Minggu, 15 Februari 2026

Penumpang roro pelabuhan jagoh terlantar takada jawaban terkait dengan pihak ASDP yang diam seribu bahasa.

Penumpang roro pelabuhan jagoh terlantar takada jawaban terkait dengan pihak ASDP yang diam seribu bahasa.





KabarPesisirNews.Com
KOTA BATAM KEPRI,   -
Sampai titik ini tidak ada jawaban terkait untuk pemulangannya kembali penumpang ke Batam. 
Insiden ini sudah terjadi dikarenakan habisnya masa izin trayek kapal tersebut. 
 

Ini nyata bentuk kelalalaian manajemen karena tidak mengantisipasi perpanjangan izin dari jauh hari. 


Ditambah dengan bertepatan kondisi libur panjang siswa sekolah, tahun baru imlek dan awal ramadhan. 


Pengakuan dari penumpang mengatakan bahwa informasi pembatalan keberangkatan baru didapatkan pada tanggal 14 februari malam, disaat sebagian besar dari mereka sudah memegang tiket untuk diberangkatkan dan bahkan sudah ada yang berada di atas kapal. 


Kapal yang seharusnya berangkat menuju Tungkal pada pukul 10.00-11.00 WIB pagi tadi namun tertahan dan dikabarkan kembali ke Batam. 


Bentuk upaya koordinasi antara pihak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat  dengan pemerintah pusat ( Dirjen Perhubungan Darat) dalam hal ini perlu dipertanyakan karena hingga saat ini belum ada titik terang. 


Sampai diterbitkannya berita ini, kondisi ratusan penumpang masih tertahan di Pelabuhan Jagoh, menantikan jawaban pasti dan solusi nyata dari pihak terkait atas nasib keberangkatan mereka."****





LIPUTAN KEPRI    :    IJAL
EDITOR                  :    REDAKSI
Gerak Cepat Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Mekar Sari Merbau

Gerak Cepat Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Mekar Sari Merbau





KabarPesisirNews.Com
MERBAU RIAU,    -
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Hari Ke II di Desa Mekar Sari Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus dilakukan pada hari kedua, Jumat Siang.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Merbau AKP Jimi Andre mengatakan bahwa Tim gabungan yang terdiri dari 18 personel Polri, 2 personel TNI, 5 orang perangkat desa, 5 orang kecamatan, 5 orang MPA Desa Mekar Sari, dan 5 orang Fire Tim PT. RAPP.


"Tim Gabungan melakukan pemadaman di lokasi yang terpantau hotspot pada Aplikasi Dashboard Lancang Kuning.Lokasi kebakaran berada diJalan Proyek Desa Mekar, sesuai dengan titik koordinat," ujar Kapolsek Merbau 


Kapolsek Merbau juga melakukan Tindakan yang dilakukan tim gabungan meliputi mendatangi TKP, melakukan pemadaman di lokasi Karhutla, membuat sekatan/rintisan untuk mencegah api menjalar, dan membuat laporan.


"Kondisi terkini, adalah upaya pemadaman masih berlangsung, namun angin yang bertiup di TKP Karhutla dikhawatirkan bisa memicu kembali munculnya titik api baru. Situasi masih dalam keadaan aman dan terkendali," terang Kapolsek Merbau.


Akp Jimi Andre  juga menyatakan bahwa pemadaman akan terus dilakukan hingga api benar-benar padam.


"Semoga Api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Hari Ke II di Desa Mekar Sari Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Dapat di Padamkan Tim Gabungan Sedang Berjibaku," jelas Kapolsek Merbau."****





SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :   REDAKSI 
Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga

Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Respons cepat aparat gabungan kembali terlihat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Tim gabungan Polres Kepulauan Meranti, TNI, BPBD, serta perangkat desa berhasil memadamkan api yang membakar lahan di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Sabtu (14/2/2026) sore.


Kebakaran dilaporkan warga melalui layanan Call Center Polri 110 sekitar pukul 15.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman secara terpadu.


Sebanyak 41 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 21 personel Polri, 2 personel TNI, 9 personel BPBD, 6 perangkat desa, serta 3 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Insit.


Petugas menggunakan mesin mini strike dan selang pemadam untuk menjinakkan api. Namun, proses pemadaman sempat terkendala karena minimnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kebakaran diduga dipicu kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia.


“Karhutla diduga akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar serta kelalaian seperti membuang puntung rokok sembarangan,” ujarnya.


Setelah beberapa jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB. Meski demikian, asap tipis masih terlihat di lokasi sehingga petugas tetap melakukan siaga untuk mencegah api muncul kembali.


Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0.9774 N, 102.67596 E. Hingga saat ini situasi dinyatakan aman dan terkendali, sementara personel gabungan masih melakukan pemantauan di area bekas kebakaran.


Polres Kepulauan Meranti juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta segera melapor melalui layanan 110 apabila menemukan tanda-tanda kebakaran."****





SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :    REDAKSI 
Sambut Ramadan, TP-PKK dan BKMT Meranti Santuni Anak Yatim dan Duafa

Sambut Ramadan, TP-PKK dan BKMT Meranti Santuni Anak Yatim dan Duafa





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti berkolaborasi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menyalurkan santunan kepada anak yatim dan duafa, Jumat (13/2/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati, Jalan Pramuka, Selatpanjang, dan dihadiri jajaran pengurus TP-PKK serta anggota BKMT Kepulauan Meranti.


Ketua TP PKK Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun SE, mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan menjelang Ramadan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota dan masyarakat.


Ia menyebut, santunan yang diberikan merupakan wujud rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya pada momentum Ramadan.


“Semoga kita semua diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat menjalani ibadah di bulan suci yang tinggal menghitung hari,” ujarnya.


Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan duafa yang telah terdata sebagai penerima bantuan."****





SUMBER          :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR            :    REDAKSI 

Sabtu, 14 Februari 2026

Hj. Ismiatun Lantik 129 Jajaran Pengurus Pramuka Rangsang Barat

Hj. Ismiatun Lantik 129 Jajaran Pengurus Pramuka Rangsang Barat





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun melantik 129 jajaran pengurus Pramuka Kecamatan Rangsang Barat periode 2025-2028 , Sabtu (14/02/2026) siang, di Aula Kantor Camat Rangsang Barat.


Pelantikan tersebut meliputi 64 orang Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), 41 pengurus Kwartir Ranting (Kwarran), 3 anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan, serta 21 anggota Dewan Kerja Ranting.


Dalam sambutannya, Ismiatun menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal tanggung jawab moral untuk menggerakkan organisasi secara terarah dan berkelanjutan.


“Dengan semangat Pramuka, kita optimistis Kepulauan Meranti akan tumbuh dengan pemimpin muda yang tangguh, berintegritas, dan peduli pada sesama," katanya. 


Menurut Ismiatun, gerakan Pramuka selalu berfokus pada pendidikan karakter, yang melahirkan pribadi yang bermartabat, berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. 


Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjalankan tugas sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka serta menerapkan prinsip perlindungan anggota sebagaimana diatur dalam Petunjuk Penyelenggaraan Gerakan Pramuka Nomor 004 Tahun 2021 tentang Perlindungan bagi Anggota Gerakan Pramuka (Safe From Harm).


Menurutnya, seluruh kebijakan dan kegiatan pendidikan kepramukaan wajib berpedoman pada AD/ART sebagai landasan utama dalam setiap gerak langkah organisasi.


“Setiap pengurus harus memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta memastikan gugus depan memiliki Pembina Pramuka,” tegasnya.


Untuk informasi, Pengurus Mabiran Rangsang Barat diketuai Jefri, S.IP yang juga Camat Rangsang Barat, Kwarran diketuai Mulyadi, S.Kom selaku Kepala Desa Bantar, Lembaga Pemeriksa Keuangan diketuai Suhaimi, S.P, dan Dewan Kerja Ranting diketuai Indra Rahayu.


Melalui pelantikan ini, Gerakan Pramuka Rangsang Barat diharapkan semakin solid dalam membina generasi muda yang berkarakter dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045."****





SUMBER         :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR           :    REDAKSI 
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil Turun Langsung Pimpin Korve di Titik Strategis Kota Selatpanjang

Bupati Asmar dan Wabup Muzamil Turun Langsung Pimpin Korve di Titik Strategis Kota Selatpanjang






KabarPesisirNews Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Komitmen menciptakan Meranti yang bersih dan asri ditunjukkan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharudin. 


Bersama unsur Forkopimda, ASN, BUMN dan swasta serta masyarakat, mereka memimpin aksi gotong royong atau korve di sejumlah titik strategis di Kota Selatpanjang, Sabtu (14/2/2026) pagi. 


Aksi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI tentang pentingnya mewujudkan Indonesia yang bersih dan tertata.


“Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kalau pemimpin dan masyarakat bergerak bersama, kota ini bisa kita jaga tetap bersih dan nyaman,” ujar Asmar.


Fokus korve kali ini menyasar kawasan vital yang menjadi wajah Kota Selatpanjang. Pembersihan dipusatkan di sepanjang Jalan Merdeka menuju Pelabuhan Tanjung Harapan hingga area pasar modern. 


