Rabu, 06 Mei 2026

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kapolsek Tualang dan LAN Siak Edukasi 250 Pelajar SMK Yamatu tentang Bahaya Narkotika dan Tertib Berlalu Lintas

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kapolsek Tualang dan LAN Siak Edukasi 250 Pelajar SMK Yamatu tentang Bahaya Narkotika dan Tertib Berlalu Lintas





KabarPesisirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU,    -
5 Mei 2026 — Dalam upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tualang melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (Dikmas) dan penyuluhan kepada pelajar SMK Yamatu, Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Selasa (5/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai narasumber. Sebanyak 250 siswa mengikuti penyuluhan yang mengangkat dua isu penting, yakni pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika serta edukasi tertib berlalu lintas.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak Amrizal, narasumber narkoba Sri Rahayu Hrp., SE., S.H., Kepala Sekolah SMK Yamatu Rustami, S.Sos., M.Pd., pengurus LAN Ust. Drs. KH. Chairul Ahyar, para Kanit dan personel Polsek Tualang, serta dewan guru.


Dalam pemaparannya, Kapolsek Tualang menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga masa depan dan konsekuensi hukum yang berat.


“Pelajar harus memahami bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan. Jangan pernah mencoba, apalagi terlibat dalam peredarannya,” tegas Kapolsek.


Kapolsek Tualang juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak atas sinergi yang telah terjalin dalam upaya pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar.


“Kami mengapresiasi peran aktif LAN Kabupaten Siak yang telah bersinergi bersama Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. Terima kasih atas kerja sama yang baik ini, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai langkah nyata mencegah penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kapolsek.


Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya menjaga keselamatan diri maupun orang lain di jalan raya.


Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba, mencegah keterlibatan dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Hasil yang dicapai dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak negatif narkotika, baik dari aspek hukum, kesehatan, maupun sosial. Selain itu, kesadaran pelajar dalam berlalu lintas juga semakin baik, serta terjalin komunikasi yang positif antara Polsek Tualang dan pihak sekolah.


Polsek Tualang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelajar, untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika, masyarakat dapat segera melaporkan melalui layanan Kepolisian 110."****






LIPUTAN TUALANG SIAK    :   ANGGA 
EDITOR                                   :   REDAKSI

Selasa, 05 Mei 2026

Cabang Baru Sinar Jaya Palas di Pelalawan, Jadi Solusi Cepat Kebutuhan Sparepart Truk

Cabang Baru Sinar Jaya Palas di Pelalawan, Jadi Solusi Cepat Kebutuhan Sparepart Truk





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,   – 
Di tengah tingginya mobilitas industri di Kabupaten Pelalawan, kebutuhan akan armada yang selalu dalam kondisi prima menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Menjawab tantangan tersebut, Sinar Jaya Palas resmi membuka cabang terbarunya di Jalan Koridor RAPP KM 1, Pangkalan Kerinci, sebagai pusat penyedia sparepart truk pabrikan Cina.Selasa (5/5/26).


Kehadiran toko ini dinilai menjadi solusi strategis bagi para pelaku usaha logistik, kontraktor, hingga pemilik alat berat yang selama ini kerap terkendala waktu tunggu suku cadang dari luar daerah.


Dalam keterangannya, pihak manajemen Sinar Jaya Palas menyebutkan bahwa pembukaan cabang ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan kepada konsumen, sekaligus mendukung kelancaran operasional sektor industri di Pelalawan.


“Waktu adalah faktor krusial dalam bisnis. Kami hadir untuk memastikan kebutuhan sparepart dapat dipenuhi dengan cepat, sehingga unit kerja tidak terlalu lama berhenti beroperasi,” ujar pihak manajemen.


Seiring dengan meningkatnya penggunaan armada asal Cina seperti Howo, Shacman, FAW,dan Dongfeng,  kebutuhan akan suku cadang yang kompatibel dan berkualitas juga semakin tinggi.

Menjawab kondisi tersebut, Sinar Jaya Palas mengusung konsep layanan terpadu atau one-stop shopping, dengan menyediakan berbagai jenis komponen mulai dari mesin, transmisi, hingga sistem hidrolik dalam satu lokasi.


Selain kelengkapan produk, faktor lokasi menjadi salah satu keunggulan utama. Berada di jalur strategis Jalan Koridor KM 1, akses menuju toko ini dirancang ramah bagi kendaraan besar, sehingga memudahkan mobilitas para pengguna truk dan alat berat.


