Senin, 26 Oktober 2026

Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati Hari Sumpah Pemuda

Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati Hari Sumpah Pemuda








KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke‑98 dan HUT Pemuda Pancasila ke-67, Keluarga Besar Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah.
 

Kegiatan ini diselenggarakan di RSUD Jalan Dorak, Kota Selatpanjang, selama dua hari pada tanggal 26‑27 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB bekerja sama dengan tim medis RSUD Selatpanjang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pemuda berkontribusi bagi sesama, mengisi semangat persatuan warisan Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata berbagi kehidupan bagi warga yang membutuhkan pasokan darah.
 

Para peserta yang terdiri dari jajaran pengurus dan anggota MPC Pemuda Pancasila, disertai kehadiran aparat TNI, Polri serta Pol. PP Kabupaten Kepulauan Meranti, ikut berpartisipasi, mendukung kelancaran program ini bersama tim medis RSUD Selatpanjang.
 

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti, SUGIANTO akrab disapa dengan panggilan Mas Tato, menyampaikan, “Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya diucapkan dalam pidato, melainkan harus dibuktikan dengan perbuatan nyata. Donor darah ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, agar persaudaraan antar pemuda terus terjaga dan bermanfaat bagi banyak orang. Setetes darah yang kami berikan bisa menjadi harapan baru bagi nyawa yang terancam,” ujarnya.
 

Sampai hari kedua pelaksanaan, tercatat puluhan peserta telah mendaftar dan menjalani pemeriksaan kesehatan awal untuk mendonorkan darahnya, termasuk anggota TNI dan Polri. Pihak penyelenggara berharap jumlah pendonor terus bertambah guna menambah stok darah di rumah sakit daerah sekaligus membangkitkan kesadaran pemuda untuk selalu berperan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungannya.


Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Meranti, Adek Patah menambahkan, "Mudah - mudahan kegiatan ini tetap dapat terlaksana setiap tahunnya, semoga Allah SWT. nemberikan balasan pahala bagi yang mendonorkan darahnya pada kegiatan Ini,
Aamiin Ya Rabbal Alamin."****
(Alfan).-






EDITOR         :     REDAKSI 
Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati Hari Sumpah Pemuda

Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati Hari Sumpah Pemuda



 





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke‑98 dan HUT Pemuda Pancasila ke-67, Keluarga Besar Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah.
 

Kegiatan ini diselenggarakan di RSUD Jalan Dorak, Kota Selatpanjang, selama dua hari pada tanggal 26‑27 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB bekerja sama dengan tim medis RSUD Selatpanjang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pemuda berkontribusi bagi sesama, mengisi semangat persatuan warisan Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata berbagi kehidupan bagi warga yang membutuhkan pasokan darah.
 

Para peserta yang terdiri dari jajaran pengurus dan anggota MPC Pemuda Pancasila, disertai kehadiran aparat TNI, Polri serta Pol. PP Kabupaten Kepulauan Meranti, ikut berpartisipasi, mendukung kelancaran program ini bersama tim medis RSUD Selatpanjang.
 

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti, SUGIANTO akrab disapa dengan panggilan Mas Tato, menyampaikan, “Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya diucapkan dalam pidato, melainkan harus dibuktikan dengan perbuatan nyata. Donor darah ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, agar persaudaraan antar pemuda terus terjaga dan bermanfaat bagi banyak orang. Setetes darah yang kami berikan bisa menjadi harapan baru bagi nyawa yang terancam,” ujarnya.
 

Sampai hari kedua pelaksanaan, tercatat puluhan peserta telah mendaftar dan menjalani pemeriksaan kesehatan awal untuk mendonorkan darahnya, termasuk anggota TNI dan Polri. Pihak penyelenggara berharap jumlah pendonor terus bertambah guna menambah stok darah di rumah sakit daerah sekaligus membangkitkan kesadaran pemuda untuk selalu berperan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungannya.


Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Meranti, Adek Patah menambahkan, "Mudah - mudahan kegiatan ini tetap dapat terlaksana setiap tahunnya, semoga Allah SWT. nemberikan balasan pahala bagi yang mendonorkan darahnya pada kegiatan Ini,
Aamiin Ya Rabbal Alamin."****
(Alfan).-






EDITOR         :     REDAKSI 
ALUMNI ITS MERANTI BERPELUANG TRAVELING KE MALAYSIA, TIKET PESAWAT PP & PENGINAPAN DITANGGUNG SPONSOR

ALUMNI ITS MERANTI BERPELUANG TRAVELING KE MALAYSIA, TIKET PESAWAT PP & PENGINAPAN DITANGGUNG SPONSOR





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Bersempana dengan Seminar IKA ITS Meranti, terungkap peluang Alumni ITS Meranti dan keluarganya pergi traveling ke Malaysia selama 3 hari 2 malam. Hal ini diungkapkan oleh ketua IKA ITS Meranti Selamat SM,S.P saat diwawancara awak media, Minggu (25/10/2026).


