Minggu, 13 September 2026

Lampu Sering Mati Saat Maghrib, Warga Alah Air Timur Kecewa: Kinerja PLN Dipertanyakan

Lampu Sering Mati Saat Maghrib, Warga Alah Air Timur Kecewa: Kinerja PLN Dipertanyakan






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Kondisi kelistrikan di Desa Alah Air Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, dikeluhkan warga. Pasokan listrik dari PLN sering kali mati, terutama di saat-saat vital seperti menjelang maghrib dan tengah malam.


Kekecewaan ini disampaikan langsung oleh salah satu warga, Raja Alfian.


_"Saya Raja Alfian selaku masyarakat Desa Alah Air Timur sangat kecewa sekali dengan kondisi PLN yang sering mati lampu. Kalau kita hitung minyak yang biasa digunakan PLN 1 jam berapa drum yang bisa disimpannya? Yang jadi pertanyaan dikemanakan minyak di saat mesin rusak? Apakah memang disengaja oleh pihak PLN Gogok? Saya selaku masyarakat ingin penjelasan dari PLN Gogok. Sehingga desa kami macam kampung tinggal,"_ keluhnya.


Keluhan Raja Alfian ini ternyata mewakili suara banyak warga.


Pola Pemadaman Seperti Main Kereta Putar


Hasil penelusuran di lapangan, ketidakprofesionalan pelayanan PLN menjadi sorotan. Pola pemadaman listrik sering terjadi seolah main kereta putar.


Jika diurutkan, pemadaman bergilir dari Kota Selatpanjang, diputar ke Kecamatan Tebing Tinggi Barat, diputar lagi ke Kecamatan Merbau, diputar ke Kecamatan Putri Puyu, lalu diputar ke Kecamatan Rangsang dan Rangsang Barat.


Kondisi ini tentu membuat aktivitas warga terganggu seperti mau ibadah, berjualan dan aktifitas lainnya


Kinerja Dipertanyakan, Muncul Dugaan Penyelewengan


Dengan intensitas mati lampu yang sangat sering, wajar jika kinerja pihak PLN Cabang Selatpanjang dipertanyakan.


Masyarakat bahkan menduga ada indikasi penyelewengan. Dua dugaan mencuat:


1.  Dugaan Penyelewengan Dana Pemeliharaan: Mesin yang sering rusak mengindikasikan pemeliharaan tidak maksimal.


2.  Dugaan Penyelewengan Minyak (BBM): Warga menghitung, jika mesin mati 1 jam saja, berapa drum solar yang seharusnya tidak terpakai. Ke mana minyak tersebut saat mesin dinyatakan rusak? Ini menjadi pertanyaan besar yang butuh transparansi.


Seorang sumber lainnya yang tak mau namanya ditulis dengan tegas mengatakan, _"Kalau Kepala PLN Selatpanjang tidak bisa berbuat apa-apa, lebih baik pindah. Biar digantikan sama yang profesional agar bisa mewujudkan PLN yang andal. Kalau seperti Kepala PLN ini, masyarakat sudah tak percaya."_


Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Rayon Tebing Tinggi dan PLN Cabang Selatpanjang masih coba dikonfirmasi. Masyarakat Desa Alah Air Timur berharap ada penjelasan terbuka dan solusi nyata, bukan hanya alasan mesin rusak yang berulang-ulang."****






LIPUTAN         :       SANUSI
EDITOR            :       REDAKSI
Pemkab Meranti Ajak Guru Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pendidikan

Pemkab Meranti Ajak Guru Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pendidikan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  — 
Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (12/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Darul Ulum, Jalan Siak, Selatpanjang, itu diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah dan majelis guru jenjang TK, SD, dan SMP se-Kecamatan Tebing Tinggi.


Ketua KKG PAI Kecamatan Tebing Tinggi, Khairan Efendi, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus momentum untuk meneladani akhlak dan sifat mulia beliau.


“Peringatan ini kita laksanakan sebagai bentuk kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW untuk meneladani akhlak beliau. Terutama bagi kita para guru, agar dapat memberikan teladan kepada generasi muda dan peserta didik,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para kepala sekolah dan guru yang hadir.


Sementara itu, Tengku Arifin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk kembali mengingat dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


“Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, serta pentingnya menjaga persatuan,” katanya.


Ia menilai nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.


Tengku Arifin juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi muda. Guru, kata dia, tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab menanamkan akhlak dan memberikan keteladanan kepada peserta didik.


“Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk masa depan daerah. Guru bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan akhlak, membangun karakter dan memberikan keteladanan,” tegasnya.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Hal itu sejalan dengan upaya membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap agama dan daerah.


Ia mengajak para guru untuk terus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kedisiplinan, amanah, saling menghormati, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama.


“Anak-anak kita tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga harus memiliki iman, akhlak dan tanggung jawab sosial,” tuturnya.


Tengku Arifin menambahkan, di tengah perkembangan dan tantangan zaman, pendidikan agama dan pembentukan karakter menjadi semakin penting. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, guru, ulama, orang tua, dan masyarakat.


“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun generasi Meranti yang lebih baik,” ajaknya.


Mengakhiri sambutannya, Tengku Arifin mengajak seluruh masyarakat untuk terus meneladani Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Meranti dengan ilmu, iman, dan akhlak.


Ia juga mendoakan agar Kabupaten Kepulauan Meranti senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari berbagai musibah, serta dimudahkan dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat."****







LIPUTAN       :      NUR
EDITOR          :      REDAKSI
PWMOI Meranti Dikukuhkan, Bupati Asmar Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

PWMOI Meranti Dikukuhkan, Bupati Asmar Dorong Pers Profesional dan Berintegritas






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,.    — 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PWMOI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2025–2028.


Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selatpanjang, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri jajaran pengurus DPW PWMOI Provinsi Riau, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, organisasi pers, organisasi kemasyarakatan, insan pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda.


Pengukuhan kepengurusan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan organisasi profesi wartawan sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan media digital.


Ketua DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti, Edi Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan DPW PWMOI Provinsi Riau kepada kepengurusan yang dipimpinnya.


“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Bapak Rio Kasairy, S.Sos., yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada kami untuk menjalankan roda organisasi PWMOI di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.


Menurut Edi, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membangun organisasi pers yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.


Ia menegaskan, PWMOI Meranti berkomitmen mendorong pers yang profesional, independen, berimbang, serta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.


“Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap berjalan seiring dengan ketepatan, verifikasi, keberimbangan, serta tanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.


Edi juga berharap DPD PWMOI Meranti dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas wartawan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.


Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Rio Kasairy, S.Sos., mengingatkan seluruh jajaran PWMOI agar tidak hanya mengejar jumlah anggota, tetapi lebih mengutamakan kualitas dan profesionalisme wartawan.


Ia menilai perkembangan media online yang begitu pesat harus diikuti dengan peningkatan kompetensi serta pemahaman terhadap etika jurnalistik.


Rio mengatakan, Ketua Umum PWMOI HM Yusuf Rizal selalu mengingatkan bahwa kerja jurnalistik memiliki koridor dan etika yang harus dipatuhi.


Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini semakin besar karena seseorang dapat dengan mudah mengklaim diri sebagai wartawan hanya dengan memiliki kartu pers.


“Tidak perlu anggota yang banyak, tetapi yang kita perlukan adalah orang-orang yang memang bekerja di media online dan benar-benar bisa membuat berita. Jangan hanya sekadar punya kartu pers,” tegas Rio.


