Sabtu, 24 Oktober 2026

Sekcam Merbau Idrus, SE Buka Festival Anak Sholeh & Sholehah dalam Rangka Hari Santri Nasional 2026.

Sekcam Merbau Idrus, SE Buka Festival Anak Sholeh & Sholehah dalam Rangka Hari Santri Nasional 2026.





KabarPesisirNews.Cim
MERBAU KEP.MERANTI RIAU,   -
Sekretaris Camat (Sekcam) Merbau Idrus, SE membuka secara resmi kegiatan Festival Anak Sholeh dan Sholehah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Kegiatan dipusatkan di MTs Darul Ikhsan, Jalan Sudirman, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (24/10/2026).


Festival ini mengusung tema nasional "Santri Menguatkan Energi, Menuju Indonesia Emas" sebagai momentum untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga moral bangsa dan penggerak energi positif untuk pembangunan Indonesia.


Dalam sambutannya, Sekcam Merbau Idrus, SE menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, ustadz dan ustadzah atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membimbing generasi penerus.


"Betapa mulianya pengabdian para guru, ustadz dan ustadzah dalam membimbing generasi penerus tanpa mengharapkan imbalan duniawi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ganjaran terbaik atas dedikasi luar biasa ini," ucap Idrus.


Ia juga memberi motivasi kepada seluruh santriwan dan santriwati agar senantiasa semangat dalam menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum, sebagai bekal untuk masa depan yang gemilang.


"Semangat menuntut ilmu adalah kunci untuk menjadi pribadi yang sholeh, sholehah, dan bermanfaat bagi masyarakat," imbuh Idrus.


Sekcam menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan dan mengasah mental para santri, melainkan juga menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan Hari Santri Nasional tahun 2026, sebuah tradisi yang terus dilestarikan untuk menumbuhkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.


Festival ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh pihak sekolah mulai tingkat MTs, MDA sederajat. Acara ini diikuti oleh puluhan santriwan dan santriwati pilihan yang merupakan perwakilan dari Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di masing-masing desa/kelurahan.


Turut hadir memeriahkan acara tersebut jajaran Pemerintah Kecamatan Merbau, Pemerintah Kelurahan Teluk Belitung, perwakilan perusahaan PT. Imbang Tata Alam (ITA), masyarakat Kelurahan Teluk Belitung, serta para ustadz dan ustadzah pendamping TPQ.


Adapun Festival Anak Sholeh & Sholehah kali ini menyuguhkan berbagai perlombaan yang mengasah kemampuan dan pengetahuan agama, antara lain lomba adzan, lomba wudhu dan sholat, lomba Tartil Qur'an, mewarnai kaligrafi, dan lomba Cerdas Cermat Agama. Selain itu, panggung juga dimeriahkan dengan beberapa penampilan menarik dari para santri.


Puncak acara akan ditandai dengan apel bersama pada hari Senin, 26 Oktober 2026 dengan berpakaian ciri khas hitam putih yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Merbau."****






PENULIS.        :      ALI SANIP 
EDITOR.           :     REDAKSI
Grand Opening M8 Zona Meranti, Pemkab Dorong Usaha Lokal Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Grand Opening M8 Zona Meranti, Pemkab Dorong Usaha Lokal Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja






KabarPesisirNews.C
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut positif kehadiran M8 Zona Meranti Billiard dan Cafe di Selatpanjang Selatan. Usaha baru ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.


Grand opening M8 Zona Meranti Billiard dan Cafe digelar di Selatpanjang Selatan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (23/10/2026). Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, diwakili Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Saiful Bakhri, S.T.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti atau perwakilannya, serta pemilik dan pengelola M8 Zona Meranti Billiard dan Cafe.


Dalam sambutannya, Saiful menyampaikan ucapan selamat kepada pemilik dan pengelola atas dibukanya usaha tersebut. Menurutnya, kehadiran pelaku usaha baru merupakan bagian dari dinamika pertumbuhan ekonomi daerah.


“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tentu menyambut baik tumbuhnya dunia usaha. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif para pengusaha dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Saiful.


Ia berharap kehadiran M8 Zona Meranti dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama melalui terbukanya lapangan kerja dan berkembangnya aktivitas ekonomi di daerah.


