Jumat, 22 Mei 2026

Bupati Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kepulauan Meranti

Bupati Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kepulauan Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   — 
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar melakukan peninjauan langsung terhadap sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia di Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (22/05/2026).


Sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot mencapai 903 kilogram dan menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti pada Hari Raya Iduladha tahun ini.


Dalam peninjauan itu, Bupati Asmar memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kepulauan Meranti.


“Alhamdulillah hari ini kita meninjau langsung sapi kurban bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kepulauan Meranti. Kondisi sapi dalam keadaan sehat dan sangat layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Asmar.


Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban ini. Semoga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” tambahnya.


Selain melakukan peninjauan, Bupati Asmar juga meminta kepada pihak terkait agar memastikan proses perawatan hingga pendistribusian hewan kurban berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan.


Peninjauan tersebut turut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memastikan seluruh bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Polsek Sungai Batang Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Melalui Sektor Peternakan Sapi

Polsek Sungai Batang Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Melalui Sektor Peternakan Sapi





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    -
Polsek Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026 melalui sektor peternakan sapi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.


Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, dengan menyambangi kelompok peternak sapi milik warga setempat yang saat ini mengelola tujuh ekor sapi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan agar para peternak terus meningkatkan produktivitas usaha ternaknya.


Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, AIPDA Dochi Patriosa, bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko, melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani.


Kapolsek Sungai Batang, IPTU Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor peternakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.


“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan kepada masyarakat di bidang peternakan dan pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar IPTU Bambang Sutriyanto, S.H.


Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga aktivitas peternakan, mulai dari distribusi pakan hingga pemasaran hasil ternak, dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.


Ia menambahkan, swasembada pangan di sektor peternakan menjadi strategi penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan populasi ternak, kesehatan hewan, produktivitas peternak, serta kesejahteraan masyarakat.


“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Indragiri Hilir."****







LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Fakta Baru di Persidangan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid, " Kita Tunggu Apa dan Siapa Sebenarnya "

Fakta Baru di Persidangan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid, " Kita Tunggu Apa dan Siapa Sebenarnya "





KabarPesisrNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Sidang lanjutan dugaan pemerasan di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau kembali membuka sejumlah fakta baru di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam persidangan, sejumlah saksi membeberkan adanya aliran uang hingga upaya kepala UPT mempertahankan jabatan agar tidak dimutasi. 


Namun, tak satu pun saksi mengaku menerima arahan langsung dari Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid terkait permintaan uang maupun pengaturan jabatan. Sidang yang dipimpin hakim Delta Tamtama itu menghadirkan empat saksi dari total lima orang yang dijadwalkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. Satu saksi diketahui tidak hadir karena tengah menunaikan ibadah haji.


Saksi pertama, Fauzan Kurniawan dari PT Triva Abadi dan PT Riau Sepadan, mengaku pernah dititipi uang Rp600 juta oleh mantan Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Muh Arief Setiawan melalui Sekretaris Dinas Ferry Yunanda pada Juni 2025.


"Pak kadis bilang nanti Ferry yang antar uangnya," ungkap Fauzan di hadapan majelis hakim.


Fauzan menjelaskan uang tersebut diantar menggunakan plastik hitam dan diserahkan di luar kantor PT Triva Abadi.  Uang itu kemudian disimpan di mobil pribadinya selama sekitar sepekan sebelum akhirnya dikembalikan kepada Muh Arief Setiawan di sebuah rumah makan di Pekanbaru.


Tak hanya itu, Fauzan juga mengaku pernah diminta menyerahkan uang operasional untuk Dani M Nursalam sebesar Rp200 juta secara bertahap, masing-masing Rp50 juta selama empat bulan.


"Ada empat kali. Juli di Harapan Raya, Agustus di lokasi yang sama, September dan Oktober," katanya.
Meski demikian, Fauzan menegaskan dirinya tidak mengetahui sumber uang tersebut dan tidak pernah mendapat perintah dari Abdul Wahid.


