Sabtu, 11 April 2026

Sebagian Jakarta Kemarin Gelap Gulita, Jumat Pagi GM PLN UID Jaya Malah Santai Bersepeda

Sebagian Jakarta Kemarin Gelap Gulita, Jumat Pagi GM PLN UID Jaya Malah Santai Bersepeda






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Pemadaman listrik berskala besar bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Berdasarkan catatan, selama di era Dirut PLN Darmawan Prasodjo, sudah terjadi blackout berulang kali di sejumlah wilayah di Indonesia.


Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan hingga Bali, semuanya pernah merasakan _blackout_. Bahkan Jakarta sebagai urat nadi negara ini, yang semestinya paling dijaga keandalan listriknya, juga turut merasakannya pada Kamis sore hingga malam (9/4/2026).


Peristiwa itu pun berdampak luas bagi masyarakat. Padahal keandalan sistem kelistrikan adalah kebutuhan mendasar yang semestinya tidak bisa ditawar-tawar, terlebih bagi ibukota yang menjadi motor penggerak untuk Indonesia.


Mirisnya, ketika sebagian warga Jakarta masih merasakan dampak pemadaman listrik tersebut, dan publik menunggu pemulihan, justru arah dan sikap dari pucuk pimpinan PLN sampai saat ini belum jelas. 


Bukan hanya harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi, seharusnya dalam situasi krisis yang meluas, Darmawan Prasodjo sebagai pimpinan tertinggi di PLN, diharapkan tampil bertanggung jawab memberikan kejelasan sekaligus menunjukkan empati yang kuat kepada masyarakat yang terdampak.


Namun yang terlihat justru sebaliknya. Di saat publik mempertanyakan apa penyebab terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, pada Jumat pagi (10/4)2026), tanpa merasa 'berdosa', jajaran petinggi PLN UID Jakarta Raya terlihat bersepeda santai mengelilingi ibu kota.


Menanggapi hal tersebut, Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira menilai, jelas hal itu sangat kontras dan tidak masuk akal.


"Karena jelas pemadaman yang terjadi bukan sekadar gangguan biasa. Peristiwa ini melumpuhkan sebagian an aktivitas ibukota, mengganggu aktivitas lainnya seperti pusat perbelanjaan, bahkan menghentikan operasional MRT Jakarta hingga penumpang harus dievakuasi. Dalam situasi seperti ini, publik tidak hanya terdampak secara fisik, tetapi juga secara psikologis muncul kekhawatiran, ketidakpastian. Wajar muncul pertanyaan besar apa yang sebenarnya terjadi?," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat siang.


Namun di saat pertanyaan itu muncul, lanjutnya, alih-alih melihat kesigapan penuh dari para Manajemen PLN, publik justru disuguhi citra yang berjarak dari realitas. 


"Aktivitas bersepeda mungkin dimaksudkan sebagai ajang kebersamaan atau gaya hidup sehat, tetapi dalam konteks krisis, ia terasa seperti simbol ketidakpekaan. Kepemimpinan dalam sektor layanan publik tidak hanya diuji saat kondisi normal, tetapi justru saat krisis melanda," tudingnya.


*Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya*


"Di momen seperti ini, yang dibutuhkan bukan sekadar kerja teknis di lapangan, melainkan juga kehadiran moral dari para pemimpin hadir di pusat kendali, memberikan penjelasan terbuka, memastikan pemulihan berjalan cepat, dan yang terpenting, menunjukkan empati kepada masyarakat yang terdampak," imbuh Yudhis.


Karena jika faktanya seperti itu, kata Ketua Umum IWO tersebut, yang dipertaruhkan bukan hanya aliran listrik, tetapi juga kepercayaan publik terhadap PLN.


