Jumat, 05 Juni 2026

Buntut Penangkapan Silmy Karim Cs Terkait Suap KITAS dan KITAP di Imigrasi, KPK Ditantang Formapera Periksa Yasonna Laoly!

Buntut Penangkapan Silmy Karim Cs Terkait Suap KITAS dan KITAP di Imigrasi, KPK Ditantang Formapera Periksa Yasonna Laoly!






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Penangkapan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim dalam kasus suap dalam pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), semakin membuka tabir praktik mafia dalam lingkungan instansi imigrasi.


Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditantang untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan menangkap seluruh pelakunya, termasuk orang-orang yang berada di bawah payung Kementerian Hukum dan HAM, sebelum instusi tersebut berubah menjadi Kemenimipas.


Ketua Umum Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) Teuku Yudhistira secara tegas mengatakan, terindikasi banyak pihak yang terlibat dalam praktik suap dalam pengurusan KITAS dan KITAP bagi warna negara asing (WNA) tersebut.


"Karena itu, jika KPK serius mengusut tuntas kasus ini, jangan ada istilah tebang pilih. Apalagi sejauh ini yang baru ditetapkan sebagai tersangka dan susah ditahan baru sebatas lingkaran apartur di Imigrasi," ungkap Yudhistira di Jakarta, Jumat (5/6/2026).


Menurutnya, sebelum dokumen pengurusan itu masuk ke Imigrasi, pastinya ada pihak-pihak tertentu alias agen yang menjadi penghubung antara WNA dengan pihak imigrasi.


"Mustahil kalau kepengurusan dokumen (KITAS dan KITAP) itu langsung dilakukan WNA. Pasti ada makelar yang masuk ke imigrasi dan suap itu pasti masuk melalui makelar tersebut," cetusnya.


Untuk itu, Yudhis berharap agar KPK serius melakukan pengembangan kasus ini, agar seluruh pihak yang terlibat bisa segera ditangkap.


"Untuk memutus mata rantai mafia KITAS dan KITAP ini, KPK memang harus bekerja ekstra. Karena sangat mustahil kalau para pegawai imigrasi termasuk Silmy Karim yang kala itu menjabat sebagai Dirjen Imigrasi di Kemenkumham, berani bertindak sendiri dan hanya dia pejabat tertinggi di lingkungan imigrasi yang berani menerima uang suap hingga Rp100 juta perminggu," ujarnya.


Karena itu, kata Yudhistira, KPN harus berani memanggil dan memeriksa mantan Kemenkumham dua periode, Yasonna Laoly yang diyakini sangat mengetahui permainan ini selama hampir 10 tahun dia menjabat.


"Bahkan kami mendapat bocoran bahwa makelar-makelar dokumen ini merupakan lingkaran kerabat dan keluarga Menkumham (Yasonna Laoly) sendiri. Sampai-sampai,  untuk melancarkan praktik mafia ini, mereka memiliki kantor khusus di Jakarta," bebernya.


"Dan satu lagi, jika memang ada keterlibatan Yasonna Laoly beserta kerabatnya dalam kejahatan ini, kami meminta KPK berani bersikap tegas, tangkap semuanya, jangan ada tebang pilih biar imigrasi yang kini berada di bawah naungan Kemenimipas benar-benar bersih," ucap Yudis.


Senada juga diungkapkan Pemerhati Pelayanan Publik, Rajamin Sirait. Menurutnya, terbongkarkan praktik suap KITAS dan KITAP ini, hendanya bisa menjadi momen bersih-bersih di lingkaran Kementerian Imipas.


"Menteri Imipas Agus Andrianto harus tegas melakukan reformasi di dalam tubuh kementerian ini. Sesuai dengan amanat Asta Cita Presiden Prabowo, Bapak Menteri juga kamu harap bisa bergerak cepat, membersihkan semua pihak-pihak yang tercemar mafia dokumen KITAS dan KITAP dan memberantas semua brutus-brutus di Direktorat Imigrasi. Jangan lagi beri ruang bagi mereka," pungkasnya."****







LIPUTAN         :      RED
EDITOR            :      REDAKSI 
Dugaan Korupsi BBM dan Pemeliharaan Mobil Dinas Setda Meranti 2024 Rugikan Negara Rp3 Miliar, Kasus Naik Penyidikan

Dugaan Korupsi BBM dan Pemeliharaan Mobil Dinas Setda Meranti 2024 Rugikan Negara Rp3 Miliar, Kasus Naik Penyidikan






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti memastikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemeliharaan kendaraan dinas pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2024 telah naik ke tahap penyidikan.