Tidak hanya itu, Sinar Jaya Palas juga menekankan pada kualitas produk yang telah melalui proses seleksi ketat, serta penawaran harga yang kompetitif. Dukungan tenaga staf berpengalaman turut menjadi nilai tambah dalam membantu konsumen mengidentifikasi kebutuhan suku cadang secara tepat.


Dengan beroperasinya cabang ini, para pelaku usaha di Pelalawan kini tidak perlu lagi bergantung pada pengiriman dari luar kota yang memakan waktu. Kehadiran Sinar Jaya Palas diharapkan mampu mempercepat proses perawatan dan perbaikan armada, sehingga produktivitas bisnis tetap terjaga.


Sebagai informasi, Sinar Jaya Palas berlokasi di Jalan Koridor KM 1, Pangkalan Kerinci, dan melayani kebutuhan sparepart truk serta alat berat setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.


Dengan mengusung semangat sebagai mitra terpercaya, Sinar Jaya Palas menegaskan posisinya sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran roda ekonomi daerah melalui ketersediaan suku cadang yang cepat, lengkap, dan berkualitas."****






LIPUTAN        :     FIRMAN 
EDITOR           :    REDAKSI 
PD IWO KEPULAUAN MERANTI SILATURAHMI KE PLN SELATPANJANG.

PD IWO KEPULAUAN MERANTI SILATURAHMI KE PLN SELATPANJANG.





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor PLN Cabang  Selatpanjang, Selasa 5/5/2026. Kunjungan ini menjadi ajang perkenalan pengurus IWO Meranti periode 2025-2030,  dengan Manager PLN.


Manager PLN cabang Selatpanjang, Roni Saputra, menyambut hangat kedatangan rombongan PD IWO Kepulauan Meranti. Ia mengapresiasi peran media online dalam menjembatani informasi kelistrikan antara PLN dan masyarakat.


"Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan rekan-rekan PD IWO Kepulauan Meranti. Masukan dan kritik membangun dari media penting bagi kami untuk meningkatkan pelayanan listrik di wilayah Kepulauan Meranti," ujar Roni di ruang kerjanya.


Dewan Etik PD IWO Kepulauan Meranti, Karim, yang memimpin kunjungan tersebut memperkenalkan satu per satu jajaran pengurus kepada pihak PLN. Turut hadir Ketua PD IWO Meranti Rahmat Arifin, Sekretaris Harfilin, Bendahara Burhan, Humas Azman, dan Ketua Bidang Konstruksi Asril.


"Kami berterima kasih kepada Pak Roni dan jajaran PLN yang telah menerima kami dengan sangat baik dan penuh kekeluargaan. Semoga silaturahmi ini tidak terputus sampai di sini, tapi berlanjut pada kerja sama yang positif," kata Karim.


Karim menambahkan, PD IWO Kepulauan Meranti siap menjadi mitra strategis PLN dalam menyebarluaskan informasi program, imbauan keselamatan kelistrikan, hingga menampung aspirasi masyarakat terkait layanan listrik.


Kunjungan berlangsung akrab dan diakhiri dengan sesi foto bersama."****






SUMBER      :    PD IWO KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Cobak kPemkab Meranti Dorong Special Border Treatment untuk PMI Perbatasan, KJRI Johor Bahru Optimistis Terwujud

Cobak kPemkab Meranti Dorong Special Border Treatment untuk PMI Perbatasan, KJRI Johor Bahru Optimistis Terwujud






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar pertemuan lintas sektoral guna memperjuangkan kebijakan special border treatment bagi pekerja lintas batas (passing) di wilayah perbatasan, khususnya Meranti dan Kabupaten Karimun. Langkah ini ditujukan untuk memberikan jaminan hukum, perlindungan, serta kesejahteraan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia.


Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas PUPR Meranti, Selasa (5/5/2026), dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, Konsul Jenderal RI Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto, Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah, Wakil Bupati Meranti Muzamil Baharudin, pimpinan DPRD, serta perwakilan instansi terkait seperti BP3MI, KSOP, Bea Cukai, Imigrasi, dan akademisi.


Bupati Meranti H. Asmar menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah konkret dalam mencari solusi atas fenomena pekerja lintas batas nonprosedural yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan.


“Negara harus hadir untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi PMI kita, agar mereka dapat bekerja dengan aman, bermartabat, dan memperoleh penghasilan yang layak,” ujarnya.


