Minggu, 07 Januari 2024

Obyek Wisata Mangrove Desa Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Barat, Menunggu Sentuhan.



Kabarpesisirnews.com    KPN

RANGSANG BARAT RIAU,   -

Memang untuk membangun sarana prekonomian itu tidak lah semudah membalikan telapak tangan , ianya perlu kerjasama dan pengkajian terlebih dahulu, mengkaji tentang apa-apa yang cocok dan pantas untuk di olah, terutama yang perlu diperhatikan terkait masalah akses jalan masuk ke lokasi usaha tetsebut.




Sebagai mana dengan usaha  obyek wisata mangrove Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti , dimana tempat obyek wisata  itu saatini dalam kondisi rusak  semuanya, mulai dari lantai jembatan dan pondok-pondok tempat istirahat.

 



Memang kalau dilihat suasana alam yang ada di sekeliling lokasi itu cukup menarik apalagi posisi nya diperairan laut Selat Malaca yang memang memiliki keindahan pantai, disamping itu banyak juga terdapat tanaman mangrove.


 Obyek wisata mangrove yang terletak Dusun ujung Air Desa Anak Setatah itu sedang di rehabilitasi oleh pemdes Anak Setatah dengan mengelontor kan anggaran sebesar 50 Juta rupiah yang bersumber dari APBDes Desa tersebut.




 Usaha ini memang sudah lama di bangun oleh Pemdes Anak setatah sejak tahun 2015 lalu ,  sebelumnya usaha ini dikelola oleh BUMDes, pada awalnya memang sangat ramai dikunjungi oleh wisata lokal ,selain lokasinya yang cukup indah dan memiliki daya tarik, hingga membuat para wisata betah di lokasi tempat ini , banyak 





pondok-pondok jualan yang dibangun di seputaran tempat itu yang dapat di manfaatkan masyarakat untuk menambah lapangan kerja dan penghasilan masyarakat tempatan, demikian impormasi yang dapat di himpun oleh wartawan di dudun itu.


Kepala Desa Anak Setatah Zulhaidi saat ditemui wartawan ketika berada dilokasi Wisata mangrove Selasa (2/1/2023) , mengatakan memang saat ini kita lagi merehab jembatan dan pondok-pondok .



"memang saat ini saya lagi merehab  tempat obyek wisata ini , yaitu memperbaiki jembatan dan pondok-pondok tempat istirahat"  jelas nya.




Sesuai hasil kesepakatan musawarah dengan warga bahwa kedepanya desa akan melanjutkan usaha wisata mangrove ini , karena saya berasumsi bahwa usaha ini dapat mengangkat citra Desa serta menunjang ekonomi masyarakat,  terang Zulhaidi.




Cuman masalahnya tambah  Zulhaidi , saat ini masih ada kendala terutama mengenai jalan poros menuju ke lokasi wisata yang kini masih rusak parah , sementara jalan itu yang merupakan satu-satunya pendukung untuk masuk menuju lokasi wisata ,  



Adapun jalan itu memang merupakan wewenang Kabupaten untuk membangun atau merehabnya , kalu jalan itu masuk dalam ranah pemerintahan Desa sudah pasti kita bangun atau setidaknya kita rehab dengan anggaran Dana Desa, paparnya, 




Selanjutnya kita sangat berharap semoga ada pihak ketiga yang bersedia menjadi bapak angkat untuk mengelola usaha wisata ini agar usaha ini dapat teorganisir secara baik , selanjutnya kami harap kan juga terhadap pemerintah baik Pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten untuk dapat memperhati kan dengan serius masalah jalan, di Desa  terutama jalan poros yang Desa Anak Setatah , karena jaln ini juga merupkan jalan akses prekonomian  masyarakat di Desa ini " tutup Zulhaidi.




LAPORAN   :   Zaini Mahadun

EDITOR       :   R.Arifin

Load comments