Ia meminta DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan seleksi secara baik terhadap calon anggota agar organisasi benar-benar diisi oleh wartawan yang aktif dan memahami kerja jurnalistik.


Rio juga mendorong pengurus DPD untuk terus melakukan konsolidasi internal serta meningkatkan kegiatan yang berkaitan dengan profesionalisme wartawan.


Ia mengapresiasi langkah DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).


“Dari 12 DPD PWMOI yang ada di Provinsi Riau, DPD Kabupaten Meranti sudah melaksanakan UKW. Ini cukup luar biasa dan mendapat apresiasi dari Ketua Umum,” ungkapnya.


Selain meningkatkan kompetensi, Rio mengingatkan PWMOI agar membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah daerah.


Ia menegaskan, hubungan antara pers dan pemerintah harus dibangun melalui komunikasi, keterbukaan, serta saling mengingatkan apabila terjadi kekeliruan.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah dikukuhkan.


Menurut Asmar, pengukuhan tersebut merupakan momentum untuk memperkuat komitmen, profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.


“Kita semua menyadari bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat. Media online menjadi salah satu sumber informasi utama yang memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik,” kata Asmar.


Ia berharap PWMOI Meranti mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya jurnalisme yang profesional, berimbang, faktual, edukatif, dan beretika.


Asmar menekankan bahwa kecepatan dalam menyampaikan informasi memang penting, namun akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab harus menjadi prioritas.


“Jangan sampai sebuah pemberitaan justru menimbulkan keresahan, perpecahan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.


Menurut Asmar, media memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik, koreksi, dan masukan kepada pemerintah.


“Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Pada saat yang sama, pemerintah juga membutuhkan kritik, koreksi, dan masukan dari insan pers sebagai bagian dari kontrol sosial,” ujarnya.


Ia menegaskan, kemitraan antara pemerintah dan pers harus dibangun atas dasar saling menghormati, keterbukaan, profesionalisme, serta kepentingan masyarakat.


Asmar juga mengajak PWMOI ikut mempromosikan berbagai potensi Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai dari sektor ekonomi, UMKM, pariwisata, budaya, pendidikan hingga potensi sumber daya daerah lainnya.


“Dengan pemberitaan yang positif, objektif dan konstruktif, media dapat ikut memperkenalkan Meranti kepada masyarakat luas serta membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama bagi daerah kita,” katanya.


Menutup sambutannya, Asmar berpesan kepada seluruh pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2025–2028 agar menjaga marwah organisasi dan integritas profesi.


“Jaga marwah organisasi. Jaga integritas profesi. Junjung tinggi kode etik jurnalistik dan jadikan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari setiap karya jurnalistik yang dihasilkan,” pungkasnya.


Ia berharap kepengurusan baru PWMOI Meranti dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pers dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti."****






LIPUTAN       :      NUR
EDITOR          :      REDAKSI

Sabtu, 12 September 2026

PCNU dan GP Ansor Meranti Hadir Beri Penguatan dan Bantuan

PCNU dan GP Ansor Meranti Hadir Beri Penguatan dan Bantuan







KabarPesisirNews.Com
RANGSANG RIAU, — 
Musibah boleh datang tanpa diduga, tetapi persaudaraan tidak semestinya padam. Semangat itulah yang terlihat ketika keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Meranti hadir menguatkan salah seorang Sahabat Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang menjadi korban kebakaran di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang.


Rumah milik Alif, salah seorang Sahabat Banser Kecamatan Rangsang, terbakar pada Sabtu (22/8/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan keluarga korban kehilangan sejumlah harta benda dan harus kembali menata kehidupan setelah sebagian tempat tinggal dan barang-barang yang dimiliki dilalap api.


Hampir tiga pekan setelah musibah itu, Sabtu (12/9/2026), jajaran Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepulauan Meranti bersama unsur NU hadir langsung ke kediaman korban. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar untuk memastikan seorang sahabat yang sedang diuji tidak merasa berjalan sendirian.


Kunjungan tersebut dihadiri Ky. Muhammad Shodiq, S.Pd., Wakil Ketua PW GP Ansor Riau; Muhammad Taufik, M.Pd., Ketua LDNU Kepulauan Meranti; Fuji Rizqiono, S.E., Kasatkorcab Banser Kepulauan Meranti; H. Ulya, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rangsang; serta jajaran pengurus GP Ansor dan Banser Kepulauan Meranti.


Kehadiran para pengurus tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian organisasi terhadap kader yang tengah menghadapi musibah. Tidak hanya membawa bantuan, rombongan juga menyempatkan diri berbincang dan memberikan penguatan kepada keluarga korban.


Ketua PC GP Ansor Kepulauan Meranti, Muttaqin, ST, mengatakan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, melainkan juga untuk menyambung silaturahmi dan merasakan bersama apa yang sedang dihadapi oleh sahabatnya.


“Beliau adalah sahabat kita. Kita bersilaturahmi dan turut merasakan kesedihan yang beliau alami. Kita yakin ini adalah kersane Gusti Allah,” ujar Muttaqin.


Menurutnya, musibah yang dialami salah seorang kader merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan persaudaraan. Karena itu, kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam kata-kata.


“Kami peduli dan akan selalu bersinergi bersama-sama untuk para sahabat, terlebih bagi mereka yang sedang diuji Gusti Allah,” katanya.


Sebagai bentuk kepedulian, PC GP Ansor Kepulauan Meranti menghimpun donasi dari para sahabat Ansor-Banser serta warga Nahdliyin di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Muttaqin juga menyampaikan permohonan maaf karena bantuan tersebut baru dapat disampaikan pada kesempatan tersebut. Beberapa waktu sebelumnya, jajaran PC GP Ansor Kepulauan Meranti tengah mendampingi para kiai dalam mengikuti agenda Muktamar PBNU di Jombang.


Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kepulauan Meranti, Ky. Muhammad Dalhar, turut memberikan penguatan kepada keluarga korban. Ia mengajak keluarga untuk tetap bersabar dan meyakini bahwa setiap kehilangan memiliki hikmah di sisi Allah SWT.


“Setiap kejadian, apa pun itu, semoga Allah mengganti apa yang telah raib dengan yang lebih baik, manfaat, barokah dan maslahat. Apa yang telah hilang dari hidup kita sebagai penghapus dosa dan kesalahan, dikifaratkan dan dihapus dosanya oleh Allah SWT,” tutur KH. Muhammad Dalhar.


Kepedulian keluarga besar NU tersebut kemudian diwujudkan melalui bantuan yang berhasil dihimpun. PC GP Ansor Kepulauan Meranti menyerahkan Rp10.950.000, PCNU Kepulauan Meranti Rp4.850.000, dan MWC NU Kecamatan Rangsang Rp9.000.000.


Tidak hanya berupa uang, bantuan juga dilengkapi dengan bingkisan pakaian yang diberikan para sahabat GP Ansor untuk keluarga korban.


Jika dijumlahkan, bantuan dari ketiga unsur tersebut mencapai Rp24.800.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus membantu mereka memenuhi kebutuhan setelah kehilangan sejumlah harta benda akibat kebakaran.


Bagi keluarga korban, bantuan tersebut tentu tidak serta-merta mengembalikan apa yang telah hilang. Namun, lebih dari sekadar nilai materi, kehadiran para sahabat membawa pesan yang jauh lebih dalam: bahwa ketika seorang sahabat sedang diuji, ia tidak sendirian.


