Sabtu, 12 September 2026

Dari Titik Api hingga Permukiman, Polda Riau Bergerak Cegah Bencana Karhutla

Dari Titik Api hingga Permukiman, Polda Riau Bergerak Cegah Bencana Karhutla






KabarPesisirNews.Com
BENGKALIS RIAU,     -
Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyarakat di pasar, permukiman hingga pusat keramaian.


Warga diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sebangar, Aipda Alhoudini, di Pasar Sidomulyo, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (8/9/2026).


Menggunakan pengeras suara, Aipda Alhoudini menyampaikan imbauan pencegahan Karhutla kepada para pedagang dan masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar. Sekitar 50 warga menjadi sasaran sosialisasi tersebut.


Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa mengatakan, sosialisasi dilakukan secara masif dengan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Langkah pencegahan itu berjalan beriringan dengan penanganan titik api yang masih ditemukan di wilayah tersebut.


Sebelum turun menyosialisasikan pencegahan Karhutla, personel Polsek Mandau bersama BPBD Kecamatan Mandau melakukan pendinginan di lokasi kebakaran di Pematang Pudu yang berbatasan dengan Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.


“Kami masuk ke setiap lini masyarakat untuk menyampaikan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda Riau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Pasek.


Menurut Pasek, pencegahan menjadi penting karena dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.


Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, jajaran Polsek Mandau juga mendorong penghijauan di lahan-lahan bekas terbakar sebagai bagian dari pemulihan lingkungan.


“Kami berusaha melaksanakan penghijauan terhadap lahan-lahan yang telah dibakar. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan. Bila kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujarnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan yang dilakukan secara masif oleh Polda Riau dan jajaran hingga tingkat desa.


Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup dilakukan ketika api sudah muncul. Pencegahan harus diperkuat sejak dini melalui patroli, deteksi awal dan sosialisasi langsung kepada masyarakat, terutama di daerah rawan kebakaran.


“Jajaran terus bergerak menyampaikan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasar, permukiman, tempat ibadah dan pusat keramaian menjadi ruang penting untuk memastikan pesan pencegahan benar-benar sampai kepada masyarakat,” kata Akmadi.


Akmadi menegaskan, penanganan tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pendinginan harus terus dilakukan hingga dipastikan tidak ada lagi bara api, terutama di lahan gambut. Setelah itu, upaya pemulihan lingkungan harus dilaksanakan.


“Prinsipnya dari hulu sampai hilir. Kita cegah kebakaran, kita tangani ketika api muncul, kita lakukan penegakan hukum terhadap pelaku, kemudian lingkungan yang terdampak juga harus dipulihkan. Ini menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam menangani Karhutla secara berkelanjutan,” tegasnya.


Polda Riau mengajak seluruh masyarakat mengambil peran dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas pembakaran maupun indikasi kebakaran lahan di lingkungannya."****






SUMBER   :    BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR     :    REDAKSI
Rakor di Merbau, Sekda Meranti Tekankan 9 Hal Ini ke Aparatur

Rakor di Merbau, Sekda Meranti Tekankan 9 Hal Ini ke Aparatur






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.   – 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, menekankan sejumlah hal penting untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kecamatan Merbau.


Rakor yang digelar di Aula Kantor Camat Merbau, Kamis (10/9/2026) sore, itu dibuka langsung oleh Sekda Sudandri Jauzah dan diikuti lurah, kepala desa, sekretaris desa, kepala UPT, serta kepala sekolah se-Kecamatan Merbau.


Dalam arahannya, Sudandri menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan tata naskah dinas di seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga desa.


Ia menjelaskan, pola instruksi dan koordinasi dalam birokrasi harus berjalan secara berjenjang. Di tingkat kabupaten, Bupati dan Wakil Bupati berperan sebagai pembina, Sekda sebagai pengarah, sedangkan para asisten menjadi penanggung jawab sesuai bidangnya.


“Pola instruksi dan koordinasi yang sama ini juga berlaku secara berjenjang di tingkat kecamatan,” jelas Sudandri.


Selain tata kelola pemerintahan, Sekda menyampaikan sembilan aspek yang harus menjadi perhatian bersama aparatur.