Kasus ini menjadi sorotan masyarakat Meranti. Di tengah sulitnya ekonomi, praktik korupsi dinilai tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai rasa keadilan publik. Nilai kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.


Hal itu disampaikan Kejari Meranti dalam surat balasan No. B-1049/L.4.21.4/Fd.1/06/2026 tertanggal 5 Juni 2026, menanggapi surat konfirmasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Kepulauan Meranti No. 01/PD-IWO/IV/2026 tanggal 3 Juni 2026.


"Perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan anggaran BBM pada Bagian Umum Sekretariat Daerah telah ditingkatkan ke tahap penyidikan pada tanggal 29 April 2026," tulis Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus selaku Penyidik Muhammad Ulinnuha, S.H.


Saat ini tim penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta, alat bukti, serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.


Oleh karena itu, Kejari Meranti belum dapat menyampaikan pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka maupun target waktu pelimpahan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.


"Kami mohon kepada seluruh pihak untuk memberikan kesempatan kepada penyidik bekerja secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Muhammad Ulinnuha.


Setiap perkembangan yang dapat disampaikan kepada publik nantinya akan diinformasikan secara resmi oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti pada waktu yang tepat."****







LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 
BHABINKAMTIBMAS SELATPANJANG SELATAN CEK PERKEMBANGAN BUDIDAYA LELE WARGA

BHABINKAMTIBMAS SELATPANJANG SELATAN CEK PERKEMBANGAN BUDIDAYA LELE WARGA






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan, BRIPTU Syafrianto, melaksanakan pengecekan langsung terhadap usaha budidaya ikan lele milik warga di Jalan Rintis RT 01/RW 08, Gang Delima, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.


Kegiatan tersebut dilakukan di lahan budidaya seluas 15 x 10 meter milik Rusdi, warga Kelurahan Selatpanjang Selatan. 


Pengecekan bertujuan untuk memantau kondisi perikanan lele yang dikelola masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada pelaku usaha agar terus mengembangkan budidaya perikanan sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan dan monitoring terhadap usaha masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri dalam mendorong peningkatan kesejahteraan warga.


Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui kondisi kesehatan ikan lele dalam keadaan baik. 


Kebersihan kolam serta ketersediaan pakan juga terpantau mencukupi untuk mendukung pertumbuhan ikan. Selain itu, jumlah ikan lele yang dipelihara diperkirakan mencapai sekitar 2.000 ekor dengan perkembangan pertumbuhan yang cukup baik.


Kegiatan tersebut juga meningkatkan perhatian pemilik usaha terhadap kebersihan kolam, kualitas air, dan kesehatan ikan. 


Di samping itu, terjalin komunikasi serta koordinasi yang baik antara pemilik perikanan dengan pihak pendamping maupun petugas terkait.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha budidaya lele sebagai salah satu sektor produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga."****







LIPUTAN       :     ALD
EDITOR          :     REDAKSI 
Pemerintah Desa Insit Kembali Melaksanakan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Teriulan1 2026.

Pemerintah Desa Insit Kembali Melaksanakan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Teriulan1 2026.







KabarPesisirNews.Com      
TEBING TINGGI BARAT RIAU,     -
Hari Jumat    5   Juni    2026.
Kembali Pemerintah Desa Insit
Kecamatan Tebing tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan pembagian bantuan langsung tunai ( BLT ) Teriulan 1 sebanyak 10 KPM untuk bulan Januari Sampai dengan Juni 2026.


Ucapan terimakasih yang tidak terhingga dari Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Insit kepada Pemerintah Pusat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pemerintah Kecamatan Tebing tinggi Barat, Pendamping Desa yang telah membantu proses pencairan bantuan langsung tunai BLT tersebut, sehingga masyarakat saat ini sangat terbantu 


Turut hadir dalam penyerahan tersebut 
PJ. Kades Insit SYAFRIZAL, S.Pd
Sekretaris Desa Insit FADHLUN HARYANTO, Pandamping Desa dari P3MD Kec. Tebingtinggi Barat, Kepala Dusun, Seluruh Perangkat Desa yang ikut mambatu Dalam proses penyerahan tersebut.



