombongan disambut langsung oleh Dandim 0314/Inhil beserta jajaran. Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasat Intelkam AKP Jamaluddin, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Ricky Marzuki, S.H., Kasat Binmas AKP Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H., Kasatresnarkoba AKP Adam Efendi, S.E., M.H., Kasatsamapta AKP Agus Susanto, S.H., M.H., Kasat Polairud IPTU Imbang Perdana, S.H., M.H., Kasikum IPTU Delni Atma Saputra, S.H., M.H., Kanit Regident Satlantas IPDA Prima Adnan Syafi'i, S.Tr.K., Pamapta I SPKT IPDA Fanza Adiba Putra, S.Tr.I.K., serta personel Polres Indragiri Hilir.


Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres menyerahkan tumpeng ulang tahun sebagai bentuk perhatian, penghormatan, dan apresiasi kepada Dandim. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, foto bersama, serta makan bersama antara personel TNI dan Polri.


Pada kesempatan tersebut, AKBP Donny Eko Listianto menyampaikan doa dan harapan agar Dandim 0314/Inhil senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kesuksesan dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga berharap sinergitas TNI–Polri di Kabupaten Indragiri Hilir semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Indragiri Hilir beserta jajaran atas perhatian dan kejutan yang diberikan. Menurutnya, momen tersebut menjadi wujud nyata soliditas dan kebersamaan TNI–Polri yang telah terjalin dengan baik di Kabupaten Indragiri Hilir.


Kegiatan silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan antara Polres Indragiri Hilir dan Kodim 0314/Inhil, meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama yang harmonis demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Indragiri Hilir.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 16.55 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan komitmen bersama TNI dan Polri dalam menjaga kekompakan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat."****






LIPUTAN INHIL          :      SANDI
EDITOR                        :     REDAKSI

Puncak Hari Mangrove Sedunia: PT.RAPP Berkolaborasi Bersama Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur Tanam 2.000 Bibit Mangrove.

Puncak Hari Mangrove Sedunia: PT.RAPP Berkolaborasi Bersama Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur Tanam 2.000 Bibit Mangrove.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,-
Dalam rangka Puncak Hari Mangrove Sedunia, PT. Riau Andalan Pul And Paper (PT.RAPP) berkolaborasi bersama Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur, kerjasama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kehutanan Provinsi Riau melakukan penanaman 2.000 (dua ribu) bibit Mangrove. Penanaman bibit Mangrove kali ini dilakukan disepanjang pesisir pantai area lokasi  17, (Tujuh belas) pada Sabtu (25/7/2026).


Kegiatan ini melibatkan unsur UPIKA Merbau, seperti Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi didampingi beberapa staf Kantor Camat Merbau, Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara S.Pd, didampingi beberapa personil Polsek Merbau, Danramil 06/Merbau Kapten Arh Rickman Sinaga, Wakil Manejar PT.RAPP Khairul Basar didampingi sejumlah staf tenaga kerjanya, sejumlah Siswa siswi SMK Negeri 1Merbau, para RW/RT dan Masyarakat tempatan Desa Bagan Melibur, dan komponen lainnya.


Penanaman mangrove merupakan salah satu kegiatan utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir pantai. 


Melalui kegiatan ini, Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur terus berkomitmen untuk melindungi lingkungan laut dan pantai dengan cara menanam berbagai jenis mangrove di wilayah pesisir pantai.


Sebagai kelompok yang berpengalaman dalam edukasi dan rehabilitasi mangrove, kelompok ini juga tergolong memahami bahwa penanaman mangrove tidak sekadar kegiatan menanam pohon, melainkan sebuah langkah strategis untuk memulihkan ekosistem dan mengatasi perubahan iklim global, ucap Kepala Desa Bagan Melibur Isnadi Esman S.Pd. NL.P didampingi Ketua Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur Ismulyadi S.Pd 
saat ditemui awak media KabarPesisirNews.Com dilokasi 


Wakil Manajemen PT. RAPP Khairul Basar dalam sambutannya mengatakan, penanaman Mangrove ini merupakan sumbangsih kita di seluruh Indonesia, proses penanaman pohon Mangrove di kawasan pesisir untuk memulihkan, memperluas, dan menjaga keseimbangan ekosistem. 


Mangrove memiliki peran ekologis yang luar biasa, menahan abrasi, menyerap dan menyimpan karbon, serta menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut dan burung pesisir, tuturnya.


Menurut Khairul Basar, melalui momentum penanaman Mangrove ini kita ber kolabarasi bersama Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur. 


Diharapkan dengan penanaman Mangrove di "Puncak Hari Mangrove Sedunia" ini, kami sampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah, kegiatan ini terus berlanjut, kita lahir harus "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang", demi untuk anak cucu kita bersama. Penanaman Mangrove biasa dilakukan di kawasan pantai berlumpur, muara sungai, atau lahan pesisir yang terdegradasi akibat aktivitas manusia dan kenaikan muka air laut, beber Khairul.


Diakuinya, penanaman Mangrove membawa banyak manfaat, baik ekologis, sosial, maupun ekonomi, di antaranya. Mencegah Abrasi dan Erosi Pesisir, Akar mangrove yang kokoh mampu menahan gelombang laut dan mencegah terkikisnya daratan pantai, pungkas Wakil Manajemen RAPP Khairul Basar.


Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada pihak RAPP yang telah menggagas, dan memberi tempat penanaman Mangrove di daerah kami desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau.


