Rabu, 15 April 2026

PMII Riau Nilai Penanganan Narkoba di Panipahan Mulai Mengarah Positif, Tekankan Konsistensi Langkah

PMII Riau Nilai Penanganan Narkoba di Panipahan Mulai Mengarah Positif, Tekankan Konsistensi Langkah






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   – 
Situasi yang terjadi di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Eskalasi persoalan narkoba yang sempat memicu gejolak di tengah masyarakat menunjukkan bahwa penanganan isu ini membutuhkan langkah yang cepat, tepat, dan menyeluruh.


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau mengapresiasi respons cepat yang dilakukan Polda Riau dalam merespons kondisi tersebut. Kehadiran langsung aparat di tengah masyarakat serta upaya penindakan yang dilakukan dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam meredam situasi.


Ketua PKC PMII Riau, Sahabat Ghulam Zaky, menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut perlu diapresiasi, terutama karena tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mulai menyentuh aspek edukasi kepada masyarakat.


“Respons cepat yang dilakukan patut kita hargai. Ini menunjukkan bahwa negara hadir. Namun yang lebih penting adalah bagaimana langkah ini dijaga konsistensinya agar benar-benar menyelesaikan persoalan dari hulu ke hilir,” ujarnya.


Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan penindakan dan edukasi merupakan arah yang tepat, mengingat persoalan narkoba tidak hanya berkaitan dengan pelaku, tetapi juga menyangkut kesadaran dan kondisi sosial masyarakat.


“Penindakan itu penting, tapi tidak cukup. Harus diiringi dengan upaya membangun kesadaran, terutama di kalangan generasi muda, agar persoalan ini tidak terus berulang,” tegas Ghulam.


Meski demikian, PMII Riau mengingatkan agar seluruh langkah yang dilakukan tidak bersifat sementara atau hanya respons situasional. Konsistensi dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam memastikan efektivitas penanganan.


“Kita berharap ini bukan hanya gerak cepat di awal, tetapi menjadi langkah yang berkesinambungan. Penegakan hukum harus tegas dan merata, sementara edukasi harus dilakukan secara masif,” tambahnya.


PMII juga menyoroti dinamika yang sempat terjadi di Panipahan sebagai bentuk keresahan masyarakat yang perlu dipahami. Namun demikian, PMII menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus tetap dilakukan secara bijak dan tidak mengarah pada tindakan yang merugikan.


“Kami memahami kegelisahan masyarakat, tetapi tindakan yang berujung anarkis bukan solusi. Harus ada kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya.


Lebih lanjut, PMII Riau turut mengapresiasi langkah evaluasi internal yang dilakukan oleh pimpinan kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalitas institusi.


“Langkah evaluasi internal ini penting sebagai bentuk keseriusan. Kepercayaan publik hanya akan tumbuh jika ada ketegasan, baik ke luar maupun ke dalam,” kata Ghulam.


Sebagai organisasi kader, PMII menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pendekatan penanganan narkoba yang tidak hanya represif, tetapi juga humanis dan berorientasi pada pencegahan.


PMII Riau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba melalui cara-cara yang konstruktif.


“Ini adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci agar ruang peredaran narkoba bisa ditekan secara nyata,” tutup Sahabat Ghulam Zaky."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR         :     REDAKSI 

Selasa, 14 April 2026

Perlindungan Pekerja Konstruksi di Meranti Masih Rendah, Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi

Perlindungan Pekerja Konstruksi di Meranti Masih Rendah, Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor jasa konstruksi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kuning Kantor Bupati, Selasa (14/04/2026).


Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, SH, yang mewakili Bupati AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan bahwa forum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan bagi para pekerja, khususnya di sektor konstruksi yang memiliki risiko tinggi.


“Pekerja konstruksi berada di lingkungan kerja yang rentan terhadap kecelakaan. Karena itu, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi sangat penting, mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua hingga jaminan pensiun,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Fadly Maulana, mengungkapkan bahwa tingkat kepesertaan pekerja konstruksi di Kepulauan Meranti masih sangat rendah, yakni baru sekitar 4 persen.


“Meski jumlah pekerja tidak terlalu besar, risikonya sangat tinggi karena mereka bekerja di sektor fisik. Ini yang menjadi perhatian serius kita bersama,” jelasnya.


Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja, terutama bagi buruh harian lepas. Menurutnya, penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu, dan sarung tangan sering diabaikan.