"Ketika masyarakat melihat adanya jarak antara penderitaan yang mereka rasakan dengan aktivitas para pemangku kebijakan, maka yang terkikis bukan hanya citra, tetapi legitimasi. Apalagi selama ini PLN kerap mengusung narasi 'Melayani Sepenuh Hati'. Namun peristiwa ini justru menimbulkan pertanyaan: apakah sensitivitas terhadap pelanggan juga dijaga dengan hati?," kata dia.


Lebih jauh Yudhistira mengatakan, jika krisis sebesar ini tidak cukup untuk mengubah prioritas, maka publik berhak mempertanyakan, untuk siapa sebenarnya pelayanan itu dijalankan. Kami harap hal ini jadi perhatian Presiden. Sudah sewajarnya copot Dirut PLN dan GM PLN UID Jaya yang seakan tak merasa bersalah atau peristiwa yang bukan masuk kategori _force majeure_ ini," pungkasnya."****







LIPUTAN  :   RILIS RESMI PP IWO
EDITOR    :   REDAKSI 
Aksi Spontan  Sekda Siak,  Mahadar Angkat Sampah di Goro Massal : ASN Teladan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Aksi Spontan Sekda Siak, Mahadar Angkat Sampah di Goro Massal : ASN Teladan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan





KabarPesisir News.Com 
SIAK RIAU,    - 
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar memimpin langsung aksi kerja bakti massal. Tampak mantan Kadis Pendidikan itu tak segan-segan turun langsung untuk mengangkat tumpukan sampah plastik dari dalam drainase di sekitar Masjid Islamic Center, Kota Siak Sri Indrapura.


Aksi spontan Mahadar, diikuti oleh ASN yang lain, turun ke drainase. Gotong royong massal yang di ikuti ribuan ASN ini, sebuah langkah strategis untuk memotivasi sekaligus memberikan teladan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


"Goro ini, selain menumbuhkan kesadaran para ASN cinta bersih, juga kita harus memberi teladan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita," kata Sekda Mahadar, Jum'at, (10/4/2026).


Ia mengaskan, aksi kerja bakti atau Jumat bersih-bersih ini, sudah menjadi agenda rutin yang terstruktur. Dengan titik lokasi goro berpindah-pindah.

"Hari ini, kita pilih lokasi di seputaran Masjid Islamic dan Bawah Jembatan Tengku Agung. Masing-masing Dinas sudah kita tetapkan lokasinya," kata dia.


Ia menambahkan, melalui keterlibatan ASN, pemerintah berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat secara luas demi terciptanya lingkungan yang asri dan berkelanjutan.


"Aksi kerja bakti massal ini, juga arahan pemerintah pusat, untuk mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto," kata dia lagi.


Selain itu, upaya ini menunjukkan bahwa Kota Siak Sri Indrapura, sebagai kota yang bersih. Karena itu, mendapat Penghargaan Adipura tahun 2023, sebagai kategori kota kecil terbersih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


"Ini wajib kita pertahankan, dengan mengerahkan ASN dan masyarakat menjaga kebersihan kota yang kita cintai ini," tutupnya."****





LIPUTAN SIAK   :    RUSTAM
EDITOR               :    REDAKSI

Jumat, 10 April 2026

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti memasuki hari keempat, Kamis (10/4/26). Polres Kepulauan Meranti bersama warga bergotong royong di dua lokasi sekaligus.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan pekerjaan difokuskan pada jembatan penghubung antar desa di Jalan Peleper, Dusun I, Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. "Pengecoran lantai jembatan saat ini sudah mencapai sekitar 20 persen," ujarnya.


Pekerjaan tersebut melibatkan tiga personel Polsek Tebing Tinggi Barat dibantu enam warga. Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan pembuatan mal balok.


Selain itu, Polres juga membangun akses jalan menuju Mushola Nurul Iman di Dusun V, Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat. Empat personel Polsek Rangsang Barat bersama enam warga terlibat dalam pekerjaan ini.


"Progres di lokasi ini sudah mencapai 50 persen, meliputi pengecoran lantai, pemasangan mal, pengikatan besi tiang, serta pengecoran tiang pagar jembatan," kata Kapolres Aldi.


