Senin, 25 Agustus 2025

Lurah Teluk Belitung Gelar Muskel, Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Sosial.



Kabarpesisirnews.com
MERBAU RIAU,    -
Pemerintah Kelurahan Teluk Belitung Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel), pada Senin (25/8/2025/) siang. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Lurah dan bertujuan untuk melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial (Bansos).



Musyawarah Kelurahan (Muskel) ini dilakukan menyikapi setelah, dan sebelumnya terjadi gejolak saat penyaluran beras bantuan sosial oleh pemerintah kerjasama bulog bagi warga Kelurahan Teluk Belitung beberapa waktu yang lalu.


Pantauan awak media ini, dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) itu, terlihat debat panas yang dilontarkan dari beberapa RT, dan masyarakat yang hadir, terkait data 457 KK penerima beras atau bansos tersebut. Selain membahas data, juga para RT dan warga yang hadir mempertanyakan keberadaan TKSK Merbau, yang diduga tidak aktif, begitu juga keberadaan operator kelurahan, selaku penginfot data.


Muskel ini dipimpin langsung oleh Lurah Teluk Belitung Mashuri ST didampingi Seklurnya Yesi Sumarni, SPd, Ketua LPMK Teluk Belitung Epolizan, juga hadir Sekcam Merbau Idrus SE, didampingi Kasi pemerintahan Kecamatan Merbau Wan Minarni, SAg. MSi, Babinkantibmas AIPDA Dodi Novrian, Babinsa, Ansari, para RW/RT, dan berbagai elemen masyarakat, termasuk pendamping Desa/Kelurahan, Kecamatan Merbau.


Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa data penerima bantuan sosial selalu akurat dan tepat sasaran.


Lurah Teluk Belitung, ST dalam sambutannya mengatakan, ini 8pentingnya kegiatan ini untuk memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. “Proses verifikasi dan validasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial disalurkan secara tepat dan transparan kepada mereka yang benar-benar berhak menerima,” ujarnya.


Proses verifikasi dimulai dengan presentasi data awal yang diikuti oleh diskusi dan penilaian dari seluruh peserta musyawarah. Data yang diverifikasi meliputi berbagai aspek kesejahteraan sosial, termasuk kondisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal. 


Semua usulan baru dan perubahan data yang masuk dibahas setelah mendapat data akurat dari masing masing RT setempat, secara mendalam untuk memastikan keabsahan dan kelayakannya. Hasil dari musyawarah ini akan digunakan untuk memperbarui DTKS yang nantinya menjadi acuan dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Data yang telah diverifikasi dan validasi kemudian akan diinput ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) oleh operator Kelurahan atau operator Kabupaten.


Selain itu, Lurah Mashuri juga mengingatkan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam proses ini. “Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari seluruh warga, RT/RW, LPMK, dan tokoh masyarakat dalam musyawarah ini. Partisipasi aktif semua pihak sangat penting untuk keberhasilan program kesejahteraan sosial di kelurahan kita,” timpalnya.


Muskel Kelurahan ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan validitas data penerima bantuan sosial, sehingga program-program yang diluncurkan oleh pemerintah dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat benar-benar meringankan beban warga yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan sosial secara keseluruhan, pungkas Lurah Teluk Belitung Mashuri.


Koordinator Kecamatan Merbau perwakilan Bulog Bustami dalam rapat itu mengakui, saya hari ini diundang pak lurah, ini bukan wewenang saya, cuma saya bisa sedikit menjelaskan, kami sebagai penyalur sesuai data dan nama yang ada tercatat 457 KK, itu yang kami salurkan, jelas Bustami


Disarankannya, pemutakhiran data ini sebetulnya harus dilakukan setiap enam bulan sekali, bansos ini program nasional, datanya semua dari pusat, tutup Bustami menjelaskan


Sementara Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH.MH diwakili AIPDA Dodi Novrian sebemnya  menyampaikan, hari ini kita Muskel jadi mari kita musyawarahkan, dan dibuat daftar hadir, berita acara, mana nama yang tidak layak menerima diganti, dan yang meninggal dihapus, ganti, jangan kita berdebat itu tidak menyelesaikan permasalahan, imbuh Dodi"****




LIPUTAN MERBAU    :    Ali Sanip
EDITOR           .           :    R.Arifin

Load comments