Meski demikian, Saiful mengingatkan pengelola agar menjalankan usaha secara profesional dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban, serta mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku.


Pengelola juga diminta memperhatikan batasan usia pengunjung dan memastikan kegiatan usaha tidak mengganggu lingkungan maupun masyarakat sekitar.


“Kami berharap M8 Zona Meranti Billiard dan Cafe dapat menjadi tempat yang positif, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.


Selain itu, Saiful mengajak pengelola untuk tetap menjaga nilai-nilai sosial dan budaya Melayu yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kepulauan Meranti. Menurutnya, perkembangan dunia usaha perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial.


Sementara itu, Ketua Panitia Grand Opening, Aris Mashudi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan atas pembukaan M8 Zona Meranti Billiard dan Cafe.


Ia berharap usaha tersebut dapat diterima masyarakat, berkembang dengan baik, dan menjadi salah satu pilihan tempat rekreasi bagi warga.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap bertambahnya usaha lokal dapat mendorong iklim investasi yang semakin baik, memperluas kesempatan kerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah."****






LIPUTAN        :       NUR
EDITOR           :       REDAKSI 
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan

Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan





KabarPesisirMews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menggelar rapat lintas sektor untuk membahas perkembangan isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Rapat tersebut diarahkan pada upaya pemetaan persoalan, pencegahan, serta penyusunan langkah penanganan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.


Rapat dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah, S.H., mewakili Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Jumat (23/10/2026).


Sudandri mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak dalam menyikapi berbagai informasi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk isu yang berkaitan dengan perilaku seksual dan relasi sesama jenis.


Menurutnya, pemerintah daerah perlu mendapatkan gambaran yang utuh sebelum menentukan langkah penanganan. Karena itu, berbagai masukan dari perangkat daerah, unsur pendidikan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya akan dihimpun untuk menjadi bahan laporan kepada Bupati.


"Yang kita harapkan dari pertemuan ini adalah masukan dan usulan konstruktif dari seluruh pihak. Nantinya hasil pembahasan akan kita laporkan kepada Bupati untuk menentukan langkah yang tepat sesuai kewenangan dan regulasi," ujar Sudandri.


Ia menyebut, isu tersebut telah berkembang sejak awal Oktober dan perlu disikapi secara serius. Pemerintah daerah juga menilai fenomena yang berkembang harus dilihat secara komprehensif agar penanganannya tidak hanya bersifat reaktif.


Dalam pembahasan, peserta rapat mendorong adanya pemetaan terhadap potensi kerawanan, termasuk lingkungan, waktu, serta lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat perlu mendapat perhatian.


Pendekatan pencegahan juga menjadi salah satu perhatian. Sudandri menekankan pentingnya mempersempit ruang terjadinya tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan sosial, dengan tetap mengedepankan langkah persuasif, edukatif, dan sesuai aturan hukum.


Selain itu, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi seluruh peserta untuk menyampaikan informasi maupun rekomendasi. Seluruh masukan tersebut akan dirumuskan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.


Sementara itu, perwakilan kepala sekolah sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Poyadi, S.Pd,, mengatakan persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan secara instan.


Menurutnya diperlukan kerja sama lintas sektor dan upaya berkelanjutan untuk melakukan pencegahan serta mengurangi potensi terjadinya perilaku yang menjadi perhatian masyarakat.


"Permasalahan ini tidak bisa dibasmi secara kontan. Kita perlu berkolaborasi dan melakukan upaya secara bertahap. Kalau sebelumnya ada seribu, bagaimana ke depan bisa berkurang menjadi lima ratus, kemudian terus berkurang," katanya.


Poyadi, juga menegaskan bahwa pembahasan tersebut tidak ditujukan kepada satu sekolah tertentu. Ia menyebut isu yang berkembang perlu dilihat dalam konteks satuan pendidikan secara lebih luas.


"Yang saya sampaikan bukan SMA ini atau SMA itu. SMA, SMK, MA maupun SLB yang berada dalam lingkup pendidikan provinsi memiliki tantangan masing-masing," ujarnya.


Ia juga mengklarifikasi informasi yang sebelumnya berkembang dan dikaitkan dengan salah satu sekolah di Meranti. Menurutnya, persoalan tersebut tidak tepat jika kemudian digeneralisasi sebagai masalah yang terjadi pada satu sekolah tertentu.


