Kamis, 30 Juli 2026

Presiden Butuh Sosok Potensial dalam Tata Kelola Perdagangan Tanah Air, Reshuffle Mendag Jadi Langkah Strategis

Presiden Butuh Sosok Potensial dalam Tata Kelola Perdagangan Tanah Air, Reshuffle Mendag Jadi Langkah Strategis






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA RIAU,    -
Muhammad Sutisna, Co-Founder Forum Intelektual Muda (FIM) sekaligus pengamat kebijakan publik, secara konsisten mendorong perbaikan tata kelola perdagangan nasional. 


Sutisna menilai tantangan ekonomi global dan domestik menuntut adanya reformasi kebijakan dagang yang lebih adaptif, protektif terhadap industri lokal, dan berorientasi pada kedaulatan ekonomi. 


Sutisna menekankan perlu adanya evaluasi tajam terhadap kinerja tata kelola perdagangan domestik dengan cara  membangun mitigasi kebijakan yang tangguh dan responsif agar mesin ekonomi Indonesia mampu bergerak secepat pemulihan ekonomi dunia. 


Oleh karena itu, untuk melakukan perubahan itu dibutuhkan figur potensial, kredibel dan kaya pengalaman untuk memimpin sektor perdagangan. Dan tentunya harus memiliki rekam jejak yang kuat dalam menggerakkan sektor riil. 


"Kalo kami ditanya siapa sosok yang mampu merubah wajah perdagangan dan figur strategis di sektor tersebut, tentu yang memiliki pengalaman, Harvick Hasnul Qolbi. Pengalamannya saat menjadi Wakil Menteri Pertanian hingga PLT menteri Pertanian di era kabinet lalu, berhasil meningkatkan produktivitas UMKM berbasis komoditas pertanian sebesar 15 persen di Jawa Timur," ungkap Sutisna di Jakarta, Selasa (27/7/2026).


Selain itu, lanjutnya, dia memiliki modal dan landasan sosial-keagamaan yang kuat melalui keterlibatannya di Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU),Bendahara PBNU, dan ICMI untuk menjembatani kepentingan domestik dan global. 


"Harvick juga dinilai mampu menjadi pemecah kebuntuan di tengah gejolak perang tarif internasional yang kerap menekan harga komoditas utama Indonesia," sebutnya. 


Di samping itu, ia juga memiliki potensi besar untuk memperbaiki kebijakan ekspor impor dengan pendekatan yang lebih protektif demi melindungi industri lokal. 


"Karena pada saat yang sama, kebijakan perdagangan harus diarahkan untuk mendorong ekspor produk bernilai tambah tinggi guna menciptakan surplus perdagangan yang berkelanjutan bagi ekonomi nasional. Jadi Harvick memang pilihan yang tepat dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo khususnya dalam dunia perdagangan," pungkasnya."****






LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Pemkab Meranti Bentuk Tim Penataan Jaringan Telekomunikasi, Wujudkan Kota Lebih Aman dan Rapi

Pemkab Meranti Bentuk Tim Penataan Jaringan Telekomunikasi, Wujudkan Kota Lebih Aman dan Rapi







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mengambil langkah konkret menata utilitas dan infrastruktur jaringan telekomunikasi melalui pembentukan Tim Penataan Utilitas dan Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan jaringan yang lebih tertata, meningkatkan keselamatan masyarakat, sekaligus memperindah wajah kawasan perkotaan.


Pembentukan tim dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, di Ruang Rapat Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (30/7/2026). Rapat dihadiri Kepala DPMPTSP, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Dinas Perhubungan, Bagian Hukum, Bagian Ekonomi, perwakilan PT PLN (Persero), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), serta sejumlah penyedia layanan internet (ISP).


Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Ira Selda Safitri, menjelaskan bahwa pembentukan tim merupakan tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya bersama para pemangku kepentingan. Tim terpadu ini diharapkan mampu menyelaraskan langkah pemerintah daerah dan penyedia layanan internet dalam mewujudkan penataan jaringan yang lebih aman, tertib, dan terkoordinasi.


Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tengku Arifin, mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan keberadaan jaringan telekomunikasi dapat mendukung pelayanan masyarakat tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan estetika lingkungan.


"Kita ingin jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Meranti tertata dengan baik, sehingga memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus mendukung wajah kota yang lebih rapi. Pemerintah daerah tidak bermaksud menghambat investasi, tetapi ingin seluruh penyedia layanan bersama-sama menjaga ketertiban," ujarnya.


Ia menilai masih terdapat kabel jaringan yang dipasang secara semrawut, menjuntai di jalan lingkungan, maupun memanfaatkan tiang listrik tanpa penataan yang baik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan masyarakat dan mengurangi keindahan kawasan perkotaan sehingga perlu ditata melalui kerja sama semua pihak.


Dalam rapat itu, para penyedia layanan internet menyambut baik inisiatif pemerintah daerah. Perwakilan ISP, Ashari, menyatakan pihaknya siap mendukung penataan jaringan dan berharap pemerintah segera menghadirkan regulasi sebagai dasar hukum pelaksanaannya.


Selain itu, para penyedia layanan juga mengusulkan agar istilah yang digunakan lebih mengedepankan penataan daripada penertiban. Mereka juga mendorong adanya standar teknis pemasangan jaringan, sistem penandaan (marking) kabel, serta peningkatan kompetensi teknisi melalui pelatihan.


Sementara itu, perwakila Dinas Kominfotik menjelaskan koordinasi dengan para penyedia layanan internet selama ini terus dilakukan. Namun, penataan secara menyeluruh membutuhkan regulasi yang kuat agar seluruh penyelenggara, termasuk yang berasal dari luar daerah, memiliki kewajiban yang sama dalam mematuhi aturan.


Senada dengan itu, Bagian Hukum Setda Kabupaten Kepulauan Meranti berpandangan bahwa pembentukan tim dapat menjadi langkah awal sebelum disusunnya regulasi yang lebih komprehensif. Regulasi tersebut direncanakan berbentuk Peraturan Bupati sebagai landasan penataan utilitas dan infrastruktur jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Melalui pembentukan tim ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap penataan jaringan telekomunikasi dapat berjalan lebih efektif, menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, sekaligus memberikan kepastian bagi penyelenggara layanan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan terbaik kepada masyarakat."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolda Riau Tiba di Inhil, Disambut Forkopimda lalu Langsung Bertolak ke Pelabuhan Pelindo

Kapolda Riau Tiba di Inhil, Disambut Forkopimda lalu Langsung Bertolak ke Pelabuhan Pelindo





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,    -
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan tiba di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (30/7/2026), sekitar pukul 10.20 WIB menggunakan helikopter.


Setibanya di lokasi, Kapolda Riau disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hilir beserta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).


Penyambutan dilakukan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir H. AMD. Junaidi AN, M.Si. yang mewakili Ketua DPRD, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Erik Rusnandar, S.H. yang mewakili Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan Andrianus Lumban Gaol, Ketua Pengadilan Agama, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.


Usai penyambutan singkat di Lapangan Kantor Bupati, Kapolda Riau bersama rombongan langsung bergerak menuju Pelabuhan Pelindo Tembilahan untuk melanjutkan rangkaian agenda kunjungan kerja di Kabupaten Indragiri Hilir.


Kunjungan tersebut mendapat pengawalan dari jajaran Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, serta unsur terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar."****






LIPUTAN INHIL      :    SANDI 
EDITOR                    :    REDAKSI 
GAYUNG Ajak Masyarakat Doakan Warisan Budaya Siak Menuju Cagar Budaya Peringkat Nasional

GAYUNG Ajak Masyarakat Doakan Warisan Budaya Siak Menuju Cagar Budaya Peringkat Nasional






KabarPesisirNews.Com
SIAK SRI INDRAPURA RIAU,    -
Rabu   29    Juli    2026.
Gabungan Anak Melayu Tualang (GAYUNG) menyampaikan dukungan penuh terhadap perjuangan Pemerintah Kabupaten Siak dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional ke-5 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.