Di tengah rumah yang pernah dilalap api, persaudaraan justru menemukan maknanya. Kepedulian yang hadir dari sesama kader dan warga Nahdliyin menjadi pengingat bahwa semangat ukhuwah bukan hanya untuk diucapkan, tetapi untuk dirasakan dan diwujudkan.


Sebab dalam persaudaraan, ketika satu sahabat diuji, yang lain hadir untuk menguatkan."****





EDITOR         :      REDAKSI
BEM Universitas Lancang Kuning Peringati Maulid Nabi, Bagikan Snack kepada Warga Rumbai

BEM Universitas Lancang Kuning Peringati Maulid Nabi, Bagikan Snack kepada Warga Rumbai






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    — 
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lancang Kuning (Unilak) melalui Kementerian Agama menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan aksi berbagi snack kepada masyarakat di wilayah Rumbai, Pekanbaru.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Generasi Mahasiswa yang Beriman, Berakhlak, dan Berintegritas.”


Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.


Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, shalawat bersama, tausiyah keagamaan, hingga doa bersama.


Sejumlah unsur organisasi mahasiswa turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Presiden Mahasiswa Universitas Lancang Kuning, Menteri Informasi dan Komunikasi, Menteri Luar Negeri, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Lancang Kuning, serta perwakilan BEM di lingkungan Universitas Lancang Kuning.


Selain kegiatan keagamaan, BEM Universitas Lancang Kuning juga menggelar aksi berbagi snack kepada masyarakat sekitar Rumbai.


Aksi sosial tersebut menjadi bentuk nyata dari nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya mengenai kepedulian terhadap sesama, berbagi rezeki, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menteri Agama BEM Universitas Lancang Kuning, Nanda Agustiar, mengatakan peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut perlu dijadikan sebagai refleksi untuk menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan mahasiswa.


“Melalui kegiatan ini, saya berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi refleksi bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah mengajarkan kepada kita pentingnya kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang terhadap sesama,” ujar Nanda.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat keimanan dan kecintaan mahasiswa kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi.


“Semoga kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah di lingkungan kampus maupun masyarakat,” lanjutnya.


Nanda menambahkan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam membangun karakter yang berintegritas dan berakhlak mulia.


Melalui kegiatan keagamaan dan aksi sosial tersebut, BEM Universitas Lancang Kuning berharap mahasiswa tidak hanya aktif dalam lingkungan akademik dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa."****






LIPUTAN       :       NUR
EDITOR          :       REDAKSI
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan

Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.   - 
Pelarian K alias K berakhir di tangan Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi. Pria yang diduga terlibat dalam pencurian sebuah toko peralatan bangunan di Jalan Tebing Tinggi, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti, itu ditangkap polisi setelah penyelidikan mengarah kepada dirinya.


Penangkapan dilakukan Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Parit Besar, Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir.


Tim Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sapta Anwar, S.H., bergerak setelah mengantongi informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. K alias K kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tebing Tinggi untuk menjalani pemeriksaan serta proses penyidikan.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pengungkapan kasus bermula dari laporan pencurian yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Tebing Tinggi.


"Kasus ini berhasil diungkap setelah personel melakukan penyelidikan terhadap laporan pencurian yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Tebing Tinggi," ujar Gede Adi kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).


Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan oleh S, pemilik toko, setelah mendapati pintu belakang rukonya terbuka pada Rabu (19/8/2026) pagi. Saat diperiksa, sejumlah barang di dalam toko telah raib.


Barang yang hilang antara lain empat mesin pompa air merek Sinizu, satu mesin pompa air submersible, satu chainsaw merek Husqvarna 288, serta dua unit handphone. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp21,5 juta.


Laporan polisi dibuat pada 29 Agustus 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk rekaman CCTV.


Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi memperoleh titik terang mengenai identitas terduga pelaku hingga akhirnya melakukan penangkapan di wilayah Rangsang Pesisir.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya rekaman CCTV, topi merah bertuliskan TBL, satu unit chainsaw merek Husqvarna 288, serta potongan kawat besi sepanjang sekitar 50 sentimeter.


"Barang bukti yang diamankan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap perkara tersebut secara terang," kata Gede Adi.


Setelah diamankan, K alias K langsung dibawa ke Polsek Tebing Tinggi. Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan untuk mendalami keterlibatan yang bersangkutan dalam kasus tersebut sekaligus menelusuri keberadaan barang-barang lain yang dilaporkan hilang.


K alias K disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. 


Masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan dapat segera melaporkan kepada kepolisian melalui layanan darurat 110."****






SUMBER      :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :     REDAKSI
Dari Titik Api hingga Permukiman, Polda Riau Bergerak Cegah Bencana Karhutla

Dari Titik Api hingga Permukiman, Polda Riau Bergerak Cegah Bencana Karhutla






KabarPesisirNews.Com
BENGKALIS RIAU,     -
Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyarakat di pasar, permukiman hingga pusat keramaian.


Warga diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sebangar, Aipda Alhoudini, di Pasar Sidomulyo, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (8/9/2026).


Menggunakan pengeras suara, Aipda Alhoudini menyampaikan imbauan pencegahan Karhutla kepada para pedagang dan masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar. Sekitar 50 warga menjadi sasaran sosialisasi tersebut.


Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa mengatakan, sosialisasi dilakukan secara masif dengan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Langkah pencegahan itu berjalan beriringan dengan penanganan titik api yang masih ditemukan di wilayah tersebut.


Sebelum turun menyosialisasikan pencegahan Karhutla, personel Polsek Mandau bersama BPBD Kecamatan Mandau melakukan pendinginan di lokasi kebakaran di Pematang Pudu yang berbatasan dengan Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.


“Kami masuk ke setiap lini masyarakat untuk menyampaikan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda Riau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Pasek.


Menurut Pasek, pencegahan menjadi penting karena dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.


Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, jajaran Polsek Mandau juga mendorong penghijauan di lahan-lahan bekas terbakar sebagai bagian dari pemulihan lingkungan.


“Kami berusaha melaksanakan penghijauan terhadap lahan-lahan yang telah dibakar. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan. Bila kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujarnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan yang dilakukan secara masif oleh Polda Riau dan jajaran hingga tingkat desa.


Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup dilakukan ketika api sudah muncul. Pencegahan harus diperkuat sejak dini melalui patroli, deteksi awal dan sosialisasi langsung kepada masyarakat, terutama di daerah rawan kebakaran.


“Jajaran terus bergerak menyampaikan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasar, permukiman, tempat ibadah dan pusat keramaian menjadi ruang penting untuk memastikan pesan pencegahan benar-benar sampai kepada masyarakat,” kata Akmadi.


Akmadi menegaskan, penanganan tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pendinginan harus terus dilakukan hingga dipastikan tidak ada lagi bara api, terutama di lahan gambut. Setelah itu, upaya pemulihan lingkungan harus dilaksanakan.


“Prinsipnya dari hulu sampai hilir. Kita cegah kebakaran, kita tangani ketika api muncul, kita lakukan penegakan hukum terhadap pelaku, kemudian lingkungan yang terdampak juga harus dipulihkan. Ini menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam menangani Karhutla secara berkelanjutan,” tegasnya.


