KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU, -
Kekecewaan warga Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti memuncak.Pasalnya, Pelayanan listrik PLN Pulau Padang dinilai semakin buruk karena sering mati mendadak tanpa pemberitahuan dan adanya pemadaman bergilir.
Keluhan tersebut disampaikan Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung bersama sejumlah warga saat mendatangi Kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Melibur, pada Senin (3/8/2026).
Menanggapi keluhan itu, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Selat Panjang, Rony, melalui sambungan telepon dari Site Coordinator PT Bima Golden Powerindo (BGP) Nizar ST, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak.
"Saat ini saya berada di Pekanbaru untuk mengusahakan percepatan terkait BGP. Untuk kondisi sekarang, ada beberapa opsi yang akan segera kami lakukan," ujar Rony.
*Tunggu Kepastian Mesin Sewa Selasa Besok*
Rony menjelaskan, untuk solusi jangka pendek pihaknya masih menunggu kepastian kedatangan mesin sewa.
"Untuk memastikan kapan datangnya mesin sewa, masih menunggu hari Selasa besok kepastiannya," katanya.
Selain itu, PLN juga mengupayakan mendatangkan mesin dari Tanjungpinang. Namun itu masih dalam pembahasan," jelasnya.
*Jangka Panjang: Usul Tambah 2 MW dan KSUB di Teluk Belitung*
Untuk solusi jangka panjang, Rony menyebut PLN akan mengusulkan penambahan mesin berkapasitas 2 Mega Watt untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Teluk Belitung.
Terkait kompensasi atas kerusakan peralatan warga, Rony menyatakan hal itu akan dibahas di tingkat manajemen. "Bagaimana prosedur dan syarat aturan untuk kompensasi," ujarnya.
Ia juga menambahkan telah mengusulkan agar di Teluk Belitung ditempatkan Kepala Sub Unit (KSUB) PLN agar pelayanan lebih cepat. "Namun sampai saat ini belum ada jawabannya," pungkas Rony.****
LIPUTAN : ALI SANIP
EDITOR : REDAKSI