Ia menambahkan, pekerjaan lanjutan mencakup pembongkaran mal tiang pagar dan penyelesaian pagar jembatan."****





SUMBER      :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 
Intel Kodam Tuanku Tambusai Amankan Pelaku Narkoba

Intel Kodam Tuanku Tambusai Amankan Pelaku Narkoba








KabarPesisirNews.Com
ROKAN HILIR RIAU,    – 
Personel Detasemen Intelijen XIX/TT mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (10/4/2025).


Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkoba di kawasan tersebut.


Menindaklanjuti informasi itu, Komandan Lapangan Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak segera melaporkan situasi kepada Komandan Detasemen Intelijen XIX/TT Letkol Inf. Rahim Cahyadi, S.Hub.Int.


Berdasarkan laporan tersebut, komandan detasemen memerintahkan tim di lapangan untuk segera melakukan penggerebekan di lokasi yang dicurigai.


Sekitar pukul 10.30 WIB, tim yang dipimpin Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak bergerak ke lokasi di belakang Rumah Makan Putri Balam Km 14, Kecamatan Bagan Sinembah.


Saat tiba di lokasi, petugas mendapati seorang pria berinisial Sujarno tengah berada di sebuah pondok, diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu.


Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.


Dalam operasi itu, petugas mengamankan Sujarno yang diduga sebagai pengedar serta seorang pria lainnya, Hariyanto, yang diduga sebagai pengguna.


Keduanya ditangkap tanpa perlawanan dan langsung diamankan di tempat kejadian perkara.


Dari hasil penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat ±35,99 gram, dua unit telepon genggam, timbangan digital, uang tunai Rp10 juta, alat hisap, serta sejumlah dokumen kendaraan dan identitas diri.


Selain itu, turut diamankan sebuah senjata tajam jenis pisau belati yang ditemukan di lokasi.


Berdasarkan keterangan awal, aktivitas peredaran narkoba tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu tahun.


Sabu-sabu tersebut disebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial R yang berdomisili di wilayah Bagan Sinembah, dengan sistem setoran hasil penjualan.


Sekitar pukul 12.03 WIB, kedua terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Rokan Hilir untuk proses hukum lebih lanjut.


Aparat mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan guna menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut."****
(Rls Ald).-






EDITOR       :    REDAKSI 

Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur

Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur





KabarPesisirNews.Com
FLORES TIMUR NTT,   -
Suasana tenang di Flores Timur pada Kamis dini hari (9/4/2026) mendadak berubah menjadi kepanikan setelah gempa bumi dangkal berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tersebut. Dampak paling parah terjadi di Pulau Adonara, di mana ratusan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah warga harus mendapatkan perawatan medis.


Guncangan terjadi sekitar pukul 00.17 WITA dan berlangsung selama dua hingga empat detik. Meski magnitudonya tergolong sedang, kedalaman gempa yang hanya sekitar 5 kilometer membuat daya rusaknya cukup besar, terutama bagi bangunan warga.


Hingga siang hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat telah terjadi sekitar 60 kali gempa susulan. Kondisi ini membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka karena khawatir akan guncangan lanjutan.


Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Desa Terong dan Desa Lamahala. Berdasarkan data dari Camat Adonara Timur, Ismail Ban, total 146 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 105 unit di Desa Terong dan 41 unit di Desa Lamahala.


Selain kerusakan bangunan, sedikitnya 20 warga dilaporkan mengalami luka-luka. Lima orang di antaranya mengalami luka berat dan memerlukan penanganan intensif, sementara lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan saat berusaha menyelamatkan diri.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.


Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan TAGANA telah turun langsung ke lokasi. Fokus penanganan saat ini meliputi pendataan korban, pembangunan tenda pengungsian, serta penyaluran kebutuhan dasar seperti kasur dan terpal.


Di tengah kondisi tersebut, warga terdampak berusaha bertahan dengan mendirikan tenda darurat seadanya. 