"Apa bapak pernah diperintah Pak Abdul Wahid soal Rp600 juta?” tanya penasihat hukum Abdul Wahid, Kemal Shahab.


“Tidak pernah,” jawab Fauzan singkat.
Keterangan lain datang dari Thomas Larfo Dimeira yang kini menjabat Karo Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau sekaligus Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau.


Thomas mengungkap adanya pembahasan bantuan perbaikan rumah dinas Kapolda Riau pada April 2025.
"Waktu itu diperintahkan oleh Pak Wagub menyampaikan perlu membantu perbaiki rumah dinas Polda Riau. Saya sampaikan ke Pak Arief,” ujar Thomas.


Thomas mengaku sempat menghadiri pertemuan di Hotel Pangeran Pekanbaru bersama Muh Arief Setiawan, Wakil Gubernur Riau saat itu SF Hariyanto, Kapolda Riau, dan sejumlah pihak lainnya.  Dalam pertemuan itu, Thomas melihat Muh Arief membawa goodie bag yang diletakkan di bawah meja restoran hotel dan diduga berisi uang sekitar Rp300 juta.
"Perkiraan yang dibutuhkan itu Rp300 jutaan,” katanya.


Namun saat ditanya apakah Abdul Wahid mengetahui uang tersebut, Thomas menjawab tegas, “Tidak diketahui.”


Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru, Iwan Pansa, mengaku menerima bantuan dana organisasi berupa dua kali penyerahan uang masing-masing Rp25 juta melalui Ferry Yunanda untuk kegiatan musyawarah besar organisasi di Jakarta pada Oktober 2025.


“Sumbernya dari mana, mana tahu saya, Pak,” ujar Iwan di persidangan.
Ia juga menyebut seluruh uang tersebut telah dikembalikan ke rekening penampungan KPK pada 18 Mei 2026. Fakta menarik lainnya terungkap dari kesaksian Hatta Said, relawan pasangan Bermarwah pada Pilgub Riau 2024.


Hatta mengaku pernah membantu mempertemukan sejumlah kepala UPT Jalan dan Jembatan dengan Dani M Nursalam karena khawatir dimutasi dari jabatan mereka.


“Beliau bilang sudah menghadap Pak SF. Pak SF bilang pandai-pandailah kalian dengan Pak Gubernur,” ujar Hatta menirukan percakapan dengan salah satu kepala UPT.
Pertemuan itu disebut berlangsung di sebuah warung kopi di Jalan Harapan Raya, Pekanbaru hingga berlanjut di Hotel Grand Sahid Jakarta. Namun menurut Hatta, dalam pertemuan tersebut Dani justru menegur para kepala UPT agar tidak bermain politik.


“Pak Dani langsung marah, jangan ikut politik, kerja saja dengan baik dan bantu Pak Gubernur,” kata Hatta.


Dalam sidang itu juga diperdengarkan rekaman percakapan terkait permintaan mutasi jabatan serta diperlihatkan daftar titipan nama pejabat yang ditemukan penyidik KPK. 


Saat ditanya alasan para kepala UPT mendekati Dani M Nursalam, Hatta menyebut Dani dianggap sebagai orang kepercayaan gubernur.  “Untuk urusan itu satu pintu ke Pak Dani,” ujarnya.


Meski demikian, Hatta kembali menegaskan tidak pernah ada arahan langsung dari Abdul Wahid untuk meminta uang ataupun mengatur mutasi jabatan. 


Usai persidangan, penasihat hukum Abdul Wahid, Kemal Shahab, menilai fakta-fakta yang terungkap justru menguatkan posisi kliennya tidak terlibat dalam dugaan pemerasan tersebut.


