Kamis, 11 Juni 2026

Bantaran Sungai Air Hitam Kanan Diduga Di Tanami Pohon Kelapa Sawit Oleh PT Inti Indo Sawit Subur






KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,    -
Banyaknya rusak sungai-sungai yang berada di Kabupaten Pelalawan, sungai tersebut rusak di lakukan oleh para perusahaan-perusahaan sawit, yang mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi. Mengakibatkan ekosistem habitat sungai tersebut menjadi rusak. Sehingga sungai semakin kecil, dan ketika musim kemarau sungai menjadi kering.


Merusak ekosistem sungai merupakan pelanggaran undang-undang Daerah Aliran Sungai (Das) PP No 37 tahun 2012, Permen PUPR No 28/PRT/M/2015.


Jarak tanaman sawit dari sungai besar 100M-150M, sedangkan sungai Kecil 50 meter.
 

Pelaku perusak Das akan di hukum sesuai dengan UU No 32 tahun 2009, diancam hukum penjara 4- 12 tahun, denda sebesar 4 miliar -12 miliar.


Salah satu perusak sungai, hasil investigasi awak media ini, Kamis 11-6-2026, tepatnya di desa Bagan Limau, kecamatan Ukui, kabupaten Pelalawan. Diduga PT Inti Indo Sawit Subur (PT.IIS), menanam sawit sepanjang bantaran sungai Air Hitam Kanan.


Sungai Air Hitam Kanan ini, panjang nya kurang lebih 5 Km, ditanami sawit oleh pihak PT IIS, dan bahkan dipanen sebulan ada tiga sampai empat kali. Awak media ini melihat sawit tersebut lagi panen.


Salah satu dari karyawan PT.IIS, dikonfirmasi oleh awak media, dan membenarkan bahwa sawit sepanjang sungai Air Hitam Kanan ini, masih tetap dipanen. Sekalipun sawit tersebut di sepanjang bantaran sungai. Kami memanen sebulan tiga kali atau sampai empat kali ungkap karyawan tersebut.


Ditempat terpisah awak media konfirmasi dengan salah satu Manager PT IIS, Lewat wa, awak media mempertanyakan kenapa sepanjang sungai Air Hitam Kanan ini ditanami sawit, bahkan  di panen oleh karyawan PT IIS?


Manager PT IIS tidak dapat menjawab pertanyaan awak media tersebut, dengan sikap bungkam dan tidak membalas wa awak media tersebut."****






LIPUTAN PELALAWAN    :    IREN DH
EDITOR                               :    REDAKSI 

Load comments