Polda Riau mengajak seluruh masyarakat mengambil peran dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas pembakaran maupun indikasi kebakaran lahan di lingkungannya."****






SUMBER   :    BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR     :    REDAKSI
Rakor di Merbau, Sekda Meranti Tekankan 9 Hal Ini ke Aparatur

Rakor di Merbau, Sekda Meranti Tekankan 9 Hal Ini ke Aparatur






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.   – 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, menekankan sejumlah hal penting untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kecamatan Merbau.


Rakor yang digelar di Aula Kantor Camat Merbau, Kamis (10/9/2026) sore, itu dibuka langsung oleh Sekda Sudandri Jauzah dan diikuti lurah, kepala desa, sekretaris desa, kepala UPT, serta kepala sekolah se-Kecamatan Merbau.


Dalam arahannya, Sudandri menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan tata naskah dinas di seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga desa.


Ia menjelaskan, pola instruksi dan koordinasi dalam birokrasi harus berjalan secara berjenjang. Di tingkat kabupaten, Bupati dan Wakil Bupati berperan sebagai pembina, Sekda sebagai pengarah, sedangkan para asisten menjadi penanggung jawab sesuai bidangnya.


“Pola instruksi dan koordinasi yang sama ini juga berlaku secara berjenjang di tingkat kecamatan,” jelas Sudandri.


Selain tata kelola pemerintahan, Sekda menyampaikan sembilan aspek yang harus menjadi perhatian bersama aparatur.


Pertama, menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kantor agar tercipta suasana kerja yang nyaman. Kedua, memperkuat disiplin dan etos kerja untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.


Ketiga, menerapkan sistem reward and punishment secara tegas sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kinerja.


Keempat, menjaga komitmen zero narkoba dan judi online di lingkungan aparatur sipil negara. 


Kelima, mengantisipasi dampak El Nino sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Keenam, menertibkan administrasi serta memperjelas pembagian tugas agar tidak terjadi tumpang tindih fungsi. 


Ketujuh, memperkuat kerahasiaan dan keamanan dokumen kantor, khususnya yang berkaitan dengan data strategis pemerintahan.


Kedelapan, memperkuat komunikasi pembangunan agar masyarakat mengetahui dan memahami berbagai program serta kinerja pemerintah. 


Kesembilan, menata alur informasi pemerintah kepada publik sehingga informasi yang disampaikan dapat berlangsung secara transparan dan akurat.


Sementara itu, Camat Merbau Hj. Wan Jumiati mengatakan Rakor tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas arahan dan instruksi pimpinan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ia meminta seluruh peserta membawa hasil Rakor tersebut ke instansi masing-masing untuk segera ditindaklanjuti.


“Saya minta seluruh poin kerja ini dibawa ke tempat tugas untuk segera ditindaklanjuti dan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing,” harap Wan Jumiati.


Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Arifin serta Asisten Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti Atan Ibrahim."****





LIPUTAN       :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI
Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah

Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah






KabarPesisirNews.Com
MERANTI - 
Sebanyak 30 masjid dengan sekitar 2.400 jemaah menjadi sasaran kegiatan Jumat Keliling yang digelar serentak Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran polsek, Jumat (11/9/2026). Tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, polisi juga mengingatkan masyarakat agar ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga Pilkades Serentak Oktober 2026 tetap aman dan damai.


Dari masjid ke masjid, personel kepolisian mengajak masyarakat tidak lengah terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apalagi, kondisi wilayah Meranti yang didominasi lahan gambut membuat api berpotensi cepat meluas.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.I.K. mengatakan, pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.


"Saat ini kita perlu bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla. Kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang banyak memiliki lahan gambut menjadikan potensi karhutla harus menjadi perhatian kita bersama," kata Gede Adi saat memberikan pesan kamtibmas kepada jemaah Masjid Al Istiqomah, Jalan Utama Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi.


Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan titik api maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak memerun atau membakar sampah, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api," ujarnya.


Selain karhutla, Kapolres mengingatkan masyarakat menjaga persatuan menjelang Pilkades Serentak. Perbedaan pilihan calon kepala desa jangan sampai berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.


"Mari kita laksanakan Pilkades Serentak dengan damai, jujur, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Siapapun yang nantinya terpilih, mari kita hormati hasilnya dan kita dukung bersama demi kemajuan desa," katanya.


Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi hoaks, ujaran kebencian maupun informasi yang belum tentu benar.


Kegiatan Jumat Keliling tersebut dilaksanakan secara serentak oleh Polsek Tebing Tinggi, Polsek Rangsang Barat, Polsek Rangsang, Polsek Merbau dan Polsek Tebing Tinggi Barat, dengan melibatkan para pejabat, Bhabinkamtibmas serta personel masing-masing wilayah.


Di Masjid Al Istiqomah, kegiatan dipimpin langsung Kapolres dan turut diisi Jumat Berkah. Polisi membagikan ratusan paket makanan dan minuman kepada jemaah serta menyerahkan sarana kontak dan tali asih kepada pengurus masjid.


Sebelum kegiatan berakhir, Kapolres bersama personel juga berbaur dengan warga dan tokoh masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.


Kapolres turut menyosialisasikan Call Centre 110 Polri, yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan, informasi maupun pengaduan terkait gangguan kamtibmas."****







SUMBER      :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI
Keluarga Besar Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026 Masehi.

Keluarga Besar Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026 Masehi.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Keluarga besar Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi. Kegiatan dipusatkan di pendopo Masjid Al Ihsan Teluk Belitung jum'at (11/9/2026) malam setelah bada' Isa'.


Tujuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk merenung, dan mengenang kembali kelahiran Nabi Muhammad SAW dan menjadi contoh, tauladan, serta memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT.


Kegiatan ini diawali dengan menampil Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh santri dan santriwati didikan subuh Masjid Al- Ihsan Teluk Belitung, dilanjutkan dengan membaca Ayat suci Al- Qur'an oleh Ilyas. Kali ini, panitia penyelenggara sengaja mendatangkan penceramah Ustadz Fadli Hasibuan didampingi Ustadz Ismail dari  kota Pekanbaru Provinsi Riau.


Ketua Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung Samsul Arifin M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih atas kehadiran semua pihak,  termasuk Mahasiswa KKN UIN Suska Riau yang sebelumnya telah berkolaborasi melaksanakan berbagai perlombaan yang bernuansakan Islami.


Kami dari pengurus Masjid Al - Ihsan Teluk Belitung mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu, dan kepada panitia juga kami sampaikan ucapan terima kasih, mudah mudahan acara kita dapat berlangsung sukses sebagai mana kita harapkan bersama, ucapnya.


Terselenggaranya kegiatan ini berkat dukungan dan sumbangsih bapak ibu, darmawan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang selalu mensupport setiap kegiatan kami, mudah mudahan bermanfaat buat acara kita ini, ujar Samsul Arifin


Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya, yang telah menyelenggarakan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi.


Kami dari pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan terima kasih, dan  apresiasi kepada pengurus Masjid Al - Ihsan yang telah menyelenggarakan, dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, ucapnya.


Menurutnya, kegiatan yang digelar anak KKN UIN Suska Riau yang sebelumnya telah berkolaborasi bersama remaja Masjid Al- Ihsan membuat kegiatan lomba berbagai cabang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, merupakan kegiatan positif yang peduli terhadap anak anak kita, tuturnya.