Fenomena pekerja passing di Kepulauan Meranti dipicu oleh ketimpangan ekonomi dengan Malaysia, kedekatan geografis, serta kesamaan budaya. Data menunjukkan, lebih dari 50 ribu keberangkatan ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang terjadi sepanjang 2025. Sekitar 85 persen di antaranya bekerja di sektor nonformal seperti perkebunan, konstruksi, hingga asisten rumah tangga.


Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Karimun, dengan jumlah pekerja migran nonprosedural diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 orang.


Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto, menyatakan peluang penerapan special border treatment cukup besar. Menurutnya, Pemerintah Malaysia telah memberikan sinyal positif, namun menunggu regulasi khusus dari Pemerintah Indonesia.


“Kami optimistis kebijakan ini dapat terwujud. Tantangan memang ada, tetapi faktor pendukung seperti kedekatan budaya, bahasa, dan geografis menjadi kekuatan utama,” jelasnya.


KJRI Johor Bahru juga berkomitmen untuk mendorong komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat, termasuk melalui Kementerian Luar Negeri.


Wakil Bupati Meranti Muzamil Baharudin menambahkan, kebijakan tersebut sangat penting mengingat mayoritas PMI asal Meranti masih bekerja secara nonprosedural.


“Dengan adanya special border treatment, kita bisa meminimalisir penipuan, eksploitasi tenaga kerja, serta risiko hukum yang selama ini kerap dialami PMI,” ujarnya.


Ia berharap hasil pertemuan ini dapat dirumuskan dalam bentuk kertas kerja untuk dibahas pada forum kerja sama Indonesia–Malaysia, Sosek Malindo, mendatang.


Senada, Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, pusat, dan KJRI untuk merealisasikannya.


Sementara itu, Kepala BP3MI Kepulauan Riau Kombes Pol Imam Riadi menilai dukungan dari pengusaha di Malaysia juga menjadi faktor penting, terutama dalam penyediaan job order yang jelas bagi PMI.


Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah poin strategis yang akan dibawa ke forum Sosek Malindo, antara lain penguatan perlindungan pekerja lintas batas, penyusunan skema special border treatment, serta pengembangan strategi jalur ganda dan transformasi vokasi.


Upaya ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan perlindungan sekaligus martabat PMI asal wilayah perbatasan di mata internasional.alau datang ketemu tak usah banyak bacot lain kalau mau langsung lakukan tak usah omong doang nanti di tagih bilang tak janji."****






LIPUTAN        :      NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Ketua IWO Riau Puji Gerak Cepat Kapolda dan Kasat Reskrim Ungkap Kasus Rumbai

Ketua IWO Riau Puji Gerak Cepat Kapolda dan Kasat Reskrim Ungkap Kasus Rumbai






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    - 
Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian Daerah Riau atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan seorang lansia di wilayah Rumbai, yang sebelumnya sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Ketua PW-IWO Riau, Muridi Susandi, menegaskan bahwa langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut telah memberikan rasa aman dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.


“Kami dari PW-IWO Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Riau dan jajaran, khususnya Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, yang telah bekerja cepat dan profesional sehingga masyarakat kembali merasa aman,” ujarnya.


Menurut Muridi, keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan serta menjamin keamanan masyarakat.


Ia menilai respons cepat yang dilakukan aparat mampu meredam kekhawatiran masyarakat pascakejadian.


Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kapolda Riau, Herry Heryawan, atas atensi dan komitmen dalam mengawal penanganan kasus hingga tuntas.


Selain itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, yang dinilai sigap dan profesional dalam memimpin proses penyelidikan hingga para pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat.


Muridi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengenal AKP Anggi Rian Diansyah, sejak yang bersangkutan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir (Inhil).


Menurutnya, sosok Anggi dikenal dekat dengan wartawan serta memiliki pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas.


“Saya sudah lama mengenal beliau sejak di Polres Inhil. Beliau dikenal dekat dengan wartawan dan memiliki sikap humanis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum,” tambahnya.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Ini menjadi bukti bahwa aparat kepolisian hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutupnya.


PW-IWO Riau berharap kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Riau.****







SUMBER       :    PW IWO RIAU 
EDITOR         :    REDAKSI 

Senin, 04 Mei 2026

Pemilik Akun “Sasa Rasa Mak” Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti

Pemilik Akun “Sasa Rasa Mak” Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti




KabbarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Pemilik akun media sosial bernama “Sasa Rasa Mak” resmi dilaporkan ke Polres Kabupaten Kepulauan Meranti oleh kuasa hukum Bupati Kepulauan Meranti pada Senin (4/5/2026).


