Jumat, 14 Agustus 2026

Resmi Deklarasi Forum Keadilan Siap Jadi Sosial Kontrol





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,     -
Kegelisahan masyarakat Selatpanjang terhadap berbagai persoalan daerah akhirnya melahirkan sebuah wadah baru. 


Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Cafe Jingga, Jalan Banglas, Selatpanjang, sekelompok tokoh masyarakat resmi mendeklarasikan berdirinya Organisasi Kemasyarakatan *FORUM KEADILAN* Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ketua Harian terpilih, Herman yang akrab disapa Amang, mengatakan ide pembentukan Forum Keadilan berawal dari diskusi dan pertemuan rutin masyarakat yang membahas situasi dan perkembangan di Meranti.


Dari berbagai pendapat yang berkembang, kami sepakat perlu adanya wadah yang legal, independen, dan sesuai undang-undang untuk menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujar Amang kepada awak media.


Visi: Keadilan untuk Meranti yang Berkemajuan.


Forum Keadilan hadir dengan semangat murni sebagai lembaga sosial kontrol terhadap kebijakan pemerintah dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kami bukan untuk mencari musuh. Kita ada untuk mengawal agar kebijakan tepat sasaran dan perusahaan taat aturan. Jangan setelah mengeruk hasil bumi di Meranti, lalu mengabaikan masyarakat. Jika ada tanah warga masuk wilayah kerja perusahaan, ganti ruginya harus segera. Perusahaan cari makan di Meranti, maka harus peduli pada pendidikan, infrastruktur, dan wajib merekrut minimal 50 persen tenaga kerja lokal,” tegas Amang.


3 Fokus Gerak Utama Forum Keadilan

1.  Pemerintahan & Kebijakan Publik,  
    Mengawal transparansi anggaran, pelayanan publik, dan pelaksanaan program pemerintah agar tidak melenceng dari kepentingan rakyat.
2.  Lingkungan Hidup
Menjadi perhatian utama terhadap isu krusial di Meranti seperti deforestasi hutan, pencemaran, dan masalah sampah. Forum juga konsen terhadap kelestarian ekosistem pesisir.
3.  Kemaritiman & Keamanan  
Mengingat Selatpanjang adalah daerah maritim, Forum akan mengawasi potensi penyelundupan dan persoalan kepelabuhanan.  
Hari ini kita lihat masih ada pembongkaran barang di belakang toko secara leluasa. Ini sangat berbahaya, bisa saja membawa barang-barang berbahaya. Sampai hari ini Selatpanjang juga belum memiliki pelabuhan bongkar muat khusus. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah,” imbuhnya.


Susunan Pendiri & Ketua Harian


Dalam pertemuan deklarasi, forum menetapkan 6 orang sebagai Pendiri Forum Keadilan, yaitu:  
1.  Herman / Amang  
2.  Karim  
3.  Sanusi  
4.  Amir Hasan  
5.  Sunarto  
6.  Harfilin  


Secara aklamasi, Herman / Amang ditunjuk sebagai Ketua Harian Forum Keadilan Kabupaten Kepulauan Meranti


Akan Segera Dinotariskan


Agar memiliki kekuatan hukum dan dapat bekerja sama dengan pemerintah, BUMN, dan swasta, dalam waktu dekat kepengurusan Forum Keadilan akan mengurus akta notaris dan mendaftarkannya ke Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai amanat UU Ormas.


“Dengan legalitas ini, suara Forum Keadilan akan lantang menyuarakan isu isu yang berkembang sesuai fakta di lapangan, Kami ingin menjadi mitra kritis, bukan oposisi. Tujuannya satu: Meranti yang adil, bersih, dan sejahtera,” tutup Amang."****





LIPUTAN       :     SANUSI
EDITOR         :     REDAKSI 

Load comments