Rabu, 10 Juni 2026

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas.





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    – 
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., dan dihadiri unsur Forkopimda, instansi pemerintah, mahasiswa,tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kabupaten Indragiri Hilir Ahmad Subagio, L.C., Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Siska Oktavia, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Camat Gaung Fauziah, S.K.M., M.K.M., Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto, Danposramil Gaung Pelda Tota Simbolon, Kepala Desa Terusan Kempas Agus Syahroni, personel Polres Inhil dan Polsek Gaung, serta berbagai elemen masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih sungai yang melibatkan personel Polri dan masyarakat. Selanjutnya, dilakukan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir.


Selain kegiatan penghijauan, Polres Inhil juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Klinik Apung Polres Inhil. Kegiatan sosial lainnya berupa pemberian bantuan alat tulis sekolah kepada pelajar melalui program perpustakaan apung serta penyaluran bantuan kepada masyarakat kurang mampu.


Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir,  dan beberapa Paket alat tulis sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, lima paket Family Kit dari Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir, serta santunan uang tunai  kepada lima orang penerima dari Baznas Kabupaten Indragiri Hilir.


Kapolres Inhil menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.


Melalui kegiatan Green Policing ini, Polres Inhil berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, mulai dari menjaga kualitas udara, mencegah abrasi dan erosi, mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, hingga mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Selain itu, penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu dan pelajar diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak di Desa Terusan Kempas."****








LIPUTAN INHIL        :      SAD
EDITOR                      :      REDAKSI 
Warning! Stok Batubara untuk PLTU Nyaris Habis, Jawa, Madura, Bali Terancam Gelap Gulita

Warning! Stok Batubara untuk PLTU Nyaris Habis, Jawa, Madura, Bali Terancam Gelap Gulita






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     -
Di tengah kegelisahan masyarakat Indonesia akibat kebijakan pemerintah menaikkan sepihak harga BBM non-subsidi, kabar lain yang juga menjadi momok menakutkan datang dari PT PLN (Persero). Setelah Sumatera Utara, kini Pulau Jawa, Madura hingga Bali (Jamali) terancam gelap gulita akibat krisis listrik.


Meski PLN berusaha menutupi penyebabnya adalah defisit, namun bisik-bisik mulai terdengar nyaring. Hal itu terjadi karena stok batubara yang menjadi bahan baku penghasil energi listrik untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) semakin menipis dan nyaris habis. Stok yang tersisa, informasinya tidak sampai untuk 2 pekan.


Berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman di Pulau Jawa mulai terjadi sejak Senin (8/6/2026). Diantaranya di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Jawa Timur.


"Belum blackout, tapi terpaksa dilakukan pemadaman bergilir di Pulau Jawa demi pemerataan energi yang tersedia. Hanya Bali dan Jakarta yang diupayakan tetap menyala. Karena arahan dari PLN Pusat, performa PLN harus tetap dijaga karena Presiden sedang ada di Jakarta," ungkap sumber di PLN Pusat, Rabu (10/6/2026).


Terkait dampak dari defisit tersebut, diantaranya mulai dirasakan masyarakat Kota Bogor, Jawa Barat.


"Kemarin itu dari siang sudah padam listrik, terus menyala sebentar jelang magrib padam lagi sampai malam," terang Suseno, warga setempat.


Begitu juga di Yogyakarta. Kawasan Gejayan dan Kaliurang turut merasakan gelap gulita setelah PLN mulai menerapkan pemadaman bergilir.


Presiden Harus Bertindak Cepat*


Terkait situasi tersebut, Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira kembali mendesak agar Presiden Prabowo segera bertindak dan mengambil langkah taktis dan strategis untuk mengatasi krisis kelistrikan yang kini mengancam Jawa, Madura dan Bali.


"Presiden pasti tahu listrik ini kebutuhan sangat vital. Butuh langkah cepat dan strategis untuk menangani krisis listrik khususnya di Pulau Jawa. Karena kalau tidak cepat ditangani, bisa lumpuh Pulau Jawa," ungkap Yudhistira di Jakarta, Rabu (10/6/2026).


Dari data yang dihimpun pihaknya, kata Yudhis, stok batubara baik yang ada di PLTU PLN Group seperti PLTU yang dikelola sub holding (PLN Nusantara Power dan Indonesia Power) serta suplai dari IPP, sudah menunjukkan 'lampu merah'.


"Stoknya sangat-sangat tipis. Untuk PLTU PLN Group hanya punya stok batubara sekitar 12 hari lagi untuk beroperasi (HOP) dan stok di PLTU IPP hanya tinggal 11 hari. Padahal jika berbicara tentang Perdir PLN, harusnya stok itu tidak boleh di bawah 26 hari. Agak aneh kan. Kemana pemasik batubara selama ini," sebutnya.


Berdasarkan data per 9 Juni 2036, sejumlah PLTU Jamali di bawah kendali PLN Group yang sudah 'lampu merah' itu, diantaranya Paiton, Pacitan, Tanjung Awar-awar, Rembang, Indramayu, Adipala, Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuan dan Tanjung Jati.


Sedangkan stok untuk PLTU IPP yang situasinya juga sudah sangat mengkhawatirkan diantaranya Paiton, Jawa, Cilacap dan Celukan Bawang.


