KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU, -
Kamis 30 April 2026.
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak menggelar kegiatan sosialisasi mengenai Tameng Adat, sebuah organisasi sayap yang berperan penting dalam pelestarian dan pengimplementasian nilai-nilai adat istiadat Melayu di lapangan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Sri H.Tengku Amaruddin beserta rombongan, serta Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk H Risman Harun bersama pengurus pemangku adat dan perwakilan kampung. Turut hadir pula perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Melayu dan tokoh adat Toeh Tualang.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Tameng Adat merupakan lembaga yang berada di bawah naungan LAMR dengan fokus utama mengawal agar praktik adat di masyarakat tidak menyimpang dari aturan dan nilai yang telah ditetapkan. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, Tameng Adat berfungsi sebagai "tangan yang bekerja di lapangan" untuk mengaktualisasikan keputusan-keputusan yang diambil dalam musyawarah adat, sehingga nilai-nilai luhur budaya Melayu tetap terjaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPH LAMR Kabupaten Siak, Datuk H Risman Harun, menyampaikan pentingnya pembentukan dan penguatan Tameng Adat di tingkat daerah. Menurutnya, keberadaan lembaga ini sangat diperlukan untuk menjaga marwah dan identitas masyarakat Melayu, terutama di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat.
"Adat bukan hanya sekadar tulisan di buku, tetapi harus terwujud dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari. Tameng Adat hadir untuk memastikan hal itu tetap berjalan sesuai dengan apa yang telah diwariskan oleh leluhur kita," ujarnya.
Sementara itu, Ketum MKA Datuk Sri H.Tengku Amaruddin dalam sambutannya menekankan perlunya sinergi antara semua elemen masyarakat, termasuk pemangku adat, ormas, dan masyarakat umum, dalam mendukung peran Tameng Adat. Ia berharap lembaga ini dapat menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya serta menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh pihak mengenai fungsi dan tugas Tameng Adat, sehingga ke depannya dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian adat Melayu di Kabupaten Siak."****
LIPUTAN SIAK : ANGGA
EDITOR : REDAKSI