Pertama, menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kantor agar tercipta suasana kerja yang nyaman. Kedua, memperkuat disiplin dan etos kerja untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.


Ketiga, menerapkan sistem reward and punishment secara tegas sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kinerja.


Keempat, menjaga komitmen zero narkoba dan judi online di lingkungan aparatur sipil negara. 


Kelima, mengantisipasi dampak El Nino sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Keenam, menertibkan administrasi serta memperjelas pembagian tugas agar tidak terjadi tumpang tindih fungsi. 


Ketujuh, memperkuat kerahasiaan dan keamanan dokumen kantor, khususnya yang berkaitan dengan data strategis pemerintahan.


Kedelapan, memperkuat komunikasi pembangunan agar masyarakat mengetahui dan memahami berbagai program serta kinerja pemerintah. 


Kesembilan, menata alur informasi pemerintah kepada publik sehingga informasi yang disampaikan dapat berlangsung secara transparan dan akurat.


Sementara itu, Camat Merbau Hj. Wan Jumiati mengatakan Rakor tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas arahan dan instruksi pimpinan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ia meminta seluruh peserta membawa hasil Rakor tersebut ke instansi masing-masing untuk segera ditindaklanjuti.


“Saya minta seluruh poin kerja ini dibawa ke tempat tugas untuk segera ditindaklanjuti dan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing,” harap Wan Jumiati.


Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Arifin serta Asisten Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti Atan Ibrahim."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI
Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah

Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah






KabarPesisirNews.Com
MERANTI - 
Sebanyak 30 masjid dengan sekitar 2.400 jemaah menjadi sasaran kegiatan Jumat Keliling yang digelar serentak Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran polsek, Jumat (11/9/2026). Tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, polisi juga mengingatkan masyarakat agar ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga Pilkades Serentak Oktober 2026 tetap aman dan damai.


Dari masjid ke masjid, personel kepolisian mengajak masyarakat tidak lengah terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apalagi, kondisi wilayah Meranti yang didominasi lahan gambut membuat api berpotensi cepat meluas.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.I.K. mengatakan, pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.


"Saat ini kita perlu bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla. Kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang banyak memiliki lahan gambut menjadikan potensi karhutla harus menjadi perhatian kita bersama," kata Gede Adi saat memberikan pesan kamtibmas kepada jemaah Masjid Al Istiqomah, Jalan Utama Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi.


Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan titik api maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak memerun atau membakar sampah, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api," ujarnya.


Selain karhutla, Kapolres mengingatkan masyarakat menjaga persatuan menjelang Pilkades Serentak. Perbedaan pilihan calon kepala desa jangan sampai berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.


"Mari kita laksanakan Pilkades Serentak dengan damai, jujur, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Siapapun yang nantinya terpilih, mari kita hormati hasilnya dan kita dukung bersama demi kemajuan desa," katanya.


Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi hoaks, ujaran kebencian maupun informasi yang belum tentu benar.


Kegiatan Jumat Keliling tersebut dilaksanakan secara serentak oleh Polsek Tebing Tinggi, Polsek Rangsang Barat, Polsek Rangsang, Polsek Merbau dan Polsek Tebing Tinggi Barat, dengan melibatkan para pejabat, Bhabinkamtibmas serta personel masing-masing wilayah.


Di Masjid Al Istiqomah, kegiatan dipimpin langsung Kapolres dan turut diisi Jumat Berkah. Polisi membagikan ratusan paket makanan dan minuman kepada jemaah serta menyerahkan sarana kontak dan tali asih kepada pengurus masjid.


Sebelum kegiatan berakhir, Kapolres bersama personel juga berbaur dengan warga dan tokoh masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.


Kapolres turut menyosialisasikan Call Centre 110 Polri, yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan, informasi maupun pengaduan terkait gangguan kamtibmas."****







SUMBER      :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI
Keluarga Besar Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026 Masehi.

Keluarga Besar Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026 Masehi.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Keluarga besar Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi. Kegiatan dipusatkan di pendopo Masjid Al Ihsan Teluk Belitung jum'at (11/9/2026) malam setelah bada' Isa'.


Tujuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk merenung, dan mengenang kembali kelahiran Nabi Muhammad SAW dan menjadi contoh, tauladan, serta memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT.


