KabarPesisirNews.Com
LINGGA KEPRI, –
Forum Penambang Timah Rakyat (F-PETIR) Kabupaten Lingga secara resmi menyurati bupati Lingga dengan nomor surat : 014/F-PETIR/LG/I/2026 tanggal 22 Januari 2026 menyampaikan permohonan kepada Bupati Lingga untuk memfasilitasi rapat koordinasi bersama guna membahas kondisi dan nasib masyarakat penambang timah rakyat yang saat ini berada dalam tekanan ekonomi dan keterbatasan lapangan pekerjaan.
Ketua F-PETIR Kabupaten Lingga, Ir. H. Tengku Nazwar, MM., MBA, menyampaikan bahwa kondisi masyarakat penambang semakin berat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan, di mana kebutuhan pokok meningkat sementara sumber penghidupan semakin terbatas.
Ketua F-PETIR juga menghimbau kepada penambang timah rakyat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi.
"Kami tidak mencari konflik, yang kami harapkan adalah ruang musyawarah. Rapat koordinasi ini menjadi ikhtiar bersama agar masyarakat kecil tetap bisa bertahan hidup dengan cara yang bermartabat, taat hukum, dan menjaga ketertiban,” ujar Tengku Nazwar.
Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen menjaga kondusivitas daerah, F-PETIR sebelumnya telah berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Lingga, serta bersilaturahmi dengan Kapolres Lingga, Danlanal Dabo Singkep, dan Kepala Kejaksaan Negeri Lingga. Langkah ini ditempuh sebagai wujud sinergi dan penghormatan terhadap institusi negara.
F-PETIR berharap rapat koordinasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Lingga dapat menjadi ruang dialog yang arif dan bijaksana, sehingga aspirasi masyarakat penambang timah rakyat dapat didengar dan dicarikan solusi terbaik tanpa mengabaikan aspek hukum dan ketertiban umum.
“Kami percaya, dengan niat baik dan kebijaksanaan pemimpin daerah, akan lahir solusi yang menenangkan masyarakat dan menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Lingga,” tambahnya.
Menjelang Ramadan, F-PETIR mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan nilai kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial, agar masyarakat kecil tidak semakin terpinggirkan dan tetap dapat menyambut bulan suci dengan rasa aman dan harapan."****
LIPUTAN LINGGA : IJAL
EDITOR : REDAKSI