Saat Seminar salah seorang peserta Seminar bertanya tentang program Umroh dan Traveling ke Malaysia. Narasumber dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes menjelaskan, bahwa alumni ITS & keluarganya perpeluang pergi Traveling, dimana tiket pesawat PP (Pekanbaru - Kuala Lumpur) dan biaya hotel di Malaysia ditanggung sponsor dari perusahaan Malaysia.


Selama Traveling, peserta menginap di Hotel (Apartemen) Bukit Bintang selama 3 hari 2 malam dan ada 10 lokasi wisata yang bisa dikunjungi, diantaranya : Istana Negara, Putra Jaya, Pasar Seni P'Ramlee, Genting Higline, Batu Cave, KLCC Park, KLCC Twin Tower, Masjid Jamik, dan Dataran Mardeka.


Yuliana,S.Kom salah seorang alumni ITS Meranti menyambut peluang traveling ke Malaysia ini dengan baik, bahkan ingin mengajak keluarga. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Selamat SM,S.P dan Sekretaris Rudi Hartono,S.Kom."****





LIPUTAN       :      REDAKSI
EDITOR          :      REDAKSI 
SEMINAR IKA ITS MERANTI DIBUKA RESMI OLEH REKTOR DR H MUSTAQIM,SE.,SH,S.IP.,MM

SEMINAR IKA ITS MERANTI DIBUKA RESMI OLEH REKTOR DR H MUSTAQIM,SE.,SH,S.IP.,MM





KabarPesisirNews.Com
SELAT PANJANG RIAU,    -
Seminar dengan Tema : Peluang dan Tantangan IKA ITS Meranti Terhadap Pemberdayaan Masyarakat dibuka secara resmi oleh Rektor ITS Dr H Mustaqim,SE.,SH.,S.IP.,MM bertempat di salah satu kafe Jln Imam Bonjol Selatpanjang, Minggu (25/10/2026).


Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Panitia Rudi Hartono,S.Kom sesaat setelah acara seminar selesai. Peserta Seminar adalah para Alumni ITS Meranti yang terdiri dari 3 prodi, diantaranya Prodi Informatika, Prodi Pertanian, dan Prodi Peternakan, ujar Rudi Hartono.


Seminar diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Doa sesuai Agama & Kepercayaan masing masing, laporan ketua Panitia Selamat,SM,S.P, pengarahan dan membuca acara oleh Rektor ITS Meranti Dr H Mustaqim,SE.,SH.,S.IP.,MM.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan Materi oleh para Narasumber, diantaranya :  Rektor ITS Meranti dan Staf Ahli Organisasi Rakyat (ORI) Provinsi Riau, Diskusi tanya jawab, dan Rekomensi Seminar, dan terakhir sesi foto bersama.


Seluruh peserta Seminar merasa puas dan mendapat berbagai peluang yang bisa diraih oleh Alumni ITS Meranti. Diantara peluang tersebut adalah peluang bekerja, peluang punya usaha, peluang pemberdayaan, bahkan peluang untuk berumroh melalui program CAR Syariah.


Peluang bagi lulusan SLTA/sederajat (termasuk paket C) bisa kuliah sambil kerja dan bagi yang lulusan D3 AMIK Selatpanjang bisa langsung mengikuti program khusus, hanya menambah kuliah 3 Semester lagi, bisa memperoleh gelar Sarjana (S1), ujar Rektor Mustaqim."****





LIPUTAN       :    REDAKSI
EDITOR          :    REDAKSI 
Klarifikasi Isu Dugaan Pencurian Kabel PLN di Parit 9 Inhil, Ketua RT hingga Pemdes Mengaku Belum Terima Laporan

Klarifikasi Isu Dugaan Pencurian Kabel PLN di Parit 9 Inhil, Ketua RT hingga Pemdes Mengaku Belum Terima Laporan





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     -
Informasi mengenai dugaan pencurian kabel listrik PLN di Parit 9, Desa Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mendapat tanggapan dari sejumlah pihak di lingkungan setempat.