Poyadi menjelaskan, sebagai Ketua MKKS, dirinya berkoordinasi dengan kepala sekolah di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena itu, informasi mengenai berbagai persoalan pendidikan di daerah dapat menjadi bahan koordinasi bersama.


Dalam rapat tersebut, peserta juga menyoroti pentingnya membedakan antara informasi, dugaan, dan fakta yang telah terverifikasi. Setiap dugaan pelanggaran hukum harus ditangani melalui mekanisme yang berlaku dan tidak boleh menimbulkan stigma terhadap individu maupun kelompok tertentu.


Hasil rapat lintas sektor selanjutnya akan dihimpun dan disampaikan kepada Bupati Kepulauan Meranti. Pemerintah daerah akan mempertimbangkan berbagai langkah, baik melalui kebijakan daerah, penguatan edukasi, pembinaan keluarga dan lingkungan pendidikan, maupun upaya preventif dan persuasif lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Pemkab Kepulauan Meranti berharap kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan langkah penanganan yang terukur, sekaligus menjaga lingkungan pendidikan dan sosial yang aman, sehat, serta kondusif bagi masyarakat."****





LIPUTAN         :      NUR
EDITOR            :     REDAKSI 

Gubernur Kepri Teken MoU dengan UNRIDA, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pengembangan SDM

Gubernur Kepri Teken MoU dengan UNRIDA, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pengembangan SDM




KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU,  – 
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Riau Indonesia (UNRIDA) dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung di Prof. Indrayani Hall, Kampus UNRIDA, Kabupaten Indragiri Hulu, 16 Oktober 2026.


Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kompetensi mahasiswa, serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan mampu menghadapi tantangan masa depan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. Nopriadi, SKM., M.Kes.; Bupat Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si.; Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau juga Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd.; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Suci Rahmiani Ade, S.Sos., M.Si.; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hulu; perangkat daerah dari kedua wilayah; serta para undangan lainnya. 


Rektor UNRIDA, Prof. Indrayani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Riau atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan kepada UNRIDA. Ia berharap penandatanganan MoU ini menjadi pintu masuk bagi terwujudnya kerja sama yang lebih luas dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi dan pengembangan SDM.

Menurutnya, UNRIDA juga terus mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik langsung di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pada Mei lalu, UNRIDA telah membawa sekitar 100 mahasiswa untuk melaksanakan praktik di industri berskala internasional.


Dalam waktu dekat, UNRIDA berencana kembali mengirim sekitar 200 mahasiswa untuk melaksanakan praktik DUDI di Kepulauan Riau, dengan penempatan di sejumlah perusahaan industri internasional yang tersebar di provinsi tersebut.


Dukungan terhadap perkembangan UNRIDA turut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, SKM., M.Kes. Ia menilai UNRIDA menunjukkan perkembangan positif sebagai perguruan tinggi yang relatif muda.


Menurut Nopriadi, UNRIDA telah memperoleh akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali. Sejumlah program studi di perguruan tinggi tersebut juga telah meraih predikat Baik Sekali dan Unggul.


Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi UNRIDA untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, memperkuat tata kelola akademik, serta memperluas kontribusinya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja.


Sementara itu, Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis dengan perkembangan sektor industri yang pesat. Menurutnya, pengalaman Kepri dalam 


mengembangkan sektor industri dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Indragiri Hulu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu untuk terus berinovasi, memperkuat potensi daerah, serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan.


Bupati Ade Agus Hartanto juga menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur Kepulauan Riau di Kabupaten Indragiri Hulu merupakan suatu kehormatan sekaligus momentum istimewa bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kehadiran Bapak di Inhu merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus menjadi momen istimewa, karena rasanya ini pertama kalinya,” ungkapnya.


Ia menambahkan, keberadaan perguruan tinggi di Indragiri Hulu memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus meninggalkan daerah. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses pendidikan tinggi secara lebih mudah, termasuk bagi mereka yang ingin tetap bekerja sambil meningkatkan kualifikasi akademik.


Selain menandatangani MoU, Gubernur Ansar Ahmad juga memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa baru UNRIDA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya pendidikan tinggi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap penguasaan teknologi dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan dunia industri.


