KabarPesisirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU, –
Suasana penuh keakraban dan semangat melingkupi Balai Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Tualang, Minggu (28/6/2026) siang.
Tepat pukul 14.00 WIB, acara silaturahmi khas masyarakat setempat yang dikenal dengan nama Gayung Beunding Kocik resmi berlangsung, dengan fokus utama menyusun dan menyempurnakan mekanisme pelaksanaan Kenduri Besar Anak Melayu Tualang.
Pertemuan kali ini berjalan dalam ikatan kekeluargaan yang sangat kental, sepenuhnya diwarnai nilai-nilai luhur budaya Melayu. Hadir memenuhi ruangan para tokoh adat,
pemuka masyarakat, serta antusiasme tinggi dari para pemuda dan pemudi Anak Melayu Tualang yang tampak bersemangat memberikan gagasan demi keberhasilan acara besar ini.
“Kenduri Besar Anak Melayu Tualang adalah ajang persatuan yang sesungguhnya. Ini adalah momen emas untuk menyatukan kembali seluruh putra-putri daerah, baik yang kini berdomisili di kampung halaman maupun yang sedang merantau ke mana saja,” ujar Panglimo Gayung Muhammad Wahyudi.
Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan leluhur. “Selain merajut tali silaturahmi, acara ini juga tugas kita bersama untuk menjaga agar budaya Melayu Tualang tetap hidup, tumbuh, dan tidak luntur tergerus zaman. Kami berharap seluruh susunan acara nanti tersusun rapi, berjalan beradab, penuh makna, dan kelak menjadi kebanggaan yang tak terlupakan bagi kita semua,” tambahnya.
Diskusi berlangsung sangat dinamis dan saling melengkapi. Berbagai usulan kreatif, gagasan segar, serta harapan konstruktif mengalir dari para peserta, khususnya dari kalangan pemuda yang ingin membawa suasana baru tanpa meninggalkan akar tradisi.
Seluruh masukan yang terkumpul dalam pertemuan hari ini selanjutnya akan dikaji dan disusun menjadi pedoman resmi panitia.
Dengan persiapan yang matang dan gotong royong seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kenduri Besar Anak Melayu Tualang nantinya dapat terselenggara dengan lancar, tertib, dan mampu melahirkan persaudaraan yang semakin erat di tengah masyarakat Tualang."****
LIPUTAN : ANGGA
EDITOR : REDAKSI