“Fakta-fakta yang terungkap di persidangan semakin menunjukkan bahwa apa yang didakwakan kepada Pak Abdul Wahid tidak terbukti,” kata Kemal kepada wartawan.
Ia menyebut sejumlah kepala UPT justru aktif mencari jalan untuk mempertahankan jabatan mereka.


“Ada beberapa nama yang disebut, seperti Ardi Irfandi, Khairil Anwar, Basharuddin, dan Ludfi Hardi, yang disebut berupaya menemui Dani Nursalam melalui perantara Hatta Said,” ujarnya.


Kemal juga menegaskan, dari hampir 30 saksi yang telah diperiksa, tidak ada satu pun yang mengaku pernah diperintah, dipaksa, ataupun menyerahkan uang secara langsung kepada Abdul Wahid.


“Tidak ada satu pun saksi yang mengaku pernah memberikan uang secara langsung maupun tidak langsung kepada Pak Abdul Wahid,” tegasnya.


Ia berharap proses hukum berjalan objektif dan sesuai fakta yang terungkap di persidangan.


“Kami berharap proses hukum ini tetap berjalan adil dan objektif. Mari kita kawal bersama persidangan ini agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tutup Kemal Shahab."****






LIPUTAN           :      RUSTAM
EDITOR             :      REDAKSI
Bhabinkamtibmas Pantau Pertumbuhan Jagung di Pelangiran, Sebagian Tanaman Terdeteksi Hama

Bhabinkamtibmas Pantau Pertumbuhan Jagung di Pelangiran, Sebagian Tanaman Terdeteksi Hama






KabarPesisirNews.Com
PELANGIRAN INHIL RIAU,    – 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan memastikan keberhasilan budidaya pertanian masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Tagagiri Tama Jaya melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2025 sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai, berlokasi di lahan pertanian jagung Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.


Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tagagiri Tama Jaya, Bripka H.P. Siregar, bersama perangkat desa setempat, serta mendapat pengawasan dari jajaran Kepolisian Sektor Pelangiran di bawah koordinasi Kapolsek Pelangiran dan jajaran Polres Indragiri Hilir.


Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan progres pertumbuhan tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar lima minggu pasca penanaman. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan langsung kondisi tanaman di lapangan guna memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal.


Pemantauan dilakukan dengan mengamati kondisi daun, tinggi tanaman, serta pertumbuhan secara keseluruhan. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa sebagian besar tanaman jagung tumbuh dengan baik, ditandai dengan kondisi daun yang hijau dan sehat serta adanya peningkatan tinggi tanaman sesuai usia.


Namun demikian, dalam pemantauan tersebut juga ditemukan beberapa tanaman yang terindikasi terserang hama. Terhadap kondisi tersebut, akan dilakukan pengawasan dan penanganan lanjutan secara rutin untuk menjaga kualitas serta keberhasilan hasil panen.


Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang positif. Tanaman jagung di lokasi tersebut tumbuh dengan baik meskipun terdapat beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus akibat gangguan hama. Pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas akan terus melakukan monitoring berkala guna memastikan keberhasilan program pertanian di wilayah tersebut.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta memastikan tanaman jagung masyarakat dapat tumbuh secara sehat, produktif, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan hama yang dapat memengaruhi hasil produksi pertanian.


Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Pelangiran.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung sektor pertanian sebagai penopang ekonomi warga. Kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil panen yang baik,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mengantisipasi berbagai kendala di lapangan, termasuk serangan hama tanaman.


“Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan sukses. Kami akan terus melakukan monitoring secara berkelanjutan,” tambahnya."****






LIPUTAN INHIL       :      SAD
EDITOR                     :      REDAKSI 
Sinergi PLN UP3 Bogor-TNI/Polri, Puluhan THM Liar di Ciluar Terindikasi Gunakan Arus Listrik Ilegal Disikat

Sinergi PLN UP3 Bogor-TNI/Polri, Puluhan THM Liar di Ciluar Terindikasi Gunakan Arus Listrik Ilegal Disikat





KabarPesisirNews.Com
BOGOR JABAR,      -
Tim gabungan terdiri dari PLN UP3 Bogor bersama Korem 061/SK, Kodim 0621/Bogor, Denpom III/1-3 Cibinong, Polres Bogor dan Koramil 0621-2/Sukaraja,


menggelar operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) skala besar di kawasan Pasar Ciluar, Desa Cijujung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (21/5/2026).