Salah satu korban, Maryam Mahyudin, mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan parah dan dirinya masih diliputi trauma akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.


“Rumah saya hancur, dan saya masih trauma karena guncangannya masih teringat. Saya melihat dinding rumah roboh saat hendak berlari keluar. Sekarang kami hanya bisa memasak dan tidur di tenda sederhana beratapkan terpal,” ujar Maryam."****
(Rls).-





EDITOR       :    REDAKSI 



Kamis, 09 April 2026

Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan

Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi Barat, Polres Kepulauan Meranti, menyalurkan bantuan sosial berupa vitamin dan makanan bergizi kepada anak stunting dan kurang gizi di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (9/4/2026) pagi.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Poros Desa Tenan hingga wilayah Mantiasa, Dusun 04. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan anak-anak, khususnya yang mengalami stunting di wilayah tersebut.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D. Turnip, SE, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa tiga paket vitamin serta satu paket makanan bergizi berupa roti dan telur.


Adapun penerima bantuan adalah seorang anak bernama Abdurrohim Alfarisin, berusia 9 bulan, dengan berat badan 5,9 kilogram dan tinggi badan 65,5 sentimeter. Anak tersebut diketahui mengalami kondisi pertumbuhan lambat (stunting) dan merupakan putra dari pasangan Jumadi dan Zulmilawati, warga Desa Tenan.


“Kami berharap bantuan ini dapat membantu pemenuhan gizi anak serta mendukung proses pertumbuhan yang lebih baik ke depan,” ujar Ipda D. Turnip.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Tenan Briptu Jonathan Harianja, Bidan Desa Tenan Julia Fitri, serta Kepala Desa Tenan, Samsi.


Kapolsek juga menjelaskan bahwa kondisi anak penerima bantuan menunjukkan tanda-tanda stunting, sehingga diperlukan perhatian dan penanganan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan tenaga kesehatan.


Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kesehatan anak-anak di desa mereka.


“Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif. Kehadiran Polri juga mempererat komunikasi dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang semakin baik,” tutup Kapolsek."****






SUMBER      :    
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 
Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar

Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar






KabarPesisirNews.Com
PALEMBANG SUMSEL,   -
PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi menuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang - Betung (Paltung) yang kini sedang berprogress.


PR besar pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini dilakukan untuk mengejar target, proyek strategis nasional (PSN) ini bisa segera beroperasi jelang Nataru dan Lebaran Idul Fitri 2027, sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada hari besar keagamaan tersebut. 


Berdasarkan data, hingga Maret 2026, pembangunan jalan tol yang dilakukan Hutama Karya khususnya untuk jalur Palembang – Betung seksi 1-2, sudah mencapai progress 69,63 persen.


"Proyek ini kan terhenti pada tahun 2022. Sejak proyek B to B ini dipecah konsesinya dari BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kepada BUJT PT Hutama Karya (HK) pada September 2024. Kemudian proyek ini dilanjutkan HK setelah berkontrak dengan Waskita Karya pada Oktober 2024. Dan kini dari panjang 54 kilometer untuk jalur Palembang - Betung, yang harus diselesaikan HK pembangunannya, secara keseluruhan progressnya jika dihitung secara gabungan dengan yang dikerjakan oleh WST, total progressnya sudah mencapai 91,21 persen," ungkap Project Director Ruas Palembang – Betung Seksi 1-2 PT Hutama Karya, Fakhrudin kepada wartawan.


Sejak ditugaskan oleh pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan tol Paltung, sejumlah strategi langsung dijalankan HK untuk menuntaskan tanggung jawab tersebut. 


"Memang pertapakan jalan tol untuk jalur Paltung itu terbilang cukup sulit dan labil karena sebagian besar rawa atau lahan basah. Karena itu, diperlukan berbagai langkah agar konstruksinya kuat guna mengantisipasi jalan tol tidak gampang rusak. Total ada 5 spot yang menjadi fokus pembangunan jalan tol ini," sebutnya.