Kegiatan ini diawali dengan menampil Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh santri dan santriwati didikan subuh Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung, dilanjutkan dengan membaca Ayat suci Al- Qur'an oleh Ilyas. Kali ini, panitia penyelenggara sengaja mendatangkan penceramah Ustadz Fadli Hasibuan didampingi Ustadz Ismail dari  kota Pekanbaru Provinsi Riau.


Ketua Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung Samsul Arifin M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih atas kehadiran semua pihak,  termasuk Mahasiswa KKN UIN Suska Riau yang sebelumnya telah berkolaborasi melaksanakan berbagai perlombaan yang bernuansakan Islami.


Kami dari pengurus Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu, dan kepada panitia juga kami sampaikan ucapan terima kasih, mudah mudahan acara kita dapat berlangsung sukses sebagai mana kita harapkan bersama, ucapnya.


Terselenggaranya kegiatan ini berkat dukungan dan sumbangsih bapak ibu, darmawan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang selalu mensupport setiap kegiatan kami, mudah mudahan bermanfaat buat acara kita ini, ujar Samsul Arifin


Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya, yang telah menyelenggarakan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi.


Kami dari pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan terima kasih, dan  apresiasi kepada pengurus Masjid Al - Ihsan yang telah menyelenggarakan, dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, ucapnya.


Menurutnya, kegiatan yang digelar anak KKN UIN Suska Riau yang sebelumnya telah berkolaborasi bersama remaja Masjid Al- Ihsan membuat kegiatan lomba berbagai cabang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, merupakan kegiatan positif yang peduli terhadap anak anak kita, tuturnya.


Dikesempatan itu, Camat Merbau mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, jangan membuka lahan dengan cara membakar, kepada ibuk ibuk juga harus tetap patuh, jangan membakar sampah dihalaman, ini musim panas/exskirim, termasuk meninggal rumah, hati hati pastikan terlebih dahulu kondisinya aman, saya tidak mau warga saya ditangkap, bersentuhan dengan hukum, ujar Camat Merbau.


Dengan nada tinggi, Camat Merbau mengatakan,, bapak ibuk jangan percaya dengan berita di HF, itu berita Haook, hanya menyalah- nyalahkan pemerintah saja, kami macam nak mati bekerja, jangan bapak percaya itu semua Haook, kalau mau tahu kerja pemerintah datang ke Kantor tanya, kata Wan Jumiati, seraya berharap agar orang tua lebih waspada terhadap anak jangan sampai terlena pengaruh bermain HF.


Ustadz Fadli Hasibuan dalam inti tauziahnya menyampaikan, Maulid Nabi Muhammad SAW  biasanya melakukan ini (introspeksi diri), memperbanyak sholawat, meningkatkan ibadah, amal sholeh sebagai bentuk refleksi dan persiapan diri dalam beramal kepada Allah SWT.


Dijelaskannya, orang yang datang ke majlis seperti ini sama dengan orang yang mengerjakan solat seratus raka'at, dalam satu hari, tingkatkan stabilitas kwalitas solat kita, jaga solat kita tanam niat keihklasan kita kepada Allah SWT, imbuhnya, seraya menceritakan tentang kematian Nabi Muhammad SAW.


Tanda cinta kita kepada Rasul, sering membaca Al-Qur'an, kerjakan Sunnah Nabi, selalu ber Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga mengingatkan, agar kita tidak batal wudu'. Kemana pergi ber wudu' terlebih dahulu, saran Ustadz Fadli Hasibuan.


Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, selain dihadiri Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi didampingi Sekcam Merbau Idrus SE beserta Kasi dan anggota Satpol PP,  PLt Lurah Teluk Belitung Islawadi S.IP. MM, didampingi Seklurnya Yesi Sumarti S.Pd, Ketua Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Syufri SE, para RW/RT setempat, imam Masjid, imam Musalla, alim ulama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan, dan komponen lainnya."****






LIPUTAN         :       ALI SANIP
EDITOR            :       REDAKSI

Jumat, 11 September 2026

Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur.

Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.    - 
Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.