"Kawasan yang kita fokuskan hari ini memang dinilai rawan sampah karena tingginya aktivitas masyarakat," katanya. 


Dari pantauan di lapangan, para peserta terlihat bahu-membahu membersihkan sampah di taman kota, jalan protokol hingga gorong-gorong. Dalam waktu relatif singkat, kawasan yang sebelumnya dipenuhi sampah tampak berubah lebih bersih dan tertata.


Bupati Asmar bahkan meninjau langsung Pelabuhan Tanjung Harapan dan beberapa titik jalan protokol untuk memastikan hasil pembersihan maksimal. Di sela kegiatan, ia juga berdialog dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh warga menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.


Ia juga mengingatkan bahwa menjelang Ramadan, kebersihan lingkungan menjadi bagian dari kesiapan menyambut bulan suci.


“Dalam menjalani ibadah Ramadan bukan hanya hati kita yang bersih, tetapi lingkungan juga harus bersih agar ibadah yang kita laksanakan lebih sempurna,” sebut Asmar.


Sebelumnya aksi serupa juga digelar di sepanjang Pantai Dorak, salah satu lokasi favorit warga untuk bersantai. Pemilihan titik-titik tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Meranti dalam menata area publik yang memiliki mobilitas tinggi dan menjadi pusat interaksi masyarakat."****





SUMBER        :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 
Bupati Asmar Pastikan Harga dan Stok Sembako di Meranti Aman

Bupati Asmar Pastikan Harga dan Stok Sembako di Meranti Aman






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, turun langsung meninjau Pasar Modern Selatpanjang, Sabtu (14/02/2026), guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaan stok sembako aman menjelang Ramadan.


Bupati Asmar memantau langsung harga sejumlah komoditas utama dan berdialog dengan pedagang maupun masyarakat. Dari hasil pengecekan di lapangan, ia memastikan bahwa harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil dan stok tersedia dalam jumlah cukup.


“Alhamdulillah, dari pantauan kami di lapangan jelang puasa Ramadan, harga sembako masih stabil. Begitu juga stok barang pokok tersedia. Kita berharap kondisi ini tetap terjaga,” ujar Asmar.


Selain memastikan harga dan stok, Bupati juga menyoroti aktivitas transaksi di pasar yang dinilai cukup baik. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat berbelanja menjadi indikator positif bagi perputaran ekonomi daerah.


“Saat peninjauan, kita melihat aktivitas transaksi di pasar cukup baik. Artinya perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat masih stabil. Mudah-mudahan ini terus berlanjut,” jelasnya.


Untuk menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Bupati Asmar menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar terus melakukan pemantauan rutin. 


"Segera ambil langkah strategis jika terjadi lonjakan harga, seperti menggelar pasar murah maupun operasi pasar," instruksi Bupati. 


Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


"Kita akan terus memantau harga dan stok kebutuhan pokok tetap aman, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan hingga Idul Fitri dengan tenang dan nyaman," ungkap Asmar. 


Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Kepulauan Meranti, Marwan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepulauan Meranti, Muhlisin, serta sejumlah pejabat terkait lainnya."****





SUMBER        :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 
Ditpolairud Polda Riau Hadirkan Program ‘JALUR’ di Desa Kuala Selat

Ditpolairud Polda Riau Hadirkan Program ‘JALUR’ di Desa Kuala Selat






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
​Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau kembali menegaskan komitmennya dalam melayani masyarakat di wilayah perairan. 


Melalui program unggulan Kapolda Riau JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat), personel Ditpolairud menyambangi warga di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). 


Dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sekitar 382 Km dari Pekanbaru atau 90 km dari tembilahan, Kapal Ditpolairud Polda Riau yang bekerja sama dengan Kapal masyarakat akhirnya tiba di Desa Kuala selat pada pada Jumat, 13 Februari 2026.


​Kegiatan ini merupakan inisiasi langsung dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang dikedepankan khusus untuk menyentuh masyarakat yang tinggal di pesisir DAS (Daerah aliran sungai maupun laut) yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan publik karena faktor geografis.


​Dalam pelaksanaan kegiatan Jalur kali ini, tim Ditpolairud Polda Riau membawa tiga agenda utama yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga yaitu :


- ​Sambang Nusa
Personel Polri bertatap muka secara hangat dengan warga untuk mendengarkan aspirasi sekaligus mempererat silaturahmi. 


Sebagai bentuk kepedulian, dilakukan juga pembagian paket sembako sebanyak 114 paket untuk 114 KK yang ada di desa kuala selat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.