Sidang tersebut membahas tiga warisan budaya kebanggaan Kabupaten Siak, yakni Balai Kerapatan Tinggi, Istana Asserayah Al Hasyimiah (Istana Siak), dan Alat Musik Komet Istana Siak, yang diusulkan untuk memperoleh rekomendasi sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional.


Ketua Umum Gabungan Anak Melayu Tualang (GAYUNG) Mhd WAHYUDI, S.IP menyampaikan bahwa penetapan ketiga objek tersebut akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat pelestarian warisan sejarah dan kebudayaan Melayu Siak.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Siak, khususnya masyarakat Kecamatan Tualang, untuk bersama-sama memanjatkan doa agar proses sidang berjalan dengan lancar dan ketiga warisan budaya kebanggaan kita memperoleh rekomendasi sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga sejarah, marwah, dan jati diri negeri yang diwariskan oleh para pendahulu," ujarnya.


Wahyudi menilai bahwa keberhasilan pengusulan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang selama ini memiliki kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya daerah.


"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Balai Pelestarian Kebudayaan Kepulauan Riau, Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Riau, Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Siak, para akademisi, peneliti, budayawan, komunitas pelestari budaya, pemerhati sejarah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyusun kajian ilmiah dan dokumen usulan hingga dapat dibahas pada tingkat nasional. Semoga segala jerih payah tersebut memperoleh hasil terbaik," lanjutnya.


Menurut Wahyudi, pelestarian cagar budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat. Warisan budaya adalah identitas yang harus dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai sumber pengetahuan, kebanggaan, dan jati diri bangsa.


"Mari kita bersatu dalam doa dan dukungan. Semoga Allah SWT meridai setiap ikhtiar yang dilakukan dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Siak. Semoga warisan budaya kita semakin diakui, semakin terlindungi, dan semakin mengharumkan nama Siak sebagai Bumi Melayu yang kaya akan sejarah dan peradaban," tutupnya."****





LIPUTAN SIAK      :    ANGGA 
EDITOR                  :    REDAKSI 
Bupati Asmar Tegaskan MoU Pemkab dan PLN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Meranti

Bupati Asmar Tegaskan MoU Pemkab dan PLN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat sinergi dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Command Center Diskominfo Kepulauan Meranti, Kamis (30/7/2026).


Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, sebagai langkah mempererat kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kelistrikan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah kepulauan.


Bupati Asmar menegaskan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni administratif, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


"Penandatanganan MoU hari ini adalah bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama dan sinergi. Ini langkah nyata mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar Asmar.


Menurutnya, ketersediaan listrik yang andal dan merata menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Selain menunjang aktivitas ekonomi, pasokan listrik juga mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, hingga membuka peluang investasi.


Sebagai daerah kepulauan, lanjut Asmar, tantangan penyediaan listrik tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik.


"Melalui kerja sama ini, kita berharap berbagai tantangan dapat diselesaikan bersama. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utamanya," katanya.


Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait mengawal implementasi MoU agar segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret.


"Bangun komunikasi yang intensif dengan jajaran PLN. Jika muncul persoalan di lapangan, segera cari solusi bersama-sama. Mari kita hadirkan kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan Kabupaten Kepulauan Meranti," tegasnya.


Sementara itu, Manager PLN UP3 Dumai, Achmad Meidiansyah ST, menegaskan komitmen PLN untuk terus mendukung peningkatan keandalan layanan kelistrikan di Kepulauan Meranti.


"Meskipun GM kami tidak hadir, namun kami tetap support mulai dari ULP Selatpanjang, terus Dumai sampai dengan UID Riau dan Kepulauan Riau," ujar Achmad.