Pengecekan dilakukan terhadap usaha perikanan milik warga, Mawardi L., dengan luas lahan sekitar 4 x 6 meter atau 24 meter persegi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan kepada masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan perekonomian keluarga.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan.


Dalam pengecekan tersebut, petugas memantau kondisi kolam dan ketersediaan makanan ikan. Dari hasil pemantauan, terdapat sekitar 4.000 ekor ikan nila yang berada dalam kondisi baik.


Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian warga terhadap pengelolaan usaha perikanan. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara pemilik usaha dengan petugas pendamping dapat terjalin dengan baik.


Petugas turut memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan usaha perikanan sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga."****





LIPUTAN        :      ALD
EDITOR           :.     REDAKSI
PT. ITA Lakukan Sosialisasi Pemboran Sumur Baru Kurau Deep Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau

PT. ITA Lakukan Sosialisasi Pemboran Sumur Baru Kurau Deep Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
MERBAU: Manajemen PT. ITA (Imbang Tata Alam) melaksanakan Sosialisasi pemboran sumur baru lokasi Kurau Deep Desa Bagan Melibur kepada UPIKA (Unsur Pimpinan Kecamatan) Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Sosialisasi kali ini diikuti seluruh Kades serta ketua pemuda masing-masing Desa wilayah ring operasional perusahaan Se Kecamatan Merbau.


Sosialisasi yang membahas khusus pembagian kuota tenaga kerja Non Skill untuk PT. EST (Energi Solaris Teknologi) sebagai pelaksana rig pengeboran sumur baru di Kurau Deep. Rekruitment tenaga kerja ini dilaksanakan secara musyawarah yang mengambil tempat di Aula Kantor Camat Merbau Jum'at (11/9/2026) siang.


Hadir pada saat sosialisasi tersebut Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE MSi didampingi Sekcam Merbau Idrus SE dan Kasi serta Staf Kantor Camat Merbau, Kepala Desa dan Ketua Pemuda wilayah ring operasional PT. ITA yakni Desa Bagan Melibur, Desa Mayang Sari, Desa Tanjung Kulim, Desa Lukit dan Kelurahan Teluk Belitung, perwakilan Koramil 06/Merbau, Yulius. Terlihat juga hadir dari pihak perusahaan Perwakilan PT. ITA, Muaznam dan Andi Saputra, DWS EMP, Novy Husni. M dan timnya, Site Manager Security Nawakara, Khairul Amin serta koordinator Security, Arco Raples. Koordinator PT. EST, Lucky Alhaq didampingi Mustofa/Pampam.


Field Coordinator PT. EST, Lucky Alhaq menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Merbau yang telah membantu memfasilitasi sosialisasi ini, dan terima kasih kepada perwakilan Desa beserta pemuda dan masyarakat ring operasional yang hadir. Ia berharap kehadiran PT. EST dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.


“Kita sangat berharap kehadiran kami dapat diterima ditengah masyarakat Kecamatan Merbau. Tentunya perusahaan kami mengharapkan kerjasama yang baik, demi terselenggaranya eksplorasi kami sesuai harapan kita bersama, mohon dukungan dan doa kita semua. Secara teknis demi kelancaran operasional rig kami tentu membutuhkan tenaga kerjanon skill dan skill sehingga khusus hari ini kita berharap musyawarah pembagian kuota non skill nantinya dapat kita sepakati dengan baik dalam forum ini secara terbuka," ungkapnya


Sementara itu, Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE MSi menyampaikan syukur pada hari ini dapat terlaksana sosialisasi dalam rangka rekrutmen tenaga kerja non skill area Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau oleh PT. EST. Pada prinsipnya Pemcam Merbau menyambut baik atas kerjasama ini. Kita ingin anak-anak daerah mendapat tempat dan kesempatan untuk berkembang bersama dalam operasional perusahaan.


"Dalam hal ini saya atas nama Camat Merbau di minta membantu memfasilitasi sosialisasi ini, dengan segala keterbatasan tentunya kami sangat berharap pembagian kuota nanti mari kita berbesar hati dan dengan kepala dingin menerima serta membaginya secara bijaksana. Kehadiran perusahaan rig subkon PT. ITA ini tentu tidak hanya membawa tenaga kerja dari luar saja, tetapi juga membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kita. Mudah-mudahan menjadi berkah untuk kita semua", pungkas Camat Merbau.