Puluhan bangunan kosong di komplek Ruko 2 Raja yang disulap menjadi tempat hiburan malam (THM) alias KTV liar menjadi objek utama sasaran razia, setelah diduga menggunakan arus listrik secara ilegal.


Pantauan di lokasi, pada pukul 19.30 WIB, sekitar 150 personel PLN, TNI dan Polri dikerahkan melakukan penertiban di lokasi yang terindikasi bertahun-tahun mulus melakukan pencurian arus listrik karena di back-up oknum tertentu dan preman setempat.


Di lokasi yang menjadi target, petugas gabungan langsung melakukan pengecekan di 38 titik bangunan yang ada di komplek Ruko 2 Raja secara terukur dan sesuai prosedur.


Menurut informasi, kegiatan penertiban ini dilakukan untuk memastikan ada tidaknya pencurian aliran Listrik yang di lakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.


Manager PLN ULP Bogor Timur Setiadi mengungkapkan, kegiatan P2TL dilaksanakan secara persuasif. 


“Fokus kami adalah menjaga keselamatan warga dan mencegah potensi gangguan akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pendekatan yang kami lakukan adalah pembinaan, bukan untuk mencari kesalahan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).


Dijelaskannya pula, pasar tradisional dan kawasan niaga merupakan area publik dengan aktivitas ekonomi tinggi sehingga memiliki risiko kelistrikan yang perlu dikelola dengan baik. 


"Kegiatan P2TL di Ruko ruko dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi PLN terhadap kualitas layanan serta tingkat susut energi di wilayah tersebut," sebut Setiadi.


Dari hasil razia yang berlangsung sekitar 2 jam, aeluruh proses berjalan kondusif berkat koordinasi yang baik antara Tim P2TL PLN, personel pengamanan dari TNI/Polri, serta dukungan dari berbagai pihak. Pendekatan persuasif yang diterapkan memastikan tidak ada hambatan berarti selama kegiatan berlangsung.


"PLN mengapresiasi sinergi yang solid dengan TNI/Polri dan seluruh pihak terkait. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyediaan listrik yang andal," tutupnya.


Sementara, Kasi Intel Kasrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf Syafrinaldi yang ikut dalam operasi tersebut menyebutkan, kegiatan P2TL di area ruko ruko 2 raja diinisiasi berdasarkan adanya indikasi tindak pelanggaran pemakaian tenaga listrik (seperti pencantolan liar, penggunaan instansi ilegal, atau manipulasi kWh meter) serta tingginya angka susut (losses) energi di wilayah tersebut.


"Kolaborasi dengan PLN ini juga merupakan upaya mendukung efisiensi energi sesuai dengan arahan Bapak Presiden," tegasnya.


Dalam kegiatan malam tadi, sambung Syafrianaldi, pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif namun tegas, sehingga proses pemutusan atau penyitaan barang bukti pelanggaran berjalan kondusif tanpa adanya aksi anarkis.


"Sinergi yang kuat antara Tim P2TL PLN, personel pengamanan (PAM) dari TNI/Polri dan koordinasi yang baik dengan pengelola Pasar Ciluer menjadi kunci utama lancarnya operasional di lapangan," pungkasnya."****







LIPUTAN         :    RED
EDITOR            :    REDAKSI 
Akselerasi Ketahanan Pangan di Inhil, Polsek KSKP Tembilahan Sambangi Peternak Kambing Berikan Penyuluhan

Akselerasi Ketahanan Pangan di Inhil, Polsek KSKP Tembilahan Sambangi Peternak Kambing Berikan Penyuluhan





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN INHIL RIAU,    - 
Dalam upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Kapolsek Kawasan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Ipda Parna B. Simarmata bersama personel Polsek KSKP Tembilahan turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan kepada para peternak kambing di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Jumat (22/05/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap penguatan sektor peternakan sebagai salah satu penopang utama swasembada pangan daerah.