Ketua RT 22, warga, serta Pemerintah Desa Sungai Junjangan memberikan penjelasan terkait informasi yang berkembang. Mereka menyatakan sejauh ini belum mengetahui secara langsung adanya peristiwa tersebut maupun menerima laporan mengenai kehilangan kabel listrik di wilayah dimaksud.


Keterangan tersebut diperoleh sebagai bagian dari upaya penelusuran dan klarifikasi guna menghadirkan informasi yang lebih utuh, berimbang, serta menghindari kesimpulan sebelum adanya kepastian mengenai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat.


Berdasarkan penelusuran awak media di wilayah RT 22/RW 04, Parit 9, Jumat (23/10/2026), sejumlah kabel listrik masih terlihat terbentang di beberapa titik yang diperiksa. Sebagian kabel tampak berada di antara rerumputan.


Ketua RT 22, Tamrani, mengatakan selama kurang lebih empat tahun terakhir dirinya tidak pernah menerima laporan dari warga mengenai kehilangan maupun dugaan pencurian kabel dan meteran listrik.


"Lihat sendiri, Pak. Kabel warga saya masih utuh, meteran juga utuh semua. Warga saya tidak ada yang mengeluhkan kehilangan kabel maupun pencurian kabel dan meteran listrik. Kurang lebih sudah empat tahun kabel ini tetap seperti ini," kata Tamrani saat ditemui di lokasi, Jumat (23/10/2026).


Tamrani juga mempersilakan awak media melihat langsung kondisi jaringan kabel listrik yang berada di lingkungan tempat tinggal warganya.


Menurut keterangannya, kabel listrik yang membentang sepanjang lebih dari 500 meter, mulai dari sekitar kediamannya hingga ke bagian ujung kawasan tersebut, masih terlihat dalam kondisi utuh.


"Dari rumah saya sampai ke ujung sana, kabel listrik sepanjang lebih dari 500 meter masih utuh dan terlihat," ujarnya.


Ia menjelaskan, selama menjalankan tugas sebagai Ketua RT, belum pernah ada warga yang menyampaikan laporan kehilangan kabel maupun meteran listrik kepadanya.


"Selama ini tidak ada laporan yang masuk kepada saya sebagai Ketua RT. Warga saya juga aman. Tidak pernah ada laporan pencurian kabel di wilayah saya. Ini wilayah saya, tentu saya tahu kondisi warga saya," tuturnya.


Keterangan Tamrani tersebut merupakan penjelasan berdasarkan kondisi yang diketahuinya di lingkungan RT 22 dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan keadaan seluruh jaringan kelistrikan di wilayah Desa Sungai Junjangan.


Penjelasan serupa disampaikan Umar, warga Parit 9 yang mengaku lahir dan telah lama menetap di kawasan tersebut.


Umar mengatakan, sepanjang pengetahuannya, belum pernah mendengar ataupun mengetahui secara langsung adanya peristiwa pencurian kabel PLN di lingkungan tempat tinggalnya.


"Saya orang Parit 9, lahir dan tinggal di sini. Selama ini tidak pernah ada kehilangan kabel PLN yang saya ketahui. Kabel masih ada sampai ke ujung sana. Semuanya aman," kata Umar.


Sementara itu, hasil pengamatan awak media menunjukkan sejumlah kabel listrik masih terbentang di lokasi yang dikunjungi.


Sebagaimana diberitakan Liputan12.com pada Minggu (25/10/2026), Sekretaris Desa Sungai Junjangan Jafar menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai dugaan kehilangan atau pencurian kabel PLN di wilayah Parit 9.


Keterangan tersebut disampaikan saat yang bersangkutan dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.


"Kalau saya, tidak ada kehilangan kabel, Bang," demikian pernyataannya sebagaimana dikutip dari Liputan12.com.


Pihak pemerintah desa menjelaskan bahwa informasi mengenai dugaan pencurian kabel yang berkembang dalam beberapa hari terakhir belum pernah disampaikan secara resmi kepada pemerintah desa.


Menurut keterangannya, Ketua RT 22 Parit 9 juga belum pernah menyampaikan laporan terkait dugaan kejadian tersebut kepada pihak desa.


Pemerintah desa berharap apabila terdapat persoalan di lingkungan masyarakat, informasi tersebut dapat terlebih dahulu dikomunikasikan kepada ketua RT atau perangkat desa agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.


Komunikasi dan koordinasi tersebut dinilai penting untuk membantu memastikan kejelasan informasi sekaligus mencegah timbulnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.