Dikesempatan itu, Camat Merbau mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, jangan membuka lahan dengan cara membakar, kepada ibuk ibuk juga harus tetap patuh, jangan membakar sampah dihalaman, ini musim panas/exskirim, termasuk meninggal rumah, hati hati pastikan terlebih dahulu kondisinya aman, saya tidak mau warga saya ditangkap, bersentuhan dengan hukum, ujar Camat Merbau.


Dengan nada tinggi, Camat Merbau mengatakan,, bapak ibuk jangan percaya dengan berita di HF, itu berita Haook, hanya menyalah- nyalahkan pemerintah saja, kami macam nak mati bekerja, jangan bapak percaya itu semua Haook, kalau mau tahu kerja pemerintah datang ke Kantor tanya, kata Wan Jumiati, seraya berharap agar orang tua lebih waspada terhadap anak jangan sampai terlena pengaruh bermain HF.


Ustadz Fadli Hasibuan dalam inti tauziahnya menyampaikan, Maulid Nabi Muhammad SAW  biasanya melakukan ini (introspeksi diri), memperbanyak sholawat, meningkatkan ibadah, amal sholeh sebagai bentuk refleksi dan persiapan diri dalam beramal kepada Allah SWT.


Dijelaskannya, orang yang datang ke majlis seperti ini sama dengan orang yang mengerjakan solat seratus raka'at, dalam satu hari, tingkatkan stabilitas kwalitas solat kita, jaga solat kita tanam niat keihklasan kita kepada Allah SWT, imbuhnya, seraya menceritakan tentang kematian Nabi Muhammad SAW.


Tanda cinta kita kepada Rasul, sering membaca Al-Qur'an, kerjakan Sunnah Nabi, selalu ber Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga mengingatkan, agar kita tidak batal wudu'. Kemana pergi ber wudu' terlebih dahulu, saran Ustadz Fadli Hasibuan.


Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, selain dihadiri Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi didampingi Sekcam Merbau Idrus SE beserta Kasi dan anggota Satpol PP,  PLt Lurah Teluk Belitung Islawadi S.IP. MM, didampingi Seklurnya Yesi Sumarti S.Pd, Ketua Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Syufri SE, para RW/RT setempat, imam Masjid, imam Musalla, alim ulama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan, dan komponen lainnya."****






LIPUTAN         :       ALI SANIP
EDITOR            :       REDAKSI

Jumat, 11 September 2026

Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur.

Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.    - 
Bhabinkamtibmas Desa Alahair, BRIPKA Mukhtarrosidi, melaksanakan pengecekan usaha perikanan milik warga di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.


Pengecekan dilakukan terhadap usaha perikanan milik warga, Mawardi L., dengan luas lahan sekitar 4 x 6 meter atau 24 meter persegi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan kepada masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan perekonomian keluarga.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan.


Dalam pengecekan tersebut, petugas memantau kondisi kolam dan ketersediaan makanan ikan. Dari hasil pemantauan, terdapat sekitar 4.000 ekor ikan nila yang berada dalam kondisi baik.


Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian warga terhadap pengelolaan usaha perikanan. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara pemilik usaha dengan petugas pendamping dapat terjalin dengan baik.


Petugas turut memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan usaha perikanan sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga."****





LIPUTAN        :      ALD
EDITOR           :.     REDAKSI
PT. ITA Lakukan Sosialisasi Pemboran Sumur Baru Kurau Deep Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau

PT. ITA Lakukan Sosialisasi Pemboran Sumur Baru Kurau Deep Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
MERBAU: Manajemen PT. ITA (Imbang Tata Alam) melaksanakan Sosialisasi pemboran sumur baru lokasi Kurau Deep Desa Bagan Melibur kepada UPIKA (Unsur Pimpinan Kecamatan) Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Sosialisasi kali ini diikuti seluruh Kades serta ketua pemuda masing-masing Desa wilayah ring operasional perusahaan Se Kecamatan Merbau.


Sosialisasi yang membahas khusus pembagian kuota tenaga kerja Non Skill untuk PT. EST (Energi Solaris Teknologi) sebagai pelaksana rig pengeboran sumur baru di Kurau Deep. Rekruitment tenaga kerja ini dilaksanakan secara musyawarah yang mengambil tempat di Aula Kantor Camat Merbau Jum'at (11/9/2026) siang.


Hadir pada saat sosialisasi tersebut Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE MSi didampingi Sekcam Merbau Idrus SE dan Kasi serta Staf Kantor Camat Merbau, Kepala Desa dan Ketua Pemuda wilayah ring operasional PT. ITA yakni Desa Bagan Melibur, Desa Mayang Sari, Desa Tanjung Kulim, Desa Lukit dan Kelurahan Teluk Belitung, perwakilan Koramil 06/Merbau, Yulius. Terlihat juga hadir dari pihak perusahaan Perwakilan PT. ITA, Muaznam dan Andi Saputra, DWS EMP, Novy Husni. M dan timnya, Site Manager Security Nawakara, Khairul Amin serta koordinator Security, Arco Raples. Koordinator PT. EST, Lucky Alhaq didampingi Mustofa/Pampam.


Field Coordinator PT. EST, Lucky Alhaq menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Merbau yang telah membantu memfasilitasi sosialisasi ini, dan terima kasih kepada perwakilan Desa beserta pemuda dan masyarakat ring operasional yang hadir. Ia berharap kehadiran PT. EST dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.


“Kita sangat berharap kehadiran kami dapat diterima ditengah masyarakat Kecamatan Merbau. Tentunya perusahaan kami mengharapkan kerjasama yang baik, demi terselenggaranya eksplorasi kami sesuai harapan kita bersama, mohon dukungan dan doa kita semua. Secara teknis demi kelancaran operasional rig kami tentu membutuhkan tenaga kerjanon skill dan skill sehingga khusus hari ini kita berharap musyawarah pembagian kuota non skill nantinya dapat kita sepakati dengan baik dalam forum ini secara terbuka," ungkapnya


Sementara itu, Camat Merbau Hj. Wan Jumiati SE MSi menyampaikan syukur pada hari ini dapat terlaksana sosialisasi dalam rangka rekrutmen tenaga kerja non skill area Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau oleh PT. EST. Pada prinsipnya Pemcam Merbau menyambut baik atas kerjasama ini. Kita ingin anak-anak daerah mendapat tempat dan kesempatan untuk berkembang bersama dalam operasional perusahaan.


"Dalam hal ini saya atas nama Camat Merbau di minta membantu memfasilitasi sosialisasi ini, dengan segala keterbatasan tentunya kami sangat berharap pembagian kuota nanti mari kita berbesar hati dan dengan kepala dingin menerima serta membaginya secara bijaksana. Kehadiran perusahaan rig subkon PT. ITA ini tentu tidak hanya membawa tenaga kerja dari luar saja, tetapi juga membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kita. Mudah-mudahan menjadi berkah untuk kita semua", pungkas Camat Merbau.


Mewakili PT. ITA, Novy Husni selaku Drilling Workover Supt menyampaikan, adapun agenda kita pada sosialisasi ini dalam rangka memberikan informasi bahwa dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pemboran lokasi kurau deep yang titik sumurnya masuk wilayah Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau.


"Bagi kami hal seperti ini perlu kita sosialisasi sebelum pekerjaan dimulai, nanti akan membutuhkan tenaga kerja sesuai kebutuhan. Kami dari PT. ITA mengucapkan terima kasih atas dukungan UPIKA Merbau serta kehadiran dari masing-masing Desa ring operasional, dan kami harapkan mari kita saling pengertian dan pembagian tenaga kerja non skill nantinya daoat berjalan dengan baik," ungkapnya.