Ia mengatakan, kunjungan ke Kepulauan Meranti merupakan agenda pertamanya sejak dipercaya menjabat sebagai Manager UP3 Dumai. Selain mempererat silaturahmi dengan pemerintah daerah, pihaknya juga melakukan inspeksi jaringan sebagai upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik.


"Jadi ini merupakan kunjungan perdana saya. Selain menjalin silaturahmi, kami juga melakukan inspeksi jaringan supaya dapat mengurangi gangguan maupun pemadaman," katanya.


Penandatanganan MoU turut dihadiri Manager ULP Selatpanjang Roni Saputra beserta jajaran PLN. Dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hadir para asisten, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fahri, Kepala Badan Pendapatan Daerah Agusyanto, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka






KabarPesisirNews.Com
BENGKALIS RIAU,    - 
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali mengungkap tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu di Desa Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka berinisial MK (22), JN (28), dan RM (34), beserta sejumlah barang bukti 7 bungkus besar diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 7 Kg yang ditemukan di tiga lokasi berbeda.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran sabu di wilayah Desa Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Rabu, (22/7) lalu.


“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Riau melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Selanjutnya tim turun ke lokasi,” terang Kombes Putu, Selasa (28/7)


Sekitar pukul 18.15 WIB, petugas yang berada di lokasi tersebut melihat ciri-ciri tersangka berinisial MK dan JN di sebuah kebun sawit di Jalan Sehati, Desa Pergam, petugas langsung melakukan penangkapan.


Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka MK mengaku memperoleh sabu tersebut dari pelaku lainnya berinisial RM. Petugas kemudian bergerak menuju kediaman RM yang masih berada di Desa tersebut. Saat dilakukan penggerebekan, tersangka sempat berupaya melarikan diri melalui pintu belakang rumah, namun berhasil diamankan.

“Hasil pemeriksaan terhadap tersangka RM mengarah pada dua lokasi penyimpanan lainnya. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 1 bungkus sabu yang disembunyikan di dalam tanah dan 6 bungkus di kebun sawit di belakang rumah tersangka,” ujar Kombes Putu.


Menurut pengakuan RM, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial D yang saat ini dalan penyelidikan pihak kepolisian.


Kombes Putu menegaskan Polda Riau terus mengembangkan perkara tersebut guna mengungkap jaringan peredaran narkotika hingga ke pemasok maupun pihak lain yang terlibat.


“Pengungkapan ini merupakan komitmen kami dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Riau. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan, menelusuri aliran dana, serta mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat,” katanya.


Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Ditresnarkoba Polda Riau mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya."****






LIPUTAN         :    RED
EDITOR            :    REDAKSI
Mahasiswa KKN STAI Nurul Hidayah Hadiri Turnamen Karang Taruna Cup 2026 di Desa Tanjung Kedabu

Mahasiswa KKN STAI Nurul Hidayah Hadiri Turnamen Karang Taruna Cup 2026 di Desa Tanjung Kedabu





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Turnamen Karang Taruna Cup 2026 tingkat Desa Tanjung Kedabu yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu resmi berakhir dengan sukses. Kegiatan yang mempertandingkan cabang olahraga bola voli pada 18 Juli 2026 dan sepak bola pada 23 Juli 2026 ini berlangsung meriah di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Turnamen yang diikuti khusus oleh pemuda dan pemudi Desa Tanjung Kedabu tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, sekaligus mencari bibit-bibit atlet berbakat yang diharapkan mampu berkembang dan mengharumkan nama desa pada ajang yang lebih tinggi.


Ketua Pelaksana, Amri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Karang Taruna dalam membangun generasi muda yang aktif dan produktif melalui olahraga.


> "Turnamen ini kami selenggarakan sebagai wadah bagi generasi muda Desa Tanjung Kedabu untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga. Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul, baik pada cabang sepak bola maupun bola voli, sehingga dapat membawa nama baik desa di masa mendatang," ujar Amri.



Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu, Aswadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, pemerintah desa, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran turnamen.


> "Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Kami berharap turnamen ini menjadi agenda rutin Karang Taruna sebagai sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta membina generasi muda agar terus aktif dalam kegiatan positif," kata Aswadi.


Pada kesempatan tersebut, Mahasiswa KKN STAI Nurul Hidayah Selatpanjang turut menghadiri dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ketua KKN Desa Tanjung Kedabu, Subhi, menilai turnamen ini menjadi contoh nyata kolaborasi organisasi kepemudaan dalam membangun potensi generasi muda di tingkat desa.


> "Kami mengapresiasi Karang Taruna Desa Tanjung Kedabu yang telah sukses menyelenggarakan turnamen ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun karakter yang sportif dan berdaya saing," ungkap Subhi.


Karang Taruna berharap Karang Taruna Cup dapat terus menjadi agenda tahunan sebagai sarana pembinaan olahraga sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kekompakan masyarakat Desa Tanjung Kedabu."****






LIPUTAN         :      MP
EDITOR            :      REDAKSI 
Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal

Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal





KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.


Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menerima kunjungan silaturahmi jajaran PLN UP3 Dumai di Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/7/2026).


Hadir dalam pertemuan itu Manager PLN UP3 Dumai Achmad Meidiansyah, Manager PLN ULP Selatpanjang Roni Saputra, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud komitmen mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dengan PLN. Menurutnya, sinergi yang baik merupakan faktor penting untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.


Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan listrik pada fasilitas pelayanan publik, kawasan strategis, serta wilayah yang masih memerlukan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.


Selain itu, Bupati Asmar juga meminta PLN memastikan keandalan pasokan listrik di Selatpanjang tetap terjaga. Ia berharap kondisi mesin pembangkit yang menjadi penopang sistem kelistrikan terus dipantau dan diperiksa secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.


"Kami berharap keandalan mesin pembangkit di Selatpanjang benar-benar menjadi perhatian sehingga pasokan listrik tetap stabil dan masyarakat dapat menikmati layanan yang optimal," ujar Asmar.


Sementara itu, Manager PLN UP3 Dumai Achmad Meidiansyah mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan.


Menurut Achmad, PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya bagi objek-objek vital yang menjadi prioritas pelayanan.


"Fasilitas strategis seperti rumah sakit, rumah dinas bupati, lembaga pemasyarakatan, pelabuhan, bandara, hingga kantor pemerintahan merupakan pelanggan prioritas. Apabila terdapat kendala, kami akan selalu mengedepankan koordinasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut," katanya.


Ia menambahkan, PLN memahami kondisi pemerintah daerah yang tengah menghadapi efisiensi anggaran serta dinamika transfer keuangan dari pemerintah pusat. Karena itu, perusahaan terus mengedepankan komunikasi, kemitraan, dan solusi bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait pelayanan kelistrikan.


Achmad menjelaskan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung kondisi sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Bersama tim teknis, PLN telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah mesin pembangkit sekaligus memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas pelayanan, khususnya di wilayah yang masih memperoleh layanan listrik secara terbatas.


PLN, lanjutnya, juga berkomitmen mempercepat koordinasi terkait penambahan mesin pembangkit di daerah-daerah yang masih menggunakan sistem kelistrikan terbatas maupun kawasan terisolasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan dan pemerataan layanan listrik di masa mendatang.


Di sisi lain, Manager PLN ULP Selatpanjang Roni Saputra mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap salah satu mesin pembangkit utama di Selatpanjang.


Selama proses perbaikan berlangsung, PLN mengoperasikan pembangkit cadangan agar pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan, meskipun pada beberapa titik masih diperlukan pengaturan beban.


