Sabtu, 13 Juni 2026

Pemberitaan Dugaan Penyimpangan Rp841 Juta Jadi Sorotan, Sanusi: Temuan BPK Bukan Vonis Korupsi






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,      -
Pemberitaan salah satu media online terkait dugaan penyimpangan anggaran belanja suku cadang kendaraan dinas senilai Rp841 juta menjadi perbincangan hangat di Kepulauan Meranti. 


Isu tersebut mencuat setelah adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tak hanya di media online, informasi ini juga beredar luas di media sosial TikTok dengan melampirkan foto Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, sehingga memicu beragam komentar dari netizen.


Menanggapi hal itu, pemerhati kebijakan publik, Sanusi, angkat bicara, Sabtu 13/6/2026. Ia menegaskan tidak menyalahkan media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.


"Namun kurang elok jika menampilkan foto Bupati Asmar. Menurut pandangan saya, alangkah baiknya menampilkan foto kantor Bupati saja. Dengan memajang foto beliau, tentu akan menggiring opini ke arah yang negatif," ujar Sanusi.


Sanusi menambahkan, temuan audit BPK tidak serta-merta diartikan sebagai tindak pidana korupsi atau kerugian negara.


"Temuan BPK itu merupakan mekanisme pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan keuangan daerah. Ada tahapan klarifikasi dan tindak lanjut dari OPD terkait," jelasnya.


Lebih lanjut, Sanusi  menyebut Bupati tidak memiliki hubungan langsung dengan teknis belanja tersebut. "Bupati tak ada hubungannya, karena Sekretariat Daerah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang bertanggung jawab secara teknis," kita tunggu saja temuan BPK seperti apa, tentu berproses dan masyarakat jangan dulu  berspekulasi, tutupnya."****








LIPUTAN      :     RED
EDITOR         :     REDAKSI 

Load comments