Terlihat dilapangan walaupun diskusi pembagian kuota tenaga kerja non skill sempat berlangsung alot, namun dapat berakhir dengan musyawarah yang baik dan dituangkan dalam BA (Berita Acara) pertemuan. Sehingga hasil pembagiannya Desa Bagan Melibur sebagai titik sumur pekerjaan rig PT. EST kali ini mendapat kuota tenaga kerja non skill sebanyak 13 orang, kemudian Kelurahan Teluk Belitung mendapat 6 orang, Desa Lukit mendapat 6 orang, Desa Mayang Sari mendapat 6 orang, dan Desa Tanjung Kulim mendapat 3 orang."****





PENULIS       :       ALI SANIP
EDITOR          :      REDAKSI
Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti melaksanakan pengecekan Perkebunan Ubi Milik Warga

Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti melaksanakan pengecekan Perkebunan Ubi Milik Warga






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,.   -
Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan pengecekan perkebunan ubi milik warga sebagai bagian dari upaya pendampingan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/09/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, berlokasi di Jalan Sei Niur, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Perkebunan ubi yang dilakukan pengecekan memiliki luas sekitar 500 meter persegi.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sesap BRIPKA Ilham Edi Putra bersama pemilik perkebunan, Sdr. Apuan, melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman di lapangan.


Pengecekan meliputi kondisi perkebunan, ketersediaan pupuk, jumlah tanaman yang telah ditanam, serta perkembangan pertumbuhan tanaman ubi.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan usaha pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.


"Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan usaha pertanian, sehingga turut mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga,"demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Dari hasil pengecekan, kondisi perkebunan masyarakat dapat diketahui secara langsung. Selain itu, petugas turut memantau perkembangan tanaman serta memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan tanaman.


Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian pemilik terhadap tanaman ubi serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dengan Bhabinkamtibmas selaku petugas pendamping di wilayah.


Pendampingan terhadap sektor pertanian masyarakat diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendorong produktivitas warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti."****





LIPUTAN       :    ALD
EDITOR.         :    REDAKSI
Pelatih SKO Riau Yulnedi Tanjung SP, raih Penghargaan pelatih terbaik Kampar,

Pelatih SKO Riau Yulnedi Tanjung SP, raih Penghargaan pelatih terbaik Kampar,






KabarPesisirNews.Com
KAMPAR RIAU,     -
Haornas 2026 Kampar, merupakan rangkaian acara peringatan yg dipimpin oleh bupati Kampar, tgl 9 Desember 2026 di lapangan pelajar Bangkinang kota.

Dihadiri oleh seluruh unsur forkompida, kepala OPD dan undangan lain nya,

Berlangsung dg khidmat, Bupati Kampar sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan sambutan Menteri olah raga. Pada moment dan kesempatan itu juga Bupati memberikan penghargaan kepada atlit dan pelatih berprestasi

Salah satu nya pelatih sepak bola Kampar dan juga pelatih sepak bola sko Riau,  Yulnedi tanjung SP

Keberhasilan Beliau meraih Pelatih Berprestasi Terbaik karena telah di buktikan dengan membawa SKO Riau menjadi Champion di ajang INTERNATIONAL FOOTBALL FORUM CAMPIONSHIP, (IFFC) 2025, yang di laksanakan Di KUALA  LUMPUR-MALAYSIA, sehingga prestasi ini menjadi salah satu indikator dalam penilaian Pelatih terbaik

Prestasi ini menjadikan Coach Yul satu satunya pelatih  sepak bola Riau yg meraih penghargaan di tingkat international pada ajang bergengsi itu.

Beliau juga pelatih sepak bola sko Riau ,

Kepada media, beliau mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Bupati Kampar, PSSI, KONI dan seluruh insan sepakbola Kampar, semoga hal ini menjadi motivasi utk berbuat lebih baik sepak bola Kampar, 

Ucapan terima kasih juga di sampaikan kepada BPK Kadispora , Kadisdik dan Kepala Sekolah SKO Riau yg selalu memberi kan pembinaan dan ruang untuk berprestasi ,

Yul tanjung, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih di Kampar yg bersama.sama membangun sepak bola Kampar dan kepada keluarga anak istri yg setia mendukung karier sepak bola

Prestasi ini sesungguhnya adalah prestasi kita semua pencinta sepakbola, karena tanpa insan sepakbola bola, mulai dari Pemain, manajemen dan para pendukung sepakbola saya tidak dapat melakukan prestasi ini ujar Buya Yul dengan mata yang berkaca penuh haru.

Teristimewa Pada moment tersebut, Coach Yul menerima penghargaan dari Bupati yang di serahkan Oleh Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., yang juga mantan pemain Sepakbola binaan Coach Yul tanjung saat remaja dulu."****





LIPUTAN      :      REDAKSI
EDITOR         :      REDAKSI
Mulai dari Orang Tua": Arif Rahman Ajak Warga Dahulukan Sedekah ke Keluarga

Mulai dari Orang Tua": Arif Rahman Ajak Warga Dahulukan Sedekah ke Keluarga






KabarPesisirNews.Com
PERBAUNGAN,     -
Obrolan ringan di warung kopi berubah menjadi majelis ilmu ketika Arif Rahman,  mengajak teman-temannya meninggalkan ghibah dan beralih membicarakan kebaikan.

Sambil duduk santai menghirup segelas kopi dan menikmati gorengan, Arif menyampaikan pesan penting tentang adab bersedekah.  
Dari pada kita membicarakan hal yang ghibah, mari kita bicarakan hal yang ada kesan buat kita semua. Kita saling belajar. Karena ilmu agama ini tidak ada tamatnya,” ujarnya kepada media ini.

Urutan Sedekah: Orang Tua Dulu, Baru yang Lain, 
Arif menegaskan bahwa dalam Islam, bersedekah memiliki urutan prioritas. Pahala paling besar adalah ketika diberikan kepada orang tua.

“Yang pertama itu bersedekah kepada orang tua kita. Karena ridha Allah itu ada pada ridha orang tua,” kata Arif.

Ia mengutip sabda Rasulullah ﷺ:  
Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua" (HR. Tirmidzi).

Yang kedua, lanjut Arif, adalah kepada keluarga dekat.  
Sedekah kepada keluarga itu pahalanya dobel. Ada pahala sedekah, ada pahala silaturahim. Rasulullah bersabda: Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah, dan sedekah kepada kerabat ada dua: sedekah dan silaturahim_” (HR. Tirmidzi).

Baru yang ketiga kepada orang lain yang sangat membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan tetangga sekitar.

Hal ini juga sejalan dengan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 215:  
Harta apa saja yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin..."

Teladan Anak Dermawan Zaman Dahulu
Untuk menguatkan pesannya, Arif menuturkan kisah seorang anak dari zaman dahulu yang hidup berkecukupan.  
Bukannya dia sombong, justru dia sering berbagi kepada orang tuanya dan juga kepada keluarganya yang kurang mampu,” ceritanya.

Menurut Arif, kisah itu menjadi cermin bahwa harta adalah titipan. Orang yang bersyukur akan ringan tangannya untuk memberi, dimulai dari lingkaran terdekat.

Wali-Wali Kecil Menyimak
Di akhir obrolan, Arif mengingatkan bahwa setiap majelis ilmu sekecil apapun akan dihadiri keberkahan.  
Setiap kita berbicara hal-hal keagamaan, itu juga hadir wali-wali kecil yang menyimak pembicaraan kita,” tutupnya.