Selain itu, PLN juga telah menjadwalkan pemeliharaan jaringan listrik di sejumlah ruas jalan yang terkendala pepohonan serta menambah personel teknis untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT PLN (Persero) untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal, berkelanjutan, dan merata, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kepulauan Meranti."****







LIPUTAN       :      NUR
EDITOR          :      REDAKSI 
Terima Kunjungan DPRD Karimun, Sekda Meranti Paparkan Upaya Permudah Akses Warga Bekerja ke Malaysia

Terima Kunjungan DPRD Karimun, Sekda Meranti Paparkan Upaya Permudah Akses Warga Bekerja ke Malaysia






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Karimun di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Rabu (29/7/2026) pagi. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas peningkatan kualitas pelayanan keprotokolan dan komunikasi pemerintahan, tetapi juga upaya mempermudah akses masyarakat Meranti yang bekerja ke Malaysia.


Sekda Sudandri didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tengku Arifin dan Kabag Prokopim Setdakab, Afrinal Yusran, Sementara rombongan DPRD Karimun dipimpin Wakil Ketua Komisi II Hasanuddin bersama Anggota Komisi II Sulistina, S.H., dan Aloysius beserta staf pendamping.


Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak bertukar pengalaman mengenai penguatan pelayanan keprotokolan, komunikasi pemerintahan, tata kelola informasi publik, hingga berbagai persoalan strategis yang dihadapi daerah perbatasan Indonesia–Malaysia.


Sudandri menjelaskan, salah satu isu yang menjadi perhatian bersama adalah akses keberangkatan masyarakat Meranti yang bekerja di Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengambil langkah awal dengan menggelar rapat bersama Kantor Imigrasi, KSOP, dan Pelindo untuk mencari solusi yang tetap mengedepankan kemudahan pelayanan tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.


"Kita sudah mengadakan rapat, dan kita ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat Meranti yang ingin berangkat ke Malaysia, namun tetap sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Sudandri.


Ia berharap komunikasi dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat sehingga masyarakat dapat memperoleh kepastian layanan yang lebih baik.


"Semoga kolaborasi ini bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, Hasanuddin, mengatakan persoalan akses keberangkatan pekerja ke Malaysia juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi di Karimun.


"Hal ini benar adanya. Putaran ekonomi saat ini menjadi lemah sehingga banyak feri yang tidak lagi beroperasi karena tidak mencukupi biaya operasional," ungkapnya.


Hasanuddin berharap pertemuan tersebut menjadi awal lahirnya solusi bersama agar mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan kembali berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian kedua daerah."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Prokopim Meranti Jadi Rujukan, DPRD Karimun Pelajari Penguatan Komunikasi Publik

Prokopim Meranti Jadi Rujukan, DPRD Karimun Pelajari Penguatan Komunikasi Publik





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI,    – 
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi rujukan bagi Komisi II DPRD Kabupaten Karimun dalam mempelajari penguatan keprotokolan dan tata kelola komunikasi publik. 


Berbagai praktik baik yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi materi utama dalam kunjungan kerja yang berlangsung di Ruang Kerja Kabag Prokopim Setda Kepulauan Meranti, Rabu (29/7/2026) pagi.


Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Karimun dipimpin Wakil Ketua Komisi II Hasanuddin, S.E. dari Fraksi PKS, didampingi anggota Komisi II Sulistina, S.H. dari Fraksi Partai Golkar, Aloysius dari Fraksi PDI Perjuangan, serta staf pendamping.


Mengawali pertemuan, Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempelajari pelaksanaan tugas keprotokolan dan komunikasi pemerintahan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, peran protokol sangat strategis dalam mendukung kelancaran agenda pemerintahan dan DPRD sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang memahami tugas, fungsi, serta mampu membaca situasi di lapangan.


"Protokol merupakan ujung tombak keberhasilan sebuah kegiatan. Karena itu kami ingin tahu bagaimana Bagian Prokopim Kabupaten Kepulauan Meranti menjalankan fungsi keprotokolan dan komunikasi pemerintahan," ujar Hasanuddin.


