Kamis, 05 Februari 2026

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Bekerja Sama dalam Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) melaksanakan kerja sama dalam penulisan dan penerjemahan cerita anak dwibahasa. 


Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH)  LAMR,  Datuk Seri Afrizal Cik,  S.Sos., M.Si., bahwa dalam menjalankan peran dan fungsinya,  LAMR sangat berkepentingan menjaga bahasa Melayu.  Di sinilah letak kepentingan  dan peran LAMR dengan program yang dibuat oleh BBPR yaitu Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu). 


Hal ini disampaikan oleh  Datuk Seri Afrizal Cik dalam sambutannya pada kegiatan Syarahan Sastra Budaya,  Pengenalan Tradisi Lisan Cerita Rakyat,  Pantun,  dan Penerjemahan Berbahasa Melayu,  yang diselenggarakan di Balai Adat LAMR,  Jalan Dorak,  Selatpanjang (4/2/2026).


"Jadi ada semacam kolaborasi mutual antara LAMR Kepulauan Meranti dengan kegiatan BBPR. Karena itu, kami menyambut baik,  bahkan menjemput kegiatan ini,  agar anak kemanakan atau masyarakat kami dapat mengikuti kegiatan Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa yang diprogramkan oleh BBPR", ungkap Datuk Seri Afrizal Cik. 


Di dalam kegiatan Syarahan Sastra Budaya ini,  juga disampaikan audiensi dan koordinasi kegiatan Penulisan  dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu) oleh Penerjemah Ahli Muda BBPR,  Raja Saleh,  M.Pd., dan Yalta Jalinus,  M.Pd.


Raja Saleh, M.Pd., yang  hadir mewakili BBPR pada acara ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. 


"Balai Bahasa Provinsi Riau mengucapkan banyak terima kasih kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah memfasilitasi kegiatan audiensi dan koordinasi kegiatan Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu Meranti)", ungkap Raja Saleh. 


Selanjutnya,  Raja Saleh juga menyampaikan bahwa, kegiatan Bimtek Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak tersebut insyallah akan dilaksanakan pada 30 dan 31 Maret 2026 di  Balai Adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. Peserta yang hadir pada audiensi ini diharapkan mendaftar sebagai peserta dengan mengunggah sinopsis dalam dua bahasa, Indonesia dan Melayu Kepulauan Meranti. Setelah itu, akan dipilih 30 sinopsis terbaik untuk dijadikan peserta bimtek. 30 orang peserta bintek menulis sekaligus menerjemahkan cerita anak dwibahasa yang akan dibimbing oleh narasumber  (sastrawan) yang sudah berpengalaman menulis cerita anak. Di samping itu, Balai Bahasa juga melibatkan LAMR Kepulauan Meranti sebagai narasumber bahasa daerah. 
Dari 30 cerita yg dihasilkan, akan dipilih 13 cerita anak terbaik yg akan dicetak dan diurus ISBN-nya.


Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Ketua DPH LAMR  Datuk Misdar Efendi, Sekretaris Umum DPH LAMR  Datuk Zaini Mahadun dan sejumlah pengurus DPH LAMR Kepulauan Meranti. Selanjutnya hadir juga para guru,  pengiat sastra,  utusan sanggar dan komunitas penulis,  pelajar,  serta calon peserta yang akan mengikuti kegiatan penulisan dan penerjemahan cerita anak dwibahasa."****





SUMBER          :
HUMAS LAMR KEP.MERANTI
EDITOR            :     REDAKSI 

Load comments