Laporan tersebut tercatat dengan nomor STPL/14/V/2026/Sat Reskrim dan diajukan terkait dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik, fitnah, serta penyebaran informasi bohong yang dinilai merugikan kehormatan dan integritas kepala daerah tersebut.


Kuasa hukum Bupati Kepulauan Meranti, Masnur, SH., MM., menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan kajian hukum secara menyeluruh sebelum mengambil langkah pelaporan.


“Konten yang beredar di media sosial tersebut mengandung unsur penghinaan, fitnah, serta informasi yang tidak benar. Hal ini berpotensi merusak reputasi dan kehormatan klien kami,” ujar Masnur dalam keterangan resminya.


Ia menjelaskan, pihaknya menilai perbuatan pemilik akun tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Adapun pasal yang disangkakan antara lain Pasal 433 KUHP tentang pencemaran nama baik, Pasal 434 KUHP tentang fitnah, serta Pasal 435 KUHP terkait penghinaan melalui media. Selain itu, pelapor juga mengacu pada Pasal 263 KUHP mengenai penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat.


“Seluruh alat bukti elektronik, termasuk jejak digital dan identitas akun, telah kami amankan untuk kepentingan proses hukum,” tambahnya.


Masnur juga menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menelusuri pihak lain yang diduga terlibat, termasuk aktor intelektual di balik penyebaran konten tersebut.


Ia sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak turut menyebarluaskan konten yang dimaksud. Hal itu menurutnya dapat teridentifikasi sebagai penyebaran informasi atau berita bohong (hoaks) ke ruang publik. 


“Kami juga menghimbau kepada masyarakat pengguna akun media sosial lainnya agar menghapus, tidak membagikan, menyalin (copy paste), maupun menyebarkan ulang melalui tangkapan layar (screenshot) postingan tersebut ke akun pribadi demi mengejar interaksi atau rating," tegasnya. 


Pihak kuasa hukum memastikan bahwa langkah hukum ini akan ditempuh secara tegas dan terukur guna menjaga hak serta kehormatan kliennya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik akun “Sasa Rasa Mak” terkait laporan tersebut."****







LIPUTAN         :      NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Wamenag Romo Syafii: Keselamatan Santri Harga Mati, Negara Hadir Lindungi Anak di Pesantren

Wamenag Romo Syafii: Keselamatan Santri Harga Mati, Negara Hadir Lindungi Anak di Pesantren






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Syafii, menyatakan sikap tegas dan tanpa kompromi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Negara tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi praktik kekerasan dalam bentuk apa pun di lingkungan pendidikan keagamaan.


“Kami tegaskan: tidak ada toleransi. Tidak ada perlindungan bagi pelaku. Siapa pun yang terlibat akan berhadapan dengan hukum dan sanksi administratif yang berat,” tegas Romo Syafii.


Kementerian Agama telah bergerak cepat dan terukur melalui koordinasi lintas sektor bersama aparat penegak hukum, lembaga perlindungan perempuan dan anak, serta pemerintah daerah. Penanganan kasus ini tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga memastikan pemulihan korban dan penataan ulang sistem pengasuhan di lingkungan pesantren.


Sebagai langkah konkret dan mengikat, Kementerian Agama telah mengeluarkan instruksi tegas kepada pengelola pondok pesantren dimaksud:


1. Menghentikan seluruh penerimaan santri baru tanpa pengecualian hingga kasus dinyatakan tuntas dan sistem perlindungan anak dinyatakan layak.

2. Menonaktifkan seluruh pihak yang diduga terlibat atau lalai, serta menggantinya dengan tenaga profesional yang mampu menjamin pengawasan penuh selama 24 jam.

3. Melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola kelembagaan dengan standar perlindungan anak yang ketat dan terukur.

4. Apabila dalam proses pemeriksaan terbukti secara hukum terjadi tindak kekerasan, Wakil Menteri Agama merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku, mengingat dampak traumatis bagi korban serta potensi menurunnya kepercayaan publik terhadap lembaga pesantren.


Wakil Menteri Agama menegaskan, apabila instruksi tersebut diabaikan, Kementerian Agama akan mengambil langkah paling tegas yang tersedia dalam regulasi.