Selain memberikan penjelasan mengenai informasi yang berkembang, Tamrani turut menyampaikan harapannya terkait kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah Parit 9.


Ia mengatakan sejumlah tiang penyangga kabel listrik di kawasan tersebut masih menggunakan material kayu dan bambu.


Menurutnya, keberadaan tiang penyangga yang lebih memadai diharapkan dapat menjadi perhatian pihak terkait demi mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.


Tamrani juga mengingatkan agar setiap gangguan aliran listrik terlebih dahulu ditelusuri penyebabnya sebelum dikaitkan dengan dugaan peristiwa tertentu.


Ia mencontohkan, listrik yang padam di rumah warga dapat disebabkan berbagai faktor, termasuk habisnya pulsa pada meteran listrik prabayar.


Karena itu, ia berharap masyarakat dapat menyampaikan setiap persoalan kelistrikan kepada pihak yang berwenang agar penyebabnya dapat diketahui secara jelas.


Keterangan yang disampaikan Ketua RT, warga, dan Pemerintah Desa Sungai Junjangan merupakan bagian dari upaya memberikan penjelasan terhadap informasi yang berkembang mengenai dugaan pencurian kabel listrik di Parit 9.


Untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh, informasi mengenai dugaan kehilangan kabel maupun gangguan jaringan listrik masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak PLN dan aparat kepolisian sesuai kewenangannya.


Dengan demikian, seluruh informasi yang berkembang diharapkan dapat ditempatkan secara proporsional, tanpa mendahului hasil pemeriksaan ataupun penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.


Pemberitaan klarifikasi ini tidak dimaksudkan untuk menyalahkan, menyudutkan, ataupun membenarkan pihak tertentu, melainkan sebagai upaya menghadirkan informasi dari berbagai sumber agar masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih lengkap.


Masyarakat juga diharapkan tetap bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum terdapat kejelasan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


Media tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak PLN, aparat kepolisian, maupun pihak lain yang memiliki informasi relevan terkait persoalan tersebut.


Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil penelusuran lapangan, keterangan Ketua RT 22 dan warga setempat, serta informasi dari Pemerintah Desa Sungai Junjangan yang telah dipublikasikan Liputan12.com.


Seluruh informasi disajikan dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan asas praduga tak bersalah sebagaimana menjadi bagian dari etika jurnalistik."****





LIPUTAN INHIL      :     SANDI 
EDITOR                    :     REDAKSI 
PELATIHAN UMKM NASIONAL ORI RIAU DIMULAI DARI DAERAH PERBATASAN NEGARA DI KOTA SELATPANJANG

PELATIHAN UMKM NASIONAL ORI RIAU DIMULAI DARI DAERAH PERBATASAN NEGARA DI KOTA SELATPANJANG





KabarPesisirNews.Com
SELAT PANJANG RIAU,    -
Pelatihan UMKM Nasional ORI Riau berupa Pembuatan Deterjen cair berbahan herbal dimulai dari kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti tepatnya dipinggir laut Pujasera Jumbo Jln A Yani, Sabtu (24/10/2026).


Hal ini mengingatkan kita bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti yang beribu kota Selatpanjang, merupakan Daerah Otonomi terluar, terpinggir, termiskin, dan berbatas langsung dengan Negara tetangga Malaysia dan Singapura. Hal ini diungkapkan oleh Ketua IKA ITS Meranti Selamat SM,S.P saat diwawancara awak media, sesaat setelah selesai pelatihan.


Erick Suryadi Ketua DPD ORI Riau menjelaskan Pelatihan secara Nasional akan dimulai pada hari Rabu, 25 November 2026. Namun oleh karena Narasumbernya sedang berada di Selatpanjang, maka Pelatihan UMKM Nasional dan prakteknya langsung dimulai di Kota Selatpanjang. Hal ini mengingat keluangan waktu Narasumber dr H Misri Hasanto, sekaligus sebagai staf Ahli DPD ORI Riau, ujar ketua Erick.


Berdasarkan pantauan media dilokasi pelatihan, peserta yang hadir merupakan perwakilan beberapa kelompok UMKM Meranti, diantaranya Kelompok UMKM Sialang Pasung, UMKM Tebing Tinggi Barat, UMKM Selatpanjang, dan Kelompok UMKM warga Tionghoa. Setiap kelompok anggotanya 30 - 50 orang.