Mewakili PT. ITA, Novy Husni selaku Drilling Workover Supt menyampaikan, adapun agenda kita pada sosialisasi ini dalam rangka memberikan informasi bahwa dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pemboran lokasi kurau deep yang titik sumurnya masuk wilayah Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau.


"Bagi kami hal seperti ini perlu kita sosialisasi sebelum pekerjaan dimulai, nanti akan membutuhkan tenaga kerja sesuai kebutuhan. Kami dari PT. ITA mengucapkan terima kasih atas dukungan UPIKA Merbau serta kehadiran dari masing-masing Desa ring operasional, dan kami harapkan mari kita saling pengertian dan pembagian tenaga kerja non skill nantinya daoat berjalan dengan baik," ungkapnya.


Terlihat dilapangan walaupun diskusi pembagian kuota tenaga kerja non skill sempat berlangsung alot, namun dapat berakhir dengan musyawarah yang baik dan dituangkan dalam BA (Berita Acara) pertemuan. Sehingga hasil pembagiannya Desa Bagan Melibur sebagai titik sumur pekerjaan rig PT. EST kali ini mendapat kuota tenaga kerja non skill sebanyak 13 orang, kemudian Kelurahan Teluk Belitung mendapat 6 orang, Desa Lukit mendapat 6 orang, Desa Mayang Sari mendapat 6 orang, dan Desa Tanjung Kulim mendapat 3 orang."****





PENULIS       :       ALI SANIP
EDITOR          :      REDAKSI
Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti melaksanakan pengecekan Perkebunan Ubi Milik Warga

Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti melaksanakan pengecekan Perkebunan Ubi Milik Warga






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.   -
Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan pengecekan perkebunan ubi milik warga sebagai bagian dari upaya pendampingan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/09/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, berlokasi di Jalan Sei Niur, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Perkebunan ubi yang dilakukan pengecekan memiliki luas sekitar 500 meter persegi.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sesap BRIPKA Ilham Edi Putra bersama pemilik perkebunan, Sdr. Apuan, melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman di lapangan.


Pengecekan meliputi kondisi perkebunan, ketersediaan pupuk, jumlah tanaman yang telah ditanam, serta perkembangan pertumbuhan tanaman ubi.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.


"Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan usaha pertanian, sehingga turut mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga,"demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Dari hasil pengecekan, kondisi perkebunan masyarakat dapat diketahui secara langsung. Selain itu, petugas turut memantau perkembangan tanaman serta memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan tanaman.


Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian pemilik terhadap tanaman ubi serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dengan Bhabinkamtibmas selaku petugas pendamping di wilayah.


Pendampingan terhadap sektor pertanian masyarakat diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendorong produktivitas warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti."****





LIPUTAN       :    ALD
EDITOR.         :    REDAKSI
Pelatih SKO Riau Yulnedi Tanjung SP, raih Penghargaan pelatih terbaik Kampar,

Pelatih SKO Riau Yulnedi Tanjung SP, raih Penghargaan pelatih terbaik Kampar,






KabarPesisirNews.Com
KAMPAR RIAU,     -
Haornas 2026 Kampar, merupakan rangkaian acara peringatan yg dipimpin oleh bupati Kampar, tgl 9 Desember 2026 di lapangan pelajar Bangkinang kota.

Dihadiri oleh seluruh unsur forkompida, kepala OPD dan undangan lain nya,

Berlangsung dg khidmat, Bupati Kampar sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan sambutan Menteri olah raga. Pada moment dan kesempatan itu juga Bupati memberikan penghargaan kepada atlit dan pelatih berprestasi

Salah satu nya pelatih sepak bola Kampar dan juga pelatih sepak bola sko Riau,  Yulnedi tanjung SP

Keberhasilan Beliau meraih Pelatih Berprestasi Terbaik karena telah di buktikan dengan membawa SKO Riau menjadi Champion di ajang INTERNATIONAL FOOTBALL FORUM CAMPIONSHIP, (IFFC) 2025, yang di laksanakan Di KUALA  LUMPUR-MALAYSIA, sehingga prestasi ini menjadi salah satu indikator dalam penilaian Pelatih terbaik

Prestasi ini menjadikan Coach Yul satu satunya pelatih  sepak bola Riau yg meraih penghargaan di tingkat international pada ajang bergengsi itu.

