Rabu, 04 November 2026

Ketua Devisi Investigasi LSM - KPK, Kesalkan Bea Cukai Asal Tangkap Kayu untuk Rumah Penerima BSPS




SELATPANJANG RIAU,     – 
Rencana masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni melalui program bantuan pemerintah kini menjadi perhatian DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. Pasalnya, 


Ketua Devisi Investigasi LSM - Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) kesalkan Satgas Bea Cukai Riau - Kepri tangkap kapal pengangkut sekitar 18 ton kayu olahan yang disebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Merah Putih.


Muhamad Rafi, sebagai Ketua Devisi Investigasi LSM - Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) memaparkan, "Seharusnya rencana masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni melalui program bantuan pemerintah itu, terutama untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang masuk dalam daerah 3T ini semestinya mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pihak Bea Cukai Riau, agar program nasional yang  benar - benar bermanfaat bagi masyarakat ini dapat terealisasi dengan baik.


" Tentunya kami dari LSM - KPK sangat kesal terhadap kinerja Satgas Bea Cukai Riau - Kepri yang kita duga keras asal tangkap saja. Kinerja Satgas Bea Cukai seperti ini tentunya mendesak kami agar Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto segera membentuk Tim Investigasi melalui  Kementerian berwenang bersama  Aparat Penegak Hukum yang ada untuk segera memeriksa semua kinerja Kanwil Bea Cukai Riau - Kepri terutama terkait hal penangkapan kapal pengangkut sekitar 18 ton kayu olahan yang disebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Merah Putih yang diketahui bertolak dari Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, menuju Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir pada Kamis (29/10/2026)", tegas Rafi.


Karena menurut Muhamad Rafi,"  Masih banyak kerja Bea Cukai Riau yang menjadi kewajibannya yang  benar-benar tupoksinya seperti kegiatan dugaan manifes ekspor impor yang sengaja menghindari kewajiban pajak  dibeberapa daerah yang ada di Riau - Kepri yang kita duga marak terjadi melalui beberapa pelabuhan tikus khususnya di Riau Namun sayangnya, selama ini  terkesan pihak Bea Cukai diduga tutup mata dan sengaja membiarkan", tuturnya kepada Jurnalis Kabarpesisirnews.com Selasa (3/11/2026)


Rafi juga mengatakan, " LSM - KPK sangat mendukung suara dan  perhatian khusus secara serius dari beberapa Anggota DPRD  Meranti yang memiliki dan kepedulian terhadap kepentingan hajat dan hidup masyarakat untuk dapat memiliki dan menikmati rumah tempat tinggal keluarga yang layak dalam meningkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti secara serius.


" Jika perlu DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti kita dukung, kita desak segera membawa persoalan ini langsung ke DPR RI. Supaya DPR RI langsung kita minta  secepatnya dapat memberikan jaminan  program nasional pemerintah  demi Kepentingan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti ini dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat ", Ucap Ketua Devisi Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK) ini. Tutup nya"****






EDITOR       :      REDAKSI 


Load comments