Ansar menegaskan bahwa inovasi dan kolaborasi merupakan faktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, kerja sama antardaerah dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas peluang pembangunan sekaligus melahirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Salah satu inovasi di saat-saat turbulensi ekonomi adalah kerja sama antardaerah. Dan tentunya salah satunya kampus yang kita banggakan ini,” ungkap Ansar.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap UNRIDA dan optimistis perguruan tinggi tersebut memiliki prospek besar dalam mendukung kemajuan pendidikan serta pengembangan SDM. Ansar mengajak Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan seluruh pihak terkait untuk terus memberikan dukungan agar UNRIDA dapat tumbuh dan berkembang menjadi perguruan tinggi yang berkualitas.


“Saya yakin kampus ini adalah kampus masa depan. Oleh karena itu, Ibu, Bapak, Pak Bupati, terus dukung kampus ini. Tidak ada sumber daya manusia yang handal tanpa perguruan tinggi,” tegasnya.
Penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan UNRIDA diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Sinergi tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta pemanfaatan potensi industri untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik.


Melalui kerja sama ini, UNRIDA diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berdampak, sekaligus berkontribusi dalam melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat regional, nasional, maupun internasional."****





LIPUTAN       :      REDAKSI
EDITOR         .:      REDAKSI 

Jumat, 23 Oktober 2026

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, PETANI CABAI DESA KUDAP BERSAMA BHABINKAMTIBMAS DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, PETANI CABAI DESA KUDAP BERSAMA BHABINKAMTIBMAS DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN





KabarPesisirNews.Com
TASIK PUTRI PUYUH RIAU,    -
Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, para petani cabai di Desa Kudap bersama Bhabinkamtibmas Desa Kudap, Brigpol Wahyu Sudrajad, S.IP., melaksanakan upaya pengembangan sektor pertanian cabai sebagai salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.


Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dalam mendorong kemandirian pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah pedesaan. 


Melalui pendampingan dan komunikasi yang baik, Bhabinkamtibmas turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.


Brigpol Wahyu Sudrajad, S.IP., selaku Bhabinkamtibmas Desa Kudap, menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik.


Selain itu, para petani diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas hasil panen, menjaga keberlanjutan lahan pertanian, serta menerapkan metode budidaya yang tepat agar produksi cabai dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat serta tumbuhnya semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Polisi hadir bersama masyarakat, mendukung petani, dan bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.


Polsek Merbau – Polres Kepulauan Meranti


#PolisiBersamaMasyarakat
#KetahananPangan
#Bhabinkamtibmas
#PetaniCabai
#DesaKudap
#PolresKepulauanMeranti."****




LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 

Jelang TKA SMA/SMK, MKKS Meranti Minta PLN Jamin Pasokan Listrik Stabil Selama Ujian

Jelang TKA SMA/SMK, MKKS Meranti Minta PLN Jamin Pasokan Listrik Stabil Selama Ujian






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,     – 
Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA dan SMK pada 26–28 Oktober serta 2–5 November 2026, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kepulauan Meranti meminta PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan di Selatpanjang memastikan keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian ujian berlangsung.


Permohonan tersebut disampaikan secara resmi oleh Ketua MKKS SMA Kabupaten Kepulauan Meranti, Poyadi, S.Pd., M.Si., melalui surat tertanggal 22 Oktober 2026. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan yang dapat memengaruhi kelancaran pelaksanaan TKA di sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan.


Bagi satuan pendidikan, ketersediaan listrik bukan sekadar persoalan fasilitas pendukung, melainkan bagian penting dari kesiapan teknis penyelenggaraan evaluasi akademik. Terlebih, apabila pelaksanaan ujian memanfaatkan perangkat elektronik, gangguan pasokan listrik berpotensi menghambat proses pengerjaan soal dan mengganggu konsentrasi peserta.


Dalam surat permohonannya, Poyadi berharap PLN memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan pasokan listrik selama jadwal ujian berlangsung.


“Selaku Ketua MKKS SMA Negeri dan Swasta Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengharapkan pada saat pelaksanaan TKA di Kabupaten Kepulauan Meranti agar kiranya tidak terjadi pemadaman lampu. Sebab, murid SMA dan SMK negeri maupun swasta yang mengikuti TKA ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti,” demikian isi permohonan Poyadi sebagaimana tertuang dalam surat tersebut.