Dr H Misri Hasanto tampil sebagai Narasumber, semua peserta merasa puas dengan pelatihan ini. Mereka merasa dapat peluang besar untuk buka usaha home industri. 


Kami sangat berterima kasih pada ORI Riau dan IKA ITS Meranti, karena peluang usaha ini segera kami praktekan dan realisasikan, ujar Sarimah koordinator kelompok UMKM Sialang Pasung."****






LIPUTAN       :      REDAKSI 
EDITOR          :      REDAKSI 

Minggu, 25 Oktober 2026

Bupati Asmar Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Bupati Asmar Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak








KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti di Lapangan Bola Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Minggu (25/10/2026).


Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut diikuti para kiai, pengasuh pondok pesantren, tenaga pendidik, serta santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di Kepulauan Meranti.


Turut hadir jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Antoni Sidharta, Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, Danposal Selatpanjang Lettu Laut Adu Ismanto, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti Misyamto, Sekretaris Daerah Sudandri, Ketua TP PKK Hj. Ismiatun, Ketua FKPP Kiai M. Nurdin, serta sejumlah kepala OPD dan tokoh agama.


Dalam upacara tersebut, Bupati Asmar membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., yang menekankan pentingnya peran santri dalam memperkuat bangsa, baik melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan maupun kontribusi dalam pembangunan.


Melalui tema tahun ini, santri didorong untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tidak hanya menguasai ilmu agama, santri juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, menguasai teknologi, berinovasi, serta mengembangkan kemandirian tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan akhlak mulia.


Santri juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan hingga kepemimpinan. Karena itu, pondok pesantren diharapkan terus menjadi pusat pembentukan karakter, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat.


Dalam arahannya, Asmar mengingatkan pentingnya peran guru dan pengelola pondok pesantren dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berkualitas, santun, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Didiklah anak-anak kita dengan sebaik-baiknya. Kita berharap mereka menjadi santri yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa. Jaga sopan santun dan etika dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Asmar.


Ia juga mengimbau generasi muda agar bijak dalam pergaulan, menjaga perilaku, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


Terkait isu yang beredar mengenai dugaan aktivitas LGBT di Kepulauan Meranti, Asmar menyampaikan bahwa berdasarkan penelusuran aparat kepolisian di lapangan, pihaknya belum memperoleh temuan yang mengonfirmasi isu tersebut.


Meski demikian, pemerintah daerah akan terus mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pendidik dan generasi muda, mengenai pentingnya menjaga etika, perilaku, serta lingkungan sosial yang sehat.


Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini turut melibatkan santri dari sejumlah pondok pesantren sebagai petugas upacara. Muhammad Nawawi, Ketua Pondok Pesantren Alhusna Mantiasa, bertindak sebagai perwira upacara, sedangkan M. Farhan Nur Rasyid dari Pondok Pesantren Darul Fikri Selatpanjang menjadi komandan upacara.


Pasukan pengibar bendera berasal dari Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin Mantiasa, sementara paduan suara diisi santri Pondok Pesantren Al Muawanah. Sejumlah santri lainnya turut bertugas dalam pembacaan ikrar santri, UUD 1945, dan kalam ilahi.


Keterlibatan para santri tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda pesantren.


Menutup rangkaian kegiatan, Asmar berharap peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan pondok pesantren dalam melahirkan generasi yang religius, berkarakter, mandiri, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indonesia."****





LIPUTAN      :    NUR
EDITOR         :    REDAKSI 
HUTAMA KARYA SIAPKAN REST AREA BARU DI TOL KUTEPAT, DUKUNG KENYAMANAN PERJALANAN MENUJU DANAU TOBA

HUTAMA KARYA SIAPKAN REST AREA BARU DI TOL KUTEPAT, DUKUNG KENYAMANAN PERJALANAN MENUJU DANAU TOBA






KabarPesisirNews.Com
SUMATERA UTARA,     – 
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pengguna jalan melalui pengembangan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)-2 di KM 118 Ruas Tol Serbelawan– Pematang Siantar. Berada di salah satu koridor utama perjalanan menuju kawasan wisata Parapat dan Danau Toba, fasilitas ini diproyeksikan menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.


PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan melalui pengembangan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)-2 di KM 118 Ruas Tol Serbelawan–Pematang Siantar. Berada pada koridor strategis menuju kawasan wisata Parapat dan Danau Toba, pengembangan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melakukan perjalanan wisata ke kawasan tersebut.