“Jika rekomendasi ini tidak dijalankan, kami tidak akan ragu mengusulkan pencabutan izin operasional. Pesantren yang tidak mampu menjamin keselamatan santri tidak layak menyelenggarakan pendidikan,” tegasnya.


Lebih jauh, Romo Syafii mengingatkan bahwa kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia. Tidak boleh ada lagi kelalaian, pembiaran, apalagi penutupan kasus yang merugikan korban.


“Ini bukan hanya soal satu kasus. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum. Pesantren harus menjadi ruang aman, bukan ruang yang menimbulkan trauma. Jika ada yang bermain-main dengan keselamatan anak, negara akan hadir dengan tindakan tegas,” lanjutnya.


Kementerian Agama memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, transparan, dan akuntabel. Perlindungan terhadap santri adalah harga mati, dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan keagamaan harus dijaga dengan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan."*****







SUMBER         :      SIARAN PERS
WAKIL MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA
EDITOR           :      REDAKSI 
GERAK CEPAT DIRRESKRIMUM POLDA RIAU DAN KASAT RESKRIM POLRESTA PEKANBARU UNGKAP KASUS RUMBAI, PKC PMII RIAU APRESIASI DAN SOROT ATENSI KAPOLDA RIAU

GERAK CEPAT DIRRESKRIMUM POLDA RIAU DAN KASAT RESKRIM POLRESTA PEKANBARU UNGKAP KASUS RUMBAI, PKC PMII RIAU APRESIASI DAN SOROT ATENSI KAPOLDA RIAU






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    — 
Kasus pembunuhan terhadap seorang lansia di Rumbai sempat menggegerkan masyarakat. Peristiwa tersebut bermula saat korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya, dengan dugaan kuat sebagai korban perampokan disertai kekerasan. Berdasarkan hasil penyelidikan, aparat kepolisian mengungkap bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan memiliki keterkaitan dengan korban, hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat.


Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau, Ghulam Zaky, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, S.T.K., S.I.K., M.M., dalam mengungkap kasus tersebut.


Menurutnya, langkah cepat, tepat, dan profesional yang ditunjukkan oleh AKP Anggi Rian Diansyah beserta jajaran menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus hingga para pelaku dapat diamankan.


“Kami mengapresiasi gerak cepat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menangani kasus ini. Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat,” ujar Ghulam.


Ia juga menyampaikan penghargaan atas atensi dan perhatian penuh dari Kapolda Riau, Herry Heryawan, yang dinilai turut mendorong percepatan pengungkapan kasus.


Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua, S.I.K., M.Si., yang dinilai berperan penting dalam mengoordinasikan penanganan perkara hingga berjalan efektif dan profesional.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan serta Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua atas atensi dan komitmennya dalam mengawal kasus ini hingga dapat diungkap dengan cepat dan tuntas,” tambahnya.


PKC PMII Riau berharap, keberhasilan ini dapat menjadi cerminan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan, serta proses hukum terhadap para pelaku dapat terus berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban."****







LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Bupati Asmar Siap Evaluasi Tarif Angkut Buruh, Dorong Solusi Bersama Pengusaha

Bupati Asmar Siap Evaluasi Tarif Angkut Buruh, Dorong Solusi Bersama Pengusaha






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima silaturahmi sekaligus audiensi dari Persatuan Buruh Gerobak Meranti (PBGM) di Ruang Rapat Bupati, Senin (4/5/2026) petang. 


Pertemuan tersebut membahas aspirasi buruh terkait penyesuaian tarif upah angkutan material serta perlindungan tenaga kerja yang dinilai sudah mendesak untuk ditinjau kembali.


Perwakilan PBGM, Indra Haryono, menyampaikan bahwa tarif upah angkut material seperti semen, besi, dan keramik yang berlaku saat ini sudah tidak relevan karena belum mengalami penyesuaian sejak tahun 2014.


“Upah angkut semen saat ini masih berkisar Rp2.000 per sak. Kondisi ini sudah tidak layak jika dibandingkan dengan kenaikan harga BBM dan biaya perawatan kendaraan. Kami berharap ada penyesuaian tarif agar buruh tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.


Ia juga menyoroti praktik di lapangan yang kerap tidak sesuai, terutama dalam penerapan tarif berdasarkan jarak, yang dinilai semakin memberatkan para pekerja.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tarif yang telah berlaku selama lebih dari satu dekade tersebut.