Permintaan itu mencakup sekolah negeri maupun swasta yang menjadi bagian dari pelaksanaan TKA di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan cakupan wilayah yang tersebar, kesiapan pasokan listrik menjadi salah satu aspek teknis yang perlu diperhatikan agar pelaksanaan ujian dapat berjalan sesuai jadwal.


MKKS berharap PLN dapat melakukan langkah antisipatif, termasuk memperhatikan potensi gangguan jaringan dan menyiapkan penanganan apabila terjadi kendala kelistrikan. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko terganggunya proses ujian yang menjadi bagian dari agenda evaluasi pendidikan.


Di sisi lain, koordinasi antara pihak sekolah dan penyedia layanan listrik menjadi penting untuk memastikan kebutuhan teknis penyelenggaraan TKA dapat terpenuhi. Kelancaran ujian tidak hanya bergantung pada kesiapan peserta dan tenaga pendidik, tetapi juga dukungan sarana serta infrastruktur yang memadai.


Sementara itu, hingga berita ini disusun, pihak PLN Cabang Selatpanjang melalui Roni yang disebut sebagai manajer belum memberikan keterangan resmi ketika dikonfirmasi wartawan pada Jumat (23/10/2026) mengenai permohonan yang disampaikan MKKS tersebut.


Dengan jadwal TKA yang semakin dekat, kepastian kesiapan pasokan listrik dari pihak terkait diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi sekolah, peserta didik, serta panitia penyelenggara dalam mempersiapkan pelaksanaan ujian."****






LIPUTAN         :     MISWAN 
EDITOR            :     REDAKSI 
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres Gede: Polisi Harus Dekat dengan Masyarakat

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres Gede: Polisi Harus Dekat dengan Masyarakat






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Polres Kepulauan Meranti. Melalui program Jumat Berkah, jajaran kepolisian turun langsung menyapa komunitas pengemudi becak sekaligus mempererat hubungan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan yang berlangsung Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB itu menyasar Komunitas Becak BMW dan Komunitas Becak BOT di dua lokasi, yakni Kantor Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Jalan Merdeka, serta Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi.


Sebanyak 100 kotak makanan dan minuman dibagikan kepada para pengemudi becak sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri bersama masyarkat.


"Melalui Jumat Berkah, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin hubungan polisi dengan masyarakat semakin dekat dan harmonis," ujar Kapolres.


Menurutnya, komunitas pengemudi becak merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Selain berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari, para pengemudi becak juga dinilai dapat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar.


"Kami mengajak seluruh komunitas becak untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," katanya.


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kabag Log Polres Kepulauan Meranti AKP Herry Juana Putra, Ps. Kasat Binmas Iptu Abdul Roni, S.H., KBO Satlantas Ipda Noprizal, serta sejumlah personel Polres Kepulauan Meranti.


Tidak hanya membagikan makanan, personel kepolisian juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menjalin komunikasi, mendengarkan informasi dari masyarakat, serta mengajak para pengemudi becak berperan aktif menjaga ketertiban."****





SUMBER        :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 
HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS

HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS








KabarPesisirNews.Com
PALEMBANG SUMSEL,   - 
PT Hakaaston (HKA) menyiagakan personel layanan operasi dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait di Ruas Tol Palembang - Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan, di tengah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar ruas tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman selama penanganan di lapangan berlangsung. 


Kejadian karhutla di sekitar ruas tersebut mulai terpantau sejak Juli 2026 dan masih berlangsung hingga Oktober, dengan intensitas tertinggi terjadi pada Agustus hingga September. Sepanjang periode tersebut, HKA menjalankan kesiagaan secara berkelanjutan di titik-titik yang berdekatan dengan area terdampak. 


Sebagai penyedia jasa layanan operasi jalan tol, HKA menjalankan pemantauan berkala terhadap kondisi api, arah asap, dan jarak pandang di sekitar lokasi, serta menyiapkan pengamanan lalu lintas di ruas sebelum titik karhutla. Dengan pemantauan tersebut, langkah pengaturan lalu lintas dapat segera diambil apabila kondisi di lapangan berubah. 