Beliau juga pelatih sepak bola sko Riau ,

Kepada media, beliau mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Bupati Kampar, PSSI, KONI dan seluruh insan sepakbola Kampar, semoga hal ini menjadi motivasi utk berbuat lebih baik sepak bola Kampar, 

Ucapan terima kasih juga di sampaikan kepada BPK Kadispora , Kadisdik dan Kepala Sekolah SKO Riau yg selalu memberi kan pembinaan dan ruang untuk berprestasi ,

Yul tanjung, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih di Kampar yg bersama.sama membangun sepak bola Kampar dan kepada keluarga anak istri yg setia mendukung karier sepak bola

Prestasi ini sesungguhnya adalah prestasi kita semua pencinta sepakbola, karena tanpa insan sepakbola bola, mulai dari Pemain, manajemen dan para pendukung sepakbola saya tidak dapat melakukan prestasi ini ujar Buya Yul dengan mata yang berkaca penuh haru.

Teristimewa Pada moment tersebut, Coach Yul menerima penghargaan dari Bupati yang di serahkan Oleh Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., yang juga mantan pemain Sepakbola binaan Coach Yul tanjung saat remaja dulu."****





LIPUTAN      :      REDAKSI
EDITOR         :      REDAKSI
Mulai dari Orang Tua": Arif Rahman Ajak Warga Dahulukan Sedekah ke Keluarga

Mulai dari Orang Tua": Arif Rahman Ajak Warga Dahulukan Sedekah ke Keluarga






KabarPesisirNews.Com
PERBAUNGAN,     -
Obrolan ringan di warung kopi berubah menjadi majelis ilmu ketika Arif Rahman,  mengajak teman-temannya meninggalkan ghibah dan beralih membicarakan kebaikan.

Sambil duduk santai menghirup segelas kopi dan menikmati gorengan, Arif menyampaikan pesan penting tentang adab bersedekah.  
Dari pada kita membicarakan hal yang ghibah, mari kita bicarakan hal yang ada kesan buat kita semua. Kita saling belajar. Karena ilmu agama ini tidak ada tamatnya,” ujarnya kepada media ini.

Urutan Sedekah: Orang Tua Dulu, Baru yang Lain, 
Arif menegaskan bahwa dalam Islam, bersedekah memiliki urutan prioritas. Pahala paling besar adalah ketika diberikan kepada orang tua.

“Yang pertama itu bersedekah kepada orang tua kita. Karena ridha Allah itu ada pada ridha orang tua,” kata Arif.

Ia mengutip sabda Rasulullah ﷺ:  
Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua" (HR. Tirmidzi).

Yang kedua, lanjut Arif, adalah kepada keluarga dekat.  
Sedekah kepada keluarga itu pahalanya dobel. Ada pahala sedekah, ada pahala silaturahim. Rasulullah bersabda: Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah, dan sedekah kepada kerabat ada dua: sedekah dan silaturahim_” (HR. Tirmidzi).

Baru yang ketiga kepada orang lain yang sangat membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan tetangga sekitar.

Hal ini juga sejalan dengan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 215:  
Harta apa saja yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin..."

Teladan Anak Dermawan Zaman Dahulu
Untuk menguatkan pesannya, Arif menuturkan kisah seorang anak dari zaman dahulu yang hidup berkecukupan.  
Bukannya dia sombong, justru dia sering berbagi kepada orang tuanya dan juga kepada keluarganya yang kurang mampu,” ceritanya.

Menurut Arif, kisah itu menjadi cermin bahwa harta adalah titipan. Orang yang bersyukur akan ringan tangannya untuk memberi, dimulai dari lingkaran terdekat.

Wali-Wali Kecil Menyimak
Di akhir obrolan, Arif mengingatkan bahwa setiap majelis ilmu sekecil apapun akan dihadiri keberkahan.  
Setiap kita berbicara hal-hal keagamaan, itu juga hadir wali-wali kecil yang menyimak pembicaraan kita,” tutupnya.