“Tarif ini sudah sangat lama, sejak 2014, dan memang perlu ditinjau kembali. Namun kita tidak bisa menetapkan sepihak. Kita akan undang pengusaha, buruh, dan pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi terbaik,” tegas Asmar.


Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan menelusuri dasar penetapan tarif sebelumnya sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan baru, termasuk kemungkinan penyusunan regulasi yang lebih adaptif terhadap kondisi saat ini.


Selain itu, Bupati Asmar turut mendorong para buruh untuk mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan sosial terhadap risiko kerja.


“Iuran BPJS relatif kecil, namun manfaatnya besar. Ini penting untuk melindungi buruh dari risiko kecelakaan kerja hingga jaminan bagi keluarga,” tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berperan sebagai fasilitator yang menjembatani kepentingan antara pekerja dan pengusaha agar kebijakan yang dihasilkan dapat diterima semua pihak.


“Kami akan mengkaji dasar hukum yang ada, sekaligus mengundang semua pihak terkait agar kebijakan yang dihasilkan tidak menimbulkan konflik, tetapi dapat diterima bersama,” ujarnya.


Audiensi ini menjadi langkah awal dalam upaya memperbaiki kesejahteraan buruh di Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha.


Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan menghadirkan lebih banyak perwakilan buruh dan pengusaha guna merumuskan solusi yang komprehensif dan berkeadilan."****








SUMBER      :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 


PMII Kepulauan Meranti Audiensi ke KSOP, Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan

PMII Kepulauan Meranti Audiensi ke KSOP, Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kepulauan Meranti melakukan audiensi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dalam rangka mendorong peningkatan pelayanan serta keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Meranti.


Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif dengan mengangkat sejumlah isu strategis, khususnya terkait penguatan kolaborasi antara KSOP dan masyarakat serta dorongan terhadap digitalisasi layanan pelabuhan.


Ketua PMII Kepulauan Meranti, Amri Sukarles, menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran kolektif terhadap keselamatan pelayaran. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.


“Kami mendorong adanya kerja sama konkret antara KSOP dan PMII dalam bentuk kegiatan bersama, seperti sosialisasi keselamatan pelayaran, edukasi kepada masyarakat pesisir, serta program pelatihan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut,” ujarnya.


Lebih lanjut, PMII juga mengusulkan agar kolaborasi tersebut dikemas dalam program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata di lapangan.


Selain isu kolaborasi, PMII turut menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi layanan pelabuhan. Penerapan sistem berbasis digital dalam pengurusan izin berlayar, penyediaan informasi jadwal kapal, hingga layanan administrasi lainnya dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan publik.


“Digitalisasi layanan menjadi langkah penting untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelayanan di sektor pelabuhan,” tambah Amri.


Menanggapi hal tersebut, pihak KSOP menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. KSOP menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan.


Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara KSOP dan PMII Kepulauan Meranti, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan bersama seperti sosialisasi, edukasi, dan pelatihan, guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang lebih aman, modern, dan berpihak kepada masyarakat."****






LIPUTAN        :       NUR
EDITOR           :      REDAKSI 
MayDay 2026, Buruh Inhil Terima Bantuan Sembako dari BPJS Ketenagakerjaan

MayDay 2026, Buruh Inhil Terima Bantuan Sembako dari BPJS Ketenagakerjaan





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    – 
Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (MayDay) tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir diwarnai dengan aksi kepedulian dari BPJS Ketenagakerjaan.


Sebanyak 160 paket sembako disalurkan kepada para buruh dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Minggu (3/5/2026) pagi.


Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi buruh saat ini.


Wakil Ketua PC F-SPTI Kabupaten Indragiri Hilir, Muridi Susandi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Indragiri Hilir atas bantuan 160 paket sembako kepada anggota buruh kami. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi bentuk nyata kepedulian kepada para pekerja, khususnya dalam momentum MayDay tahun ini,” ujar Muridi.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Buruh, tetapi juga mempererat sinergi antara pekerja dan lembaga negara dalam meningkatkan kesejahteraan buruh.


Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir, Wahyu Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat dengan para pekerja.


“Penyaluran bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para pekerja, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. 


Momentum MayDay menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat hubungan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para buruh,” jelas Wahyu.


Ia juga menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan terus berupaya memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat pekerja.


Kegiatan yang digelar di Lapangan Gajah Mada tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan, serta dihadiri oleh para buruh dari berbagai sektor di Kabupaten Indragiri Hilir."****







LIPUTAN INHIL            :      SAD
EDITOR                          :      REDAKSI