Dalam Sambutannya PJ.KepalaDes Insit  SYAFRIZAL, S.Pd itu berpesan kepada seluruh masyarakat penerima bantuan tersebut, ia berharap kiranya uang yang di salurkan dipergunakan dengan sebaik mungkin, dan jangan dihamburkan untuk keperluan yg kurang manfaat seperti pembelian paket internet berpesan sebaiknya uang yang diterima untuk membeli beras paling tidak sekampit 25 kg di belikan untuk stok dirumah pesannya, karena kita belum tau lagi kapan bantuan langsung tunai ini akan cair lagi.


Juga Berharap Kepada Masyarakat penerima bantuan, miskipun sudah mendapatkan bantuan tersebut tetap juga harus semangat bekerja seperti  biasanya, demi untuk kesejahteraan keluarga


Kita belum tau bantuan langsung tunai ini berlangsung sampai kapan, paling tidak dengan giatnya bekerja bisa menjadi septi ekonomi dalam rumah tangga"Kata PJ.Kepala Desa Insit SYAFRIZAL, S.Pd





LIPUTAN       :      RED
EDITOR         :      REDAKSI 


Belasan Tower SUTET dan SUTT di Sumut Rusak Hingga Picu Pemadaman,  Audit Anggaran Manajemen Care 4 Asset PLN

Belasan Tower SUTET dan SUTT di Sumut Rusak Hingga Picu Pemadaman, Audit Anggaran Manajemen Care 4 Asset PLN







KabarPesisirNews.Com
SUMATERA UTARA,     -
Cuaca buruk disertai hujan deras dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada Kamis malam (4/6/2026), kembali memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.


Berdasarkan data yang dirilis PT PLN (Persero), pemadaman yang terjadi mulai pukul 18.30 WIB itu dipicu rusaknya 12 tower transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang meliputi tower T18, T19, dan T20 serta bengkoknya tower T17 dan T21 pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk. 


Selain itu, pada jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan, tower T77, T78, T79, T80, T81, dan T82 mengalami roboh, sementara tower T76 mengalami bengkok.


Akibatnya, peristiwa itu berdampak pada sistem kelistrikan di sebagian wilayah Sumatera Utara. Pada Jumat dinihari (5/6/2026) sekitar pukul 02.38 WIB, PLN yang melakukan manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan listrik berhasil dinormalkan kembali.


Namun dibalik kejadian tersebut, muncul indikasi bahwa peristiwa itu tak hanya sekadar post majeure semata, namun ada kelalaian yang dilakukan pihak PLN dalam merawat aset miliknya. 

"Harusnya peristiwa blackout Sumatera pada awal Mei 2026 lalu yang disebutkan akibat kerusakan kabel SUTET 275 kV di Muaro Bungo, Jambi jadi pelajaran bahwa perlu perawatan intensif untuk merawat aset PLN," ungkap Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira di Jakarta, Jumat (5/6/2026).


Tapi kejadian di Sumut ini, lanjur Yudhis, semakin menguatkan indikasi lalainya PLN dalam melakukan perawatan aset. 


"Padahal jelas PLN memiliki manajemen Care For Asset. Lantas, kenapa peristiwa ini berulang. Saya rasa, Kejaksaan Agung dan KPK bersama BPK RI, perlu turun tangan mengusut kasus ini termasuk mengaudit penggunaan anggaran care for asset PLN lewat P3BS yang tidak sedikit," tegasnya. 


Atas kejadian ini, Yudhistira berharap ada perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto, mengingat pemadaman listrik khususnya di Sumatera terus berulang selama era kepemimpinan Darmo.