Direncanakan di atas lahan seluas 14 hektare, TIP-2 dikembangkan dengan konsep rest area Tipe A yang dirancang untuk menghadirkan fasilitas istirahat dan pelayanan yang lebih lengkap. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas pendukung perjalanan, sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi dan pengembangan UMKM lokal di sekitar ruas tol.


Sebagai bentuk perhatian dan komitmen terhadap pengembangan fasilitas tersebut, Direktur _Human Capital & Legal_ PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya), Muhammad Fauzan, melaksanakan kegiatan _Management Walkthrough_ (MWT) pada Selasa (13/10). Peninjauan tersebut turut didampingi oleh Vice President Operasi I Divisi Infrastruktur I Hutama Karya Dwi Fatkhurohman, Direktur Teknik Hamawas Jimmy Leonard, serta Project Manager Divisi Infrastruktur I Hutama Karya Wirya Sakti Andaru Baskoro.


Kegiatan MWT ini menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi manajemen terhadap perkembangan proyek, sekaligus memperkuat koordinasi seluruh pihak dalam memastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kualitas, keselamatan, tata kelola, serta ketentuan yang berlaku.


Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, menyampaikan bahwa pengembangan TIP-2 merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya bersama Hamawas dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga memberikan kenyamanan dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


“Melalui MWT ini, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 berjalan dengan pengendalian yang baik, mengedepankan standar mutu, keselamatan, dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Mengingat ruas ini menjadi salah satu akses perjalanan menuju kawasan wisata Danau Toba, kami ingin fasilitas yang dikembangkan nantinya mampu mendukung kenyamanan pengguna jalan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujar Fauzan.


Fauzan menambahkan bahwa keterlibatan langsung manajemen merupakan bentuk komitmen Hutama Karya dalam memastikan pengembangan infrastruktur dilaksanakan secara terukur dan berorientasi pada manfaat jangka panjang.


“Bagi Hutama Karya, keberhasilan pembangunan infrastruktur bukan hanya diukur dari penyelesaian fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang dihasilkan. Karena itu, koordinasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar TIP-2 nantinya dapat menjadi fasilitas pendukung perjalanan yang berkualitas, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” tambah Fauzan.


Sementara itu, Direktur Teknik Hamawas, Jimmy Leonard, menyampaikan bahwa Hamawas terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap tahapan pengembangan TIP-2, baik dari aspek teknis maupun kesiapan pendukung lainnya, agar fasilitas yang direncanakan dapat memenuhi standar pelayanan ketika nantinya siap dioperasikan.


“TIP-2 KM 118 kami siapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman di Jalan Tol Kutepat. Melalui konsep rest area Tipe A, kami ingin menghadirkan fasilitas istirahat yang lebih memadai sekaligus membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengguna jalan,” ujar Jimmy.


Secara konektivitas, Jalan Tol Kutepat saat ini telah melayani perjalanan hingga kawasan Simpang Panei, Pematang Siantar, yang selanjutnya terhubung dengan jaringan jalan nasional menuju Parapat dan kawasan Danau Toba. Dalam konteks tersebut, pengembangan TIP-2 KM 118 memiliki peran strategis sebagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan yang melintasi koridor ini, baik untuk perjalanan wisata, aktivitas masyarakat, maupun mobilitas antar daerah.


Lebih dari sekadar tempat beristirahat, TIP-2 KM 118 juga diproyeksikan menjadi ruang aktivitas ekonomi yang mempertemukan kebutuhan pengguna jalan dengan potensi produk dan usaha masyarakat Sumatera Utara. Peluang keterlibatan UMKM lokal diharapkan dapat memperkenalkan produk khas daerah kepada pengguna jalan sekaligus memperluas manfaat ekonomi dari keberadaan infrastruktur jalan tol.


Melalui pengembangan TIP-2 KM 118, Hutama Karya bersama Hamawas terus berkomitmen menghadirkan Jalan Tol Kutepat sebagai koridor konektivitas yang tidak hanya mendukung akses menuju kawasan wisata Danau Toba, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya."****





LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
LUAR BIASA, DIKLAT UMKM NASIONAL ORI RIAU DISERBU RATUSAN PESERTA SE-INDONESIA.

LUAR BIASA, DIKLAT UMKM NASIONAL ORI RIAU DISERBU RATUSAN PESERTA SE-INDONESIA.






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), khususnya DPD ORI Riau baru saja membuka pendaftaran peserta Diklat UMKM Nasional. Baru dibuka sehari saja, sudah lebih dari seratus peserta mendaftar dari berbagai Daerah se-Indonesia.