Dalam kegiatan yang dilaksanakan di sentra peternakan masyarakat itu, Kapolsek memberikan edukasi mengenai pentingnya manajemen kesehatan hewan ternak guna meningkatkan kualitas dan produktivitas kambing. Penyuluhan difokuskan pada langkah-langkah pencegahan penyakit ternak, termasuk antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang dapat berdampak pada menurunnya produksi dan kualitas hewan ternak.


Kapolsek KSKP Tembilahan, Ipda Parna B. Simarmata menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga sektor peternakan yang memiliki kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.


“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi juga bagaimana sektor peternakan mampu berkembang dengan baik. Jika kesehatan ternak terjaga, produktivitas meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri. Karena itu, kami hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para peternak,” ujarnya.


Dalam penyuluhan tersebut, para peternak diimbau untuk menjaga kebersihan kandang, memastikan kualitas pakan ternak tetap baik, serta melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang dapat merugikan peternak maupun masyarakat luas.


Selain memberikan edukasi, jajaran Polsek KSKP Tembilahan juga membuka ruang dialog bersama para peternak guna mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari persoalan pakan, perawatan ternak, hingga penanganan kesehatan hewan. Polisi juga siap berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan ternak secara massal.


Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat peternak. Mereka mengaku terbantu dengan adanya perhatian dan pendampingan langsung dari pihak kepolisian, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola peternakan yang sehat dan produktif.


Melalui kegiatan penyuluhan ini, Polsek KSKP Tembilahan berharap sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat peternak dapat terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir."****






LIPUTAN INHIL.        :       SAD
EDITOR                       :       REDAKSI 
Polsek Tebingtinggi Lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Peternakan Kambing

Polsek Tebingtinggi Lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Peternakan Kambing






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Polsek Tebingtinggi, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan pengecekan program Ketahanan Pangan P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) berupa peternakan kambing di wilayah hukumnya, Jumat (22/05/2026) pagi.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP J.A. Lubis, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan masyarakat.


Kegiatan dilaksanakan di Jalan Perumbi Jawa, Desa Banglas Barat, dengan luas lahan peternakan sekitar 5 x 10 meter. Personel yang turut melaksanakan kegiatan antara lain Kanit Binmas Polsek Tebingtinggi AIPTU Djoko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas Barat BRIGADIR Rozi Permanda, serta PPL Desa Banglas Barat, Sdri. Suzana.


Peternakan kambing tersebut diketahui milik Sdr. Giyardi. Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi kesehatan kambing dinyatakan baik, kebersihan kandang terjaga, serta ketersediaan pakan mencukupi. Jumlah kambing yang dipelihara di dalam kandang sebanyak 15 ekor.


Selain melakukan pengecekan, petugas juga menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemilik peternakan serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan program P2B sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.


Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi."****






LIPUTAN       :      ALD
EDITOR          :     REDAKSI 
Polsek Tebingtinggi Cek Ketahanan Pangan P2B Peternakan Kambing di Desa Tanjung Sari

Polsek Tebingtinggi Cek Ketahanan Pangan P2B Peternakan Kambing di Desa Tanjung Sari





KabarPesisirNews.Com
TEBING TINGGI TIMUR RIAU,   – 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan masyarakat, jajaran Polsek Tebingtinggi melaksanakan pengecekan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) pada sektor peternakan kambing milik warga di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (22/5/2026).