Untuk mendukung kesiagaan tersebut, HKA menyiagakan 25 personel yang terdiri atas tim patroli, rescue, derek, dan medis, serta didukung personel Patroli Jalan Raya (PJR) dan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari instansi terkait. Armada yang disiagakan meliputi kendaraan patroli, kendaraan rescue, kendaraan derek yang dilengkapi tangki air, kendaraan water tank berkapasitas 5.000 liter, serta ambulans. 


Proses pemadaman di lapangan dijalankan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, Manggala Agni, dan Kepolisian Resor Ogan Ilir yang menerjunkan kendaraan armoured water cannon (AWC). BNPB bersama BPBD juga mendirikan posko penanganan di Gerbang Tol Pemulutan. Apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut, dukungan pemadaman melalui helikopter water bombing turut disiapkan. 


Penanganan bersama instansi terkait bukan kali pertama dilakukan. Koordinasi serupa telah beberapa kali dijalankan HKA bersama BPBD, Manggala Agni, dan kepolisian setempat pada kejadian karhutla sebelumnya di sekitar ruas kelolaan. Pola koordinasi yang telah terbangun tersebut membuat penanganan di lapangan dapat berjalan lebih cepat ketika kejadian serupa kembali terjadi. 


Direktur Operasi HKA, Aminudin Azis, menyampaikan bahwa penanganan kejadian seperti ini menuntut kecepatan informasi dan koordinasi lintas instansi. 


"Yang kami pastikan adalah pengguna jalan selalu mendapat informasi kondisi terkini dan pengaturan lalu lintas yang tepat. Petugas kami memantau kondisi di sepanjang ruas secara berkala dan berkoordinasi dengan instansi penanggulangan bencana serta aparat setempat agar setiap perubahan di lapangan dapat direspons cepat," ujar Aminudin. 


"Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk menyesuaikan kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan apabila melintasi area berasap, serta segera menghubungi call center apabila menemukan kondisi yang membahayakan di jalan tol," tambahnya. 


Melalui kesiagaan petugas dan koordinasi lintas instansi, HKA memastikan layanan operasi tetap berjalan dan pengguna jalan dapat melintas dengan aman meskipun wilayah di sekitar ruas tol sedang terdampak karhutla. Dengan menjaga kelancaran arus lalu lintas, HKA turut memastikan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan tetap terjaga sejalan dengan Asta Cita ke-8 pemerintah dalam memperkuat keselarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam. 


Pengguna jalan dapat menyampaikan laporan atau memperoleh informasi kondisi lalu lintas melalui call center 150-700 atau WhatsApp 08112-77000."****






LIPUTAN         :      RED
EDITOR            :      REDAKSI 
Jumat Berkah, Polsek Merbau Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Di Teluk Belitung.

Jumat Berkah, Polsek Merbau Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Di Teluk Belitung.






KabarPesisirNews.com
MERBAU KEP.MERANTI RIAU,      -
Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau, Polres Kepulauan Meranti. Melalui program Jumat Berkah, Polsek Merbau yang dipimpin IPTU Ahmad Fauzi Menara,S.Pd. menyalurkan bantuan sembako kepada korban musibah kebakaran di RW 02 RT 01, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Jumat (23/10/2026).


Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolsek Merbau bersama jajaran personel di lokasi kejadian yang masih menyisakan puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Jajaran Polsek Merbau menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan, dan telur kepada Gusnudin, korban kebakaran.


Kapolsek Merbau, IPTU Ahmad Fauzi Menara,S.Pd. menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang tertimpa musibah, serta sebagai wujud nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga kemanusiaan.


Ia juga menyampaikan, kegiatan Jumat Berkah ini bukan sekadar program rutin, namun merupakan panggilan hati dan bentuk kepedulian institusi Polri terhadap warga yang betul-betul membutuhkan dan sedang tertimpa musibah.


"Kami keluarga besar Polsek Merbau turut prihatin dan berduka cita atas musibah yang menimpa saudara kita di Teluk Belitung. Kehadiran kami di sini ingin memastikan bahwa Polri selalu ada bersama masyarakat, tidak hanya saat menjaga keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan," ungkap Kapolsek Merbau di sela-sela kegiatan.


Ia menambahkan, bantuan yang diberikan memang tidak seberapa nilainya, namun diharapkan mampu membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban dalam beberapa hari ke depan.


"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, dan semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali," tambahnya.