Obrolan yang awalnya biasa itu pun berubah. Dari tempat ghibah, menjadi tempat menanam pahala."****





EDITOR        :      REDAKSI

Rabu, 09 September 2026

Arif Rahman: Syukur Adalah Kunci Keberkahan, Kufur Nikmat Undang Azab

Arif Rahman: Syukur Adalah Kunci Keberkahan, Kufur Nikmat Undang Azab






KabarPesisirNews.Com
PERBAUNGAN RIAU,     -
Dalam wawancara khusus pada Selasa malam, 8 September 2026, Arif Rahman,  mengingatkan akan pentingnya menanamkan rasa syukur dalam setiap aspek kehidupan.


Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7 sebagai landasan utama:  
_“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.’”_


“Kalau kita bersyukur atas nikmat Allah, Allah akan berikan kita nikmat yang tak terhingga. Tapi kalau kita tidak bersyukur, maka kita akan merasa azab yang berat tak terhingga,” tegas Arif Rahman.


Menurutnya, syukur bukan sekadar ucapan alhamdulillah di lisan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan penggunaan nikmat di jalan kebaikan.


Nikmat sehat, keluarga, pekerjaan, bahkan bisa bernafas hari ini, itu semua titipan. Kalau kita jaga dengan syukur, maka Allah akan lipatgandakan keberkahannya,” ujarnya.


Arif juga mengajak buat kita semua untuk menjadikan ayat tersebut sebagai cermin dalam menjalani kehidupan. Karena pada hakikatnya, kehidupan dunia adalah ujian untuk melihat sejauh mana seorang hamba mampu bersyukur.


Pilihan ada di tangan kita. Mau ditambah nikmatnya oleh Allah, atau justru dijauhkan dari keberkahan. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang pandai bersyukur,” tutupnya."****





LIPUTAN        :     REDAKSI
EDITOR           :     REDAKSI 
Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla

Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla




KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     -
Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) terus memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2026. Tak hanya berjibaku memadamkan api, polisi juga memburu dan menindak pihak-pihak yang diduga membuka lahan dengan cara membakar.


Berdasarkan data penanganan perkara hingga September 2026, Polres Inhil telah menangani sedikitnya sembilan laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pembukaan dan pembakaran lahan. Dari rangkaian perkara tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.


Lokasi kejadian tersebar di sejumlah wilayah hukum Polres Inhil, antara lain Kecamatan Concong, Pulau Burung, Tembilahan Hulu, Kempas, Keritang, Kemuning, Gaung, serta beberapa wilayah lainnya.


Luas lahan yang terbakar dalam setiap perkara bervariasi, mulai dari sekitar 0,5 hektare hingga mencapai 50 hektare. Beragam modus ditemukan, di antaranya membuka lahan dengan cara dibakar, membakar tumpukan pelepah kelapa dan kayu kering, hingga menggunakan alat berat untuk membuka lahan yang diduga berada di kawasan hutan.


Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari korek api, parang, kapak, potongan kayu bekas terbakar, chainsaw, alat semprot, hingga satu unit ekskavator yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan.


Sejumlah perkara bahkan telah memasuki Tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap.


Penanganan perkara dilakukan dengan menerapkan ketentuan pidana di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta kehutanan. Di antaranya Pasal 69 ayat (1) huruf h juncto Pasal 108 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta peraturan terkait lainnya.


Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman dan pendinginan, tetapi juga diikuti penegakan hukum terhadap pihak yang sengaja membakar atau membuka lahan dengan cara terlarang.


“Kami tidak akan tinggal diam terhadap setiap aktivitas pembakaran ataupun pembukaan lahan dengan cara dibakar yang dapat merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Donny.


Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.


“Upaya pencegahan jauh lebih penting. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.


Selain melakukan penegakan hukum, Polres Inhil bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan, serta unsur terkait terus menggelar patroli dan memverifikasi titik panas. Tim gabungan juga melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah wilayah rawan karhutla.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Inhil untuk melindungi Kabupaten Indragiri Hilir dari ancaman karhutla sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, dan kelestarian lingkungan."****





LIPUTAN INHIL      :     SANDI 
EDITOR                    :     REDAKSI 
Kebijakan Special Border Treatment Meranti–Malaysia Masuki Tahap Pembahasan Regulasi dan Konsep

Kebijakan Special Border Treatment Meranti–Malaysia Masuki Tahap Pembahasan Regulasi dan Konsep





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     — 
Skema Special Border Treatment (SBT) Meranti–Malaysia memasuki tahap lanjutan yaitu pembahasan regulasi dan konsep. Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin melanjutkan pertemuan bersama Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kemenko Kumham Imipas, Dr. I Nyoman Gede Surya Mataram, S.H., M.H., di Kemenko Kumham Imipas, Senin (7/9/2026).


Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya pada 26 Agustus 2026. Kali ini, pembahasan difokuskan pada pematangan konsep SBT serta regulasi yang menjadi dasar pelaksanaannya.


Wabup Muzamil mengatakan, pembahasan tersebut menjadi langkah penting agar konsep SBT dapat disusun secara jelas, termasuk mekanisme pelaksanaan dan ketentuan yang perlu dipenuhi.


“Kita membahas konsep dan regulasinya agar SBT ini memiliki arah yang jelas dan bisa segera ditindaklanjuti. Kita ingin apa yang sudah dibahas sebelumnya terus berproses sampai ada bentuk kebijakan yang jelas,” ujar Muzamil.


Menurutnya, SBT penting bagi Kepulauan Meranti karena berkaitan dengan aktivitas masyarakat yang memiliki hubungan erat dengan Malaysia. Karena itu, setiap tahapan pembahasan perlu dilakukan secara matang dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.


Muzamil menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengawal proses tersebut hingga konsep dan regulasi SBT dapat dimatangkan.


“Prinsipnya kita ingin proses ini terus berjalan. Pemerintah daerah akan terus mengawal dan berkoordinasi agar SBT ini nantinya benar-benar memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat Meranti,” pungkasnya."****







SUMBER      :    PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi

Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Keberanian seorang anak berinisial NSR (13 th), menceritakan kejadian yang dialaminya membuat kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan di Kepulauan Meranti terbongkar. Tak butuh waktu lama, polisi bergerak dan mengamankan seorang pria berusia 71 tahun yang diduga sebagai pelaku.


Peristiwa tersebut terjadi di salah satu desa di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dugaan tindak pidana itu dilaporkan terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kasus baru diketahui hampir dua pekan kemudian. Pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.


Dalam keterangannya, korban mengaku mendapat perlakuan seksual dari pria berinisial M, 71. Korban juga disebut mendapat ancaman menggunakan sebilah pisau agar menuruti kemauan terduga pelaku.


Mendengar cerita tersebut, ibu korban kemudian menyampaikan informasi kepada ketua RT setempat. Laporan itu langsung diteruskan kepada Bhabinkamtibmas desa setempat.


Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Wakapolsek Rangsang Ipda Dongan Manalu. Polisi pun langsung melakukan pengecekan terhadap keberadaan terduga pelaku.


Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas mendapatkan informasi bahwa M berada di rumahnya. Bhabinkamtibmas bersama Wakapolsek Rangsang langsung mendatangi lokasi.


