Sabtu, 03 Oktober 2026

Kepala Desa Lubuk Emas dan Sekretaris, Lima belas tahun Menjabat Tidak ada Kemajuan.





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,     -
Akmal sebagai kepala desa Lubuk Emas lebih kurang satu periode dan Sekertaris Desa, Dedi Beregi selama Lima belas tahun menjabat, tidak ada kemajuan desa lubuk emas.


Hal ini diungkapkan salah seorang masyarakat desa lubuk emas, yang tidak mau disebutkan namanya. Awak media konfirmasi lewat hp, tepatnya Sabtu 3-10-2026.

Masyarakat tersebut mengungkap kan kekecewaan melihat pemerintahan desa lubuk emas. Hampir Lima belas tahun Dedi Beregi, menjabat sebagai sekertaris desa tidak ada pembangunan yang mereka kerjakan.


Adapun bangunan seminisasi, sumur bor, dan bantuan sapi, mau kolam ikan, ternak ayam, yang ada di kebun sekertaris desa kami, kami tidak tau kemana hasilnya. Kami menduga ternak ayam yang ada di kebun Dedi Beregi itu hasilnya tidak masuk kas desa kami.


Sementara dana desa terus di kucurkan pemerintah pusat setiap tahunnya. Namun pembangunan didesa kami tidak terwujud atau tidak kelihatan, ujar masyarakat tersebut.


Kami mengharapkan agar terwujud pembangunan didesa kami seperti desa-desa lainnya di kabupaten Pelalawan.


Kantor desa lubuk emas aja seperti maaf "kandang ternak" tidak terawat dan bangunan nya sudah bangunan tua. Kami berterima kasih kepada awak media, yang sudah menyoroti dan memviralkan desa lubuk emas, pada hari Kamis 1-10-26 yang lalu.


Memang kepala desa, sekertaris maupun staf desa tersebut, memang buka kantor di desa kami siang hari, dan kepala desa dan sekretaris desa pun jarang masuk kantor.  


Untuk itu kami masyarakat desa lubuk emas, meminta atau mengharapkan agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menindak tegas kepala desa, sekretaris desa yang jarang masuk tindak tegas 


Kami tidak tau apa penyebab nya, seperti itu lah kenyataan nya.Dan sudah terbukti ketika awak media datang ke desa kami kantor belum buka tutup masyarakat tersebut."****






LIPUTAN PELALAWAN   :   DAVIDSON
EDITOR                              :   REDAKSI 

Load comments