Sementara itu, keluarga korban kebakaran mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Polsek Merbau yang telah peduli dan memberikan perhatian kepada kami di saat sulit seperti sekarang ini.


Kapolsek Merbau juga menggigatkan kepada seluruh warga harus berhati-hati pada saat bepergian meninggalkan rumah,semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran,terutama yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.


Kegiatan Jumat Berkah kali ini, Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara,S.Pd. didampingi oleh Aiptu Dodi Novian Kanit Samapta, Aipda Mardoni Kanit Binmas, Bripka Iwan K.S Bhabinkamtibmas, serta unsur masyarakat Septika Ulianto dan Jefri.


Di sisi lain Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian antar sesama dan segera melaporkan kepada pihak Polsek Merbau atau call center 110 apabila menemukan tanda-tanda kebakaran dan gangguan Kamtibmas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.****





PENULIS       :       ALI SANIP 
EDITOR          :       REDAKSI 

DePA-RI - UNISRI Bersinergi Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

DePA-RI - UNISRI Bersinergi Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas







KabarPesisirNews.Com
SOLO JAWA TENGAH,       -  
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) menjalin kerja sama dengan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Solo melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang ditandatangani pada Jumat (23-10-2026) di Kampus UNISRI yang berlokasi di tempat yang sangat strategis di Kota Solo. 


Dari pihak universitas yang hadir diantaranya Prof. DR. Sutoyo, MPd (Rektor), Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan lain-lain. 


Dari pihak DePA-RI yang hadir selain Ketua Umumnya, Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M, juga hadir ketua DPD Jawa Tengah A. Yudo Prihartoro, S.H., M.H., M.M., dan pengurus DPD Jawa Tengah diantaranya Bayu Aji Kusuma Widjaya, SH, MH, CTA, CPM, dan Aris Subandrio, SH,MH. 


Pada saat yang sama UNISRI juga menandatangani MOU dan bersilaturrahmi dengan para mitranya yang lain seperti dengan beberapa universitas, lembaga peradilan, penyelenggara Pemilu dan sebagainya.


Namun khusus bagi DePA-RI UNISRI memiliki tempat tersendiri, karena nama Ignatius Slamet Riyadi yang merupakan pahlawan nasional yang dikenal berintegritas, berkarakter dan pemberani di masa revolusi dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Ia gugur di usia muda 23 tahun saat melakukan operasi melawan RMS di Ambon. 


Bagi DePA-RI kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen DePA-RI untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan profesi advokat melalui sinergi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi, sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai penyelenggaraan PKPA.


Ketua Umum DePA-RI, TM Luthfi Yazid, menyatakan bahwa pendidikan calon advokat tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan untuk memasuki profesi, tetapi juga harus membentuk karakter, integritas, dan kompetensi profesional.


“Advokat bukan sekadar profesi yang menguasai hukum dan mampu beracara di pengadilan. Advokat juga merupakan bagian penting dari sistem penegakan hukum yang memiliki tanggung jawab menjaga keadilan, melindungi hak-hak masyarakat, serta menjunjung tinggi etika profesi,” ujar Luthfi Yazid.


Menurutnya, tantangan profesi advokat semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital, meningkatnya perhatian publik terhadap perkara hukum, serta menguatnya fenomena trial by social media. Oleh karena itu, calon advokat perlu dibekali bukan hanya dengan kemampuan litigasi, hukum acara, dan penyusunan dokumen hukum, membuat Legal Opinion, Legal Due Deligence tetapi juga pemahaman tentang etika profesi, perlindungan hak asasi manusia, komunikasi publik, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.


Melalui kerja sama dengan UNISRI, DePA-RI berharap penyelenggaraan PKPA dapat menjadi ruang pembelajaran yang mengintegrasikan landasan akademik dengan pengalaman praktis para advokat, akademisi, dan praktisi hukum lainnya.


Kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang pengembangan kegiatan akademik bersama, seperti seminar hukum, penelitian, diskusi kebijakan hukum, pelatihan keterampilan profesi, serta program pengabdian kepada masyarakat sesuai kesepakatan kedua pihak.


“Tujuan akhirnya bukan sekadar melahirkan lebih banyak advokat, melainkan melahirkan advokat yang kompeten, berkarakter, bermental baja, berintegritas, independen, dan memiliki keberpihakan pada keadilan dan mereka yang less in power. Kualitas profesi advokat merupakan salah satu unsur penting dalam membangun negara hukum,” tambahnya.


DePA-RI berharap kolaborasi dengan UNISRI dapat menjadi langkah konkret untuk memperkuat pendidikan profesi advokat sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi advokat dan perguruan tinggi bagi pembangunan hukum serta mewujudkan kepastian hukum yang adil sesuai mandat konstitusi, UUD 1945.'****





LIPUTAN        :     MEGY
EDITOR           :     REDAKSI 
Gus Muhaimin Berharap UAS Jadi Perekat Persatuan Ulama dan Umat Islam.

Gus Muhaimin Berharap UAS Jadi Perekat Persatuan Ulama dan Umat Islam.







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin berharap Ustaz Abdul Somad (UAS) mengambil peran lebih besar dalam merajut persatuan ulama, dai, dan umat Islam di Indonesia. Menurutnya, persatuan menjadi kebutuhan mendesak di tengah perpecahan yang dinilai telah melemahkan pengaruh umat Islam dalam kehidupan kebangsaan.

Harapan tersebut disampaikan Gus Muhaimin saat bersilaturahmi ke kediaman UAS di Pondok Pesantren Az-Zahra, Kampar, Riau, seusai memimpin Apel Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Dar el Hikmah, Pekanbaru.

Gus Muhaimin mengungkapkan, salah satu tujuan utama kunjungannya adalah mengajak UAS membangun kembali kebersamaan di kalangan ulama dan para penggerak Islam yang selama ini dinilai berjalan sendiri-sendiri.

“Sudahlah, perbedaan itu sekali saja, lima menit di kotak suara saja. Lima menit saja. Tapi setelah itu tentu persatuan lebih baik, semua bersatu tanpa ada sekat perbedaan,” ujar Gus Muhaimin di kediaman UAS, Kamis (22/10/2026).

Ia menilai, UAS memiliki kapasitas untuk menjadi perekat persatuan karena kiprah dakwahnya yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas Muslim di kawasan transmigrasi dan pelosok daerah.

Gus Muhaimin mengaku telah lama mengikuti dakwah UAS bersama keluarganya. Ia juga mengenang perjuangan UAS dalam membela tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), seperti tahlilan dan pembacaan Surah Yasin, yang tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.

Menurut Gus Muhaimin, tradisi keagamaan tersebut bukan semata-mata ritual, melainkan juga ruang kebersamaan dan solidaritas sosial bagi masyarakat akar rumput. Melalui kegiatan keagamaan, warga dapat saling berbagi dan memperkuat ikatan sosial. “UAS ini pembela jemaah di kampung-kampung transmigran di seluruh pelosok. Saya tahu persis perjuangannya,” katanya.

Ia menegaskan, persatuan umat Islam memiliki arti strategis, bukan hanya bagi kehidupan keagamaan, melainkan juga bagi upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat arah perjuangan bangsa.

Gus Muhaimin menyoroti masih besarnya persoalan kemiskinan yang dihadapi umat Islam. Menurutnya, potensi umat yang besar seharusnya dapat menjadi kekuatan untuk memperbaiki kondisi sosial-ekonomi apabila dibarengi kebersamaan dan langkah nyata.

“Kalau umat Islam bersatu, mengubah nasib bangsa akan lebih cepat,” ujarnya.

Selain berdampak pada kesejahteraan, ia meyakini persatuan umat juga dapat memperkuat kontribusi Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan dunia Islam. Karena itu, ia berharap para ulama dapat memainkan peran sebagai penuntun moral sekaligus pengarah gerakan umat dan kehidupan kebangsaan.

Silaturahmi itu ditutup dengan pertukaran buku. Gus Muhaimin menyampaikan terima kasih atas sejumlah buku yang diberikan UAS, termasuk karya disertasi sang ulama yang ditulis di Sudan.

Ia berharap pertemuan tersebut membawa manfaat dan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama dalam membangun persatuan umat. “Semoga silaturahmi saya dengan Ustaz Abdul Somad hari ini bisa membawa kebaikan dan kemanfaatan, terutama untuk saya pribadi,” kata Gus Muhaimin."****




LIPUTAN         :      RED/OJA
EDITOR            :      REDAKSI