Obrolan yang awalnya biasa itu pun berubah. Dari tempat ghibah, menjadi tempat menanam pahala."****





EDITOR        :      REDAKSI

Rabu, 09 September 2026

Arif Rahman: Syukur Adalah Kunci Keberkahan, Kufur Nikmat Undang Azab

Arif Rahman: Syukur Adalah Kunci Keberkahan, Kufur Nikmat Undang Azab






KabarPesisirNews.Com
PERBAUNGAN RIAU,     -
Dalam wawancara khusus pada Selasa malam, 8 September 2026, Arif Rahman,  mengingatkan akan pentingnya menanamkan rasa syukur dalam setiap aspek kehidupan.


Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7 sebagai landasan utama:  
_“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.’”_


“Kalau kita bersyukur atas nikmat Allah, Allah akan berikan kita nikmat yang tak terhingga. Tapi kalau kita tidak bersyukur, maka kita akan merasa azab yang berat tak terhingga,” tegas Arif Rahman.


Menurutnya, syukur bukan sekadar ucapan alhamdulillah di lisan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan penggunaan nikmat di jalan kebaikan.


Nikmat sehat, keluarga, pekerjaan, bahkan bisa bernafas hari ini, itu semua titipan. Kalau kita jaga dengan syukur, maka Allah akan lipatgandakan keberkahannya,” ujarnya.


Arif juga mengajak buat kita semua untuk menjadikan ayat tersebut sebagai cermin dalam menjalani kehidupan. Karena pada hakikatnya, kehidupan dunia adalah ujian untuk melihat sejauh mana seorang hamba mampu bersyukur.


Pilihan ada di tangan kita. Mau ditambah nikmatnya oleh Allah, atau justru dijauhkan dari keberkahan. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang pandai bersyukur,” tutupnya."****





LIPUTAN        :     REDAKSI
EDITOR           :     REDAKSI 
Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla

Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla




KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     -
Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) terus memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2026. Tak hanya berjibaku memadamkan api, polisi juga memburu dan menindak pihak-pihak yang diduga membuka lahan dengan cara membakar.


Berdasarkan data penanganan perkara hingga September 2026, Polres Inhil telah menangani sedikitnya sembilan laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pembukaan dan pembakaran lahan. Dari rangkaian perkara tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.


Lokasi kejadian tersebar di sejumlah wilayah hukum Polres Inhil, antara lain Kecamatan Concong, Pulau Burung, Tembilahan Hulu, Kempas, Keritang, Kemuning, Gaung, serta beberapa wilayah lainnya.


Luas lahan yang terbakar dalam setiap perkara bervariasi, mulai dari sekitar 0,5 hektare hingga mencapai 50 hektare. Beragam modus ditemukan, di antaranya membuka lahan dengan cara dibakar, membakar tumpukan pelepah kelapa dan kayu kering, hingga menggunakan alat berat untuk membuka lahan yang diduga berada di kawasan hutan.


Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari korek api, parang, kapak, potongan kayu bekas terbakar, chainsaw, alat semprot, hingga satu unit ekskavator yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan.


Sejumlah perkara bahkan telah memasuki Tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap.


Penanganan perkara dilakukan dengan menerapkan ketentuan pidana di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta kehutanan. Di antaranya Pasal 69 ayat (1) huruf h juncto Pasal 108 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta peraturan terkait lainnya.


Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman dan pendinginan, tetapi juga diikuti penegakan hukum terhadap pihak yang sengaja membakar atau membuka lahan dengan cara terlarang.


“Kami tidak akan tinggal diam terhadap setiap aktivitas pembakaran ataupun pembukaan lahan dengan cara dibakar yang dapat merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Donny.


Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.


“Upaya pencegahan jauh lebih penting. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.


Selain melakukan penegakan hukum, Polres Inhil bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan, serta unsur terkait terus menggelar patroli dan memverifikasi titik panas. Tim gabungan juga melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah wilayah rawan karhutla.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Inhil untuk melindungi Kabupaten Indragiri Hilir dari ancaman karhutla sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, dan kelestarian lingkungan."****





LIPUTAN INHIL      :     SANDI 
EDITOR                    :     REDAKSI