"Presiden harus peka terkait masalah ini. Sudah saatnya ada penyegaran di tubuh PLN. Copot Darmawan Prasodjo bersama kroninya dan diharapkan presiden mampu menggerakkan instrumen hukumnya untuk memeriksa dan menangkap Dirut PLN tersebut sebagai pertanggungjawaban selama rezim kepemimpinannya yang kami nilai sangat minus dan terus merugikan negara. Kepala BGN aja bisa dicopot dan langsung ditangkap, kenapa Dirut PLN tidak bisa? Kebal hukumkah Darmawan Prasodjo?," pungkasnya."****








LIPUTAN        :       RED
EDITOR           :      REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Pertumbuhan Kacang Panjang di Rotan Semelur

Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Pertumbuhan Kacang Panjang di Rotan Semelur







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,     -
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran, BRIPKA Sapta Sampurno, melakukan pemantauan perkembangan tanaman kacang panjang di Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (5/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dan berkembang sesuai dengan usia tanam.


Dalam pemantauan itu, BRIPKA Sapta Sampurno mengecek langsung kondisi kebun kacang panjang yang telah menunjukkan pertumbuhan yang baik. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pemberian pupuk secara rutin guna menunjang kesuburan dan produktivitas tanaman.


Kapolsek Pelangiran, IPTU Iwan Saputra, SH, MH, mengatakan bahwa kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam sektor pertanian, sekaligus memastikan tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh optimal.


"Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan tanaman kacang panjang dalam kondisi baik dan relatif merata. Pertumbuhan tanaman juga mengalami peningkatan sesuai dengan umur bibit yang telah ditanam," ujar IPTU Iwan Saputra.


Ia menambahkan, pemberian pupuk secara berkala menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap subur dan menghasilkan panen yang maksimal.


Dari hasil kegiatan tersebut, tanaman kacang panjang di Desa Rotan Semelur terpantau tumbuh dengan baik. Upaya perawatan yang dilakukan petani, termasuk pemberian pupuk secara rutin, dinilai telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan tanaman.


Kegiatan pemantauan berlangsung aman dan lancar hingga selesai."****








LIPUTAN INHIL        :      SAD
EDITOR                      :      REDAKSI 

Kapolsek Ujung Batu Tanam Jagung Pipil Bersama Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Ujung Batu Tanam Jagung Pipil Bersama Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional







KabarPesisirNews.Com
ROKAN HULU RIAU,     --
Dukung Program Presiden Republik Indonesia membuat Program Ketahanan Pangan Nasional guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat; diharapkan dengan adanya program tersebut akan memberikan dampak positif bagi kemakmuran masyarakat.


Selanjutnya, Kapolsek Ujung Batu Kompol Yusuf Purba SH. MH. bergerak aktif untuk melaksanakan program tersebut dengan melakukan penanaman jagung di lahan petani Sryadd, yang terletak di RT 01 RW 05 Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Rokan Hulu, pada 2/6/2026.


Penanaman jagung pipil diupayakan terlaksana dengan baik di wilayah hukum Polsek Ujung Batu sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam mendukung program pemerintah; di mana Kepolisian Sektor Ujung Batu melakukan penanaman tanaman jagung jenis pipil di desa-desa yang ada di Kecamatan Ujung Batu.


Salah satunya di lahan petani yang berada di Desa Sukadamai. Kepolisian Sektor Ujung Batu berkolaborasi dengan petani desa dan masyarakat yang memiliki lahan kosong untuk ditanami jagung pipil.


Dimulai dari pembukaan lahan, penanaman, dan perawatan; pemantauan tetap dilakukan secara rutin oleh personel Polsek Ujung Batu bekerja sama dengan petani Kecamatan Ujung Batu agar nantinya dapat tumbuh bagus dan panen maksimal.


Kepolisian Sektor Ujung Batu juga terus melakukan imbauan dan pendekatan kepada masyarakat agar dapat berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut."****







LIPUTAN ROHUL      :     AC
EDITOR                      :     REDAKSI 
Diduga Anak Sungai Nilo, Sungai Jihad Ditanami Sawit Oleh PT. Adie

Diduga Anak Sungai Nilo, Sungai Jihad Ditanami Sawit Oleh PT. Adie







KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,    -
Sungai merupakan ekosistem yang harus dijaga dan dipelihara oleh kita, dan tidak boleh dirusak oleh siapapun, dan untuk kepentingan apapun. Karena DAS (Daerah Aliran Sungai) sudah tercantum dalam Peraturan pemerintah No 37 tahun 2012.


