KabarPesisirNews.Com
JAKARTA, -
Peacemaker Justice Award (PJA) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Bersama Makamah Agung (MA), serta dukungan oleh Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dan Kementerian Desa PDT kepada Kepala Desa/Lurah yang berperan sebagai Non Litigation Peacemaker yang secara aktif membantu menyelesaikan permasalahan hukum di desa secara damai dan mandiri.
Kegiatan Peacemaker Justice Award tahun 2025 diikuti oleh 130 orang Kepala Desa/Lurah dari berbagai daerah di Indonesia yang terpilih setelah menjalani seleksi ketat dan bertahap oleh Panitia Seleksi Daerah hingga Panitia Nasional.
Peserta tersebut juga telah mendapatkan Training Paralegal dan melaksanakan serta membuat laporan aktualisasi Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) di masing-masing Desa/Kelurahan dan mendaptkan penilaian sehingga layak mendapatkan penganugrahan gelar non akademik Non Litigation Peacemaker (NL.P) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Isnadi Esman yang merupakan Kepala Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu peserta PJA 2025 yang telah terpilih melalui seleksi panitia daerah dan saat ini menjalani seleksi panitia nasional untuk penilaian Top 10 yang di selenggarakan mulai tanggal 01-05 September 2025 di BPSDM Hukum Kementerian Hukum Jl. Raya Gandul Cinere Depok Jawa Barat serta menjalani seleksi Top 3 dan menerima anugerah PJA di Graha Pengayoman Kementerian Hukum Jl. HR. Rasuna Said Kuningan di Jakarta.
Isnadi Esman melalui pembicaraan selulernya kepada media menyatakan” Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menberikan dukungan serta motivasi baik secara personal maupun institusi, serta rasa Syukur saya bisa mencapai tahap ini di tengah segala keterbatasan.
Capaian ini saya dedikasikan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat desa saya Desa Bagan Melibur.
Dan juga untuk Kepulauan Meranti Riau, saya berharap ini bisa menjadi motivasi dan semangat serta sedikit nilai tambah bagi Kepala Desa untuk bisa lebih baik lagi mendedikasikan diri dalam membangun desa dan mendorong kemandirian desa dalam berbagai bidang."****
LIPUTAN RED : ALI SANIP
EDITOR : R.ARIFIN