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP J.A. Lubis SH MH menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan sebagai bentuk monitoring perkembangan ketahanan pangan masyarakat di wilayah binaan.
“Kegiatan pengecekan dilaksanakan untuk memastikan kondisi peternakan masyarakat berjalan dengan baik serta mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.


Pengecekan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Kerukunan, Desa Tanjung Sari. Peternakan kambing tersebut merupakan milik warga bernama Astuti dengan luas kandang sekitar 3 x 6 meter.


Kegiatan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sendanu Darul Ihsan Brigadir Ismail Hasan bersama Ketua RT setempat, Rian.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui kondisi kesehatan kambing dalam keadaan baik, kebersihan kandang terjaga, serta ketersediaan pakan mencukupi. Selain itu, petugas juga mendata jumlah ternak kambing yang dipelihara sebanyak 11 ekor.
Dalam kesempatan tersebut, petugas turut memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan program P2B sebagai upaya mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian keluarga.


Kegiatan berjalan aman dan lancar serta terjalin komunikasi yang baik antara pemilik ternak dengan pihak pendamping maupun petugas terkait."****






LIPUTAN        :     ALD
EDITOR          :     REDAKSI 
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan Tepat di Hari Peringatan Reformasi

Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan Tepat di Hari Peringatan Reformasi






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Buku Berjudul Kampus Pergerakan Diluncurkan di Hari Reformasi, Heroe Waskito: Penegakan Hukum Harus Jadi Fokus Saat Ini


Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Panjang Sebelum Reformasi 1998


28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade


28 Tahun Reformasi: Buku 'Kampus Pergerakan' Rekam Jejak 40 Tahun Perjuangan Mahasiswa


BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan mahasiswa diluncurkan di sebuah restoran di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 21 Mei 2026


Buku berjudul Kampus Pergerakan: Dinamika Perjuangan Mahasiswa Universitas Janabadra 1986–2026 menjadi salah satu dari sedikit catatan tertulis tentang pergerakan mahasiswa yang disusun langsung dari perspektif para aktivis yang menjalaninya.


"Buku ini menjelaskan bahwa gerakan yang berujung pada jatuhnya Soeharto pada 21 Mei 1998 bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul. Ia adalah perjalanan panjang dari tahun-tahun sebelumnya. Kegelisahan, konsolidasi, aksi, penangkapan, dan tekanan terhadap gerakan mahasiswa di kampus-kampus di seluruh Indonesia," ungkap Heroe Waskito, yang mulai berdinamika dalam gerakan mahasiswa sejak 1986.


Heroe, yang kini menjabat Ketua Umum Pergerakan Advokat, menyatakan bahwa buku ini ditulis dari sudut pandang aktivis mahasiswa Universitas Janabadra (UJB).


Penyusunannya melalui proses kolektif yang ketat. Kesaksian para aktivis lintas angkatan dikumpulkan lewat grup WhatsApp, lalu diverifikasi silang dengan dokumen internal gerakan, kliping koran sezaman, dan laporan berbagai lembaga baik nasional maupun internasional.


Ia juga menegaskan bahwa Reformasi belum selesai. "Dua puluh delapan tahun setelah Reformasi, penegakan hukum harus menjadi fokus nyata. Inilah akar masalah yang belum terselesaikan hingga hari ini," ujarnya.


Buku setebal lebih dari 300 halaman itu juga merekam keterlibatan langsung mahasiswa dalam advokasi rakyat. Heru Sahararita, salah satu aktivis era ‘80an, dalam buku, menceritakan bagaimana mahasiswa ketika itu bergerak melakukan advokasi dalam berbagai kasus seperti kasus Kedung Ombo, kasus di Cilacap, hingga mendampingi warga di kampung-kampung di Yogyakarta sendiri.


Sementara itu, Eko Prastowo, aktivis ‘98  yang kini dikenal sebagai advokat dan pakar AI (kecerdasan buatan), menjelaskan bahwa buku ini ditulis dengan gaya naratif historis sehingga pembaca tidak perlu berkerut dahi saat membaca.