Hal ini diutarakan oleh ketua DPD ORI Riau Erick Suryadi,Amd.,AAIJ saat diwawancara awak media di kantornya, Jln Kuras Pekanbaru, Jumat (23/10/2026). Saya melihat betapa besar animo masyarakat terhadap Diklat UMKM Nasional ini. 


Data sementara menunjukan Peserta berasal dari Provinsi Riau, Kepri, Sumbar, Jambi, DKI Jakarta, dan Daerah lain.


Diklat dengan tema "Pelatihan Home Industri Pembuatan Deterjen Cair, Menjadi Peluang Mendapatkan Cuan Bagi Perempuan di Rumah", dilaksanakan secara virtual (online), Gratis, pada hari Rabu, 25 November 2026, sedangkan prakteknya akan dipandu melalui Vidio Call dan Offline (tatap muka), ujar ketua Erick.


Dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes Staf Ahli ORI Riau akan tampil sebagai Narasumber Nasional, ia mempunyai lebih 400 kelompok binaan UMKM se-Indonesia dan Sering jadi Narasumber di bidang Hukum (Paralegal), Konsultan Kesehatan, Konsultan Rumah Sakit, Badan Narkotika Nasional (BNN), Sosial, ekonomi kerakyatan (UMKM), Pemberdayaan Perempuan, dan lainnya, ujar ketua Erick.


Menurut dr H Misri, Diklat UMKM Nasional ini, khususnya tentang pembuatan Deterjen cair sangat bermanfaat buat ibu ibu rumah tangga, karena mudah cara membuatnya, murah harganya, luas pemasarannya, besar peluangnya, dan serba guna manfaatnya. 


Lebih lanjut dr H Misri menjelaskan bahwa deterjen cair ini bisa digunakan untuk Cuci pakaian, cuci piring, cuci perabot rumah, kamar mandi, mobil, motor, dan lainnya."****






LIPUTAN PEKANBARU     :    RED/OJA
EDITOR                                :   REDAKSI
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027

Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Kabupaten Kepulauan Meranti diusulkan menjadi tuan rumah peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Riau tahun 2027. Usulan tersebut disampaikan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti kepada Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar dalam silaturahmi bersama para ulama dan pengelola pondok pesantren, Sabtu (24/10/2026) malam.


Pertemuan yang berlangsung di kediaman Bupati, Jalan Pramuka, Selatpanjang, itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Antoni Sidharta, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah, S.H., Asisten I Sekdakab Meranti T. Arifin, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sukri, S.E., Kepala Bagian Prokopim Afrinal Yusran, S.IP., M.M., serta para kiai dan pengelola pondok pesantren se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ketua FKPP Kabupaten Kepulauan Meranti, Kiai M. Nurdin, S.Pd.I., menyampaikan bahwa saat ini terdapat 29 pondok pesantren di Kepulauan Meranti dengan sekitar 1.700 santri yang bermukim.


Menurut Nurdin, pondok pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.


Dalam pertemuan tersebut, FKPP juga mengusulkan agar santri dari pondok pesantren di Kepulauan Meranti diberi kesempatan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-82 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2027.


Selain itu, FKPP Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan amanah dari FKPP Provinsi Riau yang dipimpin Kiai Haji M. Mursyid terkait rencana pelaksanaan Hari Santri tingkat Provinsi Riau tahun 2027 di Kepulauan Meranti.


Rencana tersebut disebut akan melibatkan 444 perwakilan pondok pesantren dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Jika terealisasi, kegiatan itu diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpesantren sekaligus memperkenalkan potensi Kepulauan Meranti kepada masyarakat dari berbagai daerah.


Menanggapi usulan tersebut, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyambut baik silaturahmi para ulama dan pengelola pondok pesantren. Ia menilai keberadaan pesantren merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi ini. Semoga hubungan baik yang telah terjalin semakin erat, baik saat ini maupun pada masa yang akan datang,” ujar Asmar.


Asmar juga menyatakan kesiapannya menghadiri sekaligus menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026).


Ia mengapresiasi keberadaan 29 pondok pesantren dengan ribuan santri di Kepulauan Meranti. Menurutnya, pesantren merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan.


Bupati juga mengajak para kiai dan ulama untuk bersama-sama menjaga kerukunan, keamanan, dan kondusivitas di tengah masyarakat.


Terkait bantuan hibah bagi pondok pesantren, Asmar menjelaskan bahwa realisasinya akan disesuaikan dengan kondisi fiskal dan kemampuan keuangan daerah.