“Kasus-kasus kecil seperti tertusuk paku sering dianggap sepele. Padahal jika tidak ditangani, bisa berujung fatal seperti infeksi tetanus hingga amputasi. Ini yang harus kita edukasi bersama,” tambahnya.


Fadly menekankan pentingnya pencatatan setiap kejadian kecelakaan kerja sekecil apapun, agar dapat ditindaklanjuti melalui perlindungan jaminan sosial yang tersedia.


Dalam forum tersebut, juga dibahas data potensi kepesertaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, termasuk proyek-proyek yang telah selesai namun belum dilaporkan.


Sekda Sudandri menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci utama dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja.


“Melalui forum ini, kita berharap dapat merumuskan strategi konkret dan implementatif agar perlindungan sosial ketenagakerjaan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh pekerja di Kepulauan Meranti,” ungkapnya.


FGD ini turut menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Muhar Syarif, yang memaparkan berbagai strategi peningkatan kepesertaan serta optimalisasi perlindungan bagi pekerja sektor jasa konstruksi.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap hasil diskusi ini mampu menghasilkan rekomendasi nyata demi meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memperkuat sistem perlindungan ketenagakerjaan di daerah tersebut."****







LIPUTAN      :     NUR
EDITOR        :     REDAKSI 
Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya

Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     - 
Akibat padamnya listrik di sebagian wilayah DKI Jakarta selama hampir 3 jam pada Kamis (9/4/2026) lalu, membuat PT PLN (Persero) terus menuai kritik tajam dari berbagai pihak.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut buka suara terkait pemadaman listrik mengatakan, gangguan tersebut berdampak langsung pada berbagai layanan publik, termasuk operasional transportasi massal.


Pemadaman listrik diketahui mengganggu layanan MRT Jakarta dan LRT yang bergantung pada pasokan listrik untuk operasionalnya. Kondisi ini sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.


“Pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami. Salah satunya MRT, kemudian LRT juga terkena," kata Pramono di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4/2026).


Pramono menegaskan, meski kewenangan ada pada PT PLN (Persero), dampak yang ditimbulkan dirasakan langsung oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.


"Tentunya kami mengharapkan ini jangan terulang kembali karena memang sekarang ini energi ini kan menjadi sesuatu yang sangat penting yang dibutuhkan oleh masyarakat karena dengan perang yang masih panjang ini," ujar Pramono.


Sementara, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) secara tegas mengingatkan PLN yang harus mampu menjaga stabilitas kelistrikan di ibukota sebagai jantung Indonesia. Selain itu, jangan sampai adanya pemadaman listrik ini menciptakan kepanikan krisis energi di tengah masyarakat.


Menurut Ketua Bidang Geopolitik GMNI Andreas Silalahi, peristiwa padamnya listrik di sebagai wilayah Jakarta tidak terlepas dari kinerja para pimpinan PLN.


"Bayangkan, jakarta yang merupakan jantung Indonesia, bisa terjadi pemadaman listrik. Jangankan sampai 3 jam, padam setengah jam saja itu fatal," kecam Andreas kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).


Dia turut membeberkan, berdasarkan catatan, peristiwa _blackout_ atau pemadaman listrik total seperti yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta itu, bukanlah peristiwa baru. Karena sebelumnya di beberapa provinsi juga terjadi berulang kali.


"Dari catatan kami, di Sumatera sudah berulang dilakukan pemadaman serupa. Mulai dari Aceh, Sumut, Sumsel sampai Lampung semua pernah mengalami trip listrik berjam-jam seperti ini. Bahkan di Bali juga pernah," sebutnya.


Dengan fakta demikian, kata Andre, jelas semakin membuktikan perlunya evaluasi terhadap manajemen PLN.


"Sudah sepantasnya mulai dari Dirut hingga GM hingga manajerial di UID PLN Jaya dicopot sebagai bentuk pertanggung jawaban atas pemadaman dan kerugian yang dialami masyarakat. Sehingga ke depan tidak terjadi hal serupa," pungkasnya."****







EDITOR       :    REDAKSI 
Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba

Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Polres Kepulauan Meranti menggelar razia serentak di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Selatpanjang Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (13/4/2026) malam. 


Razia ini digelar dalam rangka penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.14 April 2026


Kegiatan dimulai pukul 22.30 WIB dan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kep. Meranti KOMPOL Wan Muntazakka, S.H., M.H. Turut mendampingi PS. Kasat Resnarkoba IPTU Mohammad Iqbalul Fikri, , S.I.K., Kanit Tipidkor Sat Reskrim IPTU Rasoki Simatupang, S.H., Kanit II Sat Intelkam IPDA Akbar Firmana, S.H., M.H., serta Personil Kompi Siaga I dan Personil Raga Polres Kep. Meranti.