Dari kelima spot tersebut, lanjut Fakhrudin, ada 3 spot Lokasi rawa/lahan basah (Sta 41, Sta 46 dan Sta 48) yang menjadi fokus penyelesaian jalan tol Paltung seksi 1-2 dengan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer dan sangat membutuhkan pekerjaan extra.


"3 spot tersebut kini fokus ditangani HK.  Setelah dilakukan kajian dan analisis lokasi tol tersebut dibangun di atas rawa berair yang cukup dalam, diantara spot itu kami akhirnya memutuskan untuk melakukan vacuum preloading atau metode perbaikan tanah dasar untuk mengatasi tanah lunak agar tidak terjadi penurunan (settlement) pada jalan tol," urai Fakhrudin.


Proses vacuum preloading dengan menggunakan sejumlah mesin itu khusus dilakukan di Sta 46-47 sepanjang 600 meter dan Sta 48-49 dengan panjang 650 meter.



"Sedangkan spot ketiga di Sta 41-42 sepanjang lebih kurang 200 meter, pekerjaannya melanjutkan sisa (cost to complete) pengaspalan dan penyesuaian alinyemen dari BUJT WST yang merupakan sambungan dari Palembang (Kramasan) menuju Betung," sebutnya 


Untuk pekerjaan Sta 41-42 ini, kata Fakhrudin, pelaksanaan pekerjaannya akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keseluruhan Ruas Palembang - Betung Seksi 1-2 termasuk Jembatan Sungai Musi V akan dituntaskan sampai Triwulan ke-4 tahun 2026.


Sementara itu Arief Yeri selaku Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) PT Hutama Karya juga menyampaikan, pada saat hari raya Idul Fitri 2026 lalu, untuk mendukung SKB 3 Menteri dan sebagai wujud sinergitas dengan Polri dalam mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik, jalan tol Paltung seksi 1-2 ini turut difungsionalkan  secara gratis pada 13 hingga 29 Maret 2026.


"Pengaruhnya cukup besar. Volume kendaraan yang melintas di jalan nasional bisa terurai hingga ribuan kendaraan dan para pemudik juga lebih hemat waktu untuk menuju ke kampung halamannya, misalnya dengan tujuan Jambi yang mampu menghemat sampai 3 jam dari waktu tempuh. Apalagi yang fungsional terdiri dari 2 seksi, seksi 1 (Kramasan - Musi Landas) dan seksi 2 (Musi Landas - Pangkalan Balai)," ujarnya.


Di samping itu, Hutama Karya juga berharap dalam waktu dekat pembebasan lahan di exit tol Simpang Sebidang Pangkalan Balai bisa segera dituntaskan oleh Kementerian PU sehingga pekerjaan jalan keluar tol menuju jalan nasional, bisa secepatnya terlaksana.


"Saat ini memang belum bisa dikerjakan karena terhambat lahan yang belum dibebaskan. Kalau untuk Sta 96-97 yang terhubung menuju Betung juga baru bebas dan pekerjaan pileslab baru dilakukan sekarang (on progress) karena lahannya baru bebas bulan Desember," kata Fakhrudin seraya membeberkan bahwa pekerjaannya baru meliputi penimbunan, rigid dan pemancangan pileslab.


*Jalan Tol BUJT PT HK Terintegrasi Dengan BUJT PT WST*


Sebagai informasi, proyek infrastruktur  jalan tol Paltung seksi 1-2 yang kini dikerjakan pembangunannya oleh BUJT PT Hutama Karya memang terintegrasi dengan proyek jalan tol Kayu Agung - Palembang yang dimiliki oleh BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol.