"Informasinya siang ini sistem kelistrikan untuk Jamali defisit sampai 750 MW dan nanti malam pada saat beban puncak akan defisit mencapai 1.500 MW. Sangat berbahaya, pasti banyak yang terganggu. Tidak hanya aktivitas masyarakat yang terhambat, bidang usaha termasuk UMKM pasti terdampak," terang Yudhis. 


Di samping teknis, Yudhis kembali berharap Presiden Prabowo Subianto juga segera membenahi manajemen PLN yang dinilainya sudah tidak mampu bekerja secara profesional dan proporsional.


"Butuh penyegaran (PLN) pastinya. RUPS 15 Juni nanti harusnya bisa menjadi momentum bagi Presiden melalui Danantara untuk merombak total Direksi dan Komisaris PLN. Sudah pantaslah Darmawan Prasodjo dicopot dari kursi Dirut karena kinerjanya yang sangat buruk dan hanya lebih mengedepankan pencitraan. Padahal perusahaan babak belur selama dipegangnyam. Begitu juga dengan direksi PLN lainnya seperti Direktur LHC Yusuf Didi, sudah pantas dicopot untuk penyegaran," pungkasnya."****







LIPUTAN       :      RED
EDITOR          :      REDAKSI 
Sekda Meranti Tegaskan Arsip Bukan Lagi Urusan Nomor Dua, Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Kearsipan Modern

Sekda Meranti Tegaskan Arsip Bukan Lagi Urusan Nomor Dua, Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Kearsipan Modern







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan pelatihan penyusutan dan penyusunan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan tersebut diikuti peserta secara luring maupun daring serta menghadirkan Direktorat Kearsipan Daerah II Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang diwakili Wawan.


Dalam pemaparannya, Wawan menegaskan bahwa penyelenggaraan kearsipan telah diatur secara komprehensif melalui Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


Menurutnya, urusan kearsipan merupakan salah satu tugas negara yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pelaku penyelenggara kearsipan nasional, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota.


"Ketika ada dua mandat undang-undang tersebut, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas negara ini. Mutu penyelenggaraan kearsipan harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan ekspektasi negara," ujarnya.


Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan kearsipan yang dimiliki ANRI, kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih memerlukan banyak perbaikan.


Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arsip tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan semata, tetapi juga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).


"Pelaku penyelenggaraan kearsipan tidak tunggal. Kinerja kearsipan yang baik sangat ditentukan oleh kepedulian seluruh OPD dalam mengelola arsip dinamis di masing-masing unit kerja," katanya.


Ia menambahkan, pengelolaan arsip yang baik akan bermuara pada proses penyusutan arsip, baik melalui pemindahan, pemusnahan, maupun penyerahan arsip yang memiliki nilai sejarah kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.


Karena itu, pihaknya menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut dan berharap dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., menegaskan bahwa paradigma lama yang menganggap arsip sebagai urusan nomor dua harus segera ditinggalkan.


Menurutnya, selama ini ruang arsip sering dianggap hanya sebagai tempat penyimpanan berkas yang tidak penting. Padahal, arsip memiliki peran strategis dalam mendukung akuntabilitas dan pelayanan publik.


"Sering kali kita mendengar ungkapan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Dalam birokrasi, hal itu diterjemahkan menjadi pemerintahan yang bersih dan akuntabel adalah pemerintahan yang tertib arsipnya," ujar Sudandri.


Ia menegaskan bahwa arsip merupakan alat penting dalam mendukung berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.


"Ketika ada audit pemeriksaan keuangan, arsip adalah buktinya. Ketika terjadi sengketa hukum atau persoalan aset daerah, arsip menjadi penyelamatnya. Dan ketika masyarakat menuntut transparansi pelayanan, arsip adalah jawabannya," tegasnya.


Sudandri mengingatkan bahwa buruknya manajemen kearsipan dapat menjadi ancaman bagi tata kelola pemerintahan. Sebaliknya, sistem arsip yang tertata dengan baik akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem pemerintahan berbasis elektronik.


"Kita telah berada di era digitalisasi. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus terus berlari menyesuaikan diri dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kita tidak bisa lagi terus-menerus terjebak dalam tumpukan kertas yang memakan ruang dan waktu," katanya.


Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip yang profesional, modern, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel."****







LIPUTAN        :      NUR
EDITOR           :      REDAKSI 
Bhabinkamtibmas di Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bhabinkamtibmas di Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Kapolsek Rangsang dan Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Rangsang dan Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
AKP Gunawan, SH Kapolsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

AKP Gunawan, SH Kapolsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Kapolsek Rangsang Bersama Bhabinkamtibmas Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Rangsang Bersama Bhabinkamtibmas Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Kapolsek Rangsang AKP GUNAWAN, SH  Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Rangsang AKP GUNAWAN, SH Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Kapolsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Rangsang Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional belum lama ini dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.


Kegiatan panen dihadiri oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.


Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan panen jagung pipil di lahan BUMDes Arta Niaga dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai 1,3 ton jagung pipil.


Menurut Kapolsek Rangsang, kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, panen jagung juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN       :     ALD
EDITOR          :     REDAKSI