Penanaman Mangrove ini diharapkan jangan cuma seremonial saja, mari kita sama sama menjaga, juga mari tanam disekitar rumah kita yang berada dipesisir tepi pantai. 


Dijelaskannya, Untuk penanaman Mangrove ini PT.ITA juga sudah lama mencetus dan melaksanakan penanaman Mangrove, banyak kelompok yang tersebar di wilayah Operasionalnya, jalas Wan Jumiati.


Menurut Camat perempuan itu menuturkan, Mangrove salah satu menjadi pelindung abrasi, dan dapat menjaga habitat laut, dan lain lain. Diharapkan pihak perusahaan PT. RAPP dan PT.ITA dapat berkolaborasi bersama demi menjaga kelestarian lingkungan, pungkas Wan Jumiati.


Diakhir kegiatan tersebut terlihat, UPIKA Merbau, beserta pihak PT.RAPP, Masyarakat Desa Bagan Melibur, dan Siswa Siswi SMK Negeri 1 Merbau turut melakukan penanaman secara simbolis."****






LIPUTAN      :      ALI SANIP 
EDITOR         :      REDAKSI
Bupati Cup 2026 Jadi Sorotan, Komite Hukum PSSI Inhil Resmi Lakukan Telaah Hukum

Bupati Cup 2026 Jadi Sorotan, Komite Hukum PSSI Inhil Resmi Lakukan Telaah Hukum





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,    - 
Komite Hukum PSSI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai melaksanakan telaah hukum terhadap penyelenggaraan Bupati Cup 2026. Langkah tersebut dilakukan menyusul berkembangnya perhatian publik terkait kerja sama sponsorship dan pengelolaan tiket pertandingan.


Ketua Komite Hukum PSSI Kabupaten Indragiri Hilir, Dr. Yudhia Perdana Sikumbang, S.H., M.H., mengatakan pelaksanaan telaah hukum tersebut berdasarkan Surat Tugas Ketua Umum PSSI Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 050/ST/PSSI-INHIL/VII/2026 tertanggal 24 Juli 2026.


"Komite Hukum diberikan mandat untuk melaksanakan telaah hukum secara independen, objektif, profesional, dan bertanggung jawab terhadap berbagai aspek yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Bupati Cup 2026," ujar Yudhia dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (24/7/2026).


Menurutnya, pelaksanaan tugas tersebut merupakan bagian dari kewenangan Komite Hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 60 Statuta PSSI Tahun 2025. Kewenangan itu meliputi pemberian pendapat hukum, pendampingan dalam negosiasi dan mediasi, penyelesaian sengketa dengan pihak ketiga, hingga penyusunan rekomendasi hukum kepada Ketua Umum PSSI Kabupaten Indragiri Hilir.


Yudhia menegaskan, hingga saat ini Komite Hukum belum mengambil kesimpulan maupun memberikan penilaian hukum terhadap pihak mana pun. Seluruh informasi yang berkembang masih akan diverifikasi melalui dokumen, data, dan klarifikasi dari para pihak yang berkepentingan.


"Proses yang dilakukan saat ini masih berupa telaah hukum. Belum ada kesimpulan ataupun penilaian terhadap pihak mana pun. Seluruh informasi akan diverifikasi secara menyeluruh sebelum rekomendasi disusun," katanya.


Dalam proses tersebut, Komite Hukum akan mengumpulkan dokumen, meminta klarifikasi kepada pihak terkait, serta melakukan kajian terhadap aspek hukum penyelenggaraan Bupati Cup 2026. Apabila diperlukan, penyelesaian melalui mekanisme mediasi juga akan difasilitasi.


Komite Hukum juga mengimbau seluruh pihak agar menghormati proses yang sedang berjalan dan mengedepankan itikad baik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga marwah organisasi, memberikan kepastian hukum, serta mendukung kemajuan sepak bola di Kabupaten Indragiri Hilir.


Nantinya, hasil telaah hukum beserta rekomendasi akan disampaikan kepada Ketua Umum PSSI Kabupaten Indragiri Hilir sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan organisasi."****





LIPUTAN INHIL        :    SANDI 
EDITOR                      :    REDAKSI 



Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang

Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dan Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih dua kilogram di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. 


Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AS beserta barang bukti narkotika yang diduga akan dikirim ke Jakarta.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan bermula dari informasi petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II yang menemukan sebuah koper mencurigakan saat proses pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray pada Senin (20/7) sekitar pukul 13.30 WIB.


“Petugas Avsec menemukan satu koper yang mencurigakan saat pemeriksaan X-Ray. Setelah dilakukan pencarian, pemilik koper berhasil ditemukan di ruang tunggu keberangkatan," papar Kombes Putu, Sabtu (25/7).


Selanjutnya tim Ditresnarkoba Polda Riau bersama petugas Avsec melakukan penggeledahan dan menemukan 14 bungkus diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam lipatan celana jeans di dalam koper tersebut.


Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku membawa sabu tersebut dari Bireuen, Provinsi Aceh, dengan tujuan Jakarta.


Dalam pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa 14 bungkus diduga sabu dengan berat sekitar dua kilogram, satu koper berwarna biru dan dua unit telepon seluler.


Kombes Putu menegaskan Ditresnarkoba Polda Riau akan terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang terlibat.


“Kami masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan di atasnya, menelusuri aliran dana, serta menerapkan penyidikan tindak pidana pencucian uang apabila ditemukan alat bukti yang cukup,” ujarnya.


Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Ditresnarkoba Polda Riau mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya."****







LIPUTAN       :    RED
EDITOR          :    REDAKSI