Ada 4 lokasi yang menjadi sasaran razia, yaitu KTV Paragon Jl. Kartini, KTV AKA Meranti Jl. Terubuk, Kafe OTEWE Jl. Ibrahim, dan Pujasera ALANG Jl. Terubuk, seluruhnya berada di Selatpanjang, Kec. Tebing Tinggi.


Dalam razia tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas pengunjung dan pekerja, pengawasan langsung ke lokasi usaha dan area sekitar untuk memastikan tidak ada peredaran narkotika, serta tes urine terhadap pengunjung sebagai langkah deteksi dini. 


Petugas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada pengelola dan pengunjung agar menjaga ketertiban dan tidak melanggar hukum.


Dari hasil tes urine, 2 orang pengunjung atas nama Zu (64) dan Sf (46) dinyatakan negatif narkoba. 


"Hasil kegiatan, tidak ditemukan barang-barang terlarang atau mencurigakan di lokasi THM,Tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang. Pengunjung juga bersikap kooperatif terhadap petugas," jelas Kapolres KepulauanMeranti.


Selain itu, tidak ditemukan adanya karyawan maupun Ladies Club (LC) yang bekerja di bawah umur, Situasi di semua lokasi THM yang didatangi terpantau aman dan kondusif, tanpa ada keributan atau potensi gangguan kamtibmas.


kehadiran personel Polri di lokasi hiburan malam memberikan efek deteren atau pencegahan yang kuat terhadap potensi tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika. 


Kegiatan razia serentak berakhir pada pukul 00.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif."****






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
LMRB (Laskar Melayu Radar Bersatu) Kab Siak Menghadiri Undangan Halal Bihalal Pengurus FS SPTI Kabupaten Siak di Highland Hotel

LMRB (Laskar Melayu Radar Bersatu) Kab Siak Menghadiri Undangan Halal Bihalal Pengurus FS SPTI Kabupaten Siak di Highland Hotel






KabarPesisirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU,    – 
LMRB (Laskar Melayu Radar Bersatu) Kabupaten Siak menghadiri undangan acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Forum Silaturahmi Serikat Pekerja Tani Indonesia (FS SPTI) Kabupaten Siak. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 13 April 2026, bertempat di Highland Hotel, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
 

Acara ini digelar sebagai wadah silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar organisasi pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri. Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas sejak awal acara, ditandai dengan saling bermaaf-maafan dan tukar sapa antar peserta yang hadir.
 

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pengurus FS SPTI menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas kehadiran LMRB. Diharapkan momen kebersamaan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi yang positif demi kemajuan masyarakat Kabupaten Siak.
 

Sementara itu, Ketua atau perwakilan dari LMRB Kabupaten Siak mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus FS SPTI atas undangannya. Halal bihalal ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah dan menyatukan visi dalam bekerja sama ke depannya," ujarnya.
 

Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan mengenai berbagai program sosial yang rencananya akan dilaksanakan bersama di masa mendatang."****





LIPUTAN TUALANG  :    ANGGA 
EDITOR                       :    REDAKSI 
Tindak Tegas Kapolda Riau: Copot Pejabat Polsek Panipahan, Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Tindak Tegas Kapolda Riau: Copot Pejabat Polsek Panipahan, Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., mengambil langkah tegas terkait situasi keamanan dan penanganan kasus narkotika di wilayah hukum Polsek Panipahan.


Dalam pernyataan resminya, Kapolda Riau mengumumkan bahwa pihaknya telah mencopot jabatan Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan. Keputusan ini diambil sebagai respons atas terganggunya kondusivitas keamanan di wilayah tersebut.
 

"Kami telah mencopot Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan karena terganggunya kondusifitas keamanan di wilayah hukum Polsek Panipahan," tegas Irjen Pol. Herry Heryawan.
 

Selain langkah administratif tersebut, Polda Riau juga tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap semua pihak yang terindikasi terlibat dalam peredaran narkotika di Panipahan. Hal ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menuntaskan kasus yang terjadi.
 

Kapolda Riau juga menghimbau seluruh masyarakat agar turut berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
 

Lebih jauh, Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan komitmen kuat Polda Riau dalam pemberantasan narkoba. "Polda Riau berkomitmen untuk memberantas narkoba tanpa pandang bulu," ucapnya tegas.
 