Dalam hal ini diduga perusahaan PT Adie, telah menggangki undang-undang tersebut, hasil Fakta dilapangan, sepanjang anak sungai jihad telah ditanami sawit. Sedangkan undang-undang DAS anak sungai tidak boleh ditanam jika tidak 50 meter dari pinggiran sungai kecil, sedangkan untuk sungai besar, antara 100 meter - 150 meter.


Hal ini terjadi hasil investigasi awak media Selasa 2-6-2026, tepatnya di devisi 3, Desa Telayap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan Riau. Sungai jihad itu tembusan sungai Nilo, sepanjang lebih kurang tiga kilometer, ditanami kelapa sawit sepanjang sungai tersebut.


Ketika awak media ini konfirmasi dengan Manager PT Adie, lewat wa dan telepon, terkait anak sungai jihad di tanami kelapa sawit, Manager PT Adie Simanjuntak, tidak mau mengangkat hp manager tersebut."****






LIPUTAN PELALAWAN     :    IREN DAVIDSON.H
EDITOR                                :   REDAKSI
Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Labu dan Cabai Rawit Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Tebing Tinggi

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Labu dan Cabai Rawit Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Tebing Tinggi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   - 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Selat Panjang Timur melaksanakan pengecekan lahan pertanian Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga di Jalan Pramuka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pemanfaatan lahan produktif masyarakat guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.


Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Selat Panjang Timur, BRIPKA Ade Fadhli, pada lahan pertanian seluas sekitar 500 meter persegi milik Hasan (30), warga Jalan Dorak, Kelurahan Selat Panjang Timur. Lahan tersebut ditanami labu manis dan cabai rawit yang menjadi bagian dari upaya pengembangan ketahanan pangan keluarga.


Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa kondisi tanaman labu dan cabai rawit tumbuh dengan baik dan subur. Selain itu, terjalin komunikasi serta koordinasi yang baik antara pemilik lahan dan petugas pendamping dalam mendukung keberhasilan program pertanian masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, BRIPKA Ade Fadhli juga memberikan motivasi kepada pemilik lahan agar terus mengembangkan program P2B sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan keluarga. Ia turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan kosong menjadi area pertanian yang produktif.


Selain melakukan monitoring pertanian, Bhabinkamtibmas juga mengimbau warga untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan pengecekan dan monitoring berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif."****







LIPUTAN         :      ALD
EDITOR            :      REDAKSI 
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai 8 Juni, Satlantas Inhil Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Pengendara

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai 8 Juni, Satlantas Inhil Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Pengendara






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,   - 
Empat hari lagi, Kepolisian Republik Indonesia akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Di Provinsi Riau, operasi tersebut akan dilaksanakan dengan sandi Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.


Di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Inhil memastikan pelaksanaan operasi tahun ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi lebih mengedepankan pendekatan edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kasat Lantas Polres Inhil AKP Ricky Marzuki SH mengatakan, masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau takut dengan pelaksanaan operasi tersebut.


"Operasi ini bukan sesuatu yang harus ditakuti masyarakat. Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara," kata AKP Ricky saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).


Menurutnya, keselamatan pengguna jalan masih menjadi perhatian utama kepolisian. Oleh karena itu, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 difokuskan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang masih kerap terjadi di jalan raya.


AKP Ricky menjelaskan, meskipun Kabupaten Indragiri Hilir belum memiliki sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) permanen seperti di sejumlah kota besar lainnya, Polres Inhil telah mendapatkan dukungan perangkat kamera berbasis telepon genggam dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.


Perangkat tersebut nantinya digunakan untuk mendukung proses penegakan hukum secara elektronik selama operasi berlangsung.


"Kami sudah berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan mendapatkan perangkat kamera mobile untuk mendukung penindakan berbasis ETLE," ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, pola penegakan hukum akan mengombinasikan ETLE, tilang manual, dan teguran kepada pelanggar lalu lintas.


Satlantas Polres Inhil menargetkan sekitar 60 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, sementara 20 persen melalui tilang manual dan 20 persen lainnya berupa teguran langsung kepada pengendara.


Meski demikian, petugas tetap akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.


"Tilang manual tetap diberlakukan sesuai tingkat pelanggaran. Untuk pelanggaran berat seperti menerobos lampu merah atau kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), petugas dapat langsung melakukan penindakan," tegasnya.

Dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, sejumlah pelanggaran menjadi prioritas pengawasan petugas. Di antaranya penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, penggunaan knalpot brong, serta berbagai pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.