- ​Klinik Terapung
Layanan kesehatan gratis menjadi primadona dalam kegiatan ini. 


Dengan menggandeng tenaga medis dari Puskesmas setempat dan Urdokkes Polres Inhil, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.


- ​Kapal Baca: 
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak Desa Kuala Selat juga menjadi perhatian. 


Melalui Kapal Baca Ditpolairud Polda Riau yaitu KP IV 1001, anak-anak diberikan akses buku bacaan untuk meningkatkan literasi, serta dibagikan alat tulis gratis guna memacu semangat belajar mereka.


​"Kegiatan JALUR ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di wilayah pesisir tetap mendapatkan perhatian dan layanan yang layak meskipun tinggal di lokasi yang sulit dijangkau," ujar Dipolairud Polda Riau di sela-sela kegiatan.


​Melalui program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat pesisir semakin harmonis. Dengan semangat presisi, program JALUR diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran demi kesejahteraan rakyat Riau di seluruh pelosok perairan."****






SUMBER        :
HUMAS POLDA RIAU
EDITOR          :    REDAKSI 



Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026

Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Polda Riau melaksanakan pelatihan peningkatan kemampuan Kehumasan Tahun Anggaran 2026, yang diikuti oleh Para Kasi Humas Polres Jajaran Polda Riau serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Riau. Bertempat di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau. Kamis (12/2/2026)


Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, yang mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, turut hadir juga Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, serta Para Pejabat Utama Polda Riau.


Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Assoc. Prof. Eka Putra, S.T., M.S.C., Ph.D., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau, serta Aris Nugroho, S.H., Content Creator Riau Creative Hub.


Dalam arahannya, Wakapolda Riau menekankan pentingnya manajemen media sebagai salah satu kunci keberhasilan organisasi Polri. Ia membagikan pengalaman selama 15 tahun berdinas di Polda Metro Jaya yang menjadi barometer keamanan nasional, di mana pengelolaan media menjadi prioritas strategis.


“Manajemen media adalah kunci utama keberhasilan organisasi kita. Baik atau buruknya citra Polri sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola media,” ujarnya.


Wakapolda juga menyoroti tantangan era digital native, di mana jumlah ponsel di Indonesia melebihi jumlah penduduk dan mayoritas masyarakat aktif di media sosial. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut Polri untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan yang terjadi secara cepat dan masif.


Ia mengingatkan tentang fenomena post-truth di ruang digital, di mana opini dan emosi kerap mengalahkan fakta. Berbagai narasi negatif di media sosial dapat memengaruhi persepsi publik apabila tidak diimbangi dengan kontra narasi yang tepat dan berbasis data.


“Jangan biarkan narasi negatif mendominasi tanpa ada respons yang cepat dan kuat dari kita. Setiap personel Humas harus mampu mengemas kata-kata dan menyajikan data agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat,” tegas Brigjen Hengki.


Lebih lanjut, Wakapolda Riau menyebut Humas sebagai Pasukan Khusus Polri dalam membangun citra institusi. Menurutnya, keberhasilan operasional di lapangan perlu dikemas secara visual dan naratif agar masyarakat dapat melihat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Selain itu, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas personil, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra juga memberikan materi kepada Para Kasi Humas Polres terkait pelatihan dan praktik langsung public speaking dalam menghadapi wartawan. 


Materi ini difokuskan pada teknik penyampaian pernyataan pers, penguasaan materi, pengendalian bahasa tubuh, hingga strategi menjawab pertanyaan kritis media secara lugas, tenang, dan profesional.


"Latihan tersebut bertujuan agar setiap Kasi Humas mampu tampil percaya diri saat memberikan keterangan resmi, menghindari kesalahan persepsi, serta memastikan pesan institusi tersampaikan secara jelas dan tidak menimbulkan multitafsir" jelas Kombes Pandra.


Diharapkan pelatihan ini mampu melahirkan personel Humas yang profesional, memiliki keahlian khusus dalam mengelola informasi secara profesional, cerdas, dan humanis guna menjaga stabilitas keamanan serta kehormatan institusi di dunia maya, sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi."****




SUMBER     :  
HUMAS POLDA RIAU 
EDITOR       :   REDAKSI 
Tasyakuran SDM PKH, Pemkab Meranti Tekankan Bansos Tepat Sasaran dan Penguatan Data Kemiskinan

Tasyakuran SDM PKH, Pemkab Meranti Tekankan Bansos Tepat Sasaran dan Penguatan Data Kemiskinan




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya memperkuat pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai instrumen percepatan penanggulangan kemiskinan.


Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, saat menghadiri silaturahmi dan tasyakuran Sumber Daya Manusia (SDM) PKH wilayah penugasan Kabupaten Kepulauan Meranti, di Aula Kantor Bupati, Jumat (13/2/2026).


Dalam sambutannya, Sudandri menyatakan PKH merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial bersyarat, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial.


“Melalui PKH, pemerintah memastikan anak dari keluarga kurang mampu tetap bersekolah, ibu hamil dan balita memperoleh layanan kesehatan, serta keluarga penerima manfaat mendapat pendampingan menuju kemandirian,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran serta penguatan pembaruan data kemiskinan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar intervensi pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak.


Sudandri juga menyampaikan apresiasi kepada para pendamping PKH yang kini berstatus ASN PPPK di lingkungan Kementerian Sosial. Ia berharap status tersebut semakin memperkuat integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pelayanan sosial.


"Kondisi geografis Kepulauan Meranti yang terdiri dari kepulauan menjadi tantangan dalam pelaksanaan program sosial. Namun, pemerintah daerah optimistis tantangan tersebut dapat diatasi melalui sinergi lintas sektor," tegasnya. 


Ketua PKH Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardalina, menyampaikan saat ini terdapat 62 pendamping PKH yang bertugas di daerah tersebut bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Para pendamping resmi dilantik oleh Menteri Sosial pada 22 Oktober 2025.


Selanjutnya, pada 22 Desember 2025 dilakukan asesmen kepemimpinan tim kabupaten di Jakarta, sekaligus penyampaian tiga mandat pemerintah pusat, yakni pembaruan DTKS, pengembangan program Sekolah Rakyat, dan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.


"Proses pembaruan data DTKS, ditemukan perubahan status sejumlah penerima manfaat. Sebagian keluarga tetap menerima bantuan penuh, sebagian berkurang, dan ada yang tidak lagi menerima setelah hasil verifikasi terbaru," jelasnya. 


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengusulkan delapan anak putus sekolah untuk mengikuti program Sekolah Rakyat. Anak-anak tersebut berasal dari wilayah prioritas, terutama kawasan pesisir dan kelompok masyarakat rentan.


Kepala Dinas Sosial Kepulauan Meranti, Rokhaizal, mengatakan pihaknya menerima berbagai laporan masyarakat terkait BPJS nonaktif, bantuan PKH yang belum diterima, hingga perbedaan data penerima bantuan. Ia menegaskan Dinas Sosial dan PKH merupakan mitra kerja yang harus terus berkoordinasi.


“Diperlukan kesamaan persepsi agar persoalan di lapangan tidak berkembang menjadi konflik,” ujarnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan , Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti, koordinator dan seluruh pendamping PKH, serta TKSK setempat."****





SUMBER        :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 

Jumat, 13 Februari 2026

BNPP RI Turun Ke Abrasi Pulau Rangsang

BNPP RI Turun Ke Abrasi Pulau Rangsang






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, mendampingi kunjungan kerja Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI di Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Rangsang Pesisir, Kamis (12/2/2026).


Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi abrasi yang terjadi di sejumlah desa di Pulau Rangsang. 


Kunjungan pertama di Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat. Di sini, Kepala Bagian Perbatasan Setdakab Kepulauan Meranti, Gilang Wana Wijaya, menjelaskan bahwa sekitar 128 hektare lahan sawah di desa tersebut hanya dibatasi tanggul yang berbatasan langsung dengan laut. Jika tanggul jebol, air laut berpotensi merusak lahan pertanian.


Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Desa Kedabu Rapat dan Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir. 


Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Siti Metrianda Akuan, menyampaikan bahwa program penanganan wilayah tersebut sebenarnya telah masuk dalam RPJMN 2020–2024.


“Program pembangunan sudah berjalan dan mungkin sudah dirasakan manfaatnya. Namun karena belum tuntas seluruhnya, masih ada wilayah yang memerlukan perhatian khusus. Kondisi abrasi yang masih tinggi perlu kembali kita laporkan agar mendapatkan penanganan lanjutan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa Pulau Rangsang, Pulau Bengkalis, dan Pulau Rupat merupakan prioritas nasional sebagai wilayah perbatasan yang memiliki nilai strategis, terutama terkait batas teritorial dan kedaulatan negara.


“Kedatangan kami ke Pulau Rangsang ini untuk mencatat kondisi riil di lapangan tahun 2026, khususnya tingkat keparahan abrasi di Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut batas teritorial yang harus kita jaga bersama,” tutupnya."****






EDITOR        :     REDAKSI