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di wilayah tersebut."****





LIPUTAN       :      ANGGA 
EDITOR          :      REDAKSI 

Senin, 13 April 2026

Pemkab Kepulauan Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Pemkab Kepulauan Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan penanganan sampah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Pekanbaru, Senin (13/4/2026).


Kunjungan dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, dan disambut langsung oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch beserta jajaran. 


Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang diberikan.


“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Kami melihat secara langsung berbagai perubahan yang terjadi di Pekanbaru yang semakin baik,” ujar Bupati Asmar.


Ia menilai, kemajuan yang dicapai Kota Pekanbaru dapat menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk Kepulauan Meranti, dalam membenahi sistem pemerintahan.


Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan bersama Wali Kota Pekanbaru dan jajaran. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah isu strategis, diantaranya pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur, serta penguatan administrasi pemerintahan di lingkungan sekretariat daerah.


Lebih jauh, Wakil Bupati Muzamil menerangkan kunjungan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus diikuti dengan langkah konkret oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.


“Banyak hal yang patut menjadi contoh, terutama dalam penataan pemerintahan. Ini yang ingin kami pelajari lebih lanjut. Kami berharap hasil dari kunjungan ini benar-benar ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” harapnya.


Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman dan memberikan dukungan kepada Pemkab Kepulauan Meranti.


“Kami siap mendukung, baik melalui pertukaran informasi maupun pendampingan teknis, agar tata kelola pemerintahan di Kepulauan Meranti semakin baik,” ujarnya.


Adapun sejumlah poin penting yang menjadi fokus pembahasan dalam kunjungan tersebut meliputi beberapa hal strategis. Di antaranya, penyederhanaan perizinan melalui sistem perizinan satu pintu yang telah terintegrasi dengan aplikasi khusus, sehingga mampu memangkas waktu pengurusan izin secara signifikan.


Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi perhatian, di mana strategi Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD dinilai berhasil melalui pengelolaan pajak daerah yang lebih efektif dan terukur.


Selanjutnya, sinergi infrastruktur dan ketertiban turut dibahas, khususnya kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dengan berbagai instansi seperti PLN dalam memastikan ketertiban pembangunan melalui penerapan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta penanganan persoalan sampah dan drainase yang lebih sistematis.


Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih erat antara kedua daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan."**** 






SUMBER      :
DISKOMINFOTIK KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah, H. Sudandri Jauzah, saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan ke-VII STKIP Meranti di Ballroom Grand Meranti Hotel, Senin (13/04/2026).


Dalam sambutannya, Sekda Sudandri mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas capaian akademik yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian nyata di masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini adalah puncak dari ketekunan akademik, sekaligus awal dari penugasan sejati di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menyoroti peran strategis STKIP Meranti dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, khususnya di bidang pendidikan. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah melalui lahirnya calon-calon pendidik yang kompeten.


“Prosesi wisuda hari ini membuktikan bahwa kiprah perguruan tinggi sangat besar artinya bagi pemerintah daerah, terutama dalam menghasilkan tenaga pendidik yang akan membangun generasi masa depan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Sudandri menekankan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan. Ia mengingatkan para lulusan agar tidak menjadi pendidik yang monoton, melainkan mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.


“Jangan menjadi guru yang monoton. Jadilah pendidik yang transformatif, yang mampu mengubah ruang kelas menjadi laboratorium inovasi dan melahirkan generasi yang adaptif terhadap teknologi global,” tegasnya.


Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa.


“Pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga penanaman nilai dan karakter. Tanpa karakter, kecerdasan akan kehilangan arah,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, Hanna Safira, melaporkan bahwa pada wisuda tahun ini STKIP Meranti meluluskan 50 orang sarjana, terdiri dari 14 lulusan Program Studi Pendidikan Matematika dan 36 lulusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi.


Ia juga menyampaikan bahwa sekitar 85 persen alumni STKIP Meranti telah terserap di dunia kerja, baik sebagai tenaga pendidik, PPPK, maupun ASN.


Ketua STKIP Meranti, Erna Lestari Rambe, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada 2014 dan mulai beroperasi pada 2015, STKIP Meranti telah meluluskan sekitar 400 alumni yang kini tersebar di berbagai sektor, termasuk instansi pemerintah dan wirausaha.


Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji dalam penyelenggaraan program pascasarjana.


“Kerja sama ini membuka akses bagi masyarakat Kepulauan Meranti untuk melanjutkan pendidikan magister tanpa harus keluar daerah,” jelasnya.


Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua LLDIKTI Wilayah XVII Riau–Kepri, pimpinan dan civitas akademika STKIP Meranti, perwakilan DPRD, Lembaga Adat Melayu, kepala OPD, serta orang tua wisudawan dan tamu undangan lainnya."****





SUMBER      :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
Pemkab Kepulauan Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Daerah 3T

Pemkab Kepulauan Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Daerah 3T






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Awal Bros dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di ruang rapat Kampus Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Senin (13/04/2026).


Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas SDM di daerah. 


Ia berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, terutama dalam menjawab tantangan keterbatasan tenaga kesehatan.


“Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan SDM unggul. Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Awal Bros atas sinergi yang terjalin. Semoga membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.


Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti masih menghadapi kekurangan tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan institusi pendidikan dinilai sangat penting untuk mengatasi persoalan tersebut.


Bupati Asmar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak kampus, termasuk dosen dan tenaga medis, yang telah membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah. Ia berharap implementasi kesepakatan ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata.


Sementara itu, Rektor Universitas Awal Bros, Dr. Yulianti Ulandari, SKM, M.A.R., menjelaskan bahwa kampus yang dipimpinnya saat ini memiliki 13 program studi bidang kesehatan yang terbagi dalam tiga fakultas. Universitas Awal Bros sendiri merupakan pengembangan dari Stikes Awal Bros yang bertransformasi pada tahun 2022.


“Tahun ini kami mengusung tema Growing Together, Better Setting to Impact. Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kami agar kampus tidak menjadi menara gading, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata,” jelas Yulianti.


Ia menambahkan, melalui kerja sama ini pihaknya akan mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang difokuskan pada kebutuhan daerah Kepulauan Meranti.


Beberapa program kolaborasi yang direncanakan antara lain program magang mahasiswa di fasilitas kesehatan desa, penelitian dosen, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, hingga peluang studi lanjut bagi tenaga medis asal Kepulauan Meranti.


Selain itu, inovasi layanan kesehatan juga menjadi fokus utama, terutama untuk menjangkau wilayah terpencil dan kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


“Kami yakin, teknologi tidak akan berarti tanpa kolaborasi dan keberpihakan kepada masyarakat. Karena itu, kerja sama ini adalah bentuk komitmen kami untuk tumbuh bersama dan memberikan dampak lebih besar,” tambahnya.


Kerja sama antara Pemkab Kepulauan Meranti dan Universitas Awal Bros ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan demi peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di daerah."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Gerakan Bersih-bersih di Gedung LAM Riau Tualang, Wujud Kepedulian Bersama

Gerakan Bersih-bersih di Gedung LAM Riau Tualang, Wujud Kepedulian Bersama






KabarPesisirNews.Com
PERAWANG SIAK RIAU,    – 
Dalam rangka menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, kegiatan kerja bakti membersihkan Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) Kecamatan Tualang dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026.
 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, serta arahan dari Kapolri dan Kapolda di seluruh wilayah, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.
 

Acara gotong royong ini dihadiri dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi, antara lain DPW Laskar Melayu Radar Bersatu Kabupaten Siak, Toeh Tualang, Upika Tualang, Camat Tualang, Lurah Perawang, Kapolsek Tualang, Danramil, serta warga sekitar Goro.
 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan area gedung dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan fisik bangunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan instansi, serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap aset budaya dan adat istiadat setempat.
 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta Gedung LAM Riau dapat kembali terlihat rapi, bersih, dan nyaman untuk digunakan dalam berbagai kegiatan adat dan kemasyarakatan."****





LIPUTAN SIAK    :   ANGGA 
EDITOR                :   REDAKSI
Imigrasi Kelas II Selatpanjang Tingkatkan Layanan Mobile Paspor Dan Jalankan Program Limau Serta Sabtu Minggu Akan Buka

Imigrasi Kelas II Selatpanjang Tingkatkan Layanan Mobile Paspor Dan Jalankan Program Limau Serta Sabtu Minggu Akan Buka





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang telah memberikan layanan Mobile Paspor dan sistem layanan Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang telah sepenuhnya menerapkan penggunaan paspor elektronik (Mobile paspor) dalam seluruh proses penerbitannya. 