Selain itu, pengendara yang tidak menggunakan helm standar, tidak melengkapi kaca spion, tidak memasang pelat nomor kendaraan, hingga pengendara yang berkendara secara ugal-ugalan juga akan menjadi fokus penindakan.


Petugas gabungan nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas maupun kecelakaan.


AKP Ricky juga menyoroti masih tingginya jumlah pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor meskipun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).


Menurutnya, secara aturan hukum, pelajar yang belum memenuhi syarat usia dan belum memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.


Namun demikian, Satlantas Polres Inhil masih memberikan toleransi terbatas kepada siswa tingkat SMA sederajat yang menggunakan kendaraan untuk berangkat ke sekolah, dengan syarat tetap mematuhi seluruh aturan lalu lintas dan berada dalam pengawasan orang tua.


"Secara aturan, pelajar yang belum memenuhi syarat usia dan belum memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Namun kami meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka apabila menggunakan kendaraan ke sekolah. Khusus siswa SMP, kami tidak memperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah," tegas mantan Kapolsek Tembilahan Hulu tersebut.


Ia menambahkan, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dilindungi dari berbagai risiko, termasuk kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam masa depan mereka.


Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian. Sejumlah instansi terkait juga akan ikut terlibat dalam pelaksanaan operasi, di antaranya Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Dinas Perhubungan (Dishub), serta PT Jasa Raharja.


Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Menjelang pelaksanaan operasi, AKP Ricky kembali mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kelengkapan kendaraan dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas.


"Kami ingin masyarakat semakin patuh berlalu lintas. Keselamatan adalah yang utama. Dengan tertib berlalu lintas, kita dapat bersama-sama menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya," pungkasnya.


Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 digelar sebagai bagian dari upaya Polri untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang lebih baik di seluruh wilayah Indonesia."****






LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Pemerintah Desa Ketapang Permai Kembali melaksanakan pembagian bantuan langsung tunai ( BLT )

Pemerintah Desa Ketapang Permai Kembali melaksanakan pembagian bantuan langsung tunai ( BLT )





KabarPesisirNews.Com      
PULAU MERBAU RIAU,     -
Hari Kamis    4   Juni    2026.
Kembali Pemerintah Desa Ketapang Permai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan pembagian bantuan langsung tunai ( BLT ) Teriulan 1 sebanyak 5 KPM untuk bulan Januari Sampai dengan Juni 2026.


Ucapan terimakasih yang tidak terhingga dari Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Ketapang Permai kepada Pemerintah Pusat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau, Pendamping Desa yang telah membantu proses pencairan bantuan langsung tunai BLT tersebut, sehingga masyarakat saat ini sangat terbantu 




Turut hadir dalam penyerahan tersebut 
Kepala Desa Ketapang Permai Safrizal
Babinkamtibmas Desa Ketapang Permai, Sekdes Ketapang Permai,Pandamping Desa Ketapang Permai,Kepala Dusun Ketapang Permai, Seluruh Perangkat Desa yang ikut mambatu Dalam proses penyerahan tersebut.


Dalam Pengaraha Kepala Desa Ketapang Permai Safrizal
itu berpesan kepada seluruh masyarakat penerima bantuan tersebut, ia berharap kiranya uang yang di salurkan dipergunakan dengan sebaik mungkin, dan jangan dihamburkan untuk keperluan yg kurang manfaat seperti pembelian paket internet saja


Kepala Desa Ketapang Permai  Safrizal berpesan sebaiknya uang yang diterima untuk membeli beras paling tidak sekampit 25 kg di belikan untuk stok dirumah pesannya, karena kita belum tau lagi kapan bantuan langsung tunai ini akan cair lagi.


Juga Berharap Kepada Masyarakat penerima bantuan, miskipun sudah mendapatkan bantuan tersebut tetap juga harus semangat bekerja seperti  biasanya, demi untuk kesejahteraan keluarga


Kita belum tau bantuan langsung tunai ini berlangsung sampai kapan, paling tidak dengan giatnya bekerja bisa menjadi septi ekonomi dalam rumah tangga"Kata Kepala Desa Ketapang Permai Safrizal"****





LIPUTAN       :      RED
EDITOR         :      REDAKSI