Untuk memperlancar jalan tol di kawasan Kayu Agung - Palembang yang sempat terganggu akibat rusaknya jalur di sejumlah titik, saat ini pihak WST terpantau tengah melakukan sejumlah pembenahan diantaranya melakukan SFO atau Scrapping (pengerukan aspal lama), Filling (pengisian aspal baru) dan Overlay atau pelapisan ulang aspal yang selama ini menuai sorotan pengguna jalan tol."****







LIPUTAN      :    RED
EDITOR         :    REDAKSI 
AS Dinilai Kalah dalam Perang Iran, Ini Alasan yang Tak Terbantahka

AS Dinilai Kalah dalam Perang Iran, Ini Alasan yang Tak Terbantahka





KabarPesisirNews Com
WASHINGTON,   - 
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memang menyatakan kemenangan dalam kampanye militernya melawan Iran hampir tepat 24 jam setelah Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Tetapi secara strategis, hal itu tidak terlihat demikian.


Pasukan Amerika telah mendominasi taktik, menenggelamkan kapal-kapal Angkatan Laut Iran, melumpuhkan kemampuan rudal balistik dan pembuatan drone-nya, dan menghancurkan sebagian besar pertahanan udaranya.


Namun, kelompok garis keras yang telah memerintah Teheran selama 47 tahun terakhir masih berkuasa. Iran masih memiliki persediaan uranium yang sangat diperkaya—salah satu alasan utama Presiden Donald Trump memulai perang. Iran juga dapat mengeklaim dominasi baru atas Selat Hormuz, ancaman yang semakin besar bagi pasar energi dunia. Itu beberapa alasan yang tak bisa dibantah bahwa AS bukanlah pemenang dalam perang ini.


Saat negosiasi dimulai akhir pekan ini di Pakistan untuk mengakhiri konflik secara permanen, perang tersebut telah menegaskan kembali signifikansi regional Iran, termasuk kemampuannya untuk menyerang negara-negara tetangganya dengan rudal dan drone—dan menimbulkan penderitaan ekonomi dan politik pada musuh-musuhnya.


“Saya tidak tahu bagaimana jin itu bisa kembali ke dalam botol tanpa AS secara besar-besaran mendefinisikan kembali tujuan strategis kita,” kata seorang pejabat pertahanan Amerika.


“Saya tidak dapat membayangkan apa yang dapat ditawarkan atau diancam AS kepada Iran saat ini yang menghasilkan hasil yang memuaskan," ujarnya, seperti dikutip Politico, Kamis (9/4/2026).


Menteri Perang Amerika Pete Hegseth pada hari Rabu mengemukakan narasi keberhasilan total, menawarkan serangkaian pencapaian AS sebagai "kemenangan bersejarah dan luar biasa" yang mencapai "setiap tujuan".


Namun, dia juga berjanji untuk tetap menempatkan pasukan AS di wilayah tersebut untuk memastikan Teheran mematuhi ketentuan gencatan senjata, sebuah langkah yang juga dapat membuat pasukan Amerika rentan terhadap serangan lebih lanjut."****
(Rls Wd).-





EDITOR        :    REDAKSI 

Rabu, 08 April 2026

Ketua DPRD Kepulauan Meranti H.Khalid Ali Gelar Halal Bihalal Di Kediamannya.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti H.Khalid Ali Gelar Halal Bihalal Di Kediamannya.




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H.Khalid Ali SE melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal bersama Keluarga dan masyarakat Jemaah Masjid Al-Ihsan Teluk Belitung Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau pada Selasa (7/4/2026) malam di kediamannya.


Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan kehangatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H.Khalid Ali SE menyampaikan ucapan selamat Idul fitri 1447 hijriah kepada seluruh masyarakat yang hadir pada malam itu.


“Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita kembali fitri dan selalu berada dalam rahmat Allah SWT,” ucap H.Khalid Ali dalam sambutan singkatnya.

Kegiatan Halal Bihalal ini turut diisi dengan ramah tamah dan saling bermaafan antar sesama Ketua DPRD Kepulauan Meranti, yang berpasangan Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi, yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kekeluargaan yang menjadi semangat utama dalam momentum Idul fitri tersebut.


Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif bersama masyarakat."****






LIPUTAN       :    ALI SANIP 
EDITOR         :    REDAKSI
Progres Di Hari Kedua Polres Meranti Bersama Warga Bagun Jembatan Merah Putih Akses Antar Desa Makin Terbuka

Progres Di Hari Kedua Polres Meranti Bersama Warga Bagun Jembatan Merah Putih Akses Antar Desa Makin Terbuka






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan progres positif. 


Memasuki hari kedua, Jembatan Batang Malas dan Jembatang Sialang Pasung Selasa (7/4/2026), kegiatan pembangunan dilakukan di dua lokasi berbeda dengan melibatkan personel kepolisian dan masyarakat setempat.


Hal ini Sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung infrastruktur desa sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.


“Pembangunan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.


Progres di Desa Batang Malas


Di lokasi pertama, yakni jembatan penghubung antar desa di Jalan Peleper, Dusun I, Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, kegiatan pembangunan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.


Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembuatan lubang pondasi dasar, pemasangan cerocok, serta perakitan besi pondasi. Kegiatan ini melibatkan dua personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama enam warga setempat.


Sejumlah peralatan digunakan dalam proses pembangunan, seperti bondem, gunting besi, palu, gergaji, parang, tang, hingga gerobak angkong.


Untuk tahap selanjutnya, direncanakan akan dilakukan pengecoran pondasi dasar dan perakitan besi lantai jembatan.


Pembangunan Akses Musholla di Sialang Pasung


Sementara itu, di lokasi kedua yang berada di Dusun V Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, pembangunan diawali dengan doa bersama di Musholla Nurul Iman.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, personel Polsek Rangsang Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus musholla.


Usai doa bersama, pembangunan dilanjutkan dengan pembongkaran jembatan lama dan pembersihan area kerja. Proses ini melibatkan empat personel Polsek Rangsang Barat dan enam warga.


Wujud Polri Presisi


Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam membantu masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi yang lebih layak dan aman.


Selain meningkatkan konektivitas antar wilayah, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pembangunan hingga selesai agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat."****





SUMBER      :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Selasa, 07 April 2026

WFH ASN Siak Setiap Rabu, Bupati Dr.Afni Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

WFH ASN Siak Setiap Rabu, Bupati Dr.Afni Pastikan Pelayanan Tetap Optimal


 

 
KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,   -
Pemerintah Kabupaten Siak resmi menerbitkan kebijakan strategis berupa penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN selama satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Siak Nomor 008/BKPSDMD-BINWAS/275 Tahun 2026 tentang pengaturan pelaksanaan kerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi budaya kerja birokrasi yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis kinerja.


Penerapan WFH ini dijadwalkan mulai Rabu, 
08 April 2026, dan menjadi bagian dari tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam mempercepat digitalisasi tata kelola pemerintahan serta meningkatkan produktivitas ASN melalui fleksibilitas kerja. Dengan kebijakan ini, Kabupaten Siak menunjukkan komitmennya dalam mengadopsi pola kerja modern yang tidak hanya berorientasi pada kehadiran fisik, tetapi juga pada capaian kinerja yang terukur dan akuntabel.


Bupati Siak, Dr.Afni, menegaskan bahwa penetapan hari Rabu sebagai jadwal WFH merupakan hasil penyesuaian kebijakan pusat dengan kondisi dan kebutuhan daerah.


“Jika pemerintah pusat menetapkan WFH pada hari Jumat, maka di Siak kita mulai dari hari Rabu. Kebijakan ini bersifat fleksibel, satu hari dalam sepekan, dan dapat disesuaikan oleh masing-masing daerah,” ujar Dr.Afni, Selasa (7/4/2026).


Meski bekerja dari rumah atau dari lokasi lain (Work From Anywhere/WFA), Dr.Afni menekankan bahwa seluruh ASN dan Non ASN tetap wajib menjaga disiplin, integritas, serta memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh mengalami penurunan akibat kebijakan ini.