"Buku ini juga berusaha memotret bagaimana masyarakat saat itu. Karena mahasiswa dan kampus tidak terpisah dari realitas sehari-hari masyarakat. Apa yang terjadi di jalanan saat aksi, hubungan dengan warga sekitar mahasiswa tinggal, semua ada di sini. Termasuk cerita-cerita lucu yang dialami kawan-kawan," ungkapnya.


Buku Kampus Pergerakan diterbitkan oleh komunitas alumni UJB yang tergabung dalam Janabadra Club. Hampir seratus aktivis berpartisipasi dalam penulisan buku ini, di antaranya Joe Hoo Gi, Firman Jaya Daeli, Heri Sebayang, Lidwina Riestanti, Hary Wisnuadji, Jemmy Setiawan, Aris Sutiyono, hingga aktivis mahasiswa yang saat ini masih aktif kuliah."****






LIPUTAN       :      RED
EDITOR          :      REDAKSI 

Kamis, 21 Mei 2026

Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Giat Berbagi Manfaat yang dilakukan Yayasan Cahaya Bintang Abadi dan Mitra SPPG Sungai Tohor dengan Anak Anak TK Pelita Hati Nipah Sendanu

Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Giat Berbagi Manfaat yang dilakukan Yayasan Cahaya Bintang Abadi dan Mitra SPPG Sungai Tohor dengan Anak Anak TK Pelita Hati Nipah Sendanu





KabarPesisirNews.Com
TEBING TINGGI TIMUR RIAU,   -
Menempuh perjalanan darat dari Selatpanjang menuju Nipah Sendanu dengan mengunakan sepeda motor Korwil BGN Suryani M.Han didampingi Mitra Yayasan Sungai Tohor dan Rekan rekan, perjalanan menuju lokasi acara, perjalanan ini menghadiri giat yang di lakukan mitra yayasan sppg sungai Tohor memberikan bantuan peralatan sekolah pada anak anak di TK Pelita Hati desa Nipah Sendanu, 


Kegiatan yang di inisiasi oleh Yayasan Cahaya Bintang Abadi bersama Mitra Yayasan yanb dikoordinir Korwil BGN Kepulauan Meranti murni menyisihkan sebagian pendapatan yang di peroleh dari beroperasionalnya MBG program dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena bentuk rasa syukur, dengan melakukan giat berbagi manfaat keberadaan Dapur MBG SPPG Sungai Tohor


Bertempat di TK Pelita Hati desa Nipah Sendanu, rombongan Korwil BGN Kepulauan Meranti, ibu Suryani M, Han, Camat Tebing Tinggi Timur Marzlin Jamal SKM. Kades Sungai Tohor Efendi, Babinsa Sungai Tohor, Bhabinkamtibmas Sungai Tohor, Kepala Korcam SPPG Tebing Tinggi Timur Aan, Kepala SPPG Sungai Tohor Muhammad Suryadi, Kepala SPPG Sungai Tohor Barat Randa, Kepala SPPG Alah Air Raihan, Ketua Karang Taruna Kepulauan Meranti Een Marfizas, Yayasan dan Mitra Yayasan di sambut ramah Majelis guru dan Para Orang tua anak anak, 


Diiringi rintik gerimis pemberian bantuan peralatan sekolah berupa Tas, Buku, Alat Tulis dan alat peraga anak TK ini berjalan tertib, acara di mulai dengan kata sambutan dari Mitra yayasan SPPG Sungai Tohor Hery Saputra, Kegiatan ini adalah Bentuk rasa syukur dan Tanggung jawab bersama sama dalam membantu dunia pendidikan, selanjutnya pria yang akrab di sapa erry gading ini juga menyampaikan sebagian dari rejeki kita yang di titipkan oleh Allah SWT ada hak hak orang lain yang harus di keluarkan, Mengeluarkannya bukan mengurangi harta, melainkan membersihkan rezeki, menyempurnakan berkah, dan melipat gandakannya 