Setibanya di rumah tersebut, petugas berhasil mengamankan M. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku disebut mengakui perbuatannya.


"Petugas langsung bergerak setelah mendapatkan informasi keberadaan terlapor," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.


M bersama sejumlah barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut.


Sejumlah barang bukti turut diamankan. Di antaranya sebilah pisau serta beberapa pakaian yang diduga berkaitan dengan perkara.


Kapolres mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Kepulauan Meranti. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan korban, saksi, terduga pelaku, serta barang bukti yang telah diamankan.


"Kasus ini sedang kami tangani dan dilakukan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Gede
Atas perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 414 ayat (2) dan Pasal 473 ayat (2) huruf b
 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.


Gede menegaskan, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga memastikan penanganan perkara tetap memperhatikan kepentingan dan perlindungan terhadap korban yang masih berusia anak.


"Yang terpenting dalam penanganan perkara ini adalah memastikan proses hukum berjalan dan korban mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya," tegasnya."****






SUMBER      :     HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :     REDAKSI 
Penggeledahan Kantor Bupati Meranti Buka Babak Baru, IWO dan IKOPEB Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Anggaran BBM

Penggeledahan Kantor Bupati Meranti Buka Babak Baru, IWO dan IKOPEB Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Anggaran BBM





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI 
Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (8/9/2026), menjadi babak baru dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pertanggungjawaban anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM), pelumas, perawatan, dan suku cadang kendaraan dinas Tahun Anggaran 2024.


Langkah penyidikan tersebut tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memantik dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kepulauan Meranti dan IKOPEB menyatakan dukungannya terhadap Kejari Kepulauan Meranti agar proses hukum dalam perkara tersebut berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Penggeledahan yang berlangsung di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, itu merupakan bagian dari proses penyidikan yang sedang dikembangkan oleh Kejari Kepulauan Meranti.


Berdasarkan pantauan di lapangan, tim penyidik melakukan serangkaian kegiatan pengumpulan dan pengamanan dokumen yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang didalami.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kepulauan Meranti, M. Ulinnuha, bersama Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Andy Sinaga. Serta didampingi sejumlah Kasubsi dan jaksa fungsional.


Dalam pelaksanaannya, tim Kejari Kepulauan Meranti turut didampingi Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sumarno, bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN).


Kasi Intel Kejari Kepulauan Meranti, Andy Sinaga, menegaskan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka kepentingan penyidikan.


“Kami dari tim penyidik melakukan penggeledahan sehubungan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pertanggungjawaban anggaran pada kegiatan perawatan dan suku cadang kendaraan dinas, serta pengadaan atau pembelian BBM dan pelumas pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2024,” ujar Andy.


Pernyataan tersebut mempertegas bahwa proses hukum telah memasuki tahapan pendalaman yang semakin serius. Kini, perhatian publik tertuju pada sejauh mana hasil penggeledahan mampu membantu penyidik mengurai fakta dan menemukan bukti-bukti yang relevan dalam perkara tersebut.


Ketua PD IWO Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Arifin, menyatakan dukungannya terhadap langkah penyidikan yang dilakukan Kejari Kepulauan Meranti.


Menurutnya, penggeledahan merupakan instrumen penting dalam proses pembuktian. Namun, hasil dari tindakan tersebut harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi upaya membuat perkara menjadi semakin terang.


“Kami mendukung Kejari Kepulauan Meranti untuk menjalankan seluruh proses hukum secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap hasil dari penggeledahan ini dapat membantu penyidik menemukan fakta serta alat bukti yang diperlukan untuk membuat perkara ini menjadi terang,” ujar Rahmat.


Rahmat menegaskan bahwa perkara yang berkaitan dengan penggunaan anggaran pemerintah memiliki dimensi kepentingan publik yang tidak dapat diabaikan.


“Sebagai organisasi pers, kami berkepentingan mengawal informasi agar masyarakat memperoleh pemberitaan yang akurat dan berimbang. Kami berharap proses hukum berjalan transparan, tetapi tetap menjunjung tinggi independensi penyidik dan asas praduga tak bersalah,” tegasnya.


Menurutnya, publik tidak hanya membutuhkan informasi mengenai adanya tindakan penggeledahan, tetapi juga membutuhkan kepastian bahwa seluruh proses penyidikan dijalankan secara serius dan berdasarkan mekanisme hukum yang benar.


Dukungan serupa disampaikan Pendiri IKOPEB, Karim. Ia menilai perkara yang berkaitan dengan dugaan pengelolaan anggaran publik harus ditangani secara serius karena menyangkut kepentingan masyarakat dan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.


“Kami mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan berharap seluruh tahapan penyidikan dilakukan sesuai ketentuan. Penggeledahan ini tentu menjadi bagian penting dalam upaya mencari fakta. Kami berharap dari hasil penggeledahan, penyidik dapat menemukan dokumen, informasi, atau alat bukti yang relevan untuk membuat perkara ini semakin terang,” ujar Karim.


Menurutnya, penggeledahan tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai prosedur formal. Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk menguji, mencocokkan, dan menelusuri informasi berdasarkan dokumen serta fakta yang memiliki relevansi dengan perkara.


“Ketika persoalan berkaitan dengan anggaran publik, masyarakat memiliki kepentingan besar untuk mengetahui bahwa setiap dugaan penyimpangan ditangani secara serius. Karena itu, kami mendorong Kejari untuk menuntaskan proses ini secara profesional, transparan, dan tanpa keluar dari koridor hukum,” tegas Karim.


Ia menambahkan, dukungan terhadap proses penegakan hukum tidak berarti mendahului kesimpulan atau menghakimi pihak tertentu.


"Seluruh dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum yang sah dan berdasarkan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan"Tutup Karim.


Penggeledahan selama lebih kurang dari lima jam di lingkungan Kantor Bupati Kepulauan Meranti kini menjadi sorotan tersendiri.


Pertanyaan yang kemudian mengemuka di tengah masyarakat adalah: apa yang ditemukan penyidik dari proses penggeledahan tersebut?


Apakah dokumen dan sejumlah berkas yang dikumpulkan memiliki keterkaitan signifikan dengan perkara yang tengah didalami? Sejauh mana hasil pendalaman tersebut akan membawa penyidikan kepada fakta yang lebih terang?


Pertanyaan-pertanyaan itu kini berada dalam ruang pembuktian yang menjadi kewenangan penyidik Kejari Kepulauan Meranti.


PD IWO dan IKOPEB pada prinsipnya menyatakan dukungan agar seluruh proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan, tanpa intervensi, tanpa spekulasi, dan tetap berpegang pada fakta serta alat bukti yang sah.


Sebab, perkara yang berkaitan dengan penggunaan anggaran publik bukan semata persoalan administrasi pemerintahan. Di dalamnya terdapat kepentingan masyarakat yang membutuhkan kepastian bahwa setiap rupiah anggaran dikelola dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.


Hingga berita ini diterbitkan, proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pertanggungjawaban anggaran kegiatan perawatan dan suku cadang kendaraan dinas, serta pengadaan atau pembelian BBM dan pelumas pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2024 masih  terus berjalan.


Kini, setelah pintu pintu penggeledahan dibuka dan dokumen dokumen dikumpulkan, publik menanti babak berikutnya: sejauh mana temuan penyidik mampu mengungkap fakta yang sesungguhnya dalam perkara ini."****






LIPUTAN       :     RED/SANUSI 
EDITOR          :     REDAKSI