“WFH bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Kehadiran, tanggung jawab, dan capaian kerja tetap menjadi prioritas utama. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan seperti biasa, tanpa ada gangguan,” tegasnya.


Lebih lanjut, implementasi WFH di lingkungan Pemkab Siak didukung dengan optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sehingga seluruh aktivitas kerja dapat dipantau dan dievaluasi secara digital. Penilaian kinerja ASN dilakukan secara terukur dengan memperhatikan efektivitas pelayanan serta efisiensi biaya operasional, baik di tingkat perangkat daerah maupun individu pegawai.


Dalam surat edaran tersebut, Bupati Afni juga memberikan sejumlah penegasan penting, di antaranya ASN dan Non ASN dilarang keluar daerah selama pelaksanaan WFH, kecuali dalam kondisi tertentu dengan Surat Perintah Tugas resmi. Selain itu, pegawai tetap diwajibkan mengisi daftar hadir melalui aplikasi e-Government dengan titik lokasi berada di wilayah Kabupaten Siak, serta melaporkan seluruh produk layanan baik yang dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline).


Menurut Dr.Afni, kebijakan WFH tidak hanya bertujuan meningkatkan fleksibilitas kerja, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan nasional dalam mendukung efisiensi energi dan penghematan anggaran daerah.


“WFH ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung gerakan hemat energi, sekaligus mengubah pola kerja konvensional dari Work From Office (WFO) menuju sistem kerja yang lebih dinamis seperti WFH dan WFA, sejalan dengan penguatan SPBE,” jelasnya.


Ia juga memastikan bahwa selama pelaksanaan WFH, aktivitas operasional kantor akan diminimalisir, kecuali untuk fungsi-fungsi penting seperti keamanan, pemeliharaan sarana prasarana, serta pelayanan langsung kepada masyarakat yang bersifat esensial.


Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan bahwa layanan publik strategis dan mendasar tetap berjalan normal dan optimal. Layanan tersebut meliputi sektor kesehatan seperti Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas, layanan darurat medis, pendidikan, perpustakaan daerah, administrasi kependudukan, perizinan, serta pelayanan di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga pemerintahan kampung.


Selain itu, sektor vital lainnya seperti penanganan bencana, pengelolaan pendapatan daerah, operasional lalu lintas termasuk pengawasan kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL), pelayanan pelabuhan, penerangan jalan umum, pengelolaan sampah, kebersihan dan pertamanan, hingga pekerjaan teknis seperti perbaikan jalan, jembatan, dan sistem penyediaan air bersih tetap diwajibkan beroperasi secara maksimal sesuai kebutuhan dan karakteristik layanan.


“Kita pastikan seluruh Perangkat Daerah yang memberikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Tidak boleh ada satu pun layanan yang terganggu. WFH harus tetap menjaga bahkan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Dr.Afni kembali.


Dari sisi efisiensi, kebijakan ini diharapkan mampu menekan berbagai biaya operasional, mulai dari penggunaan listrik, air, telepon, hingga konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta biaya operasional pegawai lainnya. Pemerintah daerah juga diminta untuk melakukan perhitungan rinci terhadap potensi penghematan yang dihasilkan selama pelaksanaan WFH.


“Saya minta setiap Perangkat Daerah menghitung secara detail penghematan anggaran yang diperoleh selama WFH. Laporan tersebut harus disampaikan paling lambat tanggal 10 setiap bulan berikutnya,” instruksi Bupati.


Sebagai bagian dari tata kelola yang akuntabel, Pemkab Siak juga akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala guna memastikan kebijakan WFH berjalan efektif, efisien, dan tetap menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.


Dengan langkah ini, Kabupaten Siak tidak hanya mengikuti arus transformasi birokrasi nasional, tetapi juga berupaya menjadi daerah yang progresif dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital."****






SUMBER  :  HUMAS PEMKAB SIAK
EDITOR    :  REDAKSI