Pada kesempatan yang sama camat Tebing Tinggi Timur Marzlin SKM menyambut baik dan memberikan apresiasi atas giat ini, karena giat ini sangat membantu orang tua dan anak anak dalam melengkapi peralatan sekolah, 


Atas nama pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi Timur kami memberikan Apresiasi kepada Yayasan dan Mitra  SPPG Sungai Tohor yang di koordinir Korwil BGN Kepulauan Meranti Ibu Suryani M.Han yang telah berbagi Manfaat kepada anak anak kami, mudah-mudahan pada program lain juga dapat berpartisipasi terutama progran pendidikan, kesehatan dan sosial, 


Kami sangat bersyukur terhadap program ini, karena ada rasa peduli dan sosial dari pihak Yayasan dan Mitra Yayasan pada anak anak Tebing Tinggi Timur ujar Camat yang juga putra asli desa Sungai Tohor.


Selanjutnya Korwil BGN Kepulauan Meranti Ibu Suryani M.Han memberikan Apresiasi kepada Yayasan dan Mitra yang telah melaksanakan giat ini, karena ini ada bentuk peduli dan aksi nyata bahwa keberadaan Dapur SPPG di daerah mampu memberikan kontribusi pada masyarakat di daerah lokasi keberadaannya 


Selanjutnya Korwil juga menyampaikan pesan yang seperti disampaikan Ibu Nanik Sudaryati Deyang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dalam dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG, Mitra dan Yayasan SPPG juga diimbau memiliki kesadaran sosial dan tanggap akan kekurangan sekolah-sekolah itu, sebagaimana niat awal pelaksanaan program MBG.


Alhamdulillah pada hari ini, diKabupaten Kepulauan Meranti, Yayasan dan Mitra pada SPPG Sungai Tohor ini perdana kegiatan ini di laksana, dan harapan kita semua bisa di ikuti Yayasan dan Mitra Yayasan pada SPPG yang beroperasional di kabupaten meranti ujar Korwil dengan penuh harap.


Kegiatan ini di akhiri dengan penyerahan Peralatan sekolah dan di tutup dengan poto bersama."****







LIPUTAN         :     RED
EDITOR            :     REDAKSI 
Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan

Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan






KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,    – 
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kampung Belading, Bripka Rinaldo, melaksanakan kegiatan sambang warga binaan di Dusun II RT 03 RW 04 Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Kamis (21/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar warga yang berprofesi sebagai peternak sapi di wilayah Kampung Belading. Sambang warga ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung situasi keamanan di lingkungan warga binaan.


Kapolsek Sabak Auh, Ipda Masri Nalzon, SE, melalui Bhabinkamtibmas Bripka Rinaldo mengatakan bahwa kegiatan sambang rutin dilakukan guna menciptakan kedekatan antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mendengarkan langsung informasi maupun keluhan masyarakat,” ujar Bripka Rinaldo di sela kegiatan.


Dalam kesempatan tersebut, Bripka Rinaldo juga menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Di antaranya mengimbau warga agar selalu waspada terhadap penyebaran berita hoaks, mengantisipasi tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), serta mewaspadai masuknya paham radikalisme di lingkungan masyarakat.


Selain itu, warga juga diberikan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan petugas Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan maupun informasi terkait keamanan di lingkungan sekitar.


“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat tidak sungkan untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tambahnya.


Selain itu, dalam kegiatan tersebut Bripka Rinaldo juga melakukan pengecekan terhadap ternak sapi milik warga.


Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi hewan ternak yang sewaktu-waktu dapat dibutuhkan masyarakat, termasuk untuk kebutuhan kurban pada perayaan Idul Adha."****






LIPUTAN        :    RED
EDITOR          :    REDAKSI