Ia juga menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak pegawai, termasuk pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tetap menjadi perhatian pemerintah daerah dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku serta kemampuan keuangan daerah.


Dalam kesempatan itu, Asmar meminta doa dan dukungan para ulama agar dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan baik serta mewujudkan pembangunan sesuai visi Kabupaten Kepulauan Meranti, yakni “Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.”


“Saya tidak akan mengkhianati amanah yang telah diberikan masyarakat. Mari bersama-sama membangun Kepulauan Meranti agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” katanya.


Selain peringatan Hari Santri, Asmar juga menyampaikan harapannya agar Kepulauan Meranti dapat dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau selama masa kepemimpinannya.


Menurut Asmar, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi momentum syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berpotensi mendorong perekonomian masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan, usaha mikro, jasa transportasi, dan sektor pendukung lainnya.


Ia berharap dukungan seluruh pihak dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren sehingga berbagai agenda keagamaan di Kepulauan Meranti dapat diwujudkan.


“Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, kita berharap Kepulauan Meranti semakin religius, maju, dan sejahtera,” pungkasnya."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :    REDAKSI 
PD IWO Kampar Tegas Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah

PD IWO Kampar Tegas Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah





KabarPesisirNews.Com
BANGKINANG RIAU,    -
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kampar secara tegas membantah informasi yang beredar terkait rencana aksi demonstrasi oleh 12 organisasi media di Kantor Bupati Kampar. IWO Kampar menegaskan tidak pernah merencanakan maupun menyatakan keterlibatan dalam aksi tersebut.


Ketua PD IWO Kabupaten Kampar, Ilham Sidiq, menegaskan bahwa informasi yang mencatut nama IWO Kampar tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum terverifikasi dan mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja mengadu domba organisasi pers dengan pemerintah daerah.


“PD IWO Kampar tidak pernah merencanakan aksi demonstrasi tersebut dan kami tegaskan tidak terlibat dalam aksi yang beredar informasinya itu,” tegas Ilham, Minggu (25/10/2026).


Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu polemik, serta mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kampar.


“Kita jangan mau diadu domba antara organisasi pers dan pemerintah daerah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada persoalan, mari kedepankan komunikasi dan klarifikasi, bukan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.


Ilham menegaskan, IWO Kampar berkomitmen menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif. Namun, ia juga mengingatkan bahwa setiap informasi yang mencatut nama organisasi harus dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.


Ia meminta seluruh anggota IWO Kampar tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menjaga profesionalisme, serta tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.


“Kepada seluruh rekan-rekan IWO Kampar, saya ingatkan agar tetap profesional dan tidak ikut menyebarkan hoaks. Jalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik. Jika ada anggota yang melanggar ketentuan organisasi, tentu akan ditindak sesuai mekanisme dan peraturan organisasi IWO Kampar,” tegasnya.


Diskominfosan Kampar: Informasi Aksi Tidak Benar


Senada dengan IWO Kampar, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, juga menyatakan bahwa informasi yang beredar melalui sejumlah media mengenai rencana aksi demonstrasi yang mencatut 12 organisasi wartawan tersebut tidak benar.


Lukmansyah mengimbau masyarakat dan insan pers agar lebih cermat dalam menerima, memeriksa, dan menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan situasi serta kondisi daerah.


“Informasi yang tidak berdasar tersebut tidak benar. Sesuai pesan Bupati Kampar, kita bersama-sama harus menjaga kondusivitas daerah agar Kabupaten Kampar tetap aman dan nyaman. Mari kita selesaikan berbagai persoalan dengan hati, sejalan dengan slogan Kampar Dihati,” ungkap Lukmansyah.


Ia juga mengajak seluruh insan pers mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik dengan melakukan verifikasi sebelum memublikasikan informasi. Menurutnya, ketelitian dalam menyampaikan berita merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman.


“Dengan ini kami meluruskan informasi yang beredar sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi di ruang publik,” pungkasnya.


IWO Kampar dan Diskominfosan Kabupaten Kampar sama-sama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, klarifikasi, dan sikap saling menghormati. Keduanya berharap polemik informasi yang mencatut nama organisasi wartawan tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah.


Penegasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap informasi mengenai rencana aksi maupun sikap organisasi harus didasarkan pada keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kabar yang beredar di ruang publik."****






SUMBER      :    PD IWO KAMPAR 
EDITOR        :    REDAKSI