Kebijakan ini, sudah mulai dan berlaku efektif sejak beberapa waktu yang lalu, sejalan dengan pelaksanaan nasional yang dilakukan bertahap di seluruh wilayah Indonesia.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang Dendi Surya Agung Nugraha melalui Kepala Seksi Lalu lintas dan Izin tinggal Keimigrasian : Zaqi Yunahar, S.H di dampingi
Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Yomi Wahyudi Plorongi bersama Kepala Sub Seksi Izin Tinggal Keimigrasian Yoga Doni Simarmata Senin (13/4/2026) Di Ruang Kerjanya.


Dijelaskan Zaqi Yunahar, Layanan Mobile Paspor dari Aplikasi Playtor untuk memudahkan masyarakat dan kapan waktunya dalam membuat Paspor,  tergantung masyarakat,  kita juga sudah membuat layanan  pengajuan kunjungan kalau ada masyarakat yang sipatnya Ugensi sakit dan sebagainya, kita siap jemput bola namun kita datang secara admintrasi secara lengkap.


"Bagaimana imigrasi  Kelas II Selatpanjang langsung datang kemasyarakat, tidak ada lagi pembayaran di kantor Imigrasi, maka sudah masuk layanan tahapan pembayaran melalui bank, dan bukti telah membayar sudah terkoneksi dari pusat data, untuk tahapan poto dan wawancara sebagainya, tetap kami layani kami tidak sentuh uang sedikitpun," kata Zaqi Yunahar.


Menurut Zaqi, Soal Pelayanan Mobile Paspor bisa mendaftar di mana saja, tujuanya untuk mempermuda dan permohon datang kekantor hanya memveripikasi dan kapan waktunya datang, dan di Imigrasi bulan lalu kami udah melakukan kunjungan di rumah masyarakat yakni sebagai bentuk layanan mempermudah layanan namun sesuai proses tetap sesuai SOP.


Untuk itu, Bagaimana Proses Imigrasi kami datang kepada masyarakat, tidak ada bayar tambahan, dan tetap melalui Bank. 


Proses M- Paspor sudah mengimput dan ada menu tahapan bayaran bank, serta kapan prosesnya wawanncara mereka di kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang, Imigrasi akan mengecekan dokumen paspor jangan sampai membawa dokumen yang palsu harus Asli.


" Dengan melakukan M-Paspor dan Paspor adalah dokumen milik negara, kalau rusak sudah ada aturan yang ngatur dan kalau paspornya hilang, datanya kalau lengkap ada tetap ada tetap dilayani dengan baik meskipun rencananya gagal keluar negeri, namun jangan sampai paspor di rusak atau dihilangkan kami hanya perpanjangan dari aturan tersebut itu saja," ucap Zaqi.


Ia juga mengatakan bahwa, Sejak kami Dinas Persatu Januari, kami hadir di Kepulauan Meranti masih banyak kami laksanakan, meski sudah ada Program Limau Imigrasi, dan kami tambah Program layanan Sabtu Minggu akan Bukak di Imigrasi Kelas II Selatpanjang.


" Kita siap layanan Masyarakat dengan baik, mamafaat layanan M Paspor dengan baik, begitu juga pada saat mengurus Paspor Haji, Untuk Paspor Haji  kegunaan sama saja, dari Jemaah Haji tidak ada halangan, paspor bebas buat haji dan umroh, kecuali dinas dan hal lain tertentu pasti beda," jelasnya.


Zaqi Yunahar,mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan dokumen perjalanan bagi masyarakat.


​“Paspor elektronik menawarkan tingkat keamanan jauh lebih tinggi karena chip yang menyimpan data biometrik seperti sidik jari dan wajah, dokumen ini sangat sulit dipalsukan,” ucapnya.


Selain itu, keunggulan paspor elektronik yaitu memberikan perlindungan ekstra terhadap potensi pencurian identitas dan penyalahgunaan paspor oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.


“Penggunaan paspor elektronik memudahkan proses pemeriksaan keimigrasian, dengan adanya mesin Autogate yang membaca data dari chip, proses imigrasi menjadi lebih cepat dan efisien sehingga penumpang dapat mengurangi waktu antri dan lebih cepat saat proses pemeriksaan keimigrasian,” kata Zaqi Yunahar,


Ia berharap, kami hadir untuk masyarakat Imigrasi untuk memudahkan perjalanan berupa paspor pemenuhan persyaratan dikumen, dan ini untuk syarata mutrak dalam memenuhi syarat dari  pembuatan Paspor  harus dengan mudah akan tetap penuhilah syaratnya yakni KTP, KK Buku Nikah dan kami siap untuk melayani sesuai syarat dokumen resmi paspor."****







EDITOR        :     REDAKSI