Ia menilai berbagai pengalaman yang diperoleh selama kunjungan kerja tersebut dapat menjadi referensi bagi DPRD Kabupaten Karimun dalam memperkuat tata kelola komunikasi pemerintahan.


"Kami mendapatkan banyak masukan yang sangat bermanfaat. Penguatan komunikasi publik, pengelolaan informasi, serta sinergi yang dibangun antara pemerintah daerah dan berbagai stakeholder menjadi praktik baik yang layak dipelajari," tuturnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Kepulauan Meranti, Afrinal Yusran, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa tugas Prokopim tidak hanya mengatur agenda keprotokolan kepala daerah, tetapi juga membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dengan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, media massa, organisasi masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.


"Bagian Prokopim tidak hanya mengatur protokol kepala daerah, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder. Tujuannya agar informasi yang diterima masyarakat akurat, berimbang, serta mampu mendukung terciptanya pemerintahan yang kondusif," jelas Yusran.


Ia mengatakan komunikasi publik yang baik menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas pemerintahan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengoptimalkan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai pintu utama pelayanan informasi publik.


Menurut Yusran, setiap permintaan data dari media, lembaga swadaya masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan dapat diarahkan melalui mekanisme PPID agar pelayanan informasi berlangsung tertib, transparan, resmi dan sesuai ketentuan.


"Permintaan informasi publik bisa melalui mekanisme resmi PPID. Dengan demikian pelayanan informasi tetap berjalan secara terbuka, namun tetap memperhatikan prosedur dan ketentuan yang berlaku," katanya.


Selain itu, ia menegaskan pentingnya penyampaian hak jawab dan klarifikasi terhadap informasi yang berkembang di ruang publik, terutama di media sosial dan media daring. Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.


"Pemerintah harus hadir memberikan klarifikasi terhadap informasi yang berkembang di masyarakat. Komunikasi yang cepat, tepat, dan berimbang menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta menciptakan suasana yang kondusif," tegasnya.


Yusran juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, untuk kelancaran pembangunan daerah. 


Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan antardaerah, kunjungan kerja tersebut menjadi wadah bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam memperkuat fungsi keprotokolan, komunikasi publik, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel."****






LIPUTAN         :     MP
EDITOR            :     REDAKSI 

Rabu, 29 Juli 2026

Pemkab Meranti dan Unilak Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas SDM Daerah

Pemkab Meranti dan Unilak Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas SDM Daerah






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan kerja sama di bidang pendidikan.


Komitmen itu mengemuka saat Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima kunjungan silaturahmi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unilak di Gedung Dekranasda Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (29/7/2026).


Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan, serta sejumlah pejabat terkait.


Dekan FEB Unilak, Profesor Madya Dr. Dini Onasis, S.E., S.H., M.M., M.H., Ak., CA., ACPA menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menilai peningkatan kualitas SDM harus terus didorong melalui penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun peserta didik.


"Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama melalui penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun peserta didik," ujarnya.


Bupati Asmar menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.


"Meski kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi tantangan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tetap berupaya memberikan dukungan bagi dunia pendidikan, termasuk melalui program beasiswa bagi putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan," kata Asmar.


Ia menjelaskan, pada 2026 pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,2 miliar untuk program beasiswa mahasiswa asal Kepulauan Meranti. Sebelumnya, pada tahun lalu, pemerintah juga telah menyalurkan beasiswa sekitar Rp1,5 miliar.


Bupati berharap informasi mengenai program beasiswa dapat disosialisasikan secara luas kepada sekolah-sekolah sehingga semakin banyak generasi muda Meranti yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.


Selain membahas pengembangan pendidikan, kedua pihak juga bertukar gagasan mengenai peningkatan kualitas SDM, peluang kerja bagi generasi muda, serta peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.


Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Universitas Lancang Kuning guna mendukung kemajuan pendidikan dan mencetak SDM yang unggul serta berdaya saing."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI